P. 1
bentuk perlindungan konstitusi.doc

bentuk perlindungan konstitusi.doc

|Views: 24|Likes:
Published by Hanna G. Fauzia

More info:

Categories:Types, Legal forms
Published by: Hanna G. Fauzia on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

BENTUK – BENTUK PERLINDUNGAN KONSTITUSI TERHADAP WARGA NEGARA

Pasal 14 Presiden memberi grasi, amnesti, abolisi dan rehabilitasi. Warga negara yang sedang menjalankan hukuman di penjara berhak mendapatkan grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi dari presiden apabila memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

Pasal 15 Presiden memberi gelaran, tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan. Warga negara yang berjasa bagi negara berhak mendapatkan gelaran, tanda jasa, atau tanda kehormatan yang lain dari presiden.

Pasal 27 ayat 1 “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.“ Setiap warga negara berhak mendapatkan keadilan dalam hal hukum dan pemerintahan karena memiliki kedudukan yang sama. Tetapi, warga negara juga harus menjunjung hukum dan pemerintahan.

Pasal 27 ayat 2 Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang layak

Pasal 28 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang. Setiap warga negara bebas untuk berpendapat namun tetap tidak mengganggu kepentingan warga lain.

Pasal 28 A Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Setiap warga negara mempunyai hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan yang dimilikinya.

Pasal 28 B ayat 1 Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Setiap warga negara berhak untuk menikah dan memiliki anak. Tetapi, menikah yang dimaksud adalah menikah secara sah secara agama dan sipil.

Pasal 28 B ayat 2 Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Anak - anak juga termasuk warga negara. Anak – anak memiliki hak untuk dapat hidup, tumbuh, dan berkembang sesuai usia mereka. Anak – anak juga berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi karena mereka masih memiliki masa depan yang panjang. Kekerasan dan diskriminasi akan merugikan fisik dan mental yang dapat merusak masa depan mereka.

Pasal 28 C ayat 1 Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan sangat cepat. Kita sebagai warga negara perlu mengikuti perkembangan itu untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai kesejahteraan. Namun sebelumnya, tentu kita harus memenuhi kebutuhan dasar kita terlebih dahulu.

Pasal 28 C ayat 2 Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. Setiap orang berhak untuk meningkatkan kualitasnya dalam membela hak – haknya baik secara individu maupun kelompok untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.

Pasal 28 D ayat 1 Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Setiap orang mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum sehingga semua orang mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan, dan perlakuan yang sama di dalam hukum.

Pasal 28 D ayat 2

Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Setiap orang berhak untuk bekerja dan mendapatkan imbalan atas hasil kerjanya tersebut. Selain itu, dalam bekerja setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan layak untuk mencapai kesejahteraan.

Pasal 28 D ayat 3 Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Sama seperti dalam hukum, dalam pemerintahan pun setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama. Berarti setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama di dalam pemerintahan.

Pasal 28 D ayat 4 Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan. Setiap orang berhak untuk mempunyai status kewarganegaraan. Status kewarganegaraan yang jelas akan memudahkan untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Pasal 28 E ayat 1 Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali. Setiap orang bebas untuk memilih agama dan beribadat sesuai keyakinan masing – masing. Selain itu juga berhak untuk menentukan pilihan dalam hal pendidikan, pekerjaan, kewarganegaraan, maupun tempat tinggal.

Pasal 28 E ayat 2 Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya. Setiap orang mempunyai hak untuk meyakini kepercayaan tertentu dan mengungkapkan pikirannya masing – masing.

Pasal 28 E ayat 3 Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat Setiap orang berhak untuk membentuk suatu perkumpulan dan mengemukakan pendapat masing – masing.

Pasal 28 F Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Setiap orang berhak untuk berkomunikasi, memperoleh, mencari, dan menyampaikan informasi yang ada untuk mengembangkan diri dan lingkungan.

Pasal 28 G ayat 1

Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. Setiap orang berhak untuk melindungi dan mendapat perlindungan atas segala tentang diri mereka dan keluarga maupun harta benda mereka termasuk bebas dari ancaman sehingga memunculkan rasa aman dan nyaman.

Pasal 28 G ayat 2 Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain. Setiap orang memiliki kedudukan yang sama sehingga bebas dari pelakuan yang merendahkan orang lain.

Pasal 28 H ayat 1 Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Setiap orang berhak mendapatkan tempat tinggal dan lingkungan yang layak dan sehat sehingga bisa hidup dengan sejahtera. Selain itu juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan sesuai dengan kebutuhannya.

Pasal 28 H ayat 2 Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.

Semua orang memiliki kedudukan yang sama sehingga mempunyai kesempatan dan perlakuan yang sama dan adil.

Pasal 28 H ayat 3 Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. Setiap orang mendapatkan jaminan sosial sehingga bisa mengembangkan dirinya.

Pasal 28 H ayat 4 Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenangwenang oleh siapa pun. Setiap orang berhak memiliki batas – batas pribadi yang tidak boleh dilanggar orang lain.

Pasal 28 I ayat 1 Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun. Setiap orang memiliki hak asasi masing – masing yang tidak boleh dilanggar oleh orang lain termasuk hak untuk hidup secara bebas tanpa penyiksaan.

Pasal 28 I ayat 2

Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. Setiap orang memiliki kedudukan yang sama sehingga satu sama lain tidak boleh mendiskriminasi orang lain dan mendapat perlindungan atas diskriminasi.

Pasal 28 I ayat 3 Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. Saat ini masih banyak masyarakat yang menjunjung tinggi dan menggunakan adat istiadat asli mereka. Hal itu tentu harus kita hormati sebagai kekayaan budaya Indonesia.

Pasal 28 I ayat 4 Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah. Negara terutama pemerintah melindungi hak asasi manusia.

Pasal 28 I ayat 5 Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan dalam peraturan perundangundangan. Hak asasi manusia mendapat jaminan dari negara dan diatur dalam perundang – undangan sesuai dengan dasar negara Indonesia sebagai negara hokum yang demokratis.

Pasal 28 J ayat 1 Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Setiap orang harus saling menghormati hak asasi manusia agar tercipta kehidupan yang tertib.

Pasal 28 J ayat 2 Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undangundang dengan maksud sematamata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilainilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Dalam undang – undang telah diatur mengenai pembatasan hak dan kebebasan individu yang harus kita patuhi agar tercapat keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

Pasal 29 ayat 2 Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Setiap warga Negara bebas memeluk agamanya masing – masing dan beribadah berdasarkan agamanya.

Pasal 30 ayat 1 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara Setiap warga negara berhak dan wajib ikut membela negara

Pasal 31 ayat 1 Tiap-tiap Warga negara berhak mendapat pengajaran Setiap warga negara berhak mendapat ilmu pengetahuan.

Pasal 32 ayat 1 Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai nilai budayanya. Indonesia berbeda dengan negara lain karena budaya yang dimilikinya. Oleh karena itu, negara menjamin kebebasan masyarakat untuk memelihara budaya asli masing – masing daerah.

Pasal 33 ayat 3 Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Warga negara berhak mendapatkan hasil dari pengolahan bumi, air, dan juga segala bentuk kekayaan alam.

Pasal 34 Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Warga negara yang termasuk fakir miskin atau anak – anak yang terlantar berhak mendapatkan perlindungan dan perlakuan khusus dari negara.

Oleh

: Yushafira Putri Rahmandita 201210330311001

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->