DEFINISI WACANA DAN ANALISIS WACANA

3. Cook (1989) “This letter kinds of language-language in use.darwoto@yahoo. Deese (1984: 72) Wacana adalah seperangkat proposisi yag saling berhubungan untuk menghasilkan suatu rasa kepaduan atau rasa kohesi bagi penyimak atau pembaca. Hari Murti Kridalaksana (1984) Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dalam hierariki tatabahasa dan merupakan satuan tatabahasa yang tertinggi atau terbesar. baik secara lisan maupun tulisan. kalimat itu. Henry Guntur Tarigan Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi yang tinggi yang berkesinambungan yang mempunyai awal dan akhir yang nyata disampaikan secara lisan dan tertulis. klausa atau kalimat) tapi kesatuan arti). kata. 7. Wacana adalah suatu pengunaan bahasa dalam komunikasi. 2 . 2. 6.darwoto.com : mr. Wacana tidak hanya terdiri dari untaian ujaran atau kalimat yang secara gramatikal tersusun secara rapi. Anton Moeliono (1995: 407) Wacana adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga terbentuklah makna serasi diantara Carlson (1983: xiii-xiv) Wacana adalah rentangan ujaran yang berkesinambungan (urutan kalimat-kalimat individual).Blog E-mail : www. yang lainnya.wordpress. for communications is called discourse”. Halliday dan Hasan (1979: 3) Edmundson (1981: 4) Wacana adalah peristiwa yang terstruktur yang dimanifestasikan dalam perilaku linguistik atau Wacana adalah suatu kesatuan semantic dan bukan kesatuan gramatikal. 8. Kesatuan yang bukan karena bentuknya (morfem. 5. 4.com DEFINISI WACANA 1.

: www. morfem. Vandijk (1977: 3) Wacana adalah bangun teoritis yang abstrak (The abstract theoretical constract) 14. Disesuaikan dengan orang yang diajak komunikasi (acceptability) 4. 5. Webster’s Third New International Dictionary (1968: 647) Discourse is applicable to well formulled or coherently arranged serious and systematic treatment of a subject in writing or speaking. Hymnes (1974) Wacana adalah bahasa di atas kalimat atau di atas klausa. 9. yaitu kalimat dalam wacana tersebut mendukung satu topic yang dibicarakan. 11. dan kalimat. Rangkaian ujaran baik lisan maupun tulis. terdapat perbedaan pendapat dari para ahli linguistik. oleh siapa. 3. dalam suatu kesatuan yang koheren.darwoto. untuk siapa tuturan itu disampaikan. 7. Akan tetapi kita juga dapat membaca adanya perbedaan yang menunjukkan karakteristik wacana yaitu sebagai berikut: 1. yaitu ada hubungan yang erat antarbagian dalam teks yang ditandai oleh penggunaan unsur bahasa. Utuh (unity). 13. dibentuk oleh unsure segmental maupun nonsegmental. Stubbs (1983: 10) Wacana adalah organisasi bahasa di atas kalimat atau di atas klausa.com : mr. yaitu ada proposisi yang terselubung yang dapat disimpulkan untuk menginterpretasikan oilokusinya dalam membentuk wacana.com Hoed (1994) Wacana adalah bangun teoritis abstrak yang maknanya dikaji dalam kaitannya dengan konteks dan situasi komunikasinya.darwoto@yahoo. 6. Syamsudin (1992: 5) Wacana adalah rangkaian ujar atau rangkaian tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal (subjek) yang disajikan secara teratur. dimana. 2. frasa. sistematis. 10. Informatif. klausa. kata. Memiliki tujuan tertentu yang ingin disampaikan (intentionality). Kohesif. Selalu terkait dengan konteks. 8. 12. Tergantung dari siapa. 3 .wordpress. Koheren.Blog E-mail 9. Kesatuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi di atas fonem. Kesimpulan: Dari beberapa definisi wacana yang diambil dari berbagai sumber di atas. yaitu selalu memberikan dari penyapa (addressor) kepada pesapa (addressee).

8. dan pengertian bersama. Aliran Kritis Analisis wacana adalah upaya untuk mendapatkan kontelasi kekuatan yang terjadi pada proses produksi dan reproduksi makna. Aliran Positivisme. bahasa. Brown (1983: 1) Analisis wacana adalah penggunaan bahasa yang tidak dibatasi pada bentuk-bentuk linguistik yang terlepas dari tujuan-tujuan dan fungsi-fungsi dalam kehidupan manusia. Widdowson Analisis wacana adalah pembahasan kaidah pemakaian bahasa di dalam masyarakat.com : mr.com DEFINISI ANALISIS WACANA 1. tuturan dalam konteks. 4 . 3. Deboran Schiffrin Analisis wacana adalah upaya menemukan konstituen-konstituen (unit-unit linguistik yang lebih kecil) yang memiliki hubungan tertentu antar konstituen dalam sejumlah tatanan yang terbatas. Empirisme Analisis wacana adalah gambaran tata aturan kalimat. Labov Analisis wacana adalah analisis yang berkaitan dengan pemahaman bahasa dalam tindak berbahasa. Mc Carthy (1993) Analisis wacana adalah studi tentang hubungan antara bahasa dan konteks pemakainya. 4. Stubbs (1983: 1) Analisis wacana adalah suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah. 2.darwoto@yahoo. 6. 7. baik dalam bentuk tulisan maupu lisan. 9.darwoto.Blog E-mail : www.wordpress. 5. Firth Analisis wacana adalah usaha memahami makna. Cook Analisis wacana adalah kajian yang embahas tentang wacana. 10. teks dan situasi.

karena didukung oleh situasi yang tepat. Inferensif. 3. yaitu mempunyai simpulan berdasarkan ungkapan dan konteks penggunaannya. Wujud bahasa yang lebih jelas.Blog E-mail : www. 5 . penyusun dapat memberi kesimpulan bahwa analisis wacana memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1.darwoto.wordpress.darwoto@yahoo. 4. Bentuk kajian tentang pembahasan wacana.com Kesimpulan: Dari beberapa pendapat ahli linguistik di atas. 2. Bersifat interpretatif-pragmatis baik bahasanya maupun maksudnya. 6. Upaya untuk menangkap makna dari penyapa (addressor) kepada pesapa (addressee) Upaya untuk mengetahui konstelasi kekuatan dalam proses produksi dan reproduksi makna. Bersifat alamiah baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.com : mr. 5. 7.

darwoto. Henry Guntur. Syamsudin. 6 . Bandung: Mimbar Pendidikan. 1997. 2006. Tarigan. Schiffrin. Abdul. Pengajaran Wacana.com DAFTAR PUSTAKA Rani.wordpress. Bandung: Banyumedia Publishing. Analisis Wacana. Jakarta: Universitas Terbuka. Studi Wacana. Deborah.darwoto@yahoo. 1987. 2007. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 1992. Wacana Bahasa Indonesia. Suparno.Blog E-mail : www.com : mr. Ancangan Kajian Wacana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful