TUGAS

MAKALAH FIQIH

Disusun Oleh : Kelompok 3 Ketua Anggota Munawaroh 2. Nenden 3. Siti Nasroh 4. Ulpia Kelas : XI IPA : Widianasari : 1. Euis

MADRASAH ALIYAH NEGERI
I BAYAH
2007

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT dzat yang Maha Sempurna pencipta dan penguasa dapat segalanya. Karena hanya dengan ridho-nya penulis

menyelesaikan tugas makalah ini sesuai dengan apa yang diharapkan yaitu makalah tentang “DIYAT DAN KIPARAT”. Dengan harapan semoga tugas makalah ini bisa berguna dan ada manfaatnya bagi kita semua. Amiin. Tak lupa pula penyusun sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam proses penyusunan tugas makalah ini, karena penulis sadar sebagai makhluk sosial penulis tidak bisa berbuat banyak tanpa ada interaksi dengan orang lain dan tanpa adanya bimbingan, serta rahmat dan karunia dari –Nya. Akhirnya walaupun penulis telah berusaha dengan secermat mungkin. Namun sebagai manusia biasa yang tak mungkin luput dari salah dan lupa. Untuk itu penulis mengharapkan koreksi dan sarannya semoga kita selalu berada dalam lindungan-Nya. Warlam, 02 Desember 2006

Penyusun

ii

DAFTAR ISI hal Jilid........................................................................................... Kata Pengantar........................................................................ Daftar Isi.................................................................................. DIYAT DAN KIFARAT................................................................. A. DIYAT........................................................................... 1. Pengertian Diyat................................................... 2. Sebab –Sebab Diyat.............................................. 3. Macam – Macam Diyat.......................................... 4. Diyat Selain Pembunuhan..................................... B. KIFARAT....................................................................... 1. Pengerian Kiparat................................................. 2. Macam – Macam .................................................. 3. Hikmah kiparat pembunhan................................. i ii iii 1 1 1 1 1 3 4 4 5 6

iii

DIYAT DAN KIFARAT

A.

Diyat 1. Pengertian Diyat Diyat artinya denda, yaitu yang diwajibkan kepada pembunuh dan yang tidak dikenakan hukum / qishash dengan membayar sejumlah barang atau uang sebagai pengganti hukum qishash karena dimaafkan oleh anggota keluarga. 2. Sebab – sebab Diyat Sebab – sebab diyat adalah sebagai berikut : a. b. c. d. e. Pelaku membunuh disengaja yang dimaafkan oleh keluarga terbunuh Pembunuhan yang tidak disengaja Pembunuhan yang tidak disengaja Karena pembunuhnya lari sebelum dilaksanakan qishash atasnya. Memotong atau membuat cacat anggota tubuh seseorang lalu dimaafkan. 3. Macam – Macam Diyat Diyat ada dua macam, yaitu : a. Diyat meghaladzah atau denda yang berat, seperti membayar denda 100 ekor unta terdiri dari hiqqah (unta betina berumur 3-4 tahun) 30 ekor jadza’ah (unta betina 4-5 tahun) dan 40 ekor khilfah (unta betina 1) yang buntng). Diyat mughaladzah diwajibkan kepada : Pembunuh yang membunuh dengan sengaja tapi dimaafkan oleh keluarga korban.

iv

Amir

bin

Sya’aib

bahwa

rasulullah

Saw

bersabda :

Artinya : “Barang siapa membunuh dengan sengaja terbunuh. korban) (hukumnya) Jika mereka harus (keluarga dapat menyerahkan diri kepada keluarga menghendaki, (tidak

mengambil qashash dan jika mereka menghendaki mengambil qashash) mereka dapat mengambil diyat berupa 30 ekor hiqqah, 30 ekor jadza’ah dan 40 ekor khilfah.” (H.R. Tirmidzi). 2) Pembunuh seperti disengaja. Dalam kasus pembunuhan seperti disengaja ini tidak ada hukum qishash 3) Pembunuhan yang tidak disengaja yang dilakukan bulan – bulan haram yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijah, Muharam dan Rajab). 4) 5) Pembunuhan yang tidak disengaja yang dilakukan di tanah haram yaitu di kota mekah. Pembunuhan yang tidak disengaja terhadap muslim, b. kecuali pembunuhan orang tua terhadap anaknya. Diyat Mukhafafah Yaitu dengan membayar 100 ekor unta terdiri dari 20 ekor hiqqah, 20 ekor jadza’ah, 20 ekor binta labun (unta betina lebih dari dua tahun) dan

v

20 ekor unta ibnu balan (unta jantan berumur lebih dari satu tahun) dan 20 ekor unta binta makhad (unta betina berumur lebih dari satu tahun). Diyat mukhafaffah diberikan kepada : 1) Orang ang membunuh tidak disengaja selain di tanah haram, bulan haram dan bukan kepada muslim. Masa pembayarannya selama tiga tahun. Rasulullah Saw bersabda :

Artinya : “Diyat Khata’ itu diperinci lima macam hewan, yaitu : 20 ekor unta umur 4 tahun, 20 ekor unta umur 5 tahun, 20 ekor unta betina umur satu tahun, 20 ekor unta betina umur 2 tahun dan 20 ekor unta jantan umur 2 tahun.” (H.R. Daruqhutni. 2) Orang yang sengaja memotong atau membuat cacat atau melukai anggota badan seseorang. 4. Diyat Selain Pembunuhan a. Membayar diyat mukhafaffah penuh bagi orang yang melakukan kejahatan, memotong dua tangan, dua kaki, dua telinga, hidung, lidah, dua bibir, kemaluan laki – laki termasuk dua mata termasuk tempat keluarnya suara, penglihatan atau merusak pendengaran. Rasulullah Saw bersabda : vi

Artinya : “Karena (memotong) dua kaki satu diyat penuh.” Dalam hadits dikatakan :

Artinya : “Karena (memotong) dua tangan satu diyat penuh) Tentang diyat anggota badan lain nabi Saw bersabda :

b.

Membayar setengah diyat mengkhafaffah, yaitu bagi orang yang memotong salah satu anggota tubuh yang dua – dua. Nabi saw bersabda :

Artinya : “Merusak satu telinga wajib membayar 50 ekor unta.” (H.R. baihaki, Daruqhutni). c. Membayar sepertiga mukhafaffah, yaitu orang yang melukai kepala sampai otak, luka badan sampai perut. d. Membayar diyat 15 ekor unta, yaitu jika melukai sampai mengakibatkan putusnya jari tangan maupun jari kaki.

vii

e.

Membayar diyat 5 ekor unta, jika luka sampai gigi copot. Nabi Saw bersabda :

Artinya : “Tiap-tiap satu gigi diyatnya 5 ekor unta.” (H.R. Abu Daud). B. Kiparat 5. Pengertian Kiparat Kifarat syari’at adalah tebusan dengan melakukan atau perbuatan – perbuatan yang telah ditentukan oleh islam karena melakukan kesalahan pelanggaran yang diharamkan Allah Swt. 6. Macam – Macam Kifarat a. Kifarat karena pembunuhan Kifarat bagi orang yang membunuh adalah memerdekakan hamba sahaya atau berpuasa dua bulan berturut – turut. b. Kifarat karena melanggar sumpah Jika orang bersumpah dengan menggunakan nama Allah, lalu melanggarnya maka baginya wajib kifarat, yatu memberi makan 10 orang miskin atau memberi pakaian, memerdekakan seorang budak atau puasa tiga hari. c. Kifarat karena membunuh binatang buruan pada waktu melaksanakan ihram Kifaratnya yaitu mengganti dengan binatang ternak yang seimbang atau memberi makan orang miskin atau dengan berpuasa. d. Kifarat karena zhihar viii

Yaitu menyerupakan isteri dengan ibunya (ibu suami) misal suami berkata di depan isterinya “punggungmu percis seperti punggung ibuku”. Maka suami wajib kifarat denga ditunaikan sebelum menggauli isterinya. Kifaratnya adalah memerdekakan hamba sahaya atau berpuasa 2 bulan berturut – turut. e. Kifarat karena melakukan hubungan intim suami isteri di siang hari pada bulan ramadhan. Kifaratnya f. Kifarat Ila Yaitu suami yang berjanji tidak akan menggauli isterinya selama masa tertentu, maka kifaratnya sama seperti melanggar sumpah. sama dengan kifarat zhihar ditambah qadha pada hari di mana ia bergaul.

7.

Hikmah kifarat pembunuhan Hikmahnya antara lain : a. b. c. Manusia benar – benar jera dan menyesali perbuatan yang keliru. Agar manusia lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Memberikan ketenangan pada pembunuh. Karena yakin dengan dipenuhinya semua tuntutan agama akibat kejahatannya taubatnya diterima oleh Allah Swt.

ix

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful