PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM INDUSTRI KREATIF

Oleh : Herry Irawan1

PENDAHULUAN
Teknologi Informasi sudah menjadi satu keharusan dalam organisasi. Bahkan saat ini bisa dikatakan orang cenderung tergantung dengan teknologi informasi. Banyak aktivitas pelayanan baik kepada pelanggan ataupun masyarakat secara umum menjadi terhambat atau bahkan berhenti ketika teknologi informasi mengalami gangguan, misalnya terkena virus, tidak ada aliran listrik, gangguan sistem, dsb. Dalam industri kreatif, khususnya, peranan teknologi informasi menjadi dominan dalam menghasilkan karya kreatif. Diantara 14 kelompok industri kreatif, setidaknya 10 industri sangat terkait erat dengan teknologi informasi. Industri tersebut yaitu industri periklanan, arsitektur, disain, video, film dan fotografi, permainan interaktif (game), musik, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, televisi dan radio, juga riset dan pengembangan. Peranan teknologi informasi dalam industri tersebut bisa sebagai support, enabler, bahkan sebagai business driver. Tentunya dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas industri tersebut makin meningkatkan daya saing Indonesia di dunia internasional.

TEKNOLOGI INFORMASI
Menurut Information Technologi Association of America (ITAA), teknologi informasi (TI) didefinisikan sebagai studi, perancangan, pengembangan, implementasi, dukungan atau pengelolaan sistem informasi berbasis komputer, khususnya aplikasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer. TI berhubungan dengan penggunaan komputer dan perangkat lunak untuk mengubah, menyimpan, memproteksi, memproses, menyampaikan, mengambil informasi secara aman.2 William dan Sawyar (2005) memberikan definisi yang lebih komprehensif. Teknologi informasi merupakan terminologi umum yang menggambarkan berbagai teknologi yang membantu produksi, manipulasi proses, penyimpanan, komunikasi, dan atau diseminasi informasi. Sedangkan Shelly et.al (2004) memperluas definisi tadi dengan mengikutsertakan perangkat keras, perangkat lunak, basis

1 2

Mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi, STEI ITB. http://en.wikipedia.org/wiki/Information_technology

1

Teknologi Informasi berperan sangat besar dalam berbagai organisasi. Dampak positif ini dibuktikan dengan ukuran / indikator kinerja kualitatif. Sebagai enabler. Sedangkan sebagai business drivers. INDUSTRI KREATIF Definisi Industri Kreatif yang saat ini banyak digunakan oleh pihak yang berkecimpung dalam industri kreatif. Saat ini sangat tidak mungkin untu melakukan kegiatan usaha / bisnis tanpa bantuan komputer. Finance and Administrative Sciences. European Journal of Economics. and which have a potential for wealth and job creation through the generation and exploitation of intellectual property and content”. citra perusahaan.data. Studi pemetaan industri kreatif yang telah dilakukan oleh Departemen Perdagangan Republik Indonesia tahun 2007-pun menggunakan acuan definisi industri kreatif yang sama. jaringan. Impact of Information Technology on Organizational Performance: An Analysis of Qualitative Performance Indicators of Pakistan’s Banking and Manufacturing Companies. dan komponen lain yang terkait yang digunakan untuk membangun sebuah sistem informasi. Long dan Long (1999) mendemonstrasikan TI sebagai kontributor utama bagi kemajuan negara maju maupun negara berkembang. Implementasi TI memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi. dalam rentang waktu yang pendek telah menjadi suatu keharusan dalam setiap organisasi. teknologi informasi menjadi main / core business dalam aktivitas organisasi dalam arti memberikan arah baru dalam bisnis organisasi / perusahaan. enabler. Peranan TI sebagai support dalam arti bahwa teknologi informasi mendukung segala aktivitas organisasi agar dapat berjalan dengan cepat. akurat. hubungan pelanggan / pemasok. Hal tersebut telah mengubah secara drastis lansekap bisnis di seluruh dunia. Teknologi informasi menjadikan revolusi setiap aktivitas kehidupan dan memberi makna baru pada kata “kenyamanan”. skill & talent. Perkembangan terkini dalam TI telah mengubah cara organisasi menjalankan kegiatannya. tingkat keyakinan stakeholder. adalah definisi berdasarkan UK DCMS Task force 1998 :4 “Creative industries as those industries which have their origin in individual creativity. sehingga industri kreatif di Indonesia dapat didefinisikan sebagai berikut : 3 Muhammad Shaukat. 2009 4 Kelompok Kerja Indonesia Design Power (2008). dan mudah. maupun business drivers. 2 . dan komunikasi antar kantor.3 Vasudevan (2003) berargumen. teknologi informasi memberikan solusi-solusi baru dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi organisasi. bahwa teknologi informasi. Departemen Perdagangan RI. Peranan TI dalam organisasi dapat berupa support. Peningkatan yang signifikan terlihat pada beberapa indikator seperti kepuasan pelanggan. Muhammad Zafarullah. dan kata TI (teknologi informasi) menjadi “catchword” bagi kehidupan modern saat ini. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 : Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2025.

6. 8. Penerbitan dan percetakan. dan Pemerintah (Government) menjadi mutlak dan merupakan prasyarat mendasar. Televisi dan Radio.“Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas. 4. peran industri kreatif dalam ekonomi Indonesia cukup signifikan dengan besar kontribusi terhadap PDB rata-rata tahun 2002-2006 adalah sebesar 6. Republik Indonesia menyadari bahwa ekonomi kreatif. 12.6 triliun rupiah (nilai konstan) dan 152.5 triliun rupiah (nilai nominal). Layanan komputer dan piranti lunak. bersaing dan meraih keunggulan dalam ekonomi global. Disain. bakat. yang berfokus pada penciptaan barang dan jasa dengan mengandalkan keahlian. Di Indonesia. Tanpa kolaborasi antara elemen I-B-G ini. 10. Fesyen. Bisnis (Business). Empat belas kelompok industri kreatif Indonesia meliputi : 1. Bentuk kolaborasi IBG merupakan langkah utama yang 3 . Seni pertunjukan.8%. 13. 9. Hal ini karena setiap aktor memiliki peran yang signifikan. Tabel 1 : Profil Statistik Ekonomi Industri Kreatif Indonesia Untuk mengembangkan ekonomi kreatif ini.4 juta dengan tingkat partisipasi sebesar 5. 7. 11. dan kreativitas sebagai kekayaan intelektual. dan saling tumpang tindih. Arsitektur. Musik. 5. Permainan Interaktif. efisien. ketrampilan serta bakat individu untuk penciptaan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut”.3% atau setara dengan 104. Periklanan. Riset dan Pengembangan. Pasar Seni dan Barang Antik. Industri kreatif adalah bagian tak terpisahkan dari ekonomi kreatif. namun juga memerlukan kontribusi dari aktor lainnya. Industri ini telah mampu menyerap tenaga kerja rata-rata tahun 2002-2006 adalah sebesar 5. Film dan Fotografi. diyakini bahwa kolaborasi antara berbagai aktor yang berperan dalam industri kreatif yaitu Cendikiawan (Intellectuals). Kerajinan. adalah harapan bagi ekonomi Indonesia untuk bangkit. maka dikhawatirkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak berjalan selaras. 3. 14. Video. 2.

