“PERTUMBUHAN EKONOMI DI ERA REFORMASI”

BAB I
PENDAHULUAN
Sebagai akibat krisis moneter pertengahan tahun 1997, pertumbuhan ekonomi Indonesia turun drastis pada tahun 1998 tetapi tumbuh kembali secara perlahan mulai tahun 1999. Namun sejak saat itu hingga kini (2006) ekonomi kita bergerak lambat dengan pertumbuhan yang rendah. Timbul keingintahuan mengapa ekonomi kita bergerak lambat dan apakah ini tandatanda bahwa perekonomian kita telah terperangkap pada pertumbuhan rendah. Apabila benar perekonomian kita telah terperangkap pada pertumbuhan rendah, apakah masih ada kemungkinan untuk bisa keluar dari perangkap tersebut dan apa langkah-langkah yang dapat ditempuh agar secara bertahap dapat keluar dari perangkap tersebut. Pembangunan Nasional merupakan rangkaian kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi seluruh kehidupan masyarakat bangsa dan negara untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang diamanatkan dalam undang undang dasar 1945, yaitu “ melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi,dan keadilan sosial negara”. Berbagai macam prospek pembangunan telah di lakukan dari orde lama, orde baru hingga ord reformasi untuk terus mendorong kesejahteraan dan kemajuan bangsa kearah yang lebih baik. Pembangunan nasional juga harus dimulai dari, oleh, dan untuk rakyat, dilakasanakan di berbagai aspek kehidupan bangsa yang meliputi politik, ekonomi dan sosial budaya dan aspek pertahanan.

BAB II ISI
 KONDISI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA SEJAK ERA REFORMASI (1999) Setelah krisis ekonomi pada tahun 1997, maka laju pertumbuhan ekonomi Indonesia turun menjadi -13,16% pada 1998, bertumbuh sedikit 0,62% pada tahun 1999 dan setelah itu makin membaik. Laju pertumbuhan tahunan 1999 – 2005 berturut-turut sebagai berikut 0,62%, 4,6%, 3,83%, 4,38%, 4,88%, 5,13% dan 5,69%. Ekonomi kita bertumbuh dari hanya 0,62% berangsur membaik pada kisaran 4% antara tahun 2000 s.d. 2003 dan mulai tahun 2004 sudah masuk pada kisaran 5%. Pemerintah pada mulanya menargetkan pertumbuhan ekonomi 2006 adalah 6,2% tetapi kemudian dalam APBN-P 2006 merubah targetnya menjadi 5,8%; namun BI memperkirakan laju pertumbuhan 2006 adalah 5,5% lebih rendah dari laju pertumbuhan 2005. Patut diduga bahwa laju pertumbuhan tahun 2007 akan lebih rendah lagi karena investasi riil tahun 2006 lebih rendah dari tahun 2005. Laju pertumbuhan ekonomi kita dari tahun 1999 s.d. 2005 mencapai ratarata 4,15%. Dari data di atas kelihatannya ekonomi kita

pengangkutan. keuangan. Persentase orang miskin pada mulanya juga terus menurun. keuangan. 2005 sektor riil bertumbuh 3.5%-0. Pertumbuhan ini adalah pincang karena semestinya sektor non-riil bertumbuh untuk melayani sektor riil yang bertumbuh. dan industri ditambah kegiatan yang terkait dengan pelayanan wisatawan internasional.1%. pertambangan. tgl. Ini adalah kondisi serius dan perlu dikaji lebih mendalam. Mulai dari pemerintahan orde lama. perorangan). 1. Hal ini disebabkan oleh sektor yang bertumbuh itu adalah sektor non-riil. 2005 laju pertumbuhan sektor riil cenderung melambat.33% sedangkan sektor non-riil bertumbuh 5. keadaan perekonomian di indonesia sangat buruk. Sektor non-riil adalah sektor lainnya seperti: listrik.. dan sektor industri bertumbuh 5. Adapun kebijakan kebijakan yang diterapkan pemerintah pada era itu diantaranya :  Program Banten ( 1950-1951) tujuan program ini untuk mempersatukan kelompok pribumi agar bisa mengembangkan aktivtas ekonomi. walaupun sempat mengalami pertumbuhan dengan laju rata rata hampir 7% pertahun selama dekade 1950an. dan perdagangan. bangunan. Kegiatan yang melayani wisatawan internasional masuk pada beberapa sektor non-riil sehingga tidak dapat dipisahkan. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah dari tahun 2002 s. .3 juta meningkat menjadi 11.2 juta pada tahun 2005 dan diperkirakan sebesar 12. tetapi sejak tahun 2005 sudah mulai bertambah. perdagangan. pemerintahan orde baru.d. 2005 sektor pertanian bertumbuh 3. pemerintahan reformasi. Tahun 1965-1966 laju pertumbuhan ekonomi masing masing hanya sekitar 0. negara Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan masa pemerintahan.d.  SEJARAH EKONOMI INDONESIA SEJAK ORDE LAMA HINGGA REFORMASI Seperti yang telah kita ketahui. hal. pertambangan -0.9% pertahun atu bahkan nyaris mengalami stagflasi selama 1 tahun. Antara tahun 1999 s. pemerintahan transisi. Hal ini sangat ironis karena pertumbuhan ekonomi pada kurun waktu yang sama berada di atas 5%. Sektor riil adalah sektor penghasil barang seperti: pertanian. Pada saat yang sama tingkat pengangguran terbuka pada mulanya turun tetapi sejak tahun 2002 cenderung naik. Sektor ekonomi dapat dikelompokkan atas dua kategori yaitu sektor riil dan sektor nonriil. pemerintahan gotong royong. dan jasa-jasa (pemerintahan.11%. sosial. bangunan. Menurut perhitungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi tingkat pengangguran pada tahun 2004 sebesar 10.12%.6%. PEMERINTAHAN ORDE LAMA Selama pemerintahan orde lama. Namun apabila diteliti lebih mendalam akan terlihat adanya permasalahan dalam pertumbuhan ekonomi tersebut.2 juta pada tahun 2006 (Harian Kompas. Dan setelah itu turun drastis menjadi rata rata hanya 1. 7 Agustus 2006. Antara tahun 1999 s. pemerintahan indonesia bersatu.  Program urgensi perekonomian (1952-1954) memberikan kesempatan seluas luasnya pada pengusaha pribumi untuk mengambil alih perusahaan perusahaan VOC  Program repelita 1 (1955-1960) tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.d.memiliki prospek membaik yaitu terus meningkatnya laju pertumbuhan di masa depan. Hal ini berarti pertumbuhan ekonomi keseluruhan sejak 2002 adalah karena pertumbuhan sektor non-riil yang melaju 2 kali lipat dari sektor riil.8%. sektor yang tinggi pertumbuhannya adalah: pengangkutan. 15). Pada 2 tahun terakhir.

tanggal 12 Oktober 1987 tentang penyerdehanaan aturan dan tanggal 27 Oktober 1988 tentang deregulasi dan debirokratasi di pangkas. mengurangi defisit keuangan pemerintah. yang kedua pemerataan..  Repelita 4 ( 1 April 1969. yang pertama yaitu pertumbuhan ekonomi.31 Maret 1974 ) muncul kebijakan devaluasi rupiah pada tanggal 12 September 1986 karena banyak produk produk indonesia yang di gudangkan di luar negeri dan aliran kas yang masih berkurang. di susun oleh DPR. Adapun kebijakan kebijakannya adalah  Repelita 1 ( 1 april 1969. Selain itu muncul juga kebijakan deregulasi. masyarakat. 2.  Repelita 3 ( 1 April 1969. termasuk ekspor yang sempat mengalami stagnasi pada masa orde lama. . dan menghidupkan kembali kegiatan produksi. HABIBIE) Krisis ekonomi mempunyai dampak yang memprihatinkan terhadap peningkatan pengangguran. Berbeda dengan pemerintahan orde baru. dosen.J. seangkan pada era di susun orde rencana pembangunan lima tahun. kabinet. daya beli masyarakat menurun. PEMERINTAHAN REFORMASI (ERA PRESIDEN K.000 menjadi 6.  Repelita 5 ( 1 April 1969.31 Maret 1974 ) muncul kebijakan uang ketat untuk mengatasi inflasi yang meningkat tajam.  Repelita 2 ( 1 April 1969. dan politik serta rehabilitasi ekonomi dalam negeri. PEMERINTAHAN TRANSISI (ERA PRESIDEN B.31 Maret 1974 ) trilogi pembangunan ekonomi mengalami perubahan yaitu menjadi. serta jumlah pnduduk miskin bertambah oleh karena itu muncul kebijakan jaring pengaman sosial yang menyebabkan suatu prestasi yang mengagumkan yakni nilai tukar rupiah dari 16.000 rupiah. pendidikan dan kesehatan merosot. PEMERINTAHAN ORDE BARU Tepatnya sejak bulan Maret 1966 Indonesia memasuki pemerintahan Orde baru.31 Maret 1974 ) perbedaan repelita pada era orde baru dan orde lama adalah pada era orde lama rencana pembangunan lima tahunan tersebut di susun oleh DPR dan perancangan negara/ kabinet. salah satu penyebab utamanya adalah imbas dari krisis moneter pada tahun 1988 yang masih terbawa hingga pemerintahannya. mulai dari pinjaman luar negeri. dari peringkat ke CCC turun menjadi DDD lalu naik kembali ke CCC. Pada repelita 1 menitikberatkan pada sektor perekonomian. dan yang ketiga stabilitas nasional. Dalam era orde baru ini perhatian pemerintah lebih di tunjukan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat pembanguna ekonomi dan sosial di tanah air. sosial. Berbeda dengan pemerintahan orde lama. yang pertama pemerataan pembangunan dan hasilnya yang kedua pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan yang ketiga adalah stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. rating kredit indonesia mengalami fluktuasi. 3. baik di perkotaan maupun di pedesaan. Sasaran dari kebijakan tersebut terutama adalah untuk menekan kembali tingkat inflasi. Program repelita 2 (1960-1965) Indonesia mulai berhubungan dengan dunia luar ( ekspor dan impor ). Sebelum rencana pembangunan lewat repelita di mulai. terlebih dahulu pemerintah melakukan pemulihan stabilitas ekonomi.H ABDURAHMAN W) Terjadi banyak keanehan dan tdak terdapat kebijakan perekonomian. 4.31 Maret 1974) trilogi pembangunan di ubah urutannya menjadi.

8 tahun 1999 tentang perlndungan konsumen. Dalam pelaksanaan pencapaian tujuan keadilan menggunakan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab     . Ini berarti. sekurang kurangnya. partisipasi masyarakat mulai terangkat. Selanjutnya pemerintah mengeluarkan UU No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat. kebebasan juga di berikan kepada pers. Dalam kaitannya dalam pengembangan hukum. undang undang 21/2001 untuk papua. pancasila harus menjadi landasannya.J. Selain pembangunan nasional pada masa ini juga di tekankan kepada hak daerah dan masyarakatnya dalam menentukan daerahnya masing masing. Untuk memperbaiki perekonomian yang terpuruk. di samping kebebasan dalam menyampaikan pendapat. dan ekonomi dalam kehidupan sehari hari. budaya. Sehingga pembangunan daerah sangat di utamakan sebagaimana d cantumkan dalam undang undang no 32/2004. artinya hukum yang akan dibentuk tidak dapat dan tidak boleh bertentangan dengan sila sila pancasila. serta UU No.  PERANAN PANCASILA DI ERA REFORMASI 1. undang undang 18/2001 untuk memerintah pemerintahan aceh. akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden RI dan menyerahkan jabatannya kepada wakil presiden B. Mementingkan kepentingan rakyat / demokrasi dalam pengambilan keputusan Melaksanakan keadilan sosial dan penentuan prioritas berdasarkan konsep mempertahankan kesatuan. Selain itu pada masa ini juga memberi kebebasan dalam menyampaikan pendapat. Habibie. substansi produk hukumnya tidak boleh bertentangan dengan sila sila pancasila. khususnya sebagai dasar negara sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Reformasi dalam pers di lakukan dengan cara permohonan surat izin usaha penerbitan. Keempat undang undang ini mencerminkan keseriuasan pusat dalam melimpahkan wewenangnya kepada pemerintah dan rakyat daerah agar daerahny dapat menentukan pembangunan yangs esuai rakyatnya inginkan. bahwa setiap gerak langkah bangsa dan negara indonesia harus selalu dilandasi oleh sila sila yang terdapat dalam pancasila. Peristiwa ini menandai berakhirnya kekuasaan orde baru dan di mulainya orde reformasi. 2. Pancasila sebagai paradigma ketatanegaraan Pancasila sebagai paradigma ketatanegaraan artinya pancasila menjadi kerangka berpikir atau pola berpikir bangsa indonesia. Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang sosial politik Pancasila sebagai paradigma pembangunan bidang sosial politik mengandung arti bahwa nilai nilai pancasila sebagai wujud cita cita indonesia merdeka di implementasikan sebagai berikut : Penerapan dan pelaksanaan keadilan sosial mencakup keadilan politik. terutama sektor perbankan pemerintah membentuk badan penyehatan perbankan nasional. agama. SEJARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN INDONESIA DI ERA REFORMASI Setelah terjadi berbagai goncangan di tanah air dan dan berbagai tekanan rakyat kepada presiden Soeharto. undang undang 33/2004.

Pancasila sebagai paradigma ilmu pengetahuan Ilmu pengetahuan yang diletakkan di atas pancasila sebagai paradigmanya perlu di pahami dasar dan arah penerapannya. 5. pada masa SBY. 3. dalam dimensinya sebagai masyarakat. melainkan melihat bagaimana sumber daya tersebut mempengaruhi atau di pengaruhi oleh para pelaku di bidang ekonomi. Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang ekonomi Pancasila sebagai paradigma nasional bidang ekonomi mengandung pengertian bagaimana sebuah filsafah itu di implementasikan secara riil dan sistematis dalam kehidupan nyata. model hubungan dengan para aktor luar negeri. Oleh karena itu semboyan bhineka tunggal ika dan UUD 1945 yang menyangkut kebudayaan bangsa. Ontologis yaitu bahwa hakikat ilmu pengetahuan aktivitas manusia yang tidak mengenal titik henti dalam upayanya. dan diangkat ke publik. kejujuran (yang menghasilkan) dan toleransi bersumber pada nilai ketuhanan yang maha esa. 6. Masa pemerintahan sebelum presiden SBY. Banyak kasus korupsi di DPR dan . maka paradigma baru TNI terus diaktualisasikan atau mengakhiri dwifungsi. Salah stu analisa yang pada masa pemerintahan soeharto mendapat banyak perhatian adalah analisa ekonomi politik di era orde baru. Bagaimana model ekonomi politik saat ini dan apa akibatnya ? apakah sistem politik yang demokratis menghasilkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang lebih baik? Apakah pelaku ekonomi kerakyatan mendapat dukungan dana dari negara secara lebih baik ? Indonesia paska reformasi terjadi gerak positif di lembaga negara untuk memperbaiki beberapa aspek dari governansi untuk mendorong perbaikan iklim usaha. gerak ini didorong oleh perhatian berbagai lembaga internasional yang memberikan bantuan teknis dan dana. 4. dan sebagai produk  EKONOMI POLITIK PASCA REFORMASI Kemana arah ekonomi Politik indonesia paska reformasi? Perubahan dunia politik juga membawa perubahan pada fokus perhatian pengetahuan apa yang di pandang perlu di ketahui. Tiga elemen dasar dari analisa ekonomi politik adalah tingkat kohesi para aktor yang menggunakan kekuasaan negara. yaitu penggunaan kekuasaan yang diambil dari negara untuk mengarahkan sumber daya ke arah tertentu. namun gerak ini di lanjutkan beberapa pembantu presiden di bidang ekonomi yang mempunyai kompetensi tinggi. sebagai proses. Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang kebudayaan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang kebudayaan mengandung pengertian bahwa pancasila adalah etosbudaya persatuan. yaitu pada aspek ontologis dan epistomologi. Dengan demikian analisa ekonomi politik tidak berhenti pada penggunaan yang benar maupun salah dari aset publik. dan aksiologis. Pola pola penggunaan kekuasaan dengan menggunakan institusi negara dan juga institusi dewan perwakilan rakyat. dikembangkan. Perbaikan instrumen kenegaraan ini di bantu oleh dorongan reformasi yang lebih umum. instrumen yang dipilih. peran donor berkurang. Akan tetapi perbaikan di bidang governansi ekonomi ini tidak dapat mencegah terjadinya korupsi yang di dorong oleh karakter dari para elit politik. Ilmu pengetahuan harus di pandang secara utuh. Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional di bidang hankam Dengan berakhirnya peran sosial politik. Analisa ekonomi politik tetap pada pokoknya. Nilai nilai keadilan. khususnya yang menggunakan kekuasaan negara. Pada masa paska reformasi. analisa ekonomi politik tidak banyak mendapat perhatian.

Akibatnya. Habibie disumpah menjadi presiden dan wakil presiden. adil dan jujur. Pemerintah bersikap otoriter.  15 April 1998 Soeharto meminta mahasiswa mengakhiri protes dan kembali ke kampus karena sepanjang bulan ini mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri melakukan unjukrasa menuntut dilakukannya reformasi politik. anti pancasila. Kebijakan negara sendiri paska reformasi sering menonjolkan populisme. tertutup. Jika di waktu rezim Soeharto.  11 Maret 1998 Soeharto dan B. pola ekonomi politik dimana pimpinan negara mempunyai model pembangunan ekonomi tertentu. bahkan jika uang politik ini modal ikutan. 2. terbuka.  2 Mei 1998 Pernyataan itu di ralat dan kemudian dinyatakan bahwa Soeharto mengatakan reformasi bisa dilakukan sejak sekarang (1998)  4 Mei 1998 . ekonomi politik “KKN” ternyata masih menghasilkan tumbuhnya pengusaha besar. gagal dalam membina kehidupan politik yang demokratis.  14 Maret 1998 Soeharto mengumumkan kabinet baru yang dinamai kebinet pembangunan VII. Hal ini mungkin tisak terjadi dengan pola yang sekarang. menghina kepala negara. Orientasi dan kapasitas para politikus sekarang jauh dari kegiatan ekonomi.  18 April 1988 Menteri pertahanan dan keamanan / panglima ABRI jendral purn. Sebagian karena dorongan fenomena kemiskinan yang mengharukan negara mengalokasikan dana untuk kebutuhan dasar.J.  1 Mei 1988 Soeharto melalui menteri dalam negeri Hartono dan penerangan Alwi Dachlan mengatakan bahwa reformasi baru bisa di mulai tahun 2003.  MASA REFORMASI 1. Masyarakat yang memberikan kritik sangat mudah di tuduh sebagai anti pemerintah. kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis tidak pernah terwujud. dan subversive.kementerian melibatkan pejabat tinggi dan di BUMN yang mengindikasikan keterliban partai partai politik. krisis politik pemerintahan orde baru. Kronologi mundur atau berkahirnya kekuasaan oeharto :  5 Maret 1998 Dua puluh mahasiswa universitas indonesia mendatangi gedung DPR / MPR untuk menyatakan penolakan terhadap pidto pertanggung jawabkan presiden yang disampaikan pada sidang umum MPR dan menyerahkan agenda reformasi nasional. dan personal. meskipun mampu mengangkat indonesia dari keterpurkan ekonomi dan memberikan kemajuan. Latar belakang jatuh/ berakhirnya orde baru. Dana yang di selewengkan atau di KKN kan lebih banyak digunakan untuk kemewahan kehidupan pribadi dan kegiatan politik. Wiranto dan 14 menteri kabinet pembangunan VII mengadakan dialog dengan mahasiswa di pekan raya jakarta namun cukup banyak perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang menolak dialog tersebut. Pada masa itu diperalat oleh pemerintah orde baru untuk mengamankan kehendak penguasa.

pukul 09.  Mengadakan sidang istimewa sidang tanggal 10-13 November 1998 yang di adakan MPR berhasil menetapkan 12 ketetapan. Kebebasan menyampaikan pendapat diberikan asal berpedoman.  15 Mei 1998 Soeharto tiba di Indonesia setelah memperpendek kunjungannya di kairo. mereka membeberkan situasi terakhir dimana masyarakat dan mahasiswa menginginkan Soeharto mundur. Habibie.J. bandung dan yogyakarta menyambut kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 2.  14 Mei 1998 Soeharto mengatakan bersedia mengundurkan diri jka rakyat menginginkan.J.  Mengadakan pemilu tahun 1999 pelaksanaan pemilu dilakukan dengan asas bebas.J Habibie di sumaph menjadi presiden RI ketiga. Indonesia pada masa pemerintahan B. . dengan jumlah menteri 16 orangyang merupakan perwakilann dari Golkar.5 jam. rahasia dan adil. Demonstran itu berubah menjadi kerusuhan saat para demonstran terlibat bentrok dengan petugas keamanan.  Mengatasi masalah dwifungsi ABRI jendral TNI Wiranto mengatakan bahwa ABRI akan mengadakan reposisi secara bertahap sesuai dengan tuntutan masyarakat. kamis.  Reformasi dalam bidang hukum target reformasi yaitu subtansi hukum.  Mengadakan reformasi dalam bidang politik dan berusaha menciptakan politik yang traansparan. pada masa orde baru hukum hanya berlaku pada rakyat kecil saja dan penguasa kebal. 2 Mei 1998 dengan demonstrasi besar besaran.  12 Mei 1998 Aparat keamanan menembak 4 mahasiswa Trisakti yang berdemonstrasi secara damai.15. Sehingga sulit bagi masyarakat kecil untuk mendapatkan keadilan bila berhubungan dengan penguasa.  21 Mei 1998 Di istana negara. Habibie :  Membentuk kabinet reformasi pembangunan dibentuk tanggal 22 Mei 1998. ini merupakan lawatan terakhirnya keluar negeri sebagi presiden RI.  5 Mei 1998 Demonstrasi mahasiswa besar besaran terjadi di Medan yang berujung pada kerusuhan. Mengadakan pemilu yang bebas. Sementara itu terjadi penjarahan di beberapa pusat perbelanjaan. adapun kebijakan kebijakan pada masa B. Masalah yang ada yaitu di tolaknya pertanggung jawaban Presiden Habibie yang disampaikan pasa sidang umum MPR tahun 1999 sehingga beliau merasa kesempatan untuk mencalonkan diri menjadi Presiden lagi sangat kecil oeh karena itu dirinya tidak mencalonkan diri pada pemilu yang dilaksanakan. Beliau membantah telah mengatakan bersedia mengundurkan diri. dll. Mesir untuk menghadiri pertemuan KTT G. Beliau mengatakan di depan masyarakat indonesia di kairo. PPP dan PDI.  9 Mei 1998 Soeharto berangkat ke Kairo.05 Soeharto mengumumkan mundur dari kursi kepresidenan dan B.Mahasiswa di Medabn. Abdurrahman Wahid. suasana Jakarta masih mencekam. dan mencabut larangan berdirinya serikat buruh independen. 3.  19 Mei 1998 Soeharto memanggil sembilan tokoh islam seperti Nurcholis Madjid.

Masalah yang ada adalah Abdurrahman wahid tidak mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan TNI dan polri. Masalah yang ada pada pemerintahan SBY  Masalah pembangunan ekonomi yang ala kadarnya sangat memperhatinkan kerena tidak tampak strategi yang menjadi tidak bergairah  Penanganan bencana alam yang lambat  Masalah korupsi. memberikan kebebasan berpendapat  Merestrukturisasi lembaga pemerintahan seperti menghapus departemen yang dianggap tidak efisien. adapun kebijakan kebijakan pada masa Abdurrahman Wahid :  Meneruskan kehidupan yang demokratis seperti pemerintahan sebelumnya. mulai dari dasar hukum sampai keadilan Pada masa reformasi. 5.4.  Menjaga keutuhan NKRI  Melanjutkan amandemen UUD 1945 dilakukan agar lebih sesuai dinamika dan perkembangan zaman. Indonesia pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. adapun kebijakan kebijakan pada masa Megawati :  Memilih dan menetapkan kerukunan antar elemen bangsa dan menjaga persatuan dan kesatuan  Membangun tatanan politik yang baru diwujudkan dengan di keluarkannya UU tentang pemilu. pemerintah berhasil menciptakan kebebasan pers yang sangat bermanfaat sebagai alat kontrol pembangunan. adapaun kebijakan kebijakan pada masa SBY:  Anggaran pendidikan di tingkatkan menjadi 20% dari keseluruhan APBN  Konversi minyak tanah ke gas  Memberikan BLT ( bantuan langsung tunai )  Pelayanan UKM ( usaha kecil menengah ) bagi rakyat kecil  Subsidi BBM  Memudahkan investor untuk berinvestasi  Pemberian bibit unggul kepada petani.  Meluruskan otonomi daerah. Tidak ada masalah yang berarti pada masa pemerintahan Megawati kecuali peristiwa bom bali dan perebutan pulau ligitan dan sipadan. 6. Indonesia pada masa pemerintahan Megawati Soekarno putri. BAB III PENUTUP . Indonesia pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid.

Sistem kebijakan pembangunan di negara Indonesia sudah menunjukan perbaikan ke arah yang lebih demokratis pasca reformasi. Paling tidak ada masa reformasi. Dari orde lama hingga era reformasi pembangunan Indonesia terus menciptakan suasana yang kondusif. peranan dan fungsi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Memahami peran pancasila di era reformasi. . pelaksanaan hingga pengawasannya. dan sejahtera. baik dalam wacana politis maupun akademis. aman. merupakan tuntutan hakiki agar setap warga negara Indonesia memiliki pemahaman yang sama dan akhirnya memiliki persepsi dan sikap yang sama terhadap kedudukan.KESIMPULAN Proses pembangunan nasional merupakan suatu kegiatan yang terus menerus dan menyeluruh dilakukan mulai dari penyusunan suatu rencana penyusunan program. Apalagi manakala dikaji perkembangannya secara konstitusional terakhir ini dihadapkan pada situasi yang tidak kondusif sehingga kredibilitasnya menjadi diragukan. di perdebatkan. semua proses pembangunan baik pusat maupun daerah di tuntut supaya harus melibatkan publik dalam proses perencanaan. khususnya dalam konteks sebagai dasar negara dan ideologi nasional. pengawasan sampai pada program terselesaikan. Dari segi birokrasi perubahan periode ke periode selanjutnya semakin menonjol peran masyarakat dalam pembangunan republik ini. kegiatan program. damai.

Pada tanggal 1 februari 2001. Masih berkembangnya gerakan-gerakan separatis seperti GAM. 1. 5. Pada pemilu tersebut PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri berhasil meraih suara terbanyak (sekitar 35%). Seringnya presiden melakukan lawatan ke luar negeri. Megawati tidak secara langsung menjadi presiden. XXIX/MPR/1966 yang malarang marxisme-laninisme dicabut 5. 2.PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA MASA REFORMASI PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA MASA REFORMASI 1. dengan pembubaran Departemen Penerangan dan Departemen Sosial 2. Sesuai dengan ketentuan dalam UUd 1945. 7. 4. Latar Belakang Terbentuknya Pemerintahan Habibie Akibat semakin meningkatnya desakan dan unjuk rasa massa. Upaya Abdurrahman Wahid untuk mereformasi dan mengeluarkan militer dari ruang sosial politik menyebabkan hubungan presiden dan militer merenggang 6. 2. Perkembangan politik dan pemerintahan Indonesia 1. Abdurrahman Wahid yang juga pimpinan PKB terpilih menjadi presiden Indonesia ke 4. Langkah ini banyak menimbulkan pertentangan dalam masyarakat 3. Dalam mekanisme pemilihan presiden di MPR. 1. Beberapa menteri yang dianggap berseberangan kemudian dipecat . Presiden Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden RI. 2. PERKEMBANGAN POLITIK DAN PEMERINTAHAN INDONESIA PASCA 21 MEI 1998 Massa Pemerintahan Presiden Habibie 1. Kebijakan reformasi pemerintahan. 1. 3. Tetapi karena jabatan presiden masih harus dipilih oleh MPR. DPR mengeluarkan nota yang berisi perlunya dilakukan siding khusus MPR dimana pemakzulan presiden dapat dilakukan 9. presiden menyerahkan jabatan presiden kepada wakil presiden. Sedangkan Megawati kemudian dipilih Abdurrahman Wahid sebagai wakil presiden. Perkembangan politik dan pemerintahan 1. akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998. Kebijakan reformasi Politik Kebebasan berpendapat Kebijakan disentralisasi Kebijakan yang berkaitan dengan masalah Timor Timur Program pelaksanaan pemilu 1999 Latar belakang terbentuknya pemerintahan Abdurrahman Wahid Massa Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid Latar belakang terbentuknya berawal dari pemilu tahun 1999. Terjadinya beragam konflik kepentingan Keluarnya kebijakan pemerintah bahwa Imlek sebagai hari libur Nasional 8. Burhanuddin Jusuf Habibie. Abdurrahman Wahid mengusulkan agar Tap MPRS No. RMS dan OPM 4.

EKONOMI INDONESIA MASA REFORMASI Perkembangan Kehidupan Sosial Indonesia Masa Reformasi Terjadinya krisis ekonomi dan politik Indonesia menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah merosot tajam. penghancuran dan pembakaran pusat-pusat kegiatan ekonomi terjadi di kota-kota Indonesia. Selama krisis. Latar belakang terbentuknya pemerintahan megawati Naiknya megawati sebagai presiden ke 5 terjadi setelah Gus Dur menyatakan pengunduran dirinya sebagai presiden akibat tekanan dan demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat. menarik perhatian masyarakat dengan pimpinannya Jenderal Purnawirawan Susilo Bambang Yudhoyono. jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan meningkat dari sekitar 12 juta di awal tahun 1997 menjadi sekitar 80 juta di pertengahan tahun 1998. amuk massa. SI MPR digelar dengan agenda pokok pemakzulan presiden.10. 2. gelombang unjuk rasa dan kerusuhan sosial terjadi dimana-mana. Pada tanggal 23 juli 2001. Kerusuhan sosial. 4. Dan akhirnya mengantarnya sebagai pemenang pemilu presiden 2004 1. Hamzah Haz terpilih sebagai wakil presiden setelah Votting di MPR/DPR 1. 2. yang dianggap memiliki karisma dan menjanjikan perubahan kepada rakyat. 3. Perkembangan politik 1. 1. presiden kemudian mandahului dengan mengeluarkan dekrit 12. 2. 4. Sesuai UUD. Sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana SI MPR. maka ia digantikan oleh wakilnya Megawati 2. 2. . Menurut ILO. Karena banyak menimbulkan controversial. 5. Akibatnya. 3. 3. Bahkan ILO memperkirakan 2 dari 3 penduduk Indonesia tergolong miskin. Penyelesaian Masalah Aceh Isu terorisme Pelaksanaan pemerintahan dalam negeri Disentralisasi dan otonomin daerah Program pelaksanaan pemilu 2009 PERKEMBANGAN SOSIAL. MPR memutuskan akan digelar sidang istimewa pada tanggal 23 jili 2001 11. Perkembangan politik Indonesia 1. Konflik Poso Masalah terorisme Program dan kebijakan pemerintah Program pelaksanaan pemilu 2004 Latar belakang terbentuknya pemerintahan SBY Massa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Partai Demokrat yang sebelumnya kurang dikenal. angka kemiskinan masyarakat Indonesia di pedesaan tahun 1998 telah mencapai 53% dan di perkotaan sekitar 39%. Masa Pemerintahan Presiden Megawati 1. Krisis ekonomi dan sosial telah menghambat proses perubahan struktur ketenagakerjaan di Indonesia.

Perekonomian Indonesia masa pemerintahan Gus Dur 1.II. Tidak diduga sektor-sektor yang tergolong modern yang selama 32 tahun pemerintahan orde baru mendapat kemudahan agar menjadi andalan dalam memicu pertumbuhan ekonomi justru mengalami penurunan tajam dan terpuruk sampai pada titik negatif.250 per dolar AS. Hingga tahun 2001 posisi rupiah senantiasa berada diatas 10.650 per dolar AS. melalui IMF. Perkembangan Kehidupan Ekonomi Indonesia Masa Reformasi Secara umum krisis moneter yang berawal pada pertengahan 1997 menyebabkan sendi-sendi perekonomian Indonesia mengalami krisis dan kemudian berpengaruh hampir keseluru sektor. 3. . gempa bumi sering terjadi. sosial-ekonomi Indonesia masa reformasi 1.000 per dolar AS. laut dan udara 5. Kenaikan hara minyak dunia\ Peningkatan suku bunga di Amerika 4. Tuntasnya amandemen (I. Agenda utama perekonomian Indonesia masa pemerintahan megawati adalah upaya perbaikan hubungan dengan lembaga lembaga keuangan multilateral terutama IMF. 1. Hasil-hasil utama pembangunan politik. baik luar maupun dalam negeri. 1.34 milyar dolar AS 1. Hingga tahun 1998 semua sektor mengalami penurunan. Secara keseluruhan . Banyak pengusaha nasional meninggalkan hutang.III. Perekonomian Indonesia Masa pemerintahan Habibie Ditandai dengan dimulainya kembali kerjasama RI dengan dana moneter internasional dalam rangka membantu proses pemulihan ekonomi.Kondisi sosial bangsa Indonesia saat itu mengalami kemunduran di bidang yang berkaitan dengan nilainilai etika sosial dan budaya . 3. Kasus bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Perekonomian Indonesia masa pemerintahan Megawati Ketika dua minggu pertama pemerintahan Megawati. 8. Bencana tanah longsor di berbagai daerah. Tetapi harapan itu segera sirnah setelah menginjak bulan ketiga posisi rupiah kembali merosot ketingkat Rp. rupiah mengalami penguatan hingga menembus angka Rp. 5. kecelakaan transpormasi darat. Bencana gempa dan tsunami Aceh 2.011 milyar atau setara dengan 1. seperti: 1. Tingkat pertumbuhan ekonomi hingga akhir jatuhnya pemerintahan Abdurrahman Wahid hanya sebesar 3% 4. pemerintah berhasil mendapatkan pinjaman sebesar SDR 1.IV) UUD 1945 yang secara mendasar telah mengubah dasar-dasar consensus dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Perekonomian Indonesia masa pemerintahan SBY Bayak factor eksternal diluar control pemerintah yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. 1. perjalanan ekonomi Indonesia sepanjang pemerintahan gusdur masih belum stabil 2. 10.

Terciptanya format baru hubungan pusat-daerah berdasarkan undang-undang otonomi daerah yang baru. 4. 4. pemilu dan susunan kedudukan MPR dan DPR 3. sosial-ekonomi yang masih dihadapi selama masa reformasi 1. kesenjangan kualitas kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu antar wilayah. Masalah dan tantangan lainnya adalah masih rendahnya kesejahteraan dan perlindungan anak 5. Disepakatinya pelaksanaan pemilihan presiden secara langsung didalam konstitusi dan dituangkan dalam bentuk perundang-undangan 6. Terciptanya format politik baru dengan disahkannya perundangan-undangan baru bidang politik. Terciptanya consensus mengenai format baru hubungan sipil-militer dan TNI dengan polri berdasarkan ketetapan-ketetapan MPR dan perundangan-undangan baru bidang pertahanan dan keamanan. dan kelompok pendapatan. Masalah atau kendala pembangunan politik. Demokrtatisasi sebagai akibat dari pelaksanaan reformasi dan disentralisasi mengalamui kemajuan pesat disbanding masa sebelumnya. yaitu desentralisasi. 8. namun masih terdapat permasalahan dalam pelaksanaannya. 3. Masalah birokrasi dinilai belum banyak mengalami perubahan mendasar. Dalam pembangunan kesehatan. . Penegakan hukum dalam bentuk upaya pemberantasan KKN masih menghadapi tantangan berat. beberapa tantangan yang masih dihadapi antara lain adalah rendahnya kualitas kesehatan penduduk. 2. Kesepakatan menganai diakhirinya pengangkatan TNI/polri dan utusan golongan di dalam komposisi parlemen 7. 5.2. Meskipun demokrtarisasi sudah terbuka. gender.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful