P. 1
Aplikasi PLC Sederhana

Aplikasi PLC Sederhana

|Views: 29|Likes:
Published by streets_182

More info:

Published by: streets_182 on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2013

pdf

text

original

Aplikasi PLC Sederhana Sekarang mari kita bandingkan sebuah rangkaian relay dalam bentuk simbol elektronik dengan

simbol logik PLC. Seperti pada artikel Relay, kita bisa membayangkan cara kerja PLC seperti cara kerja pada rangkaian relay tersebut. Di bawah ini adalah simbol rangkaian elektronik yang terdiri dari SW1, SW2, Relay (Coil) dan Battery (power supply).

Pada rangkaian di atas relay akan ON (menutup) apabila kedua saklar yaitu SW1 dan SW2 kita tutup. Sekarang kita ubah simbol elektronik di atas menjadi diagram Ladder yang biasa digunakan pada PLC. Maka akan tampak seperti di bawah ini:

SW1 dan SW2 digambarkan dengan lambang LD (Load) input, sedangkan Coil dilambangkan dengan Out. Dan semuanya dibuat dalam satu baris (istilah dalam PLC adalah Rung/ anak tangga). Sedangkan garis vertikal di dua sisi adalah bisa kita anggap power supply. Instruksi END merupakan tanda akhir baris pada instruksi PLC. Pada beberapa type PLC instruksi ini mutlak dimasukan, tetapi ada juga beberapa PLC yang tidak memerlukan instruksi ini untuk menandakan akhir suatu program PLC. Untuk lebih memahami kita coba menggunakan software ZEN dari OMRON yang mempunyai fasilitas Simulasi PLC. Jika anda belum punya, bisa coba download di sini. Perhatikan gambar printscreen dari program ZEN di bawah ini yang identik dengan gambar di atas.

. yang berarti output juga ON. Gambar berikut ini menunjukkan SW2 (I1) dalam kondisi ON. Berikut ini SW1 dalam kondisi ON yang ditunjukkan dengan warna hijau pada I0. Dan gambar terakhir kondisi kedua switch ON.Gambar di atas semua input dan output dalam kondisi OFF.

Kalo kita gunakan teori Aljabar Boole. bagaimana sebuah PLC bekerja. pasti akan lebih paham. Output akan ON (menyala) jika kedua input ON (menyala). Q0 sama dengan Coil (output): .Dari gambar-gambar di atas dapat diambil gambaran. Ini sama dengan pernyataan AND pada operasi Boolean. seperti tabel di bawah ini: Pernyataan 1 (SW1) True True False False Pernyataan 2 (SW2 True False True False Hasil (Coil) True False False False Atau lebih jelasnya dengan gambar berikut. Memang cara kerja PLC adalah menggunakan prinsip Aljabar Boole. di mana I0 dan I1 sama dengan Sw1 dan Sw2.

.Mudah-mudahan pemaparan di atas mudah dipahami.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->