ISLAM DAN KEPEDULIAN SOSIAL

MAKALAH Disusun guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Studi Islam

Disusun Oleh :

Nama NIM Kelas

: Nur Huda : 111092 :1C

FAKULTAS TARBIYAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM PATI 2011

KATA PENGANTAR Dengan segala kerendahan dan keikhlasan hati. serta para pengikutnya. Desember 2011 Penulis v . Penulis menyadari keterbatasan yang penyusun miliki. Semua pihak yang telah memberi bantuan dan dukungan yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.I. 2.penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. semoga makalah ini dapat bermanfaat serta bisa menjadi wacana yang berguna. Penulis memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. selaku Dosen Metodologi Studi Islam yang telah membimbing penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini. M. keluarga dan sahabat-sahabat.S. Setitik harapan dari penulis. dan media lainnya yang artikelnya kami gunakan dalam penulisan Makalah ini 3. Makalah ini berisi ulasan-ulasan yang membahas tentang Pembahasan mengenai Islam dan Kepedulian sosial. penulis mengharapkan dan menerima segala kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini. Bapak Zainal Arifin. Media massa. Shalawat terbingkai salam semoga abadi terlimpahkan kepada sang pembawa risalah kebenaran yang semakin teruji kebenarannya baginda Muhammad SAW. taufiq dan hidayah-Nya dan atas segala kemudahan yang telah diberikan sehingga penyusunan makalah tentang “Islam dan Kepedulian Sosial” ini dapat terselesaikan. Untuk itu. Dan Semoga syafa‟atnya selalu menyertai kehidupan ini. Pati . Karena dengan rahmat dan rahim-Nya yang telah dilimpahkan. Dalam kesempatan kali ini.

. 1 1 2 2 BAB III (PENUTUP)  A.………………………………….. 5 6 DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………… 6 vi . Tujuan ………………………………………………………….DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengantar …………………………………………………………… DAFTAR ISI ……………………………………………………………… v vi BAB I (PENDAHULUAN)  A...  C.  B..  B.. Latar Belakang Masalah ……………………………………….. BAB II (PEMBAHASAN) ……………. Rumusan Masalah ……………………………………………. Saran …………………………………………………………….. Kesimpulan …………………………………………………….

Allah mengecam orang-orang yang menumpuk-numpuk harta hanya untuk mengejar simbol. kitab-kitab. orang-orang miskin. dan (memerdekakan) hamba sahaya. Dalam surat Al-Baqarah ayat 177 Allah berfirman: َّ ْ َ ‫نٍَّْش انبِر أٌَ تُىنُّىا وجُىهَكى قِبَم انًشرق وانًغرة ونَـكٍ انبِر يٍ آيٍَ بِبّللِ وانٍَىْ و اَخر وانًُئِكت وانكتَبة واننَّبٍٍٍَِِّ وآتَى انًبل‬ ُ ْ َ َ َْ َ َ ِ ِْ َ ِ َ َْ َ ِ ِ ِ ْ َ ّ َ ْ َ َّ ْ َّ ِ َ ِ ِ ْ َ ْ َ ِ ِ ْ َ ْ َ ْ ُ ْ ِ َ ِ ُ ْ َ ِ َ َْ َ َ ْ َ ‫حبِّه ذوي انقُرْ بَى وانٍَتَبيى وانًضبكٍٍَ وابٍَ انضبٍِم وانضَّآئِهٍٍَِ وفًِ انرقَبة وأَقَبو انصَّالةَ وآتَى انزكبةَ وانًىفُىٌَ بِعهدهى إِذا عهَى‬ َ َ ِْ ِْ َ ُ ْ َ َ َّ َ َ َ ِ َّ َ َ ِ ِّ َّ ٌَ‫عَبهَدُوا وانصَّببِرٌٍَ فًِ انبَؤْصبء وانضرَّاء وحٍٍَ انبَؤْس أُونَـئِك انَّرٌٍَ صدقُىا وأُونَـئِك هُى انًتَّقُى‬ ََ َ ْ ِ َ ِ َ ُْ ُ َ َ َ ْ ِ ْ ِ Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. malaikat-malaikat. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji.BAB I PENDAHULUAN A. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). hari kemudian. (QS:Al Baqarah: 177) Jadi disini jelas segala perbuatan ibadah apapun itu yang disebut sebagai kebajikan atau amal shaleh juga harus diikuti dengan penghayatan dan perasaan saling mengasihi sesama manusia. dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. dan menunaikan zakat. dan kepedulian sosial. Dan Allah swt mengancam orang yang berbuat demikian dengan neraka jahim. meraih kekuasaan dan kesenangan hidup didunia saja tanpa peduli dengan kesusahan sesama. Latar Belakang Kepedulian sosial merupakan tema penting dari sekian banyak tema-tema dalam al-Qur'an. dan orang yang berbuat demikian adalah orang yang bertaqwa. akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah. anak-anak yatim. mendirikan shalat. nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. 1 . peduli pada orang lain itulah yang disebut kebajikan. penderitaan dan dalam peperangan. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta.

Di saat kondisi seperti sekarang ini. Rumusan Masalah Dari Latar belakang tersebut. 2 . Tujuan Adapun tujuan yang diharapkan penulis dalam pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang Aspek-aspek Islam dalam hal memaknai kepedulian sosial terhadap sesama. maka perlu kiranya penulis untuk menjelaskan secara rinci mengenai Kepedulian Islam dalam Islam. B. BAB II PEMBAHASAN Konsep kepedulian sosial dalam Islam sungguh cukup jelas dan tegas .A. Bila diperhatikan dengan seksama. tertuang jelas dalam syari‟ah serta jadi tolak ukur dalam akhlak seorang mukmin. sesungguhnya sebuah ladang jihad maal menanti bagi kaum yang berada. Begitu juga Allah menghargai mereka yang melaksanakan amal sosial dalam konteks kepedulian sosial tersebut sebagaimana juga Alah sangat mengecam mereka yang tidak mempunyai rasa kepedulian sosial. Rasululullah bersabda : “Belum beriman seseorang itu sebelum ia mencita saudara nya seperti mencitai dirinya sendiri”. dengan sangat mudah ditemui bahwa masalah kepedulian sosial dalam Islam terdapat dalam bidang akidah dan keimanan .

Islam juga mewajibkan amar makruf nahi mungkar yang kesemuanya terkait dengan hukum dan segala konsekwensinya. Mencintai orang itupun ditentukan bobotnya oleh Rasulullah yaitu sama dengan mencintai diri sendiri. Dari Dimensi Aqidah dan Keimanan.Termasuk disini adalah mereka yang tak mau bayar zakat. Terdapat beberapa dimensi dalam pemaparan islam terhadap konsep-konsep kepedulian islam diantaranya adalah : 1. 3 . mereka yang jika disebut nama Allah maka gemeyar hatinya. Iman kepada Allah merupakan rukun utama dan pertama dalam Islam. Bagaimana implikasi kepada Allah dijelaskan oleh Al−Quran dan hadis.Hadis−hadis yang menekan hal ini cukup banyak antara lain Siapa yang beriman dengan Allah dan hari akhirat hendaklah ia memuliakan tamu/tetangga. Yang subtansif pada hadis ini adalah mengaitkan iman dengan masalah sikap hati –dalam hal ini− mencintai orang lain selain dirinya. namun jika iman itu benar .(4) Mereka yang melaksanakan sholat dan (5) menafkahkan sebagian harta yang diberikan kepada mereka…” Jadi menafkahkan sebagian harta (no:5) untuk orang lain termasuk indikasi/ukuran bagi keimanan sesorang dalam kehidupan ini. misalnya surah al−Anfal ayat 2: “Sesungguhnya orang−orang beriman itu hanyalah (1). (2) dan apabila dibacakan kepadanya bertambah keimanannya (3) dan mereka bertawakkal kepadanya. Rasanya ini sangat berat dan sulit dilaksanakan.benar ada dan hidup dalam jiwa maka yang berat dan sulit itupun sangat bisa terealisir. Dari Dimensi Syari’ah/Hukum Dalam Islam. 2. Orang yang yang tidak memberi makan fakir miskin dapat terjerat vonis pedusta agama. para pemberontak negara harus diperangi sampai habis total dan tuntas.antara lain.Hadis ini shahih dan cukup populer di kalangan kau muslimin umum sekalipun.Artinya tidak mau bayar zakat merupakan kesalahan besar di mata hukum Islam. Salah satunya berkaitan dengan kepedulian sosial.

Makin lebar dan dalam jurang menganga. Islam sebagai agama rahmatan lil‟alamin telah memberikan petunjuk-petunjuk mu‟amalah (interaksi sosial) dan mengatur hak-hak individu dengan yang lainnya. tentang kepedulian Islam terhadap masalah sosial maka kita akan menemukan bahwa ternyata amal ibadah secara umum lebih banyak berurusan dengan hamblum minannas ketimbang hablum minallah. Orang−oarang yang berinfaq/bersedekah diberi ganjaran pahala sampai 70 x lipat.3. dimana jurang pemisah antara si mampu dengan si lemah semakin lebar. Pada hadis lain Rasulullah menyebutkan. Dalam hadis Rasulullah disebutkan bahwa Allah akan selalu membantu hambaNya selama hamba tersebut membantu saudaranya. Kondisi ini secara nyata semakin terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta. saat ini terasa semakin banyak diabaikan. bahwa bakhil itu sifat tercela dan pemboros itu adalah kawan−kawan setan. hak-hak tetangga. Orang-orang yang mampu banyak yang sibuk dengan kariernya. Ajaran kasih sayang. Mereka mengabaikan dengan kondisi orang-orang yang lemah seperti ini. keharmonisan hubungan sosial diantara kita bisa rusak dan hancur. Orang yang paling disenangi Allah adalah mereka yang paling dermawan. petunjuk agar saling tolong menolong di dalam kebaikan dan taqwa. kewajiban zakat fitrah dan zakat harta. terutama kepada orang-orang yang lemah secara ekonomi. perintah agar berlaku adil dan petunjuk-petunjuk mu‟amalah lainnya merupakan ajaran-ajaran kepekaan dan kepedulian sosial. 4 . Jika dibahas secara terinci. sehingga terlena dan akhirnya lalai dengan kepedulian sosialnya. Dimensi Akhlak Dalam Islam seseorang dianggap mulia. jika ia memelihara anak yatim. anjuran-anjuran berinfaq dan bersedeqah. bisnisnya atau sibuk mementingkan kehidupannya sendiri. Cuma kesemuanya itu harus dikunci dengan prinsip utama kepedulian sosial. ajaran persaudaraan.

antara lain :     Kalau kita memiliki waktu. bersyukur dengan mau berbagi dan peduli dengan sesama kehidupan yang membutuhkan pertolongan. BAB III PENUTUP A.  Kalau kita memiliki semangat dan motivasi. Kalau kita memiliki tenaga berbagilah tenaga kita untuk membantu orang lain. Yang diperlukan adalah Kesadaran kita untuk mau berbagi dengan sesama kehidupan ini. bukan hanya mementingkan ego pribadi kita. suasana kekeluargaan. hakikatnya „bukan beriman‟ (tidak sempurna) kalau tidak peduli dengan orang-orang lemah di sekitarnya. berbagilah dengan ilmu yang kita miliki untuk membantu orang lain. berbagilah dengan semangat dan motivasi dengan orang lain. Marilah kita saling mengingatkan dan terus. dan saling membantu satu sama lain.Berbagi dengan orang lain adalah salah satu wujud kepedulian social yang tercermin dalam beberapa contoh. Kalau kita memiliki harta. Sudah selayaknya kita yang diberikan anugerah yang tak ternilai dari Allah Tuhan Yang Maha Pengasih ini.  Bahkan kalaupun hanya sekedar senyum. 5 . Orang yang mengaku beriman. Dengan kepedulian sosial maka akan tercipta keharmonisan sosial yang kuat. Kalau kita memiliki ilmu. berbagilah dengan harta kita untuk membantu orang lain. Kesimpulan Sesungguihnya pintu-pintu kepedulian sosial itu ada banyak sekali. berbagilah senyum kebaikan dengan orang lain. berbagilah dengan waktu kita untuk membantu orang lain.

Oleh karena itu. saya mohon ma‟af atas segala kekurangannya.B. 2004. Amin. Bertetangga & Bermasyarakat Dalam Islam. Semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfa‟at bagi pembuat makalah khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.K.org/archives/266 Diakses pada tanggal 6 Desember 2011 6 . Islam Rahmat Bagi Alam Semesta.Jakarta : Al Qalam ekojalusantoso. Dan kami berharap adanya kritik dan saran yang dapat membantu dalam penyempurnaan makalah ini. Makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Saran Demikianlah makalah yang saya buat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Metodologi Studi Islam. 2005. DAFTAR PUSTAKA Tim Penceramah JIC.com/?p=88 Diakses pada tanggal 6 Desember 2011 http://pks-jepang.Jakarta : Pustaka Alvabet Muhsin M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful