P. 1
Makalah Anatomi Dan Fisiologi Kulit Fix

Makalah Anatomi Dan Fisiologi Kulit Fix

|Views: 971|Likes:
Published by Fika Atina Rizqiana

More info:

Published by: Fika Atina Rizqiana on Nov 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2014

pdf

text

original

ANATOMI DAN FISIOLOGI KULIT

Makalah Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Kimia Kosmetik Dosen Pengampu : Ratih Rizqi Nirwana, S.Si, M.Pd

Disusun oleh : Eka Nor Zannah Fika Atina Rizqiana Fitria Dwi Anggraini M. Iqbal Baidlowi 093711005 093711010 103711011 103711018

FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG 2012

ANATOMI DAN FISIOLOGI KULIT I. PENDAHULUAN Kulit merupakan ”selimut” yang menutupi permukaan tubuh dan memiliki fungsi utama sebagai pelindung dari berbagai macam gangguan dan rangsangan luar. Fungsi perlindungan ini terjadi melalui sejumlah mekanisme biologis, seperti pembentukan lapisan tanduk secara terus menerus (keratinisasi dan pelepasan sel-sel yang sudah mati), respirasi dan pengaturan suhu tubuh, produksi sebum dan keringat, dan pembentukan pigmen melanin untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Kulit seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, bisa karena faktor genetis dan herediter, faktor yang terjadi di dalam kandungan, maupun dari faktor luar (lingkungan dan kosmetik). Kulit merupakan pembungkus yang elastik yang melindungi tubuh dari pengaruh lingkungan. Kulit juga merupakan alat tubuh yang terberat dan terluas ukurannya, yaitu 15 persen dari berat tubuh dan luasnya 1,50-1,75m². Pada makalah ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan anatomi dan fisiologi kulit meliputi struktur dan fungsi kulit, fisiologi dan biokimia kulit, fungsi biologik kulit, proses pigmentasi kulit, dan proses penuaan pada kulit. II. RUMUSAN MASALAH A. Bagaimana struktur dan fungsi kulit? B. Bagaimana fisiologi dan biokimia kulit? C. Bagaimana fungsi biologik kulit? D. Bagaimana proses pigmentasi pada kulit? E. Bagaimana proses penuaan pada kulit?

2

III. PEMBAHASAN A. Struktur dan Fungsi Kulit a. Bagian-bagian Kulit Kulit terbagi atas tiga lapisan pokok, yaitu epidermis (kulit ari), dermis atau korium (kulit jangat), dan jaringan subkutan atau subkutis.1

1) Epidermis (Kulit Ari) Epidermis adalah lapisan luar kulit yang tipis dan avaskuler. Terdiri dari epitel berlapis gepeng bertanduk, mengandung sel melanosit, Langerhans dan merkel. Kekebalan epidermis berbeda-beda pada bagian tubuh. Bagian yang paling tebal berukuran 1 milimeter, misalnya pada telapak kaki dan telapak tangan. Sedangkan lapisan yang tipis berukuran 0,1 milimeter terdapat pada kelopak mata, pipi, dahi, dan perut. Sel-sel epidermis ini disebut keratinosit. Ketebalan epidermis hanya sekitar 5% dari seluruh ketebalan kulit. Pada epidermis, terjadi regenerasi setiap 4-6 minggu. Para ahli histologi membagi epidermis dari bagian terluar hingga ke dalam menjadi 5 lapisan, yakni:2
http://www.slideshare.net/guest36f60b/anatomi-kulit-presentation/download diakses pada tanggal 4 Oktober 2012 pukul 11.35 WIB 2 Dr. Retno Iswari Tranggono. Spkk dan Dra. Fatma Latifah, Apt, Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika, (Gramedia: Jakarta, 2007), hlm.
1

3

Terdiri atas sel-sel mati yang mengelupas dan banyak mengandung keratin yang melindunginya. e. berinti mengkerut. berbutir kasar. b. yaitu: 4 . merupakan lapisan yang paling atas. Biasanya terdapat pada kulit tebal seperti telapak kaki dan telapak tangan. Merupakan lapisan sel gepeng tanpa inti. Kulit jangat atau dermis menjadi tempat ujung saraf perasa. Tebalnya bervariasi. Cairan limfe masih ditemukan mengitari sel-sel dalam lapisan malphigi ini. yang paling tebal pada telapak kaki sekitar 3 mm. c. dan otot penegak rambut (muskulus arektor pili). 2) Dermis Merupakan bagian yang paling penting di kulit dan sering dianggap sebagai “True Skin” karena 95% dermis membentuk ketebalan kulit. memiliki sel yang berbentuk kubus dan seperti berduri. Lapisan Granular (Stratum granulosum). Terdiri atas jaringan ikat yang menyokong epidermis dan menghubungkannya dengan jaringan subkutis. Lapisan ini secara terus-menerus melepaskan sel-sel kulit yang mati. Di dalam stratum germinativum juga terdapat sel-sel melanosit. Intinya besar dan oval. yaitu sel-sel yang tidak mengalami keratinisasi dan fungsinya hanya membentuk pigmen melanin dan memberikannya kepada sel-sel keratinosit melalui dendrit-dendritnya. Protoplasmanya berubah menjadi protein (eleidin). Lapisan Basal (Stratum germinativum) adalah lapisan terbawah epidermis yang hanya tersusun oleh satu lapis sel-sel basal.a. Setiap sel berisi filamen-filamen kecil yang terdiri atas serabut protein. Lapisan Malphigi (stratum spinosum atau malphigi layer). pembuluh-pembuluh darah dan getah bening. kelenjar keringat. tersusun oleh sel-sel keratinosit yang berbentuk poligonal. Lapisan Jernih (Stratum lucidum). Dermis terdiri dua lapisan. d. tempat keberadaan kandung rambut. Lapisan Tanduk (Stratum corneum). kelenjar-kelenjar palit atau kelenjar minyak. Terletak tepat di bawah stratum corneum. disebut juga ”lapisan barrier”.

dan kontrol bentuk tubuh. Fungsi Kulit Kulit mempunyai fungsi bermacam-macam untuk menyesuaikan tubuh dengan lingkungan. b. tebal.47 WIB 3 5 . 2) Epidermis. berisi ujung serabut saraf dan pembuluh Lapisan retikuler (Pars retikulare). retikulin). Lapisan ini terdapat jaringan ikat yang menghubungkan kulit secara longgar dengan jaringan di bawahnya.html diakses pada tanggal 3 Oktober 2012 pukul 15. 3) Penerima rangsang. darah. cadangan kalori. tipis.a. terdiri atas: serabut-serabut penunjang (kolagen. merupakan bagian yang menonjol ke subkutan.jaringan tubuh di sebelah dalam dan melindungi tubuh dari pengaruh-pengaruh luar seperti luka dan serangan kuman. merupakan bagian yang menonjol ke epidermis.blogspot. kelenjar keringat. Fungsi dari Subkutis/hipodermis adalah melekat ke struktur dasar. isolasi panas. terutama lapisan tanduk. matiks (cairan kental asam hialuronat dan kondroitin sulfat serta fibroblas). akar rambut. Jumlah dan ukurannya berbedabeda menurut daerah di tubuh dan keadaan nutrisi individu. limfe. serta terdiri dari sel fibroblast yang memproduksi kolagen dan retikularis yang banyak terdapat pada pembuluh darah. Fungsi kulit diantaranya adalah sebagai berikut: 1) Pelindung atau proteksi. 4) Pengatur panas atau thermoregulasi. Berfungsi menunjang suplai darah ke dermis untuk regenerasi. b. Lapisan papiler (Pars papilare). dan kelenjar sebaseus.com/2009/08/anatomi-dan-fisiologi-kulit. http://dokterrosfanty.3 3) Subkutan atau Subkutis (hipodermis) Merupakan lapisan di bawah dermis atau hipodermis yang terdiri dari lapisan lemak. berguna untuk menutupi jaringan. elastin.

Mekanisme pertumbuhan ini terutama dipengaruhi oleh hormon epidermal growth factor (EPF).com/2009/12/23/fisiologi-kulit/ diakses pada tanggal 5 Oktober pukul 11. sel-sel ini bergerak ke atas melalui lapisan epidermis dan secara bertahap kehilangan tubuh sel sehingga menyisakan keratin yang keras (stratum korneum) pada lapisan luar dari kulit.c. maka sel-sel basal akan membelah lebih cepat.4 4 http://fisiologikedokteran.wordpress. Keratinisasi merupakan suatu proses pembentukan lapisan keratin dari sel-sel yang membelah. Sel-sel yang sudah mengalami keratinisasi akan meluruh dan digantikan dengan sel di bawahnya yang baru saja mengalami keratinisasi untuk kemudian meluruh kembali. Makin lama inti menghilang.09 6 . seperti pada abrasi atau terbakar. Proses ini memakan waktu sekitar empat minggu untuk epidermis dengan ketebalan 0. Ketika dewasa. mengalami apoptosis dan menjadi sel tanduk yang amorf. Keratinasi Keratinisasi adalah proses dimana sel-sel di epidermis menjadi dewasa.1 mm. lalu sel basal akan berpindah ke atas dan berubah bentuknya menjadi sel spinosum. Apabila kulit di lapisan terluar tergerus. Keratinisasi ini dimulai dari sel basal mengadakan pembelahan. begitu seterusnya. makin ke atas sel menjadi makin gepeng dan bergranula menjadi sel granulosum.

musin. Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika. yaitu senyawa yang mengandung gugus amino (-NH2) dan gugus karboksil (-COOH) membentuk suatu gugus amida (-CONH-) Keratin terbangun dari kelompok-kelompok yang bersifat asam dan basa. dan keratin. Enzim-enzim tertentu dapat memutuskan ikatan amida tersebut dan biasa digunakan dalam preparat Dr. dan ikatan disulfida. 2007).5% Protein terpenting adalah albumin. (Gramedia: Jakarta.d. globulin. f. Rantai tersebut berhubungan satu sama lain melalui 4 macam ikatan yaitu ikatan amida. kolagen. Hubungan ini dapat diputuskan oleh suatu larutan konsentrasi tinggi asam atau basa keras dalam air. Susunan Pokok Kimia Protein Keratin Setiap molekul protein tersusun oleh gabungan molekul asam amino. elastin. Apt. 5 7 . Spkk dan Dra. juga merupakan penyusun utama rambut dan kuku manusia. Walaupun degradasi masing-masing rantai menuju pada perusakan keratin.5 e. Kelompok asam amino keratin saling berhubungan membentuk rantai yang panjang dan terjadi dalam bentuk alfa yang tertekuk atau beta yang terentang. Retno Iswari Tranggono. ikatan hidrogen. Empat Tipe Ikatan dalam Keratin 1) Ikatan amida/peptida (-CO-NH-) yang menghubungkan masing-masing amino ke rantai polipeptida.5% 4) Air dan bahan-bahan larut air 70. ikatan-ikatan tersebut hanya sebagian saja yang dapat rusak tanpa menimbulkan kerusakan permanen pada keratin. Fatma Latifah. hlm. ikatan garam.Sel pada lapisan stratum corneum tersusun oleh keratin yang berasal dari protein. 1) Protein 27% 2) Lemak 2% Susunan Kimia Kulit dan Keratin Struktur kimia dan sel-sel epidermis manusia memiliki komposisi berikut: 3) Garam mineral 0.

2) Ikatan garam (misal: -COO.+ NH3-). 4) Ikatan disulfida (-S-S-) berperan dalam proses saling ikat rantai-rantai keratin. hanya terdapat di daerahdaerah ketiak..atau –CO. Hal ini dikarenakan dalam keadaan alkalis atau asam kuat. mulai dari telapak tangan dan telapak kaki sampai kulit kepala. sulfida (terutama thioglikolat) digunakan untuk memutuskan ikatan disulfida keratin rambut dalam proses pengeritingan rambut secara dingin (cold wave) dan dalam krim-krim penghilang rambut. yaitu keringat yang mengandung 95-97% air dan mengandung beberapa mineral. dan salurannya bermuara langsung pada permukaan kulit yang tidak ada rambutnya. bergulung-gulung. Pembengkakan dan pelunakan keratin ini dimanfaatkan dalam sejumlah preparat kosmetik seperti sabun dan krim cukur. Kelenjar ini terdapat di seluruh kulit.HO-) melekatkan rantai keratin dalam posisi tertekuk.NH. g. 2) Kelenjar keringat apokrin lebih besar daripada ekrin. keratin akan membengkak dan kehilangan daya tahan mekanis dan kimianya.. dan menghasilkan cairan yang agak 8 . Dalam dunia kosmetik. dan tidak terlihat pada lingkungan alkalis atau asam kuat. Pembengkakan oleh air memperlemah ikatan hidrogen dan larutan jenuh garam-garam tertentu akan merusak ikatan tersebut. Bentuknya langsing. 3) Ikatan hidrogen (-CO. menghasilkan 14 liter keringat dalam waktu 24 jam pada orang dewasa.. yaitu: 1) Kelenjar keringat ekrin mensekresi cairan jernih. Rantai ini paling jelas terlihat dalam suatu lingkungan asam lemah (pH sekitar 4). daerah kelamin. puting susu. Jumlahnya diseluruh badan sekitar 2 juta.. Kelenjar Keringat dan Perspirasi Ada dua jenis kelenjar keringat.pembersih khusus dan masker wajah yang bertujuan untuk menghancurkan keratin tua dan memunculkan lapisan yang masih baru dan segar. berperan penting dalam menghubungkan rantai keratin.

Kelenjar Sebesea dan Sebum Kelenjar sebasea merupakan kelenjar mikrokopis pada kulit yang memiliki bentuk kantong-kantong yang mengeluarkan suatu hal yang bersifat minyak atau lilin yang disebut sebum. Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika. (Gramedia: Jakarta.com/artikel-kedokteran/fisiologi-kulit/diakses pada tanggal 03 oktober 2012 8 Dr. Dari folikel ini akan tumbuh rambut yang berwarna hitam. (Gramedia: Jakarta. hlm. Kelenjar keringat apokrin jumlahnya tidak terlalu banyak dan hanya sedikit cairan yang disekresikan dari kelenjar ini.wordpress. Fatma Latifah.kental serta berbau khas pada setiap orang.7 Kelenjar sebasea atau kelenjar minyak menghasilkan minyak kulit (sebum) yang berguna untuk meminyaki kulit dan rambut agar tidak kering. Retno Iswari Tranggono. Apt. Warna hitam pada rambut disebabkan Dr.6 h. Retno Iswari Tranggono.8 Folikel rambut merupakan kantong yang mengelilingi akar rambut. Spkk dan Dra. Apt. Spkk dan Dra. Kelenjar sebasea terletak lebih dekat ke permukaan kulit dan bermuara pada saluran folikel rambut bersama kelenjar keringat apokrin di beberapa tempat. Fatma Latifah. hlm. 16 6 9 . 7 http://sectiocadaveris. 2007). Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika. 2007).

wordpress. Retno Iswari Tranggono. Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika. kecuali pada telapak tangan dan telapak kaki. 10 Kelenjar sebasea Konsentrasi kelenjar sebasea tertinggi ditemukan pada wajah dan kulit kepala.9 Sifat sekresinya adalah holokrin.com/artikel-kedokteran/fisiologi-kulit/diakses pada tanggal 03 oktober 2012 Dr. hlm.wordpress. Meski seringkali dikaitkan dengan folikel rambut.sel yang dilepaskan dari dindingnya. Kelenjar sebasea yang ditemukan pada area kulit tidak berambut11 Lokasi Kelopak mata Putting Genital Epitelium Oral Nama Kelenjar meibom Kelenjar mentgomory Kelenjar Tyson Fordyce's spots 9 http://sectiocadaveris. kelenjar sebasea ditemukan pada area tidak berambut seperti kelopak mata. (Gramedia: Jakarta. 2007). yang artinya mensekresikan bersama. tetapi ada juga yang dikelilingi oleh 4-5 kelenjar sebasea.sama dengan sel. Spkk dan Dra. namun ditemukan dalam jumlah sedikit pada bibir (hal ini penting karena bibir memiliki kadar vitamin E yang lebih rendah dibandingkan sekuruh area wajah lainnya karenanya kurang memiliki sebum). Fatma Latifah. 17 11 http://sectiocadaveris. Apt. yang dikenal dengan sebutan kelenjar meibom (tabel 1). Pada umumnya satu batang rambut hanya mempunyai satu kelenjar sebasea yang bermuara ke saluran folikel rambut.oleh adanya melanin. Kelenjar sebasea terdapat diseluruh kulit.com/artikel-kedokteran/fisiologi-kulit/diakses pada tanggal 03 oktober 2012 10 10 .

11 Untuk menyuplai oksigen dan nutrisi ke jaringan .Pada kulit kepala. suplai darah ke kulit merupakan sumber suplai nutrisi serta alat transportasi untuk bahan lainnya bagi kulit. hormon. Yang pasti. dan enzim. kelenjar sebasea menghasilkan minyak untuk melumasi rambut dan kulit kepala. Pada kulit badan. sedangkan folikelnya mengecil. Mengatur suhu tubuh. i. Berikut gambar letak pembuluh darah pada kulit. Pembuluh darah memiliki fungsi yaitu : a. Berikut gambar kelenjar Sebasea. Pembuluh Darah Mekanisme suplai darah di kulit terdiri atas arteri dan vena yang berasal jaringan bawah kulit dan naik ke atas menuju kelenjar dan akar rambut. Pada kebotakan orang dewasa. seperti oksigen. Penelitian yang lebih luas masih dijalankan untuk mengungkapkan pola kelengkapan dan mekanisme suplai darah ke kulit. epidermis dan dermis. jika produksi minyak dari kelenjar sebasea berlebihan. b. maka akan terjadi kulit yang berminyak yang sehingga memudahkan timbulnhya jerawat. ditemukan bahwa kelenjar sebaseanya telah membesar.

seperti pemecahan glukosa menjadi asam nukleat dengan riboflavin dan nicotinamide sebagai factor bagi enzim. Limfe dan Saraf Kelenjar limfe merupakan sistem yang sangat esensial bagi tubuh karena berperan dalam sistem pertahanan tubuh. Kulit kaya akan sel saraf sensoris kutaneus dan tempat bermuara ujung sel. kelenjar dan folikel rambut yang berupa kapiler cairan limfe.proses biologi lain. dimulai di sekitar kapiler. rasa kulit. Sirkulasi cairan limfe berjalan sejajar dengan sistem saluran dan akhirnya mendampingi sistem pembuluh darah balik dekat jantung. sekresi sebum. Yang pada akhirnya Durwald menemukan adanya pembuluh darah disekelilig akar rambut paling padat ketika rambut tengah mengalami fasa tumbuh. dan proses. Sistem ini terbentuk dari kumpulan cairan dalam jaringan. tetapi juga pada banyak. apakah karena kekurangan atau kelebihan suplai darah ke akar rambut. sekresi keringat. tetapi kulit kulit juga ditentukan oleh factor. misalnya glikolisis yang bmemberikan energy pembentukan kerati. tetapi letaknya selalu dibawah lapisan Lengerhans (stratum granalusom).sedikitnya pemberian darah ke kulit serta keadaan dan susunan pembuluh darah yang ada pada kulit. Suplai darah ke kulit memang penting. Warna kulit.factor yang lain untuk hidup. 12 .Sampai saat ini para ahli masih memperdebatkan tentang rambut rontok. dan suhu.enzim yang terlibat di dalam prose situ. Dari para ahli masih mengalami kesulitan untuk mengetahui sebab rontoknya rambut. dan berhubungan dengan pembuluh-pembuluh sub kapiler yang lebih besar (tetapi diaternya tak lebih dari 2-3 diameter). j. terutama pada ras kulit putih tidak tergantung hanya pada warna lapisan permukaan epidermis dan penyebaran pigmen warna kulit.sel saraf spinal (sistem saraf tepi) dan cranial (sistem saraf pusat) ujung sel saraf sensoris perifer ditemukan dalam jumlah yang banyak di lapisan epidermis yang berbeda. Dinding pembuluh limfe mudah ditembus oleh bakteri. Sistem saraf kulit berkaitan dengan fingsi kulit sebagai reseptor sentuhan.

dan hanya sebagian kecil yang diambil langsung dari lingkungan luar (udara). Kulit lebih banyak menyerap oksigen yang diambil dari aliran darah. Folikel rambut dipersarafi secara terpisah dari ujung bebas saraf sensoris tak bermielen yang terdapat di dalam atau di dekat epidermis. Pernafasan Kulit Sama halnya dengan jaringan pada bagian tubuh lainnya. Kulit mencari keseimbangan anatra keduanya. Fisiologi dan Biokimia Kulit a.Ujung sel saraf paling banyak berada di dermis dan hypo-dermis yang dihasilkan beberapa korpuskel taktil. Namun. Perekaman penuh bebrarti minimalnya proteksi. syaraf Winkelman menyatakan bahwa kulit merupakan suatu paradox fisiologis. 1978).5% dari yang dilakukan oleh paru. Selain saraf sensoris. otot penegak rambut dan sekresi kelenjar keringat. menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Krause. lebih banyak melalui aliran darah dibandingkan dengan yang diembuskan langsung ke udara.paru. pacini dan Ruffini (Trembly. seperti korpuskel meisnerr. kulit juga bernafas (respirasi). respirasi kulit sangatlah lemah. namun di sisi lain kulit ingin merekam segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Di satu sisi. ditemukan pula saraf eferens simpatis yang mensarafi pembuluh darah. kulit ingin melindugi tubuh dari bahaya lingkungan sekitar. Begitu pula dengan karbondioksida yang dikeluarkan. (Tremblay. dan kulit hanya membutuhkan 7% dari kebutuhan oksigen tubuh (4% untuk epidermis dan 3% untuk dermis). 1978) Meskipun pengambilan oksigen oleh kulit hanya 1. B. pernafasan kulit tetap merupakan 13 .

Mantel Asam Kulit Marchionini (1929) menemuka bahwa startum corneum dilapisi oleh suatu lapisan tipis lembab yang bersifat asam. Mnurut Burton (1959). Komposisi gas di sekitar kulit c. pengambilan oksigen dari udara oleh kulit sangat berguna bahkan sangat penting (paul Blum). pemakaian bahan kimia pada kulit dan lain. seperti: a.penyakit kulit h. Kecepatan penyerapan oksigen ke dalam kulit dan pengeluaran CO2 dari kulit tergantung dari banyak factor di luar maupun didalam kulit. Tekanan gas di dalam darah kulit f. karena jika CO2 menumpuk di dalam kulit maka akan menghambat pembelahan (regenerasi) sel. sehingga ia menamakannya sebagai “mantel asam kulit” (sauremantel) Gambar letak asam mantel kulit 14 . Penyakit. Temperature udara b. Perubahan bahan dalam proses metabolism sel kulit. Penyerapan oksigen merupakan suatu proses yang penting.sel kulit. 1949).bagi metabolism di dalam sel. namun pengeluaran atau pembuatan CO2 tidak kalah pentingnya. Kecepatan aliran darah ke kulit e. Usia i. Keadaan vitamin dan hormone di kulit j.lain b.sel kulit. Dilatasi pembuluh darah kulit g. Kelembaban udara d.proses fisiologis kulit yang penting (Philip Adams.

kelenjar keringat dan asam amino dari reruntuhan keratin sel kulit yang sudah mati di permukaan kulit. tetapi umumnya berkisar antara 4.lain.lain) yang membentuk garam dengan ion.bagian tubuh yang banyak terjadi penguapan lebih rendah dari pada di telapak kaki. dan lain. pH < 7 maka bersifat asam. dan lain.Tingkat keasamannya (pH) berbeda antara yang ditemukan oleh Marchionini dan oleh peneliti. angka pH itu turun menuju ke agak asam.asam karboksilat organic (asam laktat. Pada hari pertama bayi dilahirkan.5. ammonium.peneliti lainnya.5 – 6. asam pirolidon karboksilat. payudara dan lipatan.ion natrium. Setelah umurnya berapa minggu. c.5 sehingga bersifat asam lemah.pada umumnya pH fisiologis “mantel asam” kulit berkisar antara 4. Fungsi “Mantel Asam Kulit” 15 . Ketika diketahui pH= 7.5 – 6. Lapisan “mantel asam” kulit terbentuk dari kombinasi asam. pH > 7 bersifat alkalis (basa) dengan pH = 14 adalah yang paling alkalis. pH kulitnya berada di titik netral 7. pH di bagian. kalium.lipatan badan. serta dari hasil ekskresi kelenjar sebasea. disebut pH netral. dengan pH = 1 adalah yang paling asam. asam urokanat. yaitu pada air muri.

hlm. yaitu antara 4. pH keduanya dicoba untuk didekatkan ke pH fisiologos kulit. (Gramedia: Jakarta. Fatma Latifah. 2007). sehingga ia disebut dengan “the first line barrier of the skin” (perlindungan pertama kulit). Apt.5.Ada tiga fungsi pokok “Mantel Asam Kulit” yaitu: a.5 – 6. Spkk dan Dra. semakin sulit untuk menetralisir dan kulit akan menjadi lelah karenanya.bahan yang tidak begitu asam tetapi kuat daya disemnfektannya.pecah. Retno Iswari Tranggono. Karena itu hendaknya pH kosmetik diusahakan sama atau sedekat mungkin denga pH fisiologis “mantel asam kulit” yaitu antara 4. baik terhadap senyawa yang bersifat alkalis maypun yang bersifat asam. 17. Yang lebih berperan dalam fungsi “mantel asam kulit” bukan pada segi keasamannya meskipun ini penting dalam mencegah infeksi mikroorganisme karena umumnya mikroorganisme tidak tahan dalam lingkungan yang bersifat asam tetapi lebih pada susunan bahan.21 16 . sensitif. Dengan sifat lembabnya sedikit banyak mencegah kekeringan kulit Fungsi “mantel asam kulit” cukup penting bagi perlindungan kulit.bahan yang membentuk “mantel asam” kulit seperti tersebut di atas adalah bahan. Mantel Lemak Kulit 12 Dr.bahan yang begitu asam tetapi kuat daya disenfektannya. Terdapat bahan yang bersifat asam tetapi kurang daya disenfektannya dan ada bahan.5 – 6. Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika.bahan tersebut juga memiliki daya penyangga (buffer) yang kuat.5. dan mudah terkena infeksi. Kosmetik demikian disebut dengan kosmetik pH balanced.bahannya. Bahan. Tentu saja semkain alkalis atau semakij asam bahan yangb mengenai kulit. terutama pada susunan asamasamnya. Membunuh dengan sifat asamnya atau sedikit menekan pertumbuhan mikroorganisme yang membehayakan kulit. Kullit menjadi kering. Bahan. pecah. c. Sebagai penyangga (buffer) yang berusaha menetralisir bahan kimia yang terlalu asam atau terlalu alkalis yang masuk ke kulit b.12 d.

Lapisan stratum coneum yang agak kering ini secara fisiologis penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. keduanya berhubungan secara erat. disebut Natural Mousturazing Factor (NMF). yang terdiri atas trigliserida. Apt. 23-25. e. kulit memerlukan lemak dan air. 13 17 . sebagian sangat higroskopis.Sebum di permukaan kulit merupakan lapisan lemak yang sebagian besar berasal dari kelenjar sebasea dean sebagian kecil berasal dari lemak sel-sel epidermis disebut mantel lemak kulit.Derajat kandungan air dalam stratum coneum tergantung pada suplai air dan kelembapan sekitar. fosfolipid. Retno Iswari Tranggono SpKK. asam-asam lemak. wax. Kemampuan stratum coneum untuk mengikat air sangat penting bagi fleksibilitas dan kelenturan kulit 13 Dr. hlm. Sistem Pengaturan air kulit Permeabilitas kulit terhadap air sangat terbatas. squalene. Barrier yang mengatur keluarnya air dari kulit dan masuknya air ke dalam kulit tidak terletak langsung dibawah permukaan kulit. Jaringan di bawah kapiler ini terhubungkan dengan kapiler-kapiler darah. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Seseorang mempunyai kulit kering (sebostatic) atau kulit berminyak (seborrheic) tergantung pada jumlah lemak yang diekskresikan oleh kelenjar sebasea. Kandungan air stratum coneum di atas barier rain hanya sekitar 10 persen. Jhosita djadjadisastra. dapat menyerap air dan berada dalam hubungan yang fungsional. “Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik” ed. Untuk fungsi fisiologisnya. 2007). tetapi berada di bawah lapisan stratum coneum yang diberi nama barier rain. Lapisan lemak di permukaan kulit dan bahan-bahan dalam stratum coneum yang bersifat higroskopis. Fatma Latifah. cholesterol dan ester-esternya. Menurut flasch (1956) lapisan stratum coneum mengandung 20% bahan yang dapat menyerap air. kulit dan kandungan airnya sekitar 70-80 persen. Jumlah lemak di permukaan kulit berbeda untuk tiap individu dan bagian-bagian tubuh. Klasifikasi kulit kering dan kulit berminyak tidak berlangsung seumur hidup karena bisa terjadi pergeseran antara keduanya. dan parafin. Tetapi stratum coneum tidak boleh terlalu kering karena ia akan kekurangan elastisitas dan mudah sobek.

sinar matahari (ultra violet) dan mikrobiologi. Keratin merupakan struktur yang keras. Pigmen ini bertugas melindungi materi genetik dari sinar matahari. Apabila 18 . Kulit juga akan menjaga dari berbagai gangguan mikrobiologi seperti kuman dan jamur.C. Proteksi Kulit akan memproteksi bagian dalam tubuh dari kontak langsung dengan lingkungan luar. sehingga materi genetik dapat tersimpan dengan baik. Dengan adanya sebum ini.5. Selain itu. tekanan. seperti :  Sel Keratin berfungsi melindungi kulit dari mikroba.  Lipid yang dilepaskan mencegah evaporasi air dari permukaan kulit dan dehidrasi. kimiawi. dan tarikan saat melakukan berbagai aktivitas. Dengan pH ini kulit mampu memberikan perlindungan kimiawi terhadap berbagai infeksi dan jamur. bersamaan dengan ekskresi keringat. Semua fungsi tersebut dapat terlaksana karena adanya lemak kulit dan serabut-serabut jaringan penunjang yang berperan sebagai pelindung terhadap gangguan fisis.5 yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba. Kulit akan melindungi bagian dalam dari kerusakan akibat gesekan. kulit dapat melindungi tubuh bagian dalam dari serangan zat-zat kimia dari lingkungan yang polusif di sekitar tempat tinggal atau tempat bekerja. dan tersusun rapi dan erat seperti batu bata di permukaan kulit. akan menghasilkan mantel asam dengan kadar pH 56. Fungsi Biologik Kulit a. kaku. Kulit memiliki keasaman antara pH 5 – 6. dan zat kimia. selain itu juga mencegah masuknya air dari lingkungan luar tubuh melalui kulit.  Sebum yang berminyak yang berasal dari kelenjar sebasea mencegah kulit dan rambut dari kekeringan serta mengandung zat bakterisid yang berfungsi untuk membunuh bakteri di permukaan kulit. Pada stratum basal. sel-sel melanosit melepaskan pigmen melanin ke sel-sel di sekitarnya.  Pigmen melanin yang berfungsi untuk melindungi kulit efek dari sinar UV yang berbahaya. abrasi (gesekan). Kulit memiliki lapisan kulit yang berfungsi sebagai pelindung tubuh dari tiap bagian lapisan kulit terdalam sampai luar. panas. Baik secara fisik atau mekanis.

d. Thermoregulasi Kulit berkontribusi terhadap pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara: pengeluaran keringat dan menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. Fungsi absorpsi Kulit tidak bisa menyerap air. Terhadap rangsangan panas diperankan oleh badan-badan Ruffini di dermis dan subkutis. tapi bisa menyerap material larut-lipid seperti vitamin A. tubuh akan mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak serta memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga panas akan terbawa keluar dari tubuh. oksigen dan karbon dioksida. c. b. Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya di daerah yang erotik. Permeabilitas kulit terhadap oksigen. Pigmen melanin merupakan lapisan kulit yang berfungsi sebagai pemberi dan perubahan warna kulit. D. Kemudian ada sel fagosit yang bertugas memfagositosis mikroba yang masuk melewati keratin dan sel Langerhans. Terhadap dingin diperankan oleh badan-badan Krause yang terletak di dermis. karena pigmen kulit mudah sekali berubah.  Selain itu ada sel-sel yang berperan sebagai sel imun yang protektif. obat-obatan tertentu. dan K. Untuk itu pakailah Hand Body Lotion untuk mencegah kulit dari pancaran sinar matahari. pada saat suhu rendah. Pada saat suhu tinggi. maka dapat timbul keganasan. Yang pertama adalah sel Langerhans. Persepsi Sensoris Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di dermis dan subkutis. Sedangkan terhadap tekanan diperankan oleh badan Paccini di epidermis. Sebaliknya. karbondioksida dan uap air memungkinkan 19 . demikian pula badan Merkel Ranvier yang terletak di epidermis. badan taktil Meissner terletak di papila dermis berperan terhadap rabaan. tubuh akan mengeluarkan lebih sedikit keringat dan mempersempit pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga mengurangi pengeluaran panas oleh tubuh. yang merepresentasikan antigen terhadap mikroba.terjadi gangguan pada proteksi oleh melanin. E.

Selain itu beberapa material toksik dapat diserap seperti aseton. Kelenjar keringat Walaupun stratum korneum kedap air. CCl4. Selain mengeluarkan air dan panas. Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi oleh tebal tipisnya kulit. namun sekitar 400 ml air dapat keluar dengan cara menguap melalui kelenjar keringat tiap hari. dan elektrolig. Penyerapan dapat berlangsung melalui celah antarsel atau melalui muara saluran kelenjar tetapi lebih banyak yang melalui sel-sel epidermis dari pada yang melalui muara kelenjar. Sebum berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri. hidrasi. Bagi seorang yang bekerja dalam ruangan mengekskresikan 200 ml keringat tambahan. sehingga mampu berpenetrasi ke kulit dan melepaskan antihistamin di tempat peradangan. b. Sebum tersebut merupakan campuran dari trigliserida. kelembaban. keringat juga merupakan sarana untuk mengekskresikan garam. kolesterol. Kelenjar sebasea Kelenjar sebasea merupakan kelenjar yang melekat pada folikel rambut dan melepaskan lipid yang dikenal sebagai sebum menuju lumen.kulit ikut mengambil bagian pada fungsi respirasi. protein. metabolisme dan jenis vehikulum. dan dua molekul organik hasil pemecahan protein yaitu amoniak dan urea. melumasi dan memproteksi keratin. seperti kortison. Fungsi ekskresi Kulit juga berfungsi sebagai tempat pembuangan suatu cairan yang keluar dari dalam tubuh beruoa keringat dengan perantara 2 kelenjar keringat yang dimiliki. 20 . Beberapa obat juga dirancang untuk larut lemak. karbondioksida. Sebum dikeluarkan ketika muskulus arektor pili berkontraksi menekan kelenjar sebasea sehingga sebum dikeluarkan ke folikel rambut lalu ke permukaan kulit. dan bagi orang yang aktif bekerja di luar ruangan akan menghasilkan kelenjar keringat yang lebih terbuka sehingga keringat yang dikeluarkan lebih banyak dari mereka yang bekerja di dalam ruangan. e. dan merkuri. yakni kelenjar sebasea dan kelenjar keringat: a.

Tubuh memang mampu menghasilkan vitamin D dengan sendirinya tetapi masih belum mampu memenuhi kebutuhan tubuh secara menyeluruh sehingga pemberian vitamin D secara buatan atau yang dapat diperoleh dari sumber makanan. sebuah peptida kecil dengan sifat antibiotik. 2007). “Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. bentuk vitamin D yang aktif.14 Djuanda A. f.  Kelenjar keringat merokrin (ekrin) terdapat di daerah telapak tangan dan kaki. hlm. Kadar pH-nya berkisar 4. yaitu kelenjar keringat apokrin dan kelenjar keringat merokrin. payudara dan pubis. Pada manusia kulit dapat pula mengekspresikan emosi karena adanya pembuluh darah.. Kelenjar keringat apokrin bekerja ketika ada sinyal dari sistem syaraf dan hormon sehingga sel-sel mioepitel yang ada di sekeliling kelenjar berkontraksi dan menekan kelenjar keringat apokrin.0 – 6. Fungsi pembentukan vitamin D Sintesis vitamin D dilakukan dengan mengaktivasi prekursor 7 dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar ultraviolet. kelenjar keringat. Calcitriol adalah hormon yang berperan dalam mengabsorpsi kalsium makanan dari traktus gastrointestinal ke dalam pembuluh darah. Enzim di hati dan ginjal lalu memodifikasi prekursor dan menghasilkan calcitriol. Akibatnya kelenjar keringat apokrin melepaskan sekretnya ( keringat ) ke folikel rambut lalu ke permukaan luar. mengekskresikan air dan elektrolit serta melindungi dari agen asing dengan cara mempersulit perlekatan agen asing dan menghasilkan dermicidin.  Kelenjar keringat apokrin terdapat di daerah aksila. Sekretnya mengandung air. (Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.Ada 2 macam kelenjar keringat yang di produksi oleh tubuh. nutrien organik. banyak dan bau yang khas. 5th ed”. buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung vitamin D masih tetap diperlukan. 14 21 .8. 7-8. dan sampah metabolisme. dan otot-otot di bawah kulit. Fungsi dari kelenjar keringat merokrin adalah mengatur temperatur permukaan. elektrolit. serta aktif pada usia pubertas dan menghasilkan keringat yang kental.

dan distribusi pigmen melanin ini akan menentukan variasi warna kulit berbagai golongan ras/bangsa di dunia. Jumlah. ukuran. diliputi membran dan berbentuk vesikula bulat. Fase II : disebut pre-melanosom. keratihyalin yang memberikan penampakan opaque pada kulit. melanosit memberikan melanosom kepada sejumlah sel-sel keratinosit di sekelilingnya. Warna Kulit Warna kulit terutama ditentukan oleh oxyhemoglobin yang berwarna merah. Fase III : mulai nampak adanya deposit melanindi dalam membran vesikula. Dari semua bahan-bahan pembangun warna kulit tersebut. yang paling menentukan warna kulit adalah pigmen melanin. melanin yang berwarna coklat. Pembentukan melanosom di dalam melanosit melalui 4 fase (Toda Et Al. disini mulai terjadi melanisasi melanosom. Melanosom yang terdapat di dalam keratinosit berbentuk partikel-partikel padat atau merupakan gabungan dari 3-4 buah partikel lebih kecil yang mempunyai membran. Warna Kulit a. Melalui juluran lengan-lengannya yang dinamakan dendrit. Mekanisme Pigmentasi Proses pembentukan pigmen melanin terjadi pada butir-butir melanosom yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit yang terdapat di antara sel-sel basal keratinosit di dalam lapisan basal (stratum germinativum). dinamakan melanosom kompleks (Quevedo Et Al. yaitu: Fase I : permuaan pembentukan melanosom dari matriks protein dan tirosinase. tipe. b. Kesatuan ini dinamakan unit melanin epidermis (Quevedo Et Al. serta lapisan stratum corneum yang memiliki warna putih kekuningan atau keabu-abuan. 22 . hemoglobin tereduksi yang berwarna merah kebiruan. 1974). Satu sel malanosit melayani sekitar 36 sel keratinosit. 1974).D. 1968). belum terlihat adanya pembentukan melanin. pembentukan lebih sempurna.

Misalnya terdapat pada rambut manusia dan melanoma. terjadi karena oksidasipolimerisasi dari bentuk intermediate. Ada 2 macam pigmen melanin dengan variasi warna yang terjadi (G. Sedangkan yang besarnya lebih dari 1 mikron dan tunggal tidak mengalami degradasi. Melanosom di dalam keratinosit akhirnya mengalami degradasi. misalnya terdapat pada ras Negro dan Aborigin. Sedangkan melanosom pada orang kulit putih tersusun dari partikel kecil yang bergabung dan tidak padat dengan melanin. coklat dan variasinya. a. Kulit hitam memiliki melanosom besar. Melanosom yang terbentuk melalui gabungan beberapa partikel dan besarnya kurang dari 1 mikron akan mengalami degradasi. berasal dari sisteinildopa. Feomelanin: memberikan warna cerah. Pigmen ini tidak larut hampir disemua macam pelarut. terutama hitam. Ukuran melanosom dipengaruhi oleh faktor genetik dan non-genetik. Ini terdapat pada ras Eropa (Kaukasoid). Proto. Pembentukan melanin di dalam melanosit sangat kompleks. kuning sampai merah. 23 Intensitas warna kulit secara fundamental di tentukan oleh: . padat dengan melanin. Mongoloid dan Indian Amerika. diekstraksikan ke keratinosit. 1981). mengandung nitrogen.Fase IV : deposit melanin memenuhi melanosom yang merupakan partikel-partikel Proses melanisasi melanosom terjadi di fase III dan IV sebelum melanosom padat dan berbentuk sama. larut dalam alkali. Eumelanin: memberikan warna gelap. Terutama terdiri dari Benzotiazin dan Benzotiazol. a. c. tunggal. misalnya penyinaran oleh sinar matahari (UV) Telah dibuktikan adanya korelasi antara warna kulit dan besarnya melanosom. mempunyai berat molekul yang tinggi. mengandung nitrogen dan sulfur. b. Intensitas Warna Kulit Jumlah melanosom yang terdapat di dalam keratinosit dan melanosit.

b. Estrogen dan Progesteron. Oleh karena itu di kenal 2 macam warna kulit: a. 3. yaitu warna kulit akibat pengaruh sinar UV dan hormon. 2. Kecepatan melanogenesis di dalam melanosit. E. Warna kulit konstitutif. Sinar Matahari dan Melanogenesis Bila terjadi penyinaran kulit oleh sinar matahari maka terjadi reaksi fisiologis kulit. Kulit yang terpapar sinar matahari selama antara 6-20 jam akan menghasilkan eritema yang cepat atau lambat menimbulkan pencoklatan kulit (tanning) yang cepat tampak jelas 1 jam dan akan hilang kembali dalam waktu 4 jam. Kecepatan transfer di dalam populasi keratinosit. c. pada waktu hamil menyebabkan pigmentasi pada puting susu dan sekitarnya. merupakan inhibitor terhadap melanogenesis. Efek negatif sinar matahri terhadap kulit dapat dihindari jika kulit dilindungi dengan menggunakan kosmetik pelindung kulit yang disebut tabir surya. Proses Menua Pada Kulit 24 . Hormon-hormon yang berpengaruh antara lain: 1. Warna kulit fakultatif. karena sifatnya yang photosensitizer yang dapat mencoklatkan kulit. yang pemberiannya menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit. yaitu yang secara genetik diturunkan tanpa dipengaruhi faktor sinar UV dan hormon. Untuk kulit di iklim tropis hendaknya menggunakan tabir surya yang tidak mengandung PAPB (Para Amino Benzoic Acid). Melanin Stimulating Hormon (MSH). Warna ini jelas tampak pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian. b. Gluthathion (GSH). d. Sinar yang terlihat (visible light) dangan panjang gelombang 320-700 merupakan penyebab melanogenesis. Hal ini disebabkan oleh sinar UV-A dengan panjang gelombang 290-320 nm dan merupakan inisiator paling efektif untuk melanogenesis.

Perubahan anatomis dapat terlihat langsung. yaitu: 1. hiperpigmentasi dan tumor kulit terutama pada usia 40 tahun ke atas akibat terlalu lama terpapar sinar matahari. sedangkan kandungan sulfur menurun. berkurangnya jumlah rambut di kepala walaupun pada wanita justru sering tumbuh kumis atau rambut panjang di leher atau di pipi. • Menurunnya kecepatan metabolisme sel basal dan melebatnya proses keratinisasi sehingga mengakibatkan regenerasi sel-sel epidermis menjadi lambat. Penuaan adalah akibat kerusakan baik anatomi maupun fisiologi pada semua organ tubuh. Perubahan akibat proses penuaan yang terjadi pada kulit bisa berupa perubahan anatomis.Proses penuaan akan tampak dari kerutan dan keriput pada kulit atau kemunduran lainnya dibandingkan ketika masih muda. Ada 2 teori yang akan menjelaskan proses penuaan. kasar dan menderita kerusakan lain akibat radiasi sinar UV matahari. keriput. Analisis kimiawi terhadap susunan bahan-bahan kimia di dalam kulit orang tua kandungan kalsiumnya meningkat. Kulit yang sering terbuka akan cepat kering. khususnya sinar UV. serta perubahan pada bentuk rambut dan kuku. Secara histologis dan fisiologis. Salah satu faktor dari luar yang mempengaruhi penuaan kulit adalah sinar matahari. Penuaan merupakan proses alami yang tak dapat dihindari oleh semua makhluk hidup. 2. seperti elastisitas dan fleksibilitas kulit yang menyebabkan timbulnya kerut dan keriput. pada kulit menua ditemukan hal-hal berikut: • Kulit menjadi kering karena menurunnya fungsi kelenjar minyak kulit (kelenjar sebasea) • Berkurangnya kadar air kulit dan mengeringnya serabu kolagen dan elastin akibat menurunnya hormon-hormon kelamin. fisiologis dan kimiawi. Flesch 25 . epidermis kering dan pecah-pecah. mulai dari pembuluh darah dan organ tubuh lainnya sampai kulit. penebalan kulit.

terutama lapisan tanduk. allantoin dan ekstrak placenta. “Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik” ed. dermis atau korium (kulit jangat). Jhosita djadjadisastra. Dr.) Penerima rangsang. Retno Iswari Tranggono SpKK. Kulit terbagi atas tiga lapisan pokok. 3. 15 26 . mengandung sel melanosit. Kulit mempunyai fungsi bermacam-macam untuk menyesuaikan tubuh dengan lingkungan. Fungsi kulit diantaranya adalah sebagai berikut: 1.) Pelindung atau proteksi. Dermis Merupakan bagian yang paling penting di kulit dan sering dianggap sebagai “True Skin” karena 95% dermis membentuk ketebalan kulit. anak-anak 500 mg dan orang tua hanya 365 mg. Subkutan atau Subkutis (hipodermis) Merupakan lapisan di bawah dermis atau hipodermis yang terdiri darilapisan lemak. Terdiri dari epitel berlapis gepeng bertanduk. Fatma Latifah. Pada janin kadarnya sampai 1200 mg per g kulit. Apt.jaringan tubuh di sebelah dalam dan melindungi tubuh dari pengaruh-pengaruh luar seperti luka dan serangan kuman.(1955) dan Lubowe (1960) menemukan bahwa kandungan kolestreol pada kulit tua sangat menurun. hlm. aasam nikotinat. defisiensi vitamin perlu dicegah atau diperbaiki dengan mengunakan produk kosmetik seperti pelembab. dan jaringan subkutan atau subkutis a. Epidermis adalah lapisan luar kulit yang tipis dan avaskuler. c. kosmetik yang mengandung kolagen.) Epidermis. biotin. dll. yaitu epidermis (kulit ari). phirydoxine. 2. Untuk memperlambat proses penuaan kulit. 27-32. asam panthotenat. Struktur dan Fungsi Kulit 1. Kekurangan vitamin K menyebabkan telengiectasia (pecahnya pembuluh darah kulit yang terlihat seperti sarang laba-laba). KESIMPULAN A.15 IV. Dalam hal ini pemakaian kosmetik tabir surya yang melindungi kulit dari sinar matahari juga sangat penting. 2. Pada kulit tua ditemukan defisiensi banyak vitamin C. 2007). citrus bioflavonoid. vitamin. Langerhans dan merkel b. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. vitamin K. berguna untuk menutupi jaringan.

5% Air dan bahan-bahan larut air 70. 4. Keratinisasi adalah proses dimana sel-sel di epidermis menjadi dewasa. Ikatan disulfida (-S-S-) berperan dalam proses saling ikat rantai-rantai keratin. puting susu.4. Empat Tipe Ikatan dalam Keratin a. d.) Pengatur panas atau thermoregulasi. yaitu keringat yang mengandung 95-97% air dan mengandung beberapa mineral. Kelenjar keringat ekrin mensekresi cairan jernih.HO-) melekatkan rantai keratin dalam posisi tertekuk.+ NH3-). Ikatan amida/peptida (-CO-NH-) yang menghubungkan masing-masing amino ke rantai polipeptida..atau –CO. yaitu: a. daerah kelamin. Ada dua jenis kelenjar keringat. Ikatan garam (misal: -COO.NH. Susunan Kimia Kulit dan Keratin Struktur kimia dan sel-sel epidermis manusia memiliki komposisi berikut: Protein 27% Lemak 2% Garam mineral 0. Kelenjar keringat apokrin lebih besar daripada ekrin. dan menghasilkan cairan yang agak kental serta berbau khas pada setiap orang 27 . b. 3. b. yaitu senyawa yang mengandung gugus amino (-NH2) dan gugus karboksil (-COOH) membentuk suatu gugus amida (-CONH-) 6.. sel-sel ini bergerak ke atas melalui lapisan epidermis dan secara bertahap kehilangan tubuh sel sehingga menyisakan keratin yang keras (stratum korneum) pada lapisan luar dari kulit. 7. Susunan Pokok Kimia Protein Keratin Setiap molekul protein tersusun oleh gabungan molekul asam amino. Ketika dewasa. berperan penting dalam menghubungkan rantai keratin c.5% 5. Ikatan hidrogen (-CO.. hanya terdapat di daerahdaerah ketiak..

Dilatasi pembuluh darah kulit g. Fisiologi dan Biokimia Kulit Pernafasan Kulit Sama halnya dengan jaringan pada bagian tubuh lainnya. kulit juga bernafas (respirasi). Kulit lebih banyak menyerap oksigen yang diambil dari aliran darah. B. Kelenjar limfe merupakan sistem yang sangat esensial bagi tubuh karena berperan dalam sistem pertahanan tubuh. Mengatur suhu tubuh. Pembuluh darah memiliki fungsi yaitu : Untuk menyuplai oksigen dan nutrisi ke jaringan epidermis dan dermis. Usia 28 . Namun. Kelembaban udara d.8. seperti: a. Kecepatan penyerapan oksigen ke dalam kulit dan pengeluaran CO2 dari kulit tergantung dari banyak factor di luar maupun didalam kulit. Tekanan gas di dalam darah kulit f. menyerap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Penyakit. Kelenjar sebasea merupakan kelenjar mikrokopis pada kulit yang memiliki bentuk kantong-kantong yang mengeluarkan suatu hal yang bersifat minyak atau lilin yang disebut sebum.penyakit kulit h. dan hanya sebagian kecil yang diambil langsung dari lingkungan luar (udara). 9. Pembuluh Darah Mekanisme suplai darah di kulit terdiri atas arteri dan vena yang berasal jaringan bawah kulit dan naik ke atas menuju kelenjar dan akar rambut. Temperature udara b. Kecepatan aliran darah ke kulit e. respirasi kulit sangatlah lemah. Komposisi gas di sekitar kulit c. 10.

cholesterol dan ester-esternya. c. sehingga ia menamakannya sebagai “mantel C. dan parafin. Ada tiga fungsi pokok “Mantel Asam Kulit” yaitu: a. asam-asam lemak. Barrier yang mengatur keluarnya air dari kulit dan masuknya air ke dalam kulit tidak terletak langsung dibawah permukaan kulit. yang terdiri atas trigliserida. ke kulit b. Fungsi Biologik Kulit 29 . wax. Mantel Lemak Kulit Sebum di permukaan kulit merupakan lapisan lemak yang sebagian besar berasal dari kelenjar sebasea dean sebagian kecil berasal dari lemak sel-sel epidermis disebut mantel lemak kulit. Membunuh dengan sifat asamnya atau sedikit menekan pertumbuhan mikroorganisme yang membehayakan kulit. fosfolipid. tetapi berada di bawah lapisan stratum coneum yang diberi nama barier rain. Keadaan vitamin dan hormone di kulit j.i. 5. banyak mencegah kekeringan kulit 4. Sistem Pengaturan air kulit Permeabilitas kulit terhadap air sangat terbatas. squalene. Dengan sifat lembabnya sedikit Sebagai penyangga (buffer) yang berusaha menetralisir bahan kimia yang terlalu asam atau terlalu alkalis yang masuk bahwa startum corneum dilapisi oleh suatu lapisan tipis lembab yang bersifat asam.lain. pemakaian bahan kimia pada kulit dan lain. 2. Perubahan bahan dalam proses metabolism sel kulit. Mantel Asam Kulit Marchionini (1929) menemuka asam kulit” (sauremantel) 3.

e. 2. Kelenjar sebasea Kelenjar keringat f. tapi bisa menyerap material larut-lipid seperti vitamin A. serta lapisan stratum corneum yang memiliki warna putih kekuningan atau keabu-abuan. melanin yang berwarna coklat.a. Fungsi ekskresi Kulit juga berfungsi sebagai tempat pembuangan suatu cairan yang keluar dari dalam tubuh beruoa keringat dengan perantara 2 kelenjar keringat yang dimiliki. d. Fungsi pembentukan vitamin D Sintesis vitamin D dilakukan dengan mengaktivasi prekursor 7 dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar ultraviolet D. kimiawi. oksigen dan karbon dioksida. Proteksi Kulit akan memproteksi bagian dalam tubuh dari kontak langsung dengan lingkungan luar. Warna Kulit 1. Persepsi Sensoris Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di dermis dan subkutis. Terhadap rangsangan panas diperankan oleh badan-badan Ruffini di dermis dan subkutis. yakni kelenjar sebasea dan kelenjar keringat: 1. obat-obatan tertentu. sinar matahari (ultra violet) dan mikrobiologi. 30 Mekanisme Pigmentasi . dan K. b. Warna kulit terutama ditentukan oleh oxyhemoglobin yang berwarna merah. Thermoregulasi Kulit berkontribusi terhadap pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara: pengeluaran keringat dan menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. hemoglobin tereduksi yang berwarna merah kebiruan. c. keratihyalin yang memberikan penampakan opaque pada kulit. 2. Baik secara fisik atau mekanis. E. Fungsi absorpsi Kulit tidak bisa menyerap air. D.

4. Kulit yang terpapar sinar matahari selama antara 6-20 jam akan menghasilkan eritema yang cepat atau lambat menimbulkan pencoklatan kulit (tanning) yang cepat tampak jelas 1 jam dan akan hilang kembali dalam waktu 4 jam. Proses Menua Pada Kulit Proses penuaan akan tampak dari kerutan dan keriput pada kulit atau kemunduran lainnya dibandingkan ketika masih muda. Penuaan merupakan proses alami yang tak dapat dihindari oleh semua makhluk hidup. yaitu: 1. PENUTUP Demikianlah makalah ini kami buat. kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan guna Kecepatan transfer di dalam Kecepatan melanogenesis di dalam Intensitas Warna Kulit Intensitas warna kulit secara fundamental di tentukan oleh: Jumlah melanosom yang terdapat 31 . Untuk itu. populasi keratinosit. Sinar Matahari dan Melanogenesis Bila terjadi penyinaran kulit oleh sinar matahari maka terjadi reaksi fisiologis kulit. 3. a. di dalam keratinosit dan melanosit. mulai dari pembuluh darah dan organ tubuh lainnya sampai kulit. E. Ada 2 teori yang akan menjelaskan proses penuaan. c. kami sadar dalam penyajian makalah ini jauh dari kesempurnaan. 2. b. V. Penuaan adalah akibat kerusakan baik anatomi maupun fisiologi pada semua organ tubuh. melanosit.Proses pembentukan pigmen melanin terjadi pada butir-butir melanosom yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit yang terdapat di antara sel-sel basal keratinosit di dalam lapisan basal (stratum germinativum).

Amin DAFTAR PUSTAKA 32 .kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua di dalam agama di dunia dan di akhirat.

Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Retno Iswari.09 WIB. 5th ed”. Spkk dan Dra. http://www. 33 . 2007. http://sectiocadaveris.blogspot. “Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin.net/guest36f60b/anatomi-kulit-presentation/download diakses pada tanggal 4 Oktober 2012 pukul 11.slideshare. Jakarta : Gramedia.html diakses pada tanggal 3 Oktober 2012 pukul 15. 2007.com/artikel-kedokteran/fisiologi-kulit/diakses pada tanggal 03 oktober 2012. Tranggono. http://dokterrosfanty.Djuanda A. Apt. Buku Ilmu Pengetahuan Kosmetika.com/2009/12/23/fisiologi-kulit/ diakses pada tanggal 5 Oktober pukul 11. http://fisiologikedokteran.com/2009/08/anatomi-dan-fisiologi-kulit. Fatma Latifah.35 WIB.47 WIB.wordpress.wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->