PENERAAN TERMOMETER (K.I.

1)
I. Pendahuluan
A. Latar Belakang
Termometer sudah tidak asing lagi di telinga kita. Termometer adalah alat ukur panas yang digunakan untuk mengukur temperatur. Termometer memiliki banyak jenis, diantaranya adalah termometer batang dan termometer badan. Termometer batang adalah termometer yang yang paling banyak kita jumpai. Sedangkan termometer badan adalah termometer yang kusus digunakan untuk mengukur suhu badan. Informasi keadaan suhu sangatlah kita butuhkan, salah satu manfaatnya adalah untuk mengetahui tingkat suhu tubuh, sehingga kita dapat menyesuaikan dengan keadaan suhu tubuh, selain itu dengan mengetahui tingkat suhu kita juga dapat meramalkan cuaca.

B. Tujuan Percobaan
Dapat melakukan peneraan termometer .

II. Dasar Teori
Termometer badan memiliki skala dari 350C sampai dengan 420C sehingga tidak dapat ditera secara langsung dengan es yang mencair atau dengan air yang mendidih. Termometer badan dapat ditera dengan termometer batang. Untuk mendapatkan titik didih air harus diingat dan diperhatikan barometer dan tabel titik didih. Pada pembacaan barometer harus dilakukan koreksi sebagai berikut : ( dengan : h ) ( )

= tekanan barometer terkoreksi ( sesungguhnya ) = tekanan barometer terbaca = suhu kamar ( percepatan gravitasi dilaboratorium adalah 978 cm/det2)

t

Termometer badan dengan skala 350C sampai 420C Skema percobaan 1 Skema percobaan 2 . Jika termometer badan menunjukkan t’ maka koreksi badan adalah tx –t’. Termometer batang dengan skala -100C sampai 1100C 4. Bejana didih 2. maka harga skala termometer batang adalah : ( ) Bila termometer batang yang dimasukkan dalam air hangat menunjukkan t0C maka temperatur yang sesungguhnya diperoleh dari persamaan : ( ) ( ) Koreksi termometer batang adalah selisih antara suhu sesungguhnya dan suhu terbaca.Jika titik didih pada tekanan udara seperti persamaan diatas dan menurut tabel adalah T0C. III. Alat dan Skema Percobaan 1. Bejana es 3. Metode Percobaan A. sedang pembacaan termometer batang didalam bejana didih b0C dan pembacaan didalam bejana es a0C. jadi tx – t.

Skala tersebut digunakan untuk mencari suhu sesungguhnya dari termometer batang dan termometer badan pada persamaan (3). Catatlah pembacaannya. Buatlah air hangat dalam bejana gelas dengan temperature diukur dengan termometer batang kira-kira 400C. 3. 370C. Ulangi percobaan langkah 3 beberapa kali. Ulangi percobaan ini 5 kali atau lebih. Nilai kesetaraan antara termometer batang dan termometer badan dapat diperoleh dari grafik hubungan antara nilai suhu sesungguhnya dari kedua termometer tersebut. Masukkanlah termometer batang kedalam bejana es yang berisi es yang sedang mencair. Bila T (dari tabel titik didih) dan a & b telah diketahui. batang sewaktu thermometer badan menunjukkan 400C. 350C. Nilai a dan b terbaik masing-masing dapat dicari dengan menggunakan persamaan berikut : ̅ ∑ √ ̅ ∑ √ Sedangkan untuk ralat masing-masing a dan b terbaik didapat dengan persamaan : . Masukkanlah termometer batang kedalam bejana didih. IV.B. Prosedur Percobaan 1. Analisa Data Tekanan udara dapat diperoleh dengan membaca barometer dan melakukan koreksi pada tekanan yang terbaca berdasarkan persamaan (1). Masukkanlah termometer batang dan termometer badan bersama-sama kedalamnya. 380C. Catatlah pembacaan termometer . 360C. Ulangi percobaan ini 5 kali. 2. Catatlah juga pada saat ini pembacaan barometer dan termometer kamar. Catatlah pembacaan termemeter ini. 390C. maka skala pada termometer batang dapat dihitung berdasar persamaan (2). 4.

Data.7 5. Pembacaan Termometer batang pada Bejana Es No. 1 b0C 94 . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ̅ ̅ a0C 4 7 7 8 9 6 5.̅ ∑ √ ∑ √ (̅ ) ̅ (̅ ) Sementara untuk percobaan (3) digunakan persamaan : ( ) V. Data t kamar barometer = 270C = 76 cmHg Tabel 1. Grafik. Pembacaan Termometer batang pada Bejana Didih No. dan Perhitungan A.5 6 7 °C Tabel 2.

9 37 35.9 41.3 1.9 t’0C 40 39 38 37 36 35 ’0C 42.6 1.5 41 39.2 41 39.7 1.1 2 1.6 95 96 97 95 °C Tabel 3. Pembacaan Termometer batang dan Termometer badan No.5 37. 1 2 3 4 5 6 t 0C 39.4 39 37.9 36.4 1.6 35.2 3 4 5 6 7 8 9 10 ̅ ̅ 89 84 80 78 94.9 B.7 38.9 35 0 C koreksi 2. Grafik .9 koreksi 2.4 37.1 35.1 0.2 2 1.1 0.

6 t (°C) 37.4 y = 1.64 Grafik Kalibrasi Termometer Badan 44 42 40 tx' (°C) y = 1.9 39 39.Grafik Kalibrasi Termometer Batang 43 42 41 40 39 tx (°C) 38 37 36 35 34 33 32 35 35.2714x + 34.9 36.6 38 36 34 32 35 36 37 t' (°C) 38 39 40 .1886x + 34.

2714x + 34.Grafik Nilai Kesetaraan Termometer Batang dengan Termometer Batang 44 42 40 tx' (°C) y = 1. Nilai kalibrasi termometer batang adalah 1.27°C c. Alasan penggunaan metode grafik karena metode ini memiliki banyak keunggulan.6 38 36 34 32 35. Perhitungan Dari hasil analisa grafik diatas dengan mengambil nilai gradient. Pembahasan Metode yang digunakan pada praktikum peneraan termometer ini adalah metode perhitungan menggunakan rumus dan metode grafik.19°C b.9 37 37.9 tx (°C) 39. diantaranya adalah : . Nilai kalibrasi termometer badan adalah 1. diketahui : a.5 C. Nilai kesetaraan antara termometer batang dengan badan adalah 1.5 41 41.27°C Tekanan barometer terkoreksi : ( ( ) ) VI.

beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kesalahan adalah kesalahan posisi pembacaan nilai pada termometer dan keterbatasan ketelitian alat ukur yang digunakan. Keakuratan data dan keberhasilan praktikum yang dilaksanakan juga bergantung pada tekanan dan suhu udara didalam ruangan. yaitu menentukan nilai titik terendah dan tertinggi dari termometer sesuai dengan tempat dimana termometer tersebut digunakan. Peneraan dilakukan dimana kondisi lokasi penggunaan tidak ideal (P tidak sama dengan 1 atm. Percobaan peneraan ini pun tidak luput dari ralat. Hanya mencakup beberapa data 2. . dan g tidak sama dengan 9. Pada percobaan peneraan termometer ini data yang didapat cukup jelas dan real. contohnya dalam mengukur suhu es mencair dan air mendidih. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat keadaan tidak ideal. Dapat diketahui plot yang tidak valid karena berada diluar persamaan linier 2. hal ini dimaksudkan agar skala termometer tersebut dapat dikalibrasi ulang dan hasil pengukurannya menjadi lebih sesuai. Dapat dibandingkan dengan hasil eksperimen lain Selain itu.1. Sulit dalam menentukan garis terbaik 3. dalam hal ini kita tidak boleh menggunakan termometer badan karena termometer badan hanya memiliki skala antara 35˚C sampai 42˚C. dikarenakan data diambil melalui proses pengamatan secara manual. Dalam praktikum ini praktikan harus berhati hati.8 m/s2). kekurangan tersebut diantaranya adalah : 1. Kekurangakuratan dalam menentukan nilai karena keterbatasan skala dalam termometer Tujuan praktikum kali ini adalah menera termometer. dan titik air mendidih tidak 99 derajat celcius). maka akan terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan kesalahan dalam pengambilan data. Mempermudah pembaca memperoleh informasi yang disajikan 3. Dengan mengetahui koreksi termometer kita juga dapat menentukan koreksi barometer dengan menggunakan tabel kesetaraan. nilai yang menjadi acuan termometer pun akan berubah. sesuai dengan kenyataan (titik es mencair tidak 0 atau 1 derajat celcius.

Resnick R. diperoleh hasil sebagai berikut : 1. Kesimpulan Setelah melakukan percobaan dan perhitungan data.John Wiley & Son. Nilai kesetaraan antara termometer batang dengan badan adalah 1.27°C 4. Nilai kalibrasi termometer badan adalah 1. Nilai kalibrasi termometer batang adalah 1. Nilai tekanan barometer terkoreksi adalah 74.5 cmHg VIII.27°C 5.19°C 3. Referensi Halliday D. 2. Farhan Ahmadi Hakim 11/320127/PA/14330 .09)°C sebagai batas atas.VII.26 ± 7. Yogyakarta. 24 September 2012 Asisten praktikan. Nilai skala untuk termometer setelah dilakukan peneraan adalah (6.1995.Physics.39)°C sebagai batas bawah dan (90.52 ± 1.