Tbk. televisi dan radio. Sementara di Indonesia. Meksiko. 5 Sri Sultan Hamengku Buwono X. perkembangan industri kreatif setidaknya juga tumbuh secara pesat di beberapa negara berkembang seperti China. kedua adalah memperpanjang kemampuan Industri Kreatif tersebut dengan memanfaatkan keunggulan TIK dan ketiga adalah pilar Budaya sebagai upaya melibatkan secara langsung masyarakat kreatif. menyatakan bahwa kabarnya sektor ekonomi kreatif ini memberikan sumbangan GNP sebesar 3 persen. MIKTI bertujuan sebagai wadah untuk mengembangkan. Hal tersebut dapat dicapai dengan mekanisme koordinasi yang baik atau melalui sebuah badan nasional untuk pengembangan ekonomi kreatif yang melibatkan ketiga aktor tersebut. Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia beserta seluruh pemangku kepentingan Industri Kreatif berbasis TIK di Indonesia membentuk organisasi berbentuk “perkumpulan” yang juga merupakan lembaga non-profit dengan nama Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia yang disingkat menjadi MIKTI. Pada bulan Desember 2008. disain. film dan fotografi. Diantara 14 kelompok industri kreatif. 5/8/2009. sebagai daya dorong. khususnya. sektor ekonomi kreatif tercatat memberikan kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja baru sampai sebesar 30 persen. juga riset dan pengembangan. Lebih lanjut Sultan mencotohkan.perlu dirumuskan.5 Dalam industri kreatif. memfasilitasi dan mendorong pertumbuhan industri kreatif berbasis TIK di Indonesia. layanan komputer dan piranti lunak. peranan teknologi informasi menjadi dominan dalam menghasilkan karya kreatif. setidaknya 10 industri sangat terkait erat dengan teknologi informasi. arsitektur. India. perkembangan sektor ekonomi kreatif juga tengah berkembang pesat di beberapa kota besar selama kurun waktu 10 tahun terakhir. permainan interaktif (game). video. Gubernur DIY pada pembukaan workshop PI-UMKM di Inna Garuda. sekaligus sebagai faktor pembeda nyata yang unik dalam persaingan global. bahkan Burkina Faso yang terletak di daratan Afrika. ada tiga pilar utama yang menjalin terbentuknya Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi & Komunikasi Indonesia (MIKTI). Menurut Indra Utoyo. Selain di negara maju. Gubernur DIY pada pembukaan workshop PI-UMKM di Inna Garuda. di Inggris dan Belanda. 4 . musik. PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM INDUSTRI KREATIF Perkembangan bidang teknologi informasi (TI). Yogyakarta. Tiga pilar tersebut pertama adalah Industri-Ekonomi Kreatif yang telah menjadi acuan pengembangan utama di Departemen Perindustrian maupun Perdagangan. penerbitan dan percetakan. Brasil. Sri Sultan Hamengku Buwono X. Rabu. Telkom. Yogyakarta. Argentina. pengetahuan dan kreativitas telah memicu lahirnya wacana mengenai industri kreatif yang saat ini telah menjadi fenomena global. Industri tersebut yaitu industri periklanan. Direktur IT PT.

antara lain bagaimana menjadikan kreatifitas agar bernilai ekonomi. mendorong pemanfaatan dan pertumbuhan TIK di semua lini industri. gas dan air bersih. Idwan menjelaskan. pada IPTEK VOICE yang disiarkan oleh Bahana 101. Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek.id/?module=News%20News&id=3837 5 . salah satunya riset dan pengembangan (R&D). dalam keyakinan dan kebanggaan yang kokoh” ujar Indra.ristek.“Dengan memberdayakan ke tiga pilar Budaya-Kreatif & TIK. http://www.45 WIB. di atas rata-rata kontribusi sektor pengangkutan. Kementerian Negara Riset dan Teknologi. animasi.638 triliun Rupiah pada tahun 2002-2006.6 Cahyana Ahmadjayadi mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika meluncurkan kegiatan Indonesian Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2009. Tujuan utama diselenggarakannya INAICTA 2009 ini adalah untuk meningkatkan kreativitas para pengembang di bidang ICT. ide dan gagasannya yang orisional. namun lebih daripada itu MIKTI kelak menjadi suatu tatanan yang kelak mampu mengajak gerakan seluruh masyarakat sebagai stakeholder-nya secara aktif.17% dari jumlah perusahaan yang ada di Indonesia. komunikasi.go. Idwan Suhardi. Dengan mengangkat tema “Digital Creative for Nation Building”.00-08.2 juta berkisar 5. Sementara itu Dirjen Aptel Depkominfo. yaitu rata-rata sebesar 104. total dari aktifitas Ristek merupakan bagian klaster industri kreatif.8 FM. listrik. pengembangan 6 bidang fokus iptek termasuk kategori kreatif. berinteraksi untuk menghasilkan suatu produk kreatif yang punya nilai ekonomi. Cahyana Ahmadjayadi dalam sambutannya mengatakan bahwa industri kreatif di Indonesia memberikan kontribusi PDB pada urutan ke 7 dari 10 sektor yang dianalisis. kemudian merealisasikan berdasarkan pemikiran dan rasa dari lubuk hati yang paling dalam sebagai insan kreatif yang ingin memajukan industri dalam negeri. Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek. bangunan. Sedangkan jumlah perusahaan yang bergerak di sektor ini hingga tahun 2006 mencapai 2. Seluruh aktifitas Ristek yang melakukan Riset merupakan unsur kreatifitas. berpendapat bahwa Industri Kreatif merupakan Industri yang bermuara pada intelektualitas. Business. contoh: Software. pukul 08. juga mempersiapkan pelaku TIK lokal untuk menghadapi kompetisi global. maka MIKTI diharapkan tidak menjadi badan/lembaga yang berfungsi hanya dalam tatanan wacana. Maka disinilah terlihat peran tripple helix (Akademisi. Misalnya Industri kreatif berkaitan sangat spesial dengan Teknologi Informasi (IT). Bagaimana 3 komponen tersebut saling bersinergi. Dr. Idwan Suhardi. Kegiatan ini merupakan kerjasama Depkominfo dengan seluruh pemangku kepentingan bidang teknologi informasi dan komunikasi di tanah air. Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Terkait dengan program ristek. pada bulan Februari 2009. INAICTA 2009 mempunyai visi memposisikan ICT (information and communication technology) sebagai variabel yang memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia untuk meningkatkan martabat bangsa di dunia international. Jum'at 19 Juni 2009. dan game on line. Government/ABG) dalam industri kreatif. Hal ini 6 Dr.

sejalan dengan dicanangkannya tahun 2009 menjadi Tahun Indonesia Kreatif. terutama untuk industri kreatif adalah mermpercepat broadband connection. tambah dia. di antaranya melayani pasar yang belum terlayani. significant barriers to entry.7 Hal serupa juga disampaikan oleh Intel Capital Director-South East Asia-Intel Asia Pasific. 20 Februari 09. Potensi ini seharusnya didorong dengan perbaikan fasilitas yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam waktu singkat. memiliki prospek yang cukup cerah.8 Investasi. Deepak mengatakan. Saat ini. 8 Ria. 7 Inaicta 2009. http://www.web.” Untuk perkembangan industri kreatif. Perkembangan pesat industri kreatif yang terjadi di seluruh dunia saat ini menuju ke arah media online. hal yang sangat penting saat ini. menurutnya. diharapkan INAICTA 2009 dapat turut andil membangun ekonomi kreatif melalui karya generasi kreatif (C-Gen for CConomy).biskom. tim manajemen yang berpengalaman. memiliki beberapa kriteria penting. 6 . Pemerintah Indonesia. Dia menambahkan. Dengan 230 juta penduduk Indonesia.id/2009/02/20/pemberian-apresiasi-bidang-telematika-diharapkan-pacu-pertumbuhan-industri-kreatif-berbasistik-di-indonesia. bukan tidak mungkin akan banyak pelaku investasi yang tertarik. 6 Mei 2009. Industri Kreatif Butuh Peran Serta Pemerintah. Pemberian Apresiasi Bidang Telematika Pacu Pertumbuhan Industri Kreatif berbasis TIK di Indonesia. Jika regulasi ini tertata dengan baik. inovasi investasi global sedang mengarah ke sektor pengguna internet. harus memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis industri kreatif dalam mendapatkan investasi dan penjualan produk. dan intel value-add. menurutnya. “Saat ini pasar yang cukup potensial untuk industri kreatif adalah konsep media online.teknopreneur. Deepak Natarajan. tambah dia. Deepak menuturkan. merupakan potensi pasar yang cukup besar. financial attractiveness.com/content/industri-kreatif-butuh-peran-sertapemerintah. Jadi saya pikir. http://www.bwi. industri kreatif harus didorong oleh regulasi pajak yang baik.

Peranan teknologi informasi dalam industri kreatif sangat dominan. Setidaknya dari 14 kelompok industri kreatif. 10 diantaranya sangat erat memerlukan peranan teknologi informasi. Hal tersebut tentunya diharapkan dapat menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing industri Indonesia dalam persaingan global. TI menjadikan segala aktivitas organisasi menjadi lebih cepat.KESIMPULAN Perkembangan teknologi informasi (TI) yang sangat pesat mengubah cara organisasi menjalankan bisnisnya. mudah. 7 . dan akurat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful