P. 1
Proses Komunikasi Dalam Masyarakat

Proses Komunikasi Dalam Masyarakat

|Views: 2,537|Likes:
Published by Tri Mawarningsih

More info:

Published by: Tri Mawarningsih on Oct 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2015

pdf

text

original

Nhingz-Anwar.blogspot.

com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Tugas Individu, MAKALAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

“Proses Komunikasi Dalam Masyarakat”

Oleh:

Tri mawaningsi 20404110101 Fisika 5,6 (C)
Dosen pembimbing: Drs. Ilyas

PROGRAM PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2011/2012

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 1

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

KATA PENGANTAR

Segala puji atas kebesaran Sang Khalik yang telah menciptakan alam semesta dalam suatu keteraturan hingga dari lisan terpetik berjuta rasa syukur kehadirat Allah SWT. Karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nyalah sehingga kami diberikan kekuatan dan kesempatan menyelesaikan makalah ilmu sosial budaya dasar dengan judul “Proses Komunikasi dalam Masyarakat” yang terlaksana dengan baik. Salawat dan Salam senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, yang di utus ke permukaan bumi ini menuntun manusia dari lembah kebiadaban menuju ke puncak peradaban seperti sekarang ini. Kami menyadari sepenuhnya, dalam penyusunan makalah ini tidak lepas dari tantangan dan hambatan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca makalah ini, supaya dalam penyusunan selanjutnya lebih baik lagi. Akhirnya dengan segala kerendahan hati kami menyadari bahwa hanya kepada Allah SWT jualah kami menyerahkan segalanya. Semoga kita semua mendapat curahan rahmat dan ridho dari-Nya, Amin. Samata, Desember 2011

Penulis

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 2

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

PROSES KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT A. Latar Belakang Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan struktur dan fungsi yang sangat sempurna bila dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lainnya. Manusia juga diciptakan sebagai makhluk multidimensional, memiliki akal pikiran dan kemampuan berinteraksi secara personal maupun sosial. Di sisi lain, kerena manusia adalah mahluk sosial, maka manusia pada dasarnya tidak mampu hidup sendiri di dalam dunia ini baik sendiri dalam konteks fisik maupun dalam konteks sosial budaya. Aktifitas interaksi sosial dan tindakan komunikasi itu dilakukan baik secara verbal, non verbal maupun simbolis. Kebutuhan adanya sebuah sinergi fungsional dan akselerasi positif dalam melakukan pemenuhan kebutuhan manusia satu dengan yang lainnya ini kemudian melahirkan kebutuhan tentang adanya norma-norma dan nilai-nilai sosial yang mampu mengatur tindakan manusia dalam memenuhi berbagai kebutuhannya, sehingga tercipta keseimbangan sosial (social equilibrium) antara hak dan kewajiban dalam pemenuhan kebutuhan manusia, terutama juga kondisi keseimbangan itu akan menciptakan tatanan sosial (social order) dalam proses kehidupan masyarakat saat ini dan waktu yang akan datang.

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 3

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Demikian pula halnya dalam menata manusia supaya menjadi masyarakat yang memiliki struktural dan lapisan (layer) yang bermacammacam, ragam struktur dan lapisan masyarakat tergantung pada

kompleksitas masyarakat itu sendiri. Semakin kompleks suatu masyarakat, maka stuktur masyarakat itu semakin rumit pula. Kompleksitas masyarakat juga ditentukan oleh ragam budaya dan proses-proses yang dihasilkan. Semakin masyarakat itu kaya dengan kebudayaannya, maka semakin rumit proses-proses sosial yang dihasilkan. Berbagai proses komunikasi dalam masyarakat terkait dengan stuktur dan lapisan (layer) maupun ragam budaya dan proses social yang ada di masyarakat tersebut, serta tergantung pula pada adanya pengaruh dan khalayaknya, baik secara individu, kelompok ataupun masyarakat luas. Sedangkan substansi bentuk atau wujud komunikasi ditentukan oleh individu itu sendiri. B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang diangkat dalam pembuatan makalah ini yaitu sebagai berikut: 1. Apa arti dari komunikasi? 2. Bagaimanakah pandangan terhadap komunikasi? 3. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis komunikasi dalam masyarakat? 4. Bagaimana peran media massa dalam masyarakat?

