P. 1
Intan(Diamond)

Intan(Diamond)

|Views: 36|Likes:
Published by M Syaiful Huda

More info:

Published by: M Syaiful Huda on Oct 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

Mohamad Syaiful Huda TPHP 1 0220120088

Intan
Intan adalah senywa mineral alami yang paling keras dimana belum ada mineral lain yang berhasil menggores atau memotong intan. Intan merupakan alotrop karbon selain grafit. Alotrop sendiri yaitu bentuk lain atau senyawa yang merujuk kepada sifat berbeda yang dimiliki oleh suatu bahan (unsur kimia) dalam keadaan fase yang sama. Biasanya sifat fizik alotrop adalah berlainan ketika sifat kimianya sama. Oleh karena itu intan dan grafit dirumuskan C sama seperti karbon. Secara ilmu material intan masuk kedalam unsur non logam yg pembentuknya adalah 100% karbon. Intan adalah mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari karbon. Intan tidak termasuk keramik, karena keramik adalah golongan bahan non logam yang terbentuk dari senyawa antara satu atau lebih unsur logam dan non logam. Intan tidak termasuk polimer karena intan bukan bahan plastic. Dan intan juga bukan termasuk komposit karena intan tidak merupakan kombinasi dari dua material atau lebih.       
Struktur intan.

Nama Mineral : Intan Rumus kimia :C Berat Jenis (BD) : 3,5 MLT-2(L-3) Sistim Kristal : isometrik Belahan : sempurna Warna : bening, putih sampai putih kebiruan, abu-abu, kuning, coklat, oranye, merah, biru, hijau, hitam, dan kuning. Kekerasan : 10 intan

Intan terbentuk Pada tekanan dan suhu yang sangat tinggi (1000 K dan 3.5 Gpa) dengan luasan area 60 km2 dengan kedalaman 117 km. Ada 2 kemungkinan proses pembentukan (masih dalam perdebatan), yaitu;  Langsung terkristalkan dari magma (phenocrysts)  Terbentuk sebagai ”exotic fragments” yang berasal dari daerah yang stabil pada mantel yang lebih atas (xenocrysts). Intan tumbuh dengan stabil di mantel atas pada eklogit (batuan yang tersusun dari garnet dan piroksen) dan batuan ultramafic. Kimberlite pipe terbentuk akibat adanya proses explosive material deep mantle yang berasal dari asthenosphere (mungkin lebih dari 200 km dibawah permukaan bumi) dan kemungkinan adanya degassing(penghilangan gas) COCO2-H2-H2O, terjadi di bawah tekanan 50 – 70 kbar dan > 1500 °C. Proses pembentukan intan memakan waktu yang sangat lama, lebih dari 1000 Tahun. Intan didapatkan dengan cara penambangan. Intan yang baru ditemukan memiliki bentuk tidak indah seperti batu biasa. Tetapi setelah diasah intan bisa menjadi sangat indah dan banyak disebut dengan berlian. Dan intan juga memiliki kemampuan mendispersikan cahaya.

Bekasi, October 6th 2012

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->