P. 1
makalah-pancasila

makalah-pancasila

|Views: 103|Likes:

More info:

Published by: Mutejunial Peseekpesek Mutmainnha on Nov 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

LALU RENDY SUTEJA

Penyusun :

    

LALU RENDI SUTEJA JAMILUDIN FITRIANI AAA AA

Pancasila sebagai ideologi terbuka

2

sikap positif kita terhadap nilai-nilai pancasila. Akhirnya karena kami sadar bahwa didalam pembuatan makalah ini tentusaja masih banyak kekurangan dan kesalahannya. Selai itu disini juga dibahas peranan pancasila dalam pembangunan bagi bangsa dan Negara. Indonesia memiliki sebuah pancasila sebagai dasar Negara. yang telah membawa kita menuju nikamat iman dalam Islam. karena tak ada gading yang tak retak. Sebuah Negara tentunya memiliki sebuah dasar dan tujuan. Tak lupa pula kami haturkan sholawat serta salam kepada junjungan besar kita Nabi Muhammad SAW.Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kepa Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat serta hinayahnya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Pancasila sebagai ideologi terbuka 3 . Didalam makalah ini membahas tentang pancasila sebagai ideologi terbuka.

............... i KATA PENGANTAR......... Nilai-nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila……………………………………… − BAB III PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA A........................................... 2 PEMBAHASAN − BAB IPANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI A....... 1 DAFTAR ISI......................................................... Pengertian Paradigma……………………………………………………………………... B.. − BAB IIPANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI A.........Daftar Isi HALAMAN JUDUL.................. Sikap Positif Terhadap Nialai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka…………………......... Pancasila Sebagai Ideologi…………………………………………………………… 4 C.......... Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka………………………………………………….. Sikap Positif Terhadap Nialai Pancasila………………………………………………… B....................... Arti Pancasila Sebagai Sumber Nilai………………………………………………… B....................... Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan………………………………………… − BAB IV SIKAP POSITIF TERHADAP NILAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA A... Pancasila sebagai ideologi terbuka 4 .......... Pengertian Ideologi……………………………………………………………………........................ 3 B.........

............................................................................... 14 DAFTAR PUSTAKA..............KESIMPULAN DAN PENUTUP.................................................. 15 Pancasila sebagai ideologi terbuka 5 ......

Karl Marx mengartikan Ideologi sebagai pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepenti-ngan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi. Istilah Ideologi pertama kali dikemukakan oleh Destutt de Tracy seorang Perancis pada tahun 1796. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kaelan ‘idea’ disamakan artinya dengan citacita. yang artinya gagasan. Dalam perkembangannya terdapat pengertian Ideologi yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Pengertian Ideologi Ideologi berasal dari kata idea (Inggris). science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Perancis. Gunawan Setiardjo mengemukakan bahwa ideologi adalah seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang dijadikan pedoman dan cita-cita hidup. Jadi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan. Kata “logi” yang berasal dari bahasa Yunani logos yang artinya pengetahuan. pengertian. melihat dengan budi. Menurut Tracy ideologi yaitu ‘science of ideas’. Ideologi yang doktriner bilamana ajaran-ajaran yang Pancasila sebagai ideologi terbuka 6 .BAB I PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI A. pengetahuan tentang ide-ide. Ideologi secara fungsional diartikan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap paling baik. yaitu Ideologi yang doktriner dan Ideologi yang pragmatis. Kata kerja Yunani oida = mengetahui. Ramlan Surbakti mengemukakan ada dua pengertian Ideologi yaitu Ideologi secara fungsional dan Ideologi secara struktural. Ideologi secara fungsional ini digolongkan menjadi dua tipe.

sistem pendidikan. dan pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh aparat partai atau aparat pemerintah. namun dirumuskan secara umum hanya prinsip-prinsipnya. mempertahankan. yaitu masyarakat bangsa. Ideologi merupakan suatu pilihan yang jelas membawa komitmen (keterikatan) untuk mewujudkannya. dalam bersikap dan bertingkah laku untuk memelihara. yaitu secara moral atau normatif dianggap benar dan adil. Pengertian yang demikian itu juga dapat dikembangkan untuk masyarakat yang lebih luas. maka akan semakin tinggi pula komitmennya untuk melaksanakannya. Semakin mendalam kesadaran ideologis seseorang. Komitmen itu tercermin dalam sikap seseorang yang meyakini ideologinya sebagai ketentuan yang mengikat. membangun kehidupan duniawi bersama dengan berbagai dimensinya. yakni dasar negara yang dioperasionalkan secara individual maupun sosial dalam kehidupan Pancasila sebagai ideologi terbuka 7 . B. Sebagai contohnya adalah komunisme. yang harus ditaati dalam kehidupannya. kehidupan agama dan sistem politik. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup mereka. Melalui rangkaian nilai itu mereka mengetahui bagaimana cara yang paling baik. baik dalam kehidupan pribadi ataupun masyarakat. dan Ideologi itu disosialisasikan secara fungsional melalui kehidupan keluarga. Pancasila Sebagai Ideologi Pengertian sifat dasar Pancasila sebagai ideologi negara diperoleh dari sifat dasarnya yang pertama dan utama (pokok). system ekonomi. Ideologi merupakan sesuatu yang dihayati menjadi suatu keyakinan.terkandung di dalam Ideologi itu dirumuskan secara sistematis. apabila ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Ideologi tersebut tidak dirumuskan secara sistematis dan terinci. Sedangkan Ideologi yang pragmatis. Ideologi merupakan cerminan cara berfikir orang atau masyarakat yang sekaligus membentuk orang atau masyarakat itu menuju cita-citanya.

dilaksanakan secara rasional berdasarkan Pancasila. berbangsa dan bernegara untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia: masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. maka manusia pun harus bertindak menurut kodrat rasionalnya karena manusia adalah makhluk jasmani-rohani yang berakal budi. yang berdasarkan pasal 3 UUD berwenang menetapkan dan mengubah UUD. dan oleh sebab itu tidak dapat diubah oleh siapa pun juga. Norma-norma itu disebut moral kodrati (natural morals). yang mencakup aspek-aspek politik.” Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pancasila hanya berperanan sebagai ideologi negara jika segala tindakan individual maupun sosial dalam kehidupan bermasyarakat. C. karena dijabarkan dari kodrat manusia. Kirdi Dipoyudo (1979:11) membedakan manusia yang baik dari yang tidak baik berdasarkan moral kodrati: “Manusia adalah baik sebagai manusia apabila dia selalu bertindak secara rasional. sosial.bermasyarakat. berbangsa dan bernegara. Manusia yang menaati norma-norma itu disebut baik. Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Pancasila sebagai ideologi terbuka 8 . kebudayaan dan lain-lain.” Pancasila sebagai ideologi menyerupai norma agendi. Dan sesuai dengan dalil bahwa segala sesuatu harus bertindak menurut kodrat masing-masing (Noblesse oblige!).XX/MPRS/1966 (dan berbagai penegasannya hingga kini) sebagai berikut: “Pembukaan UUD 1945 sebagai Pernyataan Kemerdekaan yang terperinci yang mengandung cita-cita luhur dari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. dan yang memuat Pancasila sebagai Dasar Negara merupakan satu rangkaian dengan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. yaitu norma atau pedoman untuk bertindak/ berbuat. baik sebagai manusia atau baik dari segi moral (morally good). ekonomi. Untuk mencapai cita-cita itulah Pancasila berperanan sebagai ideologi negara. karena mengubah isi Pembukaan berarti pembubaran negara. termasuk MPR hasil pemilihan umum. Dengan akal budinya manusia dapat mengenal kodratnya dan normanorma yang mengikatnya sebagai manusia. Sedemikian pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara dijelaskan melalui Ketetapan MPR No.

Pancasila dilihat dari sifat. Pancasila Sebagai ideologi terbuka memiliki dimensidimensi idealitas. Pancasila sebagai ideologi terbuka 9 . normatif dan realitas.rumusan pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat umum. universal.sifat dasarnya. dapat dikatakan sebagai ideologi terbuka. sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUd 1945. Rumusan.

B. Nilainilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Arti Pancasila Sebagai Sumber Nilai Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. dan nilai keadilan. nilai kemanusiaan.BAB II PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI A. Dengan nilai ini Pancasila sebagai ideologi terbuka 10 . nilai persatuan. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. nilai Persatuan Indonesia. nilai kerakyatan. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Nilai-nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila a. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta.

menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Pancasila sebagai ideologi terbuka 11 . b. menghormati kemerdekaan beragama. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama.

Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. isinya belum dapat dioperasionalkan.. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. Pancasila sebagai ideologi terbuka 12 .c. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Nilai Persatuan Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. d. e. oleh rakyat. Artinya. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. Sebagai nilai dasar. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. Karena sifatnya abstrak dan normatif. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai.

khususnya. yaitu suatu keyakinan dasar yang digunakan berbagai kalangan untuk mencari kebenaran realitas menjadi suatu ilmu atau disiplin ilmu pengetahuan. nilai. peta yang kedua adalah apa yang seperti seharusnya atau berkaitan dengan nilai. dimensi axiologis. Peta yang pertama adalah segala sesuatunya. Lalu. Ada empat paradigma ilmu pengetahuan yang dikembangkan dalam menemukan hakikat realitas atau ilmu pengetahuan yaitu : Positivisme. dan menafsirkan dunia sekitar kita. Secara umum pengertian paradigma adalah seperangkat kepercayaan atau keyakinan dasar yang menuntun seseorang dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian Paradigma Paradigma diartikan sebagai alam disiplin intelektual. yang dibagi menjadi dua kategori. Mengapa Covey menyebutnya dengan peta dalam pikiran? Sebab. Postpositivisme (Classical Paradigm. konsep. sebagaimana adanya atau realitas. kita masingmasing mempunyai banyak peta di dalam kepala kita.Dalam mengembangkan suatu paradigma ilmu kita harus dapat melihat cara pandang yang menjadi aspek filosofis dan metodologis dalam menemukan ilmu pengetahuan. dimensi epistemologis. Paradigma juga dapat berarti seperangkat asumsi.BAB III PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA A. Sedangkan menurut Guba. dimensi retorik dan dimensi metodologis. dalam sebuah risetnya mengenai paradigma. Conventionalism Paradigm). peta dalam pikiran kita. memahami. Paradigma dalam hal ini dibatasi pada paradigma pencarian ilmu pengetahuan (disciplin inquiry paradigm). Critical Theory (Realism) dan Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 . dan praktek yang diterapkan dalam memandang realitas kepada sebuah komunitas yang sama. dalam disiplin intelektual. bersikap (afektif). mengartikan bahwa paradigma adalah cara kita melihat. Stephen Covey. yaitu :dimensi ontologis. paradigma dalam ilmu pengetahuan mempunyai definisi bahwa seperangkat keyakinan mendasar yang memandu tindakan-tindakan manusia dalam keseharian maupun dalam penyelidikan ilmiah. yaitu cara pandang seseorang terhadap diri dan lingkungannya yang akan memengaruhinya dalam berpikir (kognitif). dan bertingkah laku (konatif).

4) model terakhir itu akan mneghasilkan gambaran yang menyambung. Berikut dipaparkan berbagai unsur yang dilihat sebagai indikator adanya perubahan dalampengembangan ilmu. konsekuensi logis dari perbedaan teori yang digunakan dan sifat metodologi yang digunakan untuk mencapai kebenaran. dalam model yang memiliki perspektif yang tersangkut paut dengan hubungan antara anggota masyarakat. berawal dari paradigma positivisme. kerangka acuan. Dalam ilmu sosial perubahanterjadi secaa cepat dan dinamis. postpositivisme. Pancasila Sebagai Paradigm Pembangunan Pancasila sebagai paradigma. tergantung pada bukti empiris yang diyakini. 3) dikotomi dari kedua pendpat itu disintesiskan oleh Peter Berger. dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Keragaman paradigmatik dapat terjadi karena perbedaan pandangan filosofis. artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar. Hal ini sesuai dengan kenyataan objektif bahwa Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Ada empat cara berfikir berdasarkan dikotomi pengaruh anatar individu dam manyarakat : 1) dikotomi muncul akibat asumsi umum bahwa individu dapat membentuk atau mengubah manyarakat. 2) dikotomi muncul akibat asumsi umum bahwa “ individu merupakan produk dari masyarakat” (individual is created society). Pandangan tentang paradigma ilmu pengetahuan tampaknya berubah antar waktu. individu akan menyesuaikan diri denganpola-pola yang berlaku di masyarakatnya. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia atas Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Perkembangan substansi paradigmatik dalam tulisa ini akan dikupas lengkap. B. Disatu sisi berlangsung proses socialization yang terjadi ketika individu mendapat pengaruh kuat dari lingkunagn sosial. sedangkan negara merupakan organisasi atau persekutuan hidup manusia maka tidak berlebihan apabila pancasila menjadi landasan dan tolok ukur Pancasila sebagai ideologi terbuka 14 .Constructivism. critical theory dan konstruktivisme.

Sistem politik Indonesia yang bertolak dari manusia sebagai subjek harus mampu menempatkan kekuasaan tertinggi pada rakyat. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi Sesuai dengan paradigma pancasila dalam pembangunan ekonomi maka sistem dan pembangunan ekonomi berpijak pada nilai moral daripada pancasila. Perilaku politik. Pancasila bertolak dari kodrat manusia maka pembangunan politik harus dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia. dan moral keadilan. moral persatuan. baik dari warga negara maupun penyelenggara negara dikembangkan atas dasar moral tersebut sehingga menghasilkan perilaku politik yang santun dan bermoral. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik Manusia Indonesia selaku warga negara harus ditempatkan sebagai subjek atau pelaku politik bukan sekadar objek politik. secara berturut-turut sistem politik Indonesia dikembangkan atas moral ketuhanan. sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar moralitas ketuhanan Pancasila sebagai ideologi terbuka 15 . Secara khusus. moral kemanusiaan. oleh rakyat dan untuk rakyat. moral kerakyatan. Kekuasaan adalah dari rakyat. a.penyelenggaraan bernegara termasuk dalam melaksanakan pembangunan. Pengembangan selanjutnya adalah sistem politik didasarkan pada asas-asas moral daripada sila-sila pada pancasila. Oleh karena itu. sistem politik Indonesia harus dikembangkan atas asas kerakyatan (sila IV Pancasila). b. Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah sistem politik demokrasi bukan otoriter Berdasar hal itu.

Sistem ekonomi yang berdasar pancasila berbeda dengan sistem ekonomi liberal yang hanya menguntungkan individu-individu tanpa perhatian pada manusia lain. Pancasila bertolak dari manusia sebagai totalitas dan manusia sebagai subjek.(sila I Pancasila) dan kemanusiaan ( sila II Pancasila). baik selaku makhluk individu. yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan beradab. sosial. Sistem ekonomi Indonesia juga tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai moral kemanusiaan. Sistem ekonomi yang berdasar pancasila adalah sistem ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan. ketidakadilan. pembangunan sosial budaya harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia. dan kesengsaraan warga negara. Oleh karena itu. c. Sistem ekonomi demikian juga berbeda dengan sistem ekonomi dalam sistem sosialis yang tidak mengakui kepemilikan individu. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Sosial Budaya Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistik karena memang pancasila bertolak dari hakikat dan kedudukan kodrat manusia itu sendiri. Sistem ekonomi yang mendasarkan pada moralitas dam humanistis akan menghasilkan sistem ekonomi yang berperikemanusiaan. penderitaan. makhluk pribadi maupun makhluk tuhan. monopoli dan bentuk lainnya yang hanya akan menimbulkan penindasan. kejam. Sistem ekonomi yang menghargai hakikat manusia. Oleh karena itu. sistem ekonomi harus dikembangkan menjadi sistem dan pembangunan ekonomi yang bertujuan pada kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. Hal ini sebagaimana tertuang dalam sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. brutal dan bersifat anarkis jelas Pancasila sebagai ideologi terbuka 16 . Pembangunan sosial budaya yang menghasilkan manusia-manusia biadab. Pembangunan ekonomi harus mampu menghindarkan diri dari bentuk-bentuk persaingan bebas.

dan ketidakadilan sosial. Dengan demikian. d. Manusia tidak cukup sebagai manusia secara fisik. Sistem pembangunan pertahanan dan keamanan Indonesia disebut sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata). pembangunan sosial budaya dikembangkan atas dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya-budaya yang beragam si seluruh wilayah Nusantara menuju pada tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa. Sistem pertahanan yang bersifat semesta melibatkan seluruh warga negara. wilayah. pembangunan sosial budaya tidak menciptakan kesenjangan. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan Salah satu tujuan bernegara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Hal ini mengandung makna bahwa tugas dan tanggung jawab tidak hanya oleh penyelenggara negara saja. serta dipersiapkan secara Pancasila sebagai ideologi terbuka 17 . diskriminasi. Berdasar sila persatuan Indonesia. tetapi harus mampu meningkatkan derajat kemanusiaannya. dan sumber daya nasional lainnya. Perlu ada pengakuan dan penghargaan terhadap budaya dan kehidupan sosial berbagai kelompok bangsa Indonesia sehingga mereka merasa dihargai dan diterima sebagai warga bangsa. Atas dasar tersebut. Manusia harus dapat mengembangkan dirinya dari tingkat homo menjadi human. tetapi juga rakyat Indonesia secara keseluruhan. sistem pertahanan dan keamanan adalah mengikut sertakan seluruh komponen bangsa. kecemburuan.bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia adil dan beradab.

Pancasila sebagai ideologi terbuka 18 . Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara. di mana pemerintahan dari rakyat (individu) memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam masalah pertahanan negara dan bela negara. serta keyakinan pada kekuatan sendiri.dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total terpadu. Penyelenggaraan sistem pertahanan semesta didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara. 3 Tahun 2002 tentang pertahanan Negara. Pancasila sebagai paradigma pembangunan pertahanan keamanan telah diterima bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam UU No. keutuhan wilayah. Sistem ini pada dasarnya sesuai dengan nilai-nilai pancasila. terarah. dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.

dan bernegara sehari-hari. dan dasar Negara Kesatuan RI benar-benar sesuai dengan kepribadian bangsa dan jiwa bangsa Indonesia serta merupakan sarana untuk mengatasi dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh bangsa dan Negara Indonesia. bias pula Pancasila berubah menjadi ideology tertutup. Pancasila sebagai ideologi terbuka 19 . Sikap positif yang paling dibutuhkan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideology terbuka yang berwibawa adalah terus – menerus secara konsisten berjuang memperkecil kesenjangan antara ideal-ideal Pancasila dengan kenyataan kehidupan berbangsa sehari-hari. karena penafsirannya didominasi oleh penguasa atau kelompok masyarakat tertentu. Pancasila hanya akan berkembang kalau segenap komponen masyarakat bersedia bersikap proaktif. Pancasila akan makin kehilangan relevansinya. karena terbuka untuk ditafsirkan oleh siapa saja. terus-menerus melakukan reinterpretasi (penafsiran ulang) terhadap Pancasila dalam suasana dialog kritis –konstruktif. Kedua. Bila masyarakat bersikap pasif. Pertama. pandangan hidup bangsa. Atau. berbangsa. Sikap Positif Terhadap Nilai Pancasila Sikap positif warga Negara terhadap nilai-nilai Pancasila terlihat dalam sejarah perjuangan bangsa dan Negara Republik Indonesia. Sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 telah terbukti bahwa Pancasila yang merupakan ideology. Sikap positif lain adalah kesediaan segenap komponen bangsa menjadikan nilai-nilai Pancasila makin tampak nyata dalam kehidupan bermasyarakat.BAB IV SIKAP POSITIF TERHADAP NILAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA A. bias terjadi Pancasila semata-mata ditafsirkan sesuai dengan kepentingan si penafsir. Sikap positif itu terutama adalah kesediaan segenap komponen masyarakat untuk aktif mengungkapkan pemahamannya mengenai Pancasila.

nilai essensial. dan Cara untuk mewujudkan Tujuan Nasional yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Sikap Positif Terhadap Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Bagi bangsa Indonesia Pancasila merupakan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa yang mengandung nilai-nilai fundamental. menyeluruh dan mendalam. Tujuan. Oleh karena itu kita sebagai bangsa yang ingin Maju dan Berdiri Kokoh harus mentaati dan melaksanakan Pancasila secara Konekuen dan Konisten. Pancasila sebagai ideologi terbuka 20 . substansial. yang pada akhirnya dijadikan Dasar.B.

KESIMPULAN DAN PENUTUP Sebuah Negara tentu harus memiliki sebuah dasar untuk membentuk Negara tersebut. Semua usaha dalam membangun bangsa tentu akan terwujud apabila kita ikut berpartisipasi. Pancasila sebagai ideologi terbuka 21 . Indonesia memiliki pancasila sebagai ideologi yaitu pedoman untuk berbuat atau bertindak dalam melakukan mengambil sebuah tindakan atau keputusan. nilai kemanusiaan. bersikap proaktif. Karena hal ini akan mempengaruhi cara berfikir suatu bangsa yang nantinya akan membawa perubahan bagi bangsa tersebut. Selain itu Negara tersebut juga harus mampu berfikit (berideologi) supaya dapat menuju citacitanya. Selain itu sebuah Negara juga harus memiliki paradigm atau cara pandang pada diri sendiri dan negaranya (lingkungan). nilai persatuan. Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia karena pancasila itu sendiri mengandung beberapa arti diantaranya niali ketuhanan. nilai kerakyatan dan nilai keadilan. terbuka dalam menyelesaikan suatu masalah dan tentunya berjuang untuk membangun Negara tersebut.

org Pancasila sebagai ideologi terbuka 22 .DAFTAR PUSTAKA Internet.wikipwdia. www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->