MAKALAH

PENGELOLAAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN
Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pengelolaan Pendidikan Dosen: Drs. Daman Hermawan, M.Pd

disusun Oleh : Agus Shoparianto Saiful Bachri Unis Munasifah NIM. 1106392 NIM. 1103311 NIM. 1105644

Dinny Nurdyany Taufik NIM. 1001871

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG

i

2012

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Pengelolaan Tenaga Kependidikan” Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas mata kuliah Pengelolaan Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangankekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada, Dosen mata kuliah Pengelolaan Pendidikan dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.

Bandung, 09 Oktober 2012

Penyusun

ii

........................4.......................................................................... Metode Penulisan.3 2................................................ Tujuan Penulisan..........................2.....................................19 3...........1 1...................................................................1 1..........................................2 1.............5.................................................19 DAFTAR PUSTAKA.......4...................3 2.......... Sistematika Penulisan.............. Tugas dan Fungsi Tenaga Kependidikan........................ Pengertian.............. Tujuan Manajemen Tenaga Kependidikan............1 SIMPULAN..4 2...............2 BAB II PEMBAHASAN........................................................................iii BAB I PENDAHULUAN..............................2..................................6 2....................ii DAFTAR ISI..............10 BAB III PENUTUP...............................DAFTAR ISI Contents KATA PENGANTAR......................................................................................................................19 3.........................2 1.........................................................................................................................1.......................... Aktivitas Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan..........2 SARAN...........................................................3......................................................20 iii ...........................................1 1.............................................................................3..........................................................1 Latar Belakang... Rumusan Masalah............................iii Contents..........

evaluasi dan pemberhentian yang tepat. pengelolaan.2. Tenaga-tenaga handal dalam dunia pendidikan hanya akan diperoleh jika sistem pendidikan telah memiliki mekanisme yang ideal untuk melakukan perekrutan. Hal ini disebabkan karena ada dimensi-dimensi proses pendidikan atau lebih khusus lagi proses pembelajaran yang diperankan oleh pendidik yang tidak bisa diganti oleh teknologi. namun peranan pendidik lebih dominan. Dengan kata lain sistem pendidikan nasional memerlukan mekanisme pengelolaan tenaga kependidikan yang searah dengan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Rumusan Masalah A. seleksi. Apa tujuan manajemen tenaga kependidikan? C. pengawasan. dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. pengelolaan tenaga kependidikan merupakan langkah penting dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang efektif dan efisien.1 Latar Belakang Di tingkat nasional. 1. Tenaga pendidik dan kependidikan mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan. pengembangan. penempatan. Apa saja tugas dan fungsi manajemen tenaga kependidikan? D. Walaupun teknologi dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran yang cepat. Apa pengertian dari manajemen tenaga kependidikan? B.BAB I PENDAHULUAN 1. Begitu juga dengan tenaga kependidikan yang bertugas melaksanakan administrasi. Bagaimana aktifitas manajemen tenaga kependidikan? 1 . pembinaan.

C. tugas dan fungsi manajemen tenaga kependidikan serta aktifitas manajemen tenaga kependidikan BAB III membahas tentang penutup yang terdiri dari simpulan dan saran. BAB II membahas tentang isi yang terdiri dari : pengertian manajemen tenaga kependidikan.4. D.3. B. yang terdiri dari : latar belakang masalah. rumusan masalah. Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah studi pustaka. 1.5. Tujuan Penulisan A. 2 . Mengetahui seperti apa aktifitas manajemen tenaga kependidikan. Mengetahui pengertian dari manajemen tenaga kependidikan. metode penulisan dan sistematika penulisan.1. Bisa menyebutkan tujuan dari manajemen kependidikan. yang terdiri dari : BAB I membahas tentang pendahuluan. tujuan penulisan. Sistematika Penulisan Makalah ini berjudul “Pengelolaan Tenaga Kependidikan”. tersusun atas beberapa referensi. tujuan manajemen tenaga kependidikan. Supaya mengetahui tugas dan fungsi manajemen tenaga kependidikan. 1.

tutor. Direktur. serta istilah lainnya. adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. pendidik. manajer. Tenaga Kependidikan lainnya ialah orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan. Contoh: Kepala Urusan Kurikulum. walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses pendidikan. fasilitator. administrator. Ustadz. Kepala Satuan Pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya sebagai edukator. adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang administrasi instansi tersebut. Konselor. Dosen. Pamong belajar. Yang termasuk ke dalam tenaga kependidikan adalah: kepala satuan pendidikan.1. Sedangkan pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan pengajar. Tata usaha. Kepala Satuan Pendidikan yaitu orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. leader. untuk membantu Kepala Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada institusi tersebut. figur dan mediator (Emaslim-FM) Istilah lain untuk Kepala Satuan Pendidikan adalah: Kepala Sekolah.BAB II PEMBAHASAN 2. Wakil-wakil/Kepala urusan umumnya pendidik yang mempunyai tugas tambahan dalam bidang yang khusus. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu: Guru. dan sebutan lainnya. Administrasi 3 . Rektor. inovator. Bidang administrasi yang dikelola diantaranya. supervisor. widyaiswara. dan tenaga kependidikan lainnya. Administrasi surat menyurat dan pengarsipan. instruktur. Pengertian Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang Penyelenggaraan Pendidikan. motivator. b. diantaranya: a.

pamong belajar. Berdasarkan (Permendiknas No. menilai hasil pembelajaran. (UU No. Pustakawan. serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.2. melakukan pembimbingan dan pelatihan. Administrasi Inventaris dan lain-lain.Kepegawaian. widyaiswara. dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Administrasi Keuangan.20 THN 2003. dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya. tutor. Petugas keamanan (penjaga sekolah). Laboran. 20 tahun 2003 psl 1. instruktur. pengawasan. pengembangan. adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat dan bahan di Laboratorium. dosen. d. pengelolaan. Petugas kebersihan. konselor. dan lainnya Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. (UU No. c. BAB 1 ◊ Ketentuan umum)  Merupakan tenaga yang bertugas merencanakan dan melaksanakan administrasi. terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.20 THN 2003. (UU No. 08 Tahun 2005) Tugas Ditjen PMPTK mempunyai tugas merumuskan serta 4 . mengelola tenaga pendidik dan kependidikan. 20 tahun 2003 pasal 1  Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Administrasi Peserta Didik. PSL 39 (1) 2. fasilitator. (UU No. PSL 39 (2))  Tenaga Kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru. serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Pelatih ekstrakurikuler. Tujuan Manajemen Tenaga Kependidikan Tenaga pendidik dibawah Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Kependidikan memiliki wewenang untuk mengatur.

Meningkatkan dan memperbaiki kapasitas yang dimiliki oleh karyawan 3. pengembangan manajemen serta aktivitas pelatihan yang terkait dengan kebutuhan organisasi dan individu 4. Menciptakan iklim kerja yang harmonis.. Memungkinkan organisasi mendapatkan dan mempertahankan tenaga kerja yang cakap. Pelaksanaan kebijakan di bidang peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan 3. sistem kompensasi dan insentif yang disesuaikan dengan kinerja. dapat dipercaya dan memiliki motivasi tinggi 2. Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang peningkatan mutu. Penyiapan perumusan kebijakan Departemen di bidang peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan 2. norma. dan pendidikan non formal. pendidikan dasar. Mengembangkan sistem kerja dengan kinerja tinggi yang meliputi prosedur perekrutan dan seleksi yang ketat. Fungsi Ditjen PMPTK : 1. 5 . pendidik dan tenaga kependidikan 5. kriteria. pedoman. pendidikan menengah. Penyusunan standar.melaksanakan kebijakan standarisasi teknis dibidang peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan prosedur di bidang peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan 4. Pelaksanaan urusan administrasi Direktorak Jendral Kesimpulan bahwa tujuan manajemen tenaga pendidik dan kependidikan secara umum adalah : 1. Mengembangkan praktik manajemen dengan komitmen tinggi yang menyadari bahwa tenaga pendidik dan kependidikan merupakan stack holder internal yang berharga serta membantu mengembangkan iklim kerja sama dan kepercayaan bersama 5.

6 . pengawasan. menilai hasil pembelajaran. Secara khusus tugas dan fungsi tenaga pendidik (guru dan dosen) didasarkan pada Undang-Undang No 14 Tahun 2007. kreatif. (2) Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. yaitu sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. teknologi. dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. melakukan pembimbingan dan pelatihan. serta pengabdi kepada masyarakat. Dalam pasal 6 disebutkan bahwa: Kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang sehat. pengelolaan. dan seni. serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. pengembang ilmu pengetahuan. Tenaga pendidik dan kependidikan pun mempunyai hak dan kewajiban dalam melaksanakan tugas yaitu : Pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh:  Penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial. Tugas dan Fungsi Tenaga Kependidikan Tugas dan Fungsi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Berdasarkan Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Pasal 39: (1) Tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi. cakap.3. pengembangan. mandiri. berilmu.  Penghargaan sesuai prestasinya.  Perlindungan hukum.  Pembinaan karier sesuai dengan pengembangan kualitas.2.

profesi dan kedudukan. Bertanggung jawab atas penyelenggaraan program Pengembang Kurikulumprogram-program dan Pendidikan pengajaran pengembangan kurikulum dan Teknologipengembangan kurikulum dan pengembangan alat bantu 7 .  Mempunyai komitmen secara professional  Memberi teladan dan nama baik lembaga. peraturan dan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga yang lebih tinggi. seperti (Urusan Pelayanan hubungan masyarakat. usaha Khusus) kesehatan sekolah dan perpustakaan sekolah. Bertanggung jawab membantu Kepala Sekolah dalam Wakil Kepala Sekolahpenyelenggaraan (Urusan Kurikulum) kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan kurikulum dan proses belajar mengajar Wakil Kepala SekolahBertanggung jawab membantu Kepala Sekolah dalam (Urusan Kesiswaan) penyelenggaraan kegiatan kesiswaan dan ekstrakurikuler Wakil Kepala SekolahBertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan inventaris (Urusan Prasarana) Sarana danpendayagunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana serta keuangan sekolah Bertanggung jawab membantu Kepala Sekolah dalam Wakil Kepala Sekolah penyelenggaraan pelayanan-pelayanan khusus. prasarana dan fasilitas Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban :  Menciptakan suasana pendidikan yang sesuai. Kesempatan pendidikan untuk memperoleh sarana. Jabatan dan Deskripsi Jabatan Tenaga Kependidikan di Sekolah Jabatan Deskripsi Tugas Bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan penyelenggaraan pendidikan di sekolahnya baik ke Kepala Sekolah dalam maupun ke luar yakni dengan melaksanakan segala kebijaksanaan. bimbingan dan penyuluhan.

Bertanggung jawab atas penyelenggaraan programPengembang Tes program pengembangan alat pengukuran dan evaluasi kegiatan-kegiatan belajar dan kepribadian peserta didik Bertanggung jawab atas penyelenggaraan program kegiatan pengelolaan perpustakaan sekolah Bertanggung jawab atas penyelenggaraan program kegiatan pengelolaan laboratorium di sekolah Bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemberian belajar peserta didik dan pengajaran guru Bertanggung jawab atas penyelenggaraan programPelatih program kegiatan latihan seperti olahraga. Sedangkan Tenaga teknis kependidikan merupakan tenaga kependidikan yang dalam pelaksanaan pekerjaannya lebih dituntut kecakapan teknis operasional atau teknis administratif. tenaga kependidikan dibedakan menjadi tenaga struktural. kesenian. Jenis-jenis tenaga kependidikan untuk lingkungan Departemen Pendidikan Nasional 8 . keterampilan yang diselenggarakan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatanPetugas Tata Usaha kegiatan dan pelayanan administratif atau teknis operasional pendidikan di sekolah Pustakawan Laboran Teknisi Sumber Belajar bantuan teknis sumber-sember belajar bagi kepentingan Jenis-jenis Tenaga Kependidikan Dilihat dari jabatannya. Tenaga struktural merupakan tenaga kependidikan yang menempati jabatan-jabatan eksekutif umum (pimpinan) yang bertanggung jawab baik langsung maupun tidak langsung atas satuan pendidikan. Tenaga fungsional merupakan tenaga kependidikan yang menempati jabatan fungsional yaitu jabatan yang dalam pelaksanaan pekerjaannya mengandalkan keahlian akademis kependidikan. tenaga fungsional dan tenaga teknis penyelenggara pendidikan.

Kepala Bidang * Daerah : Kakandepdiknas Kab.Kanwil .25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai daerah * Tutor & Fasilitator * Pendidikan Tenaga Teknis * Teknisi Sumber Pengembangan Belajar/Sanggar Belajar 9 . Sejalan dengan UU No. : Kasi Tenaga Fungsional Urusan Pelayanan Khusus * Guru * BP) Pembimbing/Penyuluh * Penilik (Guru* Pengawas * Pelatih * Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Kependidikan * Pengembang tes * Pustakawan * Laboran * Teknisi Sumber Belajar * Petugas TU * Pelatih (Olahraga) ./Kec. Dirjen * Wilayah : Ka. Kesenian & Keterampilan * Petugas TU Tenaga kependidikan merupakan hasil analisis jabatan yang dibutuhkan oleh suatu sekolah atau satuan organisasi yang lebih luas.22 Tahun 1999 tentang pemerintahan daerah dan PP No.Status Ketenagaan Tenaga Struktural Tempat Kerja di Sekolah * Kepala Sekolah * Wakil Kepala Sekolah Tempat Kerja di Luar Sekolah * Pusat : Menteri. - Urusan Kurikulum Urusan Kesiswaan Urusan Sarana dan Prasarana Kormin . Sekjen.

Dalam perencanaan terintegrasi. semata-mata memperhatikan masalah jumlah tenaga kerja serta jenis dan tingkat keterampilan dalam organisasi. kita dapat melihat bahwa segala aspek yang penting dalam pembuatan dan pencapaian visi organisasi ataupun SDM turut diperhatikan. tidak lagi terbatas pada masalah pasokan dan permintaan tenaga kerja. Visi tersebut dijadikan standar pencapaian. Aktivitas Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan 1. maka jenis-jenis tenaga kependidikan dapat bervariasi sesuai kebutuhan organisasi yang bersangkutan. Model ini pada saat sekarang dianggap terlalu sempit. 2. Dalam perencanaan terintegrasi segala perencanaan berpusat pada visi stratejik.4. antara lain : 1) Metode Tradisional Metode ini biasanya disebut sebagai perencanaan tenaga kerja. 2. ada beberapa metode yang dapat dipakai dalam merencanakan SDM.otonom. perencanaan SDM dewasa ini telah bersifat lebih luas. Merujuk pada teori perencanaan SDM. 2) Metode Perencanaan Terintegrasi Perencanaan SDM pada masa sekarang. Seleksi Selection atau seleksi didefinisikan sebagai suatu proses pengambilan keputusan dimana individu dipilih untuk mengisi suatu 10 . Perencanaan Perencanaan manajemen tenaga pendidik dan kependidikan adalah pengembangan dan strategi serta penyusunan tenaga pendidik dan kependidikan yang komprehensif guna memenuhi kebutuhan organisasi dimasa depan.

Tujuan utama dari seleksi adalah untuk a. dan tenaga pendukung lainnya harus melalui tiga tahapan proses. yang merupakan pengajuan seleksi dan implementasi aturan yang diterapkan pada tahap satu. (2) seleksi. 11 . Membantu meminimalisi pemborosan waktu. yaitu : (1) pra seleksi. kelompok pelamar yang terdiri dari para pengajar professional. dan penempatan pegawai. pelaksana teknis professional. sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh jabatan tertentu. tahap dimana terjadi penolakan dan penerimaan pelamar yang melibatkan daftar kemampuan pelamar. bagian personalia. pembuatan kontrak. usaha dan biaya yang harus diinvestasikan bagi pengembangan pendidikan para pegawai Proses Seleksi Dalam proses seleksi.jabatan yang didasarkan pada penilaian terhadap seberapa besar karakteristik individu yang bersangkutan. Mengisi kekosongan jabatan dengan personil yang memenuhi persyaratan yang ditentukan dan dinilai mampu dalam : 1) Menjalankan tugas dalam jabatan tertentu 2) Mendapatkan kepuasan dalam jabatannya sehingga dapat bertahan dalam sistem 3) Menjadi contributor efektif bagi pencapaian tujuan dalam sistem 4) Memiliki motivasi untuk mengembangkan diri b. yang melibatkan kebijakan dan penetapan prosedur seleksi. (3) pasca seleksi. pengawas administrasi professional.

ada dua aspek yang penting dicermati.Pra Seleksi Inti dari tahap pra seleksi adalah bahwa suatu sistem keputusan yang dijabarkan dalam bentuk prosedur dan kebijakan sistem dapat membantu memfokuskan upaya organisasi dalam mencapai tujuan seleksi. Seleksi Proses seleksi difokuskan pada pertanyaan sejauh mana kecocokan antara pelamar dan segala kualitasnya dengan tuntutantuntutan jabatan. tahap berikutnya adalah membuat keputusan individual mengenai setiap pelamar berdasarkan data pelamar dan pertimbangan efektivitas pelamar untuk melakukan pekerjaannya. Semakin penting jabatan yang dilamar dalam organisasi. yaitu penilaian data dan pelamar serta implikasi tanggung jawab dari keputusan seleksi. Dalam konteks ini. yaitu : pengembangan kebijakan seleksi dan keputusan prosedur pra seleksi. semakin berat/rumit penyelidikan yang seharusnya dilakukan. Pasca Seleksi Setelah mengevaluasi para pelamar suatu jabatan. Terdapat dua tugas utama pengujian dalam tahap pra seleksi. 12 .

paling tidak ada dua hal penting yang harus diperhatikan. Menurut Robert Bacal manajemen kinerja merupakan sebuah proses komunikasi yang berlangsung terus-menerus atau berkesinambungan dan dilakukan dalam kemitraan antara karyawan dengan penyelia langsungnya. Pasca seleksi ini. Manajemen Kinerja Manajemen kinerja adalah suatu proses yang berlangsung terus menerus berkaitan dengan fungsi-fungsi manajerial kerja. pelamar yang mengambil keputusan ini. karyawan dan pemerintah. Langkah-langkah manajemen kinerja yakni :  Persiapan pelaksanaan proses  Penyusunan rencana kerja  Pengkomunikasian kinerja yang berkesinambungan  Pengumpulan data. yakni yang berkaitan dengan kontrak dan kerangka pekerjaan. 3.Keputusan seleksi dilaksanakan dengan sistem yang memutuskan untuk menerima atau menolak pelamar. Supaya tujuan tercapai 13 . atau sebaliknya. pengamatan dan dokumentasi  Mengevaluasi kinerja  Pengukuran dan penilaian kinerja 4. Pemberian Kompensasi Program kompensasi atau balas jasa umumnya bertujuan untuk kepentingan perusahaan.

PP No. Jenis dan sifat pekerjaan Bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil pemerintah telah mengatur pemberian kompensasi ini dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. PP No. 12 Tahun 2006 Tentang Tunjungan Umum Bagi Pegawai Negeri Sipil. kepuasan kerja. Biaya hidup/cost of living g. Pejabat Negara. 14 . Produktivitas kerja karyawan e. Penawaran dan permintaan tenaga kerja b. motivasi. stabilitas karyawan serta disiplin. Tujuan kompensasi antara lain adalah sebagai ikatan kerja sama.dan memberikan kepuasan bagi semua pihak hendaknya program pemberian kompensasi didasarkan pada prinsip adil dan wajar. Menurut Malayu (2003:127). Posisi jabatan karyawan h. Pendidikan dan pengalaman karyawan i. Kondisi per-ekonomian nasional j. yaitu : a. dan Penerima Pensiun/Tunjangan. Serikat buruh/organiasi karyawan d. pengadaan efektif. 43 Tahun 1999 tentang Pokok Pokok Kepegawaian dan Peraturan Pemerintah I Tahun 2006 Tentang Tunjangan Jabatan Struktural. Kemampuan dan kesediaan perusahaan c. Pemerintah dan undang-undangnya f. 25 Tahun 2006 tentang Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan Ketiga belas Kepada Pegawai Negeri. ada beberapa faktor yang mempengaruhi kompensasi.

2 Hakikat dan Tujuan Pengembangan Karier Sergiovani dan Staratt (Casmiati. ia perlu terlibat aktif dalam menentukan arah kariernya. Maju tidaknya seseorang dalam karier tergantung pada yang bersangkutan itu sendiri. Pengembangan Karier Pengembangan karier adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan-peningkatan status seseorang dalam suatu organisasi dalam jalur karier yang telah ditetapkan dalam organisasi yang bersangkutan. yaitu : a) Sasaran karier yang ingin ia capai b) Perencanaan karier c) Kesediaan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka pengembangan karier sambil berkarya 1.1 Pentingnya Karier Berbicara tentang karier maka kita akan bertitik tolak pada asumsi dasar bahwa seseorang yang mulai bekerja setelah bekerja dalam suatu organisasi akan terus bekerja untuk organisasi tersebut. 1. Siagiaan (2003:206) menyatakan ada tiga pola karier yang harus diketahui oleh seorang pekerja. akan tetapi diri personil yang sangat berperan. 2000:29) mengungkapkan proses dasar pengembangan individu adalah pemerataan. ditunjang oleh kesempatan yang tersedia dari lembaga.5. pada dasarnya pembinaan dan pengembangan 15 . Sondang P.

Sondang P. Siagiaan (2003:207) mengemukakan ada lima hal yang harus dipertimbangkan agar para pegawai dapat menentukan jalur karier dan pengembangan karier yang dapat mereka tempuh.staf yang berorientasi pada pertumbuhan dan perkembangan kemampuan personil. kemampuan fungsional. keamanan. yaitu perlakuan yang adil dalam berkarier. dan tingkat kepuasan. 1. informasi tentang berbagai peluang promosi. Siagiaan (2003:221) mengemukakan lima sasaran dalam pengembangan karier pegawai. nilai para anggota tersebut bagi organisasi semakin bertambah. rencana tersebut tidak akan menjadi kenyataan tanpa adanya pengembangan karier yang sistematik dan programmatik. 1.5 Peranan Departemen SDM dalam Pengembangan Karier Sondang P. minat untuk dipromosikan.4 Pengembangan Karier Betapapun baiknya suatu perencanaan karier yang telah dibuat oleh seorang pekerja disertai oleh suatu tujuan karier yang wajar dan realistic. dan otonomi independen. Prinsip dasar yang dijadikan panduan pengembangan karier terdiri dari : kemampuan manajerial. kepedulian pada atasan langsung. kreativitas. yaitu : 16 . 1.3 Perencanaan Karier Dengan keterlibatan bagian kepegawaian dalam perencanaan karier pegawai secara proaktif.

Pemberhentian didasarkan pada UU No. Pemberhentian Pemberhentian adalah fungsi operatif terakhir manajemen SDM. peningkatan loyalitas dan penumbuhan motivasi di kalangan pegawai e) Meningkatkan produktivitas dan mutu kekaryaan para pegawai 6. 12 tahun 1964 KUHP. Fungsi pemberhentian harus mendapat perhatian serius dari pimpinan. alasanalasan pemberhentian : a) Undang-undang b) Keinginan Perusahaan c) Keinginan Karyawan d) Pension e) Kontrak Kerja Berakhir f) Kesehatan Karyawan g) Meninggal Dunia h) Perusahaan Dilikuidasi 17 .a) Membantu pegawai dalam pengembangan karier masingmasing yang pada gilirannya menumbuhkan loyalitas karena merasa dibantu oleh organisasi dalam meraih kemajuan dalam kariernya b) Tersedianya sekelompok pegawai yang memiliki potensi dan kemampuan untuk dipromosikan di masa yang akan datang c) Membantu para pelatih mengidentifikasikan kebutuhan para pegawai dalam pelatihan dan pengembangan tertentu d) Perbaikan dalam prestasi kerja.

18 .

produktif. kreatif. teknologi. tujuan kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan optimal. yang nantinya akan berdampak pada terwujudnya tujuan pendidikan nasional seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. yaitu sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.2 SARAN Komponen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan merupakan salah satu komponen utama dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. dan seni.1 SIMPULAN Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang Penyelenggaraan Pendidikan. dan tenaga kependidikan lainnya. 19 . dan berprestasi. sebaiknya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dapat bekerja sama sehingga. Yang termasuk ke dalam tenaga kependidikan adalah: kepala satuan pendidikan. Oleh karena itu. membentuk Sumber Daya Manusia yang handal.BAB III PENUTUP 3. Sedangkan untuk tugas dan fungsi tenaga pendidik (guru dan dosen) didasarkan pada Undang-Undang No 14 Tahun 2007. pendidik. Tujuan manajemen tenaga pendidikan dan kependidikan lebih mengarah pada Sumber Daya Manusia dalam pembangunan pendidikan yang bermutu. serta pengabdi kepada masyarakat 3. pengembang ilmu pengetahuan.

20 Tahun 2003 Zulkifli. 2010. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. Bandung : Jurusan Administrasi Pendidikan UPI. [Online] Tersedia : http://adzelgar.com/2010/11/30/manajemen-tenagapendidik-dan-tenaga-kependidikan/ [09 Oktober 2012] Adzelgar.wordpress.wordpress. Pengantar Pengelolaan Pendidikan. 2005. Pengelolaan Pendidikan.com/2010/01/23/pengertian-pendidik-dantenaga-kependidikan/ [09 Oktober 2012] Tenaga Kependidikan. Pengertian Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Manajemen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan . [Online] Tersedia: http://wakhinuddin. Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendidikan UPI.com/2011/06/16/makalah-pengelolaan-tenagakependidikan/ [09 Oktober 2012] Elfalasy.wordpress. [Online] Tersedia : http://blogzulkifli.DAFTAR PUSTAKA Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendidikan UPI. [Online] Tersedia : http://elfalasy88. 2012] Wakhinuddin.wordpress.com/2009/02/02/tenaga-kependidikan/ [09 Oktober 20 . Bandung : Jurusan Administrasi Pendidikan UPI. Makalah Pengelolaan Tenaga Kependidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful