Pengertian Angin Angin adalah udara yang bergerak karena adanya perbedaan tekanan di permukaan bumi ini.

Angin akan bergerak dari suatu daerah yang memiliki tekanan tinggi ke daerah yang memiliki tekanan yang lebih rendah. Angin yang bertiup di permukaan bumi ini terjadi akibat adanya perbedaan penerimaan radiasi surya, sehingga mengakibatkan perbedaan suhu udara. Adanya perbedaaan duhu tersebut meyebabkan perbedaan tekanan, akhirnya menimbulkan gerakan udara. Perubahan panas antara siang dan malam merupakan gaya gerak utama sistem angin harian, karena beda panas yang kuat antara udara di atas darat dan laut atau antara udara diatas tanah tinggi (pegunungan) dan tanah rendah (lembah) . Karakteristik Angin Untuk mengetahui berbagai macam karekteristik angin kita dapat melihat tabel skala Beaufort beriktu ini : Skala Beaufort 0 1~3 Kategori Udara Tenang Angin lemah Satuan dalam km/jam 0 ≤ 19 Satuan dalam Keadaan di daratan knots 0 Asap bergerak secara vertikal ≤ 10 Angin terasa di wajah; daun-daun berdesir; kincir angin bergerak oleh angin 11~16 mengangkat debu dan menerbangkan kertas; cabang pohon kecil bergerak 17~21 pohon kecil berayun; gelombang kecil terbentuk di perairan di darat 22~ 27 cabang besar bergerak; siulan terdengar pada kabel telepon; payung sulit digunakan 28 ~33 pohon-pohon bergerak; terasa sulit berjalan melawan arah angin 34~ 40 ranting-ranting patah; semakin sulit bergerak maju Keadaan di lautan Permukaan laut seperti kaca riuk kecil terbentuk namun tidak pecah; permukaan tetap seperti kaca Ombak kecil mulai memanjang; garis-garis buih sering terbentuk Ombak ukuran sedang; buih berarak-arak

4

Angin sedang

20~29

5

Angin segar

30~39

6

Angin kuat

40~ 50

7

Angin ribut

51~ 62

8

Angin ribut sedang

63~ 75

Ombak besar mulai terbentuk, buih tipis melebar dari puncaknya, kadangkadang timbul percikan Laut mulai bergolak, buih putih mulai terbawa angin dan membentuk alur-alur sesuai arah angin Gelombang agak tinggi dan lebih panjang; puncak gelombang yang pecah mulai bergulung; buih yang

Gelombang sangat tinggi pohon-pohon tercabut. pertama aliran angin akan menggerakkan rotor (baling-baling) yang menyebabkan rotor berputar selaras dengan angin yang bertiup. kemudian putaran dari rotor dihubungkan dengan generator. permukaan laut memutuh penuh oleh percik-percik air yang terhanyut angin. permukaan laut tertutup penuh tampal tampal putih buih karena seluruh puncak gelombang menghamburkan buih yang terdorong angin. kerusakan bangunan yang buih yang ditimbulkan cukup parah membentuk tampal-tampal buih raksasa yang didorong angin. dari generator inilah dihasilkan arus listrik. . Proses pemanfaatan energi angin menggunakan turbin angin dilakukan melalui dua tahapan konversi energi. gulungan ombak menjadi dahsyat. penglihatan amat sangat terganggu Turbin Angin Turbin angin merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mengubah atau memanfaatkan energi angin menjadi energi listrik. penglihatan terganggu Udara tertutup penuh oleh buih dan percik air.9 Angin ribut kuat 76~ 87 41~ 47 10 Badai 88~ 102 48~ 55 11 Badai kuat 103 ~117 56~ 63 12+ Topan ³118 ³64 terbesar anginnya semakin jelas alur-alurnya kerusakan bangunan Gelombang tinggi terbentuk mulai muncul. seluruh permukaan laut memutih. dengan puncak memayungi. Jadi proses tahapan konversi energi bermula dari energi kinetik angin menjadi energi gerak rotor kemudian menjadi energi listrik. percikpercik air mulai mengganggu penglihatan jarang terjadi di daratan. rumah lepas. cabang yang puncak gelombang roboh lebih besar patah bergulung-gulung. atap buih tebal berlajur-lajur. penglihatan terganggu sangat jarang terjadiGelombang amat sangat kerusakan yang menyebar tinggi (kapal-kapal kecil dan luas sedang terganggu pandangan karenanaya).

Klasifikasi angin pada kelompok 3 adalah batas minimum dan angin pada kelompok 8 adalah batas maksimum energi angin yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.Listrik yang dihasilkan dari Sistem Konversi Energi Angin akan bekerja optimal pada siang hari dimana angin berhembus cukup kencang dibandingkan dengan pada malam hari. Untuk mengantisipasinya sistem ini sebaiknya tidak langsung digunakan untuk keperluan produk-produk elektronik. sedangkan penggunaan listrik biasanya akan meningkat pada malam hari. namun terlebih dahulu disimpan dalam satu media seperti baterai atau aki sehingga listrik yang keluar besarnya stabil dan bisa digunakan kapan saja. . Syarat dan kondisi angin yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dapat dilihat seperti pada tabel berikut .

listrik. yang dapat diterapkan dalam mekanik. hidrolik atau untuk menghentikan rotor dalam keadaan darurat. sekitar 1000-1800 rpm.Komponen Turbin Angin Anemometer: Mengukur kecepatan angin dan mengirimkan data kecepatan angin ke pengontrol. Blades: Kebanyakan turbin baik dua atau tiga pisau. Generator: Biasanya standar induksi generator yang menghasilkan listrik dari 60 siklus listrik AC. Gear box: Gears menghubungkan poros kecepatan tinggi di poros kecepatan rendah dan meningkatkan kecepatan sekitar 30-60 rotasi per menit (rpm). Nacelle: . Brake: Sebuah cakram rem. tidak beroperasi pada kecepatan angin sekitar 55 mph di atas. High-speed shaft: drive generator Low-speed shaft: Mengubah poros rotor kecepatan rendah sekitar 30-60 rotasi per menit. kecepatan rotasi yang diperlukan oleh sebagian besar generator untuk menghasilkan listrik. gearbox adalah bagian mahal (dan berat) dari turbin angin dan insinyur generator mengeksplorasi "direct-drive" yang beroperasi pada kecepatan rotasi yang lebih rendah dan tidak perlu kotak gigi. karena dapat rusak karena angin yang kencang. Controller: pengontrol mesin mulai dengan kecepatan angin sekitar 8-16 mil per jam (mph) dan menutup mesin turbin sekitar 55 mph. Angin bertiup di atas menyebabkan pisau pisau untuk "mengangkat" dan berputar.

" menghadap jauh dari angin.000 MW pada tahun 2025 nanti. dari angin untuk mengontrol kecepatan rotor dan menjaga rotor berputar dalam angin yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk menghasilkan listrik. Pada tahun 2006 lalu.500 MW pertahunnya. Pada tahun 2011 Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprediksikan pertumbuhan listrik di Indonesia mencapai 5.Namun skema pembagian energi ini pun masih terlihat bahwa 83% sumber energi bergantung dari energi fosil (minyak. menara tinggi memungkinkan turbin untuk menangkap lebih banyak energi dan menghasilkan listrik lebih banyak.Dari keputusan tersebut dapat terlihat bahwa Indonesia berusaha untuk mengurangi ketergantungan energi dari sumber daya fosil yang semakin menipis. poros kecepatan rendah dan tinggi. Presiden mengeluarkan Dekrit Presiden Nomor 5 Tahun 2006 yang berkaitan tentang Kebijakan Energi Nasional di tahun 2025 (lihat gambar). dan gas). Angka tersebut sama dengan kapasitas total sebesar 100. atau nada. generator. turbin lainnya dirancang untuk menjalankan "melawan arah angin. Potensi ini bukan hanya pada besarnya nilai energi yang dapat dihasilkan namun juga akan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Pitch: Blades yang berbalik. batubara. dan rem. Dalam beberapa tahun mendatang diperkirakan dapat menjadi sumber energi tumpuan bagi Indonesia.yang disebut karena beroperasi melawan angin. hanya sekitar 17% yang berasal dari sumber energi terbarukan termasuk energi angin (kurang lebih 1%). Rotor: pisau dan terhubung bersama-sama disebut rotor Tower: Menara yang terbuat dari baja tabung (yang ditampilkan di sini). Karena kecepatan angin meningkat dengan tinggi. . Yaw drive: yaw drive yang digunakan untuk menjaga rotor menghadap ke arah angin sebagai perubahan arah angin.nacelle berada di atas menara dan berisi gear box. kontrol. Wind direction: Ini adalah turbin "pertama". Yaw motor: kekuatan drive yaw Potensi Energi Angin di Indonesia Energi angin di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan. Wind vane: Tindakan arah angin dan berkomunikasi dengan yaw drive untuk menggerakkan turbin dengan koneksi yang benar dengan angin. beton atau kisi baja.

Indonesia yang memiliki total garis pantai mencapai 81. Angka ini merupakan suatu potensi besar jika dapat dimanfaatkan untuk menuai energi angin demi terciptanya ketahanan energi nasional dalam beberapa waktu ke depan. total potensi energi angin diperkirakan mencapai 9 GW. Bangka Belitung.Sedangkan menurut data World Wind Energi Association Report (WWEA 2010).000 km dengan kecepatan angin rata-rata 3-5 m/s. .4 MW yang tersebar di Nusa Penida (Bali). bahkan di beberapa tempat mencapai 10 m/s. Jumlah tersebut belum mencapai angka yang signifikan untuk memenuhi skenario energy mix 2025.000 MW hingga 13 tahun mendatang. Yogyakarta dan Pulau Selayar (Sulawesi Utara). kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga angin di Indonesia sebesar 1. Artinya pemerintah harus berusaha keras untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu dengan kapasitas total 1.Dengan skenario nasional perpaduan energi (energy mix) di atas. Jumlah ini bukanlah mustahil untuk dipenuhi jika kita melihat potensi energi angin yang tersebar di seluruh pesisir nusantara. kebutuhan listrik yang disediakan dari energi angin dapat diperkirakan sebesar 1000 MW pada tahun 2025. Kemudian dari data cetak biru (blue print) Energi Nasional departemen ESDM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful