KATA PENGANTAR Puja dan puji syukur hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’alla, shalawat dan salam semoga

selalu tercurahkan atas nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Makalah ini berjudul : Lilin elektronik Makalah ini merupakan salah satu tugas akhir kelompok pada mata kuliah Eksperimen Elektronika, oleh dosen : Arifin S.Si, MT. pada tingkat 6 semester genap ini. Adapaun harapan kami semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi siapa saja yang memang membutuhkannya, disamping itu semoga makalah ini bisa menuntaskan salah satu tugas kelompok kami pada mata kuliah tersebut di atas. Kami menyadari sebagai manusia biasa yang tak luput dari salah dan hilaf, jika dalam makalah ini terdapat kekeliruan atau kesalahan baik dari segi isi maupun penulisan, maka kami berharap pembaca dapat memakluminya dan berkenan untuk memebenarkannya. Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung untuk tersusunnya makalah ini.

Makassar, Mei 2011

Penyusun

Kelompok 1

Dalam kondisi gelap. biasanya kita terpaksa jalan dengan meraba-raba untuk mencari lilin. LDR banyak dipakai sebagai alat pengindra cahaya. LATAR BELAKANG Dengan semakin berkembangnya pemakaian teknologi elektronika dalam kehidupan maka semakin banyak pula peralatan-peralatan berbasis elektronik yang dibuat untuk memudahkan kerja manusia. Kali ini. LDR merupakan suatu komponen elektronika yang bersifat resistif. . Penulis berharap dengan lilin elektronik ini. pada saat listrik padam.BAB I PENDAHULUAN A. Bila LDR dibawa dari ruangan dengan intensitas cahaya tertentu ke ruangan dengan intensitas cahaya yang lemah. penulis mencoba memanfaatkan LDR (Light Dependent Resistor) pada pemanfaatan lilin elektronik. Belum lagi juga harus mencari korek api. mengukur intensitas cahaya dan lain-lain. Dengan sifatnya yang seperti itu maka LDR dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan hidup-padamnya lilin elektronik. nilai LDR akan sangat besar (mendekati mega ohm). kita tidak perlu melakukan hal tersebut. Dalam aplikasi rangkaian elektronika. dimana nilai reisitansi dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang diterimanya. Banyak hal yang dapat diinofasikan dalam pemamfaatan komponen-komponen dasar elektronika saat ini. LDR merupakan jenis resistor yang peka cahaya. Nilai resistansinya akan turun ketika ada cahaya yang mengenai LDR. Pemadaman lampu yang sering terjadi secara bergilir ataupun tiba-tiba merupakan permasalah tersendiri bagi masyarakan apalagi jika terjadi pada malam hari. maka nilai resistansinya akan berubah secara perlahan-lahan dalam selang waktu tertentu. Penggunaannya antara lain sebagai saklar cahaya.

RUMUSAN MASALAH Bagaimana prinsip kerja LDR pada rangkaian ini? C.B. TUJUAN PERCOBAAN Mengetahui prinsip kerja dari LDR dan khususnya pada pemanfaatan lilin elektronik .

Simbol transistor NPN PNP . Trimpot Trimpot merupakan resistor yang nilai resistansinya dapat diubahubah dengan cara memutar porosnya dengan menggunakan obeng. seperti besar hambatan. Untuk mengetahui nilai hambatan dari suatu trimpot dapat dilihat dari angka yang tercantum pada badan trimpot tersebut. tapi dalam hal teorinya dapat dikatakan. Dalam hal ini dapat kita ketahui kegunaan kedua sifat ini berdasarkan karakteristik dari transistor yang akan digunakan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA a. Dalam rangkaian listrik dibutuhkan resistor dengan spesifikasi tertentu. Emitor. dalam hal saling bekerja sama. Transistor memiliki tiga buah bagian. Resistor Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk memberikan hambatan terhadap aliran arus listrik. Simbol trimpot c. Simbol resistor b. Transistor Transistor dapat dikatakan dua buah dioda yang dipasang secara paralel. Colector. arus maksimum yang boleh dilewatkan dan karakteristik hambatan terhadap suhu dan panas. yang terdiri dari Basis. Bagian-bagian dari transistor ini saling keterkaitan satu sama lain. Resistor memberikan hambatan agar komponen yang diberi tegangan tidak dialiri dengan arus yang besar. serta dapat digunakan sebagai pembagi tegangan. Umumnya transistor dapat digunakan sebagai switching dan amplifier.

d. LDR LDR (Light Dependent Resistance) yaitu resistor yang dapat berubah-ubah nilai resistansinya jika permukaannya terkena cahaya. Kondisinya ialah jika terkena cahaya nilai resistansinya kecil.sedangkan jika tidak terkena cahaya (kondisi gelap) maka nilai resistansinya besar. Simbol LDR .

LDR TIL-209 4. Saklar Lampu 7. Resistor 2K2 dan 2 buah 680 Ω. Gambar Rangkaian . Papan PCB 3. Baterai 9 Volt 8.BAB III METODOLOGI PERCOBAAN A. Alat dan Bahan : Alat dan bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah: 1. Transistor TR BC-108 5. B. Transistor 2N3053/BFY51 6. Lampu 6 Volt 9. Trimpot RV 100 K 2.

juga tidak berasap.C. Sebaliknya jika cahaya mulai terang LDR akan meaktifkan lampu. Dengan adanya lilin elektronik yang tentu saja bisa menghindarkan dari bahaya kebakaran. Cara Kerja Lilin elektronik ini sebenarnya adalah rangkaian lampu yang memiliki sensor kegelapan LDR (Light Dependent Resistor ). LDR yang berfungsi akan mematikan lampu lampu . Cara kerjanya sederhana saja. Sumber energi lilin elektronik adalah baterai 9 Volt. tahan lama daripada lilin-lilin pada umumnya. Saat gelap. . Tidak panas dan kotor.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hal ini menyebabkan lampu akan menyala. diketahui bahwa lilin elektronik ini menyala ketika ada cahaya dan akan padam ketika tidak ada cahaya. LDR yang digunakan ini mempunyai hambatan yang besar ketika tidak ada cahaya. . HASIL B. tetapi arusnya besar. Akibatnya arus yang mengalir menjadi kecil. PEMBAHASAN Dari hasil percobaan ini. ketika tidak mendapat cahaya atau gelap. Sebaliknya. sehingga lampu akan mati. nilai resistansinya akan bertambah dan tegangannya pun demikian. sehingga tegangannya kecil. Hal ini berarti hasil yang diperoleh ini sesuai dengan apa yang diharapkan.

. KESIMPULAN 1.BAB V PENUTUP A. LDR (Light Depending Resistor) dapat dimanfaatkan sebagai lilin elektronik ketika tahanannya kecil apabila tidak ada cahaya yang mengenainya. LDR (Light Depending Resistor) merupakan jenis resistor yang nilai resistansinya akan berubah seiring dengan perubahan intensitas cahaya (peka terhadap cahaya). 2.