P. 1
laporan praktikum biologi

laporan praktikum biologi

|Views: 334|Likes:
Published by Amalia Nur Safitri

More info:

Published by: Amalia Nur Safitri on Nov 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2014

pdf

text

original

PERCOBAAN SACHS XII IPA 3

FOTOSINTESIS MENGHASILKAN AMILUM (PERCOBAAN SACHS)

DISUSUN OLEH      Annisa Indrayanti Cindy Arlinda Dio Mahardika Hapsari Sekar Prisca Magdalena S.

:

KELAS : XII IPA 3

BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI

PERCOBAAN SACHS XII IPA 3

Kata Pengantar
Puji dan syukur senantiasa kita ucapkan kehadirat Allah swt yang memberikan kesempatan, rahmat dan hidayahnya kepada kita untuk terus berkarya dan menjalankan aktifitas sesuai profesi masing-masing.

Karya tulis ilmiah ini akan membahas materi yang dipelajari di kelas 3 pada Bab ke II tentang metabolisme. Akan tetapi karya ilmiah ini lebih membahas tentang tubuh tumbuhan yang berfotosintesis sehingga menghasilkan amilum.

Karya tulis ini disajikan secara sistematis dan disertai dengan gambar-gambar yang relevan, sehingga mempermudah para pembaca untuk mempelajarinya. Selain itu karya tulis ini disajikan dengan susunan sistematika yang benar.

Akhirnya karya tulis ini kami buat juga merupakan pemenuhan kewajiban sebagai pelajar yang dengan senang hati kami kerjakan. Akhir kata semoga karya tulis ini memberikan manfaat yang lebih besar buat kita semua. Amin.

Cileungsi, 10 Oktober 2012

Penulis

BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI

4 Hipotesis BAB II TINJAUAN TEORITIS BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .1 Waktu dan Tempat 3.3 Tujuan 1.1 Latar Belakang 1.2 Pembahasan BAB V PENUTUP 5.1 Hasil Praktikum 4.2 Rumusan Masalah 1.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.2 Alat dan Bahan 3.3 Cara Kerja BAB IV PENYAJIAN HASIL PENELITIAN 4.

Tumbuhan tingkat tinggi pada umumnya tergolong pada organisme autotrof. Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau ialah kemampuan dalam menggunakan karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan. yaitu makhluk hidup yang dapat mensintesis sendiri senyawa organik yang dibutuhkannya.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 BAB I PENDAHULUAN 1. Senyawa organik yang baku adalah rantai karbon yang dibentuk oleh tumbuhan hijau dari proses fotosintesis. menggantungkan diri pada apa yang diperolehnya dari lingkungannya sampai batas-batas yang tersedia. Fotosintesis adalah pengubahan zat organik H₂O dan CO₂ oleh klorofil menjadi zat organik (karbohidrat) dengan pertolongan cahaya. Kebanyakan tumbuhan tidak berpindah. Tumbuhan dan hewan pada dasarnya telah berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Oleh karena proses pengubahan itu memerlukan energi cahaya. Hewan sebagian besar harus bergerak. Peristiwa fotosintesis dapat dinyatakan dengan persamaan reaksi kimia sebagai berikut: 6CO₂ + 6H₂O → C₆H₁₂O₆ + 6O₂ BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda.1 Latar Belakang Dalam beberapa aspek fisiologi tumbuhan berbeda dengan fisiologi hewan atau fisiologi sel. maka asimilasi zat karbon disebut fotosintesis. harus mencari makan. memproduksi makanannya sendiri. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang sepanjang hidupnya. Peristiwa ini disebut juga dengan anabolisme karbohidrat. ukuran tubuhnya terbatas pada ukuran tertentu dan harus menjaga integritas mekaniknya untuk hidup dan pertumbuhan.

1. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .3 Tujuan Merujuk pada rumusan masalah tersebut. maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah: “Bagaimana tumbuhan melalui proses fotosintesis dapat menghasilkan karbohirat (amilum)?” “Bagaimanakah keadaan daun yang terkena cahaya matahari dan yang tidak tekena langsung cahaya matahari?” 1. Organel tersebut berisi pigmen klorofil yang menyebabkan klorofil pada tumbuhan.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah. Di dalam kloroplas inilah penyerapan sinar oleh klorofil dimulai pada proses fotosintesis. Namun pada reaksi gelap hanya menghasilkan glukosa. maka proses respirasi adalah suatu proses pembongkaran (katabolisme atau disasimilasi) di mana energi yang tersimpan dibongkar kembali untuk menyelenggarakan proses – proses kehidupan. maka tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah: Untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilan amilum dan dipengaruhi oleh panjang gelombang.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 Organel yang berperan di dalam fotosintesis adalah kloroplas. yaitu reaksi terang (memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya). Proses fotosintesis yang terjadi di kloroplas berlangsung melalui dua tahap. Di setiap sel terdapat 40-50 kloroplas. Kalau fotosintesis adalah suatu proses penyusunan (anabolisme atau asimilasi) di mana energi diperoleh dari sumber cahaya dan disimpan sebagai zat kimia.

tetapi juga oleh pemberian air. 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Bagian daun yang terbuka terkena cahaya matahari langsung terbentuk amilum dari hasil fotosintesis. Fotosintesis atau asimilasi karbon adalah proses pengubahan zat-zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil menjadi zat organik karbohidrat dengan bantuan cahaya. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Sedangkan pada daun yang tidak terkena cahaya matahari tidak berlangsung fotosintesis. Melalui serangkaian eksperimen inilah akhirnya para ahli berhasil menggambarkan persamaan umum dari fotosintesis yang menghasilkan makanan (seperti glukosa). Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida. Hal ini dapat kita lihat pada definisi fotosintesis itu sendiri.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 1.4 Hipotesis Proses fotosintesis yang terjadi pada tubuh tumbuhan akan menghasilkan amilum (karbohidrat). Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan "pemulihan" udara.

Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. alga. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. tempat berlangsungnya fotosintesis pada tumbuhan. karbondioksida. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 BAB II TINJAUAN TEORITIS Fotosintesis Daun. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis.

Sel yang tidak mempunyai pigmen fotosintetik ini tidak mampu melakukan proses fotosintesis. granum (kumpulan tilakoid) 8. faktor lain yang menjadi pembeda adalah kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya yang berbeda tersebut. membran tilakoid 7.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 B. tetapi hanya pada sel yang mengandung pigmen fotosintetik. Di samping adanya perbedaan energi tersebut. membran luar 2. Di dalam daun terdapat mesofil yang terdiri atas jaringan bunga karang dan jaringan pagar. Perangkat Fotosintesis 1. Pigmen fotosintesis Struktur kloroplas: 1. Ribosom 11. lumen tilakoid (inside of thylakoid) 6. Stroma 5. Hal ini dapat terjadi karena perbedaan energi yang dihasilkan oleh setiap spektrum cahaya. Pati 10. DNA plastid 12. tilakoid (lamella) 9. terdapat kloroplas yang mengandung BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . dapat diketahui bahwa intensitas cahaya memengaruhi laju fotosintesis pada tumbuhan. Pada kedua jaringan ini. membran dalam (1+2+3: bagian amplop) 4. plastoglobula Proses fotosintesis tidak dapat berlangsung pada setiap sel. Pada percobaan Jan Ingenhousz. Perbedaan kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya tersebut disebabkan adanya perbedaan jenis pigmen yang terkandung pada jaringan daun. ruang antar membrane 3.

karetonoid. Granum sendiri terdiri atas membran tilakoid yang merupakan tempat terjadinya reaksi terang dan ruang tilakoid yang merupakan ruang di antara membran tilakoid. gula fosfat. Stroma ini dibungkus oleh dua lapisan membran. Kloroplas mempunyai bentuk seperti cakram dengan ruang yang disebut stroma. Sedangkan. RNA. termasuk batang dan buah yang belum matang. dan lipid. dan akseptor elektron. Pigmen fotosintetik terdapat pada membran tilakoid. Membran stroma ini disebut tilakoid. besi (Fe). klorofil a. Di dalam kloroplas terdapat beberapa macam klorofil dan pigmen lain. Bila sebuah granum disayat maka akan dijumpai beberapa komponen seperti protein. Di dalam kloroplas terdapat pigmen klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 pigmen hijau klorofil. DNA. ribosom. vitamin-vitamin. enzim. Di dalam stroma juga terdapat lamela-lamela yang bertumpuk-tumpuk membentuk grana (kumpulan granum).Secara keseluruhan. 2. Kloroplas Kloroplas terdapat pada semua bagian tumbuhan yang berwarna hijau. Fotosistem Fotosistem adalah suatu unit yang mampu menangkap energi cahaya matahari yang terdiri dari klorofil a. seperti klorofil a yang berwarna hijau muda. dan karoten yang BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . maupun perak (Cu). klorofil b berwarna hijau tua. dan juga ion-ion logam seperti mangan (Mn). Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. stroma berisi protein. klorofil b. pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang dibentuk di dalam stroma. yang didalamnya terdapat ruang-ruang antar membran yang disebut lokuli. kompleks antena. Pigmen ini merupakan salah satu dari pigmen fotosintesis yang berperan penting dalam menyerap energi matahari.

hanya 2% yang digunakan oleh tumbuhan dan sisanya pun berubah menjadi panas. Cahaya Matahari Energi matahari yang dipancarkan kepermukaan bumi tidak semuanya mencapai permukaa bumi. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. P680 yang teroksidasi merupakan agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada P700. Pigmen-pigmen tersebut mengelompok dalam membran tilakoid dan membentuk perangkat pigmen yang berperan penting dalam fotosintesis. Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Klorofil a berada dalam bagian pusat reaksi. Elektron ini selanjutnya masuk ke sistem siklus elektron.500 nm) dan violet (< 400 nm). yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). 3. Energi yang diperoleh P700 ditransfer dari kompleks antena. Pada fotosistem I ini penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang 700 nm sehingga klorofil a disebut juga P700. Elektron yang dilepaskan klorofil a mempunyai energi tinggi sebab memperoleh energi dari cahaya yang berasal dari molekul perangkat pigmen yang dikenal dengan kompleks antena. akan cukup elektron negatif untuk memperoleh elektron dari molekul-molekul air. hijau kuning (510 600 nm). hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Energi yang sampai kepermukaan bumi hanya sekitar 42%. Sisanya dipantulkan kembali ke atmosfer dan berubah menjadi panas. Pada fotosistem II penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap panjang gelombang 680 nm sehingga disebut P680. Klorofil ini berperan dalam menyalurkan elektron yang berenergi tinggi ke akseptor utama elektron. Fotosistem sendiri dapat dibedakan menjadi dua.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 berwarna kuning sampai jingga. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Dengan potensial redoks yang lebih besar. biru (410 . Dari 42% energy yang sampai kepermukaan bumi tersebut. Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . yaitu fotosistem I dan fotosistem II. Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan.700 nm).

Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis. klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. Permukaan BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Sebagai contoh. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Kloroplas mengandung beberapa pigmen. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. air. C. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron. Pada respirasi. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. dan energi kimia. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. menuju mesofil.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 gelombang tertentu. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang.

Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. maupun biologi sendiri. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. kimia. D. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. tepatnya pada bagian stroma. Proses Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan. Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. Reaksi terang terjadi pada grana (tunggal: granum).PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Reaksi terang BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .Namun secara umum. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Pada tumbuhan. Dalam reaksi terang. 1. seperti fisika. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. Pada dasarnya.

yang dinamakan plastosianin (PC). Hal ini akan mengakibatkan pelepasan H+ di lumen tilakoid. Sebagai sistem yang bergantung pada BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Kejadian ini juga menyebabkan terjadinya pompa H+ dari stroma ke membran tilakoid. Dengan menggunakan elektron dari air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi P700. sedangkan fotosistem II (PS II) berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Plastokuinon merupakan molekul kuinon yang terdapat pada membran lipid bilayer tilakoid. Reaksi yang terjadi pada sitokrom b6-f kompleks adalah: 2PQH2 + 4PC(Cu2+) → 2PQ + 4PC(Cu+) + 4 H+ (lumen) Elektron dari sitokrom b6-f kompleks akan diterima oleh fotosistem I. Molekul air akan dipecahkan oleh ion mangan (Mn) yang bertindak sebagai enzim. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya matahari. tapi mengandung kompleks inti terpisahkan. Reaksi keseluruhan yang terjadi di PS II adalah . Untuk menstabilkan kembali. yang menerima elektron yang berasal dari H2O melalui kompleks inti PS II lebih dahulu. yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nm. Fotosistem ini menyerap energi cahaya terpisah dari PS II.→ 4H+ + O2 + 2PQH2 Sitokrom b6-f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi PQH2 dan mereduksi protein kecil yang sangat mudah bergerak dan mengandung tembaga. 2H2O + 4 foton + 2PQ + 4H. Plastokuinon ini akan mengirimkan elektron dari PS II ke suatu pompa H+ yang disebut sitokrom b6-f kompleks. yaitu fotosistem I dan II. selanjutnya PS II akan mereduksi plastokuinon (PQ) membentuk PQH2. PS II akan mengambil elektron dari molekul H2O yang ada disekitarnya. Mekanisme reaksi terang diawali dengan tahap dimana fotosistem II menyerap cahaya matahari sehingga elektron klorofil pada PS II tereksitasi dan menyebabkan muatan menjadi tidak stabil. Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama.

Reaksi ini dikatalisis dalam stroma oleh enzim feredoksin-NADP+ reduktase. Reaksinya adalah: 4Fd (Fe2+) + 2NADP+ + 2H+ → 4Fd (Fe3+) + 2NADPH Ion H+ yang telah dipompa ke dalam membran tilakoid akan masuk ke dalam ATP sintase. ATP sintase akan menggandengkan pembentukan ATP dengan pengangkutan elektron dan H+ melintasi membran tilakoid. PS I berfungsi mengoksidasi plastosianin tereduksi dan memindahkan elektron ke protein Fe-S larut yang disebut feredoksin.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 cahaya. Reaksi gelap BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Masuknya H+ pada ATP sintase akan membuat ATP sintase bekerja mengubah ADP dan fosfat anorganik (Pi) menjadi ATP. Reaksi keseluruhan yang terjadi pada reaksi terang adalah sebagai berikut: Sinar + ADP + Pi + NADP+ + 2H2O → ATP + NADPH + 3H+ + O2 2. Reaksi keseluruhan pada PS I adalah: Cahaya + 4PC(Cu+) + 4Fd(Fe3+) → 4PC(Cu2+) + 4Fd(Fe2+) Selanjutnya elektron dari feredoksin digunakan dalam tahap akhir pengangkutan elektron untuk mereduksi NADP+ dan membentuk NADPH.

yang diubah kembali dengan cepat menjadi ATP oleh reaksi fotofosforilasi tambahan.3-bifosfogliserat (1. gugus karboksil dalam 3-PGA direduksi menjadi 1 gugus aldehida dalam 3-fosforgliseradehida (3-Pgaldehida). RuBP merupakan enzim alosetrik yang distimulasi oleh tiga jenis perubahan yang dihasilkan dari pencahayaan kloroplas. Tumbuhan yang reaksi gelapnya mengikuti jalur Hatch-Slack disebut tumbuhan C-4 karena senyawa yang terbentuk setelah penambatan CO2 adalah oksaloasetat yang memiliki empat atom karbon. tapi gugus karboksil dari 3-PGA pertama-tama diubah menjadi ester jenis anhidrida asam pada asam 1. Fiksasi CO2 ini merupakan reaksi gelap yang distimulasi oleh pencahayaan kloroplas. reaksi ini distimulasi oleh NADPH. dan regenerasi. Kemudian pada fase reduksi. reduksi. Jika kloroplas diberi cahaya.5 bisfosfat menjadi senyawa dengan jumlah atom karbon tiga yaitu senyawa 3-phosphogliserat. Ketiga.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 Reaksi gelap pada tumbuhan dapat terjadi melalui dua jalur.3-bisPGA terbentuk. Penambatan CO2 sebagai sumber karbon pada tumbuhan ini dibantu oleh enzim rubisco. reaksi dari enzim ini distimulasi oleh peningkatan pH. Reduksi ini tidak terjadi secara langsung. Fikasasi CO2 melewati proses karboksilasi. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxilase. ion H+ ditranspor dari stroma ke dalam tilakoid menghasilkan peningkatan pH stroma yang menstimulasi enzim karboksilase. jika kloroplas diberi cahaya. Kedua. a. Bahan pereduksi yang sebenarnya adalah BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Oleh karena itulah tumbuhan yang menjalankan reaksi gelap melalui jalur ini dinamakan tumbuhan C-3.3-bisPGA) dengan penambahan gugus fosfat terakhir dari ATP. yaitu siklus CalvinBenson dan siklus Hatch-Slack. reaksi ini distimulasi oleh Mg2+. terletak di permukaan luar membran tilakoid. Pertama. yang dihasilkan oleh fotosistem I selama pemberian cahaya. Siklus Calvin-Benson Mekanisme siklus Calvin-Benson dimulai dengan fiksasi CO2 oleh ribulosa difosfat karboksilase (RuBP) membentuk 3-fosfogliserat. Pada siklus Calvin-Benson tumbuhan mengubah senyawa ribulosa 1. yang memasuki stroma daun sebagai ion H+. Karboksilasi melibatkan penambahan CO2 dan H2O ke RuBP membentuk dua molekul 3-fosfogliserat(3-PGA). ATP ini timbul dari fotofosforilasi dan ADP yang dilepas ketika 1.

Malat akan terkarboksilasi menjadi piruvat dan CO2. Tumbuhan C4 adalah tumbuhan yang umumnya ditemukan di daerah tropis. Tumbuhan ini menghasilkan glukosa dengan pengolahan CO2 melalui siklus Calvin. b. Tumbuhan C3 merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis. Sistem ini membuat jumlah total fosfat menjadi konstan di kloroplas. Namun. ATP ini dapat terpakai sia-sia tanpa dihasilkannya glukosa. Triosa fosfat digunakan sitosol untuk membentuk sukrosa. sebagian lainnya dibawa keluar. Hal ini dapat terjadi jika ada fotorespirasi. tumbuhan dapat dibedakan menjadi tumbuhan C3 dan C4. Enzim phosphophenol pyruvat carboxilase (PEPco) adalah enzim yang akan mengikat CO2 dari udara dan kemudian akan menjadi oksaloasetat. Oksaloasetat akan diubah menjadi malat. yang menyumbang 2 elektron. Pi dilepas dan digunakan kembali untuk mengubah ADP menjadi ATP. yang melibatkan enzim Rubisco sebagai penambat CO2. Tumbuhan C3 memerlukan 3 ATP untuk menghasilkan molekul glukosa.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 NADPH. Piruvat akan kembali menjadi PEPco. Tumbuhan ini melibatkan dua enzim di dalam pengolahan CO2 menjadi glukosa. kemudian daur dimulai lagi. Pada akhir reaksi Calvin. sedangkan CO2 akan masuk ke dalam siklus Calvin yang berlangsung di sel BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Secara bersamaan. Siklus Hatch-Slack Berdasarkan cara memproduksi glukosa. Pada fase regenerasi. digunakan untuk mengubah ribulosa-5-fosfat menjadi RuBP. tetapi menyebabkan munculnya triosafosfat di sitosol.3-Pgaldehida. di mana enzim Rubisco tidak menambat CO2 tetapi menambat O2. ATP ketiga yang diperlukan bagi tiap molekul CO2 yang ditambat. yang diregenerasi adalah RuBP yang diperlukan untuk bereaksi dengan CO2 tambahan yang berdifusi secara konstan ke dalam dan melalui stomata. Tiga putaran daur akan menambatkan 3 molekul CO2 dan produk akhirnya adalah 1. Sebagian digunakan kloroplas untuk membentuk pati.

Faktor penentu laju fotosintesis Proses fotosintesis dipengaruhi beberapa faktor yaitu faktor yang dapat memengaruhi secara langsung seperti kondisi lingkungan maupun faktor yang tidak memengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting bagi proses fotosintesis. faktor-faktor seperti translokasi karbohidrat. konsentrasi karbondioksida (CO2). Dalam keseluruhan proses ini. digunakan 5 ATP. yang terjadi di sel mesofil. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . umur daun.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 bundle sheath dan melibatkan enzim RuBP. Faktor pembatas tersebut dapat mencegah laju fotosintesis mencapai kondisi optimum meskipun kondisi lain untuk fotosintesis telah ditingkatkan. inilah sebabnya faktor-faktor pembatas tersebut sangat memengaruhi laju fotosintesis yaitu dengan mengendalikan laju optimum fotosintesis. Proses fotosintesis sebenarnya peka terhadap beberapa kondisi lingkungan meliputi kehadiran cahaya matahari. Faktor lingkungan tersebut dikenal juga sebagai faktor pembatas dan berpengaruh secara langsung bagi laju fotosintesis. serta ketersediaan nutrisi memengaruhi fungsi organ yang penting pada fotosintesis sehingga secara tidak langsung ikut memengaruhi laju fotosintesis. Proses ini dinamakan siklus Hatch Slack. suhu lingkungan. Selain itu. E.

laju fotosintesis akan berkurang.  Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh.  Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. laju fotosintesis akan naik.  Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis :  Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya.  Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.  Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .

Pilih daun yang sehat. Gelas beker 1. Cawan petri 5. merah dan bening 14.Penjepit kertas 12.2 Alat dan Bahan 1.Korek api 11.5 cm x 5.Alkohol 16.Larutan iodin 3. Penjepit tabung 7.Plastik transparan berwarna biru tua. Pinset 4. merah.Daun tanaman 15. Pipet tetes 6.Kertas manila hitam 13. Kasa 10.000 ml 2. dan bening).3 Cara Kerja 1.0 BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .Akuades 17. 2. tentukan empat lembar daun yang akan diberi perlakuan. Ambil tiga pasang plastik transparasi (biru.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 BAB III METODE PENELITIAN 3. Tabung reaksi 3. Kaki tiga 9.1 Waktu dan Tempat Waktu : kurun waktu 7 hari Tempat : 3 sampel di pohon berbeda 3. Lampu bunsen 8. serta sepasang kertas manila hitam. Potong dengan ukura 2.

Petiklah daun-daun yang telah dibungkus. Masukan daun kedalam alkohol mendidih sampai berwarna pucat 9. Jangan melepaskan potongan plastik/kertas saat daun diambil.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 3. Rebus daun kedalam akuades yang teah mendidih sampai layu dan tiriskan di atas cawan petri 7. Jepitlah dengan penjepit kertas biarkan selama satu minggu agar terkena cahaya penuh 4. Beri tanda pada masing-masing daun untuk mencirikan warna plastik/kertas yang ditempelkan 5. Letakan daun diatas cawan petri 10. Masukan akuades kedalam gelas beker 300ml.Teteskan 3-4 larutan iodin pekat ke atas daun.Amati perubahan warna pada daun BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . dengan penjepit tabung panaskan tabung reaksi berisi alkohol kedalam gelas beker berisi air mendidih 8. angkat daun dengan pinset. Jika daun telah berwarna pucat. Masukan alkohol kedalam tabung reaksi. selajutnya di panaskan 6. Tempelkan setiap pasang plastik/kertas pada tiap daun yang dipilih sedemikia rupa sehingga lembaran daun berada diantara dua potongan plastik transparan/kertas manila. 11. Lepaskan plastik/kertas masing-masing daun.

Ini menandakan pada bagian tersebut terdapat amilum yang merupakan hasil fotosintesis. pada bagian permukaan daun yang terbuka tampak berubah menjadi biru kehitaman. Fotosintesis memerlukan cahaya. Sedangkan bagian permukaan yang tertutup tampak berwarna pucat.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 BAB IV PENYAJIAN HASIL PENELITIAN 4. BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . Setelah ditetesi larutan betadine. buktinya bagian daun yang ditutup aluminium foil (tidak terkena cahaya) berwarna pucat / tidak mengandung amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.1 Hasil Praktikum Hasil Praktikum 5 Sampel Daun Daun yang ditutupi oleh Plastik Merah Hitam Plastik Biru Bercak Hitam Plastik Bening Karbon hitam Tidak mengalami perubahan Tidak mengalami perubahan Netral Tidak mengalami perubahan Ada perbedaan antara permukaan daun yang ditutup kertas karbon. biru dengan yang tidak ditutup (netral). merah. plastik transparan berwarna bening. buktinya bagian daun yang terbuka terkena cahaya matahari langsung terbentuk amilum dari hasil fotosintesis Fotosintesis menghasilkan amilum. Ini menandakan pada bagian tersebut tidak terdapat amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.

Ketika ditetesi iodium warnyanya pucat.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 4. Bagian daun yang tidak terkena cahaya tidak melakukan fotosintesis. Ini bisa diketahui ketika permukaan daun yang terkena cahaya ditetesi larutan betadine (iodium) warnyanya berubah menjadi biru kehitaman (iodium + amilum ----->biru kehitaman).2 Pembahasan Proses fotosintesis menghasilkan amilum. Beberapa foto pelaksanaan praktikum : hasil percobaan : BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI . sehingga tidak membentuk amilum.

PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .

Jakarta: Erlangga http://sang-pisce.html http://www.PERCOBAAN SACHS XII IPA 3 Daftar Pustaka Nurhayati.Biologi Bilingual untuk SMA/MA kelas XII.blogspot. Biologi untuk SMA kelas III Semester I.google.com/2011/03/percobaan-sachs. 2004.blogspot. dkk. Bandung: Yrama Widya Akhyar. Biologi jilid 3.com/2012/05/fotosintesis-menghasilkanamilum. 2011. 2006. Pontianak: Grafindo Pratiwi. Nunung. Salman.com BIOLOGI – FOTOSINTESIS 2012-2013 SMAN 1 CILEUNGSI .html http://biologigonz.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->