P. 1
Kelebihan Komputer

Kelebihan Komputer

|Views: 37|Likes:
Published by Natia Afriani

More info:

Published by: Natia Afriani on Nov 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/04/2013

pdf

text

original

Kelebihan Komputer: 1. Bila bisa menggunakannya, maka hasil kerja akan lebih efisien dan efektif. 2.

Penghematan sumber daya manusia, karena ga perlu memperkerjakan banyak pegawai. 3. Penghematan biaya, karena ga perlu membayar banyak pegawai 4. Yang dihasilkan dari komputer biasanya lebih akurat dan dipercaya. Kekurangan komputer: 1. Bila tak bisa menggunakannya, merupakan pemborosan yang sia-sia. 2. Keterampilan SDM sangat dibutuhkan untuk menjalakan komputer. 3. Pemborosan waktu, dan tidak produktif, bila ternyata malah digunakan untuk hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Misalnya bermain game atau chatting.

GENERASI KOMPUTER
GENERASI KOMPUTER Komputer menjadi perangkat elektronik, ukuran, kemampuan dan kekuatannya setiap saat dapat berubah. Hal itu sangat dipengaruhi oleh perkembangan elektronik negara yang ada waktu itu dan dari waktu ke waktu. Jika komponen elektronik dan perangkat berukuran besar, lambat dan tidak dapat diandalkan maka komputer pada waktu itu juga besar, lambat dan tidak dapat diandalkan. Tetapi dari perkembangan elektronik, elektronik berkembang menjadi cepat, handal dan komponen elektronik yang lebih kecil sehingga juga membuat komputer kecil, handal dan cepat dalam operasi. Komputer era elektronik tertentu sering disebut sebagai generasi. Generasi komputer sampai sekarang talah sampai pada komputer generasi kelima. Generasi-generasi komputer itu anata lain :

Komputer Generasi Pertama (1942-1955)

Komputer generasi pertama terbuat dari tabung hampa udara. Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal. Pada awalnya, tabung hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan. Kelemahan utama dari komputer generasi pertama: 1. Ukuran sangat besar. 2. Kecepatan penyelesaian instruksi sangat lambat. 3. Komputer cepat panas saat digunakan. 4. Switching melalui tabung hampa udara tidak dapat diandalkan 5. Penyejuk udara sulit bila diperlukan. 6. Hanya ilmuwan dan insinyur yang mampu menggunakan komputer dan itu juga di daerah yang terbatas karena biaya tinggi. 7. Mereka membutuhkan pemeliharaan yang konstan, yang sangat mahal.

8. Menggunakan tingkat mesin bahasa rendah yaitu bahasa program ditulis langsung dalam digit biner, yang sangat rumit. Beberapa komputer generasi pertama adalah ENIAC, EDSAC dan UNIVAC I dll

Komputer Generasi Kedua (1955-1964)

Transistor diciptakan lebih kecil dan lebih handal dari tabung hampa udara. Meskipun Transistor ditemukan pada tahun 1948, yang aplikasi di komputer mulai pada tahun 1958, tapi Transistor lebih dapat diandalkan, karena kelebihan yang dimiliki, yaitu : 1. Harga lebih murah 2. Transistor berukuran lebih kecil dari tabung hampa udara terkecil. 3. Menghasilkan panas jauh lebih sedikit. Transistor juga disebut perangkat solid-state. Ini terbuat dari bahan yang utama bagian adalah elemen silikon. Hal ini juga disebut perangkat semikonduktor. Ia melakukan semua fungsi dari sebuah tabung vakum yaitu sirkuit switch on dan off pada kecepatan yang sangat tinggi. Generasi kedua komputer dibuat menggunakan transistor. Selain dari keuntungan yang tercantum di atas, komputer generasi kedua digunakan lebih baik perangkat seperti pembaca kartu, printer, dll Generasi ini juga penting untuk perkembangan bahasa dan penggunaan. Komputer generasi pertama menggunakangunakan tingkat mesin bahasa rendah yaitu bahasa program ditulis langsung dalam digit biner, yang sangat rumit. Kemudian pengembangan Bahasa Majelis membantu programer sampai batas tertentu. Tingginya tingkat bahasa FORTRAN juga dikembangkan untuk generasi komputer. Perkembangan ini membawa komputer sangat dekat dengan manusia dan membuatnya menjadi mesin yang sangat populer. Beberapa nama dari generasi kedua komputer IBM seri, UNIVAC III, CDC 1400 series, Honeywell dll

Komputer Generasi Ketiga (1964-1975)

Pengembangan sirkuit terpadu adalah tonggak sejarah lain dalam sejarah komputer ilmu pengetahuan. Ini adalah teknologi elektronik mikro, di mana yang mungkin digunakan untuk mengintegrasikan sejumlah elemen sirkuit ke ukuran yang sangat kecil (kurang dari 5 mm persegi) dari silikon dikenal sebagai Chip. Generasi ini didasarkan pada Sirkuit Terpadu (IC) teknologi dan komputer yang dirancang dengan menggunakan sirkuit terpadu yang disebut komputer generasi ketiga. Komputer-komputer ini memiliki perangkat penyimpanan yang lebih baik dan diperbaiki input / output, seperti Unit Visual Display (VDU), Magnetic Ink Character Reader (MICR) dan

kecepatan tinggi baris printer. Komputer ini 10.000 kali lebih cepat daripada komputer generasi pertama dan aritmatika dan logis operasi dapat dilakukan dalam hitungan detik nano (1 nano kedua = 10-9 detik). Ini Sudah waktunya untuk kemajuan di bidang perangkat keras maupun perangkat lunak. Banyak yang menggunakan bahasa tingkat tinggi. Komputer-komputer ini menggunakan sistem operasi. Penggunaan lebih cepat , input dan output perangkat meningkatkan kemampuan komputer ini dan membuat multi- pemrograman mungkin, di mana sejumlah program dapat dieksekusi secara simultan oleh prosesor tunggal. Beberapa komputer yang populer dari generasi ini adalah IBM 360 seri, seri 370, UNIVAC, HOG seri 9000 dll.

Komputer Generasi Keempat (1975 dan seterusnya)

Perkembangan dari chip mikroprosesor yang berisi seluruh central processing unit (CPU) pada satu chip silikon tunggal menyebabkan penemuan komputer generasi keempat. Teknologi yang digunakan dalam komputer generasi ketiga dalam bentuk Terpadu Circuit (IC) dikenal sebagai Integrasi Kecil (SSI). IC ini berisi sekitar sepuluh sampai dua puluh transistor di atasnya. Kemudian, Integrasi Skala Menengah (MSI) dikembangkan, di mana yang mungkin untuk merakit hingga ratusan transistor pada sebuah chip tunggal. Setelah ini, datang era Skala Besar Integrasi (LSI), hal itu mungkin untuk 30.000 mengintegrasikan transistor pada sebuah chip tunggal. Upaya yang dilakukan dan sekarang adalah era dari VLSI (Integrasi Skala Sangat Besar) telah datang, di mana jutaan transistor dapat dirakit pada chip tunggal. Komputer generasi sekarang adalah komputer generasi keempat dan memanfaatkan chip VLSI. Hal ini yang menjadi dasar untuk membuat ukuran komputer yang sangat kecil. Komputer generasi Keempat dapat disebut generasi mikrokomputer. Input / output device digunakan oleh komputer generasi keempat yang cukup maju. Perangkat ini dapat mentransfer isi CD dalam beberapa mikrodetik ke komputer.Kelebihan Komputer generasi keempat ini adalah Kecepatan penyelesaian instruksi lebih cepat dan lebih handal.

Komputer Generasi Kelima

Sampai komputer generasi keempat, masalah utama pada perangkat keras teknologi. Meskipun komputer ini memunyai banyak kelebihan diantaranya: 1. Kecepatan penyelesaian instruksi lebih cepat, lebih akurat, dapat diandalkan. 2. Ukuran lebih kecil. 3. Harga sangat murah Tetapi dari kelebihan di atas, komputer generasi kelima juga memiliki kekurangan yaitu: tidak berpikir kekuasaan. Komputer generasi kelima akan memiliki kekuasaan dan kemampuan berpikir untuk membuat keputusan seperti manusia. Komputer generasi kelima akan lebih berguna dalam

bidang pengetahuan pengolahan bukan dalam pengolahan data. Bahkan komputer generasi kelima adalah mimpi dari ilmuwan Jepang. Mereka telah mulai bekerja dalam beberapa tahun lalu. Konsep Kecerdasan Buatan (AI) digunakan dalam komputer ini. Komputer ini memiliki Pengetahuan Sistem Informasi Pengolahan (KIPS) bukan dalam Pengolahan Sistem Informasi data / Logika. Jepang telah memilih PROLOG (Pemrograman dalam logika) bahasa sebagai perangkat lunak operasi dan rencana untuk memiliki akhir mesin, yang akan berbicara dengan manusia, melihat dan memberikan gambar dan mendengar manusia alam bahasa.

laporan KIMia Praktikum
Posted on 11 Februari 2010 by Ahmad Arifudin Zuhri & Ageng Suko Dermawan

1 Vote

A. Judul : Termokimia B. Tujuan : – Membuktikan bahwa setiap reaksi kimia disertai penyerapan atau pelepasan kalor - Menghitung perubahan kalor yang terjadi dalam Berbagai reaksi kimia C. Kajian Teori : Setiap Reaksi kimia selalu disertai dengan perubahan energi dalam bentuk kalor, yaitu dengan cara melepaskan sejumlah kalor ( reaksi eksoterm ) atau menyerap kalor ( reaksi endoterm ). Termokimia mempelajari perubahan kalor dalam suatu reaksi kimia. Jika suatu system reaksi diberikan sejumlah energi dalam bentuk kalor (q), maka system akan melakukan kerja yang maksimum ( W = p . ΔV ). Setelah kerja sisitem menyimpan sejumlah energi yang disebut energi dalam ( U ). Secara matematis, perubahan energi dalam dirumuskan sebagai berikut : ΔU=Δq±ΔV Jumlah kalor dari hasil reaksi kimia dapat diukur dengan suatu alat yang disebut calorimeter. Jumlah kalor yang diserap calorimeter untuk menaikkan suhu satu derajat disebut tetapan calorimeter, satuannya JK-¹. D. Rancangan Percobaan :

1. Alat dan bahan - Kalorimeter - Pipet Ukur - Gelas kimia 100 ml - Spatula - Thermometer - CuSO4 0,5 M - NaOH 0,5 M - HCl 0,5 M - Serbuk Zn 2. Langkah – Langkah percobaan 1. Penentuan Tetapan calorimeter a. Masukkan 25 ml air kedalam calorimeter dengan pipet ukur. Catat temperaturnya ( T1 ) b. Panaskan 25 ml air dalam gelas kimia sampai kenaikan suhu kira-kira 10º C dari suhu kamar. Catat temperaturnya ( T2 ). Campurkan air panas ini kedalam calorimeter yang berisi air dingin. Kocok dan catat temperature maksimum yang konstan ( ΔT ). c. Hitung tetapan calorimeter 2. Penentuan kalor reaksi Zn – CuSO4 a. Masukkan 25 ml CuSO4 1 M kedalam calorimeter. Catat temperaturnya ( T3 ) b. Timbang 0,5 gram serbuk Zn ( Ar Zn = 65,4 ) c. Masukkan serbuk Zn kedalam calorimeter yang berisi larutan CuSO4. catat temperature maksimum yang konstan ( T4 ) d. Hitung kalor penetralan yang terukur. 3. Penentuan kalor penetralan HCl – NaOH a. Masukkan 25 ml HCl 1 M kedalam calorimeter. Catat temperaturnya ( T5 ) b. Ukur 25 ml NaOH 1 M dan atur temperaturnya sedemikian hingga sama dengan temperature larutan HCl. c. Campurkan larutan NaOH ini dengan larutan HCl dalam calorimeter. Catat temperature campuran yang maksimum dan konstan ( T6 ) d. Hitung kalor penetralan yang terukur. Gambar percobaan : - Perhitungan : 1. Tetapan calorimeter a. Kalor yang diserap air dingin, q1 q1 = massa air dingin X kalor jenis air X kenaikan suhu b. Kalor yang diserap air panas, q2 q2 = massa air panas X kalor jenis air X penurunan suhu

c. Kalor yang diserap kalorimeter, q3 q3 = q2 – q1 d. Tetapan calorimeter , K K = Joule / K Catatan : Massa jenis air dianggap konstan 1,0 gr / mL Kalor jenis air dianggap konstan 4,2 J / gr K 2. Kalor reaksi Zn – CuSO4 a. Kalor yang diserap calorimeter , q4 q4 = k X ( T4 – T3 ) b. Kalor yang diserap larutan , q5 q5 = massa larutan X kalor jenis larutan X kenaikan suhu c. Kalor yang dihasilkan sistem reaksi , q6 q6 = q5 + q4 d. Kalor reaksi yang dihasilkan dalam satu mol larutan ΔHr = Joule / mol 3. Kalor Penetralan HCl – NaOH a. Kalor yang diserap larutan , q7 q7 = massa larutan X kalor jenis larutan X kenaikan suhu b. Kalor yang diserap calorimeter, q8 q8 = k X ( T6 – T5 ) c. Kalor yang dihasilkan sistem reaksi, q9 q9 = q7 + q8 d. Kalor penetralan yang dihasilkan dalam satu mol larutan ΔHn = Joule / mol Catatan : 1) Dianggap kenaikan temperature ( T6 – T5 ) pada reaksi ini menghasilkan 0,100 mL NaOH. Volume larutan adalah 100 mL. 2) Massa jenis larutan 1,03 gr / mL 3) Kalor jenis larutan = 3,69 J / gr K

G. Diskusi Termokimia dapat didefinisikan sebagai bagian ilmu kimia yang mempelajari dinamika atau perubahan reaksi kimia dengan mengamati panas/termal nya saja. Salah satu terapan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari ialah reaksi kimia dalam tubuh kita dimana produksi dari energi-energi yang dibutuhkan atau dikeluarkan untuk semua tugas yang kita lakukan. Pembakaran dari bahan bakar seperti minyak dan batu bara dipakai untuk pembangkit listrik. Bensin yang dibakar dalam mesin mobil akan menghasilkan kekuatan yang menyebabkan mobil berjalan. Bila kita mempunyai kompor gas berarti kita membakar gas metan (komponen utama dari gas alam) yang menghasilkan panas untuk m emas ak. Dan melalui urutan reaksi yang disebut metabolisme, makanan yang dimakan akan menghasilkan energi yang kita perlukan untuk tubuh agar berfungsi. Hampir semua reaksi kimia selalu ada energi yang diambil atau dikeluarkan. Mari kita periksa terjadinya hal ini dan bagaimana kita mengetahui adanya perubahan energi. Peristiwa termokimia Misalkan kita akan melakukan reaksi kimia dalam suatu tempat tertutup sehingga tak ada panas yang dapat keluar atau masuk kedalam campuran reaksi tersebut. Atau reaksi dilakukan sedemikian rupa sehingga energi total tetap sama. Juga misalkan energi potensial dari hasil reaksi lebih rendah dari energi potensial pereaksi sehingga waktu reaksi terjadi ada penurunan energi potensial. Tetapi energi ini tak dapat hilang begitu saja karena energi total (kinetik dan potensial) harus tetap konstan. Sebab itu, bila energi potensialnya turun, maka energi kinetiknya harus naik berarti energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Penambahan jumlah energi kinetik akan menyebabkan harga rata-rata energi kinetik dari molekulmolekul naik, yang kita lihat sebagai kenaikan temperatur dari campuran reaksi. Campuran reaksi menjadi panas. Kebanyakan reaksi kimia tidaklah tertutup dari dunia luar. Bila campuran reaksi menjadi panas seperti digambarkan dibawah, panas dapat mengalir ke sekelilingnya. Setiap perubahan yang dapat melepaskan energi ke sekelilingnya seperti ini disebut perubahan eksoterm. Perhatikan bahwa bila terjadi reaksi eksoterm, temperatur dari campuran reaksi akan naik dan energi potensial dari zat-zat kimia yang bersangkutan akan turun. Kadang-kadang perubahan kimia terjadi dimana ada kenaikan energi potensial dari zat-zat bersangkutan. Bila hal ini terjadi, maka energi kinetiknya akan turun sehingga temperaturnya juga turun. Bila sistem tidak tertutup di sekelilingnya, panas dapat mengalir ke campuran reaksi dan perubahannya disebut perubahan endoterm. Perhatikan bahwa bila terjadi suatu reaksi endoterm, temperatur dari campuran reaksi akan turun dan energi potensial dari zat-zat yang ikut dalam reaksi akan naik. H. Simpulan Reaksi kimia berlangsung dengan menyerap dan melepaskan energi.Jika membebaskan energi disebur reaksi eksoterm, sedangkan yang menyerap energi disebut reaksi endoterm. Sistem adalah bagian dari alam semesta yang sedang menjadi pusat perhatian, sedangkan lingkungan adalah bagian dari alam semesta yang berinteraksi dengan sistem. Kalor adalah energi yang berpindah dari sistem ke lingkungan atau sebaliknya karena perbedaan suhu, sehingga q dapat dituliskan q = m x ∆t atau q = C x ∆t

I. Daftar Pustaka www.crayonpedia.org www.wikipedia.com www.google.com Tim kimia dasar.2009.Penuntun praktikum Kimia dasar I.Surabaya:Unipress

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->