P. 1
Makalah Analisis Standar Isi Mapel IPS

Makalah Analisis Standar Isi Mapel IPS

|Views: 1,345|Likes:
Published by guntherrem248

More info:

Published by: guntherrem248 on Nov 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2013

pdf

text

original

Analisis terhadap Standar Isi pada jenjang SMP/MTs menghasilkan

permasalahan-permasalahan dalam beberapa aspek. Standar Kompetensi dan

kompetensi dasar lebih banyak dipahami sebagai materi yang harus diberikan di

sekolah tanpa pengembangan lebih lanjut yang disesuaikan dengan kondisi

sekolah. Pemahaman seperti itu berakibat pada pembelajaran guru lebih

berorientasi pada materi, bukan pada kompetensi dan lebih banyak berdasar pada

buku teks, bukan pada dokumen standar isi.

Melihat alokasi Jam Pelajaran untuk mapel IPS tingkat SMP dapat

dikatakan ideal dalam pembagian jam pelajaran IPS jika dibanding dengan mapel-

mapel lain, khususnya rumpun mapel Matematika dan IPA. Alokasi Jam Pelajaran

mapel IPS empat jam per minggu, alokasi ini sama dengan mapel Matematika,

IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Namun jika dibandingkan dengan

materi mapel IPS, alokasi waktu untuk mapel IPS kurang proporsional. Materi

mapel IPS yang mencakup Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, dan Geografi, cukup

banyak.

Terdapat sebaran materi yang tidak merata yang semestinya proporsi

sebaran materi Sejarah, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi merata pada setiap

semester dan kelas. Dalam penerapannya, pada Standar Isi ditentukan bahwa

substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SMP/MTs merupakan “IPA Terpadu”
dan “IPS Terpadu” (Permendiknas RI No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi). Di

beberapa sekolah, mapel IPS diajarkan secara parsial, materi Sosiologi diajarkan

oleh guru dengan latar belakang pendidikan Sosiologi, materi Sejarah diajarkan

oleh guru dengan latar belakang pendidikan Sejarah. Hal ini jelas melanggar

dokumen Standar Isi, IPS tidak lagi diajarkan secara terpadu.

Penggunaan Kata Kerja Operasional dalam Standar Kompetensi (SK) dan

Kompetensi Dasar (KD) banyak sekali menggunakan kata kerja operasional

mendeskripsikan dan mengidentifikasi. Peserta didik hanya dituntut untuk bisa

mendeskripsikan dan mengidentifikasi, tanpa ada praktek yang justru akan

memberikan pengalaman belajar yang optimal.

Makalah | Analisis Standar Isi Mata Pelajaran IPS 4

Muatan materi dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar

(KD) ditemui beberapa materi yang tidak runtut dalam penyusunannya, materi pada

kelas VIII Semester 2. Standar kompetensi “memahami kegiatan perekonomian di
Indonesia”, Ketidakruntutan penyampaian materi juga dapat ditemui pada SK dan
KD kelas IX Semester 1. Standar kompetensi menyebutkan “memahami kondisi

perkembangan negara di dunia. Keterkaitan Antara Materi Pelajaran dengan

Tujuan Pendidikan Nasional. Materi-materi pelajaran yang tercantum dalam SK

dan KD dapat dikatakan sudah menuju pada perwujudan tujuan pendidikan

nasional. Yang perlu menjadi fokus perhatian adalah penilaian hasil belajar tidak

yang mempedulikan tujuan pendidikan nasional tetapi tujuan mata pelajaran

(Hamid Hasan, 2008: 110).

Konsep dalam IPS juga tidak jelas apakah konsep Kurikulum IPS terpadu,

korelasi, atau terpisah-pisah. Walaupun diberi nama IPS terpadu akan tetapi dalam

kenyataannya SK dan KD tetap terpisah-pisah antara Sejarah, Ekonomi, Geografi,

dan Sosiologi, sehingga materi yang tercantum dalam SK dan KD tidak berurutan.

Beban belajar juga mencakup pemberian penugasan, baik penugasan

terstruktur maupun penugasan mandiri tidak terstruktur. Waktu untuk penugasan

terstruktur maupun penugasan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik

SMP/MTs maksimal 50% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata

pelajaran bersangkutan (Permendiknas RI No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->