DEFINISI WACANA DAN ANALISIS WACANA

8. 4.com DEFINISI WACANA 1. klausa atau kalimat) tapi kesatuan arti). Halliday dan Hasan (1979: 3) Edmundson (1981: 4) Wacana adalah peristiwa yang terstruktur yang dimanifestasikan dalam perilaku linguistik atau Wacana adalah suatu kesatuan semantic dan bukan kesatuan gramatikal. Kesatuan yang bukan karena bentuknya (morfem. Hari Murti Kridalaksana (1984) Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dalam hierariki tatabahasa dan merupakan satuan tatabahasa yang tertinggi atau terbesar. Henry Guntur Tarigan Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi yang tinggi yang berkesinambungan yang mempunyai awal dan akhir yang nyata disampaikan secara lisan dan tertulis. 7. Cook (1989) “This letter kinds of language-language in use. 2. kalimat itu.darwoto. 2 . yang lainnya. for communications is called discourse”. Anton Moeliono (1995: 407) Wacana adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga terbentuklah makna serasi diantara Carlson (1983: xiii-xiv) Wacana adalah rentangan ujaran yang berkesinambungan (urutan kalimat-kalimat individual). 5.darwoto@yahoo. 6. Deese (1984: 72) Wacana adalah seperangkat proposisi yag saling berhubungan untuk menghasilkan suatu rasa kepaduan atau rasa kohesi bagi penyimak atau pembaca.Blog E-mail : www. 3. Wacana tidak hanya terdiri dari untaian ujaran atau kalimat yang secara gramatikal tersusun secara rapi. kata. baik secara lisan maupun tulisan. Wacana adalah suatu pengunaan bahasa dalam komunikasi.com : mr.wordpress.

Tergantung dari siapa. 6. 2. Koheren. Syamsudin (1992: 5) Wacana adalah rangkaian ujar atau rangkaian tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal (subjek) yang disajikan secara teratur. Memiliki tujuan tertentu yang ingin disampaikan (intentionality). untuk siapa tuturan itu disampaikan. 3. dan kalimat. dimana. 3 .com : mr. 5. yaitu ada hubungan yang erat antarbagian dalam teks yang ditandai oleh penggunaan unsur bahasa. Vandijk (1977: 3) Wacana adalah bangun teoritis yang abstrak (The abstract theoretical constract) 14. Informatif. Kohesif.darwoto@yahoo. 12. Disesuaikan dengan orang yang diajak komunikasi (acceptability) 4. 8. Webster’s Third New International Dictionary (1968: 647) Discourse is applicable to well formulled or coherently arranged serious and systematic treatment of a subject in writing or speaking. Utuh (unity). Kesatuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi di atas fonem. oleh siapa. dalam suatu kesatuan yang koheren. : www.darwoto. terdapat perbedaan pendapat dari para ahli linguistik. kata. Kesimpulan: Dari beberapa definisi wacana yang diambil dari berbagai sumber di atas. dibentuk oleh unsure segmental maupun nonsegmental. 10. 13. yaitu selalu memberikan dari penyapa (addressor) kepada pesapa (addressee). Hymnes (1974) Wacana adalah bahasa di atas kalimat atau di atas klausa. klausa. morfem. Akan tetapi kita juga dapat membaca adanya perbedaan yang menunjukkan karakteristik wacana yaitu sebagai berikut: 1. sistematis. Rangkaian ujaran baik lisan maupun tulis.wordpress. frasa. yaitu kalimat dalam wacana tersebut mendukung satu topic yang dibicarakan. 7. yaitu ada proposisi yang terselubung yang dapat disimpulkan untuk menginterpretasikan oilokusinya dalam membentuk wacana.com Hoed (1994) Wacana adalah bangun teoritis abstrak yang maknanya dikaji dalam kaitannya dengan konteks dan situasi komunikasinya. Selalu terkait dengan konteks.Blog E-mail 9. 9. 11. Stubbs (1983: 10) Wacana adalah organisasi bahasa di atas kalimat atau di atas klausa.

Blog E-mail : www. 4 . 5. 9. 3.darwoto. Mc Carthy (1993) Analisis wacana adalah studi tentang hubungan antara bahasa dan konteks pemakainya. Aliran Kritis Analisis wacana adalah upaya untuk mendapatkan kontelasi kekuatan yang terjadi pada proses produksi dan reproduksi makna. 7.com : mr. 8. baik dalam bentuk tulisan maupu lisan. 4. Cook Analisis wacana adalah kajian yang embahas tentang wacana. Widdowson Analisis wacana adalah pembahasan kaidah pemakaian bahasa di dalam masyarakat. 2. Stubbs (1983: 1) Analisis wacana adalah suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah. tuturan dalam konteks.com DEFINISI ANALISIS WACANA 1. Deboran Schiffrin Analisis wacana adalah upaya menemukan konstituen-konstituen (unit-unit linguistik yang lebih kecil) yang memiliki hubungan tertentu antar konstituen dalam sejumlah tatanan yang terbatas. Empirisme Analisis wacana adalah gambaran tata aturan kalimat. dan pengertian bersama. Firth Analisis wacana adalah usaha memahami makna. Aliran Positivisme.darwoto@yahoo. bahasa. 10. teks dan situasi.wordpress. Labov Analisis wacana adalah analisis yang berkaitan dengan pemahaman bahasa dalam tindak berbahasa. Brown (1983: 1) Analisis wacana adalah penggunaan bahasa yang tidak dibatasi pada bentuk-bentuk linguistik yang terlepas dari tujuan-tujuan dan fungsi-fungsi dalam kehidupan manusia. 6.

7. yaitu mempunyai simpulan berdasarkan ungkapan dan konteks penggunaannya.Blog E-mail : www. 5. Bersifat alamiah baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Inferensif. 2. 3. 4.com Kesimpulan: Dari beberapa pendapat ahli linguistik di atas. 5 . Upaya untuk menangkap makna dari penyapa (addressor) kepada pesapa (addressee) Upaya untuk mengetahui konstelasi kekuatan dalam proses produksi dan reproduksi makna. 6.darwoto@yahoo. Bentuk kajian tentang pembahasan wacana. penyusun dapat memberi kesimpulan bahwa analisis wacana memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Bersifat interpretatif-pragmatis baik bahasanya maupun maksudnya.wordpress.com : mr. Wujud bahasa yang lebih jelas. karena didukung oleh situasi yang tepat.darwoto.

Bandung: Banyumedia Publishing. Analisis Wacana. Schiffrin. 2007. Deborah. Wacana Bahasa Indonesia. Studi Wacana. Tarigan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 1997.com DAFTAR PUSTAKA Rani.Blog E-mail : www. Syamsudin.darwoto@yahoo.wordpress. Henry Guntur. 2006. Abdul. 1987. Bandung: Mimbar Pendidikan. Suparno.com : mr. Pengajaran Wacana. 6 .darwoto. Jakarta: Universitas Terbuka. 1992. Ancangan Kajian Wacana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful