P. 1
Tugas 1_Pemasaran Strategis

Tugas 1_Pemasaran Strategis

|Views: 3,348|Likes:

More info:

Published by: Rendy Sandiana Herlambang on Oct 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2013

pdf

text

original

Nama NIM

: :

Rendy Sandiana Herlambang 018492461

Tugas 1 Pemasaran Strategis

1. Bagaimana perencanaan strategis dilaksanakan pada tingkat yang berbeda dalam organisasi? Jawab a. Tingkat Korporat : panduan seluruh perusahaan, penentuan dan alokasi sumber daya divisi serta menilai peluang pertumbuhan b. Tingkat Divisi : alokasi dana tiap bisnis unit c. Tingkat Unit Bisnis : rencana pemasaran strategis d. Tingkat Produk : rencana pemasaran taktis Perencanaan strategis dilaksanakan pada tingkatan yang berbeda dalam organisasi: Merupakan satu bisnis tunggal atau kumpulan bisnis yang berhubungan ayng dapat direncanakan terpisah dari bagian perusahaan lain Mempunyai kelompok pesaing sendiri Mempunyai manajer yang bertanggungjawab atas perencanaan strategis, kinerja laba, dan mengendalikan sebagian besar faktor yang mempengaruhi laba

2. Sebelum sebuah perusahaan dapat membuat strategi pemasarannya, perusahaan tersebut harus mengevaluasi kondisi persaingan, kondisi internal perusahaan dan lingkungan eksternal. Jelaskan elemen-elemen lingkungan eksternal dan berikan contohnya! Jawab : Lingkungan Eksternal Perusahaan Secara umum, lingkungan perusahaan dapat dikategorikan ke dalam dua bagian besar, yakni lingkungan eksternal dan lingkungan internal perusahaan. Lingkungan eksternal sendiri dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian besar lagi yakni lingkungan yang sifatnya umum dan lingkungan industri. Kategori lingkungan Eksternal perusahaan adalah sebagai berikut:

a. Lingkungan Umum Lingkungan umum adalah suatu lingkungan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut pada dasarnya berada di luar dan terlepas dari operasi perusahaan. Lingkungan ini hanya memiliki sedikit dampak implikasi langsung bagi pengaturan suatu organisasi. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:a. Ekonomib. Sosialc. Politik dan Hukumd. Teknologie. Demografi Dengan kata lain, Lingkungan umum adalah sekumpulan elemen-elemen dalam masyarakat yang lebih luas yang mempengaruhi suatu industri dan perusahaan-perusahaan yang ada di dalamnya.

b. Lingkungan Industri Lingkungan industri adalah serangkaian faktor-faktor-ancaman dari pelaku bisnis baru, supplier, pembeli, produk pengganti, dan intensitas persaingan di antara para pesaing yang secara langsung mempengaruhi perusahaan dan tindakan dan tanggapan kompetitifnya. Semakin besar kapasitas perusahaan untuk mempengaruhi lingkungan industri

3. Apa bedanya perusahaan yang melakukan segmentasi dan yang tidak melakukan segmentasi? Dan bagaimana kriteria segmen yang baik untuk dimasuki? Jawab : Setiap perusahaan yang memutuskan untuk beroperasi dalam pasar yang luas menyadari bahwa ia tidak dapat untuk memenuhi kebutuhan dan melayani seleruh pelanggan. Dalam hal ini karena pelanggan terlalu banyak dan berbeda-beda dalam mensyaratkan pembelian mereka. Untuk itu perusahaan perlu mengidentifikasi segmen pasar yang dapat dilayaninya secara efektif. Pusat perhatian organisasi pemasaran adalah mengetahui, memilih, dan menguasai kesempatan pemasaran yang selalu berubah-ubah dan berbeda. Dalam kenyataan kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya, pasar itu besifat heterogen untuk suatu produk. Oleh karena itu seorang menejar harus bisa untuk bisa menguasai latar belakang dalam pengambilan keputusan, agar dapat mencapai keuntungan taktis jangka pendek maupun jangka dalam menghadapi persaingan. Segmentasi merupakan proses yang menyeluruh di mana perusahaan harus bisa memperhatikan pembelian dari masing-masing segmen atau dalam kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogeny.Setelah perusahaan mengidentifikasi peluang segmen pasarnya dan harus mengevaluasi beragam dalam memutuskan beberapa banyak hal yang mana yang akan dijadikan sasaran. Dan juga dalam pelaksanaan pasar sasaran disertai juga tanggung jawab sosial. KRITERIA SEGMENTASI YANG BAIK Pemilihan segmen dilakukan berdasarkan riset yang memadai dengan pertimbanganpertimbangan yang masak. Sebelum suatu segmen dimasuki ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yaitu:

a. Segmen yang dipilih itu cukup potensial dalam arti besar pasarnya dapat menjamin kontinuitas perusahaan dalam melayani konsumen. b. Suatu segmen harus memiliki daya beli yang cukup sehingga produk yang ditawarkan dapat terserap dengan baik. c. Segmen yang ada harus dapat dibedakan dengan jelas dengan segmen-segmen lainnya. d. Suatu segmen yang menarik tidak terlalu terbuka untuk semua pendatang. Perusahaan yang telah lebih dahulu melayani suatu segmen biasanya akan membentuk suatu entry barriers kepada calon-calon pendatang yang bentuknya bermacam-macam seperti skala ekonomi, brand loyalty, iklan yang gencar, jaringan distribusi yang baik, teknologi yang tepat guna dan hak cipta. e. Segmen yang baik juga harus dapat dijangkau (accessible) dengan mudah. f. Segmen yang akan dilayani harus sesuai dengan kemampuan Sumber Daya Manusia yang dimiliki perusahaan.

4. produk dapat dibedakan menjadi barang (physical goods) atau jasa (service). Berikan contoh masing-masing dan jelaskan apa saja perbedaan antara barang dan jasa tersebut! Jawab : Barang adalah benda-benda digunakanmasyarakat untuk yang berwujud atau tak berwujud, memenuhi kebutuhannya atau yang untuk

menghasilkan benda lain yangakan memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan jasa tidak dapat digolongkan sebagaisuatu barang, karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhikebutuhan masyarakat. Contoh

jasa ialah jasa perbankan, jasa bengkel, jasa dokter, dan pengajaran yang diberikan oleh guru. Paling tidak ada empat perbedaan antara barang dan jasa. Perbedaan ini adalah: a. Barang jelas bisa dipegang sedangkan jasa tidak bisa dipegang. Ketika sebuah pabrik sepatu menemukan cacat pada produknya, mereka dengan mudah mengamati sepatu tersebut dan kemudian menemukan solusinya. Ketika seorang pelanggan salon mengeluh pegawai salon kurang ramah, manajemen salon itu tidak bisa langsung menemukan sebab keluhan itu. Ia harus mengamati ketika terjadi 'transaksi' yaitu ketika pegawai salon memberi layanan kepada pelanggannya... b. Lebih banyak interaksi antara penyedia jasa dengan pelangganya. Ini berbeda dengan produk. Ketika kita membeli handphone, kita tidak tahu siapa orang-orang yang membuatnya. Tapi ketika kita ikut kursus bahasa Inggris, kita langsung berinteraksi dengan penyedia jasa, dan interaksi ini cukup sering, jauh lebih sering dibanding ketika kita membeli barang. c. Pada jasa, terdapat keterlibatan dalam produksi jasa itu. Ketika anda membeli jasa penerbangan, anda ikut terlibat langsung dalam produksi itu. Anda tidak bisa 'ongkangongkang kaki' di rumah ketika ikut dalam penerbangan itu. Tapi begitu anda ingin membeli laptop, anda bisa beli dari internet dan anda tidak terlibat sama sekali dalam proses produksi laptop itu... d. Ada persoalan serius ketika kita ingin mengontrol kualitas dan konsistensi jasa yang kita jual. Ketika anda menabung di bank, dan ketika itu pegawai bank sedang banyak masalah, mungkin anda akan dilayani dengan wajah merengut, tidak ramah. Anda jelas tahu bahwa

bank itu dikenal ramah dalam melayani pelanggannya. Tapi karena pegawainya adalah manusia yang tentu sering susah, maka kualitas layanan sering terganggu. Ketika ganti pegawai pun, kualitas dan konsistensi pelayanan jasa akan terganggu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->