PAPER KERJASAMA PERDAGANGAN INTERNASIONAL

OLEH: SITI YUSNIAR Y K ( B 111 09 399) ALFARIS (B 111 09 451 )

. posisi Indonesia sangat strategis di kawasan Asia Pasifik dan Selat Malaka. dan China sekarang adalah negara yang sangat terbuka dengan investasi asing semenjak liberalisasi ekonomi yang dibawa pada tahun 1979 oleh Den Xioping. sehingga wajar dilihat dari faktanya yang ada pada saat ini bahwa China sekarang ini sudah menjadi superpower baru yang bisa menyaingi kekuatan dari Amerika Serikat terutama dalam hal ekonominya. Sedangkan secara ekonomi. akan tetapi kini sudah berubah menjadi negara maju yang perekonomiannya terus berkembang pesat bahkan sudah mengalahkan perkembangan negara-negara diu kawasan Eropa. Indonesia adalah pasar potensial bagi produk-produk negara-negara industri. dengan jumlah penduduk lebih dari 243 juta jiwa. dan bahkan China merupakan salah satu mitra yang penting bagi Indonesia. Cadangan devisa China pada saat ini juga sudah mencapai 3 miliar USD mengalahkan Amerika Serikat. baik bagi Indonesia maupun untuk China sendiri.KERJASAMA EKONOMI INDONESIA DAN CINA MELALUI CAFTA Hubungan antara Indonesia dan China adalah satu hal yang amat penting. Kemudian juga pertumbuhan ekonmi China tidak pernah lepas dari angka dua digit. langsung ataupun tidak langsung. baik di darat maupun di laut. dan para investor pun dipermudah birokrasinya oleh pemerintah setempat. Disamping itu. Kekayaan alam Indonesia yang sangat luar biasa ini jelas sangat menggoda negara-negara industri yang sedang maju saat ini seperti China untuk menguasainya. Dengan menggunakan sistem open door policy atau membuka secara luas investasi asing yang akan masuk ke China. membuat negara ini semakin disegani dalam pertumbuhan ekonominya dan investor asing yang masuk ke China juga semakin banyak. Sedangkan China sendiri adalah dulunya merupakan negara berkembang yang dimana pemerintahnya masih menerapkan sistem tertutup dan belum terbuka dengan negara lainnya. kini makin membaik. ini dikarenakan iklim investasi di China sangat mendukung. Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan sumberdaya alam dan mineral. menjadi alasan utama investor asing berbondong-bondong menginvestasikan properti atau sahamnya di China. Hubungan Bilateral Indonesia-China yang pernah membeku sepanjang pemerintahan Orde Baru. Secara geopolitik.

bermitra dengan China menjadi sesuatu yang tak terelakan sekaligus langkah strategis bagi kepentingan nasional. dianggap bisa membantu Indonesia mengimbangi pengaruh Amerika Serikat. Tampilnya Cina sebagai kekuatan besar di dunia. Uni Eropa dan Jepang di kawasan Asia Pasifik. China menganggap Indonesia adalah negara yang mempunyai potensi sangat besar. perekonomian akan saling terjalin dan tercipta suatu hubungan ekonomi yang saling mempengaruhi suatu negara dengan negara lain serta lalu lintas barang dan jasa akan membentuk perdagangan antar bangsa. maka bukan tidak mungkin perkembangan ekonomi negara tersebut akan tumbuh semakin cepat. hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya sistem inovasi teknologi informasi. dunia usaha China yang ingin berinvestasi di Indonesia juga memerlukan jaminan dari pemerintah RI untuk menghadapi risiko perubahan kebijakan pemerintah daerah. yang pada tahun 2008 mencapai US$ 31 miliar. perdagangan. Namun untuk merealisasikan potensi itu diperlukan penghapusan beberapa hambatan. baik dari pihak China maupun dari pihak Indonesia. Apalagi didukung dengan situasi politik yang kondusif dan lingkungan bisnis yang kompetitif di dalam negara tersebut. Perdagangan internasional pada saat ini secara tidak langsung mendorong terjadinya globalisasi. tidak terlepas dari terjalinnya Free Trade Asean-China. Dan ini bisa menjadi modal yang penting bagi suatu negara untuk menarik investor masuk ke dalam negerinya untuk menanam investasi di negarnya. Selain itu. Hal ini tercermin dari meningkatnya nilai perdagangan kedua negara. dan salah satu perdagangan diantara kedua negara ini yang . Peningkatan hubungan bilateral tersebut. Indonesia berharap lambannya realisasi dana pinjaman China agar bisa cepat terealisasikan sehingga bisa dioptimalkan dengan baik oleh pemerintah Indonesia. diungkapkan oleh Dubes China.Hubungan bilateral antara China dan Indonesia terutama dalam bidang ekonomi saat ini terus meningkat. reformasi politik. transnasionalisasi sistem keuangan. Salah satu cara untuk mempererat hubungan satu negara dengan negara lainnya dalah dengan melakukan perdagangan internasional. Dalam lima tahun ke depan. Dengan perdagangan internasional. Sebaliknya. Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak Susilo B. Seperti halnya hubungan antara Indonesia dan China. Perdagangan internasional merupakan salah satu aspek penting dalam perekonomian setiap negara di dunia. dan investasi. hubungan ini sangat lekat dengan adanya perdagangan internasional. Bagi Indonesia yang menginginkan kondisi stabil di kawasan. Yudhoyono memperkirakan nilai perdagangan Indonesia-China akan mencapai US$ 50 miliar.

ban. paling tidak Indonesia harus sudah bisa . serta otomotif. Untuk ekspor ke China sendiri yang paling dominan adalah ekspor biji kakao.7 persen dari tahun sebelumnya. ini perlu dijadikan perhatian yang serius bagi pemerintah Indonesia yang dimana Indonesia sebagai negara berkembang harus bisa untuk mengolah atau memilih ekspor dengan pendapatan yang cukup besar.63 %) pada tahun 2009.9 miliar dollar AS atau naik 31. Sejak CAFTA diterapkan. Indonesia hanya bisa mengirim bahan-bahan mentah seperti hasil bumi untuk dijadikan komuditas ekspor ke China dalam rangka CAFTA ini. Berbagai produk nasional yang terancam akan membanjirnya produk China antara lain dalam bidang : tekstil dan produk tekstil. Dan akan masih banyak lagi produk-produk dari China yang akan membanjiri pasar Indonesia juga pemerintah tidak segera mengantisipasinya.12 juta (9. Dan juga produk-produk China yang masuk ke China juga menjadi sangat banyak dan bahkan membanjiri pasar lokal Indonesia. Indonesia sendiri kini berada dalam urutan kelima dalam pemasok biji kakao ke negara China dengan nilai USD 25. Sedangkan bagi Indonesia sendiri. dikarenakan Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial yang berada di kawasan Asia Tenggara. karena banyak negara yang menjadi pesaing dalam ekspor produk ini. furnitur. yang hanya memikirkan untuk memilih barang semurah mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Indonesia memang dikenal sebagai penghasil biji kakao yang baik dan juga berkualitas tinggi. dengan investasi langsung mencapai 2. jangan hanya bisa mengekspor barang mentah saja. mainan anak-anak. atau hasil bumi saja.masih baru dan juga masih berjalan sampai saat ini adalah adanya perdagangan bebas CAFTA (China Asean Free Trade Area). elektronika. seperti misalnya Italia dan juga Malaysia. Dengan harganya yang relatif murah dan juga dari segi kualitas juga tidak kalah berbeda dengan barang-barang bermerek lainnya. masyarakat Indonesia sudah terbiasa menjadi masyarakat yang konsumtif. Hingga akhir 2010 terdapat lebih dari seribu perusahaan China yang tercatat di Indonesia. Dengan banyaknya saingan yang ada maka. industri permesinan. Akan tetapi ekspor ini bukan tanpa halangan. Dimana harganya pun masih relatif murah sehingga pendapatan untuk negara juga tidak terlaru besar. jumlah perusahaan China yang menanamkan investasi di Indonesia juga bertambah. membuat produk China diserbu oleh konsumen Indonesia yang rata-rata dalam memilih suatu produk dilihat dari harganya yang terjangkau terlebih dahulu. alas kaki. tidak heran kalau sector inilah yang menjadi andalan Indonesia untuk ekspor ke China.

Bila memang ada kerugian akibat perdagangan bebas. CAFTA tetap dilanjutkan dan tidak ada rencana notifikasi karena kerugian akibat kecurangan perdagangan (unfair trade). karena perdagan bebas ini melingkupi keseluruhan negara-negara Asia Tenggara. kesepakatan bukan hanya dengan China tapi juga dengan negara ASEAN. karena lebih menyulitkan dan membutuhkan proses lama. mendorong peluang non perdagangan seperti investasi langsung untuk kapasitas produksi dan memperbaiki logistik. Karena proses negosisasi ini sendiri bukan hanya Indonesia saja yang terlibat. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Atma Jaya. Menurut Anggito Abimanyu seorang pengamat ekonomi Perjanjian CAFTA yang disepakati menteri perdagangan ASEAN-China. Menurut dia. kemudian minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan minyak mentah. ekspor Indonesia didominasi produk mentah dan bahan baku seperti biji kakao. yakni perlindungan produk dalam negeri (safeguard). Pertama.mengekspor barang setengah jadi bahkan barang yang sudah jadi. bila suatu negara mengalami defisit. Sementara itu. Selain itu. KESIMPULAN Hubungan antara Indonesia dan China yang sebelumnya sempat kurang baik dan tidak terlaru dekat pada era rezim orde lama kini berangsur membaik dan bahkan sekarang menjadi . Ketiga. akan tetapi Negara-negara ASEAN juga harus ikut terlibat. maka membutuhkan biaya mahal dan proses panjang untuk membuktikan hal tersebut. ada beberapa penyelamatan jangka pendek terkait pemberlakuan CAFTA itu. perlu memanfaatkan peluang dengan mengidentifikasi sektor yang komplemen terhadap produk China. Kedua. sehingga pendapatan untuk negara juga semakin bertambah besar. pembentukan tim pengkajian terhadap perdagangan bilateral. A Prasetyantoko menambahkan. Karena selama ini. program antidumping maupun kewajiban mencantumkan produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). impor dari China sudah berbentuk barang setengah jadi dan barang yang sudah jadi terutama dalam bidang tekhnologi. CAFTA dalam jangka menengah memberi kesempatan untuk memacu daya saing perekonomian domestik. ada tiga. Pemerintah tampaknya tidak perlu renegosiasi perjanjian perdagangan ASEAN-China. negara surplus harus mendorong impor. Dalam jangka menengah.

1 Dalam hal ini. salah satu perwujudan dari hubungan mitra dagang yang baik antara China dan juga Indonesia adalah dengan adanya CAFTA (China ASEAN Free Trade Area) yang dimana CAFTA ini sebenarnya dimulai ketika era Megawati namun itu hanya pondasi awal.806 dengan skala modal Rp 1 Miliar hingga Rp. a) Dampak Negatif  Pertama: serbuan produk asing terutama dari Cina dapat mengakibatkan kehancuransektor-sektor ekonomi yang diserbu. dan ini merupakan hal yang sangat harus diperhatikan oleh pemerintah.com/2012/04/kerjasama-ekonomi-indonesia-china-dalam. diakses tgl 1 November 2012 jam 09.1% pada 2004 menjadi 27.9% pada 2008. peran industri pengolahan mengalami penuruna n dari 28.blogspot. . 5 Miliar. yang dimana pemerintah harus bisa melindungi masyarakatnya dari serbuah produkproduk asing. Indonesia sudah diresahkan dengan membanjirnya produk-produk China di pasaran lokal. Jumlah IKM yang terdaftar pada Kementrian Perindustriantahun 2008 mencapai 16. http://iqbalmanjada.10. Pada awal dimulainya CAFTA ini. Diproyeksikan 5 tahun kedepan penanaman modal di sektor industri pengolahan mengalami penurunan US$ 5miliar yang sebagian besar dipicu oleh penutupan sentra-sentra usaha strategis IKM(industri kecil menegah).mitra dagang yang cukup strategis. karena kalau tidak secepatnya diantisipasi bukan tidak mungkin pasar lokal akan diisi penuh oleh produk China dan pengusaha lokal hanya bisa tertunduk lesu dan melihat took-tokonya tutup gulung tikar. dan implementasi yang nyata dari perjanjian CAFTA itu dimulai pada 1 januari 2010. Oleh karena itu perlu pemerintah harus mengkaji benar manfaat dan juga kerugian yang di dapat dari CAFTA ini. Berdasarkan data Kamar D agang dan Industri (KADIN) Indonesia.html. 1 Mohammad Iqbal. Padahal sebelum tahun 2009 saja Indonesia telahmengalami proses deindustrialisasi (penurunan industri). terdapat dampak positif dan negatif dari adanya ACFTA yang diberlakukanoleh Indonesia. yang membuat pengusaha dalam negeri kita kewalahan dan bahkan ada yang gulung tikar.

” Gejala inilah yang mulai tampak sejak awal tahun 2010. para pedagang jamusangat senang dengan membanjirnya produk jamu Cina secara legal yang harganyamurah dan dianggap lebih manjur dibandingkan dengan jamu lokal. yang sangat mung kin berkembang adalah ekspor bahan mentah. Misal. sedangkan tren pertumbuhan ekspor Cina ke Indonesiamencapai 35.09%. 9/1/2010). yakni dengan banting setir dari produsen tekstil menjadi importir tekstil Cina atau setidaknya pedagang tekstil.Dari jumlah tersebut. murah dan tidak perlu repot-repot jika diproduksi sendiri. Pola ini malah sangat digemari oleh Cina yangmemang sedang “haus” bahan mentah dan sumber energi untuk menggerakkanekon ominya. 9/1/2010).95%. harga tekstil dan produk tekstik (TPT) Cina lebih murah antara 15% hingga25%.Segala nya bergantung pada asing. Sederhananya. sedangkan sektorsektor vital ekonomi dalam negeri juga sudah dirambah dan dikuasai asing. bagaimana mungkin produkproduk Indonesia memiliki kemampuan hebat bersaing di pasar ASEAN dan Cina? Data menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ekspor non-migas Indonesia ke Cina sejak 2004hingga 2008 hanya 24. Hal yang sangat memungkinkan bagi pengusahalokal untuk bertahan hidup adalah bersikap pragmatis. apalagi perbedaannya besar ( Bisnis Indonesia.  Ketiga:karakter perekomian dalam negeri akan semakin tidak mandiri dan lemah.  Kedua: pasar dalam negeri yang diserbu produk asing dengan kualitas dan harga yangsangat bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usaha dari prod usen di berbagai sektor ekonomi menjadi importir atau pedagang saja. Sebagaicontoh. Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). Bahkan produk “tetek bengek” seperti jarum sajaharus diimpor. selisih 5% saja sudah membuat industri lokal kelabakan. Ade SudrajatUsman. Akibatnya. bukannya hasil olahan yang memiliki nilaitambah seperti ekspor hasil industri. Kalaupun ekspor Indonesia bisa digenjot. makaapalagi yang bisa diharapkan dari kekuatan ekonomi Indonesia?  Keempat: jika di dalam negeri saja kalah bersaing. . Jika banyak sektor ekonomi bergantung pada impor. produsen jamu lokal terancam gulung tikar.“Buat apa memproduksi tekstil bila kalah bersaing? Lebih baik impor saja. 85% di antaranya akan mengalami kesulitan dalam menghadapi pe rsaingan dengan produk dari Cina ( Bisnis Indonesia.

Perjanjian yang ditandatangani pada 2 Uasuin. Sehingga produsen maupun para importir dapat meningkatkan volume perdagangan yang tidak terlepas dari kualitassumber yang diproduksi  Ketiga: ACFTA akan berpengaruh positif pada proyeksi laba BUMN 2010 secara agregat. b) Dampak Positif dari adanya ACFTA  Pertama:ACFTA akan membuat peluang kita untuk menarik investasi. Keoptimisan tersebut. Rabu (20/1). ketersediaan lapanga nkerja semakin menurun. BUMN akan dapat memanfaatkan barang modal yang lebih murahdan dapat menjual produk ke Cina dengan tarif yang lebih rendah pula( pemaparan Menkeu SriMulyani dalam Rapat Kerja ACFTA dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR RI. Dampaknya. sementara pada periode Agustus 2009 saja jumlah pengangguran terbuka diIndonesia mencapai 8. Hal ini dimotivasi dengan adanya persaingan ketat antara produsen. Namun disamping itu faktor laba bersih.com/2012/01/03/dampak-acfta-terhadap-perekonomian-indonesia/.96 juta orang. Di akses tanggal 1 November 2012 pukul 11. http://uasuin.Porsi terbesar (91 persen) penerimaan pemerintah atas laba BUMN saat ini berasal dariBUMN sektor pertambangan. .wordpress. Padahal setiap tahun angkatan kerja baru bertambah lebih dari 2 juta orang. karena denganadanya AC-FTA.9 miliar orang. Kelima: peranan produksi terutama sektor industri manufaktur dan IKM dalam pasar nasional akan terpangkas dan digantikan impor. Hasil dariinvestasi tersebut dapat diputar lagi untuk mengekspor barangbarang ke negara yangtidak menjadi peserta ACFTA  Kedua :dengan adanya ACFTA dapat meningkatkan voume perdagangan.04. BUMNtersebut membutuhkan impor barang modal yang cukup signifikan dan dapat menjualsebagian produknya ke pasar Cina.2 Kesepakatan Perdagangan Bebas China-ASEAN (ACFTA) yang mulai berlaku Januari lalu telah membentuk sebuah blok ekonomi 1. jasa keuangan dan perbankan dan telekomunikasi. prosentase pay out ratio atas laba jugamenentukan besarnya dividen atas laba BUMN.

selain juga bertujuan untuk mewujudkan integrasi Asia Timur. termasuk Amerika Serikat sekalipun. dan menjadi pertumbuhan tahunan tercepat sejak 1994. misalnya. Namun kenyataannya. yang diukur berdasarkan kesetaraan daya beli (purchasing power parity/PPP). Bahkan pernah mencapai 11. Kesepakatan ACFTA bisa dikatakan merupakan salah satu upaya China memperluas pengaruhnya. ACFTA bisa dipahami sebagai bagian dari strategi China untuk menyebarkan pengaruhnya secara ekonomi maupun politik. Kemajuan pesat China memang membuat banyak negara di dunia ketar-ketir. khususnya Indonesia.4 persen untuk tahun 2007. booming ekonomi China telah menyentuh kehidupan keseharian di Barat. alokasi sumber daya. Kemajuan pesat China tentu saja akan memberikan dampak pada pertumbuhan global. mengkhawatirkan dampak merugikan ACFTA bagi dunia industri. Bukti yang paling nyata adalah masuknya barang-barang berlabel “made in China” ke berbagai penjuru dunia. Berbagai kalangan memprediksikan China bakal menjadi negara adikuasa baru. Berdasar studi yang dirilis Institute of Southeast Asian Studies. terutama karena banjirnya barang murah asal China. China pun berupaya untuk menanamkan pengaruh kuatnya di kawasan Asia. Lebih jauh dari itu. kalangan dunia usaha di negara-negara ASEAN. melampaui Amerika Serikat. Presiden China Jiang Zemin mengumumkan konsep tersebut pertama kali pada 1996. Pertumbuhan Negeri Tirai Bambu itu selama lebih dari dua dekade memperlihatkan kegemilangan. dari pakaian hingga peranti komputer. sebagai tandingan atas sikap unilateralisme Amerika Serikat. PricewaterhouseCoopers (PwC). China juga mengubah peta kekuatan dunia. serta keseimbangan geopolitik dunia. Semenjak “Empat Modernisasi” diluncurkan pada 1978 di bawah kepemimpinan Deng Xiaoping.2002 silam ini diyakini memberikan keuntungan yang seimbang bagi negara-negara di dalamnya. memperkirakan China bakal mengambil alih posisi AS sebagai negara dengan ekonomi terbesar dunia pada 2050.8 persen per tahunnya. . secara strategis ACFTA merupakan aplikasi dari Konsep Keamanan Baru (New Security Concept) China dalam mendorong dunia yang multikutub. Dengan demikian. pertumbuhan China rata-rata tercatat 9. Kekhawatiran itu beralasan. perdagangan dan investasi. Selama bertahun-tahun.

Dan Indonesia. Rusia. Australia. Jepang. Bersama Rusia dan India. Pendapat Chauprade itu didasarkan pada alasan bahwa di masa mendatang keseimbangan global sangat bergantung kepada hubungan Barat-Islam-China. dan Turki) akan lebih besar G7 pada tahun 2050 hingga 25 persen. dan Kanada. yang pada gilirannya dapat menjadi penyeimbang politik dunia. geografis. China. juga membuat Indonesia menempati posisi sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan perekonomian global. Bandingkan dengan PDB tahun 2005 sebesar USD1. yang selalu mengedepankan soft power. dengan PDB per kapita mencapai USD23. dengan menjadikan Indonesia sebagai bagian dari kekuatan dunia dengan pengaruh global. Indonesia. plus Spanyol. Inggris. Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara di Asia yang menikmati pertumbuhan ekonomi positif di tengah-tengah krisis keuangan global. Jerman. Profesor Aymeric Chauprade. Kekhawatiran . dan Korea Selatan. Dengan pertumbuhan 4. dan Brasil. Indonesia merupakan kekuatan yang nyata dari sisi demografis. India. Prestasi besar dengan masuknya Indonesia ke dalam G20. Pada 2050. Meksiko. pakar geopolitik asal Prancis bahkan menilai Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan utama dunia. Namun fakta-fakta positif tersebut nampaknya belum mampu meyakinkan berbagai kalangan di Tanah Air untuk bersikap optimistis dalam menghadapi ACFTA.POSISI INDONESIA Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono semenjak termin pertama pemerintahannya tahun 2004 terlihat berupaya meningkatkan peran diplomatik. India. Jepang. Indonesia diperkirakan akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keenam dunia di bawah AS.5 persen tahun 2009. Semakin besarnya peran Indonesia di kancah global sejalan dengan prediksi PwC bahwa peran negara-negara E7 (China. Angka itu merupakan yang tertinggi ketiga di antara anggota G20 setelah China dan India.000. Selain dalam sudut pandang ekonomi. Upaya ini turut disokong dengan kinerja perekonomian yang terus membaik. dan politis. yang merupakan kelompok negara-negara perekonomian maju. Italia. Prancis. G7 sendiri terdiri atas Amerika Serikat. Indonesia dapat mencegah terjadinya bipolarisasi yang mungkin terjadi akibat pertentangan yang semakin tajam antara AS dan China. Brasil. memiliki hubungan baik dengan berbagai pihak tersebut.250.

Masyarakat diharapkan dapat memahami secara komprehensif tujuan strategis dari . Namun sebagaimana diuraikan di atas. Sebab ACFTA bertujuan untuk meningkatkan daya saing negara-negara yang terlibat di dalamnya. Perekonomian Indonesia telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir dan berhasil melalui krisis ekonomi global 2008-2009 dengan baik. Merebut Peluang Kesepakatan ACFTA yang resmi berlaku mulai 1 Januari 2010 lalu adalah fakta yang tidak bisa dihindarkan. Perlu dicatat pula. Indonesia dan China sama-sama menjadi anggota G20 yang merupakan institusi terpenting yang menentukan arah perekonomian global. selain karena Indonesia merupakan pemimpin informal ASEAN. yang sebenarnya sudah membanjiri pasar-pasar Tanah Air sejak lama. Memang mewujudkan harapan itu tak semudah yang diucapkan. setelah sebelumnya berhasil menguasai pasar-pasar di negara-negara yang menjadi saingannya. Indonesia harus mengambil manfaat karena China merupakan motor penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia dengan jumlah penduduk mencapai 1. sekaligus menghapus hambatan-hambatan perdagangan. Tantangan tersebut pun harus disikapi secara positif. negeri ini memiliki banyak potensi dan melihat peluang yang terbuka luas dari ACFTA. Artinya. Selain menjalin kemitraan dalam ASEAN +3.3 miliar jiwa.utama adalah masuknya barang-barang berkualitas dengan harga murah asal China. Selain itu perjanjian tersebut dianggap akan lebih menguntungkan China dengan menjadikan ASEAN sebagai pasar baru. Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara memiliki posisi sangat penting bagi China. ACFTA merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kalangan industri Tanah Air untuk meningkatkan kualitas produk untuk bisa disejajarkan dengan produk-produk asing. Indonesia juga diperkirakan akan mencapai pertumbuhan ekonomi positif di masa-masa mendatang. Indonesia tidak bisa mundur kecuali menghadapi perdagangan bebas ini dengan segala upaya agar tidak menjadi pihak yang terpinggirkan akibat kalah dalam persaingan. baik tarif maupun non-tarif.

3 3 Nurfajri Budi Nugroho. sehingga nantinya bisa memberikan manfaat luas bagi perekonomian nasional.32. http://blogfajri. .com/2010/05/12/pengaruh-global-china-acfta-posisiindonesia/.wordpress. Di akses pada tanggal 1 November 2012 pukul 11.kesepakatan tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful