Arie_rahman

Sabtu, 27 Oktober 2012

Alkali dan Alakali tanah
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan lengkap paktikum Kimia Anorganik dengan judul “ Alkali dan Alkali Tanah ” disusun oleh : Nama NIM : Abdul Rahman Arif : 60500110002

Kelompok : II (Dua) telah diperiksa dan dikonsultasikan oleh koordinator asisten/asisten dan dinyatakan diterima. Samata, Mei 2012 Koordinator Asisten ( Wahyuni S.Si ) Asisten ( Akhwani Mutiara Dewi )

Mengetahui Dosen Penanggung Jawab ( Syamsidar HS. S.T, M. Si ) NIP : 19760330 200912 2 002

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

B. Logam-logam alkali dan alkali tanah disebut juga logam logam blok s karena hanya terdapat satu atau dua elektron pada kulit terluarnya. Rumusan Masalah Rumusan masalah dari percobaan ini adalah : 1. Di sebut logam karena memiliki sifat-sifat seperti logam. yaitu Berilium (Be). Calcium (Ca). dan Radium (Ra). 2012). Rubidium (Rb). Elektron terluar ini menempati tipe orbital s (sub kulit s) dan sifat logam-logam ini seperti energi ionisasi yang rendah. bagaimana mengetahui reaksi nyala logam alkali dan alkali tanah ? . Sebagai akibatnya. Kalium (K).Logam alkali adalah kelompok unsur-unsur yang berada di golongan I A pada tabel periodik unsur. 2 1 Berdasarkan penjabaran di atas maka untuk mengetahui lebih mendalam tentang sifaf-sifaf alkali dan alkali tanah maka dilakukanlah percobaan tentang alkali dan alkali tanah. Stronsium (Sr). Cesium (Cs). Disebut alkali karena mempunyai sifat alkalin atau basa jika direaksikan dengan air dan istilah tanah karena oksidasinya sukar larut dalam air dan banyak ditemukan dalam bebatuan di kerak bumi (Van88. yaitu Litium (Li). Magnesium (Mg). dan Fransium (Fr). sebagian besar senyawa dari unsur-unsur Golongan 1 dan 2 cenderung bersifat ionik (Ratna. Barium (Ba). Logam golongan 1 dan 2 dalam susunan berkala berturut-turut disebut logam-logam alkali dan alkali tanah karena logam-logam tersebut membentuk oksida dan hidroksida yang larut dalam air menghasilkan larutan basa. Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan II. Natrium (Na). ditentukan oleh hilangnya electron s ini membentuk kation. Golongan 1 logam alkali yang kehilangan satu elektron s1 terluarnya menghasilkan ion M+ dan golongan 2 logam alkali tanah yang kehilangan dua elektron s2 terluarnya menghasilkan ion M2+. 2012).

Sifaf alkali tanah adalah titik leleh dan titik didih lebih tinggi. titik didih tinggi. unsur lebih reaktif. Kecenderungan golongan alkali dengan meningkatnya nomor atom adalah titik leleh dan titik didih menurun. permukaan berwarna abu-abu keperakan. Untuk mengetahui kelarutan logam alkali dan alkali tanah. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Logam alkali sangat reaktif. Energi Ionisasi pertama atau kedua menurun Karena jari-jari atom makin besar akibat adanya ekstra kulit yang . Hal ini disebabkan karena terdapat dua delokalisas elektron per ion dalam kristal yang memberikan gaya elektronik lebih besar dengan muatan ion . lebih keras.2. karena itu harus disimpan dalam minyak. Sifat yang umum dimiliki oleh logam alkali adalah sebagai konduktor panas yang baik. densitas meningkat proportional dengan meningkatnya massa atom (Alkali. bagaimana mengetahui kelarutan logam alkali dan alkali tanah ? C. ukuran Atom membesar. 2012). Pada umumnya makin ke bawah dalam satu golongan nomor atom cenderung makin meningkat. 2. Untuk mengetahui reaksi nyala logam alkali dan alkali tanah. lebih kuat dan lebih padat. Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah : 1.

Ternyata terdapat hubungan antara sifat lunak dan rendahnya titik leleh dengan rendah perubahan entalpi atomisasi (Svehla. 3 Logam alkali tanah kurang reaktif bila dibandingkan dengan logam alkali yang seperiode dengannya. Selain itu logam alkali tanah mempunyai dua elektron valensi (ns2) sehingga ikatan antara atom-atom menjadi kuat. 1985. Biasanya logam alkali disimpan didalam minyak untuk menghindari terjadinya kontak langsung dengan udara. sifat-sifat logam-logam alkali berlawanan dengan sifat-sifat tersebut yaitu lunak. rapatan massa rendah dan sangat reaktif. berwarna putih keperakan kecuali Berilium berwarna abu-abu. . Perubahan entalpi atomisasi logam-logam umumnya berharga antara 400-600 kJ mol-1.terisi. Pada umumnya titik didih dan titik leleh menurun disebabkan peningkatan jari-jari ion dan meningkatnya muatan. Jari-jari Atom atau ionik meningkat disebabkan adanya kulit yang lebih banyak. Senyawa logam alkali tanah pada suhu kamar berwujud padat. 2012). Namun kenyataan. Kelunakan dan kerendahan titik leleh logam-logam alkali dapat dikaitkan dengan lemahnya ikatan metalik dalam unsur-unsur ini. Elektron terluar sangat jauh dari inti sehinga tertarik lemah oleh inti sehingga lebih sedikit energi yang diperlukan untuk melepaskan. Hal ini terjadi karena logam alkali tanah mempunyai jari-jari atom yang lebih kecil daripada jari-jari atom logam alkali sehingga energi ionisasi logam alkali tanah lebih besar. Logam biasanya dianggap sebagai padatan yang keras dengan rapatan massa yang tinggi dan tidak reaktif. kontak langsung dengan udara segera mengakibatkan terbentuknya satu lapisan oksida yang tebal pada permukaan logam tersebut (Sugiyarto. Sebagian besar logam mempunyai densitas antara 5-15 gr/cm3 sedangkan densitas logam alkali jauh lebih rendah yaitu antara 0. lebih reaktif karena makin ke bawah makin mudah membentuk ion (Alkali Tanah. 2012).Jari-jari golongan 2 lebih kecil dari pada golongan 1 karena tarikan elektron dengan jumlah kulit yang sama.1. 2010. 4 Densitas logam-logam alkali jauh lebih kecil dibandingkan dengan densitas logam-logam lain pada umumnya. hal: 104). hal: 105).52.87 gr/cm3. Reaktivitas logam alkali tanah terhadap air berbeda-beda (Alkali Tanah.

Selain itu. 5 Menurut Satria (2012) kegunaan logam alkali adalah: 1. Namun kenyataannya. Mg(OH)2. Na bisa juga digunakan pada pembuatan TEL (ditambahkan pada bensin). 3. sifat logam-logam alkali berlawanan dengan sifat tersebut ialah rapatan massa rendah dan sangat reaktif . karena bersifat ringan. Paduan magnesium 10% dan alumunium 90% (magnalinum) digunakan untuk konstruksi pesawat udara. 4. 6. . sehingga bisa digunakan sebagai jendela tabung sinar-X. Karena mudah bereaksi dengan air atau 02 logam alkali bisa digunakan sebaqai pengikat air atau 02 pada pembuatan tabung vakum alat elektronik. Magnesium bisa digunakan sebagai pencegah korosi pipa besi di tanah dan dinding kapal laut. sama halnya dengan golongan alkali tanah dimana akan semakin reaktif dengan naiknya nomor atom (Sugiyarto. hal: 104). 3. 2.Unsur-unsur dalam sistem periodik yang dipertimbangkan bersifat logam adalah unsurunsur golongan s. bisa digunakan sebagai obat maag. Logam alkali Na bisa digunakan sebagai lampu penerangan karena mampu menembus kabut. Berilium. dalam bidang farmasi. Berilium. 2. Logam biasanya dianggap sebagai padatan yang keras dengan rapatan massa yang tinggi dan tidak reaktif. bersifat transparan terhadap sinar-X. Logam alkali karena mempunyai titik leleh yang rendah. 2010. biasa digunakan sebagai kerangka rudal dan pesawat ruang angkasa. 5. merupakan senyawa yang mudah didapat dan melimpah di alam. Senyawa kalsium. bisa digunakan sebagai bahan bangunan. Menurut Satria (2012) kegunaan logam alkali tanah adalah: 1. karena sifat bahan paduan ini adalah kuat dan ringan. bisa digunakan sebagai medium pemindahan panas pada reaktor nuklir.

Bulp c.30 – 16. Botol semprot 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 6 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah b. Bunsen d. Waktu dan Tempat 1. Tempat Laboratorium Kimia Anorganik Lantai I Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar B. Pipet volume 5 mL i.30 WITA 2. 6 Rak tabung Tabung reaksi 12 buah . f. Gelas kima 100 mL e. j. Kawat platina Pipet tetes g.BAB III METODE PRAKTIKUM A. Pipet volume 1 mL h. Alat dan Bahan 1. Waktu Hari /tanggal : Kamis/24 Mei 2012 Pukul : 13. Alat a.

d. .01 N d. Mencatat hasil pengamatan pada tabel.01 N k. Larutan Natrium Sulfat (Na2SO4) 0. Larutan Barium Klorida (BaCl2) 0. Tissue C. b. Serbuk Stronsium Klorida (SrCl2) o.01 N i. Mengamati warna nyala yang terjadi pada sampel tersebut. j. Larutan Kalsium Klorida (CaCl2) 0. Uji nyala a.01 N e. Serbuk Kalsium Klorida (CaCl2) m. Mencelupkan kawat platina ke dalam sampel secara satu persatu.01 N Larutan Natrium Hidroksida (NaOH) 0. Larutan Natrium Karbonat (Na2CO3) 0. 2. Korek api b. Membersihkan kawat platina dengan asam klorida (HCl) lalu memijarkannya di atas Bunsen. Serbuk Barium Klorida (BaCl2) l. Larutan Natrium Klorida (NaCl) 0.2. Larutan Magnesium Klorida (MgCl2) 0.01 N h. Larutan Asam Klorida (HCl) 10% c. Serbuk Natrium Klorida (NaCl) n. 7 Bahan a. Prosedur Kerja Prosedur kerja dari percobaan ini adalah : 1.01 N Larutan Stronsium klorida (SrCl2) 0. c. f.01 N g.

. 9 Mengamati kelarutan dari tiap percampuran larutan (larut. Na2CO3 dan larutan Na2SO4. c. sukar larut dan sedikit larut ). Mencatat data dalam tabel. c. d. Memipet dam memasukan masing-masing 1 ml larutan magnesium (Sr2+) ke dalam 3 buah tabung reaksi. Memipet dam memasukan masing-masing 1 ml larutan magnesium (Ca2+) ke dalam 3 buah tabung reaksi. sukar larut dan sedikit larut ). Menambahkan pada masing-masing tabung dengan larutan NaOH. CaCl2 ( kalsium klorida) a. d. d. Mencatat data dalam tabel. sukar larut dan sedikit larut ). Mengamati kelarutan dari tiap percampuran larutan (larut. Mengamati kelarutan dari tiap percampuran larutan (larut. Na2CO3 dan larutan Na2SO4. b. Na2CO3 dan larutan Na2SO4. b. SrCl2 ( stronsium klorida) a. Mencatat data dalam tabel. Menambahkan pada masing-masing tabung dengan larutan NaOH.8 Uji kelarutan MgCl2 ( magnesium klorida) a. c. Memipet dam memasukan masing-masing 1 ml larutan magnesium (Mg2+) ke dalam 3 buah tabung reaksi. b. Menambahkan pada masing-masing tabung dengan larutan NaOH.

Hasil Pengamatan 1. Na2CO3 dan larutan Na2SO4. Mengamati kelarutan dari tiap percampuran larutan (larut. sukar larut dan sedikit larut ). Mencatat data dalam tabel. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. tabel uji nyala No Sampel Warna . b. Memipet dam memasukan masing-masing 1 ml larutan magnesium (Ba2+) ke dalam 3 buah tabung reaksi.BaCl2 ( barium klorida) a. c. d. Menambahkan pada masing-masing tabung dengan larutan NaOH.

tabel uji kelarutan No 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 NaCl SrCl2 BaCl2 MgCl2 CaCl2 Kuning Merah bata Hijau muda Biru Merah jjingga Sampel MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 Larutan Uji NaOH Na2SO4 10 Kelarutan Larut Larut tidak larut Larut Larut Larut tidak larut tidak larut Larut Larut sedikit larut larut Na2CO3 B.1 2 3 4 5 2. 11 Reaksi MgCl2 + 2NaOH CaCl2 + 2NaOH SrCl2 + 2NaOH BaCl2 + 2NaOH Mg(OH)2 + 2NaCl Ca(OH)2 + 2NaCl Sr(OH)2 + 2NaCl Ba(OH)2 + 2NaCl MgCl2 + Na2SO4 CaCl2 + Na2SO4 SrCl2 + Na2SO4 MgSO4 + 2NaCl CaSO4 + 2NaCl SrSO4 + 2NaCl .

digunakan HCl pekat untuk membersihkan kembali kawat platina. kalium. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam melakukan pengamatan warna nyala terhadap kation-kation selama proses pembakaran. Dalam percobaan ini menggunakan spiritus bunsen biasa yang nyala apinya menunjukkan warna orange yang sebenarnya mengganggu proses identifikasi kation golongan alkali dan alkali tanah. barium. Dari hasil percobaan tersebut warna nyala yang didapatkan untuk senyawa natrium klorida warnanya kuning. Dipilihnya garamgaram klorida dari golongan alkali dan alkali tanah karena garam-garam ini mampu membentuk garam-garam klorida yang ketika dibakar menunjukkan warna yang spesifik sehingga akan tampak jelas perbedaan nyala dari garam klorida tersebut. Pembahasan MgCO3 + 2NaCl CaCO3 + 2NaCl SrCO3 + 2NaCl BaCO3 + 2NaCl Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui uji nyala dan kelarutan yang ada pada golongan alkali dan alkali tanah. 12 Kemudian kawat platina dibersihkan dengan cara memasukkan ujung kawat tersebut ke dalam HCl pekat dan dipanaskan dengan nyala api lalu dipijarkan. stronsium dan magnesium.Ujung kawat platina dicelupkan ke dalam garam-garam klorida dan dipanaskan di atas api bunsen. stronsium klorida warnanya merah bata. magnesium klorida warnanya biru dan kalsium klorida merah jingga.BaCl2 + Na2SO4 BaSO4 + 2NaCl MgCl2 + Na2CO3 CaCl2 + Na2CO3 SrCl2 + Na2CO3 BaCl2 + Na2CO3 C. . Pencelupan kembali ke dalam HCl ini juga berfungsi agar nantinya garam-garam klorida lebih mudah menempel ketika kawat di masukkan ke dalamnya. Pemilihan HCl Pekat dikarenakan HCl dapat melarutkan zat-zat pengotor atau kontaminan yang masih melekat pada kawat platina sehingga pengotor tersebut akan mudah menguap dari kawat. Pada percobaan digunakan garamgaram klorida dari natrium. Jika sudah bersih. barium klorida warnanya hijau muda. dan kawat benar-benar bersih. Hal yang pertama dilakukan adalah menyalakan Bunsen dan mengatur nyalanya sebaik mungkin sehingga didapatkan nyala api yang kebiruan atau tidak berwarna.

Ca2+. Ca2+. maka dipeoleh semakin ke bawah semakin sukar larut. Sr2+ dan Ba2+ dilarutkan ke dalam larutan yang bersifat garam seperti natrium sulfat (Na2SO4). Ca2+. garam natrium sulfat (Na2SO4) dan natrium karbonat (Na2CO3). Pada uji kelarutan ion Mg2+. . Hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa dalam satu golongan dari atas ke bawah logam alkali tanah semakin mudah larut dalam senyawa basa sedangkan hasil yang diperoleh senyawa stronsium klorida tidak larut sedangkan senyawa barium klorida larut dalam air. Sr2+ dan Ba2+ dengan larutan NaOH diperoleh bahwa pada golongan alkali tanah jika dilarutkan dengan larutan yang bersifat basa (NaOH) maka dari atas ke bawah akan semakin sukar larut. hal ini disebabkan karena sampel larutan yang digunakan sudah lama. Hasil yang diperoleh sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa dalam satu golongan dari atas ke bawah logam alkali tanah semakin sukar larut dalam senyawa sulfat. Pada uji kelarutan ion Mg2+. Hasil yang diperoleh sesuai dengan teori yang menyebutkan bahwa dalam satu golongan dari atas ke bawah logam alkali tanah semakin sukar larut dalam senyawa karbonat. 13 Jika ion Mg2+.Pada uji kelarutan untuk golongan alkali tanah dilakukan dengan melarutkan larutan yang bersifat basa (NaOH).Sr2+ dan Ba2+ dengan larutan Na2CO3 diperoleh bahwa golongan alkali tanah dari atas ke bawah semakin sukar larut.

2. Saran Saran dari percobaan ini adalah sebaiknya pada percobaan selanjutnya semua unsur yang ada pada alkali diuji nyalanya begitu pula semua unsur yang ada pada alkali tanah diuji juga kelarutannya. Kesimpulan Kesimpulan dari percobaan ini adalah: 1. http//www. Com/ 26 Mei 2012 .BAB V PENUTUP A. stronsium klorida memberi warna merah bata. B. chem-is-try. 14 DAFTAR PUSTAKA “Alkali”. Chem-is-try. http//www. barium klorida memberi warna hijau muda magnesium klorida memberi warna biru dan kalsium klorida memberi warna merah jingga. com/ 26 Mei 2012 “Alkali tanah”. Kelarutan alkali dan alkali tanah adalah semakin ke bawah semakin sukar larut. Natrium klorida memberi warna kuning.

Kristian H. G. Analisis Kualitatif Makro dan Semi Mikro. Alkali dan Alkali Tanah. Alkali dan Alkali Tanah. 2010 Svehla.com / 26 Mei 2012 Sugiyarto. Yogyakarta: Graha Ilmu. Kimia Anorganik Logam. hhtp// www.-is-try. http// www. Wordpress.Ratna. Chem. Com/ 26 Mei 2012 Satria. Jakarta: Kalman Media Pustaka 1985 Diposkan oleh Arie Rahman di 19:27 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Arsip Blog • o      o ▼ 2012 (6) ▼ Oktober (5) Pengujian Timbal Dengan AAS Reduksi Garam Besi Bom Kalorimeter Destilasi Alkali dan Alakali tanah ► Juli (1) Mengenai Saya .

. Diberdayakan oleh Blogger. This page is safe Bitdefender Total Security 2012 .Arie Rahman Lihat profil lengkapku Template Awesome Inc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful