P. 1
Komplikasi

Komplikasi

|Views: 2|Likes:
Published by Dimas Ajie Prasetyo

More info:

Published by: Dimas Ajie Prasetyo on Nov 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2013

pdf

text

original

Komplikasi Luka Bakar - Fase Akut: syok, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit - Fase Subakut: infeksi dan

sepsis - Fase Lanjut: parut hipertropik

Mortalitas
Mortalitas pada luka bakar disebabkan oleh: - Syok karena kehilangan cairan - Gagal jantung karena Myocardial Depressing Factor - Sepsis - Gagal ginjal akut - Komplikasi lain seperti pneumonia Perawatan dan Follow up Rehabilitasi · Peletakan sendi harus dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kontraktur · Fisioterapi sangat diperlukan untuk mencegah kekakuan
FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) Bioplacenton mengandung ekstrak placenta dan neomycin sulfate sulfate0,5% (merupakan antibiotik). Kombinasi ini merupakan bagian dari perawatan luka yang sangat efektif. Ekstrak plasenta100mg sebagai “biogenic stimulator” memegang peranan penting dalam mempercepat regenerasi sel dan penyembuhan luka. Sedangkan neomycin sulfate bekerja sebagai antibiotik yang mampu membunuh beragam jenis kuman dengan daya kerja yang tidak terganggu oleh nanah. INDIKASI Indikasi Bioplacenton adalah : 1. 2. 3. 4. Perawatan luka bakar Luka disertai nanah Luka yang lambat menutup ( akibat luka gores, luka pada penderita Diabetes ) Luka di sebabkan karena tekanan yang terlalu lama, misalnya pasien yang lama berbaring ditempat tidur ( tukak dekubitus ) 5. Pencegahan dan pengobatan dermatitis karena radiasi.

KONTRAINDIKASI Kontraindikasi Bioplacenton adalah pasien yang hipersensitif terhadap komponen obat ini. EFEK SAMPING Walaupun jarang terjadi, ada juga efek samping Nonflamin seperti nausea, anoreksia, diare, dan konstipasi.

Neomycin Sulphate adalah bahan aktif yang digunakan sebagai antibiotik yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi, inflamasi (peradangan) dan mencegah luka tidak melebar. Topikal antibiotik memang banyak digunakan untuk luka bakar dan kondisi kulit lainnya yang bermasalah. Sementara ekstrak placenton digunakan untuk memberikan kenyamanan pada permukaan kulit. Kulit yang luka juga memerlukan perawatan untuk dapat kembali ke keadaan semula, jadi fungsinya untuk meregenerasi kulit sehingga luka tidak meninggalkan bekas
Seorang yang sedang terbakar akan merasa panik, dan akan belari untuk mencari air. Hal ini akan sebaliknya akan memperbesar kobaran api karena tertiup oleh angin. Oleh karena itu, segeralah hentikan (stop), jatuhkan (drop), dan gulingkan (roll) orang itu agar api segera padam. Bila memiliki karung basah, segera gunakan air atau bahan kain basah untuk memadamkan apinya. Sedanguntuk kasus luka bakar karena bahan kimia atau benda dingin, segera basuh dan jauhkan bahan kimia atau benda dingin. Matikan sumber listrik dan bawa orang yang mengalami luka bakar dengan menggunakan selimut basah pada daerah luka bakar. Jangan membawa orang dengan luka bakar dalam keadaan terbuka karena dapat menyebabkan evaporasi cairan tubuh yang terekspose udara luar dan menyebabkan dehidrasi. Orang dengan luka bakar biasanya diberikan obat-obatan penahan rasa sakit jenis analgetik : Antalgin, aspirin, asam mefenamat samapai penggunaan morfin oleh tenaga medis

· Obat-obatan lokal - Silver sulfadiazin krim 1% diberikan sehari sekali. Silver sulfadiazin bekerja sebagai bakterisida yang efektif terhadap kuman gram positif
Rumus BAXTER. Dewasa : Baxter. RL 4 cc x BB x % LB/24 jam. Anak: jumlah resusitasi + kebutuhan faal: RL : Dextran = 17 : 3 2 cc x BB x % LB. Kebutuhan faal: 1 – 3 tahun : BB x 75 cc 3 – 5 tahun : BB x 50 cc ½ diberikan 8 jam pertama ½ diberikan 16 jam berikutnya.

Hari kedua: Dewasa : Dextran 500 – 2000 + D5% / albumin. ( 3-x) x 80 x BB gr/hr 100 (Albumin 25% = gram x 4 cc) 1 cc/mnt. Anak: Diberi sesuai kebutuhan faal. 4. Monitor urine dan CVP. 5. Topikal dan tutup luka • Cuci luka dengan savlon : NaCl 0,9% ( 1 : 30 ) + buang jaringan nekrotik. • Tulle. • Silver sulfa diazin tebal. • Tutup kassa tebal. • Evaluasi 5 – 7 hari, kecuali balutan kotor.

Formula yang dipakai untuk pemberian cairan adalah formula menurut Baxter. Formula Baxter terhitung dari saat kejadian maka (orang dewasa): · 8 jam pertama ½ (4cc x KgBB x % luas luka bakar) Ringer Laktat · 16 jam berikutnya ½ (4cc x KgBB x % luas luka bakar) Ringer Laktat ditambah 500-1000cc koloid. Modifikasi Formula Baxter untuk anak-anak adalah: · Replacement : 2cc/ KgBB/ % luas luka bakar · Kebutuhan faali : Umur sampai 1 tahun 100cc/ KgBB Umur 1-5 tahun 75cc/ KgBB Umur 5-15 tahun 50cc/ Kg BB________+ Total Cairan Sesuai dengan anjiuran Moncrief maka 17/20 bagian dari total cairan diberikan dalam bentuk larutan Ringer Laktat dan 3/20 bagian diberikan dalam bentuk koloid. Ringer lakatat dan koloid diberikan bersama dalam botol yang sama. Dalam 8 jam pertama diberikan ½ jumlah total ciran dan dalam 16 jam berikutrnya diberikan ½ jumlah total cairan. Formula tersebut hanyalah suatu pedoman, suatu estimasi yang kasar. Jangan sekalikali fanatik terhadap formula tersebut melainkan selalu dikoreksi melalui tanda-tanda klinis penderita dan laboratorium apakah cairan yang diberikan sudah memadai

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->