P. 1
AFASIA

AFASIA

|Views: 8|Likes:

More info:

Published by: Virza Chairunnisa Latuconsina on Nov 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2014

pdf

text

original

AFASIA Broca’s aphasia

PATOLOGI Lesi motor korteks, area Broca

EKSPRESI Tidak fasih

Wernicke’s aphasia

Lesi hemisfer kiri di area Wernicke

Reseptif fasih

KARAKTERISTIK Bicara lambat dan terputus-putus, pasien sulit untuk memilih dan mengatur kata. Nama, kata, dan pengulangan frase, menulis mengalami ganguan. Sukar untuk dimengerti secara komprehensif. Kerusakan pendengaran secara komprensif yang menjadi isi pembicaraan. Pasien tidak peduli dengan defisit yang ada. Penamaan mengalami kerusakan yang parah Pasien tidak mampu menandai objek atau tempat

Anomic aphasia

Lesi hemisfer kiri di area Wernicke

Amnesik fasih

Conduction aphasia

Lesi pada fasiculus arcuate, yang mana menyambung dan mengirim pesan antara area Broca dan Wernickes

Sentral fasih

Pasien sulit mengulang kata, mengganti bunyi kata tertentu dengan kata yang lain (mis : dork diganti fork)

Global aphasia

Lesi pada area frontal temporal

Campuran fasih

Lisan dan tulisan mengalami kerusakan yang parah : nama, pengulangan kata atau frase. Kerusakan dalam penamaan dan menulis. Pengulangan kata dan kalimat lengkap

Transcortical sensory aphasia

Lesi pada perifer Broca dan area Wernickes

Fasih

Transcortical motor aphasia

Lesi pada anterior, superior atau lateral area Broca

Tidak fasih

Lengkap secara keseluruhan. Penamaan dan kemampuan untuk menulis rusak. Pengulangan kata dan kalimat lengkap

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->