3

KIMIA UNSUR
A. B. C. KELIMPAHAN UNSUR DAN PRODUK-PRODUKNYA SIFAT-SIFAT UNSUR KEGUNAAN, SENYAWA DAMPAK, PEMBUATAN UNSUR DAN

Tiap hari kita selalu berhubungan dengan unsur-unsur maupun senyawa. Bahkan penggunaan zat tersebut makin meningkat dengan berkembang pesatnya industri, baik sebagai alat, bahan dasar maupun sumber energi. Sumber daya alam di Indonesia sangat kaya akan sumber mineral bijih logam. Oleh karena itu, perlu penguasaan teknologi untuk mengolahnya menjadi logam yang dibutuhkan. Dalam mempelajari kimia unsur diharapkan anda dapat memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam secara singkat hubungan konsep yang satu dengan yang lain dapat anda perhatikan pada peta konsep berikut.

64

KIMIA XII SMA

KIMIA UNSUR

sifat- sifat kelimpahan dan produk sifat fisika unsur utama - gas mulia - halogen - alkali - alkali tanah - alumunium - karbon - silikon - belerang - oksigen - nitrogen manfaat, dampak dan proses pembuatan sifat kimia unsur transisi - krom(Cr) - tembaga(Cu) - seng (Zn) - besi(Fe)

Peta konsep kimia unsur

A. KELIMPAHAN UNSUR DAN PRODUK-PRODUKNYA
1. Unsur Golongan Utama
Unsur-unsur golongan utama dalam sistem periodik terletak pada golongan A. Golongan utama disebut juga unsur representatif. Dalam bab ini yang dipelajari hanya unsur-unsur golongan gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah, aluminium, karbon, silikon, belerang, oksigen, dan nitrogen. a. Gas Mulia 1) Kelimpahan Unsur-unsur Gas Mulia Unsur-unsur gas mulia dalam sistem periodik terletak pada golongan VIIIA, yang meliputi: Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn). Sesuai dengan namanya unsur-unsur gas mulia di alam tidak ditemukan dalam bentuk senyawa, melainkan dalam bentuk atomatomnya. Meskipun demikian pada tahun 1962 Niels Bartlett berhasil mensintesa senyawa gas mulia yang pertama, yaitu XePtF6 (xenon heksa fluoro platinat IV) dengan mereaksikan unsur Xe dengan PtF6. Sejak saat itu runtuhlah anggapan umum para ahli kimia bahwa gas mulia benar-benar tidak dapat membentuk senyawa.

KIMIA XII SMA

65

Tabel 3.1 Kelimpahan unsur gas mulia dalam udara kering Unsur helium neon argon kripton xenon radon Kelimpahan di udara (bpj) 5,24 18,20 9340 1,14 0,084 -

Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui bahwa gas mulia yang paling banyak di udara adalah Argon. Namun karena matahari dan bintang-bintang komponen utamanya adalah helium maka menjadikan helium sebagai gas mulia yang paling banyak alam semesta. Helium juga terkandung dalam gas di alam sebagai hasil peluruhan zat radioaktif. Unsur radon sangat sedikit terdapat di alam, karena bersifat radioaktif (mudah berubah menjadi atom unsur lain). 2) Produk yang Mengandung Unsur-unsur Gas Mulia Meskipun unsur-unsur gas mulia di alam dalam bentuk atom-atom tunggal atau monoatomik, namun banyak juga produk-produk atau senyawa-senyawa buatan yang mengandung unsur gas mulia. Berikut beberapa senyawa yang berhasil dibuat dari unsur gas mulia. - Argon dalam senyawa HArF (Argon hidrofluorida) - Kripton dalam senyawa KrF2 (Kripton difluorida), Xenon dalam senyawa XeF2 (Xenon diluorida), XeF4 (Xenon tetrafluorida), XeF6 (Xenon heksafluorida), XeO3 (Xenon trioksida), XeO4 (Xenon tetraoksida), XePtF6 (Xenon heksafluoro Platinat IV). Radon dalam senyawa RaF2 (Radon difluorida)

-

b. Halogen 1) Kelimpahan unsur-unsur halogen di alam Unsur-unsur halogen terletak pada golongan VIIA dalam sistem periodik unsur yang meliputi F (fluorin), Cl (klorin), Br (bromin), I (iodin), dan At (astatin). Halogen sangat reaktif, sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya.

polimer CF2 . Namun berikut ini kita hanya batasi produk-produk tersebut yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. KCl (kalium klorida). Na3AlF6 (Kriolit). NaCl (Natrium klorida). NH4Cl (Amonium klorida).000 ppm • dalam senyawa NaIO3 (Natrium iodat) yang bercampur dengan deposit NaNO3 di daerah Chili • dalam larutan garam bawah tanah di Jepang dan Amerika dengan kadar sampai 100 ppm • dalam sumber air di daerah Watudakon (Mojokerto) Jatim juga mengandung yodium dengan kadar cukup tinggi • beberapa jenis lumut. sebab unsur ini bersifat radioaktif 3) Produk yang Mengandung Unsur Halogen Banyak sekali produk-produk atau senaywa-senyawa yang mengandung unsur halogen. . dan CaCl2 dalam air laut • dalam kerak bumi ±0. larutan I2 (Yodium). dalam gigi manusia dan hewan • Garam NaCl. Ca(ClO)2 (Kalsium hipoklorit). HF (asam fluorida). MgCl2. Ca5 (PO4)3 F (Fluoroapatit).Klorin: PVC (Polivinil Klorida). C2H4Br2 (dibromo etana). . CH3Br (Metil bromida).Bromin: NaBr (Natrium bromida). Astatin: karena unsur ini bersifat radioaktif dengan waktu paro yang pendek maka aplikasi pada produk belum ada. DDT (Dikloro difenil trikloro etana). . NaF (Natrium Fluorida) . NaClO3 (Natrium klorat).CF2 (Teflon).Yodin: NaI (Natrium yodida). AgBr (Perak bromida).2 Kelimpahan unsur halogen di alam Unsur fluorin klorin bromin iodin Di alam • CaF2 (Fluorspar). ganggang laut astatin • dalam kerak bumi sangat sedikit. KCl.500 . kurang dari 30 gram. ZnCl2 (Seng klorida).2% • dalam senyawa logam bromida yang ditemukan di air laut mati. .5.Fluorin: CF2Cl2 (Freon -12). mempunyai kadar 4.66 KIMIA XII SMA Tabel 3.

• Litium: pada baterai. KClO3 (kalium klorat). NaNO3 (Natirum nitrat). K2O . Cs (Sesium). Na2S2O3 (Natrium tiosulfat). Na glutamat (MSG = mono sodium glutamat). sebagaimana tercantum dalam tabel berikut. 10H2O (boraks). pupuk NPK. Al2O36SiO2 (feldspar) sebagai pengotor dalam lepidolit Cs4Al4Si9O16H2O (polusit) kalium rubidium sesium fransium 26. Na3AlF6 (kriolit). Berikut beberapa produk yang mengandung unsur logam alkali. Na (Natirum).200 Di alam dalam spodumene LiAl (SO3)2. NaClO (natrium hipoklorit). Unsur logam alkali bersifat sangat reaktif sehingga hanya kita jumpai dalam bentuk senyawanya di alam. • Natirum: pada senyawa NaCl (garam dapur). KBr (kalium bromida). jam standar . NaHCO3 (soda kue). filamen sel fotolistrik • Sesium: sel fotolistrik.3 Kelimpahan unsur-unsur alkali di alam Unsur litium natirum Dalam kerak bumi (bpj) 68 28. Na2CO3 (natrium karbonat). Na benzoat. K2CO3 (kalium karbonat) • Rubidium: katalisator. KNO3 (kalium nitrat).000 310 7 sedikit sekali berasal dari peluruhan unsur radioaktif 2) Produk yang mengandung unsur alkali Produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur logam alkali sangat banyak ragamnya. Alkali 1) Kelimpahan unsur-unsur alkali di alam Unsur-unsur logam alkali terletak pada golongan IA dalam sistem periodik unsur yang meliputi Li (litium). Na2B4O7 . Tabel 3. KOH (kalium hidroksida). Rb (Rubidium). Na2SO4 (garam glauber). KCl MgCl26H2O (karnalit). Na2SO3 (Natirum sulfit). NaNO2 (Natrium nitrit). pada senyawa LiCO3. paduan logam dengan Mg dan Al. dan air laut KCl (silvit). Kelimpahan unsur logam alkali di alam. NaOH (Natirum hidroksida/soda api/soda kaustik).KIMIA XII SMA 67 c. KNO3 (sendawa). K (Kalium). • Kalium: KCl (kalium klorida). K2Cr2O7 kalium bikromat. NaNO3 (sendawa chili. lepidolit dalam garam batu NaCl. dan Fr (Fransium).

MgSO42H2O (kiserit). BaSO4. CaCO3MgCO3 (dolomit). CaSO4 (gips). Beberapa produk yang mengandung unsur tersebut.Magnesium: • senyawa Mg (OH)2. sulfat. Mg (magnesium). SrCO3. BaCl2.Berilium: • pada paduan logam • kaca pada peralatan sinar X • moderator neutron reaksi nuklir . MgCO3 Kalsium: • paduan logam magnalium (90% Mg. CaC2 (batu karbit). Ca(OCl)2 (kaporit). Sr (stronsium).68 KIMIA XII SMA d. CaSO42H2O (gips) garam-garam karbonat. BaCO3 (witerit ) sebagai unsur pencemar dalam mineral pitcheblende U3O8 stronsium barium radium 300 400 0. CaOCl2 (kapur klor). . Ba (barium). Tabel 3. BaCO3 Stronsium: senyawa Sr (NO3)2. SrCO3 (stronsianit) BaSO4 (barit). Ca (H2PO4)2 (pupuk TSP) - Barium: senyawa Ba(NO3)2.000 Di alam bijih Be3Al2Si6O18 (beril). Unsur-unsur logam alkali tanah hanya ditemukan di alam dalam bentuk senyawa karena bersifat reaktif. garam MgCl2 CaCO3 (batu kapur). dan Ra (radium). Al2BeO4 (krisoberil) MgCO3 (magnesit). 10% Al) senyawa CaCO3 (batu kapur). SrSO4 Radium: • unsur radioaktif • senyawa RaCl2 . Ca (kalsium).33 2) Produk yang mengandung unsur alkali tanah Produk-produk yang mengandung unsur alkali tanah banyak sekali ragam dan jenisnya. MgSO4 • senyawa MgO. dan fluorida mineral selestit SrSO4.4 Kelimpahan unsur-unsur logam alkali tanah di alam Unsur berilium magnesium kalsium Kadar dalam kerak bumi (bpj) 6 20.000 35. Alkali Tanah 1) Kelimpahan unsur-unsur alkali tanah di alam Unsur-unsur golongan alkali tanah terletak pada golongan IIA dalam sistem periodik unsur yang meliputi Be (berilium). fosfat.

juga dalam korundum (Al2O3). sebagai aluminium silikat (tanah liat). Karbon 1) Kelimpahan unsur karbon di alam Dalam sistem periodik unsur.08% sebagai penyusun komponennya. senyawa organik dalam bahan-bahan fosil. yang merupakan unsur peringkat ketiga terbanyak di kerak bumi (±7. • tawas (Aluin: KAl (SO4)2 12H2O). Beberapa senyawa terutama bijih mineral yang mengandung unsur aluminium. Feldspar (KAlSi3O8). . kriolit (Na3AlF6). • Al (OH)3 (aluminium hidroksida). karbon (C) terletak pada golongan IVA periode 2. Kalimantan Selatan oleh PT Aneka Tambang.KIMIA XII SMA 69 e. karbon mempunyai kadar 0. 10% Al). Dalam kerak bumi. Sedang pengolahannya dikelola oleh PT Indo Asahan Aluminium (INALUM) di Asahan Sumatera Utara. Propinsi Kepulauan Riau (1935) terutama dalam bijih bauksit. Kelimpahan di alam banyak terdapat dalam bentuk senyawa. • Al2O3 (alumina). mengingat unsur logam aluminium bersifat reaktif.45%) setelah unsur oksigen dan silikon. karbonat. antara lain dalam bentuk grafit dan intan. juga dalam makhluk hidup. 2) Produk yang mengandung unsur aluminium Produk-produk/senyawa-senyawa yang mengandung unsur aluminium antara lain: • paduan logam (magnalium: 90% Mg. Sekitar tahun 2004 telah ditemukan endapan bijih bauksit di Tayan. Unsur karbon ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Aluminium 1) Kelimpahan aluminium di alam Dalam sistem periodik unsur aluminium terletak pada golongan IIIA dan periode ketiga. Bijih bauksit (Al2O3nH2O). Sedangkan dalam bentuk senyawa sebagai senyawa CO2. f. Sumber kelimpahan logam aluminium tersebar di Indonesia ditemukan di Pulau Bintan. Di alam unsur karbon banyak ditemukan dalam keadaan bebas.

sehingga dikenal dengan senyawa makromolekul.biasanya bersenyawa dengan logam Ca. dolomit. dan marbel. sedang rantai C5 ke atas berupa cairan minyak bumi senyawa organik . dan komponen utama gas vulkanik karbonat (CO32-) .grafit berada dalam batuan kalsium silikat.ada 3 jenis grafit.batu bara ini terbentuk dari sisa-sisa makhluk hidup yang mati jutaan tahun yang lalu minyak bumi dan gas alam . dan tanah liat . Mg. protein grafit 2) Produk yang mengandung unsur karbon Beberapa produk senyawa yang mengandung unsur karbon sebagai berikut. . CFC = freon) . dan Fe dalam batuan karbonat seperti batu gamping. dan minyak bumi .C4 berupa gas alam.grafit adalah salah satu bentuk alotropi dari karbon yang berada di alam . lemak. tambang.merupakan komponen utama senyawa karbon (organik) terutama senyawa hidrokarbon.merupakan senyawa hidrokarbon .juga terdapat dalam gua. dan amorf intan . antara lain: karbohidrat. kristalin. dan senyawa anorganik pada mineral pirit.keberadaannya banyak di dalam mineral kimberlit di daerah vulkanik dan dasar laut batu bara .70 KIMIA XII SMA Tabel 3. yaitu flake. markasit. batu bara.terbentuk dari plankton yang mati jutaan tahun lalu .5 Kelimpahan unsur karbon di alam Keberadaan di alam CO2 Keterangan .senyawa yang mempunyai rantai karbon sangat panjang mencapai ribuan.0314% di udara .jika rantai C1 . • senyawa oksida (CO dan CO2) • senyawa karbonat (CO32-) dan bikarbonat (HCO3-) • senyawa sianida (CN-) • senyawa karbida (CaC2 = batu karbit) • senyawa silikon karbida (SiC = bahan abrasif) • senyawa halida (CCl4.berupa gas CO2 dengan kadar ±0. sumur.intan juga salah satu bentuk allotropi dari karbon di alam .

F)3 (lepidolit) 2) Produk yang mengandung unsur silikon (Si) Beberapa paduan senyawa yang mengandung unsur silikon antara lain: • Silika (SiO2).K2Li3Al4Si7O21(OH. kaolin. Al (silikat pada semen).NaAlSi2 (jaderit) .NaAlSi3O8 (albit) .Ca2Mg2 (Si4O11)2(OH)2 (tremolit/asbes) . gas alam • senyawa-senyawa hidrokarbon yang lain g.KAl3Si3AlO10(OH)2 (muskonit) . Kelimpahan unsur silikon di alam banyak ditemukan dalam bentuk senyawa. karbon hitam. terutama senyawa oksida SiO2 dan mineral silikat (campuran silikon. Silikon (Si) 1) Kelimpahan unsur silikon di alam Silikon dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IVA dan periode ketiga.CaAl2Si2O8 (anortit) . K silikat). grafit. garam-garam silikat (Na silikat. arang.5 Rumus dan nama mineral . kokas. Na .KAlSi3O8 (ortoklase) .6 Mineral yang mengandung silikon Kelompok % dalam mineral kulit bumi felsdspar 48.SiO2 (silika) . Silikon merupakan unsur kedua terbanyak di kulit bumi setelah oksigen (±26%).CaSiO3 (wolastonit) . dan logam-logam lain). minyak bumi. oksigen. batu bara. Ca silikat pada kaca (gelas).KIMIA XII SMA 71 • intan.Na4Al3Si3O12Cl (sodalit) kuarsa anfibol atau piroksena mika 8 21 15 . Hampir 95% batuan mineral di dalam kulit bumi merupakan senyawa silikat. pasir silika. Ca . Tabel 3. silika karbida (SiC) • Asbes. . Segolongan dengan karbon dan seperiode dengan aluminium.

dan lain-lain). i.Masih segolongan dengan unsur oksigen dan seperiode dengan aluminium dan silikon. senyawa organik (misalnya pada alkohol. • senyawa-senyawa oksida. sulfat. Kelimpahan unsur belerang di alam ada yang ditemukan dalam keadaan bebas dan dalam bentuk persenyawaan (senyawa sulfida dan sulfat). HClO. peroksida. mesiu/obat peledak. fosfat. asam-asam oksi/asam yang mengandung unsur oksigen (misalnya HNO3. superoksida. Terdapat dalam garam-garam sulfat yang mudah larut dalam air maupun air laut. H2SO4 (asam sulfat). Dalam bentuk senyawa sulfat seperti: gips (CaSO4 2 H2O). minyak bumi dan senyawa-senyawa organik. Dalam jumlah sedikit terdapat pada batu bara.1%) di kedalaman ≥ 100 m bawah tanah dalam bentuk endapan. Oksigen di alam terdapat dalam keadaan bebas dan dalam persenyawaan. Dalam keadaan bebas banyak ditemukan di daerah pegunungan vulkanik (dalam jumlah sedikit ±0. dan juga dalam bijih oksida logam. SO2 (belerang dioksida). 2) Produk yang mengandung unsur oksigen Produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur oksigen antara lain: • Air (H2O). alkanal. Senyawa belerang dalam bentuk sulfida misalnya: FeS2 (pirit). 2) Produk yang mengandung unsur belerang Beberapa produk yang mengandung unsur belerang antara lain: CaSO4 2H2O (gips).72 KIMIA XII SMA h. juga pada korek api. batu bara. Dalam keadaan bebas sumber utama oksigen adalah udara dengan kadar ±20% O2. H2SO4. Belerang (S) 1) Kelimpahan unsur belerang di alam Unsur belerang dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IVA periode 3. PbS (galena). minyak bumi. BaSO4 (barit). garam Inggris (MgSO4 7H2O). Sedang dalam bentuk persenyawaan oksigen terikat pada senyawa-senyawa nitrat. asam karboksilat). . seng blende (ZnS). Oksigen (O) 1) Kelimpahan unsur oksigen di alam Unsur oksigen dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan VIA periode 2. garam glauber (Na2SO4 10 H2O). Dalam udara kering (merupakan peringkat kedua terbanyak sesudah nitrogen).

Dalam pembahasan ini. terutama dalam endapan di kerak bumi sebagai senyawa sulfida dan oksidanya. 1) Kelimpahan unsur Krom di alam Umumnya unsur logam krom di alam banyak ditemukan dalam bentuk persenyawaan. kita hanya membatasi untuk logam krom. dan produk-produknya dalam kehidupan sehari-hari. 2) Produk yang mengandung unsur nitrogen Banyak sekali produk-produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur nitrogen seperti di bawah ini: • senyawa oksida: N2O. N2O5 • senyawa nitrit (NO2-) dan senyawa nitrat (NO3-) • senyawa hidrida (misalnya: NaH) • senyawa amida (NH2-) • senyawa amonium (NH4+) • senyawa nitrida (misalnya Mg3N2) • senyawa amina (misalnya NH2OH. Unsur logam krom tersebut sangat penting bagi industri logam. Dalam keadaan bebas sumber utama nitrogen adalah gas N2 di udara dengan kadar ±78% dalam udara kering (merupakan peringkat pertama terbanyak gas-gas di udara). CH3NH2. Krom (Cr) Unsur logam krom (Cr) dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan VIIB periode 4.5%. Unsur nitrogen di alam terdapat dalam keadan bebas dan dalam persenyawaan. Unsur krom terdapat sebagai Cr2O3 . seng dan besi. Sedang dalam bentuk persenyawaan nitrogen terikat sebagai sendawa Chili (NaNO3). N2O3. tembaga. Karena unsur-unsur logam tersebut banyak sekali kelimpahannya di alam. NO. N2O4. dan lain-lain) • pupuk urea: CO(NH2)2 dan ZA : (NH4)2SO4 2. Unsur-unsur Transisi Unsur-unsur golongan transisi dalam sistem periodik terletak pada golongan B.1. a. NO3.KIMIA XII SMA 73 j. dalam protein tumbuhan dan hewan sekitar 17% dan dalam batu bara dan minyak bumi 1 . Nitrogen 1) Kelimpahan unsur nitrogen di alam Unsur nitrogen dengan nomor atom 7 dalam sistem periodik terletak pada golongan VA dan periode 2.

Di Indonesia daerah penghasil seng di Propinsi Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah. stainless steel b. 2) Produk yang mengandung unsur logam tembaga Produk-produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur logam tembaga antara lain: • CuSO4 5 H2O (terusi) • larutan CuSO4 (pereaksi fehling A) • berbagai paduan logam seperti kuningan.74 KIMIA XII SMA pada bijih mineral kromit (Fe Mg (CrO2)2). monel. Beberapa persenyawaan logam tembaga terdapat sebagai senyawa sulfida seperti CuFeS2 (kalkopirit). Bijih ini banyak sekali terdapat di daerah Sulawesi Tengah. Sedang dalam senyawa oksida seperti Cu2O (kuprit). Cu2S (kalkosit). . spalerite/sengblende (ZnS). Cr (OH)3 (krom (III) hidroksida) • K2CrO4 (kalium kromat). Sumatera Barat. Cu2(OH)2CO3 (malasite). Seng (Zn) 1) Kelimpahan unsur logam seng di alam Logam seng di alam banyak terdapat dalam bentuk persenyawaan seperti ZnO (zinsite). dan persenyawaan. c. dan lain-lain. Juga terdapat dalam mineral plumbokromat (PbCrO4). K2Cr2O7 (kalium bikromat) • KCr (SO4)2 12 H2O (tawas) • paduan logam kawat nikrom. smitsonit (ZnCO3). perunggu. Di Indonesia penghasil bijih tembaga berada di Propinsi Kalimantan Barat. 2) Produk yang mengandung unsur krom Produk-produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur krom antara lain: • Cr2O3 (krom (III) oksida). satu periode dengan unsur krom tetapi beda golongannya yaitu golongan IB. Tembaga (Cu) Unsur tembaga. CuS (kovelin). dan Irian Jaya (pegunungan Jaya Wijaya). 1) Kelimpahan unsur logam tembaga di alam Unsur logam tembaga di alam terdapat dalam keadaan bebas.

FeS2 (pirit). tembaga f. karbon m. nitrogen d. Besi (Fe) 1) Kelimpahan unsur besi di alam Unsur logam besi merupakan unsur kedua terbanyak di alam. Di Indonesia daerah penghasil bijih besi antara lain di propinsi Kalimantan Barat. halogen i. Jawa Tengah (Cilacap). dan Sulawesi Tengah. alkali j. 2) Produk yang mengandung unsur besi Banyak sekali produk-produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur besi antara lain: • sebagai unsur logam besi • sebagai besi baja • sebagai paduan baja • sebagai paduan baja tahan karat Latihan 1 Carilah informasi dari sumber lain (koran. silikon n. FeCO3 (siderit). internet dan sebagainya) tentang kelimpahan dan produk-produk yang mengandung unsur: a. banyak ditemukan dalam persenyawaan mineral Fe2O3 (hematit). krom e. seng g. nitrogen . 2Fe2O3 3H2O (limonit). gas mulia h. alkali tanah k. aluminium l. oksigen c. Sumatera Selatan.KIMIA XII SMA 75 2) Produk yang mengandung unsur seng Produk-produk atau senyawa-senyawa yang mengandung unsur seng antara lain: • Zn O (seng oksida) • ZnS (seng sulfida) • paduan logam seperti kuningan d. belerang b. majalah. Fe2O4 (magnetit).

4 -157 -112 -71 1s2 2s2 3s2 5s2 6s2 2p6 3p6 5p6 6p6 Konfigurasi Elektron Energi Ionisasi (kkal/mol) 576 497 363 323 280 248 4s2 4p6 1) Jari-jari atom dan energi ionisasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa: . bau. .semakin panjang jari-jari atom. Sifat-sifat Unsur Gas Mulia (Golongan VIIIA) a. Sifat Fisika Perhatikan tabel berikut Tabel 3.0 20 39. artinya jarak antara elektron kulit terluar dengan inti semakin jauh.8 -245. dan sebagainya.8 Titik lebur (oC) -269. Contoh: kereaktifan. titik didih/leleh.makin besar nomor atom (dari atas ke bawah) jari-jari atom makin panjang . Hal ini disebabkan karena makin besar massa atom semakin besar pula ikatan Van der Waals-nya. Dari tabel sifat-sifat gas mulia kita ketahui.9 83. Sifat fisika adalah sifat yang berkaitan dengan penampilan fisika.8 -152 -108 -161. warna. oksidator. 1. sehingga untuk memutuskan ikatan antarmolekul ini diperlukan energi yang lebih besar.7 -248. reduktor.7 Sifat-sifat Gas Mulia Nomor Unsur Atom 2 10 18 36 54 86 Massa Atom Titik Didih (oC) He Ne Ar Kr Xe Rn 4.4 -189.76 KIMIA XII SMA B.8 -185. sehingga elektron makin mudah lepas (energi ionisasi makin kecil) 2) Titik didih dan titik lebur Besarnya titik didih suatu zat dipengaruhi oleh jenis/kekuatan ikatan yang dimiliki zat tersebut. SIFAT-SIFAT UNSUR Sifat unsur dikelompokkan menjadi dua. Misalnya: massa jenis. mudah terbakar.8 131 222 -268. Sifat kimia adalah sifat yang berkaitan dengan perubahan kimia. daya hantar. bahwa makin besar masa atom makin tinggi titik didihnya. yaitu sifat fisika dan sifat kimia.

Atom-atom gas mulia tidak menghantarkan listrik dan panas karena elektron valensinya tidak bisa bergerak bebas. yakni XePtF6 (fenon heksa fluoro platinat (IV)). Kr. para ilmuwan berusaha membuat senyawa-senyawa yang lain. 3. 6. 4. Bilangan Rumus oksidasi kimia 2 2 4 4 6 6 6 8 XeF2 KrF2 XeF4 XeOF2 XeF6 XeOF4 XeO3 XeO4 Wujud kristal tak berwarna linier kristal putih linier kristal tak berwarna bujur sangkar kristal tak berwarna bujur sangkar kristal tak berwarna okta hedron cairan tak berwarna piramida kristal tak berwarna piramida gas tak berwarna piramida tetra hedron Bentuk molekul 2) Reaksi-reaksi Gas Mulia Unsur-unsur gas mulia Ar. di antaranya dapat dilihat pada tabel berikut. 2. 5. semakin besar massa atom gas mulia. Karena itu. Sifat Kimia 1) Kereaktifan gas mulia Susunan elektron kulit terluar gas mulia adalah delapan (oktet) atau dua (duplet) yang merupakan susunan elektron paling stabil. Xe. 3) Daya hantar listrik dan panas Logam dapat menghantarkan listrik karena elektron valensinya bebas pindah dari atom satu ke atom yang lain. dan Rn dapat bereaksi dengan unsur-unsur yang sangat elektronegatif seperti F dan O. Setelah berhasil membuat senyawa tersebut. sehingga unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain.8 Kereaktifan Gas Mulia No. Namun pada tahun 1962 Niels Bartlett berhasil membuat senyawa gas mulia yang pertama. b. akibatnya titik lebur semakin tinggi. . 8. 7.KIMIA XII SMA 77 Demikan pula dengan titik lebur. 1. Tabel 3. semakin kuat ikatan Van der Waals-nya. unsur-unsur gas mulia berada di alam dalam bentuk monoatomik.

Reaksi: Rn(g) + 2F2(g) → RnF4(g) - . 2. diberi loncatan muatan listrik (dapat menggunakan sinar X) Xenon (Xe) Reaksi xenon dengan fluorida: Xenon dan fluor dapat bereaksi dengan Xe(g) + F2(g) → XeF2(s) katalisator Ni. Dapat dipanaskan hingga suhu 400oC tanpa pengurai. 3. Bentuk molekul bidang delapan beraturan (oktahedron) Reaksi senyawa Xenon dengan air: XeF6(s) + 3H2O(l) → XeO3(s) + 6HF(aq) 6XeF4(s) + 12H2O(l) → 2XeO3(s) + 4Xe(g) + 3O2(g) + 24HF(aq) Xenontrioksida (XeO3) merupakan padatan putih yang sangat eksplosif. Jika pereaksi F2 berlebih akan diperoleh senyawa XeF6 berlebih Senyawa XeF2. suhu 400oC dan tekanan Xe(g) + 2F2(g) → XeF4(s) 6 atm membentuk senyawanya XeF2 Xe(g) + 3F2(g) → XeF6(s) dan XeF4. Sifat-sifat XeF6 F F F Xe F F Gambar 3. XeF6 merupakan kristal stabil tak berwarna yang sangat reaktif.1 F - - 1. Bentuk ikatan kovalen. 5. Kristal melebur pada suhu 114oC. Kripton (Kr) Reaksi: Kr(s) + F2(g) → KrF2(s) Pada suhu -196oC. Radon (Rn) Radon dapat bereaksi dengan fluor secara spontan pada suhu kamar.78 KIMIA XII SMA - Argon (Ar) Reaksi: Ar(s) + HF → HArF (argonhidrofluorida) Argonhidrofluorida (HArF) merupakan senyawa Ar yang pertama disintesis pada tahun 2000. XeF4. Mudah terhidrolisa oleh udara lembab. 4.

Sifat-sifat Unsur Golongan Halogen (Golongan VIIA) a. Di antara unsur-unsur golongan gas mulia.14 1.72 1.96 -7. gaya tarik antarmolekulnya merupakan gaya London. Waktu kita menggunakan pemutih pakaian. Sifat Fisika Tabel 3. Semua gas halogen mempunyai warna tertentu.KIMIA XII SMA 79 Latihan 2 1.33 -223 -188 9 klor (Cl) hijau kekuningan gas 0.20 113 183 53 1) Warna dan bau Semua halogen berbau rangsang dan menusuk. Itulah sebabnya pada suhu kamar F2 dan Cl2 berwujud gas. Mengapa unsur-unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain? 2.9 Sifat Fisika Unsur Halogen fluorin (F) Warna (gas) Fase pada suhu kamar jari-jari atom (Å) jari-jari ion (Å) titik lebur (oC) titik didih (oC) nomor atom kuning kehijauan gas 0. XeF2 c. khusus untuk iodium mempunyai 2 warna yakni saat berupa zat padat berwarna hitam. 2) Wujud halogen Molekul halogen (X2) bersifat nonpolar.99 1. Bagaimana bentuk molekul senyawa di bawah ini? Gambarkan! a. XeF6 c. gas itu adalah gas klor. .81 -102 -34.3 58 35 yod (I) hitam padat 1. 3) Titik didih/titik lebur Titik didih dan titik lebur halogen dari F sampai I semakin besar. Ini disebabkan dari F sampai I massa molekulnya semakin bertambah sehingga gaya tarik antarmolekulnya bertambah kuat. Gaya London akan semakin kuat bila massa molekul (Mr) semakin bertambah.6 17 brom (Br) coklat merah cair 1. kita mencium gas berbau rangsang yang dapat merusak saluran pernafasan.33 2. Br2 berbentuk cair dan I2 berbentuk padat (tetapi mudah menyublim). tetapai saat berupa gas (karena menyublim) berwarna ungu. mengapa senyawa-senyawa xenon yang paling banyak disintesa? 2. XeF4 3.

Kereaktifan halogen berkurang dari F ke At . seperti karbon tetra klorida (CCl4) atau kloroform (CHCl3).8 -8. semakin kecil nomor atom unsur halogen. Perhatikan jari-jari atom pada tabel. maka mudah larut dalam pelarut nonpolar.36 3. Sifat-sifat Kimia Perhatikan tabel berikut! Tabel 3.06 2.2 +1. Semakin mudah menangkap elektron.68 Yod (I) (Kr) 5s25p5 241 -70 35.54 2. sehingga larutan ini seperti larutan I2 biasa I2(s) + I-(aq) → I3-(aq) b.0 -22 Brom (Br) (Ar) 4s24p5 273 -77 45. membentuk ion halida (X-). makin reaktif unsur halogen tersebut. tetapi mudah larut dalam larutan iodida (I-). membentuk poli Iodida (I3-) yang mudah terurai kembali menjadi I2.2 1) Kereaktifan halogen Halogen yang mempunyai elektron valensi 7 menyebabkan sifat tidak stabil dan berusaha untuk menstabilkan diri dengan cara berikatan dengan atom lain. makin pendek jari-jari atomnya.5 +0. Hal ini menyebabkan makin mudah atom itu untuk menangkap satu elektron dari luar. Sebaliknya halogen ini sukar larut dalam pelarut polar seperti H2O I2 sukar larut dalam air.10 Sifat Kimia Unsur Halogen Fluorin (F) konfigurasi elektron (He) 2s22p5 energi ionisasi (kkal) 402 afinitas elektron (kkal) -80 energi disosiasi (kkal/mol) X2 → 2X(g) 38 potensial reduksi (volt) X2 + 2e → 2X-(g) +2.5 -6. Halogen sangat reaktif sehingga unsur halogen tidak diketemukan dalam keadaan bebas di alam.0 panas pembentukan -64 HX (kkal) Klor (Cl) (Ne) 3s23p5 300 -85 57.5 +1.80 KIMIA XII SMA 4) Kelarutan Molekul halogen bersifat nonpolar.87 elektronegativitas 4.

H2(g) + Br2(g) → 2HBr(g) (berlangsung lambat di tempat suhu 300oC dengan katalis) .81 V Eo = -0. Br2(l) + 2NaF(aq) → 4. Kekuatan oksidator (daya oksidasi) halogen berkurang dari F ke At Unsur fluorin mempunyai potensial elektroda terbesar berarti fluorin paling mudah mengalami reduksi. Tabel 3. Hal ini dapat ditunjukkan dalam reaksi pendesakan berikut.H2(g) + F2(g) → 2HF(g) (berlangsung hebat) . I2(s) + 2NaCl(aq) → Eo = +1. 1.KIMIA XII SMA 81 2) Daya oksidasi halogen Harga potensial elektroda golongan halogen positif.82 V Dari contoh-contoh reaksi di atas dapat disimpulkan bahwa halogen yang daya oksidastornya besar (pada tabel SPU posisinya lebih atas) dapat mengoksidasi senyawa halida di bawahnya. berarti bersifat oksidator (mengalami reduksi). 1. Makin besar harga potensial elektroda makin bersifat oksidator.11 Reaksi Halogen dan Senyawa yang Terbentuk No. Reaksi halogen Reaksi dengan logam Halogen bereaksi dengan logam membentuk garam (senyawa ionik) Senyawa halogen yang terbentuk Senyawa ionik logam halida 2Na(s) + Cl2(g) → 2NaCl(s) Ca(s) + F2(g) → CaF2(s) Mg(s) + Cl2(g) → MgCl2 2Al(s) + 3Br2(g) → 2AlBr3(s) 2Fe(s) + 3Cl2(g) → 2FeCl3(s) Cu(s) + F2(g) → CuF2(s) 2. F2(g) + 2NaCl(aq) → 2NaF(aq) + Cl2(g) 2. Cl2(g) + 2NaBr(aq) → 2NaCl(aq) + Br2(l) 3.H2(g) + Cl2(g) → 2HCl(g) (berlangsung lambat di tempat gelap) .Halogen bereaksi dengan gas hidrogen logam membentuk hidrogen halida (asam halida) .51 V Eo = 0.30 V Eo = -1. Reaksi dengan non.

H2(g) + I2(g) → 2HI(g) (berlangsung lambat pada suhu 300oC) Halogen bereaksi dengan unsur-unsur nonlogam .C(s) + 2Cl2(g) → CCl4(l) .82 KIMIA XII SMA No. Reaksi halogen Senyawa halogen yang terbentuk . Br2. dan I2 (reaksi disproporsionasi) → Cl2(g) + H2O(aq) ← HCl(aq) + HClO(aq) → Br2(g) + H2O(aq) ← HBr(aq) + HBrO(aq) → I2(g) + H2O(aq) ← HI(aq) + HIO(aq) 4. Cl2(g)+2NaOH(aq)→ NaCl(aq)+NaClO(aq) x 3 + H2O(l) 3NaClO(aq)→ NaClO3(aq) + 2NaCl(aq) + 3Cl2(g)+6NaOH(aq)→5NaCl(aq)+NaClO3(aq)+ 3H2O(l) Jika reaksi gas klor dengan KOH dipanaskan maka akan menjadi KClO Cl2(g) + 2KOH(aq)→ KCl(aq) + KClO(aq) + H2O(l) 3KClO → KClO3 + 2KCl .Reaksi fluorin dengan air membentuk asam fluorida → 2F2(g) + 2H2O(g) ← 4HF(g) + O2(g) . Reaksi dengan air Reaksi halogen dengan air akan terbentuk asam halida dan senyawa oksihalogen kecuali fluorin .2P(s) + 5Cl2(g) → 2PCl5(s) .2As(g) + 3Cl2(g) → 2AsCl3(g) 3.Reaksi air dengan Cl2. Reaksi dengan larutan Reaksi antara gas klor dan larutan basa NaOH pada suhu kamar Cl2(g) + 2NaOH(aq)→ NaCl(aq) + NaClO(aq) + H2O(l) Bila reaksinya dipanaskan ±80oC akan terjadi reaksi sebagai berikut.2P(s) + 3Cl2(g) → 2PCl3(l) .

dan lain-lain.KIMIA XII SMA 83 No. KI. dan +7. Klorin. +5. 5. unsur-unsur golongan halogen dapat mempunyai bilangan oksidasi positif. halogen mempunyai biangan oksidasi -1. Reaksi antarhalogen 3) Bilangan oksidasi halogen Pada senyawa hidrogen halida dan garam halida. +3. At) dapat bereaksi menurut persamaan reaksi: X2 + nY2(s) → 2XYn Cl2 + 3F2 Cl2 + 5F2 Br2 + 3F2 Br2 + 5F2 I2 + 3F2 I2 + 5F2 I2 + 7F2 I2 + 3Cl2 → 2ClF3 → 2ClF5 → 2BrF3 → 2BrF5 → 2IF3 → 2IF5 → 2IF7 → 2ICl3 6. I. Kecuali fluorin. CaCl2. Garam-garam halida banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya NaCl. X2 + Y2(s) → 2XY Cl2 + F2 → 2ClF I2 +Cl2(s) → 2ICl At2 +Br2 → 2AtBr * Reaksi pada periode 3 ke atas (Cl. Adapun urutan kereaktifannya adalah F > Cl > Br > I F2(g) + 2NaCl(s) → 2NaF(s) + Cl2(s) Cl2(g) + 2KBr(s) → 2KCl(s) + Br2(g) I2(g) + 2KBr(s) → Cl2(g) + 2NaF(s) → * Reaksi antarhalogen membentuk senyawa antarhalogen jika x dan y merupakan dua unsur halogen yang berbeda. Br. . Bromin dan Iodin dapat membentuk asam oksi dengan bilangan oksidasi +1. Reaksi halogen Reaksi dengan garam halida yang lain Senyawa halogen yang terbentuk Halogen yang lebih reaktif dapat mengusir halogen yang lain dari senyawanya.

Asam halida Asam halida dari atas ke bawah semakin kuat: HF < HCl < HBr < HI Karena dari atas ke bawah jari-jari atom halogen makin besar sehingga ion H+ semakin mudah terlepas. sehingga akan menyebabkan titik didih senyawa semakin besar. HF mempunyai titik didih paling tinggi walaupun HF mempunyai massa molekul paling rendah dibanding hidrogen halida yang lain. karena antara molekul HF mempunyai ikatan hidrogen. . semakin besar massa molekul relatif.Asam oksi halogen Asam oksi halogen dari atas ke bawah semakin lemah HClO > HBrO > HIO +1 +1 +1 Karena dari atas ke bawah jari-jari atom halogen makin besar sehingga gaya tolak terhadap ion H+ semakin lemah. Titik didih HClO < HClO2 < HClO3 < HClO4. . Ikatan hidrogen lebih kuat jika dibanding dengan kekuatan gaya dispersi antarmolekul. semakin kuat gaya dispersinya. mengapa? +1 +3 +5 +7 5) Titik didih hidrogen halida/asam halida Urutan titik didih hidrogen halida adalah: HCl < HBr < HI < HF Antarmolekul halida terdapat gaya dispersi.84 KIMIA XII SMA HXO = asam hipohalit → bilangan oksidasi +1 HXO2 = asam halit → bilangan oksidasi +3 HXO3 = asam halat → bilangan oksidasi +5 HXO4 = asam perhalat → bilangan oksidasi +7 Contoh: HClO = asam hipoklorit HClO2 = asam klorit HClO3 = asam klorat HClO4 = asam perklorat 4) Kekuatan asam .

139 ungu Rb 85 216 1.53 0.6 180 1347 0. Mengapa HClO4 lebih kuat daripada HClO2? Jelaskan! 3. Sifat fisis logam alkali Tabel 3.2 30 678 0. KClO3 b. Semakin kuat ikatan logam semakin besar titik didihnya.KIMIA XII SMA 85 Latihan 3 1.030 karmin Logam-logam alkali bersifat lunak. P + Cl2 d. Cl2 + NaOH → 3. Mengakibatkan energi kohesi antar atom dalam kristal logam sangat lemah.210 kuning K 39 203 0.3 39 688 0. Ca(ClO4)2 e. sehingga tarik-menarik antara ion positif dengan awan elektron pada ikatan logam lemah. Unsur-unsur Golongan Alkali (IA) a. logam alkali mempunyai daya hantar listrik dan panas yang baik. Semakin mudah elektron-elektron valensinya bergerak semakin besar daya hantar listrik dan panasnya. Cl2 + NaBr → → c.12 Sifat Fisika Unsur Logam Alkali Sifat massa atom jari-jari atom (pm) kerapatan (g/cm) kekerasan (Mohs) Titik leleh (oC) Titik didih (oC) Daya hantar listrik Warna nyala Li 7 133 0. Daya hantar listrik dan panas tersebut ditentukan oleh pergerakan elektron-elektron valensinya. . disebabkan atom-atom alkali hanya mempunyai satu elektron valensi. AlI3 a. F2 + H2O → b. Mengapa asam klorida lebih kuat daripada asam fluorida? Jelaskan! 2.108 merah Na 23 157 0.4 64 774 0. Berapa bilangan oksidasi unsur halogen pada senyawa di bawah ini? c.59 0. Ikatan logam juga mempengaruhi titik didih.67 0.86 0.5 98 883 0. NaBr d. HF 4. Adanya ikatan logam.078 merah Cs 133 235 1. Tulis hasil reasksinya a.80 0.049 biru Fr 223 27 677 0.

0 520 -3. BaCl2. CaCl2.93 (Kr)5s1 Cs 0. LiCl. (negatif). Catat warna yang dihasilkan tiap-tiap garam tersebut. Hal ini dikarenakan harga energi ionisasi logam alkali rendah sehingga mudah melepaskan elektron valensinya dan membentuk ion positif satu. dan SrCl2.13 Sifat Kimia Unsur Logam Alkali Sifat Keelektronegatifan Energi ionisasi (kj/mol) Potensial elektroda (volt) Konfigurasi elektron Li 1. Lakukan percobaan di bawah ini untuk mengetahui warna-warna khas spektrum suatu unsur.8 401 -2.9 498 -2. BaCl2.8 418 -2. Bersihkan kawat nikrom dengan cara mencelupkan ke dalam HCl pekat dan membakarnya sampai tidak memberikan warna. Kereaktifan logam alkali meningkat dai Li ke Fr 2) Daya reduksi alkali Logam alkali mempunyai harga potensial elektroda sangat kecil.7 376 -2. Bersihkan kembali kawat nikrom dan ulangi percobaan berturut-turut menggunakan NaCl.71 (Ne)3s1 K 0. sehingga logam alkali bersifat reduktor kuat. Semakin kecil energi ionisasi logam alkali semakin reaktif logam tersebut. . bakar pada nyala tak berwarna. pada pelat tetes.86 KIMIA XII SMA Logam alkali mempunyai warna spektrum yang khas apabila unsur atau garam-garam alkali dipanaskan misalnya suatu zat yang mengandung kalium dipanaskan (dibakar pada nyala bunsin) maka pasti muncul warna ungu. karena jari-jari Li kecil maka harga potensial elekrodanya paling negatif sehingga Li merupakan reduktor terkuat sedangkan Na reduktor paling lemah. Percobaan: Tes Nyala Siapkan sedikit kristal KCl. Untuk Li.92 (Ar)4s1 Rb 0. b. KCl.95 (Xe)6s1 Fr (Rn)7s1 1) Kereaktifan Logam alkali merupakan logam yang sangat reaktif bahkan paling reaktif di antara logam-logam lainnya. Masukkan 20 tetes HCl pekat ke dalam tabung reaksi dan sediakan kawat nikrom serta pembakar. Amati dan catat warna nyala yang terjadi. Sifat kimia Tabel 3. Setelah bersih ambil sedikit LiCl dengan ujung kawat nikrom. Harga potensial elektroda dari Na ke Cs bertambah. NaCl.05 (He)2s1 Na 0. CaCl2.

Reaksi dengan air Logam alkali bereaksi dengan air membentuk senyawa hidroksida dan gas H2 2L(s) + 2H2O(l) → 2LOH(aq) + H2(g) (L = logam alkali) Reaksi semakin hebat dari Li ke Cs.. Mengapa unsur-unsur golongan IA disebut golongan alkali? 2. Dengan K berlangsung cepat membentuk K2O dan K2O2.. Reaksi dengan asam encer 2L(s) + 2H+(aq) → 2L+(aq) + H2(g) Contoh: 2Na(s) + 2HCl(aq) → 2NaCl(aq) + H2(g) Reaksi dengan halogen 2L(s) + X2(g) → 2LX(s) (X2 = halogen) Contoh: 2Na(s) + Cl2(g) → 2NaCl(s) Latihan 4 1. Dengan Na berlangsung cepat membentuk Na2O dan Na2O2. b. .KIMIA XII SMA 87 3) Reaksi-reaksi logam alkali .. Li reaksinya berlangsung perlahan -lahan. Terbakar dengan Rb dan Cs membentuk RbO2 dan CsO2. Na terbakar. Li(s) + Br2 → . Tulis hasil reaksi: a. dan superoksida 4L(s) + O2(g) → 2L2O(s) oksida 2L(s) + O2(g) → L2O2(s) L(s) + O2(g) → LO2(s) peroksida superoksida oksida Contoh: 4K(s) + O2(g) → 2K2O(s) Reaksi oksigen dengan Li berlangsung perlahan-lahan membentuk LiO.. peroksida. K sampai Cs terbakar hebat. K(s) + H2O(l) → ... Contoh: 2Na(s) + 2H2O(l) → 2NaOH(aq) + H2(g) Reaksi dengan oksigen Logam alkali bereaksi dengan oksigen membentuk senyawa oksida.

88

KIMIA XII SMA

4. Sifat-sifat Unsur Alkali Tanah (Golongan IIA)
a. Sifat Fisika Tabel 3.14 Sifat Fisika Unsur Alkali Tanah
Unsur Nomor Titik Atom Lebur Titik Didih Energi Susunan Ionisasi jari-jari Jari-jari EoL/L2+ Konfigurasi (kkal/mol) Atom (Å) Ion (Å) Atom Elektron I Be Mg Ca Sr Ba 4 12 20 38 56 1.285 650 845 757 710 2.477 1.220 1.492 1.370 1.638 214 175 140 132 120 II 429 345 274 253 230 1,12 1,60 1,97 2,25 2,22 0,32 0,78 0,99 1,25 1,35 (volt) +1,85 +2,37 +2,87 +2,89 +2,90 (He)2s2 (Ne)3s2 (Ar)4s2 (Kr)5s2 (Xe)6s2

Unsur-unsur alkali tanah adalah logam yang reaktif, sehingga di alam tidak terdapat dalam keadaan bebas. Atom logam alkali tanah mempunyai elektron valensi 2, bila elektron tersebut dilepaskan akan diperoleh susunan elektron gas mulia dan membentuk ion +2. Dari tabel dapat dilihat bahwa, semakin ke bawah nomor atomnya semakin besar. Kereaktifan dan jari-jari atom logam alkali tanah meningkat sesuai dengan kenaikan nomor atom. Sebaliknya, titik didih dan titik leburnya menurun sesuai dengan kenaikan nomor atom. Di banding logam alkali, golongan logam alkali tanah kurang reaktif. b. Sifat Kimia 1) Kelarutan Kelarutan garam-garam sulfat, kromat, oksalat, dan karbonatnya dari atas ke bawah semakin berkurang. Contoh: Dalam garam sulfat, magnesium tidak mengendap, calsium mengendap sedikit, stronsium mengendap, dan balium mengendap lebih banyak. Kelarutan basa alkali tanah dari atas ke bawah semakin bertambah. Contoh: di dalam basa, magnesium mengendap tebal, kalsium mengendap tipis, stronsium dan barium tidak mengendap. Sifat kelarutan yang berbeda ini dapat digunakan untuk identifikasi dan memisahkan unsur alkali tanah. 2) Logam alkali tanah dapat bereaksi dengan air membentuk basa dan gas hidrogen, misalnya: Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g) Untuk bereaksi dengan air, Be dan Mg perlu pemanasan dan basa yang terbentuk sukar larut dalam air. Untuk Ca, Sr, dan Ba reaksinya cepat.

KIMIA XII SMA

89

3) Logam alkali tanah dapat bereaksi dengan oksigen Reaksi antara logam alkali tanah dengan oksigen akan terbentuk oksida. 2Mg(s) + O2(g) → 2MgO(s) (dengan pemanasan) 2Ca(s) + O2(g) → 2CaO(s) (tanpa pemanasan) 2Ba(s) + O2(g) → 2BaO(s) Bila oksigennya berlebihan dan reaksi pada tekanan tinggi maka terjadi peroksida. Ba(s) + O2(g) → BaO2(s) Barium peroksida 4) Logam alkali tanah dapat bereaksi dengan asam Reaksi antara logam alkali tanah dengan asam akan membentuk garam dan gas hidrogen. Mg(s) + H2SO4(aq) → MgSO4(aq) + H2(g) Ca(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2(g) 5) Logam alkali tanah dapat bereaksi dengan gas hidrogen Reaksi antara logam alkali tanah dengan gas hidrogen akan terbentuk hidrida. Ca(s) + H2(g) → CaH2(s) Kalsium hidrida Hidrida direaksikan dengan air akan terbentuk basa dan gas hidrogen CaH2(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) +2H2(g) 6) Logam alkali tanah dapat bereaksi dengan gas nitrogen Reaksi antara logam alkali tanah dengan gas nitrogen akan terbentuk nitrida 3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s) (pada suhu tinggi) 3Ca(s) + N2(g) → Ca3N2(s)

Latihan 5
1. Bagaimana keteraturan jari-jari atom dan energi ionisasi pada logam alkali tanah? 2. Bagaimanakah sifat-sifat logam alkali tanah bila dibandingkan dengan logam alkali? Jelaskan!

90

KIMIA XII SMA

5. Sifat-sifat unsur periode ketiga
Unsur-unsur yang terletak pada periode yang sama menunjukkan kecenderungan sifat kimia dan sifat fisika secara beraturan. Beberapa sifat fisika dan kimia unsur-unsur periode ketiga ditunjukkan pada tabel berikut. Tabel 3.15 Sifat-Sifat Unsur Periode Ketiga
Unsur
Nomor atom Konfigurasi elektron Masa atom relatif Energi ionisasi I (kJ/mol) Elektronegativitas Titik didih Struktur (oC) Titik leleh (oC)

Na
11

Mg
12

Al
13

Si
14

P
15

S
16

Cl
17

Ar
18

(Ne)3s1 (Ne)3s2 (Ne)3S23p1 (Ne)3s23p2 (Ne)3s23p3 (Ne)3s23p4 (Ne)3s23p5 (Ne)3s23p6 22,98 495,8 0,9 892 98 24,31 737,6 1,2 1107 650 26,98 577,4 1,5 2500 660 kristal logam padat logam -1,66 amfoter lemah 28,08 786,2 1,8 3280 1410 kristal kovalen raksasa padat 30,97 1012 2,1 281 44 molekul poliatom padat 32,04 999,9 2,3 445 119 molekul poliatom padat 35,45 1255 3,0 -35 -101 molekul diatom gas 36 1520 >0 -186 -18 molekul monoatom gas

kristal kristal logam logam padat padat

Wujud Sifat logam Pot. elektroda standar (Eo) Sifat asam basa

logam logam -2,71 basa -2,37 basa

semilogam nonlogam nonlogam nonlogam nonlogam -0,86 asam lemah -0,43 asam lemah +0,36 asam kuat +1,36 asam kuat -

Unsur-unsur dalam satu periode mempunyai jumlah kulit yang sama, tetapi berbeda elektron valensinya, hal ini menyebabkan perbedaan sifat kimianya. a. Sifat fisika 1) jari-jari atom Jari-jari atom dari kiri ke kanan semakin kecil, karena muatan intinya bertambah sehingga gaya tarik inti terhadap elektron semakin besar, Na mempunyai jari-jari paling besar 2) energi ioniasi Energi ionisasi dari kiri ke kanan cenderung semakin besar. Energi ionisasi Mg lebih besar daripada Al, karena Mg mempunyai elektron valensi yang sudah berpasangan semua (penuh). Begitu juga dengan P dan S, unsur P mempunyai energi ionisasi lebih besar daripada S karena P mempunyai subkulit p setengah penuh yang lebih stabil. 3) Titik didih dan titik lebur Titik didih dan titik lebur semakin bertambah dari Na sampai dengan Si kemudian menurun tajam pada P. Ini berkaitan dengan struktur dari zat tersebut dan ikatan logamnya

Sifat logam suatu unsur berkaitan dengan sifat makin mudahnya suatu unsur melepaskan elektron (energi ionisasi rendah). 4. Unsurunsur periode ketiga sifat logamnya dari kiri ke kanan makin berkurang karena energi ionisasinya makin besar. sehingga titik didihnya paling tinggi P dan S mempunyai struktur kovalen lebih sederhana. Cl dan Ar adalah molekul gas. 5. Dengan demikian natirum merupakan unsur logam yang memiliki daya pereduksi terkuat sedangkan klorin merupakan unsur nonlogam yang memiliki daya pengoksidasi terbesar. Hal tersebut disebabkan elektron valensi dari atom logam yang bebas bergerak. unsur-unsur dengan Eo semakin besar maka daya pengoksidasinya makin kuat.16 Senyawa Hidroksida Unsur Periode Ketiga No. Si membentuk kristal kovalen raksasa. 4) Sifat Logam . magnesium. b. dan aluminium merupakan penghantar (konduktor) panas dan listrik.Logam natrium. Sifat kimia 1) Sifat Pereduksi dan Pengoksidasi Dengan melihat harga potensial reduksi standar (Eo). . Unsur periode ketiga 1. 2. 3. Natirum (Na) Magnesium (Mg) Aluminium (Al) Silikon (Si) Fosfor (P) Bilangan oksidasi +1 +2 +3 +4 +3 +5 Senyawa hidroksida NaOH Mg(OH)2 Al(OH)3 Si(OH)4 P(OH)3 P(OH)5 . 2) Sifat Asam Basa Hidroksida Senyawa hidroksida unsur-unsur periode ketiga dituliskan sebagai A(OH)x A = unsur periode ketiga x = bilangan oksidasi unsur A OH = gugus hidroksida Tabel 3. Mg dan Al mempunyai struktur kristal logam dan ikatan logamnya semakin kuat dari kiri ke kanan karena elektron valensinya semakin banyak. sehingga mempunyai titik didih dan titik lebur lebih rendah dibanding logam.KIMIA XII SMA 91 Na. sehingga antarmolekulnya hanya mempunyai gaya dispersi. Sedangkan unsur-unsur dengan Eo semakin kecil daya pereduksinya makin kuat.

Ti. Unsur-unsur tersebut adalah Sc. Mengapa titik didih Al lebih besar dari Mg dan Mg lebih besar dari Na? 6. Ni. Sifat-sifat Unsur Transisi Periode Ke-4 Unsur transisi dalam satu periode mempunyai persamaan sifat. Bagaimanakah sifat asam pada unsur-unsur periode ke-3 dari kiri ke kanan? 3. Dalam sistem periodik unsur. Fe.mempengaruhi sifat hidroksidanya. Co. V. 7. Belerang (S) Klorin (Cl) Bilangan oksidasi +4 +6 +1 +3 +5 +7 Senyawa hidroksida S(OH)4 S(OH)6 Cl(OH) Cl(OH)3 Cl(OH)5 Cl(OH)7 Jenis ikatan antara unsur periode ke-3 dengan gugus OH. dan Zn.(pembawa sifat basa). Unsur periode ketiga 6. Unsur-unsur transisi mempunyai sifat-sifat seperti tabel berikut. Cu. AOH → A+ + OHSenyawa hidroksida yang berikatan kovalen bersifat asam karena senyawa hidroksidanya dapat melepaskan ion H+ (pembawa sifat asam). Latihan 6 1. metaloid dan nonlogam? 2. unsur transisi periode keempat dimulai dari nomor atom 21 sampai dengan 30. Senyawa hidroksida yang berikatan ion bersifat basa karena senyawa hidroksidanya melepaskan ion OH.+ H+ Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur dalam satu periode makin ke kiri sifat basanya makin kuat dan makin ke kanan sifat asamnya makin kuat. Mn. Cr.92 KIMIA XII SMA No. AOH → AO. . Pada unsur-unsur periode ke-3 manakah unsur yang bersifat logam. Sifat senyawa-senyawa ini ada yang merupakan senyawa ion dan kovalen.

Di samping itu elektron-elektron yang ada pada orbital d belum penuh. sehingga atom-atom unsur transisi saling berikatan dengan ikatan logam yang kokoh. 1) Sifat Logam Unsur Transisi Unsur-unsur transisi yang memiliki elektron valensi 1 atau 2 sangat mudah melepaskan elektron valensinya. ion. ikatan logam unsur transisi jauh lebih kuat.64 7.17 0. Hal ini disebabkan elektron valensi yang dilepaskan lebih banyak.76 0.15 0. Zat yang demikian bersifat paramagnetik.34 2583 1083 217 1.94 +.16 0. 2) Sifat Kemagnetan Unsur Transisi Atom. bila digosok mengkilap.18 2087 1244 182 1.74 0.28 3520 1493 176 1.63 8.72 8. Bila dibanding dengan unsur logam (golongan utama).80 0. ion.44 2800 1535 181 1.90 0. Zat yang sifat paramagnetiknya sangat besar disebut ferromagnetik.90 -0.22 0. Sifat Fisika Unsur transisi periode keempat semuanya bersifat logam.26 0.25 2800 1455 178 1.32 0. titik lebur.49 -16 3130 1812 155 1.8 0.69 6. Bila suatu atom.KIMIA XII SMA 93 Tabel 3.74 5.17 Sifat-sifat Unsur Transisi Unsur Nomor atom Konfigurasi Bilangan oksidasi Energi ionisasi I (Kkal) Jari-jari atom (Å) Jari-jari ion M2+ Jari-jari ion M3+ Rapatan(g/cm3) Potensial reduksi M2+ + 2e → M(s) Titik didih (oC) Titik lebur (oC) Sc 21 Ti 22 V 23 Cr 24 Mn 25 Fe 26 Co 27 Ni 28 Cu 29 Zn 30 (Ar)3d1 (Ar)3d2 (Ar)3d3 (Ar)3d5 (Ar)3d6 (Ar)3d6 (Ar)3d7 (Ar)3d8 (Ar)3d10 (Ar)3d10 4s2 4s2 4s2 4s1 4s2 4s2 4s2 4s2 4s1 4s2 +3 +2+3+4 +2+3 +2+3+6 +2+3+4 +2+3 +2+3 +2+3 +1+2 +2 +4+5 151 1.72 8.2 3530 1730 156 1. mudah ditempa dapat direnggangkan dan dapat dibentuk.81 3 3900 1400 158 1. dan kekerasan yang sedang sampai tinggi adalah akibat dari cepat tersedianya elektron untuk membentuk ikatan logam.76 907 419 a. Titik didih.13 -. merupakan konduktor panas dan listrik yang baik. atau molekul yang mengandung elektron tidak berpasangan dapat ditarik magnet.9 -0.16 0.98 -1.17 0. Makin banyak elektron yang tidak berpasangan.72 7.4 -1. makin besar sifat paramagnetiknya.9 -0. daya hantar listrik yang baik.76 4.91 2480 1900 +6+7 171 1.44 0.17 0. dapat bersifat dipengaruhi magnet.84 0. atau molekul .88 0.66 7.

21Sc ↑ 3d ↑↓ 4s paramagnetik Besi (Fe) nomor atomnya 26 mempunyai empat elektron yang belum berpasangan. 26Fe ↑↓ ↑ ↑ 3d ↑ ↑ ↑↓ 4s ferromagnetik Seng (Zn) nomor atomnya 30 mempunyai elektron yang sudah berpasangan semua. sedangkan Zn2+ orbital d-nya sudah penuh elektron sehingga elektron sulit tereksitasi. Contoh Skandium (Sc) nomor atomnya 21 mempunyai satu elektron yang belum berpasangan. sehingga Sc dapat ditarik magnet. Sehingga pada umumnya senyawa-senyawa unsur transisi berwarna kecuali Sc dan Zn.94 KIMIA XII SMA mengandung elektron berpasangan semua maka zat itu ditolak oleh magnet. . dan disebut diamagnetik. 30Zn ↑↓ ↑↓ ↑↓ ↑↓ ↑↓ 3d ↑↓ 4s diamagnetik 3) Pada Umumnya Unsur-unsur Transisi Membentuk Senyawa Berwarna Percobaan: Menyelidiki Warna Unsur Transisi Sediakan 5 buah gelas arloji! Ambillah satu spatula (sendok) kristal CuSO4 dan letakkan pada gelas arloji pertama! Letakkan kristal K2Cr2O7 pada gelas arloji 2 Letakkan kristal KMnO4 pada gelas arloji 3 Letakkan kristal FeCl3 pada gelas arloji 4 Letakkan kristal NiSO4 pada gelas arloji 5 Amatilah warna kristal tersebut dan catat hasilnya Elektron-elektron pada orbital d mudah tereksitasi sambil menyerap energi cahaya pada spektrum sinar tampak. sehingga tidak ditarik magnet. Pada ion Sc3+ tidak mempunyai elektron pada orbital d. sehingga Fe sangat kuat ditarik magnet.

+3. karena unsur transisi mempunyai elektron-elektron yang tingkat energinya hampir sama dalam orbital 3d dan 4s.19 Bilangan Oksidasi Unsur Transisi Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Total elektron di 4s dan 3d 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 +3 +2. +7 +1. +3. Fe2O3 CoO. Ni2+ Cr2+. +4 +1.KIMIA XII SMA 95 Daftar warna ion unsur transisi terdapat pada tabel berikut. Mn2+ Cr2O72Fe2+. +3. V2O5 Cr2O3. Tabel 3. +2. +3. Tabel 3. NiO2 CuCl. +4. +2. +5. CoCl3 NiCl2. +2. +6 +1. MnO4- b. +4. Ti4+. V3+. +2. +3. +4. +2. +2. +6. V2O3. Perbedaan tingkat energi yang relatif kecil ini memungkinan variasi jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi berbeda-beda sehingga mempunyai bilangan oksidasi yang berbeda dalam berbagai senyawanya. +5. Zn2+ Fe3+. +5 +1. +3. TiCl4 VO. Cu2+ Ti3+. Mn2O4 FeCl2. Ti2O3. CrF6 MnO.18 Warna Ion Unsur Transisi Warna Tak berwarna Kuning Merah muda Jingga Hijau Biru Ungu Ion Sc3+. +4. +3. Sifat Kimia Unsur transisi mempunyai beberapa bilangan oksidasi. +4. +5 +1. CrO42Co2+. Cu+. +2. +4 +1. +5. +6 +1. +3 +2 Bilangan oksidasi Contoh senyawa ScCl3 TiO. CuO ZnCl2 . MnCl2.

F-.(ion oksalat) disingkat ox. OH-. Ligan polidentat. Ligan menyumbangkan pasangan elektron bebas kepada orbital-orbital ion logam transisi sebagai atom pusat. Senyawa atau Ion Kompleks Pembentukan ion kompleks dari unsur-unsur transisi disebabkan adanya peranan elektron yang menempati pada subkulit 3d. a. CN-. Ligan terdiri atas ligan anion (misalnya Cl-. Misalnya: → K Fe(CN) ← 4K+ + [Fe (CN) ]4– 4 6 6 ion kompleks negatif – → Ag(NH3)2Cl ← [Ag(NH3)2]+ + Cl ion kompleks positif 7. sehingga membentuk ikatan kovalen koordinasi. . ion logamnya mempuyai orbital-orbital yang kosong dan pada ligan memiliki pasangan elektron bebas. Elektron-elektron pada subkulit inilah yang mengadakan ikatan dengan atom atau gugus atom yang lain. misalnya dietilentriamin disingkat dien H2N(CH2)2–NH(CH2)2–NH2 (3 pasang elektron bebas) . 4. SO42-. Ligan Ligan adalah anion atau molekul netral yang dapat menyumbangkan pasangan elektron kepada ion pusat sehingga ligan merupakan donor pasangan elektron bebas.Ligan monodentat. CN-. H2O dan NH3 Ligan bidentat. Senyawa kompleks dapat terionisasi menjadi ion kompleks. b. misalnya H2N–CH2–CH2–NH2 (etilendiamin) disingkat en dan C2O42. 5 atau 6 pasangan elektron bebas. Struktur ion kompleks Ion kompleks terdiri atas ion logam (unsur transisi) sebagai ion pusat yang dikelilingi oleh sekelompok anion atau molekul yang disebut ligan. I-.96 KIMIA XII SMA Unsur transisi dapat membentuk senyawa kompleks/ion kompleks. NO3-. Macam-macam ligan sebagai berikut. Dalam ion kompleks. 4s. Br-. dan 4p. yaitu ligan yang dapat menyumbangkan 3. yaitu ligan yang hanya menyumbangkan satu pasang elektron bebas misalnya Cl-. yaitu ligan yang dapat menyumbangkan dua pasang elektron bebas. C2O42-) dan ligan netral (misalnya H2O dan NH3).

21 Bilangan Koordinasi Ion Ag+ Au+ Cu+ Fe2+ Co2+ Ni2+ Cu2+ Bilangan koordiansi 2 2. 6 4. Tabel 1.20 Nama-Nama Ligan Ligan H2O NH3 ClCNNO3 - Nama akuo amin kloro siano nitrato sulfato nitro hidrokso oksalato karbonato okso SO42NO2 OHC2O4 O22- CO32- c. Bilangan koordinasi Bilangan koordinasi menyatakan banyaknya ligan atau banyaknya ikatan koordinasi yang terjadi dalam suatu ion atau senyawa kompleks. 4 6 4. Bilangan koordinasi beberapa logam pembentuk senyawa kompleks dapat dilihat pada tabel di bawah ini. 6 4.KIMIA XII SMA -O 2C–CH2 97 CH2–CO2- etilen diamin tetra asetat disingkat EDTA (6 pasang elektron bebas) N–(CH2)2–N -O 2C–CH2 CH2–CO2- Nama-nama ligan dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 1. 6 4. 6 Ion Zn2+ Al3+ Sc3+ Cr3+ Fe3+ Au3+ Bilangan koordinasi 4. 6 6 6 6 4 - . 4 2.

= ligan 6 = bilangan koordinasi 4– = muatan ion kompleks d. Contoh 1) [Ag(NH3)2]n muatan atom pusat Ag = +1 muatan ligan NH3 = 0 (netral) muatan ion kompleks = muatan atom pusat + (bilangan koordinasi x muatan ligan) n = muatan Ag + 2 (muatan NH3) n = +1 + 2(0) n = +1 [Ag(NH3)2]+ 2) [Cu(NH3)4]n muatan Cu muatan NH3 = +2 =0 n = +2 + 4(0) n = +2 [Cu(NH3)4]2+ muatan ion kompleks = muatan Cu + 4 (muatan NH3) .98 KIMIA XII SMA Contoh ion kompleks 1) Ion kompleks positif [Cu(NH3)4]2+ Cu2+ = atom pusat/ion pusat NH3 = ligan 4 = bilangan koordinasi 2+ = muatan ion kompleks 2) Ion kompleks negatif [Fe(CN)6]4Fe2+ = atom pusat/ion pusat CN. Mengitung muatan ion kompleks berdasarkan muatan ion pusat dan ligan Berikut ini disajikan beberapa contoh menghitung muatan ion kompleks sederhana berdasarkan muatan ion pusat dan ligan.

ligan-ligannya menempati posisi tetrahedral. [Hg(NH3-)2]2+.KIMIA XII SMA 99 3) [Cr(Cl)(H2O)5]n muatan Cr muatan Cl muatan H2O = +3 = -1 =0 n = +3 + 1(-1) + 5(0) n = +2 [Cr(Cl)(H2O)5]2+ 4) [Ag(S2O3)2]n muatan Ag muatan S2O3 = +1 = -2 n = +1 + 2 (-2) n = +1 – 4 n = -3 [Ag(S2O3)2]3e. dan [AgCl2]-. [AuCl2]-. mempunyai bentuk linear. Bentuk ion kompleks 1) Ion kompleks dengan bilangan koordinasi 2. misalnya Zn(NH3)4]2+ Zn (Ar) 3d10 4s2 Zn2+ (Ar) 3d10 4s0 . dimana kedua pasangan elektron bebas hasil sumbangan ligan-ligan diarahkan ke ion pusat sebagai ikatan koordinasi yang kedudukannya sama jauh misalnya [Ag(NH3)2]+ 47Ag muatan ion kompleks = muatan Cr + 1(muatan Cl) + 5(muatan H2O) muatan ion kompleks = muatan Ag +2 (muatan S2O3) (Kr) 4d10 5s1 Ag+ (Kr) 4d10 5s0 [Ag(NH3)2]+ Hibridisasi NH3 5s NH3 5p Sp H3N → Ag+ ← NH3 Contoh lainnya yaitu [Cu(NH3)2]2+. 2) Ion kompleks dengan bilangan koordinasi 4.

↑↓ ↑↓ ↑↓ 3d ↑↓ CN CN CN CN 4s 4p Hibridasi dsp2 Contoh lainnya yaitu [Pt(NH3)4]2+.3 CNCN- Ada juga ion kompleks dengan bilangan koordinasi 4. dan [ZnCl4]2-.2 CNNI CNGambar 3. [Cu(NH3)4]2+. maka kekuatan ligan tersebut mampu memasangkan elektron yang tidak berpasangan. 28Ni (Ar) 3d84s2. Zn 2+ NH3 NH3 NH3 Gambar 3. [Cu(CN)4]2-.100 KIMIA XII SMA [Zn(NH3)4]2+ Hibridisasi sp3 NH3 4s NH3 NH3 NH3 4p NH3 Contoh lainnya yaitu [Cu(CN)4]3-. [Au(Cl4]2-. Ni2+ (Ar) 3d84s0 ↑↓ ↑↓ ↑↓ 3d ↑ ↑ 4s 4p Karena CN. [FeCl4]-. ligan-ligannya menempati posisi oktahedral/oktahedron. dan [PtCl4]2-. Keenam pasangan elektron bebas sumbangan ligan-ligan diarahkan pada ion pusat sebagai ikatan koordinasi dan menempati kedudukan yang sama jauh. ligan-ligannya menempati posisi segi empat planar misalnya [Ni(CN)4)2-. misalnya [Fe(CN)6]426Fe (Ar) 3d6 4s2 ↑↓ ↑ ↑ 3d Fe2+ (Ar) 3d6 4s0 ↑ ↑ 4s 4p . 3) Ion kompleks dengan bilangan koordinasi 6.termasuk ligan kuat.

nama atom pusat disebut dengan menyatakan bilangan oksidasinya dengan angka romawi di dalam kurung. 4) Pemberian nama ligan berdasarkan urutan abjad. dan seterusnya. tetra (4). 1) Kation disebut lebih dahulu kemudian diikuti nama anion seperti pada senyawa NaCl dinamakan natrium klorida 2) Pada ion kompleks atau kompleks netral nama ligan disebut lebih dahulu kemudian diikuti ion logam. tris (3) tetrakis (4) pentakis (5). Apabila ligan sudah mengandung awalan.KIMIA XII SMA 101 [Fe(CN)6]4Hibridasi: d2sp3 CN - ↑↓ ↑↓ ↑↓ CN CN CN CN CN CN 3d 4s 4p NC Fe - 2+ CN CN - - Contoh lainnya yaitu [Fe(CN)6]3-. NC - [Cr(NH3)6]3+. heksakis (6). misalnya etilendiamina jumlahnya dinyatakan dengan awalan bis (2). dan [CrCl2(NH3)4]+. jika terdapat ligan lebih dari satu. Bila senyawa kompleks merupakan anion kompleks nama atom pusat diberi akhiran at. CN Gambar 3. 5) Jika senyawa kompleks mengandung kation kompleks atau molekul netral. Contoh 1) Kation kompleks [Ag(NH3)2]+ [Cu(H2O)4]2+ 2) Anion kompleks [Fe(CN)6]4[Fe(CN)6]3ion heksasiano ferrat (II) ion heksasiano ferrat (III) ion diamin perak (I) ion tetraakuo tembaga (II) . 3) Banyaknya ligan dinyatakan dengan awalan mono (1) di (2). tri (3). dan seterusnya. Ion kompleks mempunyai tata nama tertentu Aturan pemberian nama ion kompleks atau senyawa kompleks menurut IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) adalah sebagai berikut.4 f.

Tuliskan nama ion/senyawa kompleks di bawah ini: a. dan oksigen golongan VIA a. licin. Ion diamin tetra kloro kobaltat (III) d. dan oksigen terletak pada perioda 2 di mana karbon termasuk golongan IVA. Grafit bersifat lunak. Kalium tetrakloro kuprat (II) b. 1) Sifat fisis Karbon memiliki beberapa allotropi di antaranya grafit dan intan. Nitrogen dan Oksigen Karbon. [Co(NH3)5Cl]2+ b. Karbon dapat berikatan dengan karbon lainnya membentuk rantai karbon dengan ikatan kovalen Grafit mempunyai struktur atom C yang kuat sehingga grafit tahan . Sekitar 23% massa dari tubuh manusia adalah karbon. (PtCl4)2c. Heksaamin kobal (III) nitrat c. Tuliskan rumus kimia ion/senyawa kompleks di bawah ini a. Intan lebih keras daripada grafit karena intan mempunyai struktur kovalen raksasa. intan tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak memiliki elektron bebas 2) Sifat kimia Karbon memiliki sifat khas karena karbon mempunyai elektron valensi sebanyak 4. Karbon. Karbon Unsur karbon terkandung di dalam semua tumbuhan dan hewan. nitrogen. K2[Ni(CN)4] d. nitrogen golongan VA. Ion ditiosulfato argentat (I) 8. (NH4)2{Fe(H2O)Cl5] 3.102 KIMIA XII SMA 3) Senyawa kompleks Ag(NH3)2Cl diamin perak (I) klorida K3Fe(CN)6 Cu(NH3)4SO4 kalium heksasiano ferrat (III) tetraamin tembaga (II) sulfat Latihan 7 1. rapuh dan dapat menghantarkan listrik Sedangkan intan bersifat keras dan tidak dapat menghantarkan listrik. Mengapa unsur-unsur transisi pada umumnya mempunyai banyak bilangan oksidasi dan berwarna? 2.

KIMIA XII SMA 103 terhadap oksidasi.gas berbau menusuk dan berwarna biru .molekul triatomik dengan ikatan kovalen rangkap dan . +1.wujud gas 2) Sifat kimia . -2. yaitu oksigen (O2) dan molekul ozon (O3) 1) sifat fisis Oksigen .terdapat di udara 2) sifat kimia Oksigen .terdapat di lapisan stratosfer Ozon . b.sedikit larut dalam air .gas tidak berbau dan tidak berwarna . +2.molekul diatomik dengan ikatan kovalen rangkap O=O Ozon . +4. Nitrogen Di udara kering terdapat 78% nitrogen 1) Sifat fisis . Oksigen Unsur oksigen mempunyai 2 alotropi. -1.Nitrogen mempunyai bilangan oksidasi -3. +3. intan mempunyai struktur kovalen raksasa sehingga baru dapat dioksidasi pada suhu yang sangat tinggi Untuk senyawa karbon dengan rantai karbon pendek lebih mudah teroksidasi dan lebih reaktif. +5 Contoh: Bilangan oksidasi -3 : NH3 Bilangan oksidasi +2 : NO Bilangan oksidasi -2 : N2H4 Bilangan oksidasi -1 : NH2OH Bilangan oksidasi 0 : N2 Bilangan oksidasi+1 : N2O Mempuyai struktur molekul diatomik (N2) dengan ikatan kovalen rangkap 3 (N ≡ N) Tidak reaktif pada suhu rendah tetapi dapat bereaksi pada suhu tinggi Bilangan oksidasi +3 : HNO2 Bilangan oksidasi +4 : NO2 Bilangan oksidasi +5 : HNO3 c. 0.

104 KIMIA XII SMA Oksigen Ozon tunggal O O O - merupakan oksidator (biasanya untuk pembakaran) .Neon digunakan untuk mengisi lampu reklame dengan warna merah jingga. antara lain: Helium: merah pucat Kripton: biru pucat Xenon: hijau biru Gambar 3. . N2O d. (He = 80%.Helium dicampur dengan gas oksigen (O2) untuk pernapasan para penyelam dan para pekerja terowongan dengan tekanan tinggi. DAMPAK. O2 = 20%).5 - .Helium digunakan pengisi balon sebagai pengganti gas hidrogen yang mudah terbakar. PEMBUATAN UNSUR DAN SENYAWA 1. HNO2 b. . Kegunaan Unsur dan Senyawa a. N2O5 3. Gas Mulia 1) Helium (He) . Sebutkan perbedaan oksigen dan ozon! e. N2H4 c. Gas mulia yang lain dapat digunakan untuk mengisi lampu reklame warna. KEGUNAAAN. HNO3 C. Apa perbedaan grafit dan intan? 2.Helium digunakan sebagai peluru atomer untuk mentransformasi suatu inti atom. 2) Neon (Ne) .merupakan oksidator kuat Latihan 8 1. Helium cair digunakan sebagai pendingin karena titik didihnya sangat rendah. Tulis bilangan oksidasi N pada senyawa: a.

membuat skala pada buret dan termome ter 4HF + SiO2 → SiF4 + 2H2O. - Untuk pasta gigi (pasta gigi yang mengandung fluorida). Gambar 3.HF digunakan untuk mensketsa kaca karena HF bereaksi dengan kaca (SiO2).Argon dapat digunakan untuk bola lampu.Untuk pembiusan dan pembedahan (mempunyai sifat anestesia).Neon cair digunakan sebagai pendingin.Sebagai lapisan antilengket pada panci teflon (polimer CF2 = CF2). Gambar 3. l lampu fotografi berkecepatan tinggi. dan laser untuk merawat retina mata.9 . . fluo resensi. 6) Radon (Rn) Radon digunakan dalam terapi radiasi bagi penderita kanker.8 b. .Xenon untuk lampu blitz.Kripton biasa digunakan untuk lampu di l andasan pesawat terbang.KIMIA XII SMA 105 .6 4) Kripton (Kr) . 3) Argon (Ar) .Argon digunakan sebagai atmosfer inert logam diindustri dan eksperimen di laboratorium. yaitu untuk membuat gambar pada gelas. .7 5) Xenon (Xe) .Neon biasa digunakan untuk lampu landasan pesawat terbang. . Gambar 3. Halogen 1) Fluorin . Na2SiF6 (natrium heksafluorosilikat).Kripton dapat digunakan untuk mengontrol ketebalan kertas. . Gambar 3. mercusuar.

. CCIF3).Kalium klorat (KClO3) digunakan sebagai bahan baku pembuatan petasan. Pb + 4Na + 4C2H5Cl → Pb(C2H5)4 + 4NaCl . .Natrium hipoklorit (NaClO) sebagai pemutih tepung.Pengisi lampu Na dalam keadaan uapnya. 2) Klorin .10 .11 untuk meningkatkan kualitas bensin sebagai zat antiknocking dalam bensin.CH2Br) digunakan Gambar 3. zat antiknocking pada bensin.Kapur klor (CaOCl2) digunakan sebagai serbuk pemutih/pengelantang. . dan kepala korek api. kembang api. . . . Kriolit (Na3AIF6).dalam keadaan cairan digunakan sebagai medium penghantar panas. untuk pelarut pada pengolahan logam aluminium. DDT (diklor difenil triklor etana) sebagai bahan pestisida.Digunakan dalam pembuatan TEL. . sebagai disinfektan.Natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai penyedap dan pengawet makanan. digunakan pada pengolahan air minum untuk membunuh bakteri. . 3) Bromin . Alkali Logam Na dan Senyawa Na 1) Logam Na .Kaporit Ca (OCl)2. Gambar 3.106 KIMIA XII SMA - Fluorin digunakan sebagai pendingin (CF2Cl2.Perak bromida (AgBr) digunakan untuk melapisi film dan kertas foto. Bahan baku pembuat plastik PVC (CH2CHCl). c.Natrium bromida (NaBr) digunakan sebagai obat penenang syaraf.Atenrin (C23H30CN3Cl) sebagai obat malaria. Amonium klorida (NH4Cl) sebagai elektrolit pengisi batu baterai.Etilendibromida (CH2Br .Digunakan sebagai reduktor pada pemisahan boron dan silikon. Sengklorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder). .

5) NaHCO3 (soda kue) Gambar 3.Untuk mencairkan salju pada musim panas. yaitu Na2CO3. 4) NaOH (soda api)/sabun . .Bahan pembuat gelas.Untuk pemadam kebakaran yang dapat menghasilkan CO2 bila dicampur dengan HCl. dan NaClO3. Na2CO3.Sebagai campuran pada minuman botol agar menghasilkan CO2.Sebagai bahan mengembangkan adonan pada pembuatan kue. kertas.Sebagai bumbu masak.Untuk industri tekstil. .sebagai bahan pembuat sabun dan detergen.Sebagai bahan pembuat sabun.Sebagai pengawet makanan bahan baku pembuatan logam Na.Untuk pemurnian bauksit. Gambar 3.12 .15 . 3) Na2CO3 (soda cuci) . .Sebagai pembuat senyawa natrium. .Menghilangkan kesadahan. . NaOH. . NaClO. Sebagai zat pengawet makanan dalam kaleng dan sebagai obat reumatik.13 6) Na benzoat Gambar 3. gas Cl2.KIMIA XII SMA 107 2) NaCl (garam dapur) .Untuk larutan infus. . dan zat warna. Gambar 3. . . .14 7) Natrium glutamat (MSG) Sebagai penyedap rasa.

16 Senyawa kalium 1) KNO3 . zat tambahan makanan ternak. Alkali Tanah Logam magnesium dan senyawa magnesium 1) Logam Mg . . untuk menetralkan tanah yang bersifat asam. dan peledak. . 4) KOH Sebagai elektrolit batu baterai alkali dan sebagai bahan pembuat sabun lunak. Gambar 3. .Sebagai bahan pembuatan petasan.17 .Sebagai magnalium. sebagai batu tahan panas pada tanur tinggi. 3) KClO3 Sebagai bahan korek api. Gambar 3. - MgCO3 (dolomit). sebagai obat maag.Sebagai pupuk. 3) Senyawa Ca .Mg foil untuk kembang api tetes.108 KIMIA XII SMA 8) Natrium salisilat Sebagai obat penurun panas. yaitu paduan 10% logam magnesium dan 90% aluminium..MgO. d. petasan.CaO dan CaCO3. 2) KCl Sebagai pupuk. pupuk tanaman. dan KOH. Digunakan pada badan pesawat udara karena magnalium bersifat kuat dan ringan.MgSO47H2O (garam Inggris) Gambar 3. 2) Senyawa Mg . Mg(OH)2 (antasida).18 - Sebagai obat pencahar. sebagai bahan pembuat logam K. . sebagai bahan campuran pada material bangunan.Untuk mencegah korosi pada besi.

Paduan Be-Cu dapat diolah menjadi peralatan kunci pas. . 20% Al.Sebagai absorbse pada perkakas untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. duralium (9. dan lain-lain. . 2) Senyawa Al . obeng. alnico (50% Fe. Gambar 3. . Aluminium 1) Logam Al .KAl(SO4)212H2O (tawas) biasa untuk Gambar 3.19 kendaraan. Karbon (C) 1) Arang aktif . pesawat terbang. CaC2 (karbit). kapal laut.Sebagai bahan campuran logam-logam aliase misalnya magnalium. CaSO4 5H2O (gips). 4) Logam berilium . . . .Sebagai bahan konstruksi bangunan. 4% Cu) suatu aliase yang tahan karat.Sebagai norit untuk obat sakit perut. sebagai bahan material yang tahan terhadap api. 10% Co) adalah magnet yang sangat kuat.Sebagai bahan perabot rumah tangga. Karena paduan Be . 20% Ni.Al(OH)3 berfungsi sebagai obat maag. untuk pupuk tanaman.20 menjernihkan air. Al2O3nH2O (bauksit) dan Na3AlF6 (kriolit) sebagai bahan bakar pembuatan logam Al) - - f.KIMIA XII SMA 109 - CaO3MgO 4SiO2 (asbes).Cu bersifat keras seperti baja serta tidak menimbulkan api jika terkena aliran listrik.Al foil untuk pembungkus obat dan makanan. .Logam Be dipakai sebagai kerangka pesawat ruang angkasa dan kerangka rudal karena sangat ringan. direaksikan dengan air untuk pengelasan. e. Al2SO417H2O berfungsi sebagai pewarna tekstil. Ca3(PO4)2 (kalium fosfat).6% Al. seagai perekat tulang pada cedera retak tulang (frakture).

18% Cr. belerang dapat mengikat molekul-molekul karet. . Gambar 3. .Sebagai bahan bakar pada metalurgi pengolahan besi.23 j. perunggu (paduan 90% Cu dan 10% Zn. 5) Batu bara .21 3) Grafit .Membuat paduan logam. dan 18% Ni). 60% Ni.Sebagai bahan bakar menggantikan bahan bakar minyak. . Krom (Cr) . .24 . kuningan (paduan 67% dan 33% zn. .Sebagai elektroda inert pada proses elektrolisis. Gambar 3. . Gambar 3.Sebagai isi pensil.Untuk melapisi logam lain agar tahan terhadap karet.SiC (silikon karbida atau atau karborondum). . KNO3 dan karbon untuk pembuatan serbuk mesiu. 4) Kokas .Untuk memproduksi senyawa asam sulfat (H2SO4). Belerang (S) . untuk pengisi pembuatan sabun detergen. Tembaga (Cu) .Campur belerang.Untuk membuat stainless stell (64% Fe. Gambar 3. h.Membuat berbagai perabot dan barang kerajinan. dan 25% Fe untuk untuk membuat filamen pemanas.Paduan 15% Cr.110 KIMIA XII SMA 2) Intan Sebagai mata bor dan untuk perhiasan mahal. .Untuk instalasi dan peralatan listrik. .Na2SiO3 (Natrium silikat).22 i.Untuk vulkanisir karet.

untuk gambar rancang bangun. dan penyelam.Digunakan dalam industri logam. Seng (Zn) Sebagai atap rumah.Senyawa Fe3 [Fe(CN)6]2 sebagai tinta cetak biru (blueprint). dan peralatan pertanian. .Senyawa FeCl3 terkandung pada tablet kurang darah.Bahan baku berbagai macam baja.Digunakan untuk pernapasan semua makhluk hidup.N2H2 (hidrozin) digunakan sebagai bahan bakar roket.Dalam keadaan cair untuk bahan-bahan roket. Gambar 3. pembuatan baja. Gambar 3. . Besi (Fe) . .Untuk penanganan limbah. . Untuk melapisi logam lain (agar terhindar dari korosi). .26 n. N2 mempunyai titik didih rendah.Nitrogen cair digunakan untuk pembekuan makanan secara cepat. . Nitrogen (N2) . pendaki gunung. dan industri kimia. . dan bahan peledak. l.Gas N2 untuk mengisi ban mobil karena pemuaian termalnya yang konstan.Sebagai bahan pembuatan NH3.25 m. Untuk pembungkus batu baterai.KIMIA XII SMA 111 k. NH3 merupakan bahan pembuatan pupuk asam nitrat. . kendaraan. Gambar 3. .Sebagai kerangka bangunan. . sebagai pigmen warna biru pada cat. Oksigen (O2) . . misalnya pasien di rumah sakit.Untuk bantuan pernapasan.Senyawa besi Fe4[Fe(CN)6]3.27 .

4SiO2) Asbes dapat menyebabkan penyakit yang disebut asbestosis. Asbes (CaO. Dampak Unsur dan Senyawa Radon (Rn) Radon dapat menimbulkan kanker paru-paru. Berkurangnya ozon tidak dapat mencegah sinar UV sampai ke permukaan bumi Dikrorodifenil trikloro etana (DDT) Pestisida (DDT) tidak terurai secara alami. beracun jika terisap dalam bentuk debu. terisap. Karbondisulfida (CS2) CS2 beracun jika terserap kulit. Karbon tetraklorida (CCl4) Menyebabkan kerusakan hati. Triklorometana (CHCl3) Menyebabkan kerusakan jaringan syaraf. Hewan-hewan yang lain akan terkontaminasi lewat rantai makanan. . yang diikuti dengan ekskresi dahak dan batuk. Karbon tetraklorida (CCl4) CCl4 beracun jika tertelan. Asbestosis merupakan gejala sesak napas. Klorofluoro karbon/CFC CFC dalam stratosfer akan berekasi dengan atom O3. mudah terbakar dan meledak. gas CO2 menyebabkan efek rumah kaca. Unsur Aluminium (Al) Unsur Al dalam bentuk powder (bubuk). dan terserap kulit serta pemicu terjadinya kanker. Aluminium oksida (Al2O3) Al2O3 (alumina) dalam bentuk debu beracun (jika terhirup) Bauksit (Al2O3XH2O) Penambangan bauksit menyebabkan kerusakan pada ekosistem. Unsur karbon (C) Unsur karbon mudah terbakar. menyebabkan pengurangan kadar O3. akibatnya terakumulasi dalam jaringan tubuh manusia.112 KIMIA XII SMA 2. serta pembesaran ujung-ujung jari. Karbondioksida (CO2) Pembakaran sempurna senyawa karbon menghasilkan CO2.3MgO.

Alat-alat dari logam terkena oksigen mudah mengalami korosi. Fe2(C2O4)3 Debu yang mengandung Fe2(C2O4)4 beracun menyebabkan siderosis (penyakit paru-paru). Peristiwa ini mengakibatkan hujan asam. Silikon tetraklorida (SiCl4) SiCl4 menyebabkan keracunan melalui mulut dan pernapasan. mudah terbakar. membentuk H2SO4. Oksigen dalam bentuk cair menyebabkan iritasi pada kulit. Ozon (O3) Ozon di udara yang berasal dari smog fotokimia bersifat racun (jika kadarnya lebih besar dari 20 bpj). Kromium asetat (Cr (C2H3O2)3 . H2O Kromium asetat bersifat racun (lewat mulut atau alat pencernaan). Silikon tetrahidrat (SiH4) SiH4 menyebabkan kebakaran. Unsur tembaga (Cu) Unsur tembaga dalam bentuk serbuk mudah terbakar. mempercepat terjadinya korosi dan menyebabkan iritasi kulit dan jaringan tubuh. beracun. Unsur belerang (S) Unsur belerang uapnya beracun terhadap organisme rendah (jamur).KIMIA XII SMA 113 Unsur silikon (Si) Silikon dalam bentuk bubuk mudah terbakar. Besi (III) oksalat. dan pemicu terjadinya kanker. Hujan asam dapat merusak tanaman. . karena mudah terbakar secara spontan di udara. dan meledak dalam bentuk mesin. Hidrogen peroksida (H2O2) Hidrogen peroksida menyebabkan iritasi pada kulit. Oksigen berlebihan menyebabkan buah-buahan dan sayur-sayuran menjadi cepat busuk. Tembaga klorida (CuCl2) Tembaga klorida melalui pernapasan menyebabkan keracunan. Unsur oksigen (O2) jika terhirup Gas oksigen menyebabkan bahaya kebakaran. Belerangdioksida (SO2) Gas SO2 di udara bereaksi dengan air. Kromium acid (CrO3) Kromium acid mudah terbakar.

keracunan lewat pernapasan. Oksimetilena formaldehyda. iritasi dan pemicu terjadinya kanker. Logam besi (Fe) Logam besi mudah teroksidasi dalam udara lembab. 22H) Tembaga kromat menyebabkan penyakit kanker. yaitu yang berasal dari gas alam. 3. mata pedih.114 KIMIA XII SMA Tembaga kromat (CuCrO4 . Campuran NO dan NO2 Campuran NO dan NO2 di udara akan bereaksi dengan zat pencernaan lain membentuk smog (asap dan kabut) yang menyebabkan sesak napas. Nitrogen trioksida (NO3) Nitrogen trioksida menyebabkan keracunan melalui pernapasan dan menyebabkan iritasi. Nitrogen dioksida (NO2) Nitrogen dioksida menyebabkan keracunan melalui pernapasan. Untuk mengambilnya secara ekonomi tidak menguntungkan maka dicari sumber lain. Kalium heksasianoferrat (III). . gas Nitrogen (N2) dan pengotor. Oksigen difluorida OF2 Oksigen difluorida mudah meledak jika terkontaminasi dengan air atau udara. [K3Fe(CN)6] Senyawa kalium heksasianoferrat (III) beracun. Unsur nitrogen (N2) Unsur nitrogen mudah terbakar dan mengakibatkan hujan asam. 2CuO . dan sebagainya. Partikel besi (serbuk halus) jika tersusun di udara mudah terbakar dan terjadi ledakan. Agar diperoleh gas He murni. Pembuatan Unsur dan Senyawa a. HCHO Oksimetilena formaldehyda menyebabkan kebakaran. Di udara terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit. Untuk mendapatkan Helium dari gas alam ini diembunkan sehingga diperoleh produk yang berupa campuran Helium (He). Pembuatan Gas Mulia 1) Pengambilan Helium (He) dari gas alam Sumber gas He yang utama terdapat di matahari dan bintang tetapi kita sulit mengambilnya.

Langkah berikutnya Ar. Kr. Dengan ini sebagian besar udara akan membentuk fase cair dengan kandungan gas mulia lebih banyak ± 60% gas mulia (Ar. Sedangkan Xe dan Kr dipisahkan pada tahapan destilasi berikutnya. Kriogenik adalah cara mendapatkan pada suhu rendah umumnya di bawah -100oC. (i) Proses adsorbsi Oksigen dan nitrogen dipisahkan terlebih dahulu untuk memperoleh Ar. Xe dari udara Pada tahap awal dilakukan pemisahan udara dari CO2 dan uap air. Radon cepat meluruh menjadi unsur lain. Akhirnya pada suhu ± -80oC diperoleh Ar. dan Xe diperoleh pada suhu yang lebih tinggi. Hasil dari pemisahan ini (Ar. sementara Kr. setiap gas akan keluar dari arang. b.KIMIA XII SMA 115 dilakukan proses kriogenik dan adsorbsi. Xe. (ii) Proses destilasi bertingkat Proses destilasi bertingkat merupakan prinsip pemisahan zat berdasarkan perbedaan titik didih zat. Radon mempunyai waktu paruh 3. Pembuatan Halogen Halogen dapat dibuat dengan cara elektrolisis atau dengan cara mengoksidasi senyawa halida (X-). dan Xe. 2) Pengambilan Ne. Xe) dan sisanya ± 30% O2 dan 10% N2. Gas fluorin (F2) jarang dibuat di laboratorium karena . Dengan proses adsorbsi pengotor dapat diserap sehingga diperoleh gas helium murni. Pada saat arang dipanaskan perlahan. Kr. O2 direaksikan dengan Cu sedangkan N2 direaksikan dengan Mg. Ar. Dalam proses kriogenik campuran gas alam diberi tekanan lalu didinginkan dengan cepat agar N2 mengembun sehingga dapat dipisahkan. Kr. He dan Ne tidak mengembun karena titik didih kedua gas tersebut sangat rendah.8 hari. Kr. 3) Perolehan Radon (Rn) Radon diperoleh dari peluruhan unsur radioaktif U-238 dan peluruhan langsung Ra-226. Pada umumnya unsur-unsur halogen (X2) dibuat di laboratorium dengan cara mengoksidasi senyawa halida. kemudian Ar dan O2 dipisahkan. Selanjutnya udara diembunkan dengan pemberian tekanan ± 200 atm dan diikuti dengan pendinginan cepat. Titik didih N2 paling tinggi sehingga N2 dapat dipisahkan terlebih dahulu. dan Kr) diadsorpsi oleh arang teraktivasi. dan Xe dipisahkan dengan menggunakan proses adsorbsi atau destilasi fraksionasi.

3. Unsur halogen klorin. Bromin (Br2) Air laut juga sumber utama Br.116 KIMIA XII SMA tidak ada oksidator yang mampu mengoksidasi senyawa fluorida (F). Mengapa demikian? Fluorin mempunyai daya oksidasi tinggi dibanding halogen yang lain. dan iodin dapat dihasilkan dari oksidasi terhadap senyawa halida dengan oksidator MnO2 atau KMnO4 dalam lingkungan asam. KHF2 dilarutkan dalam HF cair. Kontak (reaksi) antara logam Na dan gas Cl2 terbentuk digunakan lapisan besi tipis. untuk mencegah terjadinya reaksi antara H2 dan F2 maka gas F2 yang terbentuk dapat ditampung dalam wadah yang terbuat dari aliasi Cu dengan Ni 2. Fluorin (F2) Fluorin diperoleh melalui proses elektrolisis garam hidrogen fluorida. Setiap 1 m3 air laut terdapat 3 kg bromin (Br2).→ H+ + 2FKatode Anoda : 2H+ + 2e → H2 : 2F→ F2 + 2e Reaksi di atas perlu digunakan diafragma (pemisah berupa monel). Proses Downs Elektrolisis leburan NaCl (NaCl cair) Katode (besi) Anoda (karbon) : Na+ + e → Na : 2Cl. Reaksi KHF2 → K+ + HF2HF2. kemudian ditambahkan LiF 3% (agar suhu turun sampai ±100oC). dan elektrolisis larutan NaCl. Elektrolisis dilakukan pada tempat terbuat dari baja. 1. Cl(g) + 2Br–(aq) → 2Cl-(aq) + Br2(g) . Klorin (Cl2) Air laut dan garam batu merupakan sumber utama Cl. untuk mendapatkan Cl dapat dilakukan elektrolisis leburan NaCl.→ Cl2 + 2e Pada proses di atas sebelum NaCl dicairkan. bromin. NaCl dicampurkan dengan sedikit NaF (agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC. Bromin didapatkan dengan cara mengoksidasi ion bromida yang terdapat dalam air laut. di mana sebagai katode baja dan sebagai anoda karbon (grafit).

5.1 jam) c. LiCl(l) Anoda: Cl–(l) → Li+(l) + Cl-(l) → 1⁄2 Cl2(g) + e Katoda: Li+(l) + e → Li Natrium dibuat dari elektrolisis lelehan natrium klorida yang dicampur dengan kalsium klorida disebut proses gown. Sisa larutan kemudian dialiri gas Cl2.+ 6H + + Se → 1⁄2 I2 + 3H2O) x 2 (HSO3. Gas Br2 yang diperoleh dimurnikan dari Cl2 dengan cara destilasi. . Larutan yang terjadi diuapkan sementara zat-zat yang kurang larut mengkristal. Br2(g) + H2O(l) → 2H+(aq) + Br–(aq) + + BrO–(aq) Reaksi hidrolisis dapat dicegah dengan cara menambahkan H2SO4 pada air laut hingga pHnya 3.+ H2O → HSO4. Ini dapat diperoleh dengan elektrolisis lelehan LiCl sebagai berikut. Setelah pH air laut 3. Pembuatan Logam Alkali Logam-logam alkali dapat dibuat dengan elektrolisis lelehan garamnya atau mereduksi garamnya. Astatin (At) Astatin diperoleh dari penembakan Bi dengan partikel α (He). Fungsi dari kalsium klorida untuk menurunkan titik cair sehingga lebih efisien (dari 800oC sampai 500oC). 219 83 Bi + 4 He → 2 221 85 Bi 1 + 2 0n Astatin bersifat radioaktif dan mempunyai waktu paropendek (8. abu dari ganggang laut dicampur dengan air panas dan disaring.+ 2H+ + 2e) x 5 Ganggang laut (mengandung KI) dikeringkan. 2KI(aq) + Cl2(g) → 2KCl(aq) + I2(g) 5. Yodium dibuat secara reduksi ion yodat dengan produksi natrium hidrogensulfit. Iodin (I2) Yodium di alam hanya terdapat natrium yodat (NaIO3). (IO3. Elektrolisis larutan garam logam alkali tidak akan menghasilkan logam alkali karena harga potensil elektroda lebih negatif dari pada air. 4.KIMIA XII SMA 117 Br2 dalam air dapat mengalami hidrolisis. baru dialiri gas Cl2 dan udara.5.

dan barium dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garam kloridanya. CaO(s) + H2O(l) → Ca2+(aq) + 2OH-(q) Mg2+(aq) + 2O-(aq) → Mg(OH)2(s) Endapan Mg(OH)2 direaksikan dengan larutan HCl pekat untuk membentuk MgCl2.118 KIMIA XII SMA Anoda karbon Katoda + tangki besi _ sebagaikatoda bertindak NaCl(l) Cl–(l) → Na+(l) + Cl–(l) → 1⁄2 Cl2(g) + e + Na+(l) + e → Na(l) _ ion ion + lapisan elektrolit yang membeku dipermukaan lapisan karbon jalan keluar leburan kryolit leburan alumunium 3.28 Gambar pembuatan natrium dengan proses down Logam kalium. d. rubidium. kalsium. BeF2 + Mg → MgF2 + Be Magnesium. stonsium. Mula-mula air laut direaksikan dengan CaO yang berasal dari pemanasan batu kapur. kecuali berilium. Pembuatan magnesium juga menggunakan proses down. rubidium. sehingga pembuatan logam alkali tanah dilakukan dengan cara elektrolisis lelehan garamnya. magnesium diperoleh dari air laut. Mg(OH)2(s) + 2HCl(aq) → MgCl2(aq) + 2H2O(l) . Alkali Tanah Alkali tanah mempunyai harga potensial elektroda sangat negatif. dan cesium dibuat dengan mereduksi lelehan garam kloridanya. → Na + KCl ← NaCl + K (s) (l) (l) (s) Na(s) + RbCl(l) Na(s) + CsCl → ← NaCl(l) + Rb(s) → ← NaCl + Cs (l) (s) Kalium. Sumber utama. dan cesium yang terbentuk mudah menguap. sehingga kesetimbangan bergeser ke zat hasil. Birilium dapat dibuat dengan mereduksi garam flouridanya. maka harus dikeluarkan dari sistem kesetimbangan.

Reaksinya: NaAlO2(aq) + HCl(aq) + H2O(aq) + H2O(l) → Al(OH)3 + NaCl(aq) Al(OH)3 yang terbentuk diubah menjadi Al2O3 dengan pemanasan. Reaksinya: 2Al(OH)3 → Al2O3(s) + 3H2O(g) 2) Proses elektrolisis . MgCl2(l) Katoda: Mg2+(l) + 2e Anoda: 2Cl–(l) MgCl2 2+ – → ← Mg (l) + 2Cl (l) → Mg(s) → Cl2(g) + 2e → Mg + Cl2 e.Bauksit dicuci dengan larutan NaOH pekat Reaksinya: Al2O3(s) + 2NaOH(aq) → 2NaAlO2(aq) + H2O(l) NaAlO2 yang terbentuk diubah menjadi Al(OH)3 dengan menambahkan asam.29 .Al2O3 dicampur dengan kriolit.KIMIA XII SMA 119 Larutan MgCl2 diperoleh dengan menguapkan airnya sehingga diperoleh kristal MgCl2. 1) Proses pemurnian bauksit . kemudian kristal MgCl2 dicairkan dan dielektrolisis. Larutan Al2O3 dalam kriolit dielektrolisis (lihat gambar) D CAIRAN ELEKTROLIT ANODE KARBON TUNGKU KARBON LELEHAN (KATODE) ALUMUNIUM Gambar 3. berfungsi sebagai pelarut dan menurunkan titik didih Al2O3 dari 2000oC menjadi 1000oC. Pembuatan Aluminium (Al) Pengolahan logam aluminium melalui proses pemurnian dan proses elektrolisis menurut Charles Martin Hall.

SiO2(l) + C(s) → Si(l) + 2CO(g) h. Pembuatan silikon (Si) Silikon dibuat dengan cara memanaskan pasir dan kokas (c) pada suhu sekitar 3000oC dalam tanur listrik atau tungku pembakaran. campuran belerang dan air panas dipompa ke atas permukaan tanah. Pembuatan fosforus Unsur fosforus diperoleh dengan memanaskan campuran kalsium fosfat. i. Kokas (C) berfungsi sebagai reduktor. uap yang dihasilkan dialirkan ke dalam air. dan karbon pada suhu 1400oC . Oleh udara bertekanan tinggi. dipompakan uap air yang sangat panas ke dalam deposit belerang di dalam tanah sehingga belerang meleleh.5 %. g. Pengambilan belerang dan depositnya dalam tanah ditambang dengan penambangan frash. Belerang akan membentuk padatan ketika sampai permukaan tanah. Kemudian larutan SO3 dalam air kita uji dengan menggunakan kertas lakmus. Perubahan warna merah pada kertas lakmus menunjukkan oksida belerang pembentuk asam.120 KIMIA XII SMA Reaksi yang terjadi: 2Al2O3 Katoda: 4Al3+ + 12e Anoda: 6O22Al2O3 → 4Al3+ + 6O2→ 4Al → 3O2 + 12e → 4Al + 3O2 Logam aluminium yang terbentuk tertumpuk pada dinding bejana tempat yang digunakan untuk elektrolisis). Seringkali gas oksigen yang terbentuk bereaksi dengan karbon menghasilkan gas karbondioksida. Pembuatan belerang Sumber unsur belerang adalah gunung berapi dan dalam tanah. 2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s) → 6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4(g) Uap fosforus yang terbentuk dipadatkan. Dengan cara ini kemurnian belerang yang diperoleh sampai 99. f. pasir. Dengan menggunakan pompa Frasch. Pembuatan H2SO4 1) Dalam laboratorium Serbuk belerang dibakar. . Oksigen yang terbentuk terdapat pada anoda.1500oC dalam suatu tanur listrik.

Reaksi: 2SO2(g) + O2(g) → ← 2SO3(g) Gas SO3 yang terjadi direaksikan dengan larutan H2SO4 encer hingga dihasilkan H2S2O7 (asam pirosulfat). H2 2HNOSO4(l) + H2O(l) ⎯⎯→ 2H2SO4(l) + NO(g) + NO2(g) j. a) Proses kontak Bahan dasar: SO2 yang diperoleh dari pembakaran belerang reaksi selanjutnya adalah mereaksikan gas SO2 bersih dengan gas O2 pada suhu ±400oC dengan katalis V2O5 (vanadium pentaoksida). Cr2O3(s) + 2Al → 2Cr(l) + Al2O3(s) .KIMIA XII SMA 121 2) Dalam industri Produksi H2SO4 dalam industri dapat dibuat melalui 2 cara. yaitu proses kontak dan proses kamar timbal. Reaksi: SO3(g) + H2SO4(aq) → H2S2O7(l) Kemudian H2S2O7 ditambahkan air Reaksi: H2S2O7(l) + H2O(l) → 2H2SO4(l) uleum/asam sulfat pekat dengan kadar 98% b) Proses kamar timbal Campuran gas SO2 dengan oksigen dialirkan ke kamar yang dilapisi Pb dengan katalisator gas NO dan NO2 sesuai reaksi. 2SO2(g) + O2(g) ⎯⎯⎯⎯→ 2HNOSO4(l) NO2 asam nitrosil asam sulfat dengan kadar < 98% NO. Pembuatan Cr Logam kromium diperoleh melalui proses alumino thermit mereduksi Cr2O3 dengan aluminium.

Reaksi: C(kokas) + O2(g) → CO2(g) CO2(g) + C(kokas) → 2CO(g) gasCO ini yang selanjutnya akan mereduksi bijih besi. Daerah pemanasan 450o .1300)oC. b. Daerah pencairan tempat keluarnya kerak udara panas kerak tempat keluarnya besi (1300 . a.750o 3Fe2O3+CO 2Fe3O4+CO2 750o . Pembuatan Besi Pengolahan logam besi dilakukan dalam tanur tinggi.1000o Fe3O4+CO 3FeO+CO2 1000o .1300o 3Fe+CO2 FeO+CO 1300o . Reaksi: Fe2O3(s) + 3CO(g) → 2Fe(s) + CO2(g) Fe3O4(s) + 4CO(g) → 3Fe(s) + 4CO2(g) 3) Daerah Karburasi Pada daerah karburasi ini besi reduksi menyerap karbon untuk menurunkan titik cairnya. melalui proses reduksi bijih besi (Fe2O3. sulfida dan zat organik yang ada pada bijih besi dioksidasi dan kokas dibakar menjadi CO2 yang kemudian oleh kokas lain CO2 direduksi menjadi CO. .30 1) Daerah Pemanasan Pada daerah pemanasan karbonat.1500o (400 . 2) Daerah Reduksi Pada daerah reduksi ini baik Fe2O3 dan Fe3O4 direduksi oleh gas CO menjadi Fe. d.1000)oC.750)oC. Daerah reduksi (750 . Daerah karburasi (1000 . c. Gambar 3. Fe3O4) dengan karbonmonoksida meliputi tahap-tahap sebagai berikut.1500)oC.122 KIMIA XII SMA k.

5% Cu akan diperoleh bijih besi pekat yang mengandung 20 . Melalui pengapungan bijih tambaga yang hanya mengandung 0.2 . m. 2) Membuang pengotor Si. 3) Besi tempa dengan kadar C antara 0. 2) Besi baja dengan kadar C antara: 1. Pembuatan Baja Baja adalah paduan logam besi dengan unsur lain.5% Bersifat keras dan rapuh biasa digunakan untuk setrika besi dan wajan besi. 1) Besi tuang dengan kadar C antara 2. Mn. Cairan kerak dan besi cair dialirkan melalui lubang yang berbeda karena perbedaan massa jenis. dan P.4% menjadi -0. pemanggangan. dll).40% Cu. dan lain-lain. besi bekas. Untuk mengolah CuFeS2 menjadi tembaga harus melalui empat tahap. Proses pembuatan baja yang banyak digunakan sekarang adalah proses tungku oksigen karena lebih praktis dan efisien.4. dan kapur (CaO). Untuk mendapatkan jenis besi yang bermacam-macam adalah dengan mengurangi kadar karbonnya.25% Bersifat kesat biasa digunakan untuk paku. .2% Bersifat kuat dan ulet biasa digunakan untuk kerangka jembatan dan mobil.5%. yaitu pengapungan (pemekatan). peleburan.1. 3) Menambahkan unsur logam lain sesuai dengan jenis baja yang diinginkan (Ni. rantai.KIMIA XII SMA 123 4) Daerah Pencairan Pada daerah pencairan ini kerak (CaSiO3) mencair.12 .5 .0. Pembuatan baja dari besi kasar (pig iron) harus melalui pross-proses sebagai berikut. belerang maka besi cair ini disebut sebagai besi kasar (pig iron).5 . dan elektrolisis. silikat. Mn. Pengolahan Tembaga Kalkopirit (CuFeS2) merupakan bijih tembaga yang digunakan untuk menghasilkan tembaga. Biasanya besi cair ini masih tercampur dengan beberapa zat di antaranya karbon.0. Mula-mula ke dalam tungku dimasukkan besi kasar. Tungku oksigen merupakan silinder baja dengan pelapis bersifat basa pada bagian dalamnya. Cr. Oksigen akan bereaksi dengan karbon menjadi CO2 dan pengotornya akan terpisah. Kemudian oksigen murni ditiupkan ke dalam campuran yang berupa cairan panas. 1) Menurunkan kadar C dalam besi kasar dari 3 . l.

perak. 4CuFeS2 + 9O2 → 2Cu2S + 2Fe2O3 + 6SO2 Bijih yang sudah dipanggang dilebur dan dihasilkan dua lapisan. Lapisan atas adalah kerak silikat yang mengandung FeSiO3. n.124 KIMIA XII SMA Kemudian bijih pekat dipanggang untuk mengubah bijih pekat menjadi besi sulfida. ZnO yang dihasilkan direduksi dengan karbon pada suhu di atas 1000oC.999%. Pembuatan Zing Logam zing diperoleh dengan cara memanaskan ZnCO3 dan ZnS dengan udara. ZnCO3(s) → ZnO(s) + CO2(g) 2ZnS(s) + 3O2(g) → 2ZnO(s) + 2SO2(g) ZnO(s) + C(s) o. Copper matte yang dihasilkan dipindahkan ke tungku lain dan ditiupkan udara sehingga menghasilkan blister copper (tembaga lepuh). CuSO4(aq) Katoda: Anoda: Cu2+(aq) + 2e Cu(s) Cu(s) → Cu2+(aq) + SO42-(aq) → Cu(s) → Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) Kadar tembaga yang dihasilkan mencapai 99. Lapisan bawah adalah Copper matte yang mengandung Cu2S dan besi leleh. Sebagai anoda digunakan blister copper dan sebagai katoda tembaga murni. Pembuatan O2 Pembuatan gas oksigen untuk keperluan industri dengan cara penyulingan bertingkat udara cair bersama dengan pembuatan gas nitrogen. emas. Di laboratorium gas O2 dihasilkan dari pemanasan KClO3 dan HgO. dan platina.99% Cu dan masih mengandng pengotor besi. sedangkan elektolitnya larutan CuSO4. 2Cu2S + 3O2 → 2Cu2O + 2SO2 Cu2S + Cu2O → 2Cu + SO2 Blister copper mengandung 98 . Reaksi: 2KClO3(s) → 2KCl(s) + 3O2(g) 2HgO(s) → 2Hg(l) + O2(g) → Zn(s) + CO(g) . Untuk menghilangkan pengotor-pengotor tersebut dilakukan elektrolisis. seng.

Pembuatan N2 Dalam industri gas nitrogen diperoleh dari udara bersama gas oksigen. Jelaskan dengan reaksi cara memperoleh gas halogen! Jelaskan perbedaan besi tuang dan baja. 5. Arang diperoleh dari pembakaran zat organik dengan oksigen terbatas pada suhu yang tingi. melalui penyulingan bertingkat udara yang dicairkan. 4. Berdasarkan perbedaan titik didih N2 (-197oC) dan O2 (-183oC) akan terbentuk fraksi nitrogen bagian atas dan fraksi oksigen bagian bawah. lengkap dengan contoh! Jelaskan cara pembuatan gas nitrogen di dalam industri! Jelaskan cara memperoleh alumiinium dari bijihnya! Sebutkan dan jelaskan urutan cara memperoleh tembaga dari bijihnya! . Pembakaran gas alam secara tidak sempurna akan menghasilkan jelaga berupa uap hitam. Jelaga merupakan paratikel-partikel karbon yang sangatt kecil dan dapat diendapkan dengan pengendap elektron statik. Di laboratorium gas-gas N2 dapat diperoleh dengan cara peruraian NH4NO2 dengan cara pemanasan: NH4NO2(aq) → 2H2O(l) + N2(g) q.KIMIA XII SMA 125 p. 2. Pembuatan Karbon Kokas diperoleh dari pemanasan materi karbon tanpa adanya oksigen pada suhu tinggi (sampai 1000oC). Arang akan menjadi karbon aktif apabila dipanaskan dengan uap air. Latihan 9 1. 3.

Mg (Radium). Br2. Sedang produk atom senyawa yang mengandung unsur gas mulia paling banyak pada senyawa Kripton dan Xenon. Sr (Stronsium). Kelimpahan di alam banyak ditemukan dalam bijih mineral. Cl (Klorir). Kr (Kripton). Br (Bromin). yang meliputi (Argon). dan Fr (Fransium). I2). K (Kalium). Golongan IA disebut juga alkali yang meliputi Li (Litium). Ra (Radium). Ba (Barium). Cs (Sesium). Golongan IIA disebut juga alkali tanah yang meliputi Be (Berilium). Golongan VIIIA disebut juga gas mulia. Kelimpahan di alam banyak ditemukan dalam bentuk persenyawaan terutama garam-garam mineral.126 KIMIA XII SMA ci a Ku n Ka t Gas mulia Halogen Alkali Alkali tanah Periode tiga Transisi - RANGKUMAN Unsur utama dalam sistem periodik unsur adalah unsur-unsur yang terletak dalam golongan A. Kelimpahan di alam banyak ditemukan dalam bentuk persenyawaan dan berada sebagai molekul diatomik (F2. Rb (Perbidium). dan Rn (Radon). Golongan VIIA disebut juga halogen yang meliputi F (Fluorin). sedang produk yang mengandung unsur alkali tanah banyak ditemukan dalam bentuk garamnya. Sedang produk yang mengandung unsur halogen banyak ditemukan dalam bentuk garam. Xe (Xenon). Kelimpahan di alam sangat sedikit dan berada sebagai atom-atom tunggal/monoatomik. Sedang produk yang mengandung unsur alkali banyak ditemukan dalam bentuk garamnya. I (Iodin). dan At (Astatin). Cl2. Unsur transisi dalam sistem periodik unsur adalah unsur-unsur yang terletak dalam golongan B. Ca (Kalsium). - - - - . Na (Natirum).

Unsur oksigen dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan VIA periode 2. Kelimpahan di alam ada dalam keadaan bebas. Unsur karbon dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IVA periode 2. paduan logam. Kelimpahan di alam ada dalam keadaan bebas dan dalam bentuk persenyawaan terutama dalam senyawa sulfida. Kelimpahan di alam banyak ditemukan dalam senyawa-senyawa oksida dan silikat. Unsur silikon dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IVA periode 3. Unsur belerang dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan VIA periode 3. Unsur nitrogen dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan VA periode 2. sedang produk yang mengandung unsur logam aluminium dalam tawas. tapi ada juga dalam bentuk persenyawaan. Sedang produk yang mengandung unsur silikon antara lain pasir silikon dan garam-garam silikon.KIMIA XII SMA 127 - - - - - - Unsur logam aluminium dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IIIA periode 3. Sedang produk yang mengandung unsur belerang ada dalam senyawa organik dan anorganik. Kelimpahan di alam terbanyak dalam bijih bauksit. Sedang produk yang mengandung unsur karbon ada dalam bentuk senyawa organik dan anorganik. Kelimpahan di alam ada dalam keadaan bebas dan dalam persenyawaan. Sedang produk yang mengandung unsur nitrogen paling banyak dalam senyawa oksida dan pupuk. Kelimpahan di alam ada dalam bentuk bebas dan dalam persenyawaan. . Sedang produk yang mengandung unsur oksigen banyak dalam bentuk senyawa oksidanya (senyawa anorganik dan organik).

Gas mulia lainnya (Ne. besarnya titik didih dan titik leleh berbanding lurus dengan massa atom relatif (Ar-nya).128 KIMIA XII SMA - - - - Unsur-unsur logam transisi seperti krom. Aluminium diperoleh dari bauksit melalui proses pemurniandan elektrolisis. Kelimpahannya di alam banyak terdapat sebagai senyawa-senyawa mineral. dan besi dalam sistem periodik unsur terletak dalam periode 4. Belerang diperoleh langsung dari gunung berapi menggunakan pompa Frasch. Helium diperoleh dari gas alam melalui proses kriogenik dan adsorbsi. Jari-jari atom semakin panjang berarti unsur mempunyai energi ionisasi semakin kecil dan semakin mudah melepaskan elektron membentuk ion positif. Fe. Cu) diperoleh melalui reduksi bijihnya. Kr. Bisa bebas dan dalam persenyawaan. kecuali logam tembaga. - - - . Unsur-unsur halogen. Halogen diperoleh dengan cara elektrolisis. Produk-produk yang mengandung unsur-unsur logam transisi di atas banyak dipakai pada paduan logam. Ar. dan karbon pada suhu 1400oC . seng. tembaga.1500oC. Pembuatan gas N2 dan O2 dengan car destilasi bertingkat udara cair. Silikon diperoleh dengan cara memanaskan pasir (SiO2) dan kokas (C) pada suhu 3000oC. pasir. Logam-logam golongan transisi (Cr. Fosfones diperoleh dengan cara memanaskan campuran kalsium fosfat. Logam alkali dapat dibuat dengan elektrolisis lelehan garamnya dan reduksi garamnya. gas mulia dalam satu golongan. dan Xe) diperoleh dari udara cair melalui proses adsorbsi dan proses destilasi fraksionasi. Zn.

KIMIA XII SMA 129 - - - - - - Walaupun gas mulia dikenal sangat stabil (sulit bereaksi) tetapi dengan unsur yang sangat elektronegatif (seperti F dan O) masih dapat bereaksi. Kereaktifan logam alkali tanah meningkat dari Be ke Ra. Kekuatan oksidator (daya oksidasi) halogen berkurang dari F ke At. dan dapat membentuk senyawa kompleks. Unsur dalam satu periode. sifat asamnya semakin ke kanan semakin kuat dan sifat besarnya semakin ke kiri semakin kuat. Unsur nitrogen dalam keadaan bebas membentuk molediatomik dengan ikatan kovalen rangkap tiga. Unsur oksigen dalam keadaan bebas membentuk molekul diatomik (O2) dan molekul triatomik (O3). +3. dipengaruhi magnet. sifat kelogamannya berkurang dari kiri ke kanan. Klorin. Bromin. +5. titik didih dan titik lebur relatif tinggi. ion-ionnya berwarna. Kereaktifan logam alkali meningkat dari Li ke Fr. Sifat unsur transisi bersifat logam. Kereaktifan halogen berkurang dari F ke At. atau +7. Unsur karbon sebagai penyusun utama semua tumbuhan dan hewan. . konduktor yang baik. sebagian besar mempunyai bebrapa bilangan oksidasi. dan Iodin dapat membentuk asam oksigen dengan bilangan oksidasi +1.

. Ar 2. yang paling banyak ditemukan di alam semesta adalah . fotosintesis tumbuh-tumbuhan c. Al2(SO4)3 b. Atom-atom gas mulia mempunyai kestabilan yang tinggi. perubahan senyawasenyawa yang mengandung oksigen 4. H2O c.. aluminium dan belerang d.. a. Xe c.. magnesium dan klorin c. semua berbentuk gas . KrPtF6 c... difusi ozon dari lapisan ozon (stratosfer) e. a.... b. MgSO4 .... a. a. Di antara unsur-unsur gas mulia di bawah ini.130 KIMIA XII SMA P ELATIHAN SOAL I. S d. a. Al(OH)3 8. atau e pada jawaban yang tepat! 1. Si 6. silikon dan phospor e. Ne e. monoatomik b. terdapat di alam dalam keadaan bebas. mempunyai konfigurasi elektron yang stabil d. Al2O3 d.. XeF2 d. jumlah elektron valensinya paling banyak e. a. Kr b. Na3AlF6 e. Senyawa gas mulia yang pertama disintesis adalah . BaSO2 5. c. H2O c. belerang dan argon 7... Bauksit merupakan bijih logam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan aluminium. Mg c... jumlah elektron di kulit terluarnya 8 c. natrium dan argon b... Di udara senyawa logam alkali tanah di bawah ini yang dikenal sebagai garam Inggris adalah . AlCl3 .. 7H2o d. Unsur periode ketiga yang di alam dalam keadaan bebas adalah . O2PtF6 b. Hal ini disebabkan karena . penguapan air laut dan udara d. He d.. P e. Gas oksigen di udara terutama berasal dari . XePtF6 3. MgCl2 .. d.. XeO2 e. Al b. respirasi hewan dan manusia b. Unsur periode ketiga yang paling banyak terdapat pada kulit bumi adalah . (CaHCO3)2 e.. Pilihlah huruf a. a. 2H2O b. Rumus kimia bauksit adalah . a. CaSO4 .

Apabila logam alkali dipanaskan dengan gas nitrogen maka akan terbentuk senyawa yang disebut . |Br a. sifat reduktor Li lebih kuat daipada K e. sifat basa Na lebih kuat daipada sifat basa Rb d. Urutan kekuatan basa dari logam alkali yang benar adalah .. dan F e. merah jingga III.. I dan III d. Reaksi di bawah ini yang termasuk reaksi disproporsionasi adalah . dan 4) 11.. F2|F-| -|I2 |I e.. NaOH < KOH < LiOH e.... I. hidrida b. a.54 volt Pasangan elektrode yang memberikan harga potensial sel paling besar adalah . Br2|Br-| -|F2 |F 13. jari-jari atom Rb lebih kecil daripada jari-jari atom K c.. Diketahui harga potensial elektroda standar sebagai berikut: F2 + 2e → 2F. H2 + Cl2 → 2HCl d.87 volt Cl2 + 2e → 2Cl. dan F d. I. hijau muda Yang merupakan warna nyala dari logam stronsium dan barium adalah . dan 4) e. dan F 12.. Diketahui warna nyala dari logam logam alkali: I. I. F. a. a.Eo = +1.... 2) dan 4) d. afinitas elektron Cs paling besar 15. Cl. 1) dan 3) b. putih II. Cl2 + 2KI → 2KCl + I2 14. a. Cl2|Cl-| -|Br2 |Br c. I dan II c. NaOH < LiOH < KOH 16. halida 17. Urutan kereaktifan unsur halogen dari yang paling reaktif sampai ke yang kurang reaktif adalah .. Cl. Cl. 2) dan 3) c... 3). 1). a. 2).09 volt I2 + 2e → 2IEo = +0. Br. a. karboksida e. III dan IV .. I. II dan III e.36 volt Br2 + 2e → 2Br.. 3). energi ionisasi K lebih kecil daripada energi ionisasi Na b. merah karmin IV. Br. a. Br.. Cl2|Cl–| -|Br2 b. LiOH < NaOH < KOH d. hidroksida c. dan I b.. LiOH < KOH < NaOH b. Cl.KIMIA XII SMA 131 10. nitrida d.Eo = +1. I dan IV b... Br..Eo = +2.. Cl2 + 2NaOH → NaCl + NaClO + H2O c. Br. F. F2 + 2NaCl → 2NaF + Cl2 b. dan Cl c. F2|F-| -|Cl2 |Cl d. Pernyataan tentang sifat-sifat golongan alkali yang benar adalah . KOH < LiOH < NaOH c. 2Na2S2O3 + I2 → Na2S4O6 + 2NaI e. Dari sifat-sifat unsur berikut: 1) jari-jari atom 2) energi ionisasi 3) kereaktifan 4) titik didih Sifat yang bertambah besar dengan bertambahnya nomor atom gas mulia adalah ..

energi ionisasi alkali lebih besar daripada energi ionisasi alkali tanah c. a.. a. a. a. jari-jari atomnya semakin kecil d. Cl d. PCl5 dan SiCl4 berikatan kovalen e. Al. a. Si. P. jari-jari atom alkali lebih besar daripada jari-jari atom alkali tanah b.. da PCl5 semuanya berikatan ion . S. Na. MgCl2. Mg.. S. NaCl. SiCl4.. Si. Cl c. Si. sifat kebebasannya bertambah b. P. sifat keasamannya bertambah c. P. kalsium hidroksida dan gas hidrogen e. S. Si. NaCl. Al... Si.. Cl b. hidroksida unsur Al dan Si bersifat amfoten d. Berdasarkan kenaikan nomor atomnya maka urutan unsur periode ketiga yang benar adalah . Mg. S.. S.. titik didih unsur alkali lebih besar daripada titik didih unsur alkali tanah e. Na. Al.. Mg. potensial elektroda alkali tanah lebih negatif daripada alkali 20. semakin mudah mengalami reduksi c. Kalsium dapat bereaksi sangat cepat dengan air menghasilkan . sifat basa unsur alkali tanah lebih besar daripada sifat basa unsur alkali d. P. Sifat unsur alkali dibandingkan dengan sifat alkali tanah yang seperiode adalah . Mg. Na.. sifat keasaman H2S lebih besar daripada H2SO4 e. AlCl3... Ikatan kimia yang terdapat dalam garam-garam klorida periode ke-3 adalah . a. MgCl2. NaCl dan MgCl2 berikatan ion sedangkan AlCl3 dan PCl5 berikatan kovalen d. Na. Mg. energi ionisasinya semakin kecil b. kalsium hidroksida dan gas oksigen d. P. sifat keasaman HClO3 lebih besar daripada HClO4 23.. Sifat-sifat golongan alkali tanah dari atas ke bawah yang benar adalah . NaCl dan MgCl2 berikatan ion c. k e e l e k t r o n e g a t i f a n n y a semakin besar e... Cl e. kalsium hidroksida dan gas karbondioksida 22. kereaktifannya berkurang 19. Cl 21. AlCl3 berikatan ion b. Na.. kalsium oksida dan gas hidrogen b..132 KIMIA XII SMA 18. Sifat kebasaannya dan kebasaan unsur-unsur periode ke-3 dari kiri ke kanan adalah . Al. kalsium oksida dan gas oksiden c. Al.

larutan basa e.. Pernyataan yang benar tentang sifat unsur transisi periode ke-4 adalah ..2 L b. 4. [NH3]42+ a. 2. Zn(NH3)4Cl2 c. gas H2 d.KIMIA XII SMA 133 24.. Pada proses elektrolisis lelehan NaCl dengan elektroda grafit. dapat berikatan dengan unsur lain dengan melepaskan atau mengikat elektron-elektron pada kulit terluar 25. Cu(NH3)4 28. magnesium dan besi sebagai anoda d. a. CF2Cl2 b. Dari pernyataan di bawah ini yang benar adalah ... 22. besi dilapisi magnesium e. Cu2+ b.12 L d.4 L c. 11.. Cr(NO3)4SO4 . magnesium sebagai anoda dan besi sebagai katoda b. Na2CO3 d.. gas Cl2 b. Apabila 13 gram logam seng habis bereaksi dengan asam sulfat encer sesuai reaksi: Zn(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2(g) Maka volum gas hidrogen yang diperoleh pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm adalah . CHCl3 c. a. Senyawa kompleks berikut yang mempunyai bilangan koordinasi enam adalah ....... Pada ion kompleks 2+ yang bertindak {Cr(NH3)4} sebagai ligan adalah . KCl b. NaHCO3 32. Magnesium dapat digunakan untuk melindungi korosi pada besi... a..24 L e. potensial elektroda lebih besar daripada besi 27. KClO3 c.. a. kripton b. NH3 Cr+ e. a. maka pada ikatan katoda dihasilkan . d. mempunyai orbital d yang penuh kecuali Cu dan Zn c. Na3Ag(S2O3)2 e. NaBr e. Senyawa dari halogen yang digunakan untuk meningkatkan mutu bensin adalah .. 1. K2PtCl4 b. ada yang bersifat logam dan ada yang bersifat nonlogam d. Golongan gas mulia yang digunakan untuk membantu pernapasan para penyelam adalah .. NaOH e.. gas O2 31. magnesium sebagai katoda dan besi sebagai anoda c. KClO3 d.48 L 26.. untuk Cr dan Cu mempunyai bilangan oksidasi +3 e... logam Na c.. a. mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu macam b. CH2Br = CH2Br 30.. helium d. a. a. K2PtCl6 d... c. argon 29. neon e. Senyawa yang berfungsi sebagai bahan pengembang adonan pada pembuatan kue adalah . xenon c.

gas SO2 e. a. klorofom b. Be dan Mg e... elektrolisis b. a.. Senyawa alkali tanah yang dapat digunakan sebagai obat sakit magg adalah . elektrolisis. Ca dan Mg c. pemanggangan. belerang b.. peleburan. karbon e. Senyawa yang dapat menipiskan lapisan ozon adalah . intan mempunyai sifat keras b. a. elektrolisis e. intan mudah bereaksi dengan kaca d. pemanggangan. Senyawa asbes mengandung logam .. Proses Frasch adalah proses penambangan untuk memperoleh unsur ... CaOCl2 e.. a.134 KIMIA XII SMA 33.. tembaga dan timah c.. PVC e. tembaga dan krom 41.. pembakaran hidrokarbon e. a. pengapungan. yaitu sesak napas yang disertai batuk dahak... intan sangat reaktif e. silikon d. gas NO d.... peleburan. Be dan Ca d. DDT d. Kuningan dapat digunakan untuk membuat berbagai prabot rumah tangga dan barang kerajinan. a. Kokas pada pembuatan besi dari bijih besi berfungsi . a. embaga dan seng b. CaCO3 d. pengapungan. Ba dan Mg b. Urut-urutan proses pembuatan tembaga adalah . elektrolisis d. elektrolisis udara cair . Oksigen di laboratorium dibuat dengan cara .. a.... pengapungan. destilasi udara cair b. tembaga dan timbal e... peleburan. elektrolisis. tembaga dan perak d. MgSO4 c... peleburan. katalisator 39. elektrolisis air c. peleburan c. BaSO4 42. oksidator d. gas CO2 c. Zat di bawah ini yang menyebabkan effek rumah kaca adalah . CFC 43. besi 38. Mg(OH)2 b. Ca dan Sr 34. gas SO3 40. Intan dapat digunakan sebagai mata bor dan pemotong kaca karena .. gas CO b. pengapungan. pemanggangan. phosphor c. pengapungan. inhibitor b. intan merupakan zat yang mempunyai kekerasan paling tinggi c. a. todoform c. Asbes dapat menimbulkan gejala asbestosis. bahan bakar c. a. reduktor e. Kuningan merupakan paduan antara logam-logam . elektrolisis 37.. pemanggangan. intan merupakan bahan dasar pembentuk kaca 35.... pemanasan kalium klorat d.

dan nonlogam? 9.. utama b. kecuali unsur Zn.. Bagaimana urutan keasaman senyawa hidrogen halida? Jelaskan! 4. Karbon mempunyai 2 bentuk allotropi. Tentukan bilangan oksidasi unsur Cu dalam: a. Energi ionisasi unsur-unsur seperiode makin ke kanan makin besar. urea b. Sebutkan 4 sifat dari unsur besi! .. a. Di antara unsur-unsur periode ketiga.. Mengapa energi ionisasi 13Al lebih kecil dari energi ionisasi 12Mg. Mengapa? 15. Unsur logam alkali tanah dapat bereaksi dengan air. Mengapa unsur-unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain? 3. NPK c. Tuliskan senyawa hidroksida dari unsur belerang dan berapa bilangan oksidanya? 10. Jelaskan pengertian unsur-unsur golongan: a. Di antara contoh pupuk di bawah ini. yang merupakan pupuk tunggal adalah . kecuali . padahal Al ada di sebelah kanan Mg? 7. transisi 2. semilogam.KIMIA XII SMA 135 44. ZA 45. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 1. ZA e. a.. NPK d. humus e. CuCl2– 14. Sebutkan 2 perbedaan antara oksigen dan ozon! 12. Cu(NO3)2 e. CuS b. pupuk kandang b. amonium sulfat c. Sebutkan! 8. Pada umumnya senyawa-senyawa unsur transisi berwarna. Mengapa gas nitrogen sukar bereaksi? 11. Cu2O c. TSP II. unsur mana saja yang bersifat logam. Tuliskan persamaan reaksi dan namanya jika logamnya unsur kalsium! 6. Mengapa unsur-unsur logam alkali tidak dapat dibuat dengan jalan elektrolisis larutan garamnya? 5. Pupuk-pupuk di bawah ini mengandung nitrogen.. kompos c. Mengapa unsur logam Crom bersifat paramagnetik? 13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful