BAB IX.

KONSEP-KONSEP DALAM ARSITEKTUR Dalam arsitektur, suatu konsep mengemukakan suatu cara khusus bahwa syarat-syarat suatu rencana, konteks dan keyakinan dapat digabungkan bersama, yang dalam konteks ini dapat berupa paduan dari beberapa unsur yang mungkin berupa gagasan, pendapat dan pengamatan ke dalam suatu kesatuan. KONSEP Dalam menggambarkan penyelidikan tentang konsep, para perancang biasanya menggunakan 6 sinonim: 1. gagasan arsitektur, 2. tema, 3. gagasan superorganisasi 4. parti 5. esquisse 6. terjemahan harfiah. gagasan arsitektur adalah konsep yang telah disederhanakan menjadi sebagai arsitektur formal (spt; siang hari, ruang, urutan ruang, integarasi struktur dan bentuk, dan sitting dalam lansekap.) Soal arsitektonis secara spesifik digunakan sebagai dasar perancang dalam pengambilan keputusan. Tiap bagian memiliki pengaruh dalam pandangan umum. Tema merupakan suatu pola atau gagasan spesifik yang berulang di seluruh rancangan suatu proyek. contoh: karya Charles Moore, Kimbel Art, Gallery Louis I Khan di Fort Worth, Texas, memakai cahaya sebagai tema. Gagasan superorganisasi adalah acuan terhadap konfigurasi geometris umum atau hierarki yang harus diperhatikan oleh bagian-bagian di dalam proyek yang bertujuan memberi cukup struktur bagi pola sedemikian rupa sehingga masing-masing bagian dapat dikembangkan dengan keistimewaan masing-masing yang secara keseluruhan masih menunjang perancangan. Parti (skema) dan esquisse (sketsa) adalah produk menurut konsep dan grafik dalam suatu proyek diharapkan dikembangkan suatu konsep dan sketsa pendahuluan dari konfiurasi bangunan. Terjemahan harfiah yaitu gambaran suatu tujuan guna mengembangkan suatu konsep dan diagram yang dapat dijadikan rencana sederhana untuk suatu proyek. ( Lorabee Bernes ) jadi konsep harus dapat diekspresikan dalam jenis sketsa. Diagram asli agaknya benar-benar dapat dilihat dan diidentifikasikan dalam bangunan yang telah selesai. Konsep adalah antitesis dari wawasan-wawasan yang sama sekali belum dianggap tepat. Suatu konsep harus mengandung kelayakan; yang mungkin menunjang maksudmaksud daru cita-cita pokok suatu proyek dengan memperhatikan karakteristikkarakterisitik dan keterbatasab-keterbatasan yang khas dari tiap proyek. KONSEP DAN ARSITEKTUR DESAIN Konsep merupakan usaha yang bersifat terpusat. konsep yang layak, adalah yang memadukan hal-hal yang sebelumnya berdiri sendiri. Kemampuan membuat konsep merupakan kemampuan bertindak kreatif dengan identifikasi kurang lebih 10% inspirasi dan 90% bekerja keras. 3 masalah yang menghambat pengembangan keahlian dalam membuat konsep: 1. Masalah komunikas, yang sulit bukan menerangkan masalah kepada orang lian, tapi pada diri sendiri. 2. Kurangnya pengalaman, konsep menjadi sukar untuk diciptakan bila aspek arsitektur tidak dikuasai.

The Conceptual skenario memperluas pernyataan. akan timbul sulit dalam menentukan suatu konsep yang dianggap baik/buruk. Notions tidak memiliki aturan dalam suatu konsep formula. Konsep dalam arsitektur merupakan hasil dari kemampuan imajinasi dan menyatukan hal-hal yang tidak sama.3. The conceptual scenario dapat digunakan untuk mengidentifikasikan ide-ide penting dan masalah-masalah yang disimpulkan menjadi suatu pernyataan. Konseptual skenario merupakan produk proses evolusi. Tanggapan Langsung dan Pemecahan Masalah Konsep tidak hanya memperhatikan fungsi dari seluruh aktivitas dalam bangunan. Notions oleh Gordon merupakan ide yang masih acak/tdk bisa diterjemahkan. Notions sangat mirip dengan ide. wawasan dan konsep (idea. kecuali konsep memiliki karakteristik tertentu. Bangunan dan rancangan bangunan memiliki banyak keputusan kecil). IDEA Gagasan merupakan pikiran nyata yang merupakan hasil pemahaman. Arsitek menawarkan essay atau skenario yang menggabungkan faktor-faktor penting dan ide-ide yang mempengaruhi solusi. atau bahkan sangat sukar dites dengan ide-ide lain. Arsitektur merupakan pemecahan isu-isu individual. konsep diubah menjadi kesimpulan. KEPERCAYAAN / NOTIONS. konsep untuk suatu proyek yang mengabaikan artikulasi dan notions merupakan langkah menuju konsep yang baik. perlu adanya suatu gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam menanggapi keragaman persoalan yang muncul yang tentunya membutuhkan suatu keahlian. Suatu pernyataan "intisari" juga dapat merupakan hasil dari penemuan serta identifikasi pokok persoalan. kepercayaan dan konsep) akan membantu memecahkan ketiga masalah tersebut. Dalam arsitektur. unsubstantiated. Mahasiswa dapat menemukan notions ketika mereka menemukan konsep. konsep diartikan sebagai banyaknya kebutuhan dalam suatu bangunan yang disatukan dalam pemikiran tertentu yang mempengaruhi disain dan konfigurasinya. pengertian atau pengamatan. Notions adalah ide-ide yang diasumsikan secara insubstantial. Masalah pembangkitan hierarki. Intisari: Pada dasarnya Intisari ialah penyaringan serta pemusatan aspek-aspek persoalan yang rumit menjadi suatu pernyataan yang ringkas dan logis. CONCEPTUAL SCENARIOS Kesatuan konsep menggabungkan elemen-elemen mendai satu baik ambisius dan elusive. Perancang telah mengembangkan beberapa metode untuk mendapatkan intisari dari suatu proyek dan mentransformasikannya dalam suatu konsep. Dalam arsitektur. Bangunan merupakan penggabungan konsep-konsep. . kecuali adanya perbedaan secara acak. METAFORA DAN PERUMPAMAAN: Metafora mengidentifikasi hubungan diantara benda-benda dimana hubunganhubungan yang terjadi lebih bersifat abstrak. tetapi konsep dapat dikembangkan menjadi suatu melalui pendekatan secara pragmatis. KONSEP DAN IDE-IDE Konseo mirip dengan ide. Pemahaman akan hubungan-hubungan antara gagasan. konsep menghasilkan suatu pengertian. Pemecahan masalah untuk seorang arsitek meminimalisasikan permintaan-permintaan. Dalam hal ini metafora menggunakan kata-kata "seperti" atau "bagaikan" untuk melukiskan hubungan tersebut.

2. para perancang biasanya menggunakan 6 sinonim: gagasan arsitektur. yang mungkin menunjang maksudmaksud daru cita-cita pokok suatu proyek dengan memperhatikan karakteristikkarakterisitik dan keterbatasan-keterbatasan yang khas dari tiap proyek. Ada lima macam konsep: analogi atau hubungan harfiah.) Soal arsitektonis secara spesifik digunakan sebagai dasar perancang dalam pengambilan keputusan. suatu konsep mengemukakan suatu cara khusus bahwa syarat-syarat suatu rencana. Gallery Louis I Khan di Fort Worth. 4. konsep dan skenario merupakan suatu rangkaian kesatuan kontinum yang dapat menjadi dasar penting bagi arsitektur. 3. Suatu konsep harus mengandung kelayakan. memakai cahaya sebagai tema. (Lorabee Bernes) jadi konsep harus dapat diekspresikan dalam jenis sketsa. A.Tujuan Akhir Tujuan yang ingin dicapai oleh arsitek sebaiknya berbeda-beda / menyesuaikan dengan keadaan. dan sitting dalam lansekap. IKTISAR Wawasan. Tema merupakan suatu pola atau gagasan spesifik yang berulang di seluruh rancangan suatu proyek. Kimbel Art. tema. Konsep Dalam Arsitektur KONSEP DALAM ARSITEKTUR Dalam arsitektur. ruang. Diagram asli agaknya benar-benar dapat dilihat dan diidentifikasikan dalam bangunan yang telah selesai. Gagasan superorganisasi adalah acuan terhadap konfigurasi geometris umum atau hierarki yang harus diperhatikan oleh bagian-bagian di dalam proyek yang bertujuan memberi cukup struktur bagi pola sedemikian rupa sehingga masing-masing bagian dapat dikembangkan dengan keistimewaan masing-masing yang secara keseluruhan masih menunjang perancangan. integarasi struktur dan bentuk. Terjemahan harfiah yaitu gambaran suatu tujuan guna mengembangkan suatu konsep dan diagram yang dapat dijadikan rencana sederhana untuk suatu proyek. Tiap bagian memiliki pengaruh dalam pandangan umum. tanggapan dan pragmatis dan tujuan akhir atau nilai-nilai ekstern. konteks dan keyakinan dapat digabungkan bersama. gagasan. 1. Parti (skema) dan esquisse (sketsa) adalah produk menurut konsep dan grafik dalam suatu proyek diharapkan dikembangkan suatu konsep dan sketsa pendahuluan dari konfiurasi bangunan. metafora atau hubungan abstrak. . Satu konsep tidak dapat diterapkan pada berbagai proyek sebab setiap bangunan memiliki tujuan yang berbeda-beda. Konsep adalah antitesis dari wawasan-wawasan yang sama sekali belum dianggap tepat. gagasan superorganisasi. Texas. KONSEP Dalam menggambarkan penyelidikan tentang konsep. intisari atau aspek intrinsik. urutan ruang. parti dan esquisse dan terjemahan harfiah. contoh: karya Charles Moore. yang dalam konteks ini dapat berupa paduan dari beberapa unsur yang mungkin berupa gagasan. Gagasan arsitektur adalah konsep yang telah disederhanakan menjadi sebagai arsitektur formal (spt. 5. Konsep memadukan berbagai unsur menjadi satu keseluruhan yang berkaitan dan memungkinkan arsitek mengerahkan sumber dayanya kepada aspek-aspek perancangan yang terpenting. siang hari. pendapat dan pengamatan ke dalam suatu kesatuan.

gagasan. Konsep Tanggapan Langsung dan Pemecahan Masalah Tujuan yang ingin dicapai oleh arsitek sebaiknya berbeda-beda / menyesuaikan dengan keadaan. Konsep Analogi Kesatuan konsep menggabungkan elemen-elemen menandai satu baik ambisius dan elusive.B. Bangunan merupakan penggabungan konsep-konsep. Arsitektur merupakan pemecahan isu-isu individual. The conceptual scenario dapat digunakan untuk mengidentifikasikan ide-ide penting dan masalah-masalah yang disimpulkan menjadi suatu pernyataan. The Conceptual skenario memperluas pernyataan. 5. 3. Arsitek menawarkan essay atau skenario yang menggabungkan faktor-faktor penting dan ide-ide yang mempengaruhi solusi. Konsep Esensi Konsep tidak hanya memperhatikan fungsi dari seluruh aktivitas dalam bangunan. Konseptual skenario merupakan produk proses evolusi. Konsep Metafora Metafora mengidentifikasi hubungan diantara benda-benda dimana hubunganhubungan yang terjadi lebih bersifat abstrak. Konsep Standar-Standar Kesempurnaan (Ideal) Wawasan. Dalam hal ini metafora menggunakan kata-kata "seperti" atau "bagaikan" untuk melukiskan hubungan tersebut. Pemecahan masalah untuk seorang arsitek meminimalisasikan permintaan-permintaan. . Konsep memadukan berbagai unsur menjadi satu keseluruhan yang berkaitan dan memungkinkan arsitek mengerahkan sumber dayanya kepada aspek-aspek perancangan yang terpenting. konsep dan skenario merupakan suatu rangkaian kesatuan kontinum yang dapat menjadi dasar penting bagi arsitektur. Satu konsep tidak dapat diterapkan pada berbagai proyek sebab setiap bangunan memiliki tujuan yang berbeda-beda. konsep diubah menjadi kesimpulan. tetapi konsep dapat dikembangkan menjadi suatu melalui pendekatan secara pragmatis. 2. 4. Macam-Macam Konsep dalam Arsitektur 1.

Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). tugas arsitek akan menjadi lebih sulit. Konsep ideal melambangkan aspirasi yang tertinggi dan sasaran yang dimiliki arsitek. terbuka. konsep tersebut menjadi suatu prasangka dan kemampuan dasar arsitek dipertanyakan. Jadi yang baik itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri. Idealisme memiliki kata dasar ideal. Contoh lain potensi standar kesempurnaan (ideal) mempengaruhi konsep dilukiskan oleh karya Mies van der Rohe. dan tiap proyek akan harus dimulai dari coretan-coretan.” Gelanggang mahasiswa. permasalahan atau pada suatu masalah yang serupa guna menemukan konsep-konsep yang sesuai. tidak terbagi-bagi oleh dinding partisi. Ideal adalah suatu konsepsi akan sebuah kesempurnaan dengan standar tersendiri yang menjadi model.6. perpustakaan. dan merancang untuk mampu mencukupi sendiri pada keseluruhan system. Pengalaman-pengalaman mereka yang terdahulou serta wawasan-wawasan yang memilikinya akan menjadi tidak berguna. Sebagai contohnya. Aliran Idealisme sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. Secara sadar maupun tidak sadar. ia dipuji untuk kecerdasannya. seorang arsitek dapat membawa ke adalan tiap proyek serangkain konsep ideal mengenakan bagaimana menghemat energy dalam bangunan. Jika pilhannya tidak sesuai. direalisasikan dalam sebuah bentuk konrit. and taken as a model for imitation (dictionary. Konsep ini mungkin meliputi pembagian ruangan-ruangan tata wilayah menurut kebutuhan akan sinar matahari. Jika arsitek membawa konsep yang tepat kepada proyeknya. arsitektur adalah suatu hal yang sangat erat dengan kehidupan manusia. Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Arsitektur juga dijadikan manusia sebagai ajang dimana sebuah pemikiran dan cara pandang yang sering disebut – sebut sebagai jati diri atau “true self” manusia. membuat bagian bangunan yang tidak terjendela yang dapat diputar terhadap arah angin dingin.com). Konsep-konsep yang berhubungan dengan standar kesempurnaan adalah konsep-konsep yang oleh arsitek bawa kepermasalahannya. dan perkantoran diharapkan berfungsi baik sebagai versi dari suatu ruang universal. Mies mengembangkan konsep sebuah bangunan yang ideal yang didasarkan pada ruang-ruang yang luas. Standar-standar kesempurnaan (ideal) dapat mempunyai efek positif dan jika arsitek tidak memiliki guna mengacu dan menggunakannya dalam perumusan konsep dan pengembangan rancangan-rancangannya. STANDAR-STANDAR KESEMPURNAAN (IDEALS) Berlawanan dengan kategori konsep sebelumnya. mengatur sudut permukaan untuk alat-alat pengumpul panas. Ideal = a person or thing conceived as embodying such a conception or conforming to such a standard. . yang dinamakan olehnya “ruang universal. ruang kelas. Para arsitek yang fleksibel dan leluasa di dalam menekan standar-standar kesempurnaan yang berbeda untuk proyek-proyek yang berbeda pula memiliki suatu keuntungan dalam memberikan jasa kepada klien mereka. Ini tidak akan membantu baik arsitek maupun klien. yang menyarankan bahwa arsitek meninjau ke dalam.

sesuai dengan preferensi yang telah ditentukan. kulit yang bersahaja untuk tampil selaras dengan lingkungan. melainkan juga merupakan wujud yang 'terbentuk' oleh desain tapak dan bangunan secara keseluruhan. Arsitek Budi Pradono yang terkenal dengan arsitektur secondary skin-nya.Contoh – Contoh Bangunan Konsep Standar Kesempurnaan (Ideal) dalam Arsitektur 1. bahkan dapat menjadi 'jiwa' bangunan. sekaligus tampak lebih 'jujur' dalam gubahan desainnya. seperti misalnya kulit yang berlubang-lubang untuk 'pernafasan' bangunan tropis. Dewasa ini. Berbagai kulit dapat ditampilkan. dan membentuk sebuah bidang solid yang biasa di sebut 'wajah' bangunan. yang biasanya bersifat individual. termasuk pada bagian fasada. Wujud dan jiwa desain yang terekam dalam fasada bangunan hendaknya dapat menjadi identitas bagi setiap . dengan jendela-jendela yang berjajar simetris disisi-sisinya. Fasada merupakan 'wajah' yang mencerminkan citra dan ekspresi dari seluruh bagian bangunan. atau bahkan munculnya kulit bangunan baru yang menutupi seluruh wujud asli bangunan. Wujud akhir karya-karyanya merupakan respons terhadap kondisi iklim. Seiring dengan berjalannya waktu. area pintu masuk (entrance) yang disembunyikan. permainan warna. efektivitas. warna. kulit yang berkarakter kuat untuk tampil sculptural. Fungsi dan Preferensi Seperti halnya dengan konsep perencanaan desain produk lainnya. bukan semata-mata konsep estetika untuk menunjang tampilan bangunan. Semakin banyak fasada-fasada bangunan yang tampil 'persona' dengan 'bahasa' arsitekturnya masing-masing. Sering pula ditemui fasada yang 'disembunyikan'. mengatakan bahwa wujud karya-karyanya "dilapisi" oleh material atau bentuk lain sebagai kulit kedua. baik berupa kesenangan terhadap bentuk maupun berupa kenyamanan. yang umumnya menghadap arah jalan lingkungan. Aspek fleksibilitas merupakan esensi utama pada desain kulit keduanya. lingkungan setempat. yaitu sebagai representasi dalam perkembangan desain arsitektur. Satu hal yang pasti adalah bahwa setiap desain fasada tersebut adalah istimewa. Arsitek Houtman Lumban Gaol mempunyai pendapat sendiri terhadap fasada yang menjadi kesan pertama dalam suatu desain arsitektur. Rumah Fasada Fasada adalah istilah arsitektur yang berarti tampak depan bangunan. Wujud Fasada Pada dasarnya fasada atau wajah bangunan tidak didesain dengan sekadar konsep 'menghias' tampak depan dengan bentuk. dan efisiensi yang tepat guna. Hal ini sangat positif guna mendukung perkembangan desain arsitektur termasuk didalamnya desain fasada. atau material. dan material merupakan hasil dari sebuah kebutuhan dan pilihan dalam desain. bukan sebuah standar estetika ataupun fungsional. jendela yang tidak tampak berupa kaca kotak berbingkai kayu. Dengan demikian keberadaan elemen bangunan dan elemen arsitektur yang umum terdapat di dalam fasada seperti pintu. atau respons terhadap kebutuhan penggunanya sendiri. Dalam hal ini bangunan mulai tampil lebih berani dan ekspresif dalam menampilkan identitasnya. pemahaman terhadap arsitektur di masyarakat semakin meningkat. area entrance. fasada tidak lagi melulu diterjemahkan dengan penampilan sebuah pintu di tengah bidang fasada beratap pelana segi tiga. atau kulit yang bisa dibukatutup sesuai kebutuhan. Harmonisasi dari gugusan ruang dan massa yang tampak tidak beraturan. atau tampil tersamar melalui susunan gubahan massanya sendiri. jendela. desain fasada pada dasarnya merupakan sebuah respons dari berbagai kebutuhan. semuanya dapat muncul sebagai bagian dari fasada. Dengan dilandasi pengertian dan pemahaman desain yang lebih mendalam tentu akan dihasilkan tingkat kepuasan lebih tinggi. Hal ini menunjukkan semakin banyak orang yang tertarik dan mengikuti perkembangan serta tren arsitektur.

2 Keberanian mengeksplorasi bentuk. Beberapa contoh bangunan postmodern tingkat dunia adalah Stadion Nasional Sarang Burung Cina. dan pemasangan kulit kedua sebagai detail fasada merupakan hal yang penting agar tercapai desain yang optimal. Keunikan dan keberagaman yang sering bersifat sangat personal dapat menjadi ciri khas sekaligus identitas desain. Arsitektur Minimalis Istilah minimalis sebagai satu konsep atau gaya dalam rancangan rumah tinggal tengah marak digunakan di masyarakat kita. Dalam arsitektur. Atau di Negara kita kadang istilah pos modern juga dipakai untuk istilah konsep arsitektur klasik modern. pemilihan. khususnya sejak sekitar tahun 1990-an. suatu konsep mengemukakan suatu cara khusus bahwa syarat-syarat suatu rencana. penyusunan. yang tidak hanya dapat menjadi keistimewaan bagi desainnya. menghasilkan ekspresi bangunan yang berkarakter. 1 Fasada berkesan bebas dan ekspresif. perancangan. 5 Rongga fungsional yang terbentuk antara dinding asli dan kulit 2. arsitektur modern etnik. tetapi didalamnya jelas terkandung kepentingan desain yang esensial dan sangat bernilai. mungkin memang bukan hal yang paling utama dalam sebuah desain. non struktural dan sekadar tambahan yang sebenarnya tidak memberi makna apa-apa dalam arsitektur. konstruksi dan struktur bangunan yang memberi kemudahan. Gb. arsitektur bali modern. arsitektur tradisional modern. keduanya merupakan bagian dari penerapan fasada dalam perkembangan desain dan tren arsitektur. Seluruhnya memunculkan keberagaman wajah bangunan sehingga menunjang kegairahan berarsitektur secara progresif. konteks. 3 Meskipun tampak sederhana. Untuk memahami arsitektur minimalis kita bisa membandingkan dengan gaya arsitektur lain yaitu arsitektur maksimalis Konsep adalah gagasan yang memadukan berbagai unsur ke dalam suatu kesatuan. Gb. clarity (kejelasan) dan simplicity (kesederhanaan). Suatu konsep . dan beranekaragam dari konsep pendahulunya yaitu modern. Bangunan post modern dipandang lebih plural. 4 Fasada berupa bidang datar dari bambu pada rumah pori-pori karya Budi Pradono. dengan bentuk dan garis desain yang penuh "kejutan" oleh Houtman Lumban Gaol. dan keyakinan dapat digabungkan bersama. Sejalan dengan penyebarannya di seluruh dunia dan pengaruk kemajuan baik teknologi. Keterangan Gambar: Gb. Fasada seperti halnya dengan 'wajah' seseorang. dan material. maksimalis dan Minimalis .desainer atau arsiteknya. Pada hakikatnya gaya arsitektur modern diawal perkembangannya adalah merupakan konsep tersendiri. Sekalipun konsep dasar minimalis ini telah muncul akibat revolsi industri dan kebangkitan paham modernisme dalam sejarah arsitektur dan berkembang sejak tahun 1920-an setelah kelahiran gaya arsitektur International Style yang mengusung tema functionalism (fungsinal). bidang.Sehingga para asritek sering menamakan konsep minimalis sebagai turunan dari arsitektur modern. Gb. tetapi juga bagi desainernya. ilmu pengetahuan. dan sebagainya. budaya yang lebih maka terjadilah pengembanganpengembangan yang lebih daripada konsep modern seperti lahirnya konsep arsitektur postmodern. Adapun arsitektur minimalis juga merupakan pengembangan dari konsep modern. Fasada sebagai 'kulit' bangunan atau fasada sebagai 'jiwa' bangunan. krajinan dan teknologi. Gb. akurasi dan efisiensi. Satu gerakan penolakan terhadap peniruan dan pengulangan bentuk-bentuk lama serta penggunaan ornamentasi masa klasik yang dipandang berlebihan. Postmodern adalah konsep arsitektur yang memadukan seni. Atau disebut jugadengan istilah modern kontemporer. Di lain pihak menyuarakan kenyataan kemajuan teknologi dalam proses rancangan.

Ia memerlukan upaya yang terpusat untuk membuat suatu konsep yang secara layak memadukan halhal yang tidak dipersatukan sebelumnya. hanya selama mereka memperkuat pola keseluruhan. Masalah komunikasi yang paling sulit bukanlah menjelaskan konsep kita kepada orang lain. dari gagasan arsiteknya. dan pembangkitan hirarki. banyak mahasiswa yang ragu-ragu membuat sketsa sebagai bagian dari proses mereka dalam mengembangkan konsep. Parti (skema) dan esquisse (sketsa) adalah produk menurut konsep dan grafik dari suatu metode pengajaran khusus.gagasan yang berhubungan dengan kegiatan dalam bangunan… Bila seorang arsitek bertanya pada arsitek lain: „Jenis bangunan apa yang sedang Anda buat?‟ orang harus segera dapat menarik abstraks. integrasi struktur dan bentuk. Masalah lain yang mempengaruhi perumusan konsep adalah komunikasi grafis. Tiga masalah merintangi pengembangan keahlian dalam membuat konsep. Gagasan superorganisasi mengacu kepada konfigurasi geometris umum atau hirarki yang harus diperhatikan oleh bagian-bagian suatu proyek. ia menunjang maksud-maksud dan cita-cita pokok suatu proyek dan memperhatikan karakteristik-karakteristik dan keterbatasan-keterbatasan yang khas dari setiap proyek. atau diagram. Gagasan arsitektur adalah konsep yang telah disederhanakan menjadi soal arsitektonis formal seperti siang hari. Suatu tema adalah suatu pola atau gagasan spesifik yang berulang di seluruh rancangan suatu proyek. Ironisnya. melainkan dalam menjelaskan gagasan kita kepada diri sendiri. urutan ruang. metode ini menghendaki agar dapat mengembangkan kecakapan konseptual sampai suatu tingkat yang tinggi.harus mengandung kelayakan. Terjemahan harafiah adalah tujuan guna mengembangkan suatu konsep dan diagram yang dapat menjadi rencana yang disederhanakan untuk proyek yang bersangkutan. Rintangan itu meliputi tentang masalah komunikasi. dan para mahasiswa arsitektur mengalami banyak kesulitan untuk menguasainya seperti juga dalam aspek-aspek perancangan yang lain. Masalah yang kedua. dan penapakan (siting) dalam bentuk alam. merupakan perluasan dari masalah yang pertama. ruang. kekurangan pengalaman. dan hampir semua kritikus dan banyak arsitek menghindarkan menulis tentang ini. Suatu gagasan superorganisasi memungkinkan variasi pola di antara bagian-bagian. Karena banyak bangunan yang dibuat tanpa menggunakan konsep. Tujuan gagasan superorganisasi adalah untuk memberi cukup struktur bagi pola sedemikian rupa sehingga masing-masing bagian dapat dikembangkan dengan keistimewaan-keistimewaannya sendiri dan masih menunjang keseluruhannya. relatif mudahlah bagi seorang . KONSEP DAN RANCANGAN ARSITEKTUR Perumusan konsep bukanlah merupakan suatu kegiatan yang otomatis. Perumusan konsep adalah suatu kegiatan yang tidak biasa bagi kebanyakan orang. Menurut Barnes: “Sebuah bangunan harus memiliki gagasan kuat yang lebih bersifat arsitektur daripada seni patung atau seni lukis.

wawasan. terutama bila pikiran terbuka bagi pemikiran pembaharuan. dan konsep dapat membantu memecahkan ketiga masalah tersebut. namun selalu masih terdapat kemungkinan bahwa ada suatu dasar kebenaran yang penting yang tersembunyi bahkan dalam setiap ucapan yang fasih. kemungkinan interaksi. Arsitek harus sanggup membuat penilaian yang membedakan. Dalam arsitektur. Wawasan adalah gagasan yang dianggap tidak penting. dalam arti keduanya merupakan pemikiran spesifik yang kita miliki sebagai hasil dari suatu pemahaman. Pengamatanpengamatan ini menciptakan dasar yang memberikan argumen terus-menerus untuk melakukan segala sesuatu. tidak biasa. HIRARKI KONSEP Suatu pemahaman tenatang hubungan hirarkis antara wawasan. pengertian. Bangunan dan rancangan bangunan terdiri dari banyak keputusan kecil. baik sebagai suatu teknik kunci dan siasat tekan harga jual rumah maupun sebagai akibat mutlak dari kekurangan pengalaman dalam perancangan dan perumusan konsep. Gagasan adalah pemikiran nyata yang spesifik yang kita miliki sebagai hasil pemahaman. dapat digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana semua gagasan dan persoalan penting yang dapat ditinggalkan dalam suatu pernyataan konsep yang lebih singkat dapat dipersatukan dalam satu pernyataan cerita yang panjang. Dalam tahap-tahap awal suatu proyek. yang mungkin membantu memecahkan perancangan yang unik atau sulit dan persyaratan yang bersifat perencanaan. Masalah ketiga. skenario menggunakan pengertianpengertian yang diperoleh selama proses perancangan untuk mempertalikannya bersama. Skenario konseptual meluaskan pernyataan konsep. gagasan mempunyai kesempatan yang baik untuk dapat dipahami. Sekalipun bagian-bagian tiap skenario mungkin telah jelas ditetapkan dari sejak awal. suatu konsep mengidentifikasi bagaimana berbagai aspek persyaratan untuk suatu bangunan dapat dipersatukan dalam suatu pemikiran spesifik yang langsung mempengaruhi rancangan dan konfigurasinya.peracang yang baru mulai untuk menjadi tidak berhasrat pada konsep-konsep dan tidak memahami peranan yang mereka mainkan dalam perancangan bangunan. atau pengamatan. dan keahlian harus dikembangkan dalam menimbulkan gagasan-gagasan dan konsep-konsep yang tanggap terhadap berbagai keragaman persoalan yang muncul. dapat disederhanakan sebagai masalah mengidentifikasi hirarki-hirarki yang tepat. suatu konsep yang tepat untuk suatu proyek mungkin terus-menerus menolak artikulasi. . dan pengelompokan gagasan menjadi nyata. dan mungkin perlu untuk menciptakan wawasan sebagai suatu langkah dalam merumuskan suatu konsep yang tepak. dan skenario konseptual menjadi landasan untuk mengembangkan suatu proses guna melahirkan konsep-konsep yang tepat untuk bangunan. konsep. Pemahaman akan hubungan-hubungan antara gagasan. dan imajinatif. Sehingga kemiripan. Konsep serupa dengan gagasan. Dalam arsitektur. gagasan.

Konsep programatik (memperhatikan syarat-syarat yang dinyatakan) Tidak semua konsep menangkap hakikat suatu proyek. Konsep dapat dikembangkan sekitar persoalan-persoalan yang lebih pragmatis yang sering dengan gamblang diidentifikasi dalam program bangunan. 2. Suatu pernyataan tentang hakikat sesuatu juga dapat merupakan hasil penemuan dan identifikasi akar-akar suatu pokok persoalan. Analogi (memperhatikan hal-hal lain) Analogi adalah sarana yang paling sering digunakan untuk merumuskan konsep. Hakikat mengandung pengertianpengertian ke dalam aspek yang paling penting dan intrinsik dari benda yang dianalisis.LIMA JENIS KONSEP 1. tidak pula semua konsep melambangkan fungsi semua kegiatan dalam suatu bangunan. Pencaharian akan konsep yang tepat dan penerapannya dapat membantu menciptakan arsitektur yang baik konsep BENTUK dan RUANG dalam Arsitektur Modern . Metafora dan perumpamaan mengidentifikasi pola hubungan sejajar sedangkan analogi mengidentifikasi hubungan harafiah yang mungkin. mengidentifikasi hubungan di antara benda-benda. dan skenario merupakan suatu rangkaian kesatuan kontinum yang dapat menjadi dasar penting bagi arsitektur. Tetapi hubunganhubungan ini lebih bersifat abstark dibanding nyata. Sebuah benda diidentifikasi dan mempunyai semua sifat khas yang diinginkan. Metafora (memperhatikan abtraksi-abtraksi) Metafora. dan dengan demikian ia menjadi model untuk proyek yang ada. Analogi mengidentifikasi hubungan harafiah yang mungkin di antara benda-benda. tugas mereka akan lebih sulit. Hakikat (memperhatikan di luar kebutuhan-kebutuhan program) Hakikat menyaring dan memusatkan aspek-aspek persoalan yang lebih rumit menjadi keterangan-keterangan gamblang yang ringkas. 5. gagasan. Wawasan. 4. 3. Perumpamaan adalah metafora yang menggunakan kata-kata “seperti” atau “bagaikan” untuk mengungkapan suatu hubungan. konsep. Cita-cita (memperhatikan nilai-nilai umum) Bila arsitek tidak memiliki cita-cita untuk acuan dan menggunakannya dalam konseptualisasi dan mengembangkan rancangan-rancangan mereka.

Terutama bahan yang digunakan adalah beton. Kejujuran bahan . Misal : 1. maka pada masa arsitektur modern kualitas non. Material-material tersebut dimunculkan apa adanya untuk merefleksikan karakternya yang murni.fisik lah yang lebih dipentingkan. Namun dalam pembahasan ini penekanan lebih pada pembahasan bentuk dan ruang. Fokus dalam arsitektur modern adalah bagaimana memunculkan sebuah gagasan ruang. baja dan kaca.Penambahan ornamen dianggap suatu hal yang tidak efisien. fungsional. dan aspek-aspek lain yang sifatnya kualitas fisik. 1978. idealis Bentuk tertentu. tak berdekorasi. Menurut Rayner Banham pada bukunya yang berjudul “Age of The Master : A Personal View of Modern Architecture”. ornamen. Tidak ditutup-tutupi atau dikamuflase sedemikian rupa hingga hilang karakter aslinya. merupakan ciri arsitektur modern. Less is more . Beton untuk menampilkan kesan berat. bentuk.Merupakan suatu arsitektur yang dapat menembus budaya dan geografis. maka desain menjadi polos. Frank Lloyd Wright Arsitektur modern adalah sebuah sesi dalam perkembangan arsitektur dimana ruang menjadi objek utama untuk diolah. Arsitektur modern tidak memiliki suatu ciri individu dari arsitek. kemudian mengolah dan mengelaborasinya sedemikian rupa. melayang. Menurut Peter Gossel dan Gabriele Leu Thauser dalam bukunya yang berjudul. hingga akhirnya diartikulasikan dalam penyusunan elemen-elemen ruang secara nyata. Jika pada masa sebelumnya arsitektur lebih memikirkan bagaimana cara mengolah façade. simple. massif. ciri pokok dari bentuk adalah ”ada dan nyata atau terlihat atau teraba”. Pemahaman Bentuk dan Ruang dalam Arsitektur Modern Perkembangan Arsitektur Modern meliputi perkembangan pemikiran mengenai konsep fungsi. Berupa khayalan. . 3. Para arsitek pada masa itu menginginkan bangunan rancangannya bersih dari ornamen dan sesuai dengan fungsinya dengan menghilangkan paham eclecticism pada tiap rancangannya. Memberi sentuhan plastis seperti membungkus bahan dengan bahan lain adalah upaya yang tidak dibenarkan karena dinilai mengaburkan. sedangkan ruang memiliki ciri khas “ada dan tak terlihat atau tidak . ditampilkan apa adanya.Falling Water. karakter tertentu yang khas yang memang menjadi kekuatan dari jenis material tersebut. 1991. konstruksi dan ruang. bidang-bidang kaca lebar. Nihilism. sehingga tidak dapat dibedakan antara arsitek yang satu dengan yang lainnya (seragam).Bentuk mengikuti fungsi. Singular(tunggal). perulangan yang monoton. Ornamen adalah suatu kejahatan sehingga perlu ditolak. perkembanagan arsitektur modern menekankan pada kesederhanaan suatu desain. 2. hal ini disebabkan karena dibutuhkan kecepatan dalam membangun setelah berakhirnya perang dunia II. “Achitecture in the 20th century”. Tidak ada apa–apanya kecuali geometri dan bahan aslinya. kuat. Arsitektur modern merupakan Internasional Style yang menganut Form Follows Function (bentuk mengikuti fungsi). menghancurkan kekuatan asli yang dimiliki oleh bahan tersebut. sehingga bentuk menjadi monoton karena tidak diolah. dingin. Karena dianggap tidak memiliki fungsi. Bentukan platonic solid yang serba kotak. Penekanan perancangan pada space. industrialis. Baja untuk kesan kokoh. Kaca untuk kesan ringan.Semakin sederhana merupakan suatu nilai tambah terhadap arsitektur tersebut. transparan.Jenis bahan/material yang digunakan diekspos secara polos. Ciri – ciri dari arsitektur modern adalah:         Satu gaya Internasional atau tanpa gaya (seragam).

Bentuk dasar pada arsitektur modern adalah bentuk–bentuk geometri (platonic solid) yang ditampilkan apa adanya. Ciri bangunan bangunan dari mereka : kecil. Tapi ia juga mengartikan sebuah rumah yang didisaign dengan kejujuran. baja dan bahan-bahan bangunan yang ringan dan dilihat dari segi fungsi. Dalam arsitektur modern bentuk.3. karena semua style lama amat kompleks dan dipenuhi oleh ornamen. Konsep ruang pada arsitektur modern yaitu ruang tidak terbatas meluas kesegala arah. Muncul pemikiran baru tentang struktur yang tergantung pada tempat dimana bangunan itu dibangun. standard. dan pelaku yang antusias pada pemecahan fungsional yang baru dan metode baru struktur seperti terlibat juga pada ekspresi yang baru. Bentuk bangunan arsitektur modern menggunakan modul manusia (le corbusier) karena bangunan ditekankan pada fungsinya.4 and 5. Tidak satupun dari fungsi maupun konstruksi tanpa pengaruhnya. bangunan arsitektur modern memungkinkan untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang tidak biasa karena perkembangan teknologi struktur dan konstruksi serta perkembangan teknologi bahan pada masa itu. karena tidak ditentukan dan dibentuk dari fungsi maupun bahan bangunan yang dipakai.nyata”. Selanjutnya mereka memanfaatkan material dan teknik konstruksi yang baru. Ruang Satu hal yang tak dapat disangkal tentang arsitektur modern adalah kesadaran dalam memanipulasi ruang. Dalam sejarah. Yang pertama adalah sebuah rumah yang menyerupai mesin yang murah. Sekedar untuk melengkapi dari segi konstruksi. mempunyai pusat dan tertutup. kotak. Merujuk pada buku Rayner Banham “Guide to Modern Architecture”. Solusi-solusi yang unik umumnya layak karena teknik-teknik konstruksi modern menjadikan semua bentuk mungkin untuk dibangun. Renesan telah mengulangi proses dan dapat melihat tampak luar dari bangunan ( seperti yang dilakukan bangsa Yunani) dan terpisah dari seni. Le Corbusier sebenarnya menginginkan dua hal. Tentang bentuk dan ruang. Arsitektur modern pada dasarnya masih melakukan pengulangan bentuk-bentuk rasional pada awal abad 20 dimana fungsi masih menjadi inspirasi utama. ruang telah ada hanya didalam struktur (diluar hanyalah alam. Ditinjau dari segi bentuk. Sedangkan dilihat dari segi ruang bangunan arsitektur modern bersifat lebih mengalir dan hirarki berdasarkan proses sirkulasi dan berkegiatan (step to step). Chapter 2. Bentuk yang diinginkan adalah bentuk-bentuk sederhana. Jika material baru tidak dapat ditentukan dengan tegas dalam menetapkan bentuk-bentuk arsitektur modern. fungsi dan konstruksi harus tampak satu kesatuan dan muncul menjadi bentuk yang khusus dan kita selalu mengharapkan solusi yang tepat agar menghasilkan bentuk yang spesifik antara gabungan ketiganya. Berdasarkan pada Slogan Le Corbusier “ rumah sebagai mesin untuk tempat tinggal”. Bentuk Bentuk dalam arsitektur modern adalah merupakan periode yang membingungkan bagi para praktisi. . perkembangan arsitektur modern ditandai oleh penggunaan konstruksi beton bertulang. dan pada masa kini bebas dalam mengembangkannya. Ruang yang didalam merupakan eksperimen ruang tak terbatas dengan partisi yang dapat diterusuri melalui ruang-ruang yang dilalui. mudah digunakan dan mudah dalam perawatan. Oleh karena itu slogan tersebut menjadi terkenal pada masa perkembangan arsitektur modern dan menjadi konsep dasar suatu rancangan bangunan yang modern. Pola perletakan ruang lebih mengalir dan berurutan berdasarkan proses kegiatan. ketidakaturan dan tidak dapat diukur). ruang terukur/terbatasi/terlihat bayangan strukturnya (segi empat) arsitektur dipahami dalam tiga dimensi. ruang dari arsitektur modern memiliki hubungan dengan pengamat.

Ruang yang tercipta haruslah seefisien mungkin. Bentuk bangunan menggunakan modul manusia (le corbusier) karena bangunan ditekankan pada fungsinya.  Mies van de Rohe. dimana bentuk-bentuk yang digunakan adalah bentuk yang halus dan sederhana.  Walter Gropius. Bagian fisik dari arsitektur modern sebagai pemecahan yang radikal dari sebuah masalah yang fungsional yang tidak dapat hilang sebagai bagian dari estetika yang merupakan manipulasi dari ruang yang tidak terbatas dan terukur. 2. Bentuk bersifat kubisme dan futuristik. Secara struktural ruang harus terpisah antara kolom dan dindingnya (skins & bones). Karena ruang adalah mesin untuk ditinggali/ditempati. Berikut adalah beberapa pendapat tentang konsep ruang dan bentuk modern secara subjektif Menurut para tokoh arsitek terkemuka :  Le Corbusier. villa savoye 1. Illinois. Ruang haruslah sederhana dan apa adanya. sesuai dengan kaidah industri. 2. 1950 1. Fox River. Bentuk bersifat kubisme dan futuris. . karena dari situlah estitika berasal. Farnsworth house. Keindahan diperoleh dari purism (kemurnian).Pada perkembangannya arsitektur modern memiliki bentuk dan struktur yang tetap. Fleksibel adalah nilai tambah tersendiri bagi sebuah ruang yang dapat memberi kesan dinamis dan adaptif.

2.Fagus Factory. 1. Keindahan ditemukan dari produk industri dan bukan dari alam.topografi dengan arsitektur terwujud pada bentuk bangunan yang mengadopsi bentuk site itu sendiri. baru setelah itu beralih pada fungsi. Falling Water 1. atau mengambil filosofi kesederhanaan dan kesempurnaan dari alam. Bentuk suatu bangunan sangat bersifat kontekstualism dengan merespon kondisi alam. 2.  Frank Lloyd Wright. Awal pembentukan ruang adalah dimulai dari suasananya. Penciptaan bentuk bangunan. . Ruang terbentuk karena interaksinya dengan lingkungan alam. korelasi alam. Alfeld-an-der-Line. sesuai dengan pola perletakan ruang yang urut berdasarkan sequence proses kegiatan penghuninya. Bagaimana lingkungan binaan merespon faktor-faktor alam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful