Berbicara_di_Depan_Publik (1)

Obama, Sang Orator Ulung

Apakah yang menjadi rahasia rahasia utama sukses Barrack Obama memenangi Pemilu AS, cara ia menyampaikan kepada pemilih atau semangat perubahan yang ia dengungkan? Ternyata sejumlah pakar menyebut cara ia berpidato dan menyampaikan pesan kepada pemilih menjadi jawabannya. Kemampuan pidato Presiden AS terpilih Barrack Obama mampu menyihir pendukungnya. Dengan kekuatan orasinya, sejumlah pakar menyebut Obama sebagai orator paling ulung pada masanya. “Saya yakin kemampuan Obama lebih dari politisi lain, orator Amerika yang ideal,” kata Ekaterina Haskins, profesor pidato asal University Of Iowa. Menurutnya, pidato Obama bersuarakan lembut sama halnya pidato – pidato pada masa lampau. Ia senantiasa menciptakan nuansa sejarah, tujuan dan kontinuitas. “Dia tentu mempelajari para pendahulunya. Dia jelas menampilkan dirinya sebagaia sosok almarhum Abraham Lincoln dan Martin Luther King,” kata Haskins. Begitu dinyatakan sebagai pemenang, Obama menggemakan pidato dua tokoh orator ulung dalam sejarah Amerika. Yakni mantan President Abraham Lincoln pada 1863 dan kata – kata mutiara yang diucapkan pejuang hak asasi manusia Martin Luther King, sehari sebelum ia tewas dibunuh, 4 April 1968 di Memphis, Tennessee

1

penulis andal dari koran Times.” Katanya 2 . pidato Obama berisikan “perubahan”. Inggris. Philip Collins. Tetapi. Obama mempunyai teknik lain untuk menghindarkan diri dari sekedar retorika. Amerika.” kata Collins. Karena ia menambahkan bobot dan kedalaman dalam pidatonya dengan ilustrasi yang nyata. dia tidak bersuara salah. Anda bisa membandingkan kekuatan pidato dua tokoh yang sama – sama berkulit hitam tersebut. dan “keyakinan” membuahkan kritik karena dianggap jauh dari isi dan kebijakan. Martin Luther King : Saya mungkin tidak bersama anda di sana tetapi saya ingin anda mengetahui bahwa malam ini kita sebagai rakyat akan memperoleh negeri menjanjikan. Barrack Obama : Jalan di depan akan panjang. kita sebagai rakyat akan mendapatkannya. Kamis (20/11).BBC. “ Dia menunjukkan kekuatan brilian berpidato. Dia bermain dengan abstraksi yang patriotik dan memberikan contoh yang lebih nyata. saya belum pernah begitu berharap dari malam ini. Saya berjanji. karena berisi terlalu banyak rencana kebijakan. Kita mungkin belum mencapainya setahun atau satu masa. Haskins memaparkan. “janji”. Ilustrasi Nyata Awalnya. Tetapi. “Retorika selalu berkonotasi tentang penampilan daripada kenyataan. Pendakian kita selangkah demi selangkah. mencukil pidato Luther King dan Obama yang sama – sama memukau. Toh pidatonya dalam Konvensi Demokrat malah dianggap kurang menarik oleh para pengamat. Obama mulai menyampaikan rencana kebijakan secara rinci selama kampanye. sukses Obama karena kepiwaiannya berpidato. penulis pidato mantan Perdana Menteri Tony Blair menegaskan.

Selain itu kita juga telah membahas lima hukum komunikasi yang efektif yang kita rangkum dalam satu kata yang mencerminkan esensi dari komunikasi itu sendiri yaitu REACH (Respect. seminar. Audible. Kelima unsur tersebut adalah pengirim pesan. kuliah.BERBICARA DI DEPAN PUBLIK Salah satu hal yang paling kita takuti baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan profesional kita adalah ketika kita harus berbicara di depan banyak orang. Empathy. Lima Unsur berbicara di depan publik merupakan salah satu seni berkomunikasi. pesan yang dikirimkan. Kita harus memiliki sikap menghormati dan menghargai hadirin. pidato perpisahan. bagaimana pesan tersebut dikirimkan. Berbicara di depan publik bagi sebagian besar kita adalah sesuatu yang menegangkan dan menakutkan. Hukum pertama dalam berkomunikasi secara efektif. Kita seakan-akan menjadi terdakwa yang sedang diadili oleh hadirin. Clarity. kepedulian. pertanyaan. Hal ini merupakan hukum yang pertama dalam kita berkomunikasi dengan orang lain. presentasi bisnis. pastilah kita harus berbicara di hadapan sejumlah orang untuk menyampaikan pesan. Berbicara di depan publik. cinta kasih. penerima pesan. tanggapan. 3 . bahkan dalam acara reuni sekolah yang sebagian besar hadirin telah kita kenal dengan baik. karena pada suatu saat dalam kehidupan kita. dan umpan balik. Hal yang sederhana misalnya kita harus berbicara di depan para tamu pada acara ulang tahun anak kita atau hal yang menentukan karier kita seperti mempresentasikan proposal proyek atau tentang produk kita di hadapan sejumlah mitra bisnis atau calon pembeli. kita harus ingat bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting bahkan jika kita harus mengkritik seseorang lakukan dengan penuh respek terhadap harga diri dan kebanggaaan orang tersebut. khususnya dalam berbicara di depan publik adalah sikap hormat dan sikap menghargai terhadap khalayak atau hadirin. suka atau tidak merupakan keterampilan yang harus kita kuasai. simpati. seakan seluruh mata hadirin sedang menghakimi kita. Karena kita berkeyakinan bahwa komunikasi itu pada dasarnya adalah upaya bagaimana kita meraih perhatian. minat. baik untuk acara sosial. tanggapan atau pendapat kita tentang sesuatu hal yang kita yakini. maupun respon positif dari orang lain. Humble). termasuk berbicara di depan publik. yang berarti merengkuh atau meraih.

harapan dan sebagainya. lapisan sosial. sehingga nantinya pesan kita akan dapat tersampaikan tanpa ada halangan psikologis atau penolakan dari penerima. Seringkali orang menganggap remeh pentingnya kejelasan dalam berbicara di depan umum. Audible dalam hal ini berarti pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima pesan. Empati bisa juga berarti kemampuan untuk mendengar dan bersikap perseptif atau siap menerima masukan atau pun umpan balik apa pun dengan sikap yang positif. kebutuhan. yaitu kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. pendidikan. Rasa empati akan memampukan kita untuk dapat menyampaikan pesan dengan cara dan sikap yang akan memudahkan penerima pesan menerimanya. Kejelasan juga sangat tergantung pada kualitas suara kita dan bahasa yang kita gunakan. Oleh karena itu dalam berbicara di depan publik. Hukum ketiga adalah audible. kita perlu mengerti dan memahami dengan empati calon penerima pesan kita. kita perlu siap untuk menerima masukan atau umpan balik dengan sikap positif. Komunikasi satu arah tidak akan efektif manakala tidak ada umpan balik (feedback) yang merupakan arus balik dari penerima pesan. sehingga tidak menaruh perhatian pada suara dan kata-kata yang dipilih untuk digunakan dalam presentasi atau pembicaraannya. Hukum keempat adalah clarity atau kejelasan dari pesan yang kita sampaikan. hukum keempat yang terkait dengan itu adalah kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multiinterpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. akan membuat pidato atau presentasi kita tidak dapat mencapai tujuannya. 4 . tingkatan umur. masukan apalagi kritik dari orang lain. dari calon hadirin kita. Banyak sekali dari kita yang tidak mau mendengarkan saran.Hukum kedua adalah empati. Jadi sebelum kita membangun komunikasi atau mengirimkan pesan. golongan. Hukum ini mengatakan bahwa pesan harus disampaikan melalui medium atau delivery channel sedemikian hingga dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. Padahal esensi dari komunikasi adalah aliran dua arah. Penggunaan bahasa yang tidak dimengerti oleh hadirin. kita harus terlebih dulu memahami latar belakang. minat. Hukum ini mengacu pada kemampuan kita untuk menggunakan berbagai media maupun perlengkapan atau alat bantu audio visual yang akan membantu kita agar pesan yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik. Oleh karena itu dalam berbicara di depan publik. Makna dari audible antara lain: dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Selain bahwa pesan harus dapat diterima dengan baik.

Kualitas suara kita merupakan faktor kunci yang menentukan apakah hadirin memperhatikan kita maupun pesan yang kita sampaikan. Jika tersedia. Bahkan banyak pakar komunikasi yang mengatakan bahwa persiapan mental jauh lebih penting daripada persiapan materi atau bahan pembicaraan. persiapan materi juga sangat mempengaruhi kesiapan mental kita. Suara kita merupakan aset kita yang paling berharga dalam berkomunikasi secara lisan.Hukum kelima dalam komunikasi yang efektif adalah sikap humble atau rendah hati. Kerendahan hati juga bisa berarti tidak sombong dan menganggap diri penting ketika kita berbicara di depan publik. kemudian perhatikan kualitas. Sikap ini merupakan unsur yang terkait dengan hukum pertama untuk membangun rasa menghargai orang lain. Justru dengan kerendahan hatilah kita dapat menangkap perhatian dan respon yang positif dari publik pendengar kita. Persiapan Hal yang paling penting dalam persiapan kita untuk berbicara di depan publik adalah membangun rasa percaya diri dan mengendalikan rasa takut dan emosi kita. Kesiapan mental yang positif merupakan syarat mutlak bagi kita dalam berbicara di depan publik. Kelima hukum komunikasi tersebut sangat penting untuk menjadi dasar dalam melakukan pembicaraan di depan publik. Berikut adalah beberapa tips atau kiat-kiat untuk public speaking. kekuatan dan kejelasan suara anda. Pastikan bahwa suara anda cukup keras dan jelas terdengar bahkan oleh hadirin yang duduk paling jauh dari anda sekalipun. biasanya didasari oleh sikap rendah hati yang kita miliki. selalu gunakan pengeras suara. Meskipun demikian. Caranya dengan menutup mata. Bahasa dan kata-kata yang kita gunakan merupakan faktor kunci lain yang menentukan kemampuan komunikasi kita. Oleh karena itu memelihara kualitas suara dan berlatih secara kontinu merupakan keharusan jika kita ingin menjadi pembicara publik yang sukses. berbicaralah. Bahasa yang baik dan tepat dapat membantu memperjelas dan 5 . Cobalah dengan berlatih mendengarkan suara anda sendiri. meskipun anda merasa suara anda sudah cukup keras. Pastikan juga bahwa anda beristirahat dan tidur yang cukup menjelang waktu anda berbicara di depan publik dan majulah dengan sikap optimis dan sukses. Berikut adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam menyampaikan pesan kepada publik.

pakaian dan aksesoris yang kita gunakan semuanya memberikan efek atau pengaruh yang cukup besar terhadap penyampaian pesan kita. nada suara. dll.. berbeda dengan bahasa verbal yang kita ucapkan. depan publik. Biarkan tubuh kita berkomunikasi juga dengan audiens kita. Persiapan Mental Dalam membangun kesiapan mental kita dalam berbicara di depan publik. hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengurangi ketegangan fisik dengan cara melakukan senam ringan. misalnya.. Penampilan adalah kesan pertama jadi kita harus pastikan bahwa pada saat kita maju atau berdiri untuk berbicara. Hindari menggunakan kata-kata yang tidak perlu. 3) Siapkan 2-3 poin pembicaraan atau pertanyaan. Gunakan pakaian yang sesuai dengan suasana pertemuan. Jangan mengucapkan kata-kata: maaf….you know…. Oleh karena itu perlu sekali bagi kita untuk memperhatikan kata-kata dan bahasa yang kita pilih. dan sesuai dengan jenis pakaian yang digunakan oleh hadirin lainnya. Jika hadirin duduk dengan sikap seperti mau tidur atau menunjukkan wajah bosan. berarti kita harus mengubah suasana atau cara kita menyampaikan pesan. Pastikan bahwa penampilan kita membawa pesan yang positif. apa namanya…ehm….meningkatkan kualitas presentasi atau pembicaraan kita. 4) Kita harus memiliki tujuan atau sasaran yang jelas dan terarah. Hadirin akan kebingungan ketika bahasa tubuh kita. Ini dikarenakan kita tidak dapat menurunkan ketegangan mental sebelum kita mengendorkan otot-otot tubuh kita yang tegang. Bahasa tubuh kita sebagai pembicara atau pengirim pesan dan bahasa tubuh pendengar atau audiens kita dapat membantu atau menghalangi proses komunikasi. dan kita kelihatan lebih baik dan merasa lebih baik. karena kemampuan berbahasa yang buruk akan tercermin pada kualitas penyampaian pesan kita.Jika anda salah mengucap. Pikirkanlah kata-kata yang akan anda gunakan. 2) Kita tidak perlu menjadi orang yang sempurna. seperti: apa itu …. cerdas ataupun brilian untuk berbicara di 6 . Kita juga harus memperhatikan komunikasi nonverbal yaitu kontak mata. gerakan tubuh. penampilan fisik. cukup anda ulangi sekali lagi kalimat tersebut dengan benar. ekspresi wajah. hadirin atau audiens kita memperoleh kesan yang baik terhadap kita. Berikut adalah beberapa prinsip dalam mempersiapkan mental kita sebelum berbicara di depan publik: 1) Berbicara di depan publik bukanlah hal yang sangat menegangkan.

Setelah itu kemudian barulah kita susun peta 7 . Karena kesiapan materi atau pesan yang akan kita sampaikan akan sangat mempengaruhi kesiapan kita secara mental. rapat. Biasanya kita harus menyampaikan pokok-pokok pemikiran atau ringkasan dari apa yang mau kita sampaikan sehingga audiens juga memiliki kesiapan mental untuk menerima pesan tersebut. Kemudian kita tetapkan terlebih dulu apa tujuan atau sasaran kita. bidang keahlian. maupun pengalaman orang lain adalah bahan yang menarik untuk kita angkat. kita sebagai pembicara dan seluruh hadirin yang ada. Paling tidak agenda atau outline bahan pembicaraan kita sudah jauh-jauh hari kita sampaikan terlebih dulu. selain persiapan mental. Sehingga kita bisa empati dan berbicara dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh audiens kita. minat dan sebagainya. 7) Kita harus ingat bahwa sebagian besar hadirin menginginkan kita berhasil dalam presentasi atau penyampaian pesan kita. baik tingkatan umur. Pengalaman kita. menimbulkan keraguraguan atau melebihi jadwal waktu yang tersedia untuk kita. pengalaman. 2) Hilangkan bagian-bagian yang dirasakan membuat kita tidak fokus. apa yang menjadi tujuan dan harapan mereka. penetapan tujuan ini sangat berkaitan dengan informasi yang kita dapatkan mengenai pendengar atau hadirin kita. Hal yang paling penting adalah kesiapan pendengar atau audiens untuk menerima pesan kita. Kita juga perlu memperoleh informasi tentang audiens kita. tulisan atau publikasi lainnya. kuliah atau pertemuan ini. Persiapan Materi Dalam mempersiapkan berbicara di depan umum. dapatkan umpan balik dari teman-teman anda atau mereka yang ahli dalam bidang yang akan kita presentasikan. maupun pendidikan.5) Kita tidak perlu menganggap diri kita adalah seorang pembicara publik. Apa yang menjadi tujuan seminar. apa yang menjadi harapan panitia. Hal yang pertama dalam mempersiapkan materi adalah mencari informasi sebanyakbanyaknya mengenai materi yang akan kita sampaikan baik dari buku-buku referensi. 6) Kita tidak perlu harus dapat sepenuhya menguasai hadirin. persiapan materi juga harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam mengembangkan topik atau materi: 1) Perkayalah topik dan bacaan yang telah kita lakukan dengan hal yang uptodate dan riil terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

video presentation. Jangan sampai gara-gara alat bantu visual. overhead projector. akan lebih menarik jika disajikan dalam bentuk grafik. games. Berbicaralah seakan anda sedang berbicara dengan satu-dua orang saja. Atau sebaiknya ada teknisi yang siap untuk mengatasi gangguan teknis tersebut. Pertama. anda kehilangan momentum untuk menyampaikan topik atau materi presentasi anda. dan latihan-latihan untuk menjaga agar audiens tidak bosan dan mengantuk. powerpoint presentation. Setelah itu buatlah agenda. untuk menggabungkan pointers anda dengan suara. Tetapi sebisa mungkin anda memproyeksikan pembicaraan anda ke seluruh ruangan dan seluruh hadirin. seminar. dan video dalam satu file presentasi. pidato. Ingat pada saat presentasi jangan membacakan makalah atau terpaku pada bahan utama anda. transparent sheets. Tetapi sekali lagi jangan terfokus pada alat bantu tersebut. Jadi dalam penyampaian pesan kepada publik baik berupa pertanyaan. kita awali dengan menuliskan tema pokok di tengah-tengah halaman kertas kosong. LCD (infocus) projector yang langsung dihubungkan dengan komputer atau notebook anda. Teknik ini merupakan cara untuk meringkas suatu tema atau pokok pikiran yang ada dalam buku. dan sebagainya sebagai materi utama presentasi anda. Persiapan tersebut termasuk menyusun makalah.pemikiran dari topik yang dipilih. Apalagi jika kita menggunakan data-data numerikal. foto. Kemampuan menggunakan alat bantu visual ini akan memberikan kesan pertama kepada audience bahwa kita siap melakukan presentasi. Kemudian seperti pohon dengan cabang dan ranting kita kembangkan tema pokok menjadi sub-tema di sekelilingnya dengan dihubungkan memakai garis seperti jari-jari roda. Gunakan kontak mata dan fokuskan perhatian pada mereka yang memperhatikan presentasi anda. sepatah kata. Sebagian besar orang lebih mudah menangkap informasi yang berupa gambaran visual daripada mendengarkan. outline atau catatan kecil tentang urutan pembicaraan yang akan kita sampaikan. kuis. animasi. handouts. clip art. Apalagi jika terjadi kesalahan atau gangguan teknis. Anda harus selalu siap dengan cara presentasi yang langsung tanpa alat bantu. Alat Bantu Visual Untuk meningkatkan kualitas penyampaian pesan kita harus menguasai kegunaan dan penggunaan alat bantu visual seperti misalnya slide. yang paling penting bagi kita adalah bahwa pesan kita dapat 8 . kuliah. tabel atau bagan warna-warni. Sisipkan anekdot. Anda bisa menggunakan software tertentu misalnya powerpoint. cerita ilustrasi.

dan nyaring dan sesuaikan dengan ruang pertemuan. sikap lebih tahu dan lain-lain. 2. Gunakan kata-kata yang sopan dan sederhana. Pidato harus mengutamakan penalaran yang berkaitan dengan dunia anak-anak muda. menggunakan istilah-istilah yang tepat seperti ibu-ibu atausaudari sekalian. Etika Berpidato di depan pejabat : (a) Menghilangkan rasa rendah diri. Etika berpidato di depan Pemuda/Mahasiswa. hindari kata-kata kasar. (b) Mengatur Suara Dalam Berpidato. Seorang pembicara harus sedapat mungkin dilihat oleg semua audience. (b) Jangan tampil seolah-olang menggurui. (a) Jangan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyinggung umat beragama. halus dan sederhana. kecerdasan. (c) Jangan terlalu memberikan penghormatan yang berlebihan pada audience. Berpidato di depan Pemuka Agama. (b) Jangan ada nada merendahkan atau memuji agama tertentu. 4. rapi. 9 . ETIKA DALAM BERPIDATO 1. usahakan untuk berdiri. bersih dan sopan. tegas. Etika Berpidato di depan masyarakat Desa. Jangan mengeluarkan kata-kata yang bersifat menentang. sopan dan rendah hati: (c) Menyisipkan beberapa humor segar dalam pidato: (d) Gunakan kata-kata yang sopan. 5. kurang senonoh dan kurang sopan. Kalau boleh tidak duduk. 6. Berbicara di depan publik bukan ujian atau pun pengadilan untuk mengadili penampilan. Yang perlu mendapat perhatian adalah : (a) Posisi Berbicara. (c) Perbanyak istilah-istilah keagamaan. hati-hati jangan sampai menyinggung harkat dan martabat wanita. kapan perlu sisipkan beberapa istilah dalam bahasa setempat.tersampaikan kepada penerima pesan dengan baik dan jelas. Etika berpidato depan umum meliputi: (a) Mengenakan pakaian yang sesuai dengan suasana pertemuan. apakah ruang kecil atau ruang aula yang luas dan besar. kecantikan atau pun keluasan pengetahuan kita. 3. (e) Sebagai kata penutup jangan lupa mengucapkan maaf bila terdapat tutur kata yang kurang berkenan dan lain-lain. Jangan mengkritrik dan menyalahkan anak-anak muda. (b) Tampil dengan bersahaja. Bila pembicara seorang laki-laki. (c) Volume. agar semua audience dapat menatap wajah dan penampilan pembicara. Jangan berbohong. Etika Berpidato di depan para wanita. Usahakan mengeluarkan suara dengan jelas.

seolah-olah retorika hanya seni propaganda saja. Diantaranya kurang menguasai materi. Pengertian retorika biasanya kita anggap negatif. Setiap ada orang berpidato. Bila ada mikropon. sangat efektif untuk menunjang kegiatan saat berpidato. sesungguhnya kemampuan luar biasa dunia Barat berpijak pada kultur berabad-abad pendidikan bahasa. tampaknya sangat sederhana. intonasi. dikatakan akan selalu saja ada sekelompok (kecil) pemimpin bangsa itu yang membimbing bangsanya dalam merespon tantangan yang ada dan mengatasinya. namun jangan terlalu berlebihan. (e) Gerak Tubuh. Pada saat kita membaca sebuah buku atau mendengar ceramah tentang teknik berpidato. Namun. dan lain-lain. dan lain-lain juga mendukung daya tarik dalam berpidato. kurang menguasai massa. dan (g) Bila ada slide (berupa OHP dab LCD). Toynbee menyebutnya The Creative Minorities. (f) Penggunaan Mikropon. sedangkan kelemahannya kita abaikan. alat peraga. Yang berakar pada filsafat Yunani yang bertumpu pada retorika. Semua syarat ini akan membuat suasana menjadi rumit. Kualitas Berbicara Menentukan Pengaruh Kepemimpinan Arnold P. raut muka. maupun menyampaikan kata sambutan sebaiknya kita perhatikan dan mencoba menilai kelebihan dan kelemahannya. salah satu hasil kajiannya. Arnold P. baik sebagai baik sebagai pemakalahan. dan harus sesuai dengan apa yang dibicarakan. jari. dan jangan menempel dimulut. Banyak orang keliru menganalisis seolah-olah kemajuan dunia Barat hanya bertopang pada matematika. dalam bukunya The History of Mankind. tidak terbiasa berdiri di depan orang banyak. termasuk masyarakat yang selalu tertindas. Pada saat berpidato. gunakanlah dengan sebaik-baiknya. kita akan menemui berbagai kendala. Akan tetapi pada saat kita akan mempraktikkannya. kepala. Kelebihannya kita ambil sebagai contoh. Toynbee. bagaimana mengatur sistematika pembicaraan. menurut hemat saya salah satu The Creative Minorities di Indonesia adalah mahasiswa. fisika atau kimia. yang juga sering dikatakan sebagai elit intelektual dan peran staretegisnya tak terbantahkan dalam dinamika sejarah bangsa. mengatur suara. seperti tangan. usaha mengatur Volume suara. Yang paling penting kita belajar dari suasana yang sederhana dan kecil. papan tulis. (d) Sisipkan humor yang sopan. dan pelafalan.Intonasi dan Pelafalan. memaparkan hasil penelitiannya terhadap 26 peradaban. namun agak jauh dari mulut pada saat berbicara agar suaranya bagus. telapak tangan. segar dan relevan. dengan kata-kata yang bagus bunyinya tetapi disangsikan 10 .

dan bertindak untuk untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran anda kepada orang lain. Orang yang hebat adalah pendengar yang baik. Orang akan antusias mendengarkan anda ketika mereka tahu betapa Anda peduli pada mereka. yakni pemekaran bakatbakat tertinggi manusia. Winston Churchill. George Patton. Komunikasi adalah tentang mendengarkan. sampai mereka tahu seberapa Anda peduli “. dalam suasana bisnis yang kompetitif seperti sekarang ini dan negara yang tengah dilanda berbagai bencana tim kerja membutuhkan energi lebih. Mahatma Gandhi. Mother Teresa adalah orang-orang lapangan. (Eilen Rahman.” Dari survei terpotret juga bahwa saat ini hanya 11 persen pemimpin yang dinilai mampu menginspirasi. Menurut survey terhadap 500 orang manajer. bahkan di negara kita.kebenaran isinya. tentang bagaimana agar Amerika menjadi lebih baik. Komunikasi adalah bagaimana anda “mengatakannya”. memang kita rasakan benar. yakni rasio dan cita rasa lewat bahasa selaku kemampuan untuk berkomunikasi dalam medan pikiran. Hubungan informal dan kontak personal sangat berpengarüh pada mental bawahan. berbicara. Kurangnya pemimpin yang berbobot di sekitar kita. meski dalam kehidupan pribadinya tak luput dari skandal dengan banyak wanita. ternyata jawaban yang muncul adalah: “Pemimpin yang menginspirasi. Expert Consulting) Tak ada dalam sejarah pemimpin inspiratif menggerakkan tim dari balik meja kerjanya. karena ia mau mendengar masukan banyak pihak setiap hari. namun banyak pihak yang tidak meragukan niat baiknya terhadap Amerika sehingga mampu bertahan dari impeachment . Hanya pemimpin yang sadar akan 11 . di mana pemimpin berperan untuk senantiasa mensuplai energi pada tim dengan memberi motivasi yang sehat serta inspirasi yang tidak ada hentinya. mengatakan “Orang tidak peduli berapa banyak yang anda ketahui. Padahal. Lebih lanjut Kevin Hogan mengutip pandangan Zig Ziglar. kita sangat sadar kenyataan bahwa perusahaan akan lebih mudah meraih sukses di bawah pimpinan yang menginspirasi. Bill Clinton yang dipercaya banyak orang memiliki niat yang baik bagi Amerika. mengatakan bahwa komunikasi memiliki cakupan makna yang lebih luas daripada sekedar apa yang anda ucapkan. Padahal. salah satu motivasional hebat di dunia. Menginspirasi memang lebih mudah dilakukan dari tengah-tengah tim. Artinya orang pada umumnya tidak hanya ingin sekedar mendengarkan konsep-konsep dari para ahli pada bidang tertentu. Kevin Hogan yang telah melakukan penelitian kepada banyak orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang tinggi sehingga berhasil dalam kehidupannya. Misalnya. mengenai pemimpin macam apa yang mereka dambakah. Padahal arti asli dari retorika jauh lebih mendalam.

Salah satu kunci sukses bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin adalah kemampuan berbicara di depan publik. pemimpin yang inspiratif bisa menjadi lebih dari sekedar ‘coach” yang baik. menawarkan proposal. recognition . semestinya mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Pemimpin yang inspiratif membuat bawahannya menghargai dirinya sendiri seperti halnya ia menghargai perusahaan dan pelanggannya. dibutuhkan moralitas. 1. bahkan sampai filosofinya. 2. mengajar. motivation . 4. Bawahan akan merasa “terangkat” dan seolah “superman’ yang merasa mampu berbuat lebih. situasi sosial harus memberi inspiration. 3. presentasi. ada pada kepribadian Hugo Chaves dan Morales. sesuai dengan kekuatan dan kekhasan bawahannya. Hal ini juga yang memungkinkan pemimpin untuk memotivasi bawahan secara personal. lebih passionate dalam mencermati minat dan sasarannya. saat rapat. Hal ini juga yang mempermudah para pemimpin untuk menggambarkan visinya dengan kata-kata. juga prinsip profesional dan solusi permasalahan. mengarahkan tim. 5. 12 . burning antusiasm . namun ia juga membimbing bawahan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. menginspirasi. memotivasi dan menggerakkan. Ada hamasah . Amin Rais. confident atau percaya diri. Berani mengambil risiko. Perkembangan teknologi serta globalisasi membuka kesempatan yang jumlahnya tidak berbatas dan memberi kesempatan untuk para pemimpin lebih asik. semangat yang selalu membara untuk membawa negeri ini kearah masa depan yang lebih bagus. berorasi. 6. Dengan mengenali kekhasan bawahan. Kita telah merdeka selama 61 tahun. dalam salah satu ceramahnya mengatakan ada beberapa karakteristik kepemimpinan yang ini mungkin lebih banyak ada dalam kepribadian Ahmadinejad. meyakinkan.kapasitas sumber dayanya-lah yang bisa mengajak orang di sekitarnya untuk berupaya lebih dan membuat nilai tambah. kemudian memberikan pengarahan dan jalan keluar. deskripsi dan imajinasi yang lebih mudah dimengerti bawahan.

Selanjutnya harus latihan – latihan – latihan secara berkelanjutan. Akuntabilitas Kebiasaan pemimpin menyalahkan anak buah atau orang lain dalam situasi yang 13 . Memulai bicara dan menyampaikan isi bicara. berpengaruh. Seorang yang akan menjadi pemimpin harus berani mengambil risiko tentu dengan pertimbangan yang matang dan insting yang tajam. 3. Sehebat apapun gagasan seseorang bila tidak ditunjang dengan kemahiran berbicara akan sia-sia. Kemahiran berbicara di sini meliputi cara penyampaian gagasan dan intonasi suaranya sangat berkarakter dan sampai kepada lawan bicaranya.Mempersiapkan mental. Setidaknya ada delapan keterampilan individual bagi seorang pemimpin yang bisa engantarkan seseorang ke puncak karier. me-manage rasa gugup dan takut berbicara. Percaya diri dalam mengambil keputusan Seorang peragu dan seorang yang telat dalam mengambil keputusan tidak akan efektif bila menjadi seorang pemimpin.dan saat sedang berbicara di depan orang banyak. Menghadapi. dengan berbagai teknik dan metode. mengendalikan. dengan meyakinkan. Memfungsikan hukum alam yang powerful untuk kesuksesan Anda . menginspirasi dan memotivasi. dengan tips dan trik yang kreatif dan mendorong kreatifitas. 1. Keahlian berbicara Kepandaian atau kemahiran berbicara bukan semata-mata jago dalam bercuap-cuap yang tidak ada isinya. mengidentifikasi dan mengenali rasa gugup dan takut saat akan. dengan berbagai pendekatan motivasional.Dengan memahami komponen dasar komunikasi: 1) 2) 3) 4) 5) 6) Komunikator (communicator) Komunikan (communicant) Pesan/essensinya (content) Interaksi langsung-tdk langsung Media –benar / tepat Tujuan komunikasi (mutual communication) Secara teknis perlu mampu. materi dan audience untuk tampil percaya diri. 2.

Sikap positif Selalu berpikir dan berpandangan positif atas kejadian terburuk sekalipun akan membuat kesuksesan tinggal menunggu waktu saja. Tidak akan ada konglomerat kalau mereka sudah putus asa dalam kegagalan pertama. Kesalahan anak buah bukankah tanggung jawan pemimpin juga? 4. 8. fleksibel tetapi displin dan cerdas sangat disukai lingkungan dan atasan. Namun. Cara menempatkan diri. Puncak karier akan tercapai bila seorang pemimpin memiliki tanggung jawab dan tidak mencari kambing hitam termasuk bila anak buah salah. Pandai menemukan solusi Seorang pemimpin yang selalu dapat memberikan solusi atas suatu proyek atau permasalahan perusahaan akan membuatnya mendapat nilai plus dari atasan. bahasa tubuh dan empati kita terhadap lingkungan juga sangat menentukan seseorang untuk sampai ke puncak karier. Manajemen waktu Ini ada kaitannya dengan prioritas dan kebiasaan kita dalam mengelola waktu. Penampilan bukan hanya cara berpakaian. 6. Pada umumnya atasan sangat senang dengan karyawan yang dapat mengerjakan tugasnya dengan cepat bahkan lebih cepat dari target. perilaku dan sikap dapat mengantarkan kita ke puncak karier.mengancam karier seorang pemimpin hanya akan membuatnya tidak layak untuk menjadi seorang pemimpin. 14 . Presentasi diri Penampilan. Karena mereka yang sukses sekarang juga sebenarnya mereka pernah gagal dan bangkrut. Seorang yang mudah bergaul. 5. harus hati-hati jangan sampai cepat mengerjakan tugas tetapi kita mengabaikan terhadap detail sehingga bisa menjadi fatal bagi perusahaan di kemudian hari. Puncak karier hanya milik orang-orang yang optimistis. 7. Perluas wawasan dan pengetahuan Pendidikan baik formal atau informal sangat penting bagi seorang yang berambisi untuk meraih jabatan tertentu. Dunia tidak membutuhkan orang-orang pesimistis.

tetapi kenapa seorang Barack Obama yang berkulit hitam dapat mengalahkan John McCain yang berkulit putih. kemahiran berbicara juga mampu membuat suasana pembicaraan menjadi semangat. menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dan mengeluarkan aspirasi yang kita inginkan. Dan sebagai calon pemimpinin kemahiran berbicara sangat diperlukan. Kita tahu kalau tingkat rasis di Amerika Serikat sangat tinggi terutama terhadap kaum kulit hitam. jangan sampai ada masyarakat atau orang lain tersinggung/merasa terganggu dengan pembicaraan yang kita bahas.Karena dengan keterampilan berbicara kita mampu menarik perhatian dan menjalin komunikasi yang baik (keluarga. Presiden Amerika Serikat berkulit hitam yang terpilih pada pemilihan Presiden Amerika Serikat mengalahkan John McCain yang berkulit putih. Perlunya kemahiran berbicara bagi seorang calon pemimpin Berbicara adalah hal yang diperlukan dalam berkomunikasi. Anda pasti tahu Barack Obama. dengan keterampilan berbicara juga kita dapat mengubahah presepsi dan citra/image yang buruk menjadi baik serta mampu merubah tingkah laku orang lain. Dalam berbagai aspek kemahiran berbicara sangat diperlukan baik dalam lingkungan formal (dalam rapat di kantor. bukan hanya mengenal dan memperhatikan lingkungan internal tetapi juga ekternalnya ( lingkungan/tempat ). disaat masyarakatnya sedang membutuhkan seorang pemimpin yang dapat membawa Amerika Serikat ke pada perubahan yang lebih baik tapi mengapa pilihan mereka jatuh kepada seorang berkulit hitam yang sangat tidak dianggap keberadaannya di Amerika Serikat? Ternyata publik Amerika Serikat termasuk dunia dihipnotis oleh pidato seorang Barack Obama yang menggemparkan masyarakat Amerika Serikat maupun masyarakat dunia dengan slogan terkenalnya yaitu “YES WE CAN”. teman. Tidak cukup hanya berbicara saja tetapi sebagai seorang calon pemimpin perlu kemahiran dalam berbicara. apalagi disaat itu masyarakat Amerika Serikat sedang menghadapi krisis ekonomi yang mempengaruhi perekonomian dunia. serta dapat mengubah presepsi/ image yang tidak baik didalam masyarakat dan berhasil mengeluarkan kebijakan tanpa ada penolakan dari masyarakat ini merupakan hasil yang didapatkan. kemahiran Obama dalam berbicara membawa dia 15 . di depan lembaga-lembaga secara resmi) dan informal (dalam keluarga dan bersosialisasi dengan masyarakat). dengan cara ini kita dapat mengekspresikan. dengan keterampilan berbicara kita dapat mengeluarkan kalimat atau kata-kata secara tersusun secara baik dan membuat orang lain bersimpati dengan hal yang kita sampaikan. kerabat dan orang lain).

mereka percaya bahwa Obama dapat membawa perubahan bagi Amerika Serikat seperti apa yang selama ini ia pidatokan. semakin lihai sesorang dalam memberikan informasi semakin besar kemungkinan informasi itu dapat diterima dengan baik. Soekarno dapat membuat ratusan juta rakyat Indonesia kagum akan kemahirannya dalam berpidato sehingga rakyat Indonesia percaya ia mampu memimpin bangsa Indonesia. dan tentunya berpengaruh terhadap kualitas kerja. membuat mata kita terbuka bahwa lewat pidatonya saja ia dapat mengubah pilihan publik AS yang sebenarnya tidak suka dengan orang kulit hitam menjadi mendukungnya. Banyak sekali fakta yang membuktikan bahwa pemimpin yang lihai dalam berbicara mempunyai pengaruh yang baik terhadap lingkungannya terutama dalam tingkat kepercayaan orang-orang yang dipimpinnya.1 di Amerika Serikat. dengan begitu apapun yang 16 . mungkin kita akan kesulitan dalam mencerna setiap informasi yang dia berikan. Kemahiran Obama dalam berbicara di publik Amerika membuat publik menaruh kepercayaan yang besar pada sosok Barack Obama. Menjadi pembicara yang baik merupakan salah satu syarat menjadi seorang pemimpin yang berdampak. Melihat fakta yang terjadi pada terpilihnya Obama menjadi Presiden AS. dengan begitu pengaruh yang ditimbulkan akan berdampak positif karena kemampuan kita dalam mengkomunikasikan kepada orang lain. orang-orang tercengang dan kagum dengan pidatopidatonya yang luar biasa. sehingga kemapuan berbicara pemimpin seseorang sangat penting dalam mengkomunikasikan informasi-informasi maupun tugas-tugas kantor. Seberapa besarnya pengaruh pemimpin itu tergantung kepada seberapa hebatnya dia dalam menyampaikan sesuatu kepada rakyatnya. jika atasan anda tidak mampu memotivasi anda dalam bekerja. Presiden pertama kita Ir. Ternyata kemahiran berbicara seseorang dapat membawa efek yang besar terhadap lingkungannya. Ini juga pernah terjadi di Indonesia. Bayangkan saja jika anda seorang karyawan yang mempunyai seorang atasan manajer.menjadi orang no. Seorang pemimpin ataupun calon pemimpin harus memiliki kepandaian dalam berbicara karena pengaruh dan tingkat kepercayaan orang lain dapat ditentukan lewat seberapa lihainya anda menyampaikannya. Dengan kualitas berbicara yang baik tentunya diperlukan untuk seorang pemimpin. jika atasan anda tidak pandai dalam berbicara. mungkin semangat kerja anda tidak maksimal. Dengan kemahirannya dalam berbicara membuatnya mendapat kepercayaan masyarakat Amerikat Serikat yang menaruh harapan besar pada seorang Barack Obama.

disampaikan dapat diterima dan ditanggapi dengan baik. Seorang pemimpin adalah seorang yang dapat menunjukkan pengaruhnya terhadap orang lain. 17 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful