1.

7 KUNCI POKOK SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA 7 kunci pokok sistem ketatanegaraan Indonesia: Negara hukum Sistem konstitusi Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi Menteri Negara sebagai pembantu presiden Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas Negara hukum berdasarkan Pancasila bukan berdasarkan kekuasaan Kekuasaan pemerintah Negara Indonesia sebagai Negara hukum Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtstaat ). Negara Indonesia berdasarkan atas hukum ( Rechtstaat ), tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka ( Machtstaat ), mengandung arti bahwa negara, termasuk didalamnya pemerintahan dan lembaga – lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun. Sistem konstitusi Pemerintah berdasarkan atas sistem konstitusi (hukum dasar), tidak bersifat absolut (kekuasaan yang tidak terbatas). Sistem ini memberikan penegasan bahwa cara pengendalian pemerintahan dibatasi oleh ketentuan – ketentuan konstitusi dan juga oleh ketentuan – ketentuan hukum lain merupakan produk konstitusional. Sistem Konstitusi (Hukum Dasar) Republik Indonesia, selain tersusun dalam hukum dasar yang tertulis yaitu UUD 1945, juga mengakui hukum dasar yang tidak tertulis. Perlu diperhatikan bahwa kaidah – kaidah hukum ketatanegaraan tidak hanya terdapat pada hukum dasar. Kaidah – kaidah hukum ketatanegaraan terdapat juga pada berbagai peraturan ketatanegaraan lainnya seperti dalam Tap. MPR, UU, Perpu, dan sebagainya. Hukum dasar tidak tertulis yang dimaksud dalam UUD 1945 adalah Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan dan bukan hukum adat (juga tidak tertulis), terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara. Meminjam rumusan ( dalam teori ) mengenai Konvensi dari AV. Dicey : adalah ketentuan yang mengenai bagaimana seharusnya mahkota atau menteri melaksanakan “ Discretionary Plowers “. Dicretionary Plowers adalah kekuasaan untuk bertindak atau tidak bertindak yang semata – mata didasarkan kebijaksanaan atau pertimbangan dari pemegang kekuasaan itu sendiri Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi Presiden ialah penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi disamping MPR dan DPR. Berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002, Presiden penyelenggara pemerintahan tertinggi disamping MPR dan DPR, karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat. UUD 1945 pasal 6 A ayat 1, jadi menurut UUD 1945 ini Preiden tidak lagi merupakan mandataris MPR, melainkan dipilih oleh rakyat. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.

namun demikian ia tidak dapat membubarkan DPR atau MPR. umum. kabupaten. maka MPR melakukan Impeachment. ia bukan “ Diktator “ artinya kekuasaan tidak terbatas. Pemilihan Umum Hasil amandemen UUD 1945 tahun 2002 secara eksplisit mengatur tentang Pemilihan Umum dilakukan secara langsung. jujur. diatur pasal 22E ayat 1. Dalam pemilu tersebut landasan yang dipergunakan adalah Undang – Undang UU . maka MPR harus segera bersidang dan keputusan didukung 3/4 dari jumlah anggota dan 2/3 dari jumlah anggota yang hadir pasal 7B ayat 7. kabupaten. dan adil setiap 5 tahun sekali. disini kekuasaan Presiden tidak lagi berada dibawah MPR selaku mandataris. Pasal 18 ayat 2 mengatur otonomi pemerintahan daerah. pasal 3 ayat 3 UUD 1945 dan dipertegas oleh pasal 7A. Peradilan yang bebas dari suatu pengaruh kekuasaan atau kekuatan lain dan tidak memihak. diatur oleh pasal 18 UUD 1945 Pasal 18 ayat 1 menjelaskan bahwa Negara Republik Indonesia dibagi atas daerah – daerah propinsi. bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat secara legitimasi. Kekuasaan Pemerintahan Negara Pasal 4 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD 1945. Proses Impeachment agar bersifat adil dan obyektif harus diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi. ayat tersebut menyatakan bahwa pemerintahan daerah propinsi. dan kebudayaan. pasal 7B ayat 4 dan 5. Presiden kedudukannya kuat. dan jika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden melanggar hukum. negara hukum berdasarkan Pancasila bukan berdasarkan kekuasaan. Untuk memilih anggota DPR. Akan tetapi jika Presiden dalam melaksanakan tugas menyimpang dari Konstitusi. Jaminan kepastian hukum. rahasia. pasal 17 ayat 1 (hasil amandemen). atau pengertian otonomi sama artinya mengatur rumah tangga sendiri. hukum.Menteri Negara sebagai pembantu presiden Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. sosial. ekonomi. Pemerintahan Daerah. dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan. Negara hukum berdasarkan Pancasila Negara Indonesia adalah negara hukum. Presiden dan Wakil Presiden pasal 22 E ayat 2. dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang – undang. Menurut sistem pemerintahan negara berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002. disini Presiden adalah sudah tidak lagi merupakan mandataris MPR. DPD. Presiden dalam melaksanakan tugas dibantu oleh menteri – menteri negara. Ciri – ciri suatu negara hukum adalah : Pengakuan dan perlindungan hak – hak asasi yang mengandung persamaan dalam bidang politik. Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas Kekuasaan Kepala Negara Tidak Tak Terbatas. bebas. meskipun Kepala negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Presiden dibantu oleh seorang Wakil Presiden pasal 4 ayat 2 dalam melaksanakan tugasnya.

Wilayah Negara Pasal 25A UUD 1945 hasil amandemen 2002 memuat ketentuan bahwa. Hak asasi manusia sebenarnya tidak dapat dipisahkan dengan filosofis manusia yang melatarbelakangi. Bangsa Indonesia didalam hak asasi manusia terlihat lebih dahulu sudah memiliki aturan hukumnya seperti dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 1 dinyatakan bahwa : “ kemerdekaan adalah hak segala bangsa “. maka MPR melakukan Impeachment. dan jika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden melanggar hukum.No. lembaga Negara. pasal 7B ayat 4 dan 5. lembaga masyarakat. Sistem Ketatanegaraan Indonesia berdasarkan Pancasila Hukum dasar yang tak tertulis (konvensi) adalah aturan-aturan yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan Negara. dalam . Indonesia adalah Negara demokrasi yang berdasarkan atas hukum. 3 Tahun 1999 tentang Pemilu. akan tetapi harus menyelidiki juga bagaimana prakteknya dan suasana kebatinannya dari UUD itu. Untuk menyelidiki hukum dasar suatu Negara tidak cukup hanya menyelidiki pasal-pasal UUD nya saja. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas – batas dan hak – haknya ditetapkan dengan Undang – Undang. warga Negara Indonesia sebagai hukum dasar UUD 1945 memuat norma-norma atau aturanaturan yang harus ditaati dan dilaksanakan. Menurut sistem pemerintahan negara berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen 2002. Proses Impeachment agar bersifat adil dan obyektif harus diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi. Hukum dasar tertulis (UUD) merupakan kerangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintah suatu Negara dalam menentukan mekanisme kerja badan-badan tersebut seperti eksekutif. Pasal 28A sampai dengan pasal 28J mengatur tentang hak asasi manusia didalam UUD 1945. pasal 3 ayat 3 UUD 1945 dan dipertegas oleh pasal 7A. disini kekuasaan Presiden tidak lagi berada dibawah MPR selaku mandataris. bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat secara legitimasi. Undang-undang Dasar 1945 merupakan hukum dasar yang tertulis kedudukan dan fungsi dari UUD 1945 merupakan pengikat bagi pemerintah.tangani oleh PBB. Presiden kedudukannya kuat. Presiden dibantu oleh seorang Wakil Presiden pasal 4 ayat 2 dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu. Kekuasaan pemerintah Negara Negara Pasal 4 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD 1945. Akan tetapi jika Presiden dalam melaksanakan tugas menyimpang dari Konstitusi. yudikatif dan legislative. Hak Asasi Manusia Menurut UUD 1945 Hak asasi manusia tidaklah lahir mendadak sebagaimana kita lihat dalam “ Universal Declaration of Human Right “ pada tanggal 10 Desember 1948 yang ditanda. maka MPR harus segera bersidang dan keputusan didukung 3/4 dari jumlah anggota dan 2/3 dari jumlah anggota yang hadir pasal 7B ayat 7. Sebagai contoh didalam UUD 1945 pasal 28A menyatakan : “ Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak memepertahankan hidup dan kehidupannya “.

Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggaraan Negara belum cukup didukung ketentuan konstitusi yang memuat aturan dasar tentang kehidupan yang demokratis. secara umum dapat kita katakan bahwa perubahan mendasar setelah empat kali amandemen UUD 1945 ialah komposisi dari UUD tersebut yang semula terdiri atas Pembukaan. serta mengubah Undang-undang Dasar. Batang Tubuh dan Penjelasannya. dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. pemberdayaan rakyat. diubah dan ada pula yang dirumuskan kembali ke dalam pasal-pasal amandemen Perubahan mendasar UUD 1945. 7.segala aspek pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara diatur dalam sistem peraturan perundang-undangan. Sebelum amandemen kedaulatan yang berada di tangan rakyat. Dalam kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Dapat kita lihat bahwa pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI. menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara. Demikian besar dan luas kewenangannya. berubah menjadi hanya terdiri atas pembukaan dan pasal-pasal. antara lain sebagai berikut: Tidak adanya check and balances antar lembaga Negara dan kekuasaan terpusat paad Presiden Infrastruktur yang dibentuk. penghormatan hak asasi manusia dan oronomi daerah. Antara lain mengangkat dan memberhentikan Presiden. Dalam hal perubahan tersebut. Maka kedudukan Pancasila sesuai dengan yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Pada hakikatnya merupakan suatu dasar dan asas kerohanian dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara termasuk dalam penyusunan tertib hukum di Indonesia. Hal inilah yang dimaksud dengan pengertian Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia. hal ini dapat disimpulkan bahwa pembukaan UUD 1945 adalah sebagai sumber hukum positif Indonesia. setelah emoat kali amandemen. supremasi hukum. Dalam beberapa tahun ini Indonesia mengalami perubahan yang sangat mendasar mengenai sistem ketatanegaraan. Hal ini membuka peluang bagi berkembangnya praktek penyelenggara Negara yang tidak sesuai dengan Pembukaan UUD 1945. juga berkaitan dengan pelaksana kedaulatan rakyat dan penjelmaannya ke dalam lembagalembaga Negara. Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya terkandung dasar filsafat Indonesia. antara lain partai politik dan organisasi masyarakat Pemilihan Umum (Pemilu) diselenggarakan untuk memenuhi persyaratan demokrasi formal karena seluruh proses tahapan pelaksanaannya dikuasai oleh pemerintah Kesejahteraan social berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 tidak tercapai justru yang berkembang . sesuai dengan yang tercantum dalam penjelasan tentang pembukaan UUD yang termuat dalam Berita Republik Indonesia tahun II no. Majelis yang terdiri atas anggota-anggota DPR ditambah dengan utusan dan daerah-daerah dan golongan-golongan itu. Hal ini tidaklah lepas dari eksistensi pembukaan UUD 1945 yang dalam konteks ketatanegaraan Indonesia memilih kedudukan yang sangat penting karena merupakan suatu staasfundamentalnorm dan berada pada hirearkhi tertib hukum tertinggi di Indonesia. Materi yang dikandungnya sebagia dimasukkan. Pembukaan UUD 1945 yang semula ada dan kedudukannya mengandung kontroversi karena tidak turut disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dihapuskan.

Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berwenang mengadili orang/badan seperti mahkamah agung (MA). Jadi orang itu adalah Presiden dan atau Wakil Presiden. Maka dari itu. selain bertugas dan berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar. Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik. MK mengabulkan impeachment tersebut dan hasilnya diserahkan ke MPR untuk mencabut mandatnya. MK juga bertugas menguji sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar. sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Menguji secara materiil hanya terhadap peraturan di bawah undang-undang 3. Tugas MK lainnya adalah memutus pembubaran partai politik. apabila dalam pengadilan tersebut presiden dan atau Wapres terbukti melanggar konstitusi. Memeriksa permohonan kasasi dan peninjauan kembali 2. HUBUNGAN ANTARA NEGARA DAN WARGA NEGARA SERTA HAK DAN KEWAJIBANNYA  Hubungan negara dan warga negara Seperti yang kita ketahui. Sedangkan institusi negara menurut UUD 1945 disebut dengan lembaga negara. .adalah sistem monopoli dan oligopoly Dengan demikian seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya terkandung dasar filsafat Indonesia. Memberi pertimbangan-pertimbangan di bidang hukum baik diminta maupun tidak kepada lembaga tinggi negara yang lain. tugas MK adalah mengadili sistem dan institusi negara. 3. dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilu. terwujud dalam bentuk undang-undang. Melainkan.  TUGAS DAN WEWENANG MAHKAMAH AGUNG 1. TUGAS DAN KEWENANGAN MAHKAMAH AGUNG DAN MAHKAMAH KONSTITUSI  TUGAS DAN WEWENANG MK (MAHKAMAH KONSTITUSI) Sesuai dengan Pasal 24 (c) UUD 1945. Memberi nasihat hukum kepada Presiden selaku Kepala Negara dalam rangka pemberian dan penolakan grasi 4. Cermin dari sistem kenegaraan. MK berwenang menggelar forum previligeatum (pengadilan khusus) bagi Presiden dan atau Wakilnya. 2. militer. Bila memang terjadi. MK baru bisa mengadili orang. hanya dalam kasus Impeachment. ekonomi.

Dari dasar pemikiran ini muncul mata pelajaran Kewarganegaraan (bahasa Inggris: Civics) yang diberikan di sekolah-sekolah. kewargaan ini menjadi penting. Dalam filosofi "kewarganegaraan aktif". dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. karena keduanya juga merupakan satuan politik. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut. seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi. kerja sukarela. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik).  Berikut Hak dan Kewajiban warga Negara dan Negara a) Hak Warga Negara Indonesia Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan . Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Di bawah teori kontrak sosial. karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya. memiliki wilayah. Dalam otonomi daerah. yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. layanan publik. dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Di dalam pengertian ini. warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat. Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan. Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggris: nationality). Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada.

baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Menyediakan dan memelihara fasilitas kesehatan 4. serta dijalankan dengan sebaik-baiknya Setiap warga negara berkewajiban taat. menyusul revolusi rakyat pada tahun . Menyediakan dan memelihara fasilitas pendidikan 4.fakir miskin . berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku b) Kewajiban Warga Negara Indonesia Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela. yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan".pengagguran 3. merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno. memelihara. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat". Menyediakan dan memelihara fasilitas untuk kesejahteraan sosial dan perlindungan sosial : . tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik. Mempersiapkan.Setiap warga negara bebas untuk memilih. mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara. hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali.yatim piatu . memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat.jompo . dan melaksanakan keamanan negara 2. c) Berikut kewajiban negara 1. khususnya Athena. DEMOKRASI Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat.masyarakat miskin .

dalam arti setiap orang mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya.508 SM. tetapi hak tersebut harus dihormati dan diberikan peluang serta pertolongan untuk mencapai hal tersebut. Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat. Bagi Gus Dur. dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang.000 penduduk Athena. namun pada masa awal terbentuknya belum semua orang dapat mengemukakan pendapat mereka melainkan hanya laki-laki saja. yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat). dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. kediktatoran dan pemerintahan otoriter lainnya dapat dihindari. dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya. kekuasaan absolut satu pihak melalui tirani. kesempatan dan suarayang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan. Sementara itu. Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon. bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia. negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung. dan untuk rakyat". ada yang oligarki. oleh rakyat. Di Indonesia. sesuai dengan apa yang dia inginkan. Ketika itu. seorang penyair dan negarawan. hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka.500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen.Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak. tirani dan juga demokrasi. budak. pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme. orang asing dan penduduk yang orang tuanya bukan orang Athena tidak memiliki hak untuk itu. . Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda. Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan. penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern. monarki. keputusan yang diambil berdasarkan suaraterbanyak. Melalui demokrasi. Diantaranya terdapat Athena. seorang bangsawan Athena. Masalah keadilan menjadi penting. landasan demokrasi adalah keadilan. Dengan adanya sistem demokrasi. Sejarah Demokrasi Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani. Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat. Demokrasi memberikan kebebasan berpendapat bagi rakyat. tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan. bangsa Sumeriamemiliki beberapa negara kota yang independen. Demokrasi terbentuk menjadi suatu sistem pemerintahan sebagai respon kepada masyarakat umum di Athena yang ingin menyuarakan pendapat mereka. Namun dari sekitar 150. wanita. Dalam demokrasi tersebut. Barulah pada 508 SM. Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan. Yunani kala itu terdiri dari 1. Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes.

Kedaulatan rakyat. seluruh rakyat berkumpul untuk membahasnya. setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih suatu kebijakan sehingga mereka memiliki pengaruh langsung terhadap keadaan politik yang terjadi. Prinsip-Prinsip Demokrasi Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan RepublikIndonesia. Prinsip-prinsip demokrasi. 6. Nilai-nilai toleransi. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah. Sistem demokrasi langsung digunakan pada masa awal terbentuknya demokrasi di Athena dimana ketika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaikan. 4. Pluralisme sosial.  Demokrasi perwakilan Dalam demokrasi perwakilan. Jaminan hak asasi manusia. Bentuk-Bentuk Demokrasi  Demokrasi langsung Demokrasi langsung merupakan suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan. Sistem demokrasi yang dipakai adalah demokrasi perwakilan dimana terdapat beberapa perwakilan dari bangsawan di Senat dan perwakilan dari rakyat biasa di Majelis. 9. Di era modern sistem ini menjadi tidak praktis karena umumnya populasi suatu negara cukup besar dan mengumpulkan seluruh rakyat dalam satu forum merupakan hal yang sulit. ekonomi. dan politik. pragmatisme. Kekuasaan mayoritas. 10. 2. Selain itu. prinsip-prinsip demokrasi adalah: 1. . adil dan jujur. Dalam sistem ini. Menurutnya. sistem ini menuntut partisipasi yang tinggi dari rakyat sedangkan rakyat modern cenderung tidak memiliki waktu untuk mempelajari semua permasalahan politik negara. 5. Persamaan di depan hukum. Pemilihan yang bebas. Proses hukum yang wajar. 11. Hak-hak minoritas. kerja sama.Demokrasi ini kemudian dicontoh oleh bangsa Romawi pada 510 SM hingga 27 SM. Pembatasan pemerintah secara konstitusional. 8. 7. dan mufakat. seluruh rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka. dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi". 3.

Adanya pemilihan umum yang bebas. Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah sebagai berikut: 1. Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. 9. Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan. 6. Berdasarkan gagasan dasar tersebut terdapat dua asas pokok demokrasi. Adanya pengakuan. adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat. Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah. Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang. Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku. Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik. agama. yaitu: 1. yaitu pada dasarnya manusia mempunyai kemampuan yang sama dalam hubungan sosial. Pengakuan hakikat dan martabat manusia. misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung. penghargaan. 4. baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan). . dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara). golongan.Asas Pokok Demokrasi Gagasan pokok atau gagasan dasar suatu pemerintahan demokrasi adalah pengakuan hakikat manusia. umum. 8. dan sebagainya). misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama. 7. Ciri-ciri Pemerintah Demokratis Dalam perkembangannya. Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum 5. jujur. dan 2. demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia. bebas. 3. Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara. 2. dan rahasiaserta jujur dan adil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful