P. 1
Metode Suhu Basal

Metode Suhu Basal

|Views: 17|Likes:
Published by Fachryh Konduwes

More info:

Published by: Fachryh Konduwes on Oct 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

1.

2.

3. 4.

5.
6.

Penurunan suhu basal sebanyak ½ - 1 ° c Ovulasi terjadi pada hari 14 setelah menstruasi, Terjadi kenaikan suhu basal sehingga siklus menstruasi yang di sertai ovulasi sehingga terdapat temperatur bifasik Memerlukan pengetahuan Dapat di gunakan pad siklus haid 20 – 30 hari Pengukuran harus akurat angka kegagalan 10 % - 20%
Nur winarti,SKM

10/26/2012

CARA PENGUKURAN SUHU BASAL
 Ukur suhu pada waktu yang sama pada waktu pagi

hari sebelum bangun tidur,catat suhu yang sudah di ukur  Catat untuk 10 hari pertama dari siklus haid untuk menetukan suhu normal dan suhu rendah dan abaikan suhu tuinggi yang di sebabkan karena demam atau ada gangguan lain

10/26/2012

Nur wiarti,SKM

LENDIR SERVIK
a.

Metode lendir servik sering di kenal dengan metode ovulasi billings

b. Dapat mengenali masa subur dengan mengamati lendir yang keluar dari vagina ,pengamatan sepanjang hari dan ambil kesimpulan pada malam hari,periksa lendir dengan jari atau tisu di luar vagina dan perhatikan perubahan basa dan kering,tidak di anjurkan periksa dalam

10/26/2012

Nur winarti,SKM

C. Harus memahami pola kesuburan dan tidak subur d. Peruhan pola kesuburan dan tidak subur sangat mengikuti pola kegiatan hormonal khususnya estrogen dan progesteron e. Catatan sederhana

10/26/2012

Nur winarti,SKM

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->