P. 1
IPS 8

IPS 8

|Views: 299|Likes:
Published by Missy Olin

More info:

Published by: Missy Olin on Nov 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2013

pdf

text

original

1) Penduduk Indonesia adalah semua orang yang bertempat tinggal di
Indonesia dan pada saat sensus telah menetap selama 6 bulan.
2) Penduduk Indonesia secara yuridis adalah WNI dan WNA yang selama 6
bulan berturut-turut tinggal di Indonesia.
3) Data kependudukan suatu negara dilakukan melalui 3 cara:
a) Sensus penduduk
b) Registrasi penduduk
c) Survei penduduk
4) Sensus penduduk adalah pencatatan data kependudukan secara simultan
oleh pemerintah pada waktu khusus bagi semua orang yang diam di wilayah
tertentu.
5) Sensus penduduk diselenggarakan minimal 10 tahun sekali.
6) Macam-macam sensus penduduk:
a) Berdasarkan status tempat tinggal penduduk:

7-11/12-St. Laurensia

Sensus de facto, petugas sensus mencatat setiap orang yang dijumpai
di wilayah tugasnya tanpa membedakan tempat tinggal yang
sebenarnya.
Sensus de yure, petugas mencatat penduduk yang resmi berdiam di
daerah tersebut.
b) Berdasarkan cara pengisiannya.
Metode householder, pengisian daftar pertanyaan diserahkan kepada
penduduk yang disensus.
Metode canvasser, pengisian daftar pertanyaan dilaksanakan oleh
petugas sensus sesuai jawaban orang yang disensus.
7) Kegunaan sensus penduduk adalah:
a) Mengetahui jumlah penduduk secara keseluruhan
b) Mengetahui kepadatan penduduk.
c) Mengetahui penyebaran penduduk.
d) Mengetahui susunan/ komposisi penduduk.
e) Mengetahui pertumbuhan penduduk tiap tahun.
f) Mengetahui arus migrasi terutama dari desa ke kota.
g) Mengetahui tingkat pendidikan penduduk.
h) Mengetahui pembangunan fasilitas sosial.
8) Dampak negatif jumlah penduduk yang besar di Indonesia adalah
peningkatan pengangguran, kejahatan, dan gangguanstabilitas keamanan.
9) Registrasi penduduk mencatat kelahiran, kematian, migrasi, pernikahan, dll.
10) Survei penduduk adalah penelitian ilmiah tanpa meneliti selutuh penduduk
tetapi hanya mengambil contohnya saja.
11) Lembaga yang melakukan survei khusus:
a) LEKNAS LIPI (Lembaga Ekonomi dan Kemasyarakatan Nasional Lembaga
Ilmu Pengetahuan Indonesia).
b) Lembaga Kependudukan UGM (Universitas Gajah Mada).
c) Lembaga Demografi UI
d) BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional).
e) Badan Pusat Statistik (BPS).

8-11/12-St. Laurensia

12) Kekuatan dan kelemahan beberapa jenis sensus.

Sensus de facto

sensus de yure

Keuntungan

pelaksanaan mudah, sederhana, dan
ringan

data yang diperoleh tanpa
terpengaruh keluar masuknya orang
di daerah sensus

kerugian data penduduk dipengaruhi

wisatawan, pedagang keliling,
perhitungan berulang pada orang
yang berpindah tempat

jumlah penduduk tidak dapat
diketahui secara pasti apabila
perpindahan penduduk yang
terjadibelum tercatat.

metode householder

metode canvasser

keuntungan

pertugas sensus sedikit, biaya kecil,
waktu singkat, hasil data lebih baik. daftar pertanyaan sulit dapat terisi
dan sesuai jadwal.

Kerugian

salah pengertian dalam pengisian
data, tidak terjawabnya pertanyaan
sulit, daftar pertanyaan belum terisi.

petugas sensus banyak, biaya besar,
waktu lama

13) Kualitas penduduk adalah tingkat kemampuan penduduk dalam memenuhi
kebutuhan hidup.
14) Faktor yang mempengaruhi kualitas penduduk adalah:
a) Tingkat pendidikan
b) Tingkat penghasilan
c) Tingkat kesehatan
d) Mata pencaharian
15) Rendahnya kemajuan pendidikan dipengaruhi oleh:
a) Kurangnya kesadaran penduduk tentang pentingnya pendidikan.
b) Pendapatan sebagian besar penduduk yang rendah.
c) Anggapan bahwa anak perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi.
d) Anggapan bahwa cukup bertani.
e) Tidak seimbangnya jumlah usia sekolah dengan fasilitas pendidikan.
f) Terbatasnya kemampuan pemerintah.

9-11/12-St. Laurensia

16) Usaha pemerintah dalam mengatasi masalah pendidikan adalah:
a) Membangun gedung sekolah di daerah.
b) Program wajib belajar 9 tahun.
c) Mengadakan SMP Terbuka, kejar paket B, SMP Plus, dan SMA terbuka.
d) Meningkatkan pendidikan keterampilan.
e) Memberi beasiswa.
f) Gerakan orang tua asuh.
g) Meningkatkan kualitas guru.
17) Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata setiap penduduk dalam
satu tahun.
18) Usaha pemerintah untuk meningkatkan pendapatan per kapita adalah:
a) Meningkatkan industri rumah tangga.
b) Menekan laju pertumbuhan penduduk.
c) Meningkatkan pemanfaatan SDA.
19) Ukuran standar dalam kesehatan penduduk:
a) Tingkat kematian kasar
b) Tingkat kematian bayi
c) Usia harapan hidup
d) Balita yang kekurangan gizi.
20) Tingkat kematian kasar adalah jumlah kematian per 1.000 penduduk dalam
satu tahun.
21) Tingkat kematian bayi adalah jumlah kematian bayi usia 0-12 bulan per
1.000 kelahiran hidup dalam satu tahun.
22) Usia harapan hidup adalah rata-rata umur penduduk.
23) Rendahnya tingkat kesehatan di Indonesia disebabkan oleh:
a) Keadaan lingkungan dan perumahan yang tidak sehat
b) Jumlah penduduk, dokter, dan fasilitas kesehatan belum sebanding.
24) Usaha pemerintah untuk mengatasi tingkat kesehatan yang rendah adalah:
a) Pemerataan dan peningkatan pelayanan kesehatan.
b) Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
c) Program gizi terutama di desa tertinggal.
d) Program penyediaan air bersih.
e) Program penyehatan lingkungan pemukiman.

10-11/12-St. Laurensia

f) Penambahan dokter, perawat, dan obat-obatan.
g) Pelaksanaan kegiatan posyandu.
25) Kegiatan posyandu adalah:
a) Penimbangan balita.
b) Sosialisasi penggunaan garam beryodium.
c) Imunisasi
d) Pemanfaatan ASI.
e) Pemberian makanan tambahan.
f) Peningkatan pendapatan wanita.
g) Peningkatan jumlah pesertaKeluarga Berencana.
26) Mata pencaharian penduduk adalah pekerjaan penduduk yang
menghasilkan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.
27) Usaha untuk mengatasi masalah di bidang mata pencaharian adalah:
a) Mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK)
b) Membuka lapangan kerja baru.
c) Memberi kesempatan udaha
d) Memperluas jaringan transportasi.
28) Indonesia adalah negara berkembang dengan jumlah penduduk:
a) Nomor 1 di ASEAN.
b) Nomor 3 di benua Asia.
c) Nomor 4 di dunia setelah Cina, AS, dan India.
29) Perubahan penduduk dari waktu ke waktu disebut dinamika penduduk.
30) Pertumbuhan penduduk adalah bertambahnya jumlah penduduk suatu
negara.

31) Faktor pertumbuhan penduduk adalah faktor demografi dan nondemografi.
32) Faktor demografi adalah:
a) Kelahiran
b) Kematian
c) Migrasi
33) Faktor nondemografi adalah:
a) Kesehatan
b) Pendidikan

11-11/12-St. Laurensia

34) Pertumbuhan penduduk dibedakan menjadi dua yaitu pertumbuhan
penduduk alami dan pertumbuhan penduduk migrasi.
35) Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang
diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian dalam satu tahun.
36) Pertumbuhan penduduk migrasi adalah pertumbuhan penduduk yang
diperoleh dari selisih migrasi masuk dan keluar.
37) Migrasi adalah perpindahan penduduk:
a) Migrasi keluar adalah keluarnya penduduk dari suatu negara menuju
negara lain dengan tujuan menetap.
b) Migrasi masuk adalah masuknya penduduk dari negara lain ke suatu
negara dengan tujuan menetap.
38) Komposisi penduduk adalah pengelompokkan penduduk atas kriteria dan
tujuan tertentu.
39) Komposisi penduduk suatu negara dikelompokkan sesuai:
a) Umur
b) Jenis kelamin
c) Tingkat pendidikan
d) Jenis pekerjaan
40) Angka pertumbuhan penduduk adalah angka yang menunjukkan persentase
pertambahan penduduk dalam satu tahun.
41) Ukuran-ukuran dalam fertilitas meliputi:
a) Angka kelahiran kasar
b) Angka kelahiran umum
c) Angka kelahiran menurut kelompok umur.
42) Angka kelahiran kasar adalah jumlah bayi yang lahir setiap 1.000 penduduk
dalam satu tahun:
a) > 30, tinggi.
b) 20-30, sedang.
c) < 20, rendah.
43) Angka kelahiran umum adalah jumlah kelahiran tiap 1.000 wanita yang
berusia 1-49 tahun dalam satu tahun.
44) Angka kelahiran menurut kelompok umur adalah banyaknya kelahiran
setiap 1.000 wanita pada kelompok umur tertentu.

12-11/12-St. Laurensia

45) Faktor penunjang angka kelahiran:
a) Sifat alami manusia untuk mempertahankan keturunan.
b) Kepercayaan sebagian penduduk terhadap pandangan banyak anak
banyak rejeki.
c) Anggapan anak laki-laki sebagai penerus keturunan dan sumber tenaga

kerja.

d) Menikahkan anak perempuan pada usia relatif muda.
46) Faktor penghambat angka kelahiran:
a) Pembatasan tunjangan anak bagi pegawai negeri sipil.
b) Keluarga berencana bagi pasangan suami isteri berusia subur.
c) Usia remaja yang menagguhkan usia pernikahan karena alasan ekonomi
dan pendidikan.
d) Perasaan malu bila jumlah anak banyak.
47) Ukuran-ukuran dalam mortalitas:
a) Angka kematian kasar.
b) Angka kematian menurut umur tertentu.
c) Angka kematian bayi.
48) Angka kematian kasar adalah jumlah kematian tiap 1.000 penduduk dalam
satu tahun:
a) 9-13, rendah.
b) 14-18, sedang.
c) > 18, tinggi.
49) Angka kematian menurut umur adalah banyaknya kematian pada kelompok
umur tertentu.
50) Angka kematian bayi adalah banyaknya bayi yang meninggal setiap 1.000
bayi yang lahir hidup dalam satu tahun:
a) > 125, sangat tinggi.
b) 75-125, tinggi.
c) 35-75, sedang.
d) < 35, rendah.
51) Faktor penunjang kematian:
a) Adanya bencana alam.
b) Adanya peningkatan pencemaran.

13-11/12-St. Laurensia

c) Adanya sifat manusia yang ingin menguasai makhluk lain.
52) Faktor penghambat kematian:
a) Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat.
b) Adanyalarangan agama untuk saling membunuh sesama manusia.
c) Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
53) Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk dengan luas

lahan.

54) Kepadatan penduduk aritmatik adalah perbandingan jumlah penduduk
dengan luas seluruh wilayah dalam setiap kilometer persegi.
55) Kepadatan penduduk agraris adalah perbandingan penduduk yang
beraktifitas di sektor pertanian dengan luas tanah yang dapat diolah untuk
pertanian.
56) Kepadatan penduduk fisiologis adalah perbandingan jumlah penduduk
dengan luas tanah yang dapat diolah.
57) Kepadatan penduduk ekonomi adalah perbandingan jumlah penduduk
dengan luas wilayah menurut kapasitas produksinya.
58) Masalah sosial akibat kepadatan penduduk:
a) Terjadi kerawanan sosial.
b) Lunturnyanilai sosial.
c) Kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
d) Timbul masalah pendidikan, kesehatan, dan keamanan,
59) Masalah lingkungan fisik akibat kepadatan penduduk adalah:
a) Kerusakan hutan
b) Pencemarn lingkungan
c) Kekeringan.

d) Semakin sempit lahan
pertanian.
e) Banjir.

60) Piramida penduduk dibedakan dalam 3 macam:
a) Piramida kerucut
b) Piramida bentuk granat
c) Piramida batu nisan.
61) Piramida kerucut adalah jumlah penduduk sedang tumbuh ditandai dengan
jumlah kelahiran yang meningkat pesat dan sebagian besar penduduknya
berusia muda (Indonesia).

14-11/12-St. Laurensia

62) Piramida penduduk dewasa/ granat adalah jumlah penduduk dalam
keadaan tetap(Swedia).
63) Piramida penduduk nisan/ tua adalah jumlah penduduk umur tua lebih
banyak daripada jumlah penduduk golongan umur muda (Jepang).
64) Kegunaan piramida penduduk adalah:
a) Mengetahui jumlah penduduk laki-laki dan permpuan.
b) Mengetahui jumlah penduduk per golongan umur.
c) Mengetahui tingkat pertumbuhan penduduk secara umum.
d) Membandingkan pertumbuhan penduduk laki-laki, perempuan, dan per
golongan umur.
65) Perbandingan jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan disebut
rasio jenis kelamin.
66) Berdasarkan kelompok umur, penduduk Indonesia dibagi menjadi 2
golongan umur:
a) Golongan umur bekerja (produktif), 15-64 tahun.
b) Golongan umur tak produktif, di bawah 14 tahun dan 65 tahun ke atas.
67) Perbandingan jumlah golongan usia muda dan tua dengan jumlah golongan
usia produktif disebut rasio ketergantungan.
68) Angka harapan hidup adalah rata-rata jumlah tahun kehidupan yang akan
dijalani oleh seseorang sejak lahir hingga mati.
69) Peningkatan jumlah penduduk yang cepat disebut ledakan penduduk.
70) Migrasi/ perpindahan penduduk adalah gerak penduduk secara horizontal
untuk pindah tempat tinggal melintasi batas administrasi.
71) Perpindahan penduduk dalam masyarakat dibedakan menjadi 2 macam:
a) Perpindahan vertikal
b) Perpindahan horizontal
72) Perpindahan vertikal yaitu pindahnya status manusia dari kelas rendah ke
kelas menengah, dari pangkat rendah ke pangkat tinggi atau sebaliknya.
73) Perpindahan horizontal yaitu perpindahan secara geografis dari suatu
tempat ke tempat lain.
74) Migrasi dibedakan menjadi 2 macam:
a) Migrasi internasional

b) Migrasi internal

15-11/12-St. Laurensia

75) Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke
negara lain, dibedakan menjadi:
a) Imigrasi yaitu masuknya penduduk dari negara lain ke suatu negara
dengan tujuan menetap.
b) Emigrasi yaitu berpindah/ keluarnya penduduk dari suatu negara ke
negara lain dengan tujuan menetap.
c) Remigrasi yaitu kembalinya penduduk dari suatu negara ke negara

asalnya.
76) Migrasi internal adalah perpindahan penduduk yang berada dalam lingkup
suatu wilayah negara:
a) Urbanisasi, perpindahan penduduk dari pedesaan ke perkotaan.
b) Transmigrasi, perpindahan penduduk dari daerah yang padat
penduduknya ke daerah yang jarang penduduknya dan diselenggarakan
oleh pemerintah.

Faktor Penyebab Urbanisasi

No.

Daya Tarik Kota

Daya Dorong Desa
1 upah tenaga kerja lebih tinggi sempitnya lahan pertanian
2 lapangan kerja lebih banyak sempitnya lapangan kerja
3 banyak hiburan dan fasilitas rendahnya upah tenaga kerja
4

kurangnya fasilitas hiburan
dankehidupan.

5

kegiatan pertanian musiman

6

keinginan memperbaiki taraf hidup

77) Macam-macam transmigrasi:
a) Transmigrasi umum, dibiayai oleh pemerintah dari daerah asal sampai
daerah tujuan.
b) Transmigrasi spontan, dilakukan penduduk tas biaya, kesadaran, dan
kemauan sendiri.
c) Transmigrasi sektoral, biaya ditanggung bersama antara pemerintah
daerah asal dengan pemerintah daerah tujuan.
d) Transmigrasi khusus, dalam rangka pembangunan proyek tertentu seperti
transmigrasi bedol desa dan transmigrasi pramuka.

16-11/12-St. Laurensia

e) Transmigrasi swakarsa, pembiayaan ditanggung oleh transmigran/ pihak
laib bukan pemerintah.
78) Jenis-jenis migrasi lainnya:
a) Evakuasi, perpindahan penduduk karena bencana alam/ keamanan.
b) Weekend, orang kota pergi mencari tempat berudara sejuk.
c) Turisme, orang bepergian untuk mengunjungi tempat wisata di suatu
daerah/ negara.
d) Foresen, orang di desa bekerja di kota, setiap hari menglaju (pergi dan

pulang).
e) Ruralisasi, kembalinya pelaku urbanisasi ke daerah pedesaan.
79) Pola mobilitas penduduk suatu daerah dibedakan menjadi:
a) Pola perpindahan harian, perpindahan penduduk setiap hari dari desake
kota untuk mencari makan.
b) Pola perpindahan musiman, perpindahan tempat tinggal penduduk yag
dilakukanpada musim tertentu.
c) Pola perpindahan menetap, perpindahan penduduk dari satu tempat ke
tempat lain dengan tujuan menetap sekurang-kurangnya enam bulan
lamanya.
d) Pola perpindahan tidak tetap, perpindahan penduduk dalam jangka
waktu pendek, waktu tidak teratur, dan berdasarkan kebutuhan.

Dampak Migrasi terhadap Daerah yang Ditinggalkan

No.

Dampak Positif

Dampak Negatif

1 mengurangi jumlah
pengangguran.

berkurangnya tenaga kerja muda di
daerah.

2 meningkatkan kesejahteraan
keluarga

kurang kuatnya stabilitas keamanan

3 seimbangnya lapangan kerja
dengan angkatan kerja

kurangnya tenaga penggarap lahan.

4

kurangnya tenaga penggerak
pembangunan desa.

5

terbatasnya kaum intelektual di desa.

17-11/12-St. Laurensia

Dampak Migrasi terhadap Daerah yang Dituju

No.

Dampak Positif

Dampak Negatif
1
jumlah tenaga kerja bertambah semakin padat penduduk
2 integrasi penduduk desa-kota
semakin tampak

banyak pemukiman kumuh

3

lalu lintas jalan semaikn padat

4

lapangan kerja berkurang

5

terdapat kesenjangan ekonomi
80) Usaha pemerintah dalam mengatasi masalah akibat migrasi desa-kota
adalah:
a) Membuka lapangan kerja di desa.
b) Membangun saran dan prasarana di bidang transportasi antardesa.
c) Melaksanakan pembangunan regional di sekitar kota tujuan utama.
d) Melaksanakan program pembangunan pedesaan
e) Mengadakan politik “kota tertutup”.
f) Menggalakkan kegiatan industri kecil/ rumah tangga di desa.
g) Meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara intensifikasi dan
diversifikasi pertanian.
81) Permasalahan kependudukan yang dihadapi oleh Indonesia adalah:
a) Jumlah penduduk yang besar.
b) Kualitas penduduk yang rendah.
c) Penyebaran penduduk yang tidak merata.
82) Permasalahan yang dapat mempengaruhi pembangunan adalah:
a) Keterbatasan lapangan kerja dan kesempatan kerja
b) Kerusakan lingkungan
c) Pemusatanpenduduk akibat urbanisasi.
d) Peningkatan penduduk usia sekolah
e) Peningkatan pergerakan penduduk.
f) Terbatasnya air bersih.
g) Peningkatan jumlah angkatan kerja.
83) Upaya mengatasi jumlah penduduk yang besar adalah:
a) Perencanaan Keluarga Berencana.
b) Membatasi usia perkawinan.
c) Pembatasan tunjangan jumlah anak bagi Pegawai Negeri Sipil.

18-11/12-St. Laurensia

d) Pemberian program pendidikan dan kependudukan.
84) Upaya pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahn kependudukan:
a) Pencananangan program Keluarga Berencana.
b) Transmigrasi.
c) Pembangunan gedung sekolah.
d) Pembangunan perumahan murah.
e) Penyelenggaraan kegiatan pelestarian lingkungan.
f) Pembangunan industri baru.
g) Penyatuan peran berbagai sektor pemerintahan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->