KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt, karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Makalah Ilmu Sosial Budaya Dasar ini dengan baik. Sholawat teriring salam tidak henti-hentinya kita haturkan kepada Nabi junjungan kita yaitu Nabi Muhammad Saw beserta keluarga, sahabat dan kita semua sebagai pengikutnya yang Insya Allah akan selalu taat kepada ajaran-Nya, Amin. Dalam kesempatan ini penulis menghanturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada dosen pengampu Bapak Syaiful Abid, M.Pd yang telah membina dan membimbing selama ini. Penulis juga mengakui bahwa dalam proses penulisan makalah ini, masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Dan oleh karenanya, penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan kritik dan saran yang membangun guna perbaikan dan penyempurnaan makalah ini dikemudian hari. Akhirnya penulis sangat berharap, makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Dan dapat memberikan kontribusi yang positif serta bermakna dalam proses perkuliahan Ilmu Sosial Budaya Dasar. Amin.

Lubuklinggau, 22 Oktober 2012 Penulis

2

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................................ KATA PENGANTAR..........................................................................................2 DAFTAR ISI.........................................................................................................3 BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang......................................................................................4 B. Rumusan Masalah.................................................................................4 C. Tujuan Penulisan...................................................................................4 D. Prosedur Pemecahan Masalah……………………………………….5 BAB II. PEMBAHASAN A. Pengertian Interaksi Sosial dan Dinamika Sosial..................................6 B. Ciri – Ciri Interaksi Sosial......................................................................6 C. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial..........................................................7 D. Faktor – Faktor Pendorong Interaksi Sosial..........................................8 E.. Bentuk – Bentuk Interaksi Sosial..........................................................11 BAB III. PENUTUP A. Kesimpulan… ………………………………………………..……...20 B. Saran.......................................................................................................20 DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................21

3

betuk dan syarat interaksi sosial. Dalam kenyataan sehari-hari terdapat tiga macam cakupan interaksi dalam definisi interaksi sosial yaitu interaksi antara individu dengan individu. Untuk mengetahui proses interaksi sosial dan dinamika sosial. Rumusan Masalah Beberapa hal yang menjadi sumber pokok permasalahan. Tujuan Penulisan 1. Perubahan-perubahan ini akan terjadi sambung-menyambung dari generasi yang satu ke generasi berikutnya sepanjang zaman. Bahkan.BAB I PENDAHULUAN A. antara lain: 1. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial C. Interaksi sosial merupakan bentuk dari dinamika sosial budaya yang ada didalam masyarakat. Faktor – faktor pendorong interaksi sosial 5. 2. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial 4. dengan interaksi sosial akan memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan didalam masyarakat yang akan membentuk hal-hal yang baru yang membuat dinamika masyarakat menjadi hidup. Latar Belakang Manusia senantiasa melakukan hubungan dan pengaruh timbal balik dengan manusia yang lain dalam rangka memenuhi kebutuhan dan mempertahankan kehidupannya. Dengan demikian. manusia akan mempunyai arti jika ada manusia yang lain tempat ia berinteraksi. individu dengan kelompok individu yang lainnya. individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok B. Pengertian Interkasi Sosial dan Dinamika Sosial 2. Untuk memahami apa saja ciri. Interaksi sosial itu sifatnya dinamis. Ciri-ciri Interaksi Sosial 3. 4 . Interaksi sosial bisa didefinisikan sebagai hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dengan individu.

BAB II 5 . Untuk menganalisis factor – factor pendorong interaksi sosial. 4. Prosedur Pemecahan Masalah Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini yaitu studi literature atau studi pustaka yaitu dimana penulis mencari data diinternet yang ada kaitannya dengan karya tulis ini. Sebagai persyaratan untuk mendapatkan nilai kelompok D.3.

Keterkaitannya dengan interaksi adalah interaksi mendorong terbentuknya suatu gerak keseluruhan antara kompenen masyarakat yang akhirnya menimbulkan perubahan – perubahan dalam masyarakat baik secara progresif ataupun retrogresif. sikap dan tindakan dari penerima. Interaksi sosial selalu menyangkut komunikasi diantara dua pihak yaitu pengirim (sender) dan penerima (receiver). 6 . dan kelompok dengan kelompok dalam berbagai bentuk seperti kerjasama. Pengertian Interkasi Sosial dan Dinamika Sosial 1. Interaksi sosial menekankan juga pada tujuan mengubah tingkah laku orang lain yang meliputi perubahan pengetahuan. Interaksi sosial Interaksi Sosial adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dengan individu. 2. adanya kesesuaian dengan kaidah sosial yang berlaku dan dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial itu memiliki karakteristik sebagai berikut : 1. kebutuhan yang jelas dan bermanfaat. 2. 4. Interaksi sosial merupakan suatu usaha untuk menciptakan pengertian diantara pengirim dan penerima.PEMBAHASAN A. B. apabila interaksi sosial yang terjadi berulang-ulang dalam kurun waktu relatif lama dan diantara para pelaku yang relatif sama. Ciri-ciri Interaksi Sosial Sistem sosial dalam masyarakat akan membentuk suatu pola hubungan sosial yang relatif baku/tetap. 3. adanya kesesuaian dan berhasil guna. Sejarah pola yang melandasi interaksi sosial adalah tujuan yang jelas. persaingan ataupun pertikaian. Pola seperti ini dapat dijumpai dalam bentuk sistem nilai dan norma. terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut. Ada tujuan-tujuan tertentu. Dinamika Sosial Dinamika sosial diartikan sebagai keseluruhan perubahan dari seluruh kompenen masyarakat dari waktu ke waktu. individu dengan kelompok . Ada pelaku dengan jumlah lebih dari satu orang.

C. yaitu kontak yang dilakukan dengan bantuan pihak lain (pihak ketiga).. Kontak sekunder langsung. Kontak primer. dari bahasa lain con atau cum yang artinya bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh . b. b. telepon dsb. Jadi kontak berarti sama-sama menyentuh. 2.Kontak social ini tidak selalu melalui interaksi atau hubungan fisik. yaitu kontak yang dilakukan melalui perantara atau penghubung. Kontak sekunder. Sifat kontak sosial adalah : 1. 2. Kalau kontak social mengarah pada kerjasama berarti positif. Kontak social bisa bersifat positif dan bisa negatif. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial 1. Komunikan yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan. a. contoh : bertatap muka. Adanya komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepihak yang lain dalam rangka mencapai tujuan bersama. kalau mengarah pada suatu pertentangan atau konflik berarti negatif. karena orang dapat melakuan kontak social tidak dengan menyentuh. surat dan melihat televisi. misal telepon. saling tersenyum. bersalaman. Kontak sekunder tidak langsung. Adanya kontak sosial Kata kontak dalam bahasa inggrisnya contack. 7 . Ada lima unsur pokok dalam komunikasi yaitu 1. misalnya menggunakan HP. Komunikator yaitu orang yang menyampaikan informasi atau pesan atau perasaan atau pemikiran pada pihak lain. informasi. yaitu kontak yang dilakukan secara langsung. Kontak social memiliki memiliki sifat-sifat sebagai berikut : a. 2. yaitu kontak yang dilakukan masingmasing pihak melalui alat tertentu. pikiran. misal ayah menitip pesan pada ibu agar sopir langsung menjemput ke bandara.

Sebagai contoh. Tindakan tradisional Merupakan tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan rasional. yaitu : 1. seorang anak melempar batu di sungai. 3. Tindakan efektif Tindakan efektif seringkali dilakukan tanpa suatu perencanaan matang dan kesadaran penuh. Tindakan ini muncul karena dorongan perasaan atau emosi dalam diri pelaku. Tindakan rasional berorientasi nilai Merupakan tindakan yang begitu memperhitungkan cara. maka tindakan sosial dapat dibedakan menjadi 4. 3. Tindakan ini dilaksanakan karena pertimbangan adat dan kebiasaan. Adanya Tindakan Sosial Tindakan sosial adalah tindakan yang mempengaruhi individu yang mempengaruhi individu lain dalam masyarakat dan merupakan tindakan bermakna yaitu tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan keberadaan orang lain. 2. 8 . Berdasarkan cara dan tujuan yang akan dilakukan. Adalah tindakan sosial yang dilakukan oleh seorang dengan memperhitungkan kesesuaian cara yang digunakan lalu tujuan apa yang hendak dicapai dalam tindakan itu. 5. Berbeda apabila disungai tersebut ada seseorang yang tengah memancing. 4.3. Tindakan rasional instrumental. Tindakan ini bukanlah tindakan sosial. Tindakan tersebut dikatakan tindakan sosial. Media yaitu alat untuk menyampaiakn pesan Efek/feed back yaitu tanggapan atau perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan setelah mendapat pesan dari komunikator. 4. Pesan yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan. Tindakan sosial merupakan perbuatan – perbuatan yang ditunjukan atau di pengaruhi orang lain untuk maksud serta tujuan tertentu.

Secara naluriah. yaitu proses belajar seseorang dengan cara meniru orang lain baik dalam wujud sikap (attitude). Secara naluriah. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan manusia memerlukan keberadaan orang lain yang akan saling memerlukan. Sugesti. yaitu suatu proses pemberian suatu pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu. Dorongan untuk berkomunikasi dengan sesama. Faktor Internal a. d. Dorongan untuk mempertahankan hidup. Oleh karena sugesti merupakan anjuran yang bersifat menggugah emosi spontan seseorang tersebut tanpa sempat berfikir panjang b. Dorongan ini bersifat kodrati artinya tidak usah dipelajaripun seseorang akan mengerti sendiri dan secara sendirinya pula orang akan berpasang-pasangan untuk meneruskan keturunannya agar tidak mengalami kepunahan. Faktor Eksternal a. saling tergantung untuk saling melengkapi kebutuhan hidup. manusia mempunyai dorongan nafsu birahi untuk saling tertarik dengan lawan jenis. tingkah laku 9 . penampilan (performance). b. manusia memerlukan keberadaan orang lain dalam rangka saling berkomunikasi untuk mengungkapkan keinginan yang ada dalam hati masing-masing dan secara psikologis manusia akan merasa nyaman dan tentram bila hidup bersama-sama dan berkomunikasi dengan orang lain dalam satu lingkungan sosial budaya. Dorongan untuk meneruskan/mengembangkan keturunan. Dorongan untuk mempertahankan hidup ini terutama dalam menghadapi ancaman dari luar seperti ancaman dari kelompok atau suku bangsa lain. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan. sehingga orang tersebut mau mengikuti pandangan atau pengaruh tersebut tanpa berfikir panjang. Imitasi.D. 2. Faktor – faktor pendorong interaksi sosial 1. c. ataupun dari serangan binatang buas.

Adapun identifikasi didorong oleh keinginan menjadi sama dengan pihak lain yang dianggap memiliki kelebihan tertentu atau dianggap sebagai idola. maupun gaya hidup (life style). 10 . c. Karena dalam identifikasi seseorang mencoba menempatkan dirinya seperti keaadaan orang lain. adalah perasaan tertarik yang timbul dalam diri seseorang yang membuatnya merasa seolah-olah berada dalam keadaan orang lain. Apalagi apabila yang ditiru adalah perilaku-perilaku menyimpang. sisi negatif dari proses imitasi ini adalah munculnya tipologi manusia yang pasif karena ia hanya meniru orang lain atau hanya sebagai pengikut dan mencontoh hasil-hasil orang lain. Bila dibanding dengan imitasi.(behaviour). Namun. maka simpati mirip dengan identifikasi yaitu dalam hal kecenderungan menempatkan diri dalam keadaan orang lain. Melalui proses ini seseorang dapat mempelajari nilai. Namun. maka perilaku yang dihasilkan dari imitasi ini akan dapat menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku. Jadi. atau dengan kata lain ia mengidentikkan atau menyamakan dirinya dengan orang lain. Simpati. Kekaguman tersebut mendorong seseorang untuk menjadikan dirinya sama atau identik dengan tokoh tersebut. serta keyakinan yang dipunyai idola tersebut ingin dimiliki dan dijiwainya. yaitu proses yang berawal dari rasa kekaguman seseorang kepada tokoh idolanya. proses dalam identifikasi lebih mendalam. norma dan peran-peran sosialyang harus dilakukan dalam masyarakatnya. perbedaannya yaitu di dalam simpati yang memegang peranan penting adalah perasaan meskipun dorongan utamanya adalah keinginan untuk memahami dan bekerja sama dengan pihak lain tanpa memandang kedudukan dan status. pandangan. tidak sekadar mencontoh seperti dalam imitasi. Proses identifikasi biasanya berlangsung dalam keadaan dimana orang yang melakukan identifikasi benar-benar mengenal pihak yang menjadi tokoh atau idola sehingga sikap. Bila dibandingkan dengan identifikasi. Identifikasi. tetapi lebih dari itu ia ingin menjadi sama dengan idola d.

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial 1. hampir mirip dengan sikap simpati. Sebaliknya sugesti bersifat negatif karena dapat mendorong individu berperilaku irasional. dan penuh rasa tanggung jawab. Perbedaannya. c. pengaruh atau stimulus yang diberikan seseorang kepada orang lain sedemikian rupa sehingga orang yang diberi motivasi tersebut menuruti atau melaksanakan apa yang dimotivasikan secara kritis. Wujud motivasi bisa dilihat dari berbagai contoh sikap atau perilaku. Interaksi antara individu dan individu. sikap empati membuat kita seolah-olah ikut merasakan penderitaan akibat musibah tersebut.e. b. misalnya jika kita melihat keluarga atau kerabat kita terkena musibah. bercakap-cakap mungkin bertengkar. Motivasi. kelompok kepada kelompok. saling menegur. Bentuk Interaksi sosial menurut jumlah pelakunya . f. Motivasi bersifat positif karena dapat mendorong individu berpikir kritis dan kreatif. Bentuk semacam ini menunjukkan bahwa kepentingan individu berhadapan dengan kepentingan kelompok . Interaksi antara Kelompok dan Kelompok Bentuk interaksi seperti ini berhubungan dengan kepentingan individu dalam kelompok lain. 11 . Contoh : Satu Kesebelasan Sepak Bola bertanding melawan kesebelasan lain 2. Motivasi dapat diberikan dari seorang individu kepada kelompok. Individu yang satu memberikan pengaruh. Wujud interaksi bisa dalam dalam bentuk berjabat tangan. rangsangan\Stimulus kepada individu lainnya. atau kelompok kepada individu. rasional. a. Empati. sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlihat secara emosional. E. Interaksi antara individu dan kelompok Bentuk interaksi antara individu dengan kelompok: Misalnya : Seorang ustadz sedang berpidato didepan orang banyak. Bentuk Interaksi Sosial Menurut Proses Terjadinya. adalah dorongan. rangsangan.

yaitu bergabungnya individu-individu atau sekelompok individu untuk mencapai tujuan bersama. Adanya bahaya atau ancaman dari luar 3. Adanya orientasi yang sama 2. Istilah akomodasi dipergunakan dalam dua arti. yaitu proses interaksi sosial yang cenderung menciptakan persatuan dan meningkatan solidaritas di antara masing-masing anggota kelompok. Lima bentuk kerjasama antara lain : a) Kerukunan b) Bargaining c) Kooptasi d) Koalisi e) Joint Venture Hal-hal yang dapat menyebabkan bertambah kuatnya kerjasama antara lain : 1. Kerjasama. Mencari keuntungan 5. Semata-mata menolong 2) Akomodasi.a. Ketersinggungan berkaitan dengan hal-hal yang tertanam kuat dalam kelompok 4. Kerjasama timbul apabila orang atau individu menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingankepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut. Proses ini terdiri dari : 1. yaitu : a) Menunjuk pada suatu keadaan Akomodasi artinya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang – perorang atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma dan nilai sosial yang berlaku di dalam masyarakat 12 . Proses interaksi sosial yang assosiatif.

Kompromi (compromise).b). Tujuan akomodasi : 1. 4. 5. 9. 8. Ajudikasi (adjudication). Mediasi (mediation). Mengurangi pertentangan antara orang-perorang atau kelompok akibat perbedaan paham. 2. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer. Memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok-kelompok sosial yang hidupnya terpisah sebagai akibat faktor-faktor sosial psikologis. Displacement. Konversi 13 . Toleransi (toleration). Jadi akomodasi adalah suatu interaksi kearah terciptanya kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak yang tengah bersengketa. Menunjuk pada suatu proses Akomodasi artinya usaha manusia untuk meredakan pertentangan atau konflik guna mencapai kestabilan. Stalemate. Konsiliasi (conciliation). Mengupayakan peleburan antara kelompok-kelompok sosial yang terpisah. Arbitrasi (arbitration). 3. 4. Tanpa akomodasi dan kesediaan berakomodasi. 2. 6. 7. 10. Koersi (coercion).. dua pihak yang berselisih paham tersebut tidak akan mungkin bekerja sama untuk selamanya. Akomodasi ini terjadi pada orang atau kelompok yang harus bekerja sama sekalipun dalam kenyataannya mereka memiliki paham yang berbeda dan bertentangan. 3. Bentuk-bentuk akomodasi antara lain : 1.

b) Orang-perorangan sebagai warga kelompok saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama. c) Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya. Asimilasi timbul apabila syarat-syarat di bawah ini terpenuhi. c) Perasaan takut kepada kekuatan kebudayaan kelompok lain yang dirasakan oleh warga suatu kelompok tertentu. b) Kesempatan-kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi. Faktor-faktor yang menghambat asimilasi antara lain : a) b) Terisolasinya kebudayaan suatu golongan tertentu di dalam masyarakat. f) Perkawinan campuran. sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama. Faktor pendorong asimilasi : a) Toleransi terhadap kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda. c) Kebudayaan-kebudayaan dari kelompok saling menyesuaikan diri. g) Adanya musuh bersama dari luar. Kurangnya pengetahuan suatu golongan tertentu mengenai kebudayaan golongan lain di dalam masyarakat. d) Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat.3) Asimilasi Merupakan proses yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan yang terdapat antara beberapa orang atau kelompok. d) Perasaan bahwa suatu kebudayaan golongan atau kelompok tertentu lebih tinggi dari pada golongan atau kelompok lain. Asimilasi juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindakan. yaitu : a) Adanya kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaan. 14 . e) Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan.

f) Perasaan in group feeling yang kuat. blender. artinya para warga kelompok yang ada merasa sangat terikat kepada kelompok dan kebudayaan masing-masing. seperti peralatan yang sangat mudah dipakai dan dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya. a) Unsur kebudayaan yang mudah diterima antara lain : 1. Hal itu menandakan bahwa perbedaan antar kelompok tidak hanya kebudayaannya tetapi juga rasial. yang mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur-unsur tersebut. misal kesenian 15 . Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan. Akulturasi Merupakan suatu proses dimana kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur kebudayaan asing yang berbeda. 3. handphone dan lain-lain. misalnya radio dan televisi. traktor untuk membajak sawah. b) Unsur kebudayaan yang sulit diterima antara lain : 1. g) Gangguan-gangguan diskriminatif yang dilancarkan oleh golongan yang berkuasa terhadap golongan minoritas. falsafah hidup. 2. Unsur kebudayaan kebendaan. misal ideologi. penggiling padi.e) Perbedaan ciri badaniah antar kelompok. Unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri. Unsur yang terbukti membawa manfaat besar. tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. komputer. Unsur-unsur dan pakaian. 4). h) Perbedaan kepentingan-kepentingan pribadi antar warga atau kelompok. misalnya warna kulit. Misal.

Merupakan alat seleksi untuk medudukkan individu pada kedudukan serta peranan yang sesuai dengan kemampuannya. musik Melayu bertemu dengan musik Spanyol menghasilkan musik keroncong. 4. Unsur yang dipelajari pada taraf pertama dalam proses sosialisasi.2. Sebagai jalan di mana keinginan. Contoh: Candi Borobudur merupakan perpaduan kebudayaan India dengan kebudayaan Indonesia.Persaingan itu pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian publik atau dengan mempertajam prasangka yang telah ada tanpa menggunakan ancaman atau kekerasan. Persaingan kebudayaan 3. Alat untuk menyaring para pekerja sehingga akan menghasilkan pembagian kerja yang efektif. Persaingan ekonomi 2. kepentingan serta nilai-nilai yang ada pada suatu masa menjadi pusat perhatian dan tersalurkan dengan baik oleh mereka yang bersaing. b. atau kompetisi adalah suatu proses sosial dengan ciri individu atau kelompok-kelompok manusia bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan. Persaingan ras Fungsi persaingan antara lain : 1. Misal masalah makanan pokok. 16 . 2. Tipe persaingan : 1. 3. Proses ini terdiri dari : 1) Persaingan. Menyalurkan keinginan-keinginan individu atau kelompok yang bersifat kompetitif. yaitu proses interaksi sosial yang cenderung menciptakan perpecahan dan merenggangkan solidaritas si antara anggota kelompok. Proses interaksi sosial yang dissosiatif atau oppositional processes. Persaingan kedudukan dan peran 4.

berupa perbuatan menyangkal pernyataan orang lain di muka umum. tetapi tidak sampai menjadi pertentangan atau pertikaian. keengganan. c) Kontravensi intensif.2) Kontravensi. b) Kontravensi sederhana. perlawanan. Tipe-tipe kontravensi antara lain : a) Kontravensi generasi dalam masyarakat. 17 . biasanya terjadi karena adanya perubahan-perubahan yang begitu cepat. kebencian atau keraguan. kontravensi berarti sikap mental tersembunyi terhadap orang lain atau unsur kebudayaan suatu golongan tertentu. biasanya terjadi kontravensi karena anak-anak menganggap orang tua mempunyai pendapat yang kolot atau kuno sementara orang tua yang terikat tradisi tidak begitu mudahnya menerima pendapat baru dari anaknya. gangguan-gangguan. menyebarkan desas-desus. protes. Sikap tersembunyi tersebut dapat berubah menjadi kebencian. memfitnah dan melemparkan beban pembuktian kepada pihak lain. meliputi perbuatan-perbuatan seperti penolakan. mencerca. mencakup penghasutan. terutama ditandai oleh adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang. memaki-maki melalui surat selebaran. e) Kontravensi statis. Bentuk-bentuk kontravensi antara lain : a) Kontravensi umum. perasaan tidak suka yang disembunyikan. misalnya mengumumkan rahasia pihak lain dan perbuatan khianat. perbuatan kekerasan dan mengacaukan rencana pihak lain. Dalam bentuk murni. Contoh pola hubungan antara orang tua dengan anak-anaknya. perbuatan menghalanghalangi. misalnya mengejutkan lawan atau membingungkan pihak lawan. d) Kontravensi rahasia. dan mengecewakan pihak-pihak lain.

keagamaan dan pendidikan.b) Kontravensi seksual. perselisihan sudah bersifat terbuka. menyangkut hubungan suami dan istri dalam keluarga. Pertikaian terjadi karena semakin tajamnya perbedaan antara kalangan tertentu dalam masyarakat. antara lain menyangkut hubungan yyfdalam legislatif. Semakin tajam perbedaan mengakibatkan amarah dan rasa benci yang mendorong tindakan untuk melukai. Nilai-nilai dalam masyarakat menempatkan suami dan istri pada kedudukan yang sejajar. Perasaan memegang peranan penting dalam mempertajam perbedaan tersebut. Perbedaan unsur-unsur kebudayaan. c) Kontravensi parlemen. Sebab-sebab terjadinya konflik : 1. menekan bahkan menghancurkan individu atau kelompok yang menjadi lawan. Perbedaan kebudayaan 18 . Perasaan itu biasanya berwujud amarah dan rasa benci yang menyebabkan dorongan untuk melukai. 4) Pertentangan (conflict) Pertentangan adalah suatu proses sosial dimana setiap individu atau kelompok berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan dengan ancaman atau kekerasan. namun masih ada keraguan terhadap kemampuan wanita mengingat latar belakang sejarah dan kedudukan wanita pada umumnya. berkaitan dengan golongan mayoritas dan golongan minoritas dalam masyarakat. menghancurkan atau menyerang pihak lain. 3) Pertikaian Pertikaian merupakan proses sosial bentuk lanjut dari kontravensi. emosi dan pola-pola perilaku dapat mempertajam dan mengakibatkan terjadinya konflik. Sebab. menyerang pihak lain. Perbedaan antar individu 2. ciri-ciri badaniah.

Pertentangan internasional BAB III PENUTUP 19 . Pertentangan politik 5.3. Perbedaan kepentingan 4. Pertentangan pribadi 2. Perubahan sosial Bentuk pertentangan antara lain : 1. Pertentangan antar kelas sosial 4. Pertentangan rasial 3.

dan kelompok dengan kelompok dalam berbagai bentuk seperti kerjasama. individu dengan kelompok . DAFTAR PUSTAKA dan menurut proses 20 . Syarat terjadinya interaksi sosial: adanya kontak sosial. Faktor – faktor pendorong interaksi sosial terbagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Semoga karya ilmiah ini menambah wawasan dan pengetahuan kita juga bermanfaat bagi kita semua. interaksi sosial selalu menyangkut komunikasi diantara dua pihak yaitu pengirim (sender) dan penerima (receiver). persaingan ataupun pertikaian Ciri-ciri Interaksi Sosial: Ada pelaku dengan jumlah lebih dari satu orang. adanya komunikasi. . maka kita sebagai manusia yang hidup bermasyarakan harus menyadari bahwa kita hidup tidak mungkin sendirian. antar individu dengan kelompok. ada tujuan-tujuan tertentu. Untuk itu marilah kita menjadi warga masyarakat yang baik dengan berinteraksi antar individu dengan individu lain.Kesimpulan Dinamika sosial diartikan sebagai keseluruhan perubahan dari seluruh kompenen masyarakat dari waktu ke waktu. dan adanya tindakan sosial. Interaksi Sosial adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dengan individu. interaksi sosial merupakan suatu usaha untuk menciptakan pengertian diantara pengirim dan penerima. bahkan kelompok dengan kelompok agar terjalin persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat. Bentuk-bentuk interaksi sosial dibagi menurut jumlah pelakunya terjadinya (Asosiatif dan disosiatif) Saran Dalam kehidupan manusia di dunia ini tidak akan lepas dari kehidupan masyarakat.

gunadarma.http://kpoplikemyoxygen.id/2010/05/interaksi-sosial-dan-dinamika-sosial/ http://krizi.wordpress.blogspot.ac.com/2009/07/25/makalah-interaksi-sosial/ http://santosa-innovation.com/2011/04/dinamika-interaksi-sosial.html http://rudikomarudin.html 21 .com/2011/11/lomba-cipta-cerpen.wordpress.blogspot.com/2010/04/interaksi-sosial-dalam-dinamikasosial.com/2011/08/bab-iii-interaksi-sosial-dan-dinamika.html http://detakzaman.com/2012/07/interaksi-sosial.blogspot.blogspot.blogspot.html http://baiqaneta.com/2010/11/02/makalah-interaksi-sosial/ http://wartawarga.html http://erfanm.