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 4

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

C. Pembahasan 1. ARTI KOMUNIKASI

a. Komunikasi merupakan proses pertukaran informasi, gagasan dan
perasaan. Proses itu meliputi informasi yang disampaikan tidak hanya secara lisan dan tulisan, tetapi juga dengan bahasa tubuh, gaya maupun penampilan diri, atau menggunakan alta bantu di sekeliling kita untuk memperkaya sebuah pesan ( Hybels and Weafer II, 1992).

b. Komunikasi adalah pernyataan diri yang efektif, pertukaran pesanpesan yang tertulis, pesan-pesan dalam percakapan, bahkan melalui imajinasi, pertukaran informasi atau hiburan dengan kata-kata melalui percakapan atau dengan metode lain, pengalihan informasi dari seseorang kepada orang lain, pertukaran makna antarpribadi dalam system symbol, proses pengalihan pesan melalui saluran tertentu kepada orang lain dengan efek tertentu (

Walhstrom,1992).

Pada

umumnya

proses

komunikasi

antarmanusia

dapat

digambarkan dalam model berikut:

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 5

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

MODEL KOMUNIKASI ANTAR MANUSIA Indeation CHANNEL reception by Decode transmitted by Words Massage speaking Writing Acting Drawing ENCODE listening observasing reading encode decode

Sumber : Jerry W.Koehler, Karl W.E.Anatol, Ronald L. Appibaum:

Organizational

Communication,

Behavioral

Perspectives

(Sandjaja,dkk. 2002:4.7) Dalam kehidupan sehari-hari proses komunikasi diawali oleh sumber (source) baik individu ataupun kelompok yang berusaha berkomunikasi dengan individu atau kelompok lain: 1) langkah pertama yang dilakukan sumber adalah ideation, yaitu penciptaan suatu gagasan atau pemilihan seperangkat

informasi untuk dikomunikasikan. Dalam desa berketahanan
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 6

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

social

kita

mencoba

mengkomunikasikan

konsep

desa

berketahanan social tersebut dengan keempat indicator yang terdapat didalamnya. Ideation ini merupakan landasan bagi suatu pesan yang akan disampaikan. 2) Langkah kedua dalam penciptaan suatu pesan adalah encoding, yaitu sumber menerjemahkan informasi atau gagasan dalam wujud kata-kata, tanda-tanda atau lambang-lambang yang disengaja untuk menyampaikan informasi dan diharapkan mempunyai efek terhadap orang lain. Pesan atau message adalah alat-alat dimana sumber mengekspresikan gagasan dalam bentuk bahasa lisan, bahasa tertulis ataupun perilaku nonverbal, seperti bahasa isyarat, ekspresi wajah, atau gambar-gambar. 3) Langkah ketiga dalam proses komunikasi adalah penyampaian pesan yang telah disandi (encode). Pada langkah ketiga ini, kita mengenal istilah channel atau saluran, yaitu alat-alat untuk menyampaikan suatu pesan. 4) Langkah keempat ,perhatian dialihkan ke penerima pesan. Dalam proses ini, penerima melakukan decoding, yaitu memberikan penafsiran interpretasi terhadap pesan yang disampaikan kepadanya. Pemahaman (understanding)
Page 7

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

merupakan kunci untuk melakukan decoding dan hanya terjadi dalam dalam pikiran penerima. 5) Tahap terakhir dalam proses komunikasi adalah feedback atau umpan balik yang memungkinkan sumber

mempertimbangkan kembali pesan yang telah disampaikannya kepada penerima. Umpan balik inilah yang dapat dijadikan landasan untuk megevaluasi efektivvitas komunikasi (Sendaja, 2002:4.7) 2. PANDANGAN TERHADAP KOMUNIKASI Beberapa pandangan terhadap komunikasi sebagai berikut: a. Komunikasi sebagai aktifitas simbolik Karena aktifitas berkomunikasi menggunakan symbol-simbol bermakna baik verba maupun nonverbal. Symbol komunikasi ini dapat berbentuk tindakan dan aktifitas manusia, atau tampilan objek yang mewakili makna tertentu. Makna dalam hal ini adalah persepsi, pikiran atau perasaan yang dialami seseorang yang pada gilirannya dikomunikasikan kepada orang lain. b. Komunikasi sebagai proses Karena komunikasi adalah aktifitas dinamis, aktifitas yang terus berlangsung secara berkesinambungan sehingga terus

mengalami perubahan.
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 8

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

c. Komunikasi sebagai pertukaran makna Kegiatan komunikasi merupakan kegiatan mengirim atau

menerima pesan, namun pesan sama sekali tidak berpindah, yang berpindah adalah makna dari pesan tersebut.  Komunikasi antar pribadi Komunikasi antar seseorang secara pribadi adalah berkomunikasi dengan tidak berstruktur. Dalam

informal

dan

kenyataannya, proses komunikasi antar pribadi dipengaruhi oleh factor-faktor personal maupun kelompok. Factor-faktor personal yang mempengaruhi komunikasi antar pribadi antara lain adalah factor kognitif seperti konsep diri, persepsi, sikap, orientasi diri, dan harga diri. Di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, hubungan antar pribadi memainkan peran penting dalam membentuk kehidupan masyarakat, terutama ketika hubungan antar pribadi itu mampu memberikan dorongan kepada orang tertentu yang berhubungan dengan

perasaan, pemahaman informasi, dukungan dan berbagai bentuk komunikasi yang mempengaruhi citra diri orang serta membantu orang untuk memahami harapan-harapan orang lain,. Namun demikian, individu yang mempengaruhi proses

komunikasi tidak lepas dari pengaruh kelompoknya baik yang primer
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 9

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

maupun

sekunder,

termasuk

pula

pengaruh

media

massa

terhadapnya. Walaupun komunikasi individu tidak terlepas dari pengaruh kelompok, namun konsep komunikasi ini hanya melihat apa konten dari komunikasi yang dibangun oleh individu masing-masing. Hal ini berbeda dengan komunikasi kelompok, dimana kontennya dipengaruhi oleh motivasi bersama dalam kelompok. Dalam

memberdayakan pranata social yang ada di desa diperlukan komunikasi baik secara interpersonal (individu dengan individu) maupun komunikasi kelompok.

Gambar 1.1: Contoh Komunikasi antar Pribadi Sumber: komunikasi-html.  Komunikasi kelompok Komunikasi kelompok merupakan komunikasi diantara http://id.shvoong.com/2010/macam-macam-

sejumlah orang ( kecil : 4-20 orang, besar: 20-50 orang) di dalam sebuah kelompok. Karakteristik komunikasi dalam kelompok
Page 10

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

ditentukan melalui dua hal, yaitu norma dan peran. Norma adalah kesepakatan dan pengkajian tentang bagaimana orang-orang dalam suatu kelompok berhubungan dan berperilaku satu dengan lainnya. Peran adalah aspek dinamis dari kedudukan (status). Apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya maka dia menjalankan suatu 2002:242) Proses-proses yang terjadi dalam komunikasi kelompok memungkinkan unsur-unsur kebudayaan, norma sosial, kondisi peran (soekanto,

situasional, tatanan psikologi, sikap mental, konteks tradisi cultural, maupun pengaruh ritual semuanya berproses dan turut menentukan proses-proses komunikasi ini. Dengan demikian, komunikasi kelompok merupakan proses yang sistematik dan terstruktur serta membentuk suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen sistemnya, seperti konteks komunikator, konteks pesan, dan konstruksi ide, konteks pola interaksi, konteks situasional,konteks sikap-sikap individu terhadap kelompok dan konsep toleransi yang ada dalam kelompok itu sendiri. Karena itu dalam memahami komunikasi kelompok, maka yang diperlukan adalah pemahaman tentang budaya, nilai-nilai, sikap dan

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 11

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

keyakinan

komunikator,

konteksnya,

orientasi

cultural

kelompok,lingustik kelompok, dan serangkaian factor psikologis.

Gambar 1.2: Contoh Komunikasi Kelompok Sumber: komunikasi-html. http://id.shvoong.com/2010/macam-macam-

Komunikasi budaya Dalam komunikasi budaya diajarkan tentang kearifan local yang merupakan salah satu dimensi dari desa berketahanan social yaitu mampu memelihara kearifan local dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya social. Dalam rangka mencapai dimensi tersebut kita perlu mengetahui apa manfaat dari kearifan local itu sendiri. Banyak yang sepakat bahwa sesungguhnya tradisi-tradisi local dan kebudayaan local (kearifan local) sarat dengan nilai-nilai humanistik, yang jika tidak terkontaminasi dengan nilai-nilai luar

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 12

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

masih efektif sebagai solusi konflik. Dan jika kearifan local tetap dipelihara ,dapat menunjang salah satu dimensi desa berketahanan social, yaitu mampu mengendalikan konflik social/ tindak kekerasan social. Oleh karena itu diperlukan komunikasi yang efektif dalam menjaga kearifan local tersebut. Dalam kebudaayaan Jawa, misalnya prinsip harmoni , hingga saat ini diduga menjadi salah satu kekuatan yang bisa meredam konflik yang eksplosif. Inilah sebabnya mengapa di wilayah subkultur Mataram kadar konflik social relative rendah meskipun secara politik dan ekonomi potensial untuk konflik. Humaniora yang bersumber dari kearifan local semacam itu, kiranya juga dimiliki oleh setiap kebudayaan di daerah. Oleh karena itu, pelbagai upaya untuk mengidentifikasi nilai-nilai local yang humanistic perlu dilakukan, untuk kemudian diinternalisasikan melalui pendidikan keluarga maupun pendidikan sekolah.

Reaktualisasi kearifan local semacam ini lambat laun juga akan menjadi dasar dalam etika pergaulan social. Dan oleh karena kearifan local itu sarat mengandung humanism maka akan dapat terjadi cross cutting dalam pergaulan kebudayaan antar daerah di lingkup nasional, sebab humanisme bersifat universal. Proses ini nantinya akan menimbulkan perimpitan antar nilai dari pelbagai daerah sehingga potensial menjadi identitas kebudayaan nasional.
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 13

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

2. JENIS-JENIS KOMUNIKASI a. Komunikasi langsung Komunikasi langsung merupakan komunikasi dengan cara tatap muka baik antara individu dengan individu, atau individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok, kelompok dengan masyarakat (Prasetyo, 2007).

Gambar 1.3: Contoh Komunikasi Langsung Sumber: komunikasi-html http://id.shvoong.com/2010/macam-macam-

Menurut

(http://webcache.googleusercontent/2006-

komunikasi), proses komunikasi yang dilakukan individu dengan kelompok dalam masyarakat dapat dibedakan atas 2 tahap yaitu: 1). Proses Komunikasi secara Primer Proses komunikasi secara primer yakni proses

penyampaian pikiran dan perasaan dari seseorang kepada orang lain menggunakan lambang atau simbol sebagai media. Lambang
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 14

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial (gesture), isyarat, gambar, warna, dan sebagainya yang secara langsung mempa “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Kial (gesture) adalah isyarat dengan menggunakan anggota tubuh seperti anggukan atau gelengan kepala, kedipan mata, tepukan tangan, dll. Semua lambang nonverbal ini memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memain-kan jari-jemari, atau

mengedipkan mata, menggerakkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat

terbatas). Isyarat dengan menggunakan alat seperti gong, tambur, sirene, dan lain-lain mempunyai makna tertentu.

Membunyikan gong di tengah malam di kampung-kampung di Timor atau di Sumba itu pertanda meminta pertolongan (ada perampokan, pencurian, ataupun kebakaran). Warna juga yang mempunyai makna tertentu dalam berkomunikasi di masyarakat. Warna putih selalu diidentikkan hitam kesedihan. selalu dengan ketulusan dan untuk tanda

kemurnian.

Warna

dipertunjukkan sebagai

mengekspresikan perkabungan.

Misalnya,

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 15

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

2). Proses Komunikasi secara Sekunder Proses komunikasi secara sekunder adalah proses

penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama. Seorang komuikator menggunakan media kedua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh. Alasan lainnya, jumlah komunikannya banyak. Beberapa media kedua atau alat bantu yang biasanya digunakan antara lain: surat, telepon, telegram, surat kabar, majalah, radio, televisi, film, dan lain-lain. Dengan demikian, proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat diklasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nir-massa atau media non-massa (non-mass media). Seperti telah disinggung tadi, media massa, misalnya surat kabar, radio siaran, televisi siaran, dan film yang diputar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu, antara lain ciri massif (massive) atau massal (massal), yakni tertuju kepada sejumlah orang yang relatif amat banyak. Sedangkan media nirmassa atau media nonmassa, umpamanya surat, telepon, telegram, poster, spanduk, papan pengumuman, buletin, folder, majalah organisasi, radio amatir
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 16

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

atau radio CB (citizen band), televisi siaran sekitar (closed circuit television), dan film dokumenter, tertuju kepada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sedikit.

b. Komunikasi Massa Komunikasi merupakan proses komunikasi yang dilakukan melalui media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk menyampaikan informasi kepada khyalak luas. Dengan demikian, maka unsur-unsur penting dalam komunikasi massa yaitu

komunikator, media massa, informasi (pesan) massa, gatepeeker, khayalak (publik) dan umpan balik (Prasetyo, 2006).

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 17

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Gambar 1.4: Contoh Alat-alat yang digunakan untuk komunikasi massa Sumber: html. http://id.shvoong.com/2010/macam-macam-komunikasi-

Komunikator adalah pihak yang mengandalkan media massa
dengan tekhnologi telematika modem sehingga dalam menyebarkan suatu informasi maka informasi ini dengan cepat ditangkap oleh publik. Media massa adalah media komunikasi dan informasi secara massal dan dapat diakses oleh masyarakat secara massal pula.

Informasi massa adalah informasi yang diperuntukkan kepada
masyarakat secara massal, bukan informasi yang dikonsumsi oleh pribadi. Gatepeeker adalah penyeleksi informasi. Khayalak adalah massa yang menerima informasi massa yang disebarkan oleh media massa, mereka ini terdiri dari publik pendengar atau pemirsa sebuahmedia massa. Sedangkan Umpan balik dalam media massa berbeda dengan umpan balik dalam komunikasi antar pribadi. Umpan balik dalam komunikasi massa umumnya bersifat tertunda dan umpan balik pada komunikasi tatap muka bersifat langsung (Bungin, 2008: 72-73).

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 18

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Menurut Bungin (2008: 73-84), Komunikasi massa dibedakan atas 5 bagian yaitu: 1). Konsep Massa Massa memiliki unsur-unsur penting antara lain:  Terdiri dari masyarakat dalam jumlah yang besar (large

anggregate).
 Jumlah massa yang besar menyebabkan massa tidak bisa dibedakan satu dengan lainnya (undifferentiated).  Sebagian besar anggota massa memilki negatif image terhadap pemberitaan media massa.  Karena jumlah yang besar, maka massa juga sukar

diorganisir, jumlah massa yang besar itu maka massa cinderung bergerak sendiri-sendiri berdasarkan sel-sel massa yang dapat dikendalikan oleh orang-orang dalam sel itu.  Kemudian massa merupakan refleksi dari kehidupan sosial yang luas. 2). Proses Komunikasi Massa Komunikasi massa memiliki proses yang berbeda dengan komunikasi langsung. Karena sifat komunikasi massa yang melibatkan banyak orang, maka proses komunikasinya sangat
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 19

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

kompleks dan rumit. Menurut McQuail (1992: 33), proses komunikasi massa terlihat berproses dalam bentuk:  Melakukan distribusi dan penerimaan informasi dalam skala besar.  Dilakukan dalam satu arah, yaitu dari komunikator ke komunikan.  Berlangsung secara asimetris di antara komunikator dan komunikan, menyebabkan komunikasi ini diantara mereka berlangsung datar dan bersifat sementara.  Berlangsung impersonal (non-pribadi) dan tanpa nama. Proses ini menjamin, bahwa komunikasi massa akan sulit

diidentifikasikan siapa penggerak dan menjadi motor dalam sebuah gerakan massa dijalan.  Berlangsung berdasarkan pada hubungan-hubungan kebutuhan (market) dimasyarakat. Seperti televisi dan radio melakukan penyiaran mereka karena adanya kebutuhan masyarakat tentang pemberitaan massa yang ditunggu-tunggu. 3). Audiensi Massa Khayalak memiliki sifat-sifat sebagaimana yang ada pada konsep massa, namun lebih spesifik taragregat pada suatu media massa. Jadi, sifat dari audient mass umpamanya:
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 20

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Terdiri dari jumlah yang besar. Pendengar radio, televisi atau pembaca koran adalah massa dalam jumlah yang besar. Sulit diprediksi jumlah mereka.

Suatu pemberitaan media massa dapat ditangkap oleh masyarakat dari berbagai tempat, sehingga sifat audiens massa juga ada tersebar dimana-mana, terpencar,dan tidak mengelompok wilayah tertentu.

Pada mulanya audiensi massa tidak interaktif, artinya antara media massadan pendengar atau pemirsanya tidak saling berhubungan, namun saat ini konsep ini mulai ditinggal, karena audien massa dan media massa dapat berinteraksi satu dengan lainnya melalui komunikasi telepon.

Terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang sangat heterogen Audiens massa tidak dapat dikategorikan terdiri dari segmentasi tertentu.

Tidak terorganisir dan bergerak sendiri. Karena sifatnya yang besar, maka audiens massa sulit diorganisir dan akhirnya bergerak sendiri-sendiri.

4). Budaya Dasar Komunikasi massa berproses pada level budaya massa, sehingga sifat-sifat komunikasi massa sangat dipengaruhi oleh
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 21

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

budaya massa yang berkembang dimsyarakat dimana proses komunikasi itu berlangsung. Dengan demikian, maka budaya massa dalam komunikasi massa memiliki karakter:  Nontradisional, yaitu umumnya komuikasi massa berkaitan erat dengan budaya populer.  Budaya massa bersifat merakyat, tersebar dibasis massa sehingga tidak mengerucut ditingkat elite.  Budaya massa memproduksi produk-produk massa seperti halnya infotaiment.  Budaya massa sangat berhubungan dengan budaya populer sebagai Sumber daya massa.  Budaya massa, terutama yang diproduksi oleh media massa diproduksi menggunakkan biaya yang cukup besar, supaya menghasilkan keuntungan yang besar pula.  Budaya massa juga diproduksi secara ekslusif menggunakkan simbol-simbol kelas sosial sehingga terkesan diperuntukkan kepada masyarakat modern yang homogen, terbatas, dan tertutup. 5). Fungsi Komunikasi Massa

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 22

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Komunikasi massa adalah salah satu aktivitas sosial yang berfungsi dimasyarakat . Robert K. Merton mengemukakan, bahwa fungsi aktifitas sosial memilki dua aspek, yaitu fungsi nyata (manifest function) adalah fungsi nyata yang diinginkan, kedua fungsi tidak nyata atau sembunyi (latent function), yaitu fungsi yang tidak diinginkan. Selain manifest function dan latent function, setiap aktivitas sosial juga berfungsi melahirkan (beiring function) fungsi-fungsi sosial lain, bahwa manusia memiliki kemampuan berdaptasi yang sangat sempurna. Sehingga setiap fungsi sosial yang dianggap membahayakan dirinya , maka ia akan mengubah fungsi sosial-sosial yang ada. Contohnya, pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah, disatu sisi lain tindakan pemberantasan korupsi yang tidak ikuti dengan perbaikan sisten justru akan menimbulkan ketakutan bagi aparatur pemerintahan secara luas tentang masa depan mereka karena merasa tindakannya selalu diawasi, ditakuti, dan ditindak. Tidak adanya perbaikan sistem yang baik dan ketakutanjustru akan

melahirkan (beiring) model-model korupsi yang lebih canggih. Dengan demikian, maka aktivitas sosial lama itu ketika mendapat

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 23

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

tekanan sosial, kemudian mengalami metamorfosa dan kemudian melahirkan aktivitas sosial. Begitu pula dengan fungsi komunikasi media massa, sebagai aktivitas sosial masyarakat, komunikasi media massa juga mengalami hal yang serupa. Seperti pemberitaan bahaya tsunami terhadap kehidupan mereka dipantai. Disatu sisi pemberitaan tersebut adalah informasi mengenai bagaimana masyarakat pantai dapat menghindari bahaya tsunami ketika bencana itu datang, tapi pemberitaan itu juga sekaligus menciptakan ketakutan dan kecemasan yang amat sangat bagi masyarakat yang hidup dipesisr pantai. Bahkan pemberitaan itu juga berdampak buruk bagi orang-orang pengunungan yang akan merencanakan pindah ketempat tinggal pesisir. a. Fungsi Pengawasan Fungsi pengawasan ini berupa peringatan dan kontrol sosial maupun kegiatan persuasif. Pengawasan dan kontrol sosial dapat dilakukan untuk aktivitas preventif untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti, pemberitaan bahaya narkoba bagi kehidupan manusia yang dilakukan melalui media massa dan ditujukan kepada

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 24

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

masyarakat, maka fungsinya untuk kegiatan preventif agar masyarakat tidak terjerumus dalam pengaruh narkoba. Sedangkan fungsi persuasif sebagai upaya memberi reward dan punisment kepada masyarakat sesuai dengan apa yang dikukannya. Media massa dapat memberikan reward kepada masyarakat yang bermanfaat dan fungsional bagi anggota masyarakat lainnya, namun sebagainya akan memberikan

punisment apabila aktivitasnya tidak bermanfaat bahkan
merugikan fungsi-fungsi sosial lainnya. b. Fungsi Sosial Learning Fungsi komunikasi melalui media massa adalah

melakukan guiding dan pendidikan sosial masyarakat. Media massa bertugas

kepada seluruh memberikan

untuk

pencerahan kepada masyarakat dimana komunikasi massa itu berlangsung. Komunikasi massa yang dimaksudkan agar proses pencerahan itu berlangsung efektif dan efisien dan menyebar secara bersamaan dimasyarakat secara luas. c. Fungsi Penyampaian informasi

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 25

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Komunikasi massa yang mengandalkan media massa, memilki fungsi utama, yaitu menjadi proses penyampaian informasi kepada masyarakat luas. Komunikasi massa

memungkinkan informasi dan institusi publik tersampaikan kepada masyarakat secara luas dalam waktu cepat sehingga fungsi informatif tercapai dalam waktu cepat dan singkat. d. Fungsi Transformator Budaya Komunikasi massa sebagaimana sifat-sifat budaya massa, maka yang terpenting adalah komunikasi massa menjadi proses informasi budaya yang dilakukan bersamasama oleh semua komponen komunikasi massa, terutama yang didukung oleh media massa. Fungsi tranformasi budaya ini menjadi sangat penting dan terkait dengan fungsi-fungsi lainnya terutama fungsi sosial learning, akan tetapi fungsi tranfformasi budaya lebih kepada tugasnya yang besar sebagai bagian dari buadaya global. e. Hiburan Hiburan merupakan bagian dari komunikasi massa, karena komunikasimassa menggunakan media massa, jadi hiburan tidak terlepas dari fungsi media massa itu sendiri
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 26

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

dan juga tidak terlepas dari tujuan tranformasi budaya. Dengan demikian, maka fungsi hiburan dari komunikasi massa saling mendukung komunikasi massa. 6). Komunikasi Massa sebagai Sistem Sosial Kata sistem berasal dari bahasa Yunani, yaitu systema. Artinya sehimpunan dari bagian atau komponen yang saling berhubungan satu sama lain secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan (Narwoko dan Suyanto, 2004: 123). Dalam tradisi ilmu sosial penggunaan istilah sistem lebih sering digunakan fungsi-fungsi lainnya dalam proses

untuk merujuk pada pengertian sebuah sistem organik, yaitu sebuah sistem yang didalamnya terdiri dari beberapa komponen yang lebih kecil yang memiliki kehidupan (animate). Di masyarakat, sistem yang digunakan untuk beberapa pengertian sebagai berikut: a. Sistem ditujukan sebagai gagasan atau ide yang tersusun, teroganisir dan membentuk suatu kesatuan yang sistematis dan logis, umpamanya adalah filsafat, nilai, pemerintahan, demokrasi, kekerabatan dan sebagainya.

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 27

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

b. Sistem

yang merujuk

pada pengertian sebuah

satuan,

kelompok, sebuah himpunan dari beberapa unit atau komponen yang terpisah-pisah, memiliki hubungan-hubungan khusus sehingga membentuk sebuah keseluruhan yang utuh, seperti pesawat terbang, komputer, arloji dan sebagainya. c. Sistem ditujukan untuk menyebutkan sebuah metode, cara, tekhnik yang digunakan, sebagai sistem belajar, sistem pelatihan, sistem bertindak dan sebagainya. Menurut Ritzer dan Goodman (2003: 238), Hal-hal yang dapat dimanfaatkan dari teori sistem adalah: a. Sistem sebagai suatu teori yang dapat digunakan untuk semua ilmu-ilmu sosial. b. Sistem mengandung banyak tingkatan dan dapat diaplikasikan pada aspek dunia sosial berskala besar maupun kecil, ke aspek ruang paling subjektif dan objektif. c. Teori sistem tertarik pada keragaman hubungan dari berbagai aspek dunia sosial. d. Pendekatan sistem cinderung menganggap melihat semua aspek sosiokultural dari segi proses, khususnya jaringan informasi dan komunikasi.

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 28

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

e. Teori sistem bersifat inheren dan intergratif . Buckley sosialkultural, menyatakan, sistem ada hubungan sistem antarsistem organis. Ia

mekanis,

dan

menjelaskan hubungan kontinum dari sistem dimulai dari sistem mekanik kesistem kesistem organisir baru kesistem

sosiokultural. Jadi, sistem bergerak dari kompleksitas yang kecil kekompleksitas yang kecil kekompleksitas yang paling besar. Menurut Bungin (2008: 83-84), komunikasi massa sebagai sistem sosial memiliki komponen-komponen penting, yaitu: a. Narasumber sebagai sumber-sumber informasi bagi media massa. b. Publik yang mengkonsumsi media massa. c. Media massa, meliputi; organisasinya, sumber daya

manusia, fasilitas produksi, distribusi, kebijakan yang ditempuh, idealogi yang diperjuangkan dan sebagainya. d. Aturan hukum dan perundang-undangan, norma-norma dan nilai-nilai, serta kode etik yang mengatur pelaksanaan semua stakeholder dan komunikasi massa.

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 29

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

e. Institusi samping yang tumbuh untuk memberi konstribusi terhadap kegiatan berkomunikasi massa, seperti

percetakan, periklanan, badan sensor dan sebagainya. f. Pihak-pihak komunikasi yang masma, mengendalikan permodalan, berlangsungnya kekuatan

penguasa,

politik, maupun kelompok kepentingan. g. Unsur-unsur penunjang lainnya yang memungkinkan

berlangsungnya kegiatan komunikasi massa (Nasution, 2003: 5.6-5.7).

3. PERAN MEDIA MASSA Media massa adalah institusi yang berperan sebagai agent of

change , yaitu sebagai institusi pelopor perubahan. Ini adalah
paradigma utama media massa. Menurut Bungin (2008: 85-86), dalam menjalankan paradigmanya media massa berperan sebagai berikut: a. Sebagai institusi pencerahan masyarakat, yaitu perannya sebagai media edukasi. Media massa menjadi media yang setiap saat mendidik masyarakat supaya cerdas, terbukapikirannya, dan menjadi masyarakat yang maju.
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 30

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

b. Media massa juga menjadi media informasi kepada masyarakat. Dengan informasi yang terbuka, jujur dan benar disampaikan kepada media massa kepada masyarakat, maka masyarakat akan menjadi masyarakat yang kaya dengan informasi masyarakat yang terbuka dengan informasi, sebaliknya masyarakat akan menjadi masyarakat yang informatif, masyarakat yang dapat menyampaikan informasi dengan jujur kepada media massa. c. Terakhir media massa sebagai hiburan (agent of change) yaiu mendorong agar perkembangan itu bermanfaat bagi manusia bermoral dan masyarakat sakinah, dengan demikian media massa juga berperan untuk mencegah berkembangnya budaya-budaya yang justru merusak peradaban manusia dan masyarakatnya. Menurut Bungin (2008: 86-87), secara lebih spesifik peran media massa saat ini lebih menyentuh persoalan-persoalan yang terjadi dimasyarakat secara aktual seperti: a. Harus lebih spesifik peran media saat ini lebih menyentuh persoalan-persoalan sehingga mampu menjadi media edukasi dan media informasi sebagaimana diharapkan oleh masyarakat. b. Dalam memotret realitas, media massa harus fokus pada realitas masyarakat, bukan potret pada kekuasaan yang ada

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 31

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

dimasyarakat itu, sehingga informasi tidak menjadi propaganda kekuasaan, potret figur kekuasaan. c. Sebagai lembaga edukasi, media massa harus dapat memilah kepentingan pencerahan dengan kepentingan media massa

sebagai lembaga produksi, sehingga kasus-kasus pengaburan berita dan iklan tidak harus terjadi dan merugikan masyarakat. d. Media massa juga harus menjadi early warning system, hal ini terkait dengan peran media massa sebagai media informasi, dimana lingkungan saat ini menjadi sumber ancaman. Media massa menjadi sebuah sistem dalam sistem besar peringatan terhadap ancaman lingkungan, bukan hanya menginformasikan informasi setelah terjadi bahaya dari lingkungan itu. e. Dalam hal menghadapi ancaman masyarakat yang lebih besar

seperti, terorisme, seharusnya media massa lebih banyak menyoroti aspek fundakmental pada terorisme seperti mengapa terorisme itu terjadi bukan hanya pada aksi-aksi terorisme.

D. Kesimpulan Adapun kesimpulan yang ditarik oleh penulis pada makalah ini yaitu sebagai berikut:

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 32

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

1. Komunikasi adalah proses pertukaran informasi, gagasan dan perasaan. Proses itu meliputi informasi yang disampaikan tidak hanya secara lisan dan tulisan, tetapi juga dengan bahasa tubuh, gaya maupun penampilan diri, atau menggunakan alta bantu di sekeliling kita untuk memperkaya sebuah pesan. 2. Pandangan terhadap komunikasi a. Komunikasi sebagai aktifitas simbolik b. Komunikasi sebagai proses c. Komunikasi sebagai pertukaran makna 3. Jenis-Jenis Komunikasi a. Komunikasi Langsung   Proses komunikasi secara primer Proses komunikasi secara sekunde

b. Komunikasi Massa       Konsep massa Proses komunikasi massa Audiensi massa Budaya massa Fungsi komunikasi massa Komunikasi massa sebagai sistem sosial

4. Peran Media Massa
Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat Page 33

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

a. Sebagai institusi pencerahan masyarakat. b. Sebagai media informasi untuk masyarakat. c. Media massa sebagai media hiburan bagi masyarakat.

E. Saran Kami sadar dalam penyusunan makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, maka dari itu saran dan bimbingan dari para bapak ibu

dosen selaku pembina, kami harapkan demi kesempurnaan karya penulis selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Bungin, Muh. Burhan. 2008. Sosiologi Komunikasi; Teori, Paradigma dan Diskursus

Tekhnologi Komunikasi dimasyarakat. Jakarta: Kencana.
Http://Id.Shvoong.Com/2010/Macam-Macam-Komunikasi-Html. 2011. Http://webcache.googleusercontent/2006/-arti-komunikasi-html. 11 Desember 2011. 11 Desember

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 34

Nhingz-Anwar.blogspot.com
BlOG Trimawarningsih Anwar (trimawaningsi@yahoo.com)

Narwoko, J. Dwi dan Suyanto, Bagong. 2004. Sosialogi; Teks Pengantar dan

Terapan. Jakarta: Kencana.
Ritzer, George dan Goodmen. 2004. Teori Sosiologi Modern, Edisi ke enam. Jakarta:Kencana. Soekanto, Soeryono. 2002. Sosiologi. Jakarta: Rajawali press.

Makalah Proses Komunikasi dalam masyarakat

Page 35

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->