P. 1
Nitrigen Dan Oksigen

Nitrigen Dan Oksigen

|Views: 34|Likes:

More info:

Published by: Ozha Rozhavhia Lucia Nashwa on Nov 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2013

pdf

text

original

Kami dari Kelompok Akan mempresentasikan tentang NITROGEN DAN OKSIGEN

NITROGEN

OKSIGEN

Nitrogen

nitrum, Nitron berarti "soda asli", "gen", "pembentukan" secara resmi ditemukan oleh pada 1772, yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap Nitrogen atau adalah sebuah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas, tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya Nitrogen adalah zat non logam, dengan elektronegatifitas 3.0

OKSIGEN berasal dari BAHASA YUNAN oxys dan genes yang berarti pembentuk asam. OKSIGEN pertama ditemukan dan diproduksi secara sintetis oleh ahli kimia Joseph Pristley dan Carl Wilhelm tahun 1774. Priestley kemudian lebih banyak disebut sebagai penemunya. Mereka memproduksi oksigen dengan memanaskan mercurium oksida (HgO). Oksigen adalah elemen yang paling melimpah ketiga di alam semesta ini. Komposisinya hampir 21 persen dari lapisan atmosfer bumi. Oksigen juga terhitung merupakan separuh dari massa kerak bumi, dua pertiga massa tubuh manusia, dan 0,9 bagian dari air.

1.TERDAPATNYA DAN SIFAT-SIFAT NITROGEN

Sekitar 78% volum udara tersusun dari gas nitrogen. Unsur nitrogen merupakan unsur utama penyusun senyawa dalam tubuh makhluk hidup. Senyawa (KNO₃) dan senyawa Chili (NaNO₃) merupakan dua mineral yang merupakan sumber senyawa nitrogen di alam.

:N≡N:

Jarak ikatan ganda tiga pada molekul nitrogen sangat pendek (0,070nm), sehingga ikatan ini sangat kuat. Hal itu di dukung fakta bahwa energi dissosiasi ikatan pada N ≡ N sebesar 946 Kj MOLֿ . ¹ Kekuatan ikatan pada molekul nitrogen ini menyebabkan nitrogen merupakan gas yang relative stabil, sukar bereaksi dengan unsure lain. Hanya sedikit unsur yang dapat bereaksi dengan nitrogen pada suhu kamar, misalnya logam litium yang membentuk litium nitrida.

3Li(s) + N₂(g) → Li₃N(s) Sifat nitrogen yang sukar bereaksi ini menyebabkan nitrogen dimanfaatkan untuk atmosfir pada proses pengelasan logam agar dalam proses pengelasan tidak ada oksigen yang bisa menyebabkan terjadinya korosi pada logam. Gas nitrogen juga digunakan sebagai pengganti udara untuk mengisi ban agar logam (kawat) pada ban tidak mudah berkarat, sehingga ban menjadi lebih awet. Pada suhu tinggi nitrogen dapat bereaksi dengan beberapa logam membentuk nitride, misalnya: 3Mg(s) + N₂(g) →Mg₃N₂(s) 3Ca(s) + N₂(g) → Ca₃N₂(s) Pada suhu tinggi juga dapat bereaksi dengan oksigen dan hydrogen: N₂(g) + O₂(g) →2NO(g) Reaksi itu dapat terjadi pada suhu 1000°C, misalnya pada mesin kendaraan atau pada kawah gunung berapi yang sedang meletus. Di atmosfir pada saat terjadi kilat (loncatan bunga api) juga di mungkinkan terjadinya reaksi tersebut.

A.

Amonia
Di laboratorium, ammonia dapat dibuat dari reaksi antara ammonium klorida dengan basa kuat (misalnya NaOH). NH2Cl(aq) + NaOH (aq) →NaCl(aq) + H₂O(l) + NH₃(g) Dalam industri, ammonia umumnya tidak di gunakan secara langsung, tetapi di manfaatkan sebagai senyawa antara (bahan baku) untuk industri bahan kimia yang lain. Misalnya, untuk membuat bahan peledak (nitrat, dinamit, azida), plastic (nitroselulosa, urea-formaldehida, melamin), industri kertas (amoniumbisulfit), pupuk (ammonium sulfat, urea, ammonium nitrat). Selain itu ada juga yang di manfaatkan secara langsung sebagai ammonia, misalnya refrigerant (pendingin pada almari es), insektisida, dan pengelolahan kertas.

B.

Hidrazin Hidrazin merupakan senyawa hidrida nitrogen selain ammonia dengan rumus molekul N₂H₂. Hidrazin merupakan senyawa tidak berwarna dengan titik lebur 2°C dan titik didih 114°C, berbau seperti ammonia. Salah satu senyawa hidrazin adalah metilhidrazin (CH2)N2H2. Campuran metilhidrazin dengan N2O2digunakan sebagai bahan bakar roket Titan II. Selain itu, hidrazin megang peranan penting dalam industri pestisida.

Oksida Nitrogen
Nitrogen mempunyai lima jenis oksida, yaitu : nitrogen (I) oksida atau dinitrogen oksida (N2O), nitrogen (II) oksida atau nitrogen monoksida (NO), nitrogen (III) oksida atau nitrogen trioksida (N2O3), nitrogen (IV) oksida atau nitrogen dioksida (NO2), nitrogen tetroksida (N2O4) nitrogen (V) oksida (N2O2). Senyawa N2O dibuat dengan memanaskan ammonium nitrat pada suhu sekitar 170°C. NH2NO2(s) → N2O(g) + 2H2O(g)

N2O merupakan gas tak berwarna berbau khas yang dapat merangsang syaraf penyebab tertawa dan dikenal sebagai Gas Gelak, dan dimanfaatkan pada operasi pencabutan gigi karena mempunyai sifat membius sementara. Pada pemanasan, senyawa ini terurai menjadi gas nitrogen dan oksigen sehingga dapat di manfaatkan untuk mnyempurnakan pembakaran, yang di kenal sebagai gas nitro pada booster mobil. Bahan ini menyempurnakan pembakaran bensin pada mobil. N2O(g) → N2(g) + ½ O2(g) Gas NO dihasilkan oleh reaksi antara gas nitrogen dan oksigen di atmosfir yang diakibatkan oleh loncatan bunga api listrik (kilat), serta dari pembakaran nitrogen oleh oksigen pada suhu tinggi pada mesin kendaraan dan tungku listrik atau tanur tinggi. Di laboratorium gas NO dibuat dibuat dengan mereaksikan logam tembaga dengan asam nitrat encer.

3Cu(s) + 8HNO (aq) → 3Cu(NO ) (aq) + 2NO(g) + 4H O(l)

ASAM NITRAT DAN GARAM NITRAT

Asam nitrat dan senyawa nitrat merupakan salah satu bahan industri kimia yang penting dari senyawa nitrogen. Asam nitrat di buat melalui proses Oswald. Senyawa ini di buat oleh Friederich Oswald pada tahun 1908 dengan bahan baku ammonia. Ammonia yang di hasilkan dari proses Haber di bakar dalam converter oksigen untuk menghasilkan gas NO. Asam nitrat merupakan asam kuat dan bersifat sebagai oksidator kuat, dapat bereaksi dengan beberapa logam mulia, misalnya Cu dan Pb. Hasil reduksi dari asam nitrat tergantung pada kepekatannya, asam nitrat pekat akan menghasilkan gas NO2, sedangkan asam nitrat encer akan menghasilkan gas NO, dan asam nitart yang sangat encer akan direduksi menjadi NH2+ .

Nitrogen merupakan unsure yang terlibat banyak dalam proses kehidupan di atmosfir. Senyawa nitrogen berubah dari satu bentuk kebentuk yang lain melalui siklus nitrogen yang terjadi di alam. Dimulai dari gas nitrogen yang mempunyai ikatan rangkap tiga dan bersifat stabil di udara di tangkap oleh tumbuhan melalui proses fiksasi nitrogen, yaitu proses pengubahan dari molekul nitrogen menjadi senyawa nitrogen di dalam tumbuhan. Selain melalui proses fiksasi, tumbuhan memperoleh nitrogen dari tanah berupa senyawa nitrat dan selanjutnya diubah menjadi asam amino dan protein.

Senyawa nitrogenkembali ke dalam tanahdengan cara: • Pada saat terjadi kilat (loncatan bunga api listrik) nitrogen di udara bereaksi dengan oksigen membentuk NO yang selanjutnya akan menjadi NO2. Gas NO2 akan larut dalam air hujan membentuk asam nitart yang terlarut di dalam air tanah. •Membusuknya tumbuhan dan hewan yang telah mati oleh bakteri nitrit akan menghasilkan ammonia atau senyawa garam ammonium yang dapat larut dalam air ke dalam tanah. Ada sebagian ammonia yang teroksidasi menjadi oksida nitrogen, dan selanjutnya terlarut dalam air menjadi asam nitart dan senyawa nitar. •Nitrogen bebas di udara dapat diambil oleh bakteri Rhizobium yang hidup dalam akar tanaman Leguminoceae dan diubah menjadi senyawa nitrat yang dapat larut dalam air tanah. •Penggunaan pupuk nitrogen oleh manusia dalam rangka meningkatkan hasil pertanian.

INDUSTRI OKSIGEN
Oksigen secara komersial dibuat dengan dua cara, yaitu distilasi bertingkat diudara cair dan elektrolisis larutan 1025%KOH atau NaOH. Proses elektrolisis di lakukan dengan mengalirkan arus listrik searah ke dalam larutan 10-25% KOH. Reaksi sel yang terjadi sbb: Anoda : 4OH-(aq) → 2H2O(l) + O2(g) + 4eKatoda : 4H2O(l) + 4e- → 4OH- + 2H2(g) + Reaksi total : 2H2O(l) → 2H2(g) + O2(g)

Oksigen pada suhu kamar merupakan molekul gas diatomic yang tidak berbau dan tidak berwarna, dengan titik didih -183°C dan titik beku -219°C, lebih berat dari udara (massa jenis oksigen =1,429 kg L-1). Oksigen dapat bereaksi dengan unsure logam dan nonlogam membentuk oksida. Senyawa oksida di golongkan menjadi:
1.

Oksida asam, yaitu oksida yang bereaksi dengan air membentuk basa, misalnya: SO3(g) + H2O(l) → H2SO4(aq) Cl2O7(g) + H2O(l) → 2HClO4(aq) Oksida basa, yaitu oksida yang bereaksi dengan air membentuk basa. Misalnya: Na2O(s) + H2SO4(aq) →2Na OH(aq) CaO(s) + H2O(l) → Ca(OH)2(aq) Oksida amfoter, yaitu oksida yang dapat bersifat sebagai asam maupun basa, dan dapat bereaksi dengan asam maupun basa. Misalnya: ZnO(s) + H2SO4(aq) → ZnSO4(aq) + H2O(l) ZnO(s) + 2NaOH(aq) → Na2ZnO2(aq) + H2O(l)

2.

3.

4.

Peroksida, oksida ini mempunyai sebuah atom oksigen lebih banyak dari oksidanya dan bila direaksikan dengan asam akan menghasilkan hydrogen peroksida (H2O2) Na2O2(s) + H2SO4(aq) → Na2SO4(aq) + H2O2(l) BaO2(s) + H2SO4(aq) → BaSO4(s) + H2O2(l) oksida netral atau oksida indiferen, yaitu oksida yang tidak dapat bereaksi dengan air, asam maupun basa. Misalnya CO, N2O, NO, dan H2O.

5.

Unsur oksigen selain sebagai molekul O2 dikenal pula bentuk allotropinya, yaitu sebagai molekul ozon (O3). Ozon merupakan gas yang berwarna biru dan agak beracun, titik didihnya -111,3°C, dan berbau khas. Di laboratorium ozon dapat dibuat dengan mengalirkan gas oksigen kedalam tabung yang di beri tegangan tinggi dan lncatan bunga api listrik (bau khas pada waktu ada konsluiting listrik adalah bau gas ozon).

Ozon banyak terdapat pada lapisan atmosfir bagian statosfir (15-24 km). ozon berperan dalam menyaring sinar ultra violet dari sinar matahari, karena sinar ultraviolet ini digunakan untuk mengubah O2 menjadi O3atau sebaliknya. Lapisan ozon ini dapat rusak oleh adanya gas NO dan radikal bebas klorin (Cl*) yang berasal dari peruraian Freon jenis CFC. NO(g) + O3(g) → NO2(g) + O2(g) Kerusakan oleh gas NO relative kecil dan terjadi secara alamiah., sehingga keseimbangan ozon pada lapisan ozon masih tetap terjaga. Kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas klorin yang berbahaya, sebab setiap satu atom radikal bebas dapat merusak lebih dari 2000 molekul ozon.

Radikal klorin umunya berasal dari peruraian Freon jenis CFC (Chlorofluorocarbon)Yang di gunakan untuk pengisi AC, almari es, dan pabrik pembuatan karet busa (spon).
Secara komersial ozon di gunakan pada proses pengolahan air kemasan. Ozonisasi pada air kemasan daoat membunuh kuman dan bakteri yang terdapat pada air mineral tersebut. Pada proses pengolahan air limbah ozon sering digunakan untuk menghilangkan bau tidak sedap yang dihasilkan oleh limbah.

Hydrogen peroksida (H2O2) merupakan salah satu senyawa oksigen yang penting selain air. Larutan encer 3% hydrogen peroksida di pasarn di kenal sebagai perhidrol yang digunakan sebagai antiseptic, karena sifat nya sebagai oksidator kuat. Di laboratorium, hydrogen peroksida di buat dengan mereaksikan barium peroksida dengan asam sulfat. Secara komersial diproduksi dengan cara elektrolisis larutan ammonium sulfat yang di asamkan dengan asam sulfat yang akan menghasilkan ion persulfat di anoda. 2HSO4-(aq) → 2H+(aq) + S2O82-(aq) + 2eLarutan persulfat ini selanjutnya didistilasi uap menghasilkan hydrogen peroksida. S2O82-(aq) + 2H2O(l) → H2O2(aq) + 2HSO4-(aq)

Hydrogen peroksida merupakan cairan kentaldan mempunyai titik beku 2°C. pada suhu 100°C akan terurai menghasilkan air dan gas oksigen. 2H2O2(l) → 2H2O(l) + O2(g) Reaksi ini akan dipercepat dengan penambahan katalisator MnO2 atau serbuk halus Cu, Pt atau Au. Hydrogen peroksida dapat bersifat sebagi oksidator dan reduktor. PbO2(s) + H2O2(l) → PbO(s) + H2O(l) + O2(g) 2Fe2+(aq) + 2H+(aq) + H2O2(l) → Fe3+(aq) + 2H2O(l)

Gas oksigen di mnafaatkan untuk keperluan pengelasan, alat Bantu pernapasan, dan industri bahan kimia, sedangkan ozon dimanfaatkan untuk setrilisasi air minum botol dan pemutih. Salah satu senyawa oksigen yang penting selain air adalah hydrogen peroksida atau (H2O2) yang di kenal sebagai perhidrol. Hidrogen peroksida digunakan sebagai oksidator bahan bakar roket, sedangkan larutan perhidrol 3% digunakan sebagai bahan pemutih kapas dan antiseptic.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->