P. 1
MAKALAH FISIKA

MAKALAH FISIKA

|Views: 242|Likes:

More info:

Published by: Novy Imoetz Laidiesz on Nov 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2015

pdf

text

original

MAKALAH FISIKA

DI S U S U N OLEH:

KELOMPOK 6
1. NOVIANTY 2. NURDIN 3. NASRI RABBIWALDI 4. NURJANNATI 5. PURNAMA SARI 6. RAHMAYANI

AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN YAYASAN HARAPAN BANGS BANDA ACEH 2010

BAB I PENDAHULUAN A.latar belakang
Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik. Alat ini sering digunakan oleh teknisi elektronik yang biasanya menjadi satu dalam multi tester atau Avometer. Amperemeter adalah alat untuk mengukur kuat arus listrik dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang secara seri (berderet) dengan elemen listrik. Dalam praktikum sumber listrik arus searah , amperemeter biasanya digunakan untuk mengukur besarnya arus yang mengalir pada kawat penghantar.

Multimeter sering dignakan dalam pengukuran besaran-besaran listrik . Selain itu alat ini juga atau biasa disebut AVO (ampere, volt, dan ohm) meter yang artinya suatu alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kuat arus listrik (I) dengan satuan ampere, mengukur tegangan listrik (V) dengan satuan volt, dan untuk mengukur besarnya

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG

BAB II ALAT-ALAT UKUR LISTRIK
A. VOLMETER B. AMPEREMETER C. MULTIMETER D. OHMMETER E. OSILOSCOP

BAB II A. ALAT-ALAT UKUR LISTRIK
Alat-alat ukur dasar listrik yang sering digunakan adalah Voltmeter, Ampermeter, ohmmeter,Multimeter ,baik yang analog maupun digital dan Osiloskop.

1.VOLMETER.
Alat ukur tekanan

Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik. Alat ini sering digunakan oleh teknisi elektronik yang biasanya menjadi satu dalam multi tester atau Avometer. Avometer adalah singkatan dari Amperemeter, Voltmeter dan Ohmmeter.Voltmeter yang sering digunakan di laboratorium sekolah. Kemampuan pengukurannya terbatas sesuai dengan nilai maksimum yang tertera dalam alat ukur itu. Ada yang maksimumnya 5 V, 10 V dan 20V dan seterusnya.

Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial listrik Voltmeter biasanya disusun secara paralel (sejajar) dengan sumber tegangan atau peralataan listrik. Cara memasang voltmeter adalah dengan menghubungkan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih tinggi (kutub positif) harus dihubungkan ke terminal positif voltmeter,dan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih rendah (kutub negatif) harus dihubungkan ke terminal negatif voltmeter. biasanya voltmeter digunakan untuk mengukur sumber tegangan seperti baterai, elemen Volta, atau aki.

Bagian-bagian voltmeter hanya terdiri dari skala penunjuk besarnya tegangan, setup pengatur fungsi, dan kutub positif serta negatif. Selain voltmeter sederhana, juga tedapat voltmeter elektronik yaitu voltmeter elektronik analog dan voltmeter digital. Cara Membaca voltmeter(hampirsama dengan Ampermeter) dengan rumus sebagai berikut

NP=Nilai Pengukuran PJ= Petunjuk Jarum (nilai yang dibaca jarum) ST= Sekala Tertinggi (nilai maksimum bila jarum full) BU=Batas Ukur yang digunakan

2.AMPEREMETER

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter. Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt. Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

3. MULTIMETER

Multimeter sering dignakan dalam pengukuran besaran-besaran listrik . Selain itu alat ini juga atau biasa disebut AVO (ampere, volt, dan ohm) meter yang artinya suatu alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kuat arus listrik (I) dengan satuan ampere, mengukur tegangan listrik (V) dengan satuan volt, dan untuk mengukur besarnya Kegunaan multimeter ini selain untuk mengukur besaran-besaran listrik juga sangat berguna untuk mencari dan menemukan gangguan yang terjadi pada semua jenis pesawat atau alat-alat elektronika.

4.Ohmmeter

Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm

5.OSILOSKOP

Oscilloscope adalah alat ukur yang mana dapat menunjukkan kepada anda 'bentuk' dari sinyal listrik dengan menunjukkan grafik dari tegangan terhadap waktu pada layarnya. Itu seperti layaknya voltmeter dengan fungsi kemampuan lebih, penampilan tegangan berubah terhadap waktu.Sebuah graticule setiap 1cm grid membuat anda dapat melakukan pengukuran dari tegangan dan waktu pada layar (sreen).

Sebuah grafik, biasa disebut trace /jejak, tergambar oleh pancaran electron menumbuk lapisan phosphor dari layar menimbulkan pancaran cahaya, biasanya berwarna hijau atau biru. Ini sama dengan pengambaran pada layar televisi. Oscilloscope terdiri dari tabung vacuum dengan sebuah cathode (electrode negative ) pada satu sisi yang menghasilkan pancaran electron dan sebuah anode ( electrode positive ) untuk mempercepat gerakannya sehingga jatuh tertuju pada layar tabung. Susunan ini disebut dengan electron gun. Sebuah tabung juga mempunyai elektroda yang menyimpangkan pancaran elektron keatas/kebawah dan kekiri/kekanan. Elektron-elektron disebut pancaran sinar katoda sebab mereka dibangkitkan oleh cathode dan ini menyebabkan oscilloscope disebut secara lengkap dengan cathode ray oscilloscope atau CRO.
 Macam-macam Alat Ukur Listrik beserta Fungsinya 1.Amperemeter Berfungsi untuk mengukur arus listrik. 2. Voltmeter Berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. 3. Ohmmeter Berfungsi untuk mengukur hambatan listrik. 4. Wattmeter Berfungsi untuk mengukur daya listrik. 5. Kwhmeter Berfungsi untuk mengukur energi listrik. 6. Cosφmeter Berfungsi untuk mengukur cos φ. 7. Tachometer Berfungsi untuk mengukur putaran. 8. Luxmeter Berfungsi untuk mengukur intensitas cahaya. 9. Frequencymeter Berfungsi untuk mengukur gelombang AC / frekuensi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->