BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pada dasarnya orang melakukan investasi adalah untuk menghasilkan sejumlah uang, dan tujuan yang lebih luas adalah untuk meningkatkan kesejahteraan investor. Setiap investor yang ingin memaksimalkan kekayaan akan tertarik suatu investasi yang memberikan tingkat expected return yang lebih tinggi dibandingkan dengan peluang investasi lainnya. Dalam

kenyataannya

hampir semua investasi mengandung ketidakpastian

atau risiko. Investor tidak tahu dengan pasti hasil yang akan diperolehnya, sehingga investor hanya bisa memperkirakan berapa keuntungan yang diharapkan dan seberapa jauh hasil yang sebenarnya menyimpang dari yang diharapkan. Pilihan investasi tidak dapat hanya mengandalkan pada tingkat keuntungan yang diharapkan tetapi juga risikonya. Dalam literatur banyak dibahas tentang pentingnya pemahaman dalam pembuatan keputusan investasi melalui metode-metode penilaian investasi. Sumber risiko dapat berasal dari factor yang mempengaruhi semua (banyak perusahaan) dan ada pula yang hanya spesifik mempengaruhi suatu perusahaann tertentu saja. Sebagai contoh, pengumuman tentang angka pertumbuhan laba, tingkat bunga, merupakan Sedangkan informasi yang mempengaruhi tentang penjualan semua perusahaan. yang

pengumuman

perusahaan

meningkat lebih tinggi dari yang diharapkan, produk pesaing yang

1

mengalami gangguan, merupakan contoh informasi yang hanya mempengaruhi suatu perusahaan tertentu saja. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka kami ingin mengambil judul “Analisis Keputusan Investasi Aktiva Tetap dalam Mengembangkan Perusahaan ”.

B.

Rumusan Masalah
Makalah ini ditujukan untuk mengetahui besarnya pengaruh investasi dalam aktiva tetap terhadap kegiatan operasional perusahaan . Pengambilan keputusan investasi dalam aktiva tetap dapat diperoleh melalui metode-metode penilaian investasi. Dalam makalah ini, rumusan masalahnya adalah ”Apakah keputusan investasi pada aktiva tetap perusahaan mampu mengembangkan perusahan ?”

C. Tujuan penulisan
Adapun tujuan penulisan malakah ini adalah : 1. Untuk mengetahui metode-metode penilaian investasi. 2. Untuk menganalisis investasi dalam aktiva tetap dan pengaruh pengambilan perusahaan. 3. Memenuhi tugas manajemen keuangan. keputusan investasi terhadap pengembangan

D.

Manfaat Penulisan
Hasil penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan di bawah ini :

Bagi pihak lain. 3. Metode Penulisan Dalam menyelesaikan makalah ini kami menggunakan metode :  Menggunakan metode kepustakaan. E. Bagi dunia pendidikan. Bagi penulis. . Dapat digunakan sebagai tambahan informasi bagi akademik dan acuan dalam mempraktekkan berbagai teori yang menyangkut faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan investasi.1. Makalah ini bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan juga untuk menerapkan teori yang telah didapatkan di APP.  Mencari data-data yang dibutukan mengenai perusahaan tersebut melalui media internet. Bagi Investor. Memberikan bahan acuan bagi pihak lain untuk menyempurnakan hasil makalah ini. 4. 2. Memberikan bahan pertimbangan kepada calon investor dalam mengambil keputusan investasi.

Pengertian Aktiva Tetap Setiap perusahaan menpunyai harta ( aktiva ) untuk mendukung kegiatan usahanya. perabotan. Aktiva tetap (fixed assets) merupakan aktiva jangka panjang atau aktiva yang relative permanen. Aktiva itu dibagi menjadi dua yaitu: aktiva lancar dan aktiva tetap. bangunan. mesin. equipment). Beberapa pengertian yang berkaitan dengan aktiva tetap : . plant. Nama-nama deskriptif lain bagi aktiva ini adalah aktiva pabrik (plant assets) atau properti. Aktiva tersebut dimiliki dan digunakan oleh perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasi normal. aktiva tetap berwujud dan aktiva tidak berwujud. Dalam perusahaan. pabrik dan peralatan (property.BAB II LANDASAN TEORI A. Setiap perusahaan menggunakan berbagai macam aktiva tetap seperti peralatan. Aktiva tetap dibagi menjadi dua golongan yaitu. alat-alat dan tanah. aktiva tetap bisa menempati bagian yang sangat signifikan pada total aktiva perusahaan secara keseluruhan. dan merupakan aktiva berwujud (tangible assets) karena terlihat secara fisik.

 Operating Expenditure Pengeluaran dana. b. pertanian dan peternakan. Aktiva tetap yang umurnya tidak terbatas seperti tanah untuk letak perusahaan. Jenis Aktiva Tetap  Dari macam – macam aktiva tetap berwujud di atas untuk tujuan akutansi dilakukan pengelompokan sebagai berikut : a. B. Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya tidak dapat diganti dengan aktiva yang sejenis.dimana jangka waktu kembalinya kurang dari 1 tahun.  Capital Expenditure Pengeluaran-pengeluaran untuk pembelian aktiva tetap jangka waktunya melebihi 1 tahun. penyeleksian dan penentuan alternative penanaman modal yang akan memberikan penghasilan bagi perusahaan untuk jangka waktu yang lebih dari 1 tahun. . Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa penggunaannya bisa diganti dengan aktiva yang sejenis c. pengevaluasian.  Capital Budgeting Keseluruhan proses pengumpulan.

hak cipta. Aktiva Tak Berwujud / Intangible Assets Aset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. perabot pabrik yang merupakan isi dari bangunan. traktor. perabot laboratorium. 2. hak paten. 5. 3. Kendaraan : semua jenis kendaraan seperti alat pengangkutan. Lahan : bidang tanah yang terhampar baik merupakan tempat maupun yang masih kosong. dan lain sebagainya. gudang. kendaraan beroda dua. 6. dan lain-lain. dan lain-lain. Contoh : Merk dagang. goodwill. Bangunan/ Gedung : bangunan yang berdiri di atas bumi ini baik diatas lahan/air. Inventaris/ Peralatan : peralatan yang dianggap merupakan alat-alat besar yang digunakan dalam perusahaan seperti inventaris pabrik. franchise.  Aktiva tetap berdasarkan jenis dapat dibagi sebagai berikut : 1. truk. laboratorum. . Mesin : termasuk peralatan-peralatan yang menjadi bagian dari mesin yang bersangkutan. mobil. Perabot : dalam jenis ini termasuk perabot kantor. 4. hak pengusahaan hutan / hph.

Pengeluaran Modal (Capital Expenditure) Suatu pengeluaran dianggap Capital Expenditure jika pengeluaran itu menambah harga pokok yang bersangkutan dalam arti pengeluaran itu dikapitalisasi. Prasarana : di Indonesia adalah merupakan kebiasaan bahwa perusahaan membuat klasifikasi khusus prasarana seperti jembatan. Pengeluaran perlu diketahui dan dianalisis karena kemungkinan pengaruhnya terhadap harga pokok akhirnya mempengaruhi penyusutan. Pengeluaran dibedakan menjadi dua macam : a. Jika pengeluaran dianggap Capital Expenditure maka hal ini berarti bahwa pembebanan ke perkiraan laba rugi tidak sekaligus tetapi ditangguhkan dan akan dialokasikan melalui pembebanan biaya penyusutan selama masa penggunaan.7. Pengeluaran Biaya (Revenue Expenditure) Suatu pengeluaran dianggap pengeluaran biaya jika pengeluaran itu dianggap menambah harga pokok dalam arti bahwa biaya itu harus debebankan ke perkiraan laba rugi. Pengeluaran dalam Penggunaan Aktiva Tetap Selama penggunaan aktiva tetap kita tak bisa menghindarkan diri dari pengeluaran aktiva tetap tersebut. dan lain-lain. . C. pagar. Menurut Sofyan Syafri dalam Akuntansi Aktiva Tetap. b.

Kedua : Biaya langsung yang berkaitan dengan komponen baru harus dikapitalisasi. Perlakuan ini konsisten dengan perubahan estimasi. Yaitu.000. sebuah lift dari sebuah bangunan dapat diidentifikasikan sebagai sebuah komponen yang disusutkan terpisah dari bangunannya. Sebagai contoh. diasumsikan Zaoldyeck mengangkat atap gudangnya pada tanggal 1 Oktober dengan biaya $1. Penggantian diperhitungkan menjadi dua tahap. komponen akan disusutkan selama umur manfaatnya. komponen aktiva tetap diakui sebagai aktiva yang telah disusutkan penuh pada saat penggantian. Komponen Aktiva Tetap Komponen adalah bagian berwujud dari aktiva tetap yang dapat dipisahkan dan diidentifikasikan sebagai aktiva yang disusutkan tersendiri sesuai dengan umur manfaatnya. Perusahaan juga dapat mengganti suatu komponen. Sebagai contoh. Sebagai tambahan. biaya harus dikapitalisasi. biaya yang terjadi untuk memindahkan komponen lama harus dicatat sebagai beban. Pertama : Nilai buku komponen yang diganti didebit ke akun beban penyusutan dan kredit akumulasi penyusutan.000 akumulasi penyusutan) sebesar . Ketika sudah terpasang. Ketika perusahaan memperoleh atau membangun komponen baru. Pada 1 Oktober nilai buku atap lama ($40.000 harga perolehan dikurangi $31.D.

Investasi Dalam Aktiva Tetap Investasi dalam aktiva tetap merupakan investasi jangka panjang 5 s/d 20 tahun. 2. Jumalah dana investasi cukup besar. yang merupakan sisa umur dari bangunan. E.000. Investasi ini merupakan harapan bagi perusahaan untuk memperoeh hasil operasi yang optimal. Penganggaran Modal adalah keseluruhan proses menganalisa proyek-proyek tersebut harus di masukkan dalam anggaran modal (Capital Budget) dengan alasan sebagai berikut : 1. Investasi aktiva tetap diartikan sebagai proses yang mengacu pada sebuah penganggaran modal. 4.000 dan diestimasikan mempunyai umur manfaat 20 tahun. . Jika ada kesalahan dari investasi akan berakibat berkepanjangan bagi perusahaan.$9. Dalam hal tersebut perusahaan harus menguji apakah yang terkait dengan arus kas dan bagaimana cara untuk mengukurnya untuk mendapatkan suatu keputusan. Dana yang dikeluarkan merupakan investasi jangka panjang. Pada tanggal 9 Oktober atap baru telah selesai dibuat menghabiskan biaya sebesar $60. Dalam hal ini perusahaan lebih sering memakai metode NPV yang membandingkan nilai sekarang dari arus kas masuk dan arus kas keluar. 3.

Pembelian / investasi baru F. Kelemahan dari metode PBP ini tidak mempertimbangkan time value of money (nilai waktu dari uang) sedangkan kelebiham metode ini cukup simple.Usulan investasi dapat dilakukan atas dasar antara lain : 1.maka rumusnya: HP = xxx NS (nilai residu) = xxx Investasi = xxx . Penambahan kapasitas 3. Payback Period (PBP) Adalah metode penilaian investasi dalam menghitung periode yang diperlukan untuk menutup atau mengembalikan investasi dengan menghitung proceeds atau aliran kas netto yang diterima metode ini akan memiliki investasi atas`dasar wktu tersingkat untuk pengembalian jumlah investasi. Rumus Payback Periode : *Jika proceed yang di hasilkan tiap tahun berbeda. Penggantian aktiva lama 2. Metode Penilaian Investasi Cara menilai kelayakan investasi apakah akan menguntungkan atau tidak dihitung dengan menggunakan metode penilaian investasi yang terdiri dari : 1.

Misal : Jika hari ini mendepositokan uang sebesar Rp 100.000.000. disebut bunga atau nilai waktu dari uang. dan niali kompensasi sebesar Rp 20. Net Present Value (NPV) Sebelum membahas NPV kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian time value of money atau nilai waktu dari uang.000. Pada akhir tahun jumlah uang tersebut menjadi Rp 120. Rumus : Vn=P(I+i)n Keterangan: P = Principle/Pokok i I = Interest = Jumlah bunga yang diperoleh selama periode tertentu V = Value (jumlah nilai akhir P+1) n = Number of year (lamanya waktu) . dengan tingkat bunga 20% pertahun. Konsep time value of money terbagi sebagai berikut: a) Compound value (nilai majemuk) Yaitu menghitung jumlah pokok ditambah dengan bunga yang diperoleh selama periode tertentu.Proceed th 1 = xxx Sisa Investasi xxx 2.

Keterangan : Sn = Jumlah nilai majemuk R n i = Penerimaan secara periodik = Waktu = Interest . Rumus: PV= Keterangan : PV = Present Value FV = Future Value i n = Interest = Waktu FV ( 1 + i)n c) Compound Value Annuity (nilai majemuk dari anuitet) Metode ini dipergunakan untuk menghitung nilai majemukpada akhir tahun deretan dana yang akan diterima pada tiap tahun.b) Present Value (nilai sekarang) Jika compound value menghitung uang pada saat akhir periode maka present value adalah menghitung nilai sekarang atau permulaan periode. Rumus : Sn= R1 ( I + i )n-1 + R2 ( I + i )n-2 dst.

Menghitung NPV dapat juga dengan rumus : n NPV = ∑ t=0 At (1+R)t Keterangan : K = Discount Rate At = cash Flow pada tahun t n = tahun/lamanya waktu .d) Present Value Annuity (nilai sekarang dari anuitet) Cara menghitung PV dari suatu anuitet adalah sebaliknya dari menghitung compound dari anuitet. Rumus : An = R 1 I+i + R 1 I+i 2 + dst Dalam menilai investasi dengan metode net present value dapat dihitung dengan mengalikan proceeds setiap tahun dengan diskon faktor yang ada pada tabel A-1 untuk proceed yang didapat setiap tahun dengan jumlah yang berbeda dan menggunkan tabel A-2 jika proceed setiap tahunnya sama.

Pertama. gunakan suku bunga yang lebih rendah dan proses demikian diulang lagi. maka dicoba lagi dengan suku bunga yang lebih tinggi . Sebaliknya. dst. Jika nilai sekarang > biaya invesrtasi. Proses coba-coba . jika nilai sekarang dari arus kas < biaya investasi. hitunglah nilai sekarang arus kas dari suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. Cara ini dapat dihitung dengan trial dan error atau coba-coba sehinggamendapatkan hasil yang ditentukan. Kemudian dibandingkan dengan nilai sekarang atau present value yang didapat dengan biaya investasi .misalkan saja 10 %. Profitability Index/PI ( Index Keuntungan) Untuk menilai kelayakan investasi dapat juga dengan menghitung PI-nya dengan ketentuan kita akan memilih hasil PI yang >1. RUMUS PI : PV Proceeds PV Outlays 4.3. Internal Rate of Return (IRR) Pada dasarnya metode ini menggunakan metode present value dengan pertimbangan total PV proceeds = PV dari outlays.

Dalam prakteknya jika banyak proyek yang harus dinilai. proses perhitungan IRR cukup dilakukan dengan kalkulator yang relatif murah. Accounting Rate of Return (ARR) Metode ini dihitung dengan berdasarkan pada keuntungan perusahaan yang dilaporkan dalam rugi laba. 5. Suku bunga yang menyamakan nilai sekarang arus kas dengan biaya investasi disebut sebagai tingkat hasil pengembalian intern. Untuk mengurangi banyaknya coba-coba dalam tingkat pengembalian meminimumkan intern . kemudian bergeser pada suku bunga yang cukup berbeda jauh. dean umur proyek cukup panjang.tersebut diulang hingga nilai sekarang arus kas dari investasi = biaya investasinya. Rumus : Laba bersih Investasi atau Earning After tax Initial Investment . maka yang penting pada adalah setiap besarnya penyimpanan perhitungan . suatu pendekatan yang baik adalah berusaha mencoba suku bunga yang wajar.

Metode ini relatif sederhana dan mudah dimengerti tetapi mempunyai kelemahan-kelemahan antara lain : tidak memperhitungkan Time Value of money. .

SIMPATI TAXI adalah perusahaan jasa transportasi darat yang kegiatan utamanya adalah mengantar penumpang sampai tujuan dengan selamat dan berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin selama dalam perjalanan. CV. Padangsidempuan.BAB III PEMBAHASAN A. Karena banyaknya permintaan dari orang-orang ke berbagai tujuan maka perusahaan ini memperluas trayeknya. 1. tempat parkir semua kendaraan operasional.Rantau Prapat. SIMPATI TAXI jenis-jenis aktiva yang dimilikinya adalah sebagai berikut : a. Yang dulunya hanya Medan- Padangsidimpuan trayeknya bertambah menjadi Medan-Sibolga. Padangsidempuan-Padang. Tanah Merupakan hak milik atau hak guna usaha yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam operasi perusahaan yang merupakan tempat berdirinya bangunan. Medan-Panyabungan. Analisa Perusahaan CV. SIMPATI TAXI pada awalnya hanya memiliki 2 armada unit dan trayeknya hanya Medan-Padangsidempuan. Pada CV. Motto perusahaan ini adalah “pelayanan prima”. Medan-Batangtoru. .

oli transmisi. dan lain sebagainya dengan umur ekonomis rata-rata 3 tahun. oli gerdang. kipas angin. 2. oleh karena itu kendaraan ini adalah aktiva tetap berwujud yang paling utama. d. Pada CV. printer. Kendaraan Perusahaan ini bergerak dibidang jasa pengangkutan orang. c. Pemeliharaan Pemeliharaan yaitu biaya yang dikeluarkan agar aktiva tetap dalam kondisi yang baik (maitanance). ban bekas yang belum terjual dan bagian-bagian kendaraan operasional lainnya. e. AC.b. oli hidrolik. Bangunan Terdiri dari kantor pusat. Inventaris Gudang Seperti alat-alat perbaikan. Simpati Taxi pemeliharaan ini difokuskan pada kendaraan operasional. biaya pemeliharaan ini terdiri dari penggunaan kampas rem.Simpati Taxi antara lain : a. kantor cabang dan gudang yang merupakan bangunan untuk salah satu prasarana kegiatan operasional dengan masing-masing umur ekonomis 20 tahun. . alat-alat perawat kendaraan. Inventaris kantor Terdiri dari lemari arsip. Pengeluaran-Pengeluaran dalam aktiva tetap yang terjadi di CV. biaya ini sifatnya rutin dan tidak menambah umur aktiva dan dianggap sebagai revenue expenditure. mesin hitung. komputer.

Simpati Taxi contohnya adlah karoseri. baik ban mentah maupun ban vulkanisir. Penambahan (addition) Yaitu menambah atau memperluas fasilitas yang dimiliki suatu aktiva dan pengeluaran ini dianggap sebgai capital expenditure.penggunaan oli untuk seluruh bagian mesin saat kendaraan beroperasi serta serat untuk perawatan AC. c. . Reparasi Yaitu pengeluaran untuk memperbaiki aktiva dari kerusakan atau mengganti alat-alat yang rusak sehingga dapat dipergunakan kembali. Dalam hal ini CV. Pada CV. Simpati Taxi ingin melakukan perluasan usaha dengan menambah rute perjalanan yang berarti harus melakukan penambahan unit kendaraan operasional yang baru. Simpati Taxi melakukan penggantian ban. Dalam hal ini CV. Simpati Taxi mempunyai 2 usulan investasi. Saat ini CV. yakni berinvestasi melalui proyek dengan menggunakan mobil sedan seperti mobil taksi pada umumnya atau melakukan terobosan baru dengan menggunakan mobil Alphard yang dapat mempunyai daya tampung penumpang lebih besar dan merupakan kendaraan baru bagi bagi dunia pertaksian. b.

200.000. 50. 50. 50.000. Payback Periode (PBP) .000. 55.000 Mobil B Proceed Rp. Permasalahan CV.000.000 Rp.000.000. 60. Besarnya investasi dari masing-masing proyek tersebut sebesar Rp.000 Rp. 65.000 Rp.000. 50. Simpati Taxi merencanakan untuk memilih 2 usulan investasi dalam hal perluasan usahanya yaitu membeli mobil jenis A (sedan) atau mobil jenis B (toyota Alphard) untuk dijadikan taxi. 50.000 Rp.000 Rp. Daya tingkat bunga 10% dan umur ekonomis masingmasing selama 6 tahun. Net Present Value (NPV) 2.000 Rp. 80. yakni : 1. Profitability Index (PI) 3.000.000.000 Rp.000.000. Rencana proceed (penerimaan bersih) dari masing-masing proyek sebagai berikut : Mobil A Proceed Rp.000 Rp.000 Rp.B. 50.000 Rp. mana yang paling menguntungkan perusahaan dengan menggunakan metode-metode penilaian investasi. 70.000. Simpati Taxi diminta untuk memilih dua usulan proyek tersebut.000. 45.000 Tahun 1 2 3 4 5 6 CV.000.

621 0. 65. 60.000 Rp.000. 45. 43.000.000 Rp.000 Rp.000 Rp.C. 55.000 Rp.909 0.000.- o Hasil PV dari proceeds yang berada pada kolom ke-tiga didapat dari hasil perkalian antara DF dengan nilai proceeds.000 Rp.000 Rp.000. 45.000 Rp.000 PV dari Proceeds Rp.000.470. Penyelesaian  NPV dari Mobil A NO.64.564 Proceeds Rp. 264.000 Rp.000 Rp.000 Rp. 1 2 3 4 5 6 DF = 10 % 0.826 0.000 Rp. o Nilai PV dari Outlays merupakan besarnya investasi dari proyek tersebut.395.430. 44.80.060.120.000 PV dari Proceeds PV dari Outlays NPV Keterangan : o Nilai DF di dapat dari tabel A-1 karena menggunakan konsep Present Value dari Rp. 45. o Nilai PV dari Proceeds yang terdapat pada baris ke-tujuh merupakan penjumlahan dari hasil PV dari proceeds dari tahun pertama sampai tahun ke-enam. 1. 40.000.683 0. . 200.000.905. 70.380. 45.000 Rp.380. o Nilai NPV merupakan pengurangan antara PV dari Proceeds dengan PV dari Outlays.751 0.

000.000. 155.000 Rp. 55. 200.000.  PBP dari Mobil A Tahun 1 2 3 4 5 6 Proceed Rp.000 = Rp.000.000 Rp.000 = Rp.000 = Rp. 264. 100.000 = Rp.000. 40.000 Jumlah Outlays Proceeds tahun ke 1 Sisa Proceeds tahun ke 2 Sisa Proceeds tahun ke 3 Sisa = Rp.000 = 1. 55. 70.000.000. 45.380.000 Rp.000. 200. 65. 60.000.000 Rp. PI Mobil A PI = PV dari Proceeds PV dari Outlays = Rp. 80. 60.000.000 = Rp.000.000 = Rp. 45.000 Rp.000 - .000 Rp.000.32.000.000.

38 bulan = 0. = PV dari Proceeds – PV dari Outlays = Rp.000 Sisa investasi yang harus dibayar tahun ke 4 = Rp.000.750.750.000 = 7. 217.000 NPV .000 x 12 bulan Rp. 200. 217.000 Proceeds selama tahun ke 4 = Rp.  NPV dari Mobil B Untuk nilai dari DF didapat dari Tabel A-2 dengan melihat Interest Factor dan lama-nya(umur ekonomisnya). Berikut ini perhitungannya : Proceeds = Rp.000.000 = Rp.000 – Rp.355 = Rp. 65. 40. 65.000 x 4. 50.000. 65.Proceeds tahun ke 4 = Rp. 40. Menggunakan tabel A-2 karena menggunakan konsep Present Value dari Anuitet.000.000.000 Waktu yang diperlukan = Rp. 17.000.000.38 x 30 hari = 11 hari Investasi tersebut berdasarkan metode PBP dapat kembali dalam waktu 3 Tahun 7 Bulan 11 Hari.750.000.

x 1 tahun . 200.000. 200. 217.000 = 4 tahun.750.000.000 Rp.  PBP Mobil B PBP = Rp. PI Mobil B PI = PV dari Proceeds PV dari Outlays = Rp.000. 50.000 Rp.09.000 = 1.

2.BAB IV PENUTUP A.32 Proceeds II Rp.380. Dengan begitu. . proyek yang paling menguntungkan bagi CV. Simpati Taxi adalah proceeds I atau proyek A (Investasi pada Mobil jenis A). 17. Kesimpulan 1. Oleh karena itu CV. Simpati Taxi akan melakukan perluasan usaha dengan menimbang dua usulan investasi pada aktiva tetap demi meningkatkan pelayanan prima terhadap konsumen.750. Simpati Taxi adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi darat yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan yang melayani penumpang pada trayek Medan ke berbagai daerah di daerah Sumatera Utara dengan motto pelayanan prima.64.09 Dan dari perbandingan penilaian investasi tersebut proceeds I lebih baik daripada proceeds II.000 3 Tahun 7 Bulan 11 Hari 1. NPV dan PI kita dapat membandingkan hasilnya seperti berikut : Metode NPV PBP PI Proceeds I Rp. CV.000 4 Tahun 1. Berdasarkan hasil perhitungan dari penilaian Investasi dengan menggunakan metode PBV.

diharapkan perusahaan menggunakan aktiva tetapnya secara efektif dan efisien dalam kegiatan perusahaannya. 3. Simpati Taxi antara lain aktiva yang berwujud tanah. Jenis-Jenis Aktiva Tetap pada CV. . 4. kendaraan. Saran 1. B. Simpati Taxi dapat mengembangkan perluasan usahanya. Berhubungan dengan hasil perhitungan dari penilaian Investasi dengan menggunakan metode PBV. Karena motto perusahaan ini adalah pelayanan prima maka semua karyawan sebaiknya menggunakan seragam yang diberikan perusahaaan dengan tujuan untuk memudahkan para calon penumpang mengenali semua karyawan. 2. Simpati Taxi hendaknya dapat meningkatkan ketrampilan wawasan mengenai aktiva tetap dengan tujuan untuk memajukan perusahaan. Setelah dianalisa keputusan investasi aktiva tetap yang akan dilakukan oleh CV. inventaris kantor dan inventaris gudang. NPV dan PI maka lebih baik bila perusahaan menginvestasikan dananya dalam proyek A (meginvestasikan dananya dengan membeli mobil jenis A) agar pengembangan usaha lebih maju karena keuntungan dari proyek A jauh lebih besa dibandingkan dengan proyek B. bangunan. Para karyawan CV. Dalam keadaan perekonomian saat ini.3. 4.

Penerbit Gajah Mada.Fred dan Thomas E. Manajemen Keuangan. Penerbit PT. Pembelanjaan  Weston. Copeland. Harahap Sofyan. Penerbit Binarupa Aksara.DAFTAR PUSTAKA  Riyanto.   . Jilid 1. Raja Grafindo Persada. Edisi Ke-Sembilan. Syafri. Bambang. J. Syahyuman. Akuntansi Aktiva Tetap. Manajemen Keuangan I. Dasar-dasar Perusahaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful