P. 1
Makalah Bahasa Pergaulan

Makalah Bahasa Pergaulan

|Views: 455|Likes:

More info:

Published by: Diedith Aymiie Phrazzettyou on Nov 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/28/2015

pdf

text

original

MAKALAH PENGARUH BAHASA PERGAULAN DALAM PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA

DISUSUN OLEH : NAMA
DIDIT PRASETYO

NPM
12110005

KELAS
3KA24

UNIVERSITAS GUNADARMA 2010

KATA PENGANTAR

Memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena atas berkah dan karuniaNya saya dapat menyelesaikan makalah ini, yang berjudul Peranan Bahasa pergaulan dalam perkembangan Bahasa Indonesia, beserta komponennya dengan harapan kita sebagai manusia dapat memahami bahasa pergaulan yang baik untuk digunakan dan yang tidak pantas untuk digunakan. Serta juga saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak yan telah mendukung dalam pembuatan makalah ini. Saya sadar makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kritik maupun saran diharapkan dapat diberikan kepada pembaca untuk lebih menyempurnakan makalah ini semoga ada manfaatnya. Terima kasih.

Bekasi, 02 November 2012 Penulis

( DIDIT PRASETYO )

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam era globalisasi ini pergaulan adalah hal yang wajar dan lumrah. Pergaulan adalah salah satu cara memahami hakekat manusia dengan pendekatan yang lebih mengarah kepada teori tentang kepribadian manusia. Dalam kehidupan seharihari manusia tidak terlepas dari sosialisasi antar mahluk hidup. Pergaulan dalam era modern ini memiliki berbagai macam Appresiasi, mulai dari bahasa, tingkah laku, dan gaya hidup. Apalagi teknologi semakin berkembang dengan sangat canggih, dengan hal tersebut dapat mempermudah manusia dalam menjalin pergaulan antar sesama. Dengan berkembangnya teknologi penyampaian berita dan informasi tentang pergaulan, gaya hidup dan informasi-informasi seputar bahasa pergaulan pun akan sangat cepat popular, karena mereka akan melihat, meniru serta menjadikan bahasa pergaulan tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka. Bahasa pergaulan saat ini memang sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan dalam era yang modern ini orang lebih banyak memakai bahasa pergaulan yang mudah dipakai dan tidak asing ditelinga ketimbang harus memakai Bahasa Indonesia yang jarang sekali dipakai dalam kehidupan sehari-hari serta terkesan kaku untuk digunakan. Dalam makalah ini mari kita bahas satu persatu tentang apa pengaruh bahasa pergaulan dalam perkembangan bahasa Indonesia.

BAB II

PEMBAHASAN

1.2 Definisi Bahasa, Bahasa Indonesia & Bahasa pergaulan
Bahasa adalah alat komunikasi antar manusia yang terdapat dalam suatu daerah, negera dan suku. Bahasa yang digunakan berbeda-beda antar Negara, suku dan daerah. Mereka memiliki berbagai ragam bahasa. Contohnya seperti bahasa yang ada di Indonesia antara lain Bahasa sunda, Bahasa Jawa dan banyak lagi bahasa daerah yang lain. Melalui bahasa Manusia dapat berkomunikasi secara baik dan saling memahami. Bahasa pergaulan adalah bahasa yang biasa digunakan dalam pergaulan seharihari tanpa memperhatikan kaidah bahasaIndonesia atau EYD ( Ejaan yang disempurnakan). Bahasa pergaulan ini dianggap bahasa yang lumrah dan wajar dalam era global ini. Hampir semua orang yang berbicara dengan orang terdekat mereka akan merasa lebih nyaman menggunakan bahasa pergaulan daripada menggunakan bahasa Indonesia yang terkesan kaku dan tidak bersahabat dengan telinga. Bahasa Indonesia adalah bahasa utama yang seharusnya digunakan bangsa Indonesia sebagai bahasa resmi. Bahasa Indonesia tumbuh dan perkembang mulai dari bahasa melayu. Pada jaman dahulu kala, bahasa Melayu dipergunakan sebagai bahasa perantara atau komunikasi yang dahulunya dicetak dalam bentuk prasasti. Pada zaman kerajaan sriwijaya Bahasa melayu berfungsi sebagai Bahasa kebudayaan yang ditulis dalam buku-buku dan aturan-aturan hidup serta dalam sastra. Peresmian bahasa Indonesia pertama kali pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam ikrar sumpah pemuda yang berbunyi “Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Pernyataan yang terdapat dalam sumpah pemuda tersebut membuat bahasa Melayu sudah tidak di pakai lagi.

1.3

Fungsi Bahasa Indonesia dalam pergaulan .

Dalam arti nasional Bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebangsaan, lambang identitas nasional, dan sebagai alat penghubung antar warga, antar daerah serta antar budaya. Disamping itu, sekarang ini bahasa Indonesia semakin berkembang semakin besar dan luas, Bahasa Indonesia berfungsi juga sebagai bahasa media massa. Media massa cetak dan elektronik, Baik visual, audio maupun audio visual harus memakai bahasa Indonesia . Media massa menjadi alat sebagai penyebar luasan tata cara penggunaan bahasa Indonesia dalam baik dan benar. Selain itu, Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai alat menyebarluaskan Sastra Indonesia. Sastra Indonesia merupakan suatu wahana pemakaian bahasa Indonesia sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa yang penting dalam dunia International.

1.4

Kedudukan Bahasa pergaulan & Bahasa Indonesia dalam kehidupan.
Bahasa pergaulan merupakan bahasa yang lumrah dan sering digunakan dalam

bahasa kehidupan sehari-hari. Banyak orang-orang yang merasa lebih nyaman berkomunikasi dengan bahasa pergaulan yang mereka gunakan sehari-hari daripada menggunakan bahasa Indonesia yang terkesan kaku dan resmi. Dalam era modern ini Orang –orang yang awam dan tidak begitu mengerti pendidikan serta berpengetahuan rendah mereka lebih memilih menggunakan bahasa pergaulan mereka daripada bahasa baku. Sedangkan, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, seperti tercantum dalam ikrar sumpah pemuda 1928. Dalam ikrar tersebut dijelaskan bahwa bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional, kedudukannya berada di Atas bahasa-bahasa daerah. Tetapi apabila dilihat dari aktualisasi nya Bahasa Indonesia hanya digunakan oleh segelintir orang yang memang memerlukannya. Seperti pidato, membuat tesis, membuat skripsi, membuat laporan, daln lain-lain. Bahasa Indonesia dianggap sebagai bahasa resmi dan hanya di gunakan pada acara resmi saja. Maka dari itu mengapa kedudukan bahasa pergaulan lebih tinggi daripada bahasa Indonesia? Padahal, seharusnya bahasa Indonesia lah yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari bahasa pergaulan.

1.5

Sebab-sebab mengapa bahasa pergaulan digunakan.

Seperti yang dibahas pada bahasan sebelumnya, yang menjelaskan bahwa pada kenyataannya bahasa pergaulan lah yang memiliki kedudukan tinggi dibanding bahasa Indonesia. Ada beberapa penyebab yang membuat kedudukan bahasa pergaulang lebih tinggi dibanding bahasa Indonesia.

a. Dipandang dari jumlah orang yang berbicara ( penutur ) Penutur bahasa adalah orang yang mencetuskan atau membuat bahasa pergaulan. Pada era baru ini banyak sekali tercipta bahasa pergaulan baru. Semua itu terkesan seperti membuat bahasa baru. Kemudian setelah membuat dan mencetuskan penutur mulai mempublikasikan bahasa pergaulan tersebut melalui kehidupan sehari-hari, sosial media dll. Kemudian, orang merasa tertarik dengan bahasa baru tadi, setelah itu bahasa pergaulan tadi mulai di terima masyarakat dan menjadi bahasa pergaulan yang biasa digunakan. Semakin banyak yang mengucapkan bahasa tersebut, maka akan semakin banyak pula yang mengucapkan.

b. Dipandang dari Luas penyebaran bahasa.
Penyebaran suatu bahasa tentu ada hubungannya dengan penutur Bahasa itu sendiri. Semakin luas wilayah juga berpengaruh untuk menyebarkan bahasa pergaulan.

Semakin cepat penyebaran untuk bahasa pergaulan.

c. Dipandang dari Luas pemakaian
Bahasa pergaulan adalah bahasa yang lumrah,Maka dari itu. Karena pemakaian semakin banyak yang menuturkan maka akan membuat orang terbiasa akan hal itu. Bahasa pergaulan juga banyak yang menggunakan jadi mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri dengan keadaan.

Bahasa pergaulan yang cenderung ringkas,mambawa dampak besar dalam kehidupan sehari-hari. Karena tingkat keseringan, penggunaan yang terlalu tinggi serta jajaran masyarakat yang termasuk luas membuar bahsa pergaulan amat sangat mudah di praktekan. Pada dasarnya setiap orang akan senantiasa peka dan mudah terpengaruh apabila setiap hari dan di berbagai kesempatan di pengaruhi atau diberikan dengan

ragam ringkas bahasa pergaulan. Bahasa pergaulan pada saat sekarang ini hampir setiap pelosok negeri dapat kita lihat dan mencerna melalui saluran Televisi, majalah, komik, novel, Koran dan film-film remaja. Artinya, hampir setiap saat kita menyaksikan dan dengan mudah terpengaruh. Setelah melihat dan terlibat langsung dalam penggunaan bahasa pergaulan kemudian kita akan mempraktekannya.; seperti berkomunikasi dengan teman sebaya, melakukan aktifitas seperti jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan lain-lain. Sepertinya bukan hal yang special lagi apabila kita menjumpai orang yang berbincang setiap harinya dengan bahasa pergaulan, bukan hanya dengan bicara atau secara lisan bahkan dengan tulisan pun orang-orang yang sudah terbiasa dengan bahasa pergaulan. Seolah pembendaharaan kita terhadap kata terbatas ruangnya. Contohnya singkatan-singkatan pada pesan singkat yang menggunakan singkatan-singkatan yang tidak terdapat pada EYD (Ejaan yang di sempurnakan), Tentu saja dengan hal itu membuktikan bahwa kita masih kurang pandai dalam berkomunikasi.

1.6

Pengaruh bahasa pergaulan terhadap perkembangan bahasa Indonesia.
Bahasa pergaulan pada kenyataannya lebih sering digunakan daripada bahasa

Indonesia. Sebagaimana kita tahu, bahasa Indonesia seharusnya menjadi bahasa yang lebih tinggi nilainya dari bahasa manapun. Adapun pengaruh bahasa Indonesia

terhadap perkembangan bahasa Indonesia adalah sebagai berikut : a. Bahasa Indonesia diaanggap sebagai bahasa kaku, dan pantas digunakan oleh orang-orang tertentu saja. Sehingga Bahasa Indonesia tidak akan berkembang dan tersebar luaskan ke anak cucu kita. b. Perkembangan bahasa Indonesia dalam ragam lisan. Didalam ragam lisan unsure-unsur fungsi gramatikal, seperti subjek, predikat dan objek tidak selalu dinyatakan. Unsur-unsur itu akan perlahan-lahan ditinggalkan. Hal tersebut terjadi karena bahasa pergaulan dapat digunakan dan dibantu oleh gerak, mimik, pandangan, anggukan atau intonasi. c. Perkembangan bahasa Indonesia dalam ragam lisan sangat terikat pada situasi, ruang dan waktu, sehingga orang yang dibicarakan secara lisan dalam sebuah ruang , hanya akan berarti dan berlaku waktu itu saja . karena

orang akan lebih paham lebih menghargai bahasa Indnesia dalam ragam tulis, yang tidak terpaku pada situasi, kondisi, dan waktu. Contohnya saja seperti novel karangan Indonesia yang dapat dimengerti oleh orang yang berada di Amerika, sebuah buku yang dibuat pada tahun 1985 dapat dibaca oleh pembaca yang hidup di tahun 2009 d. Akan tercipta bahasa pergaulan baru, pada era baru, sehingga bahasa pergaulan yang sering dipakai akan terus merajalela. Dan membuat orang lupa akan menggunakan bahasa Indonesia yang baik. e. Bahasa pergaulan mudah dipelajari dan cepat tersebar luas karena media massa seperti tv, radio dan majalah meruapakan sarana penyebarluasan dalam bahasa pergaulan. Contohnya seperti film remaja yang lebih menggunakan “elo” “gue” daripada “saya” atau “anda”. f. Dengan kondisi yang menjelaskan bahwa bahasa pergaulan pada kenyataannya lebih tinggi daripada bahasa Indonesia. Indonesia justru tertinggal jauh untuk kosa kata baru dalam bidang teknologi informasi. Contohnya seperti orang lebih mengenal dengan nama Komputer,Online, Upload, download, Website. Daripada bahasa Indonesianya. Padahal

bukankah lebih kita seharusnya lebih mengerti istilah tersebut dengan terjemahan bahasa Indonesia. Seperti download yang seharusnya Unduh, Website yang seharusnya Laman dan masih banyak lagi kosa kata yang terpengaruh oleh bahasa pergaulan. Sudah dipastikan bahwa bahasa pergaulan sangat merusakan tatanan bahasa Indonesia Mudah-mudahan saja keberadaan bahasa Indonesia masih terus berkembang sampai nanti.

1.7

Usaha untuk mempertahankan bahasa Indonesia daripada bahasa pergaulan.

Seharusnya kita berbagga diri memiliki bahasa seperti bahasa Indonesia yang dapat menyatukan antar umat, menyatukan budaya, suku dan bahasa Indonesia yang telah dikenal dikancah international. Berikut adalah saran untuk mengusahakan agar bahasa Indonesia lebih diminati daripada bahasa pergaulan : 1. Memberi arti penting bahasa Indonesia, maksudnya adalah meyakinkan diri kita bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang memiliki arti penting dan menuturkannya dengan lembut sopan dan pastinya dengan memperhatikan kaidah yang ada. 2. Mencoba menerapkan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. 3. Menerapkan bahasa Indonesia pada anak-anak di sekolah seperti SD, SMP, SMP Bahkan universitas, karena jika dalam Universitas akan banyak pembuatan makalah yang harus menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. 4. Materi pembelajaran bahasa Indonesia harus mempunyai prioritas yang utama. Tujuan pokok belajar bahasa Indonesia harus diterapkan. Selain itu, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana menarik minat baca peserta didik terhadap buku-buku bahasa dan sastra Indonesia. 5. perkembangan bahasa pergaulan dapat dibendung. Dengan syarat harus adanya sinkronisasi dan kerjasama berbagai pihak entah itu akademisi, pelajar, pejabat pemerintah, serta lembaga terkait agar penggunaan bahasa Indonesia mencapai entitas utamanya. 6. Dan yang kunci yang terpenting adalah untuk setiap rakyat Indonesia untuk memiliki kecintaan terhadap bahasa Indonesia.

BAB III KESIMPULAN

Bangga menggunakan bahasa Indonesia merupakan wujud dari kecintaan terhadap tanah air kita Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional dan itu sudah diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2009 pasal 25 tentang bahasa. Pentingnya pengaturan dan penjelasan terhadap status bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia bukan hanya digunakan sebagai bahasa percakapan baik itu formal atau nonformal melainkan juga sebagai bahasa ilmiah yang berpengaruh besar terhadap pembangunan nasional. Sebagai sarana komunikasi, bahasa Indonesia mempunyai peran untuk menyampaikan informasi. Peran sebagai penyampai informasi ini menuntut agar bahasa Indonesia itu digunakan dengan baik dan benar. Hal ini cukup mendasar karena bahasa Indonesia diharapkan mampu sejajar dengan bahasa internasional. Berdasarkan penggunaannya bahasa Indonesia dibagi menjadi ragam lisan dan tulisan. Kemudian ragam baku dan nonbaku. Semuanya itu digunakan bergantung pada situasi dan tempat juga dengan siapa bahsa Indonesia itu digunakan. Dalam kondisi tertentu, seperti situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi prioritas utama. pada situasi seperti ini bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baku. Penggunaan bahasa sesuai konteks akan sesuai dengan kaidah penggunaan bahasa. Selain itu adapula bahasa pergaulan. Perlu untuk dipahami bahawa bahasa pergaulan (prokem) bukanlah merupakan bagian dari bahasa resmi. Pada dasarnya bahasa ini adalah bahasa yang digunakan pada tingkatan rendah yaitu sebagai bahasa percakapan. msekipun secara struktur tidak jauh berbeda dengan struktur bahasa Indonesia baku. Fakta ini kadang membingungkan orang asing yang sedang belajar bahasa Indonesia karena mereka akan susah untuk membedakan bahasa pergaulan sebagai bahasa pergaulan dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Hal ini disebabkan karena eksploitasi bahasa pergaulan yang begitu gencar. Akibat buruknya adalah makain tergerusnya peranan bahasa Indonesia dalam penggunaannya sehari-hari.

BAB IV

PENUTUP
Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting. Apapun bahasa yang kita gunakan mudah-mudahan tidak membuat kita menjadi bercerai berai. Justru dengan adanya bahasa dapat membuat kita menjadi satu kesatuan dan saling menghargai satu sama lain. Semoga apa yang dibahas dalam makalah ini dapat menjadi pelajaran dan membuat kita menjadi bertambah ilmu dan saling menghargai. Adakalanya kita sebagai manusia bias memilih dan membedakan mana yang harus diikuti mana yang tidak. Mohon kiranya apabila makalah ini jauh dari kata sempurna, kembali lagi bahwa kami hanya manusia biasa yang memiliki kekurangan dan kesempurnaan adalah milik Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih atas perhatian dan pihak-pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini, dan kami juga mengucapka terima kasih kepada sumber-sumber yang memberi kami referensi dalam pembuatan makalah ini. Terima kasih.

Penulis

Didit prasetyo

DAFTAR PUSTAKA –

Pengaruh bahasa http://fredypurbayadhyfha.wordpress.com/2012/04/24/pemakaian-bahasa-gaulmempengaruhi-perkembangan-bahasa-indonesia/ Defini bahasa : http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa Pengaruh bahasa pergaulan http://edukasi.kompasiana.com/2010/11/02/pengruh-penggunaan-bahasa-gaulterhadap-perkembangan-bahasa-indonesia/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->