P. 1
Makalah Etika Profesi - Kejahatan Virus

Makalah Etika Profesi - Kejahatan Virus

|Views: 218|Likes:
Makalah Etika Profesi Kejahatan Virus
Makalah Etika Profesi Kejahatan Virus

More info:

Published by: Ikramullah Mahmuddin on Oct 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2015

pdf

text

original

ABSTRAK

Seiring dengan pesatnya perkebangan penggunaan komputer sebagai alat bantu manusia di berbagai bidang kehidupan, virus komputer di sisi lain merupakan ancaman bagi keamanan sistem komputer yang sudah tidak asing lagi. Virus komputer sebagai salah satu jenis infeksi elektronik, dapat menyebabkan kerusakan pada sistem komputer yang diserangnya. Namun sering kali kebanyakan orang masih awam mengenai penggolongan dari tipetipe infeksi elektronik seperti virus, worm, ataupun trojan horses, dan dampak yang ditimbulkan oleh masing-masing. Makalah ini berisi mengenai definisi virus komputer dan tipe-tipe infeksi elektronik lainnya, sejarah virus komputer dan perkembangannya, pengenalan dasar cara kerja, dan cara-cara penanggulangannya.

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang dan Masalah Teknologi berkembang dengan pesat sesuai dengan kebutuhan zaman. Komputer merupakan hasil dari teknologi yang mengalami perkembangan begitu pesat karena hamper setiap orang menggunakan komputer sebagai alat Bantu dalam menyelesaikan segala urusan dalam kehidupannya. Seiring dengan berkembangnya komputer, virus yang merupakan suatu faktor pengganggu terbesar dalam dunia IT juga mengalami perkembangan yang cukup tinggi untuk mengimbangi perkembangan komputer di Dunia. Tetapi banyak orang yang tidak memahami virus komputer dengan benar, mereka hanya ketakutan ketika mendengar ada sebuah virus yang menginfeksi komputernya. 2. Tujuan Penulisan
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 1

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan pengertian tentang bermacam-macam virus komputer kepada para pengguna komputer dan memberikan sebuah solusi untuk perlindungan komputer terhadap virus beserta cara penanggulangannya. 3. Ruang Lingkup Masalah Masalah yang akan dibahas pada makalah ini meliputi pengenalan virus komputer 4. Manfaat Penulisan
Adapun manfaat dari penulisan laporan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para pengguna komputer mengenai virus sehingga dapat mengetahui langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi jikalau computer telah terinfeksi oleh virus.

5. Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan survey kualitatif dengan cara melakukan wawancara dengan narasumber. Dan juga karena pengalaman pribadi penulis yang telah teruji bertahun-tahun dalam bidang computer sehingga dicapai benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Adapun langkah-langkah kerjanya sebagai berikut. 1. Menentukan obyek penelitian 2. Melakukan wawancara dengan narasumber 3. Mengklasifikasi masalah 4. Merumuskan masala 5. Memberika solusi/simpulan

6. Teori Komputer adalah suatu alat yang seluruh kemampuannnya dikendalikan oleh software, banyak sekali jenis-jenis program yang tersedia, bahkan virus adalah salah satu jenis software. Sayang sekali jenis software yang satu ini hampir seluruhnya berdampak dan ditujukan untuk hal-hal yang bersifat merugikan orang yang komputernya tertular virus komputer. Virus komputer memiliki berbagai kemampuan dasar diantaranya adalah kemampuan memanipulasi, kemampuan untuk memperbanyak diri, dan sebagainya. Virus bekerja dengan memanfaatkan fungsi-fungsi operating system yang tersembunyi dan juga memanfaatkan celah-celah yang ada dari program tertentu, selain itu membuat virus memerlukan pengetahuan tentang sistem komputer bekerja dan kemampuan pemrograman. Beberapa sumber pustaka mengelompokkan virus berdasarkan kriteria tertentu, biasanya untuk setiap jenis tersebut memiliki ciri khas tersendiri yang umum ditemui. Hal inilah yang perlu diperhatikan agar kita dapat melakukan pencegahan terhadap serangan virus-virus komputer.

Kejahatan Virus | Kelompok 4

Page 2

BAB II PEMBAHASAN
1. VIRUS KOMPUTER 1.1. Definisi Virus Komputer Istilah computer virus pertama kali digunakan oleh Fred Cohen dalam papernya yang berjudul „Computer Viruses – Theory and Experiments‟ [1] pada tahun 1984. Berikut kutipan definisi yang diberikan oleh Cred Cohen dalam paper tersebut: “We define a computer „virus‟ as a program that can „infect‟ other programs by modifying them to include a possibly evolved copy of itself. With the infection property, a virus can spread throughout a computer system or network using the authorizations of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected may also act as a virus and thus the infection grows.” Maka, menurut definisi yang diberikan di atas kita dapat menggarisbawahi beberapa sifat dasar virus komputer yaitu: mempunyai kemampuan untuk menjangkiti (menginfeksi) program lain dan menyebar. Pada dasarnya penggunaan isitlah virus dikarenakan adanya kesamaan dalam hal sifat antara virus komputer dengan virus yang kita kenal dalam dunia fisik. Di mana keduanya memiliki dua tujuan yaitu: untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Pada dasarnya virus komputer dapat diklasifikasi menjadi dua tipe. Tipe virus komputer yang pertama dibuat untuk tujuan penelitian dan studi, dan tidak dipublikasikan. Sedangkan tipe kedua yang merupakan kebalikan dari tipe pertama, merupakan virus komputer yang membahayakan sistem komputer pada umumnya, sering kali disebut dengan istilah virus „in the wild‟.

1.2. Sejarah Virus Komputer Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++. Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan, memperbaiki diri dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu,
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 3

program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, pemenangnya adalah pemilik program sisa yang terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun tujuan program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1983 Fred Cohen seorang peneliti dari Ohio, memperlihatkan program buatannya yang mampu menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Ia juga memperkenalkan virus pertama yang diprogram dalam lingkungan Unix yang dapat memberikan hak istimewa kepada setiap pengguna. Tahun berikutnya Cohen menyerahkan desertasinya „Computer Viruses – Theory and Experiments‟ yang menyebabkan virus berkembang dengan cepat. Pada tahun 1986 di Freie, Universitas Berlin mendeteksi adanya aktifitas virus pada sebuah komputer besar. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan. 1.3. Jenis-Jenis Virus Komputer Sebagai perkenalan, jenis Virus dapat dibagi dalam beberapa kelompok sebagai berikut: 1. Virus Macro Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu sistem operasi. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, misalnya: pada komputer Mac yang dapat menjalankan aplikasi MS Word maka virus ini dapat bekerja pada komputer bersistem operasi Macintosh tersebut. Gangguan yang ditimbulkan oleh virus ini misalnya dengan menyisipkan kata-kata tertentu pada file yang terinfeksi. Contoh virus macro:

Varian virus W97M seperti W97M.Panther yang memiliki panjang 1234 bytes akan menginfeksi NORMAL.DOT dan kemudian menginfeksi dokumen apabila dibuka.  WM.Twno.A;TW yang memiliki panjang 41984 bytes menginfeksi Dokumen MS Word yang menggunakan bahasa macro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC. 2. Virus Boot Sector
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 4

Virus ini dalam menggandakan dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Ketika disk yang berisi virus dimasukkan pada komputer yang sedang berjalan, virus ini tidak aktif. Metode serangan yang umum terjadi adalah ketika pengguna menyalakan komputer sementara di dalam drive terdapat disk yang bervirus (misal: floopy disk bervirus dalam floopy drive). Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di-load ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (misal: monitor, printer, dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan terhubung ke komputer (misal: floopy dan drive lain selain C:\). Contoh virus boot sector:

Varian virus wyx: misalnya virus wyx.C(B) yang menginfeksi boot record dan floopy memiliki panjang 520 bytes.  Varian virus Vsign: menginfeksi Master Boot Record (MBR), memiliki panjang 520 bytes, dengan karakteristik menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic).  Stoned.june 4th/ bloody!: menginfeksi MBR dan floopy; memiliki panjang 520 bytes, dengan karakteristik menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan “Bloody!june 4th 1989” setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali. 3. Virus Stealth Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal dengan “Interrupt interceptor”. Virus ini memiliki kemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya. Contoh virus Stealth:

Yankee.XPEH.4928: menginfeksi file *.COM dan *.EXE, memiliki panjang 4298 bytes, karakteristik: menetap di memori, ukuran tersembunyi, memiliki pemicu.  WXYC (juga merupakan virus boot record) menginfeksi floopy dan MBR panjang 520 bytes; menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.  Vmem(s): menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM; panjang file 3275 bytes; karakteristik: menetap di memori, ukuran tersembunyi, dienkripsi. 4. Virus Polymorphic Virus ini dirancang agar mampu mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain. Contoh virus:

Necropolis A/B: menginfeksi file *.EXE dan *.COM; panjang file 1963 bytes; karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah-ubah struktur.  Nightfall: menginfeksi file *.EXE; panjang file 4554 bytes; karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsi dan dapat berubah-ubah struktur. 5. Virus File/Program
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 5

Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE), maupun *.COM. File yang terinfeksi virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya. 6. Virus Multi Partition Virus ini merupakan gabungan dari Virus Boot Sector dan Virus File, maksudnya akibat yang ditimbulkan virus ini dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.

2. TUJUAN PEMBUATAN VIRUS Ada banyak alasan yang membuat seseorang menciptakan virus komputer, mulai dari motif pribadi, motif materi, sampai motif yang berbau mata-mata. Berikut 12 alasan seseorang membuat virus komputer. 1. Karena marah, Jika ada seseorang marah dia tentu bisa berbuat apa saja dan begitu pula jika yang sedang marah itu seorang programmer komputer yang bisa membuat virus komputer. Bayangkan jika programmer yang marah itu adalah pegawai di satu perusahaan yang marah karena ia dianggap tidak becus membuat suatu program untuk perusahaan dan akhirnya menyalurkan kemarahannya itu dengan membuat virus komputer yang menyerang seluruh komputer yang ada di perusahaan tersebut. 2. Melakukannya demi „kesenangan‟ Aneh memang jika ada orang yang membuat virus komputer demi kesenangan atau kepuasan pribadi. Orang seperti ini akan merasa senang atau puas ketika ia melihat hasil karyanya diliput luas oleh media cetak dan elektronik dan disebut sebagai seorang „elit‟ yang berhasil merusak banyak komputer. 3. Spionase, Kegiatan spionase adalah tindakan mengumpulkan informasi untuk tujuan selain mencuri identitas atau demi materi. Biasanya dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di dunia intelijen dan dilakukan guna mendapatkan informasi dari orang yang sebelumnya sudah mereka targetkan. Banyak orang yang khawatir dengan pembuat hardware asal Cina, mereka khawatir ada backdoor dalam hardware tersebut yang sengaja ditanamkan oleh pemerintah Cina atau pemerintah India yang khawatir dengan BlackBerry dan meminta pihak RIM menyediakan universal decryption keys untuk semua perangkat BB yang dijual di negara tersebut. 4. Gang online, Sekumpulan penjahat cyber yang membentuk gang. Ternyata gang online itu benar-benar nyata dan ada di dunia maya. Demi prestise gang-nya, biasanya mereka berkompetisi dengan gang online lainnya memperebutkan predikat gang online terbaik. 5. Naluri hacker, Seseorang dengan pola pikir hacker akan memiliki ketertarikan yang begitu tinggi tentang suatu hal dan tidak mudah puas kecuali ia mempraktekkannya sendiri. Sebagai contoh ia ingin mengetahui tentang kelemahan sebuah sistem operasi hp dengan membuat program kecil dan karena dia ingin tahu seberapa jauh pengaruhnya maka ia ujicobakan program kecil tersebut ke orang-orang di sekitarnya. 6. Uang, Selain kepuasan pribadi, motif lainnya yang dianggap paling dominan adalah karena uang. Banyak para penjahat cyber yang bisa disewa dengan sejumlah uang untuk melakukan spam, DDOS, botnet dan lain-lain. 7. Politik, Serangan virus, worm atau DDOS dapat dilakukan oleh suatu kelompok dengan alasan politik. Umumnya mereka mencoba mencari perhatian dari publik akan
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 6

keberadaan mereka dan menyuarakan aspirasi mereka walaupun itu dengan cara-cara negatif. 8. Kisah percintaan dan drama, Cinta bisa memberikan kekuatan, kalimat itu memang cocok bagi para pecinta. Tapi bagaimana jika gagal cinta alias cinta ditolak, apakah bisa memberikan kekuatan juga?. Kalau yang gagal cinta itu seorang programmer komputer atau mahir di bidang dan terlalu gelap mata maka bisa jadi ia akan menyalurkan emosinya untuk membuat virus komputer dengan menyisipkan puisi atau pesan bagi sang kekasih yang tidak bisa jadi pendampingnya. 9. Sabotase, Mungkin dengan dalih balas dendam atau kompetisi, seseorang atau perusahaan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melumpuhkan sistem informasi orang lain, baik itu dengan menyebarkan virus atau cara-cara lainnya sehingga dapat menghancurkan kredibilitas orang atau perusahaan saingannya tersebut. Dan praktek ini adalah praktek kotor yang tergolong kriminal. 10. Tantangan intelektual, Ego untuk menjadi nomer satu dalam suatu hal bisa melatarbelakangi seseorang membuat virus komputer. Ambil contoh saja jika ada sebuah perusahaan antivirus yang meluncurkan produk antivirus yang mengaku bisa membasmi segala macam virus komputer dan lalu orang itu tergerak ingin membuktikan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa membuat virus yang tidak bisa dideteksi oleh si antivirus. 11. Pemerasan, Ada pihak-pihak yang menggunakan keahliannya membuat virus komputer untuk memeras orang lain. Sebut saja virus Vundo/Antivirus2009/Antivirus360 yang memberikan pesan “You‟re infected! Give us sixty bucks and we‟ll fix it!” 12. Sebagai „resume‟, Ingin mendapat pekerjaan di perusahaan antivirus? Coba saja buat sebuah virus komputer yang sulit untuk dibersihkan, lalu buat juga cara untuk membersihkannya, kemudian kirimkan ke perusahaan antivirus. Hal seperti itu sama persis ketika anda membuat resume tapi kali ini adalah anda ingin diakui dan dipakai oleh perusahaan antivirus dengan menjual „hasil karya‟ anda yang berupa virus komputer kepada mereka.

3. AKIBAT YANG DITIMBULKAN VIRUS Beberapa akibat yang ditimbulkan setelah komputer terinfeksi oleh virus adalah sebagai berikut: 1. Terjadi keanehan pada saat menjalankan komputer, misalnya munculnya gambar atau tulisan dengan pesan tertentu pada layar monitor. 2. Pemblokiran pada akses-akses tertentu, misalnya tidak bisa menampilkan hidden file, tidak bisa membuka regedit, msconfig, command promt dan sebagainya. 3. Perubahan ekstensi pada file-file yang terinfeksi virus, misalnya virus macro yaitu file tipe document (ekstensi .doc) berubah menjadi tipe application (ekstensi .exe). Atau folder dengan tipe file folder berubah menjadi application (ekstensi .exe). 4. Gambar berikut ini adalah contoh folder dan file dokumen yang sesuai dengan tipenya dan file dokumen yang terinfeksi virus (menjadi bertipe Application). 5. Komputer berjalan lambat atau sering “hang” 6. Terdapat file atau folder dengan ekstensi .exe (application) di dalam folder yang tidak pernah kita buat sebelumnya. 7. Terhapusnya file atau dokumen 8. Terjadinya perubahan atau rusaknya isi file atau dokumen 9. Seringnya ada menu atau kotak dialog yang error
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 7

10. Hilangnya menu Tools >> Folder Options di Windows Explorer 11. Tidak dapat menampilkan folder dan file yang tersembunyi (hidden) 4. SANKSI BAGI PEMBUAT VIRUS Virus komputer dibuat oleh manusia dan disebarkan/diproduksi oleh mesin komputer. Bila aparat penegak hukum mampu untuk menangkap si pembuat virus dan membuktikan kejahatannya, maka pasal 32 ayat 1, pasal 33 dan pasal 36 (mengakibatkan kerugian) dapat digunakan untuk menjerat si pembuat virus. Meskipun seseorang bukan sebagai pembuat virus, tetapi dia dapat memanfaatkan virus komputer untuk merusak informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain. Jika memang ada unsur kesengajaan untuk melakukan kejahatan seperti pada motif ini, maka terhadap si pelaku dapat dijerat dengan pasal 32 ayat 1, Pasal 33 dan pasal 36 UU ITE. Pada kasus lain, seseorang misalnya si A tanpa sengaja/tidak mengetahui misalnya isi flash disk yang dimilikinya mengandung virus (sudah dicek dengan program antivirus), lalu memakai flash disk itu di komputer milik si B dan atas seijin si B lalu terjadi pengrusakan data oleh virus maka si A tidak dapat dijerat dengan pasal 32 ayat 1, pasal 33 dan pasal 36 UU ITE. Jadi, meskipun virus diproduksi oleh mesin komputer, tetapi ada orang di balik penyebaran virus komputer, bisa sebagai pembuat virus atau penyebar virus dengan sengaja untuk merugikan orang lain. Mesin komputer yang memproduksi virus komputer hanya sebagai alat bantu untuk melaksanakan pembuatan dan/atau penyebaran virus, bukan pelaku kejahatan.

5. SOLUSI KEJAHATAN VIRUS 5.1. Langkah-Langkah untuk Pencegahan Untuk mencegah agar virus tidak menginfeksi sistem komputer anda, beberapa langkah-langkah berikut dapat anda lakukan:

Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan update database virus definition yang terbaru. Apapun merk antivirus anda, selalu lakukan update.  Selalu mengaktifkan fasilitas autoprotect antivirus.  Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, walaupun hal ini mungkin agak merepotkan bagi anda. Namun jika fasilitas autoprotect antivirus anda diaktifkan, maka prosedur ini dapat dilewatkan.  Jika Anda terhubung langsung ke internet cobalah untuk mengkombinasikan antivirus anda dengan Firewall, Anti Spamming dan Anti Spyware. 5.2. Langkah-Langkah Penanggulangan Apabila telah Terinfeksi Apabila virus telah terlanjur menginfeksi sistem komputer anda, menanggulanginya beberapa langkah-langkah berikut dapat anda lakukan:
Kejahatan Virus | Kelompok 4

untuk

Page 8

Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, atau email. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda terlebih dahulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable network dari control panel).  Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang PC anda dengan cara: o Mengenali gejala yang timbul, misalnya: pesan yang ditampilkan, file yang corrupt atau hilang. o Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat autoprotect berjalan berarti virus definition di komputer anda tidak memiliki data virus ini. Cobalah update secara manual atau men-download virus definition-nya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk meng-update-nya, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang dilengkapi dengan update-an terbaru.  Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situssitus yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.  Langkah terburuk, jika semua hal di atas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda.

BAB III PENUTUP
Kejahatan Virus | Kelompok 4 Page 9

KESIMPULAN : Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Virus komputer adalah bagian dari software komputer, hanya saja berbeda fungsinya yaitu mengganggu bahkan merusak sistim komputer. 2. Tidak semua virus komputer memiliki dampak yang fatal, cukup banyak virus yang hanya bersifat jinak, tetapi walau bagaimanapun juga harus dihilangkan. 3. Ketakutan yang berlebihan dengan virus komputer disebabkan oleh kebutaan akan virus komputer itu sendiri, ketakutan itu dapat dihilangkan dengan mengenal virus komputer. 4. Dengan semakin mengenal sistem kerja suatu komputer, terutama sistem operasi serta mengetahui virus, maka dengan sendirinya pengetahuan kita untuk mempertahankan komputer dari serangan virus semakin baik sekaligus mendapatkan konsep untuk menangani virus komputer. 5. Mencegah komputer tertular virus jauh lebih baik dari pada terkena virus baru kemudian kita memperbaikinya, sebab lebih menyulitkan dan juga tidak terjamin apakah akan berhasil sepenuhnya. SARAN : Penulis merasa perlunya ada penelitian dan pengembangan lebih lanjut mengenai sistem keamanan komputer untuk menghadapi ancaman dari virus komputer dan berbagai jenis malware lainnya. Mengingat semakin hari virus yang berkembang akan semakin banyak jumlahnya, serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh virus akan semakin besar jika tidak ditanggulangi.

Kejahatan Virus | Kelompok 4

Page 10

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->