1.

7 KUNCI POKOK SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA 7 kunci pokok sistem ketatanegaraan Indonesia: Negara hukum Sistem konstitusi Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi Menteri Negara sebagai pembantu presiden Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas Negara hukum berdasarkan Pancasila bukan berdasarkan kekuasaan Kekuasaan pemerintah Negara Indonesia sebagai Negara hukum Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtstaat ). Negara Indonesia berdasarkan atas hukum ( Rechtstaat ), tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka ( Machtstaat ), mengandung arti bahwa negara, termasuk didalamnya pemerintahan dan lembaga – lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun. Sistem konstitusi Pemerintah berdasarkan atas sistem konstitusi (hukum dasar), tidak bersifat absolut (kekuasaan yang tidak terbatas). Sistem ini memberikan penegasan bahwa cara pengendalian pemerintahan dibatasi oleh ketentuan – ketentuan konstitusi dan juga oleh ketentuan – ketentuan hukum lain merupakan produk konstitusional. Sistem Konstitusi (Hukum Dasar) Republik Indonesia, selain tersusun dalam hukum dasar yang tertulis yaitu UUD 1945, juga mengakui hukum dasar yang tidak tertulis. Perlu diperhatikan bahwa kaidah – kaidah hukum ketatanegaraan tidak hanya terdapat pada hukum dasar. Kaidah – kaidah hukum ketatanegaraan terdapat juga pada berbagai peraturan ketatanegaraan lainnya seperti dalam Tap. MPR, UU, Perpu, dan sebagainya. Hukum dasar tidak tertulis yang dimaksud dalam UUD 1945 adalah Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan dan bukan hukum adat (juga tidak tertulis), terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara. Meminjam rumusan ( dalam teori ) mengenai Konvensi dari AV. Dicey : adalah ketentuan yang mengenai bagaimana seharusnya mahkota atau menteri melaksanakan “ Discretionary Plowers “. Dicretionary Plowers adalah kekuasaan untuk bertindak atau tidak bertindak yang semata – mata didasarkan kebijaksanaan atau pertimbangan dari pemegang kekuasaan itu sendiri Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi Presiden ialah penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi disamping MPR dan DPR. Berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002, Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi disamping MPR dan DPR, karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat. UUD 1945 pasal 6 A ayat 1, jadi menurut UUD 1945 ini Preiden tidak lagi merupakan mandataris MPR, melainkan dipilih oleh rakyat. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.

Menurut sistem pemerintahan negara berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002. sosial. Pemerintahan Daerah. disini kekuasaan Presiden tidak lagi berada dibawah MPR selaku mandataris. Untuk memilih anggota DPR. ekonomi.Menteri Negara sebagai pembantu presiden Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. umum. Ciri – ciri suatu negara hukum adalah : Pengakuan dan perlindungan hak – hak asasi yang mengandung persamaan dalam bidang politik. negara hukum berdasarkan Pancasila bukan berdasarkan kekuasaan. diatur pasal 22E ayat 1. Presiden kedudukannya kuat. Peradilan yang bebas dari suatu pengaruh kekuasaan atau kekuatan lain dan tidak memihak. rahasia. Pemilihan Umum Hasil amandemen UUD 1945 tahun 2002 secara eksplisit mengatur tentang Pemilihan Umum dilakukan secara langsung. pasal 3 ayat 3 UUD 1945 dan dipertegas oleh pasal 7A. Pasal 18 ayat 2 mengatur otonomi pemerintahan daerah. diatur oleh pasal 18 UUD 1945 Pasal 18 ayat 1 menjelaskan bahwa Negara Republik Indonesia dibagi atas daerah – daerah propinsi. maka MPR harus segera bersidang dan keputusan didukung 3/4 dari jumlah anggota dan 2/3 dari jumlah anggota yang hadir pasal 7B ayat 7. kabupaten. Proses Impeachment agar bersifat adil dan obyektif harus diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi. Presiden dibantu oleh seorang Wakil Presiden pasal 4 ayat 2 dalam melaksanakan tugasnya. bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat secara legitimasi. Presiden dalam melaksanakan tugas dibantu oleh menteri – menteri negara. maka MPR melakukan Impeachment. Dalam pemilu tersebut landasan yang dipergunakan adalah Undang – Undang UU . Akan tetapi jika Presiden dalam melaksanakan tugas menyimpang dari Konstitusi. dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang – undang. bebas. atau pengertian otonomi sama artinya mengatur rumah tangga sendiri. DPD. Presiden dan Wakil Presiden pasal 22 E ayat 2. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. Kekuasaan Pemerintahan Negara Pasal 4 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD 1945. disini Presiden adalah sudah tidak lagi merupakan mandataris MPR. kabupaten. namun demikian ia tidak dapat membubarkan DPR atau MPR. meskipun Kepala negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. dan kebudayaan. Jaminan kepastian hukum. pasal 17 ayat 1 (hasil amandemen). Negara hukum berdasarkan Pancasila Negara Indonesia adalah negara hukum. dan jika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden melanggar hukum. Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas Kekuasaan Kepala Negara Tidak Tak Terbatas. pasal 7B ayat 4 dan 5. jujur. dan adil setiap 5 tahun sekali. ayat tersebut menyatakan bahwa pemerintahan daerah propinsi. ia bukan “ Diktator “ artinya kekuasaan tidak terbatas. hukum.

Hukum dasar tertulis (UUD) merupakan kerangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintah suatu Negara dalam menentukan mekanisme kerja badan-badan tersebut seperti eksekutif. Untuk menyelidiki hukum dasar suatu Negara tidak cukup hanya menyelidiki pasal-pasal UUD nya saja. Indonesia adalah Negara demokrasi yang berdasarkan atas hukum. Presiden dibantu oleh seorang Wakil Presiden pasal 4 ayat 2 dalam melaksanakan tugasnya. maka MPR melakukan Impeachment. bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat secara legitimasi.tangani oleh PBB. Sistem Ketatanegaraan Indonesia berdasarkan Pancasila Hukum dasar yang tak tertulis (konvensi) adalah aturan-aturan yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan Negara. Wilayah Negara Pasal 25A UUD 1945 hasil amandemen 2002 memuat ketentuan bahwa. Hak Asasi Manusia Menurut UUD 1945 Hak asasi manusia tidaklah lahir mendadak sebagaimana kita lihat dalam “ Universal Declaration of Human Right “ pada tanggal 10 Desember 1948 yang ditanda. Hak asasi manusia sebenarnya tidak dapat dipisahkan dengan filosofis manusia yang melatarbelakangi. disini kekuasaan Presiden tidak lagi berada dibawah MPR selaku mandataris. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas – batas dan hak – haknya ditetapkan dengan Undang – Undang. pasal 3 ayat 3 UUD 1945 dan dipertegas oleh pasal 7A. Oleh karena itu. lembaga masyarakat. Sebagai contoh didalam UUD 1945 pasal 28A menyatakan : “ Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak memepertahankan hidup dan kehidupannya “. Kekuasaan pemerintah Negara Negara Pasal 4 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD 1945.No. dan jika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden melanggar hukum. Presiden kedudukannya kuat. Menurut sistem pemerintahan negara berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002. dalam . maka MPR harus segera bersidang dan keputusan didukung 3/4 dari jumlah anggota dan 2/3 dari jumlah anggota yang hadir pasal 7B ayat 7. Pasal 28A sampai dengan pasal 28J mengatur tentang hak asasi manusia didalam UUD 1945. warga Negara Indonesia sebagai hukum dasar UUD 1945 memuat norma-norma atau aturanaturan yang harus ditaati dan dilaksanakan. Akan tetapi jika Presiden dalam melaksanakan tugas menyimpang dari Konstitusi. pasal 7B ayat 4 dan 5. Bangsa Indonesia didalam hak asasi manusia terlihat lebih dahulu sudah memiliki aturan hukumnya seperti dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 1 dinyatakan bahwa : “ kemerdekaan adalah hak segala bangsa “. yudikatif dan legislative. Proses Impeachment agar bersifat adil dan obyektif harus diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi. lembaga Negara. Undang-undang Dasar 1945 merupakan hukum dasar yang tertulis kedudukan dan fungsi dari UUD 1945 merupakan pengikat bagi pemerintah. akan tetapi harus menyelidiki juga bagaimana prakteknya dan suasana kebatinannya dari UUD itu. 3 Tahun 1999 tentang Pemilu.

setelah emoat kali amandemen. Antara lain mengangkat dan memberhentikan Presiden.segala aspek pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara diatur dalam sistem peraturan perundang-undangan. Dapat kita lihat bahwa pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI. Pembukaan UUD 1945 yang semula ada dan kedudukannya mengandung kontroversi karena tidak turut disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dihapuskan. dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Materi yang dikandungnya sebagia dimasukkan. Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggaraan Negara belum cukup didukung ketentuan konstitusi yang memuat aturan dasar tentang kehidupan yang demokratis. serta mengubah Undang-undang Dasar. Dalam kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Dalam beberapa tahun ini Indonesia mengalami perubahan yang sangat mendasar mengenai sistem ketatanegaraan. Pada hakikatnya merupakan suatu dasar dan asas kerohanian dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara termasuk dalam penyusunan tertib hukum di Indonesia. Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya terkandung dasar filsafat Indonesia. Majelis yang terdiri atas anggota-anggota DPR ditambah dengan utusan dan daerah-daerah dan golongan-golongan itu. penghormatan hak asasi manusia dan oronomi daerah. berubah menjadi hanya terdiri atas pembukaan dan pasal-pasal. secara umum dapat kita katakan bahwa perubahan mendasar setelah empat kali amandemen UUD 1945 ialah komposisi dari UUD tersebut yang semula terdiri atas Pembukaan. Batang Tubuh dan Penjelasannya. menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara. Hal ini tidaklah lepas dari eksistensi pembukaan UUD 1945 yang dalam konteks ketatanegaraan Indonesia memilih kedudukan yang sangat penting karena merupakan suatu staasfundamentalnorm dan berada pada hirearkhi tertib hukum tertinggi di Indonesia. pemberdayaan rakyat. Hal inilah yang dimaksud dengan pengertian Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia. Hal ini membuka peluang bagi berkembangnya praktek penyelenggara Negara yang tidak sesuai dengan Pembukaan UUD 1945. hal ini dapat disimpulkan bahwa pembukaan UUD 1945 adalah sebagai sumber hukum positif Indonesia. juga berkaitan dengan pelaksana kedaulatan rakyat dan penjelmaannya ke dalam lembagalembaga Negara. sesuai dengan yang tercantum dalam penjelasan tentang pembukaan UUD yang termuat dalam Berita Republik Indonesia tahun II no. 7. antara lain partai politik dan organisasi masyarakat Pemilihan Umum (Pemilu) diselenggarakan untuk memenuhi persyaratan demokrasi formal karena seluruh proses tahapan pelaksanaannya dikuasai oleh pemerintah Kesejahteraan social berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 tidak tercapai justru yang berkembang . Maka kedudukan Pancasila sesuai dengan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. diubah dan ada pula yang dirumuskan kembali ke dalam pasal-pasal amandemen Perubahan mendasar UUD 1945. Dalam hal perubahan tersebut. supremasi hukum. Sebelum amandemen kedaulatan yang berada di tangan rakyat. Demikian besar dan luas kewenangannya. antara lain sebagai berikut: Tidak adanya check and balances antar lembaga Negara dan kekuasaan terpusat paad Presiden Infrastruktur yang dibentuk.

Melainkan. Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik. HUBUNGAN ANTARA NEGARA DAN WARGA NEGARA SERTA HAK DAN KEWAJIBANNYA  Hubungan negara dan warga negara Seperti yang kita ketahui. apabila dalam pengadilan tersebut presiden dan atau Wapres terbukti melanggar konstitusi. Memberi nasihat hukum kepada Presiden selaku Kepala Negara dalam rangka pemberian dan penolakan grasi 4. MK juga bertugas menguji sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar. Jadi orang itu adalah Presiden dan atau Wakil Presiden. ekonomi. Bila memang terjadi. 2. . tugas MK adalah mengadili sistem dan institusi negara. Cermin dari sistem kenegaraan. terwujud dalam bentuk undang-undang. dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilu. sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. TUGAS DAN KEWENANGAN MAHKAMAH AGUNG DAN MAHKAMAH KONSTITUSI  TUGAS DAN WEWENANG MK (MAHKAMAH KONSTITUSI) Sesuai dengan Pasal 24 (c) UUD 1945. selain bertugas dan berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar. Memberi pertimbangan-pertimbangan di bidang hukum baik diminta maupun tidak kepada lembaga tinggi negara yang lain.  TUGAS DAN WEWENANG MAHKAMAH AGUNG 1. 3.adalah sistem monopoli dan oligopoly Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya terkandung dasar filsafat Indonesia. Sedangkan institusi negara menurut UUD 1945 disebut dengan lembaga negara. militer. Maka dari itu. MK mengabulkan impeachment tersebut dan hasilnya diserahkan ke MPR untuk mencabut mandatnya. Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berwenang mengadili orang/badan seperti mahkamah agung (MA). hanya dalam kasus Impeachment. Tugas MK lainnya adalah memutus pembubaran partai politik. MK berwenang menggelar forum previligeatum (pengadilan khusus) bagi Presiden dan atau Wakilnya. Menguji secara materiil hanya terhadap peraturan di bawah undang-undang 3. Memeriksa permohonan kasasi dan peninjauan kembali 2. MK baru bisa mengadili orang.

 Berikut Hak dan Kewajiban warga Negara dan Negara a) Hak Warga Negara Indonesia Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan . Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam filosofi "kewarganegaraan aktif". seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi. Di dalam pengertian ini. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut. kewargaan ini menjadi penting. kerja sukarela. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya. dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggris: nationality). Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. layanan publik. memiliki wilayah. Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Di bawah teori kontrak sosial. karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan. warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. Dalam otonomi daerah.Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat. secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. Dari dasar pemikiran ini muncul mata pelajaran Kewarganegaraan (bahasa Inggris: Civics) yang diberikan di sekolah-sekolah. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh. karena keduanya juga merupakan satuan politik. Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.

baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan).fakir miskin .jompo . yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan". Menyediakan dan memelihara fasilitas untuk kesejahteraan sosial dan perlindungan sosial : .Setiap warga negara bebas untuk memilih. dan melaksanakan keamanan negara 2.masyarakat miskin . c) Berikut kewajiban negara 1. hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali. memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat.pengagguran 3. mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara. menyusul revolusi rakyat pada tahun .yatim piatu . serta dijalankan dengan sebaik-baiknya Setiap warga negara berkewajiban taat. merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno. berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku b) Kewajiban Warga Negara Indonesia Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela. Menyediakan dan memelihara fasilitas kesehatan 4. DEMOKRASI Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat". khususnya Athena. Mempersiapkan. tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik. memelihara. Menyediakan dan memelihara fasilitas pendidikan 4.

Dengan adanya sistem demokrasi. Masalah keadilan menjadi penting. keputusan yang diambil berdasarkan suaraterbanyak. Barulah pada 508 SM. pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme. Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon. Di Indonesia. Demokrasi memberikan kebebasan berpendapat bagi rakyat. negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung. Yunani kala itu terdiri dari 1. Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda. kekuasaan absolut satu pihak melalui tirani. Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan. wanita.000 penduduk Athena. Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan. dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. seorang bangsawan Athena. namun pada masa awal terbentuknya belum semua orang dapat mengemukakan pendapat mereka melainkan hanya laki-laki saja.500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen. dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang. Sejarah Demokrasi Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani. sesuai dengan apa yang dia inginkan. Diantaranya terdapat Athena. Melalui demokrasi. monarki. Namun dari sekitar 150. Dalam demokrasi tersebut. dan untuk rakyat". bangsa Sumeriamemiliki beberapa negara kota yang independen. hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka. tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan. Sementara itu. kesempatan dan suarayang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan. tirani dan juga demokrasi. bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia. landasan demokrasi adalah keadilan. Ketika itu. dalam arti setiap orang mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya. penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern.508 SM. . ada yang oligarki. seorang penyair dan negarawan. tetapi hak tersebut harus dihormati dan diberikan peluang serta pertolongan untuk mencapai hal tersebut. Bagi Gus Dur. budak. Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes. oleh rakyat. yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat). Demokrasi terbentuk menjadi suatu sistem pemerintahan sebagai respon kepada masyarakat umum di Athena yang ingin menyuarakan pendapat mereka. Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat. Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat. dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya. orang asing dan penduduk yang orang tuanya bukan orang Athena tidak memiliki hak untuk itu.Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak. kediktatoran dan pemerintahan otoriter lainnya dapat dihindari.

Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah. Prinsip-Prinsip Demokrasi Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan RepublikIndonesia. . Pembatasan pemerintah secara konstitusional. kerja sama. sistem ini menuntut partisipasi yang tinggi dari rakyat sedangkan rakyat modern cenderung tidak memiliki waktu untuk mempelajari semua permasalahan politik negara. Sistem demokrasi yang dipakai adalah demokrasi perwakilan dimana terdapat beberapa perwakilan dari bangsawan di Senat dan perwakilan dari rakyat biasa di Majelis. pragmatisme. seluruh rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka. Persamaan di depan hukum. 3. 4. seluruh rakyat berkumpul untuk membahasnya. 9. 10. dan mufakat. 11. Di era modern sistem ini menjadi tidak praktis karena umumnya populasi suatu negara cukup besar dan mengumpulkan seluruh rakyat dalam satu forum merupakan hal yang sulit. Bentuk-Bentuk Demokrasi  Demokrasi langsung Demokrasi langsung merupakan suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan. prinsip-prinsip demokrasi adalah: 1. adil dan jujur. 6. 5. Kekuasaan mayoritas. Prinsip-prinsip demokrasi. ekonomi. setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih suatu kebijakan sehingga mereka memiliki pengaruh langsung terhadap keadaan politik yang terjadi. Dalam sistem ini. Jaminan hak asasi manusia.  Demokrasi perwakilan Dalam demokrasi perwakilan. Proses hukum yang wajar. 7. Selain itu. dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi". dan politik. Hak-hak minoritas. 8. Pluralisme sosial. 2. Kedaulatan rakyat. Menurutnya. Sistem demokrasi langsung digunakan pada masa awal terbentuknya demokrasi di Athena dimana ketika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaikan. Pemilihan yang bebas.Demokrasi ini kemudian dicontoh oleh bangsa Romawi pada 510 SM hingga 27 SM. Nilai-nilai toleransi.

dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara). Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik. demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia. misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung. 6. Ciri-ciri Pemerintah Demokratis Dalam perkembangannya. Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku. umum. penghargaan. . yaitu pada dasarnya manusia mempunyai kemampuan yang sama dalam hubungan sosial. 8. Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan gagasan dasar tersebut terdapat dua asas pokok demokrasi. Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan). misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama. 7. Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara. Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan. Pengakuan hakikat dan martabat manusia. 3. Adanya pemilihan umum yang bebas. adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat. bebas. agama. golongan. dan sebagainya). 2. yaitu: 1.Asas Pokok Demokrasi Gagasan pokok atau gagasan dasar suatu pemerintahan demokrasi adalah pengakuan hakikat manusia. 9. Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah. dan 2. jujur. dan rahasiaserta jujur dan adil. 4. Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang. Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum 5. Adanya pengakuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful