naskah drama 2 orang Mengejar Cita-Cita

Ada dua anak yang bersahabat sejak kecil yang bernama Gita dan Dwi. Mereka selalu berasama, tetapi semenjak ayah Gita harus pindah kerja mereka berdua pun berpisah. Pada suatu ketika tanpa disengaja mereka bertemu kembali tanpa disadari.

Gita Dwi

: (sedang membereskan kertas yang berjatuhan karena angin) : (karena melihat kasihan, Dwi pun membantu) sini biar aku bantu.

Gita : oh ya terimakasih. (tanpa melihat ke arah Dwi dan langsung pergi meninggalkan Dwi dengan terburu-buru) Dwi Gita Dwi Gita : hei tunggu sebentar! : (sambil mendekat ke arah Dwi) iya ada apa? : sepertinya aku kenal kamu deh. Kamu Gita kan? : iya. Kamu..?

Dwi : (memotong pembicaraan Gita) Dwi. Sahabat kamu waktu SD. Kan kita duduk bareng terus waktu SD. Ingat engga? Gita : oh iya pasti inget lah. Masa lupa sih. Oh iya aku lupa aku lagi buru-buru nih. Aku duluan ya Dwi. (sambil berlalu meninggalkan Dwi) Dwi Gita Dwi Gita : hey bentar dulu. Minta no HP kamu dong? : eeemmm... aku lupa. Kamu follow twitter aku aja di @gitamay ya! : ok. Follback ya nanti aku mention kamu. : iya. (sambil terus pergi meninggalkan Dwi).

Beberapa hari kemudian tanpa disengaja, Gita dan Dwi bertemu kembali dikantin sekolah.

Assalamu’alaikum. mereka pun membicarakan akan kuliah kemanakah mereka setelah lulus SMA nanti.Dwi Gita Dwi Gita Dwi Gita Dwi Gita Dwi : eh Gita. : oh iya Dwi kamu mau enggak main ke rumah aku pulang sekolah nanti? : makasih Gita. Kenapa? : kan aku baru pindah wi. : oh iya ya. mereka berdua berbincang-bincang. : iya makasih Git. Lalu mereka berdua pun menuju kamar Gita. ketemu lagi. Kamu? : aku di kelas ipa1. Gita Dwi Gita Dwi Gita Dwi : ayo masuk Dwi. Eh kita langsung ke kamar aku aja yu? : ayo. Oh iya ngomong-ngomong rumah kamu kayak masih berantakan deh. Nanti setelah bel pulang. Gita dan Dwi pun bertemu di gerbang sekolah dan pulang bersama menuju ke rumah Gita. : iya nih ga nyangka banget. kita janjian di gerbang aja ya? : ok. Gita dan Dwi pun pergi ke kelasnya masing-masing. : wa’alaikumsalam. Ketika di kamar Gita. Enggak nyangka ya ternyata kita satu sekolah lagi. Karena mereka berdua telah kelas 12. Aku sekarang sekolah di sini. Oh iya sekarang kamu di kelas mana? : aku sekarang di kelas ipa7. Berarti nanti kita pulang bareng ya? : iya. Aku mau kok. wi. Kamu sekarang sekolah di sini ya? : iya. Lalu bel masuk berbunyi. Setelah jam pelajaran usai dan bel pulang pun berbunyi. . Sesampainya di rumah Gita.

Gita : ya kalau menurut aku sih bakat kamu sebaiknya minta pendapat ke orang lain tentang bakat kamu. Lalu Dwi pun pulang dari rumah Gita. .. : kamu sih mau kuliah dimana. : emangnya kamu ngambil jurusan apa. Aku pulang ya. mereka berdua menjadi lebih giat belajar lagi. aku saranin kamu untuk minta petunjuk ke Allah. Sama-sama. Kejar cita-cita kamu.. Tapi masalahnya aku belum tau nih bakat aku dimana. hmmm tapi. ke guru. Misalnya ke teman. Teruslah berusaha Gita. Makasih Gita. Kira-kira menurut kamu dimana ya? Terus jurusan apa? Gita : kalau menurut aku sih lebih baik kamu ikutin kata hati kamu aja. Kalau kamu belajar lebih giat lagi pasti kamu bisa. : nah gitu dong. Ya dengan cara salat istikharah lah. Aku akan coba ikutin saran kamu. Dan akhirnya Dwi telah mengetahui bakat dan minatnya untuk melanjutkan sekolahnya.. Jangan menyerah. Mau jadi arsitek dong hehehe. Pastinya yang sesuai sama bakat dan minat kamu juga. Makasih ya Dwi. ke orang tua juga pasti. Dwi : iya sih Git. Git? : sipil. Oh iya udah sore nih. Wi? : aku belum tau naih. Dwi : wah makasih juga ya Git atas pendapat dan saran kamu. Eits tapi jangan lupa kalau sudah usaha. kita juga harus tetep berdo’a sama Allah. Dwi : duh jangan sedih dong udah enggak apa-apa. Wi. : tapi kamu kenapa? : tapi aku lemah di pelajaran fisika. Terus kalau kamu masih bingung juga. kamu mau kuliah dimana? : aku mau kuliah di UGM nih. Gita Dwi Gita Dwi : iya Wi makasih ya atas masukannya pasti ko aku bakal belajar lebih giat lagi. Dan setelah perbincangan tadi di rumah Gita.Dwi Gita Dwi Gita Dwi Gita : ngomong-ngomong. Gita : oh iya udah.

Waktu terus berlalu. mereka pun akhirnya diterima di perguruan tinggi yang mereka idam-idamkan. Tidak terasa mereka berdua telah lulus ujian dan mereka pun ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi yag mereka inginkan. Karena mereka rajin belajar dan berdo’a. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful