P. 1
simbolisme

simbolisme

|Views: 187|Likes:

More info:

Published by: Louie Dewi M. Rahayu on Nov 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

Symbolisme memiliki berbagai macam pengertian dan secara garis besar, simbolisme merupakan sebuah aliran yang menggunakan

lambinglambang atau bentuk-bentuk atau warna yang memiliki makna akan suatu hal positif maupun negative. Ketika symbbolisme mulai marak digunakan dikalangan seniman, para seniman mulai menolak bentukbentuk objek yang berada dialam nyata dan mulai mencari hal-hal yang bersifat imajiner dan berada dalam dunia mimpi. Seniman mulai tenggelam dalam dunia khayalan. Mereka cenderung menolak dunia visual dan cenderung mengungkapkn sesuatu hal melalui dunia spiritual. Cara mereka berbicarapun mulai menirukan para nabi. Berbicara dengan menggunakan unsure-unsur symbol atau tanda-tanda. Aliran seni ini mulai dikenal sejak 1885-1910. Simbolisme dianggap juga sebagai gerbang dari romantisme menuju seni abstrak. Aliran seni ini hamper menyerupai surealisme, namun aliran seni ini cenderung mengacu pada dunia imajinasi yang memiliki bentuk dan rupa yang sesuai dengan dunia nyata. ****

Ciri-Ciri Simbolisme
 Seniman menolak dunia kasat mata  Mulai mencari alam dongeng/ imajinasi  Terbentuk kelompok seniman terpengaruh paul gaugin  Menolak realisme  Subjek eksotis, misterius, fantastik, seperti mimpi  Seni untuk seni

Paul Gauguin (1848-1903)
Gauguin, salah seorang seniman beraliran simbolisme yang juga berperan sebagai pendukung simbolisme. Ia membentuk sebuah organisasi dimana para simbolis dapat berkumpul yaitu Nabis. Ia sangat terpengaruh oleh Camille Pissarro, Emile Bernard, dan Vincent van Gogh. Salah satu karyanya menampilkan para wanita yang baru saja beribadah dan melihat Yakub yang bertengakr dengan malaikat.

Pablo Picasso
Picasso merupakan seorang seniman yang beraliran kubisme, namun ia juga bergerak dalam aliran simbolisme ketika ia tengah berada pada Periode Birunya. Salah satu hasil karya Simbolismenya ialah Guernica. Lukisan tersebut dibuat untuk mengungkapkan kesedihan atas peristiwa Guernica Walaupun ia beralih kepada simbolisme, namun ia masih tetap berpegang pada prinsip –prinsip geometris.

Simbolisme masih dapat kita temui dimanapun kita berada karena simbolisme selalu berhubungan dengan setiap kita. Jadi, seni simbolisme itu sebenarnya salah satu aliran seni yang menggunakan berbagai lambing atau tanda-tanda yang memiliki makna tertentu mulai dari bentuk tulisan, warna hingga yang digunakan dalam ruang maupun sebagai aksesoris.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->