P. 1
Sensor Tekanan

Sensor Tekanan

|Views: 1,138|Likes:
Published by Thungchoe Starz

More info:

Published by: Thungchoe Starz on Oct 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

Sensor Tekanan Digunakan untuk mengubah tekanan menjadi induktansi.

Konstruksi sensor tekanan:

Prinsip Kerja : Perubahan tekanan pada kantung menyebabkan perubahan posisi inti kumparan sehingga mengakibatkan perubahan induksi magnetik pada kumparan. Kumparan yang digunakan adalah kumparan CT (center tap), dengan demikian apabila inti mengalami pergeseran maka induktansi pada salah satu kumparan bertambah sementara induktansi pada kumparan yang lain berkurang. Kemudian pengubah sinyal berfungsi untuk mengubah induktansi magnetik yang timbul pada kumparan menjadi tegangan yang sebanding. Pemanfaatan sensor tekanan: mengukur tinggi suatu cairan. Untuk mengukur tekanan statis atau tinggi suatu cairan dapat ditentukan dengan rumus : P = d.g.h Keterangan: P = tekanan statis (pascal) D = kepadatan cairan ( kg/m3) G = konstanta gravitasi (9,81 m/s2)

H = tinggi cairan (m) Jenis sensor tekanan yang lain adalah tabung Bourdon.

LVDT (Linear Variabel differential Transformer). Prinsip kerja: Apabila tekanan dalam tabung bertambah, maka tabung akan bergerak menyusut dan bila tekanan pada tabung berkurang, maka tabung akan bergerak mengembang. Pergerakan tabung tersebut akam membuat inti LVDT akan tertekan dan tertarik ujung tabug sehingga LVDT akan menghasilkam nilai induktansi magnetik. Kontruksi LVDT :

Untuk mengubah induksi magnetik LVDT menjadi listrik digunakan rangkaian :

Selain digunakan sebagai sensor tekanan LVDT juga bisa diaplikasikan untuk sensor perubahan posisi. Contoh pada mesin pengatur tebal kertas sebagai berikut :

ensor Tekanan Prinsip kerja dari sensor tekanan ini adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. kurang ketegangan didasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang. Daya yang diberikan pada kawat menyebabkan kawat bengkok sehingga menyebabkan ukuran kawat berubah dan mengubah tahanannya, seperti terlihat pada gambar 7. Aplikasi

umum-pengukuran tekanan balok (a) Jenis kawat (b) Jenis foil (c) Jembatan pengukur rangkaian Ukuran regangan

Gambar 8. Penggunaan Sensor Tekan pada Pengukur Regangan

Kawat Gambar 9. Contoh Penggunaan Sensor Tekanan Sensor Tekanan adalah salah satu sensor yang di gunakan untuk mengukur suatu zat. Sensor tekanan biasanya di lambangkan dengan simbol (p) yang merupakan satuan fisika untuk menyatakan gaya (F) per satuan luas (A). Satuan tekanan yang akan kita gunakan hanya untuk mengukur kekuatan dari satu cairan atau gas. Sensor sendiri adalah salah satu komponen penting yang di gunakan untuk pengindera dari sistem. Bagian dari sensor inilah yang nantinya akan mengubah hal-hal yang di deteksi menjadi besar-besaran listrik sehingga dapat di proses oleh sistem elektronika seperti mikrokontroler, PLC ataupun PC malalui ADC (Analog to Digital Converter) yang dapat mengubah sinyal elektronik menjadi data digital. Namun kebanyakan dari kita seringkali besaran listrik yang di hasilkan sensor sangat kecil sehingga ADC tidak dapat memprosesnya secara langsung. Untuk itu kita membutuhkan sebuah rangkaian pengkondisi sinyal yang dapat menguatkan sinyal tersebut menjadi tegangan analog yang cukup besar. Berikut ini gambar skema Sensor Tekanan :

Dalam satuan sensor tekanan dapat di hubungkan dengan volume dan suhu. Semakin tinggi tekanan dalam suatu tempat dengan isi yang sama, maka suhu yang di hasilkan akan semakin tinggi. Hal ini dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa suhu di pegunungan lebih rendah dari pada di dataran rendah, karena di dataran rendah tekanan lebih tinggi. Akan tetapi pernyataan ini tidak selamanya benar atau terkecuali untuk uap air, uap air jika tekanan ditingkatkan maka akan terjadi perubahan dari gas kembali menjadi cair. (dikutip

dari wikipedia : kondensasi). Rumus dari tekanan dapat juga digunakan untuk menerangkan mengapa pisau yang diasah dan permukaannya menipis menjadi tajam. Semakin kecil luas permukaan, dengan gaya yang sama akan dapatkan tekanan yang lebih tinggi. Prinsip kerja yang di hasilkan dari sensor tekanan ini adalah mengubah suatu tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Prinsip ketegangan ini di dasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang. Demikian penjelasan singkat mengenai Sensor Tekanan, semoga artikel kali ini berguna dan bermanfaat bagi anda yang membutuhkan artikel sensor ini. Baca juga artikel sensor lainnya tentang Sensor Ultrasonik, Sensor Jarak dan Rangkaian Sensor.

Sensor tekanan MPX4100 merupakan seri Manifold Absolute Pressure (MAP) yaitu sensor tekanan yang dapat membaca tekanan udara dalam suatu manifold. Pada dasarnya sensor tekanan MPX4100 adalah sebuah sensor tekanan yang sudah dilengkapi dengan rangkaian pengkondisi sinyal dan temperatur kalibrator yang membuat sensor ini stabil terhadap perubahan suhu. Untuk akurasi pengukuran sensor ini menggunakan teknik micro machine, thin film metalization dan proses bipolar semiconductor. Bentuk fisik sensor tekanan MPX4100 cukup kecil seperti terlihat pada gambar berikut. Bentuk Fisik Sensor Tekanan MPX4100 Sensor Tekanan MPX4100,sensor tekanan,sensor mpx4100,teori sensor tekanan,membuat sensor tekanan,mengukur tekanan,komponen pengukur tekanan,alat ukur tekanan,definisi sensor tekanan,bentuk sensor tekanan,bentuk sensor mpx4100,menggunakan sensor tekanan,merakit sensor tekanan Bentuk fisik dari sensor tekanan MPX4100 cukup kecil sehingga dapat digunakan dengan lebih praktis dan efisien tempat peletakan sensor tekanan MPX4100 tersebut. Dengan adanya rangkaian pengkondisi sinyal, sensor ini dapat terhubung langsung pada Analog to Digital Converter. Rangkaian pengkondisi sinyal menghasilkan tegangan analog dengan Skala Penuh (Full Scale) hingga 5 Volt. Feature Sensor tekanan MPX4100 Sesuai datasheet dari sensor tekanan, feature yang dimiliki oleh sensor tekanan tipe MPX4100 ini adalah sebagai berikut : 1.8% Maximum Error Over 0° to 85°C Specifically Designed for Intake Manifold Absolute Pressure Sensing in Engine Control Systems Ideally Suited for Microprocessor Interfacing Temperature Compensated Over 40°C to +125°C Durable Epoxy Unibody Element Ideal for Non-Automotive Applications Diagram Blok Internal Sensor Tekanan MPX4100 rangkaian internal sensor tekanan,Diagram Blok Internal Sensor Tekanan MPX4100,skema internal sensor tekanan,rangkaian sensor mpx4100,skema sensor mpx4100,blok sensor tekanan,bagian sensor tekanan,fungsi sensor tekanan,aplikasi sensor tekanan,penggunaan sensor tekanan,menggunakan sensor tekanan Sensor ini mempunyai kemampuan untuk mendeteksi tekanan 15 hingga 115 kilo Pascal dan bekerja berdasarkan perbedaan tekanan antara P1 dan P2. P1 atau Pressure Side terdiri dari fluorisilicone gel yang melindunginya dari benda-benda keras. Grafik Tegangan Output Sensor Tekanan MPX4100 tegangan output mpx4100,output sensor tekanan,output mpx41200,grafik output sensor tekanan,Grafik Tegangan Output Sensor Tekanan MPX4100,tegangan output sensor tekanan,bentuk output sensor tekanan,sinyal output sensor tekanan mpx4100 Gambar diatas menunjukkan perubahan tekanan terhadap tegangan output dari sensor di mana perubahan bergerak linear setelah 20 kPa. Tampak 3 buah garis pada grafik tersebut yang menunjukkan batas maksimum dan minimum error dari hasil pengukuran sensor. Sensor tekanan pada aplikasi robotik seringkali digunakan sebagai

feedback mechanic di mana sistem mikrokontroler dapat mendeteksi kondisi mekanik pada saat itu. Contohnya untuk mendeteksi kuat lemah cengkeraman robot atau menghitung beban yang diletakkan pada robot. Selain itu pengukuran tekanan kompresi pada manifold mesin (otomotif) sering menggunakan sensor tekanan MPX4100 ini karena tetap stabil dalam perubahan suhu yang tinggi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->