P. 1
Malaria Oleh Faradilla Miftah Suranata

Malaria Oleh Faradilla Miftah Suranata

|Views: 11|Likes:

More info:

Published by: Nurhayati Qhueenz Abdul on Oct 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/08/2013

pdf

text

original

Mata Kuliah : Parasitologi Semester Dosen : II (dua) : Dr.

Joseph Tuda

MALARIA
DI SUSUN
O L E H

Sartika Basri
0901069

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES MUHAMMADIYAH MANADO 2009

1

atas segala rahmat dan nikmat kesehatan yang diberikan sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang diberikan oleh Bapak Dosen Bapak Joseph Tuda mengenai penyakit Malaria. semoga makalah ini dapat membawa manfaat bagi kita semua. Saya sadar bahwa makalah ini masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Penyusun Sartika Basri 2 . Assalamualaikum Wr. Akhir kata.Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah SWT. Tak lupa juga shalawat dan salam saya haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu saya mohon saran dan kritik yang membangun dari para pembaca agar makalah ini dapat lebih baik dari sebelumnya. Wb.

.................................. Saran . 4 B... 8 H................................. 3 BAB II............ Pendahuluan ............................................................................... Kesimpulan ............................ Penutup ................................. 5 D................. Jenis-jenis malaria ................................................................. 7 G............................................................................... Penularan dan penyebaran penyakit malaria ..................................... Pembahasan ...................Daftar Isi Kata pengantar ................................................. Bahaya penyakit malaria ............................................................ 6 E.... Gejala atau tanda-tanda penyakit malaria .............................................................. 5 C.............................................. 6 F............. Penatalaksanaan malaria berat ......................... 14 3 .......................... 9 I........ 14 B.......................... Pencegahan malaria ............ Definisi malaria .................................................. A................................................................................... Siklus hidup nyamuk Anopheles ................. 1 Daftar isi ............................................................................................................................ Pengobatan terhadap komplikasi ............................. 2 BAB I................................ 10 BAB III............................................................ A...............................................................

Morbiditas (angka kesakitan malaria sejak tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan. Penyebaran malaria juga cukup luas di banyak negara. yaitu 16. termasuk Indonesia.7 juta jiwa melayang setiap tahunnya akibat penyakit ini. Amerika Tengah dan Selatan. 30 ribu diantaranya meninggal dunia. BAB II 4 . migrasi. malaria merupakan penyebab utama kematian di negara berkembang. penyakit ini masih menjadi masalah besar. sanitasi yang buruk dan daerah yang terlalu padat. Pembukaan lahan-lahan baru serta perpindahan penduduk dari desa ke kota (urbanisasi) telah memungkinkan ontak antara nyamuk denagn manusia yang bermukim di daerah itu.750 kasus per 100 ribu penduduk (1998) menjadi 2. sekitar 1. Seperti ebanyakan penyakit tropis lainnya.800 kasus per 100 ribu penduduk (2000) : tertinggi di NTT. Di Jawa dan Bali terjadi peningkatan : dari 18 kasus per 100 ribu penduduk (1998) menjadi 48 kasus per 100 ribu penduduk (2000). peningkatan terjadi dari 1. Selain itu perubahan ilim. Di luar Jawa dan Bali. Walau sejak 1950 malaria telah berhasil dibasmi di hampir seluruh benua Eropa. diperirakan 15 juta penduduk Indonesia menderita malaria.920 kasus per 100 ribu penduduk. perubahan lingungan seperti penelantaran tambak. genangan air di bekas galian pasir juga penebangan hutan bakau.5-2. Diperkirakan. Cepatnya pertumbuhan pendudu. tpi di beberapa bagian benua Afrika dan Asia Tenggara. Berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga 1995. memudahkan penyebaran penyait ini. satu persen diantaranya berakibat fatal. Sekitar seratus juta kasus penyakit malaria terjadi setiap tahunnya.BAB I PENDAHULUAN Malaria termasuk penyakit yang ikut bertanggung jawab terhadap tingginya angka kematian di banyak negara dunia. juga mempercepat penyebaran penyakit malaria. Peningkatan terjadi terutama di Jawa Tengah (Purworejo dan Banyumas) dan Yogyakarta (Kulon Progo). Hal itu diperparah dengan perpindahan penduduk dari daerah endemis ke daerah bebas malaria dan sebaliknya.

aria = udara). Definisi Malaria Penyakit malaria adalah suatu penyakit menular yang banyak diderita oleh penduduk di daerah tropis dan subtropis. Penyakit ini disebabkan oleh sekelompok parasit/protozoa yang disebut plasmodium.PEMBAHASAN A. Plasmodium termasuk ke dalam kelas sporozoa. Plasmodium adalah parasit yang hidup dalam sel darah merah. Namun berdasarkan hasil penelitian dari Alphonse Laverans seorang sarjana Perancis. hewan melata dan hewan pengerat. kelas sporozoa ini mempunyai cirri-ciri bersel satu (beruuran mirosopis) dan berkembang biak dengan perantara spora-spora. Parasit merupakan organisme (makhluk hidup) yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Dan penularan vektor untuk parasit manusia adalah nyamuk Anopheles betina. burung. Parasit tidak dapat hidup sendiri. maka pengertian malaria lambata laun mulai sirna. dari anggota kelas sporozoa ini mempunyai sifat yang sama yaitu : 1) Hidup sebagai parasit 2) Tidak mempunyai alat untuk bergerak 3) Pembiakan dengan pemebntukan spora 4) Tidak ada vakuola kontraktil Bila dilihta dari ordonya. Pada mulanya orang mengira penyakit malaria itu diakibatkan oleh keadaan udara rawa yang buruk dan malaria itu diambil dari pengertian tersebut (mal = jelek. tetapi harus mendapatkan makanan dari organisme lain untuk hidup dan berkembang. kera dan primata lainnya. maka plasmodium ini termasuk ke dalam Haemosporodia yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1) Mempunyai spora yang hidup di dalam darah 2) Jaringan parenkim pada burung dan mamalia 5 . Malaria merupakan penyakit yang menyerang manusia.

Penularan penyakit malaria dari orang yang sakit kepada orang yang sehat. nyamuk perantara malaria daerah persawahan. mengigau dan kematian. jenis-jenis vektor (perantara) malaria yaitu : • • Anopheles Sundaicus. Bibit penyait malaria dalam darah manusia dapat terhisap oleh nyamu. Jenis-jenis dari malaria itu adalah : • Malaria tertiana (paling ringan). malaria aestivo-autumnal atau disebut juga malaria tropika. menyebabkan oma. Gejala pertama biasanya terjadi antara 18 sampai 40 hari setelah infesi terjadi. Penularan dan Penyebaran Penyait Malaria 1. • Malari yang paling jarang ditemukan adalah yang disebabkan oleh plasmodium ovale yang mirip dengan malaria tertiana.3) Tidak membuat spora yang resisten Seseorang dinyatakan positif menderita malaria jika di dalam darahnya ditemukan parasit plasmodium melalui pemeriksaan mikrosopis. Jenis-jenis malaria Penyakit ini memiliki empat jenis dan masing-masing disebakan oleh spesies parasit yang berbeda. • Demam rimba (jungle fever). sebagian besar melalui gigitan nyamuk. nyamuk perantara di daerah pantai. Anopheles Aconitus. yang disebabkan oleh plasmodium vivax dengan gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi (dapat terjadi selama dua minggu selama infeksi). dan ditularkan kembali kepada orang yang sehat yan digigit nyamuk tersebut. Gejala itu kemudian akan terulang lagi tiap 3 hari. memiliki masa inkubasi lebih lama daripada malaria tertiana atau tropika. C. berkembang biak di dalam tubuh nyamuk. B. • Malaria kuartana yang disebabkan oleh plasmodium malariae. 2. 6 . yang disebabkan oleh plasmodium falciparum merupakan penyebab sebagian besar kematian akibat malaria. Organisme bentuk ini sering menghalangi jalannya ke ota.

Setelah serangan itu berakhir. sehingga bisa menyebabkan kebodohan. Rasa sakit yang ditimbulkan sangat menyiksa si pemderita. 3. Bahaya Penyakit Malaria a. 7 . D. Beberapa hari sebelum gejala pertama terjadi. Penderita menggigil atau gemetar selama 15 menit hingga satu jam. 3. penderita merasa lemah tetapi keadaannya kurang meyakinkan. d. nyamuk perantara malaria daerah perebunan. Tubuh yang sangat lemah. Parasit malaria pada siklus hidupnya. Perkembangan otak bisa terganggu pada anak-anak dan bayi. dingin yang diikuti demam dengan suhu 40 derajat atau lebih. c. penderita mulai berkeringat dan suhunya menurun. b. 2. Penderita menjadi lemah kulitnya menjadi kemerahan dan mengigau. Setelah organisme tersebut menyerang dan menghancurkan sel darah merah sejalan dengan perkembangan mereka. Gejala atau Tanda-tanda Penyakit Malaria 1. kehutanan dan penggunungan. F. maka keluar sporozoit dari kelenjar ludah nyamuk masuk ke dalam darah dan jaringan hati. sehingga tidak dapat beraktifitas seperti biasa. Pada masa inubasi malaria. Siklus Hidup Nyamuk Anopheles Siklus parasit malaria adalah setelah nyamuk Anopheles yang mengandung parasit malaria menggigit manusia. Namun emunginannya sangat kecil. protozoa tumbuh di dalam sel hati.• Anopheles Maculatus. Dapat menimbulkan kematian pada anak-anak dan bayi. E. sehingga menyebabkan demam. Demam akan berakhir setelah bebrapa jam. dimulai dengan dingin dan sering sakit kepala. penularan yang lain adalah melalui transfusi darah. membentuk stadium sizon dalam jaringan dalam sel hati (ekso eritrositer).

Setelah ookista matang kemudian pecah. Vivax/Ovale dan sembuh setelah diobati. maka hipnosoit akan terangsang untuk melanjutkan siklus parasit dari dalam sel hati ke eritrosit. Pencegahan Malaria Pencegahan tanpa obat. mulai bentuk tropozoit muda sampai sizon tua/matang sehingga eritrosit pecah dan keluar merozoit. Merozoit sebagian besar masuk kembali ke eritrosit dan sebagian kecil membentuk gametosit jantan dan betina yang siap untuk dihisap oleh nyamuk malaria betina dan melanjutan siklus hidup di tubuh nyamuk (stadium sporogoni). kemudian masuk ke dinding lambung nyamuk berubah menjadi ookista. Vivax. maka keluar sporozoit dan masuk ke kelenjar liur nyamuk yang siap untuk ditularkan ke dalam tubuh manusia. dan dia mengalami kelelahan/stress. Misalnya 1/2 tahun yang sebelumnya pernah menderita P. sedangkan P. Khusus P. ginjal. Pada penderita yang mengandung hipnosoit. yaitu dengan menghinadri gigitan nyamu dengan cara : 8 .Ovale dan P. Pada lambung nyamuk terjadi perkawinan antara sel gamet jantan (mikro gamet) dan sel gamet betina (makro gamet) yang disebut zigot. maka gejala malaria muncul kembali. sebagian parasit yang berada di dalam sel hati tidak melanjutkan siklusnya ke sel eritrosit tapi tertanam di jaringan hati disebut Hipnosoit.Malariae tidak merusak organ tersebut. Vivax dan P. Ovale pada siklus parasitnya di jaringan hati (sizon jaringan).. hati dan jantung yang mengakibatkan terjadinya malaria ber/komplikasi. bentuk hipnosoit inilah yang menyebabkan malaria relapse. Zigot akan berubah menjadi ookinet. P. Falciparum dapat menyerang ke organ tubuh dan menimbulkan kerusakan seperti pada otak. Pada P. suatu saat dia pindah ke daerah bebas malaria dan tidak ada nyamu malaria. paru. G. Setelah eritrosit yang berparasit pecah akan timbul gejala penyakitnya kembali. apabila suatu saat dalam keadaan daya tahan tubuh menurun misalnya akibat terlalu lelah/sibuk/stress atau perubahan iklim (musim hujan).sel hati pecah akan keluar merozoit/kriptozoit yang masuk ke eritrosit (stadium eritrositer).

8) Hindari keadaan rumah yang lembab. 9) Menyemprot rumah dengan DDT. 10) Membunuh jentik nyamuk dengan cara menyemprotkan obat anti larva (bubuk abate) pada genangan air atau menebarkan ikan atau hewan (cyclops) pemakan jentik. dosis klorokuin adalah 300 mg/minggu. lebih baik lagi dengan kelambu berinsektisida. 2) Mengolesi badan dengan obat anti gigitan nyamuk (repellent).1) Menggunakan kelambu (bed net) pada waktu tidur. Pencegahan dengan obat. 6) Mencegah penderita malaria dan gigitan nyamuk agar infeksi tidak menyebar. 1 minggu sebelum berangkat selama berada di lokasi dan 4 minggu setelah kembali. • Penduduk daerah endemis dan penduduk baru yang akan menetap tinggal. baik bakar. Kotor dan pakaian yang bergantungan serta genangan air. Aturan pemakainnya adalah : • Pendatang sementara ke daerah endemis. 9 . dosis klorouin 300 mg/minggu. 5) Usahakan letak tempat tinggal jauh dari kandang ternak. 11) Melestarikan hutan bakau agar nyamuk tidak berembang biak di rawa payau sepanjang pantai. Obat yang biasa digunakan adalah klorokuin difosfat. 3) Menggunakan pembasmi nyamuk. karena obat ini efektif terhadap semua jenis parasit malaria. semprot maupun lainnya. gelap. 4) Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi. Obat hanya diminum selama 12 minggu (3 bulan). 7) Membersihan tempat nyamuk hinggap/beristirahat dan memberantas sarang nyamuk.

Semua penderita demam di daerah endemis diberikan klorokuin dosis tunggal 600 mg jika daerah itu plasmodium falciparum sudah resisten terhadap klorokuin ditambahkan primakuin sebanyak tiga tablet. dan terapi supportif (termasuk perawatan umum dan pengobatan simptomatik). Seiring dengan munculnya strain parasita yang kebal terhadap obat-obatan itu. misal : punksi lumbal. uji fungsi hati. Penatalaksanaan malaria berat secara garis besar mempunyai 3 komponen penting yaitu terapi spesifik dengan kemoterapi anti malaria. dll. Obat itu juga mengandung kadar racun paling rendah daripada obat-obatan terdahulu. organisme yang menyebabkan malaria tropika memperlihatkan adanya daya tahan terhadap klorouin serta obat anti malaria sintetik lainnya. malaria sudah ditangani dengan menggunakan batng pohon cinchona yang dikenal sebagai kina uang sebenarmya beracun. kloroquin dianggap lebh mampu menangkal ddan menyembuhkan demam rimba secara total dan lebih efektif menekan jenis-jenis malaria tanpa perlu digunkan secara terus-menerus. yang terdiri dari : Anamnesis secara lengkap (allo dan/ auto anamnesis bila memungkinkan). dibandingkan atabrine atau quinine. dan kadar racunnya lebih rendah. Pada 1930. uji fungsi ginjal dan lain-lain untuk menduung/menyingkirkan diagnosis/komplikasi lain. Strain jenis iniditemukan terutama di Vietnam. foto thoraks. Afrika dan Amerika Selatan. Seja akhir perang dunia kedua. di semenanjung Malaysia. Penatalaksanaan Malaria Berat Selalu lakukan pemeriksaan secara legartis. darah tepi lengkap. strain Plasmodium Falciparum. Tapi baru-baru ini. H. Kina juga semakin kurang efektif terhadap strain plasmodium falciparum. fakta bahwa beberapa jenis nyamuk 10 . untuk menekan pertumbuhan protozoa dalam jaringan darah. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan laboratorium : parasitologi. Sejak 1638. ahli obat-obatan Jerman berhasil menemukan atabrine (quinacrinehydrochloride) yang pada saat itu lebih efektif daripada quninine.

Sebagai akibatnya. para ahli masih tengah berusaha untuk menemukan vaksin untuk malaria. Bahan itu terbuti efektif terhadap palsmodium falciparum. dapat diberikan obat anti malaria seperti profilaksis (obat pencegah). proguanil digunakan hanya sebagai pencegahan. tapi masih sangat sulit untuk diperbanya jumlahnya. Suatu kombinasi dari sulfadoksine dan piremetamine digunakan untuk pencegahan di daerah-daerah yang terjangkit malaria yang telah kebal terhadap klorokuin. Obat-obat pencegah malaria seringkali tetap digunakan hingga beberapa minggu setelah kembali dari bepergian. kasus penyakit malaria juga mengalami peningkatan pada para turis dari Amerika dan Eropa Barat yang datang ke Asia dan Amerika Tengah dan juga diantara pengungsi-pengungsi dari daerah itu. Para tuei yang datanag ke tempat yang dijangkiti penyait malaria yang tengah menyebar. Sementara itu. Penyelidikan pun sedang dilakukan untuk menemukan sejumlah obat dengan bahan dasar artemisin yang digunakan ahli obat-obatan China untuk menyembuhkan demam. Tapi obat itu saat ini sednag diselidiki. telah mengakibatkan peningkatan jumlah kasus penyakit malaria di beberapa negara tropis.pemabawa (anopheles) telah memiliki daya tahan terhadap insektisida seperti DDT. ahli lainnya sedang berupaya untuk menemukan vaksin untuk penggunaan umum. Saat ini. Pengobatan Terhadap Komplikasi Pada setiap penderita malaria berat. Beberapa vaksin yang dinilai masih memenuhi syarat. baik sebagai pengobtan ataupun sebagai pencegahan. maka tindakan yang dilakukan di pusesmas sebelum dirujuk adalah : 11 . Sementara itu. apakah dapat menimbulkan efek samping yang merugikan. ini sednag diuji coba klinis untuk keamanan dari kefektifan dengan menggunakan sukarelawan. Mefloquine telah dibuktikan effektif terhadap strain malaria yang kebal terhadap klorokuin.

sebagai alternatif dapat dipakai Phenobarbital 100 mg I/x (dewasa* diberikan 2x sehari). tndakan & pengobatan. diagnosis banding.   Cara pemberian : 12 . Jangan diberikan lebih dari 100 mg/24 jam. dengan cara jaga jalan nafas dan mulut untuk menghindari terjadinya asfiksia. 1 ampul berisi 500 mg/2ml. pernafasan. warna kulit dan suhu. lakukan pemeriksaan SD tebal. Pemberian obat anti malaria spsifik : kina intra vena (injeksi) masih merupakan obat pilihan (drug of choice) untuk malaria berat. Untuk konfirmasi diagnosis. Pemberian anti pra rujukan (di puskesmas) : apabila tidak memungkinkan pemberian kina perdrip maka dapat diberikan dosis I Kini antipirin 10 mg/KgBB IM (dosis tunggal). beri setiap 4 jam dan lakukan juga kompres hangat. tidurkan dalam posisi Trendenlenburg dan diawasi terus tensi. kesadaran. Penilaian sesuai kriteria diagnostik mikroskopik. tekanan darah. Bila kejang. Pengobatan simptomatik . pemberian antipiretik untuk mencegah hipertemia : parasetamol 15 mg/kgBB/x. Buat/isi status penderita yang berisi catatan mengenai : identitas penderita. Kasus dirujuk ke rumah sakit bila kondisi memburuk. riwayat penyakit dahulu. diagnosis kerja. Monitoring tanda=tanda vital antara lain : kedaan umum. riwayat perjalana penyakit. dan laporkan ke dokter segera. pemeriksaan fisik. Bila tidak tersedia Diazepam. suhu dan nadi tiap 30 menit (selalu dicatat untuk mengetahui perkembangannya). bila diperlukan beri oksigen (O2). Perbaiki keadaan umum penderita (beri cairan dan perawatan umum). dll yang dianggap perlu (misal : bila keluarga penderita menolak untuk diruujuk maka harus menandatangani surat pernyataan yang disediakan untuk itu). beri antikonvulsan : Dewasa → Diazepam 5-10 mg IV (secara perlahan jangan lebih dari 5 mg/meit kemudian bila masih kejang. Tindakan Umum ( di tingkat Puskesmas) : persiapkan penderita malaria berat untuk dirujuk ke rumah sakit/fasilitas pelayanan yang lebih tinggi. pemeriksaan laboratorium (bila tersedia). Catatan vital sign disatukan kedalam status penderita. Kemasan gram kina HCl 25% injeksi. Bila hipotensi.

Pengobatan supportif/penunjang (termasuk perawatan umum dan pengobatan simptomatik. maka dosis maintenans kina diturunkan 1/3 – ½ nya dan lakuakan pemeriksaan parasitologi serta evaluasi klinik harus dilakukan.Kina HCl 25 % (perdrip). maka penanganannya : lanjutkan penatalaksanaan sesuai protap umum Rumah Sakit (seperti telah diuraikan diatas ) yaitu : Pengobatan spesifik dengan obat anti malaria. Apabila tidak ada perbaikan klinis setelah pemberian 48 jam kina parenteral. karena dapat menyebabkan kadar dalam plasma sangat tinggi dengan akibat tosisitas pada jantung dan kematian. BAB III PENUTUP A. maka dapat diberikan IM dengan dosis yang sama pada paha bagian depan masingmasin ½ dosis pada setiap paha (jangan diberikan pada boong). Catatan : kina tidak boleh diberikan secara bolous intra vena. Bila karena berbagai alasan Kina tidak dapat diberikan melalui infus. Bila tidak memungkinkan dirujuk. pemberian 3x sehari (dengan total dosis 7 hari dihitung sejak pemberian infus perdrip yang pertama). Total dosis kina yang diperlukan : Hari 0 : 30 mg/KgBB Hari I : 30 mg/KgBB Hari II dan berikutnya : 15-20 mg/Kg Dosis maksimum dewasa : 2000 mg/hari Hindari sikap badan tegak pada pasien akut selama terapi kina untuk menghindari hipotensi postural berat. dosis 10 mg/KgBB atau 1 ampul (isi 2 ml = 500 mh) dilarutkan dalam 500 ml dextrose in saline diberikan selama 8 jam dengan kecepatan konstan 2 ml/menit. diulang dengan cairan yang sama stiap 8 jam sampai penderita dapat minum obat. kina diencerkan dengan normal saline untuk mendapatkan konsentrasi 60-100 mg/ml. Kina HCl diganti dengan Kina tablet/per oral dengan dosis 10 mg/KgBB/x dosis. Kesimpulan 13 . Bila memungkinkan untuk pemakain IM. Ditambah pengobatan terhadap komplikasi. Bila penderita sudah dapat minum.

 Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.  Mengolesi badan dengan obat anti gigitan nyamuk (repellent).wordpress. B. dosis klorouin 300 mg/minggu.com/2007/11/28/memerangi-malaria-di-papua/ 14 .  Pendatang sementara ke daerah endemis. dapat dilakukan :  Menggunakan kelambu (bed net) pada waktu tidur.Penyakit malaria adalah suatu penyakit menular yang banyak diderita oleh penduduk di daerah tropis dan subtropis.php?q=pengobatan=malaria http://paduwa. baik bakar. DAFTAR PUSTAKA Pdfdatabase.com/index.  Menggunakan pembasmi nyamuk. 1 minggu sebelum berangkat selama berada di lokasi dan 4 minggu setelah kembali  Penduduk daerah endemis dan penduduk baru yang akan menetap tinggal. Saran Untuk mencegah terjadinya malaria. Penyakit ini disebabkan oleh sekelompok parasit atau protozoa yang disebut plasmodium. semprot maupun lainnya. lebih baik lagi dengan kelambu berinsektisida. dosis klorokuin adalah 300 mg/minggu. Obat hanya diminum selama 12 minggu (3 bulan).

. Departemen Kesehatan Republik Indonesia 2001 15 .com/.ziadinor../mengenal-malaria-dan-cara-pencegahan/ pedoman pengobatan dasar di Puskesmas berdasarkan gejala.wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->