P. 1
Perkembangan Produksi Mie Instan Di Indonesia Memperlihatkan Suatu Peningkatan Yang Positif

Perkembangan Produksi Mie Instan Di Indonesia Memperlihatkan Suatu Peningkatan Yang Positif

|Views: 1,022|Likes:
Published by Eko F. Anggriawan

More info:

Published by: Eko F. Anggriawan on Oct 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2014

pdf

text

original

Perkembangan produksi mie instan di Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006 sempat

mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instant dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa yang akan datang. PT. Indofood Sukses Makmur menjadikan mutu dan kepuasan pelanggan sebagai basis bagi perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu keinginan dan kebutuhan konsumen harus diperhatikan oleh produsen karena kebutuhan ini akan senantiasa berubah. Perkembangan produk mie instan yang sudah dianggap sebagai makanan cepat saji dan bahkan sebagai makanan pokok, menyebabkan tingkat persaingan pada industri mie instan ini semakin tinggi

Tingkat persaingan yang tinggi ini dapat menyebabkan pergeseran loyalitas konsumen mie instan produk indofood kepada mie instan produk yang lain. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk senantiasa melakukan riset pemasaran yang dilakukan terhadap konsumen, sehingga dapat diketahui kebutuhan dan keinginan konsumen akan suatu produk mie. Tingginya pangsa pasar mie instant mengharuskan perusahaan-perusahaan yang ada untuk berhati-hati, sehingga perusahaan dituntut harus selalu mengevaluasi dan mematangkan strategi pemasaran yang dijalankannya. Perusahaan ingin mengetahui bagaimana proses keputusan pembelian mie instan, agar menghasilkan analisis pemasaran yang cermat sehingga perusahaan tidak dirugikan karena terjadinya kekeliruan dalam melakukan kegiatan pemasaran. Oleh karena itu, perlu diketahui respon konsumen terhadap produk miee instan tersebut. Untuk dapat menentukan respon konsumen, terlebih dahulu perlu diidentifikasi faktor-faktor dalam proses keputusan. Mengetahui faktor-faktor tersebut akan memudahkan perusahaan dalam mengambil langkah dalam kegiatan pemasaran yang akan dilakukan sehingga dapat diketahui tingkat kepuasan dari konsumen mie instan terhadap kegiatan pemasaran yang telah dilakukan perusahaan. PASAR mi instan di Indonesia memang menggiurkan. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap mi cepat saji ini cukup besar. Tidak heran jika dari waktu ke waktu banyak perusahaan baru melirik pasar mi instan. Meski demikian, hingga saat ini Indomie yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk masih menguasai pasar. Dominasinya begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. Jika

baru-baru ini. Sumber yang tidak mau disebut namanya mengakui bahwa saat ini penguasaan Indofood terhadap pasar mi instan menurun dari 90% menjadi 75%. hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7. ‗‘Tapi kami tidak diam saja. Tentang strategi menghadapi persaingan.2 triliun pada periode yang sama 2002. Kemunduran itu patut diwaspadai. tahun lalu menurun menjadi 75%.5 triliun dibanding Rp4. Pakar pemasaran Rhenald Kasali mengatakan. namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung. Pre-empting the Future.'‘ katanya ketika dihubungi Media di Jakarta. Saya rasa persaingan pasar mi instan akan semakin ketat. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth. meski terjadi penurunan penguasaan pasar. Apalagi baru-baru ini muncul Mie Sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Mie Sedap diluncurkan Mei 2003 dan baru mengeluarkan empat varian. manajemen Indomie harus meningkatkan kewaspadaan karena Mie Sedap melakukan promosi sangat agresif. Meski demikian.'‘ katanya. Saat ini sedang disusun strategi baru. . memanfaatkan competitive advantage melalui scale. bahkan pasarh swalayan.2002 Indomie menguasai sekitar 90% pangsa pasar mi instan.'‘ katanya. ‗‘Di Indonesia bisnis mi instan sangat menjanjikan. Sisanya yang 25% dikeroyok merek mi instan lainnya. Dalam siaran persnya. ‗‘Gebrakannya luar biasa. Dirut & CEO Indofood Eva Riyanti Hutapea mengatakan. Manager Promosi PT Sayap Mas Utama Rudy Bonardy mengakui bahwa dominasi Indofood masih sangat kuat. ditambah keunggulan-keunggulan lain. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin. dan speed. harganya pun di bawah Indomie. Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present. span. scope. Berbicara tentang pangsa pasar mi instan. Rudy optimistis produk Mie Sedap bisa mengambil bagian. Untuk sementara distribusi kami baru di Pulau Jawa dan Bali. Ketatnya persaingan produk mi instan disadari benar oleh manajemen PT Indofood. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. Meski produk ini baru diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali.6% menjadi Rp4. namun divisi mi instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6.3 miliar bungkus. Selain itu.

menyuruh orang sebanyak-banyaknya mencoba Mie Sedap yang dilakukan di mal. Sedangkan Indofood adalah pemain lama yang saat ini menguasai 75% pangsa pasar mi instan. Hal utama lain yang tidak boleh diabaikan adalah distribusi. ‗‘Kami masih pemula. tempat wisata. Misalnya. dana yang dikeluarkan perusahaan untuk promosi Mie Sedap cukup besar. Tapi yang jelas cukup besarlah. antara lain bermain di harga pasaran yang sangat ekonomis namun bumbu mi yang diberikan kelas premium. ada satu hal yang belum pernah dilakukan oleh kompetitor. Rudy mengatakan sangat bagus. Rudy belum bisa menjawab.'‘ tuturnya. kampus secara gratis. iklan produk. ‗‘Saya enggan menyebutkan jumlah. ‗‘Dengan cara itu. mengatakan meski persaingan ketat. Padahal. namun pendistribusian produk diusahakan merata dari tingkat grosir sampai tim motor yang menjelajahi warung-warung kecil.'‘ Strategi awal Mie Sedap. Strategi itu didukung iklan yang cukup gencar. reaksi pasar di luar dugaan. baik tematik. Ditanya tentang permintaan pasar terhadap Mie Sedap. menurut Budianto. Jadi tidak asal-asalan. Menurut Rudy. Diberlakukan pula strategi klasik dengan memberi hadiah berupa piring dan gelas. terus melakukan inovasi. belum lagi kegiatan below the line. Perusahaan akan terus berusaha memenuhi permintaan pasar dengan menambah kapasitas produksi dan distribusi lebih merata lagi. namun tetap ada peluang bagi pemain baru yang ingin menggarap pasar mi instan. Di wawancara terpisah. Bahkan saat ini produksinya belum bisa memenuhi permintaan pasar.'‘ paparnya. Tapi saya optimistis. Budianto. maupun versi testimoni. ‗‘Peluncuran itu sudah melalui riset mendalam. Sisanya 25% dikeroyok merek-merek lain. menurut Rudy. Baru-baru ini diluncurkan Salami rasa mi Jawa. Lebih jauh Rudy mengatakan. billboard di halte-halte sepanjang Jawa-Bali.'‘ tandasnya. dan pujian. Masyarakat dapat menilai sendiri berapa dana yang dikeluarkan untuk iklan di delapan stasiun televisi. Mie Sedap bisa meraih konsumen melalui strategi pemasaran dan promosi yang gencar. saran.Seberapa besar Mie Sedap bisa mengambil pangsa pasar yang tersedia. Presiden Direktur Sentrafood yang memproduksi mi instan bermerek Salami. Meski masih berkutat di Jawa dan Bali. Salami sendiri. kami bisa memperoleh umpan balik langsung berupa kritik. . ‗‘Masih banyak barang kosong di toko ataupun variannya tidak lengkap.

dan rasa kari (GoKar). Indofood sempat terlena me-maintain pasarnya sehingga kesempatan ini dimanfaatkan oleh pendatang baru Mie Sedaap dari WingsFood dan Mie Kare dari Orang Tua Group. rasa bawang (GoBang). Market share yang mencapai 90% itu pelan-pelan tergerogoti sehingga sekarang tinggal 70%. aktivitas beriklan. Menyadari hal ini.'‘ kata Budianto. varian baru Supermi Sedaaap. Enam tahun lalu. Bayangkan. Penjualan Indofood tetap naik. Indomie disegarkan dengan kampanye ‖Selera Nusantara‖ yang lebih modern. terlalu pragmatis. ‖terjebak permainan challenger‖--kesalahan yang sering dilakukan oleh big brands. Indofood juga menggunakan Slank untuk meng-endorse Supermi—Supermi tampaknya akan dijadikan brand unggulan kedua Indofood . Indofood ‖bangkit‖ dari tidurnya. dan gimmick ‖Beli 5 Gratis 1‖ dalam rentang waktu yang cukup panjang. namun ada sebagian pasar – bisa jadi konsumen baru – yang direbut oleh merek baru. Persaingan yang ‖tiba-tiba‖ ketat ini menyebabkan Indofood kehilangan pangsanya.Kami akan terus mengeluarkan produk-produk baru yang belum pernah ada. kini produknya mengambil pasar mi instan kurang dari 10%. pertumbuhan pasar Indofood – karena besarnya – tidak mampu mengimbangi pertumbuhan pasar secara total. Sehingga di pasar yang sebenarnya tumbuh. Sementara Supermi disegarkan dengan meluncurkan produk baru: mie goreng rasa soto (GoSo). ketika itu Indofood menguasai sekitar 90% pangsa pasar! Sebagai dominant market leader. Tidak mau tersandung di batu yang sama untuk kedua kalinya. Indofood tak bisa diam terlalu lama melihat agresivitas para pesaingnya. Sarimi lebih difokuskan untuk membendung produk unggulan Mie Sedaap Soto Ayam—dengan meluncurkan produk Sarimi Soto Koya yang diendorse oleh Luna Maya. Reaksi Indofood yang cenderung impulsif ini dinilai para pengamat kurang strategis. Indofood sebetulnya pernah bereaksi atas serangan Mie Sedaap dengan meluncurkan Indomie Kriuk. Dia menambahkan. Indofood masih menjadi penguasa mutlak pasar mie instant Indonesia. tahun ini Indofood meluncurkan strategi marketing yang lebih komprehensif yang lebih menunjukkan jati diri Indofood sebagai market leader. varian anyar. Belakangan. hingga kegiatan lini bawah aktif digelar demi mempertahankan pangsa pasar sekaligus gelar sang pemimpin. Raksasa mie instant ini mengerahkan seluruh brand-nya untuk bertahan dan mengembalikan market share yang direbut kompetitor. Hampir semua brand dalam portfolio-nya disegarkan kembali dengan kampanye baru maupun peluncuran produk baru.

Setidaknya. Agresivitas Indofood belakangan ini juga menjadi pembicaraan seru di komunitas MixMarketingClub. ―Anda bisa bayangkan bagaimana kalau ternyata iklan tersebut mampu mengubah image bahwa makan mie tidak sehat menjadi positive image. Supermi. lanjutnya. Sementara WingFood. Indofood memiliki kelebihan dibanding Mie Sedaap dalam hal brand portfolio. meskipun saat ini bisa dibilang melenggang sendiri tanpa head on competitor. pemasar yang turut berkomentar di milis.‖ kata Taufik diplomatis.‖ katanya. ada pula yang membandingkannya dengan action kompetitor. Iklan Mie Sedaap versi Titi Kamal yang menawarkan pesan ‖mie yang bergizi.‖ ujar Harris memprediksi. Tapi hasilnya Indofood tetap akan unggul. Ada yang mengapresiasi. Tapi Indomie tidak me-maintain kampanye itu. Pop Mie tidak diitung karena konsepnya berbeda. Hanya dengan menambahkan kata 'bervitamin dan bergizi'. hanya memiliki satu brand.‖ urai BrandMaker. Padahal. . Menurutnya. market share-nya tidak akan turun lagi. Mie Sedaap. demikian peserta milis itu menyamarkan jati dirinya. beranggapan bahwa langkah Indofood mengepung Mie Sedaap sangat tepat. Seorang marketer yang enggan mengungkapkan jati dirinya menilai brand concept Mie Sedaap lebih baik. dan Sarimi. jauh lebih cerdas dan berkonsep. Sementara itu. Akan halnya Pop Mie. melainkan berdasarkan segmentasi selera dan harga yang diwujudkan dalam varian rasa. Indofood sudah mengantisipasinya dengan upaya building brand melalui kampanye dan promosi di kalangan remaja. Masing-masing juga punya satu kesempatan untuk berinovasi. yaitu Indomie. ‖Kami tidak melihat kompetitor sebagai musuh. Kami melihat kompetitor sebagai teman dalam usaha membesarkan pasar mi instant. Pop Mie—akan menyebabkan terjadinya kanibalisme atau ‖perang saudara‖ antara sesama brand Indofood. Direktur Indofood Taufik Wiraatmadja membantah agresivitas Indofood sebagai reaksi atau jawaban atas gencarnya program pemasaran kompetitor. Harris Pranata Wijaya. BrandMaker mengkhawatirkan kemiripan target market—yang dipresentasikan oleh talent iklan Supermi. ada yang menilai negatif. Harris melihat brand portfolio Indofood dibuat bukan berdasar segmentasi target market. malah mungkin akan meningkat. ‖Kanibalisasi pasti akan terjadi. Indofood memiliki tiga brand utama. Indomie juga pernah mengusung tema kampanye ‖bergizi‖ seperti yang dilakukan Mie Sedaap saat ini.setelah Indomie yang menyumbang hampir separuh omset divisi noodle Indofood.

dan Pop Mie (20 pieces per hari). Namun ketika Ronald menyambangi kembali Warung Indomie langganannya.Kekhawatiran Indofood terhadap para pesaingnya sangat dimaklumi. Warung Indomie adalah salah satu channel Indofood yang dibangun dan dikembangkan sekian lama. saya masih menemukan warung-warung dengan sisa spanduk yang kumuh bertuliskan 'Warung Indomie. sekaligus memonitor ketersediaan produk Indomie di sana. Kare (1 karton). dia melihat warung tersebut juga mulai menjual Mie Sedaap—walaupun. ‖Semoga kali ini Indomie tidak tutup mata dan terlambat bertindak. Sarimi (½ karton). Begitu Mie Sedap masuk pada Mei 2003. men-support warung-warung mereka dengan spanduk. . dan promo yang gebyar. pangsa pasar Indofood mulai goyah. Indomie merupakan produk mi instan paling laris (terjual 4-6 karton per hari). pada 2002 Indofood masih menguasai pasar mie sebesar 90%. Indofood memang layak khawatir karena agresivitas pemasaran Mie Sedaap sangat gencar. dengan rasa baru.‖ tutur Haidir. harga kompetitif. diperkirakan menjadi sekitar 75%--25% sisanya diperebutkan oleh pesaingnya. Indofood mengajarkan para pengelola warung membuat Indomie. Jawa Barat. Supermi (1 karton). diikuti oleh Mie Sedaap (2-4 karton per hari). mengamati Mie Sedaap agresif mengakuisisi warung-warung Indomie siap saji. Menurut pedagangnya. GoBang. Menurut catatan MIX.‖ ucap Ronald mengingatkan. hanya beberapa bungkus. dan GoKar pada masa penetrasi ini terjual 2 karton sehari. karyawan bagian merchandising minimarket yang dalam sehari dikunjungi sekitar 500 orang ini. moderator milis Marketing Club. ‖Saat masih tinggal di Jogja. hanya Mie Kare yang sampai sekarang masih melakukan promosi ‖beli 10 dapat 1 mangkuk. Tidak hanya di above the line. Kini pangsa pasar Indofood tinggal 70%. dia diberikan insentif Rp 50 ribu per bulan. laku tidak laku Mie Sedaap-nya. Pada 2006 pangsa pasar Indofood turun. ‖Di antara merek-merek tersebut. Sejatinya. ‖Saya juga melihat spanduk biru yang bututnya sudah diganti dengan spanduk Warung Sedaap yang bagus dan kinclong.‖ ungkap Ronald mulai menangkap gejala sebuah aktivitas akuisisi sedang berlangsung. dengan bangganya mereka mengatakan betapa bagusnya support Indomie saat itu.‖ tutur Ronald. di tataran trade marketing pun Mie Sedaap begitu intense. Sedangkan produk baru Supermi GoSo. Dan saat saya berbicara dengan pemilik warung. Kecepatan beraksi dan ketepatan bertindak adalah cara jitu memukul market leader. Menurut pemantauan MIX di sebuah minimarket di kawasan Depok. Ronald Sipahutar.

perusahaan harus segera mengadakan penelitian terhadap pasarnya. Promosi adalah kegiatan pemasaran yang sangat penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen. Keadaan ini disebabkan oleh kebijakan distribusi yang kurang tepat sehingga barang yang dihasilkan kurang laku dipasar dan menyebabkan banyak konsumen merasa kurang puas. Dalam bauran pemasaran dikenal dengan produk. saluran distribusi memeliki peranan penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh perusahaan. harga. Promosi yang tidak terkendali akan menurunkan tingkat penjualan. Indofood Sukses Makmur. yaitu : (1) manufaktur → konsumen. namun banyak pula yang gagal memenuhi target pasarnya.Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pada PT. Dengan demikian. dan distribusi yang tujuannya untuk meningkatkan penjualan. promosi. Saluran Distribusi Setiap perusahaan barang dan jasa tidak akan lepas dari masalah penyaluran barang yang dihasilkan atau barang yang akan dijual ke konsumen. (2) manufaktur → pedagang eceran → konsumen. 2006). Ada beberapa alternatif yang mungkin dipilih penjual dalam mendistribusikan produknya kepada konsumen. Para produsen berhak menentukan kebijakan distribusi yang akan dipilih dan disesuaikan dengan jenis barang serta luasnya armada penjualan yang akan digunakan. (3) manufaktur → pedagang besar → pedagang eceran → konsumen dan (4) manufaktur → agen → pedagang besar → pedagang eceran →konsumen Promosi . Kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju perusahaan. Jika perusahaan berada dalam persaingan yang semakin tajam. sehingga biaya yang dikeluarkan untuk promosi merupakan pemborosan. Penelitian tersebut untuk mengetahui kebutuhan serta selera konsumen dan jika mungkin menstimulir permintaan serta menciptakan langganan (Kotler. sedangkan distribusi merupakan proses pendistribusian produk dan jasa yang sesuai dan terorganisir sehingga terjadi keefektifan penjualan. sedangkan saluran distribusi dipakai oleh semua perusahaan untuk memproduksi barang dengan kualitas yang baik. TBK.

Indofood Sukses Makmur. kegiatan pemasaran memegang peranan sangat penting dalam menjual produknya kepada masyarakat dengan cara : (1) penjualan langsung.367 karyawan tetap dan 1200 kendaraan operasional. Tbk. pemasaran langsung dan tenaga penjual sedemian rupa sehingga konsumen dapat mengenal produk perusahaan dan tertarik untuk membeli produk tersebut (Payne. Untuk dapat mengkomunikasikan produknya dengan efektif. (2) penjualan tidak langsung. dan (3) lewat promosi.66% dan akhirnya . Indofood Sukses Makmur. Tbk. Dengan menggunakan tabel maupun grafik dapat dilihat tingkat kenaikan atau penurunan dari biaya promosi. Pada tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 5. promosi penjualan. biaya distribusi dan penjualan PT. Pada tabel 1 terlihat bahwa perkembangan biaya promosi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. yaitu dilakukan dengan menggunakan armada penjualan sendiri yang beroprsi di DKI Jakarta. dan biaya distribusi serta tingkat penjualan dari tahun 1999 sampai dengan 2006 dijelaskan melalui tabel dan grafik. Tbk. 2000). biaya distribusi dan penjualan. Adalah menciptakan pilihan menjadi penyedia utama makanan dan consumer products bermerek terkemuka bagi jutaan consumen di Indonesia dan juga diberbagai penjuru dunia. melalui media cetak maupun elektronik. meliputi wilayah pemasaran di seluruh Indonesia. Bali. dari tahun 1999 sampai tahun 2006. PT. Data Biaya promosi. Tahun 1999 sampai tahun 2006 mengalami kenaikan 17. Kalimantan dan Sulawesi. Mempunyai 63 perusahaan termasuk anak cabangnya dengan jaringan distribusinya meliputi lebih dari 350 depot dengan jumlah karyawan tetap sampai dengan 31 Desember 2006 sebanyak 49. Untuk melihat perkembangan biaya promosi.Promosi merupakan aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan informasi tentang perusahaan dan produknya kepada konsumen sehinggga menciptakan permintaan (Burnett. Jawa. Dilakukan lewat distributor lalu pengecer dan grosir baru ke konsumen akhir. distribusi maupun penjualan. 2000). Sumatera.09% tetapi pada tahun 2002 – 2003 mengalami penurunan sampai 4. hubungan masyarakat. Tabel berikut adalah rekapitulasi data biaya promosi.4% kemudian pada tahun 2004 mengalami kenaikan sebesar 18. Visi Perusahaan dan Kegiatan Pemasaran Visi Indofood Sukses Makmur. perusahaan harus menentukan terlebih dahulu pasar sasarannya (target market) dan mengkombinasikan dengan alat promosi seperti periklanan.8%.

biaya distribusi terlihat pula pada gambar 2 dan tingkat penjualan. perbandingan antara biaya promosi. Mengalami kenaikan maupun penurunan. Sumber yang tidak mau disebut namanya mengakui bahwa saat ini penguasaan Indofood terhadap pasar mi instan menurun dari 90% menjadi 75%. Ketatnya persaingan produk mi instan disadari benar oleh manajemen PT Indofood. namun divisi mie instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6. Hal ini semakin jelas terjadinya fluktuasi dari tahun ke tahun.pada tahun 2006 mengalami kenaikan sebesar 5. Sisanya yang 25% dikeroyok merk mie instan lainnya. hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7.83%. perkembangan penjualan dari tahun ke tahun secara fluktuasi.64%. biaya distribusi dan tingkat penjualan. tahun 2005 mengalami kenaikan sebesar 3.02%. perkembangan biaya distribusi yang mengalami kenaikan dari tahun ke tahun kecuali pada tahun 2002 yang mengalami penurunan sebesar Rp 31 milyar. Meski terjadi penurunan penguasaan pasar. bahkan pasar swalayan.96% dan akhirnya pada tahun 2006 mengalami kenaikan sebesar 38.04% kemudian tahun 2003 mengalami kenaikan sebesar 48.2 triliun pada periode yang sama 2002. tahun 2004-2005 mengalami penurunan kembali sebesar 20. namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung.47%. Strategi Pemasaran Dominasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. baik dilihat dari rupiah maupun persentasenya. Apalagi baru-baru ini muncul produk-produk baru.99%. misalnya pada tahun 1999 – 2001 mengalami kenaikan sebesar 27. Perkembangan biaya promosi terlihat pada gambar 1.06% dan pada akhir 2006 mengalami kenaikan sebesr 17. .67%. Kemunduran itu patut diwaspadai. Selain itu. tahun lalu menurun menjadi 75%. Pada tahun 1999-2000 persentase penjualan mencapai 23. sedangkan pada tahun 2000-2001 mengalami penurunan sampai dengan 11. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. seperti mie sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings yang diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali.83%. Selama tahun 2002-2003 mengalami kenaikan sebesar 11. Tahun 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pasar mie instan.42%. sedangkan pada tahun 2002 mengalami penurunan yang drastis sebesar 34.5 triliun dibanding Rp4.3 miliar bungkus. tahun 2004 mengalami penurunan sebesar 0. Terlihat dengan jelas terjadinya kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun.66%.6% menjadi Rp4.

Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit 3.Tingkat konsumsi masyarakat yang maksimum . scope. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.Saluran distribusi Saluran distribusi .Perencanaaan barang . Tujuan Promosi 1.Program promosi . Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi persaingan pasar 5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing 6.Kualitas hidup konsumen yang maksimum Aspek pemasaran yang meliputi kegiatan : . memanfaatkan competitive advantage melalui scale. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan 4. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth.Tentang strategi menghadapi persaingan.Tingkat kepuasan konsumen yang maksimum . dan speed. span.Tingkat pilihan konsumen yang maksimum . Pre-empting the Future.Penetapan harga . Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial 2. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan Tujuan trnsaksional system pemasaran dalam strategi pemasaran adalah : . Teori-teori dari Strategi Pemasaran Promosi Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present.

Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Pasar mi instan di Indonesia memang menggiurkan. span. Oleh karena itu. hingga saat ini Indomie yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk masih menguasai pasar. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap mi cepat saji ini cukup besar. Untuk dapat menentukan respon konsumen. Tentang strategi menghadapi persaingan. Dominasinya begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. agar menghasilkan analisis pemasaran yang cermat sehingga perusahaan tidak dirugikan karena terjadinya kekeliruan dalam melakukan kegiatan pemasaran. tahun ini Indofood meluncurkan strategi marketing yang lebih komprehensif yang lebih menunjukkan jati diri Indofood sebagai market leader. terlebih dahulu perlu diidentifikasi faktor-faktor dalam proses keputusan.Memperlancar arus saluran pemasaran secara fisik dan non fisik BAB III PENUTUP Perusahaan ingin mengetahui bagaimana proses keputusan pembelian mie instan. Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present. scope. Tidak heran jika dari waktu ke waktu banyak perusahaan baru melirik pasar mi instan.Pendistribusia adalah kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar serta mempermudah penyampaian produk dan jasa dari produsen kepada konsumen sehimgga pengguna sesuai dengan yang di perlukan. dan speed. perlu diketahui respon konsumen terhadap produk miee instan tersebut. Mengetahui faktor-faktor tersebut akan memudahkan perusahaan dalam mengambil langkah dalam kegiatan pemasaran yang akan dilakukan sehingga dapat diketahui tingkat kepuasan dari konsumen mie instan terhadap kegiatan pemasaran yang telah dilakukan perusahaan. Sisanya yang 25% dikeroyok merek mi instan lainnya. Jika 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pangsa pasar mi instan.Menciptakan nilai tambah produk melalui fungsi pemasaran . Di samping itu tetap melanjutkan . tahun lalu menurun menjadi 75%. Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth. Proses pendistribusian yang merupakan strategi pemasaran : . memanfaatkan competitive advantage melalui scale. Hampir semua brand dalam portfolio-nya disegarkan kembali dengan kampanye baru maupun peluncuran produk baru.

com/journal/item/390 http://www. DAFTAR PUSTAKA http://scylics.segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.multiply.com/ .indofood.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->