SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pascakualifikasi. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. 10. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. 8. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. Bukti Otentik. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. 6. 9.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. teknis. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. 2. Panitia / Panitia Pengadaan. 4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. Surat Jaminan. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Pelelangan Umum. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. penawaran dinyatakan gugur. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Pejabat Pembuat Komitmen. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya.1. 3. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. Peserta Lelang. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Penyedia Barang/Jasa. 12. Metoda Satu Sampul. 5. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 11. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Sistem Nilai (Scoring System). adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. 14. 13. Sistem Gugur. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi.

16.1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. 1. Fakta Integritas. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. korupsi. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. 2. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Ciptanusa Buana Sentosa .

khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . 3. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.6 1. : 2.9 2.5 1.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.2 1.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa .4 1.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. dalam menyiapkan penawaran mereka. 3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. 3.3 1.1 Nama Paket 1. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. UMUM 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.

dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian.membawa SBU Asli. kecuali hari Jum’at hingga jam …. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. Hari : Hari kerja Tanggal : .6 2..5 2.. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.3 2.1 Pendaftaran Pelelangan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.1. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Akte Pendirian Perusahaan. .-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan.000. 3. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Merdeka Selatan . Sertifikat ISO 9001:2000. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.. dengan rincian sebagai berikut: 3. wib. Terbuka dan Bersaing. 6. 3. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat..Diluar hari dan jam yang ditetapkan.. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.s/d … 2010 Jam : …. s/d ….Jakarta Pusat Catatan : .Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. kecuali hari Jum’at hingga jam ….4 2. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. 1-4 PT.. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. 2010 Jam : ….Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Merdeka Selatan .s/d….2 2. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. Efektif. tidak akan dilayani.. s/d .SIUJK Asli.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. tidak akan dilayani.

5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : ...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.. 4.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... 2010 Jam : . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Jakarta Pusat 4....3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat. s/d .. 2010 Jam : ..4 Dalam Rapat Penjelasan Umum... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3. 4. s/d . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. Merdeka Selatan .5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : . Merdeka Selatan ..2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4. 2010 Jam : . 2010 Jam : .. RAPAT PENJELASAN UMUM 4...diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .. Merdeka Selatan .... 3.. 2010 Jam : .. 1-5 PT.Jakarta Pusat Catatan : ....1..Jakarta Pusat Catatan : .3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : . WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.....4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.. Ciptanusa Buana Sentosa .

2. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Tidak dalam pengawasan pengadilan. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Ciptanusa Buana Sentosa . Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. tidak pailit. 8. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 10. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. Tidak masuk dalam daftar hitam. 7. 3. dan laporan bulanan PPN. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. 5. 4. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 6. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. modal. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. 11. 9. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Memiliki keahlian. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. 12. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. sewaktu-waktu dibutuhkan.1. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). 13. Pengalaman. Memiliki sumber daya manusia.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.

Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. 3. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. 1-7 PT. 2.1.

8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).1. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. HARGA PENAWARAN 3.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.4 4. Bea-bea. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. 2. 2. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.3 3. 3. 2. 2. 2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2.1 3. 2. 3.1 Surat Penawaran.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. 1-9 PT. harus distempel dengan Materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5.7 6. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. 7. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7. Ciptanusa Buana Sentosa . maka asli yang berlaku.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.2 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. 7.5 6. BENTUK PENAWARAN 6.000. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 6. 7. 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.4 6.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.3 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. 7. 7.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.

6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. bulan.8 Tidak bertanggal. tanggal.2. Ciptanusa Buana Sentosa .10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.1. tahun dan jam pemasukan). hari. 7. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. yaitu: a).10 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 8. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7. 7. baik dengan angka maupun dengan huruf.000. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 .9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. bulan. 6. 8. tahun.3. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7. 7. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 8.11 Terdapat coretan. berukuran F4 (folio). dan cap perusahaan. PENYAMPULAN PENAWARAN 8.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. c). penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. b).-).

. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ... Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9..Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .. 9.. Ciptanusa Buana Sentosa .2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan.. Gambar 1. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. 9..Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan..4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...11 PT...1 Setelah butir 8... SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9. 1 ....1. disesuaikan kode kotak penawaran.. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar). Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

4. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. 3. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. 2. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Ciptanusa Buana Sentosa . Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 2. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. 3. serta dinyatakan gugur. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. 2. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. dengan membuat berita acara. Pasal 13 1. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Pasal 11 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.15 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 13. 3.16 PT. 9. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 1 . Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. 8. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. 12. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 6. 7. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 5. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Ciptanusa Buana Sentosa . selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 10. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. 4. 2. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar.1. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 14. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. 11. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. Sebelum penawaran dibuka. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup.

Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 21 1.17 PT. 2 1 .2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. 1. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. sesuai ketentuan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. sampai keputusan pemenang diumumkan. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. 2. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 3. Pasal 20 1. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 3. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. 2. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.

sampai keputusan pemenang diumumkan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. 2. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Pasal 23 1. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. 4.1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. 3. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. kemampuan keuangan. dan Teknis memakai sistem nilai. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. 2. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan.18 PT.

5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. a. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. 2.5. 1 . Bila DB ≥ 0. Bila DB < 0. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. Penilaian . Ciptanusa Buana Sentosa .3.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0.19 PT. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.2. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1 X b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0.1. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.1.5 X diberikan nilai 0 2. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7.1.2 N 2. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.

1. minimal 1 buah Fibrator pengecoran. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. minimal 1 buah Winget kapasitas 1.3. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. minimal 1 buah Pompa Air. b. Ciptanusa Buana Sentosa . mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. 0. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.20 PT. Pengaalaman Pekerjaan (0. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. 4.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. b. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. c. Sebagai kontraktor utama. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva.2. minimal 2 buah Stamper.5 X mendapat nilai 0) 3. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. dan alamat Gudang peralatan.1.2. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2 m3.

Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Memiliki tenaga S-1 Teknik. minimal 6 orang e. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun.3. 4. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Personil yang harus dimiliki adalah : a. 1 . Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum.21 PT. minimal 1 orang d. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 orang b. minimal 1 orang f. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun.1. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. 2. hanya disertai bukti otentik ijazah. minimal 1 orang c.

5. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik.1. ayat 3. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. Untuk menunjang pemeriksaan. evaluasi. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 4. dan kepada perusahaan tersebut. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . 7.22 PT. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kualifikasi. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . 6. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. ayat 2. 8. 3. 2. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1.

Ciptanusa Buana Sentosa . serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pasal 31 1. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Klarifikasi/verikasi. Berdasarkan hasil Evaluasi. atau 1 . 4. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 2. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.2. 2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2.23 PT. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 2.1 Menyetujui usulan panitia 2.

selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini.3. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Ciptanusa Buana Sentosa . Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. 4. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima.1. 5. Dalam hal usulan panitia disetujui. 2. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 3. 2. 6. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1.24 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. 1 .

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa.25 PT. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. atau 1. atau 1 . dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. 4. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. 3. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. atau 1.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. 3. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 36 1.

9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.2. atau 1.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.1 dan/atau 1.3. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.26 PT. atau 1. 2. 2.7 pada pasal ini.1. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.4.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. 2. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.5. teknis dan harga). maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. 2.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 1 . dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.2.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.1. dan biaya). Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. atau 1.4 dan atau 1.5.4. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.2 dan/atau 1. teknis.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.6 dan 1.3.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. 2. maka : 2. 2. 2.3.3 dan atau 1. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). atau 1. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.dan 3 terbukti benar. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Ciptanusa Buana Sentosa .

akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.....2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua. Pasal 38 1. 2....27 .. 2... .. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.5......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jakarta. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 ..1. PT. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa..... ………….....

....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. Pasal 4 ayat 1 3.... wib s/d selesai Tempat : .Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ..... 2.... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan..... pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.. Ciptanusa Buana Sentosa ... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2..5. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No. 6.1.1 Bab I Pasal 4 4.. Pasal 25 Ayat 4..... ….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. hari kalender..3 16. 2010 Tanggal : ...... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah.1 6.Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.. 1. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.2 1 .........28 PT. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5..

cukup jelas.1.. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.. Jam ... 9. 2010 Jam : …. wib. Pasal 29 ayat 1. 21.2 31. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. .... dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….. Ciptanusa Buana Sentosa . Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. .29 PT. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 2010.tanggal …….4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal ….Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.1 Pembukaan Penawaran..1 10. 2010.

. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ...... 6. Sesuai dengan persyaratan yang diminta..……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. 1 . terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 8. (diisi sesuai nama paket pekerjaan).. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..30 PT. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ……………….… (…………………) hari kalender. 4...(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 5. kapasitas... 2... dengan jangka waktu pelaksanaan .... peralatan.. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.. bersama ini kami lampirkan : 1.. Surat jaminan penawaran.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. Jenis. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan ...... Daftar Kuantitas dan Harga... Analisa Harga Satuan... sebesar Rp. komposisi dan jumlah peralatan 9.. …..... tenaga kerja. Jadwal Waktu Pelaksanaan.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. Penawaran ini berlaku selama …... dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.. ………………….. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. 7..1. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).

Tanda tangan.1. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.31 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . cap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. materai Rp.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .

1. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.) 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. cap.. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….32 PT. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI B.. Nama Jabatan : …………………. ……………….. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. : Direktur Utama CV/PT …………. ………………….. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….

namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. f. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. b. 7) Spesifikasi Teknis. KETENTUAN UMUM 1. g. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. d. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 3) Surat Penawaran.33 PT. 1 . Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. bulan adalah bulan kalender. Nama. c. Ciptanusa Buana Sentosa . Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak.1. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Hari adalah hari kalender. e. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. DEFINISI 1.1. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. a. 8) Gambar-gambar.

Surat Perjanjian. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. c.1. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.34 PT. 2. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. j. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada).1. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. k. n. j. Surat Penawaran. Spesifikasi Teknis. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Daftar Kuantitas dan Harga. i. e. 3. 2. b. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. i. Gambar-gambar. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. 1 . Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. d. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. g. PENERAPAN 2. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). m. ASAL JASA 3. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.1.2. f. h. l.

1.1. 6.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.2.1. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. 6. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. hak cipta dan merek.35 PT.1. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .2. 6. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. JAMINAN 6. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. 5. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. HAK PATEN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. 7. HAK CIPTA DAN MEREK 5. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 1 .1. 4. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.

3).2. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. b. 4). apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.36 PT. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Ganti rugi 1).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. PEMBAYARAN 8. 8. 2). Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Cara Pembayaran a. 9. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%.1. HARGA DAN SUMBER DANA 9. 6). Pembayaran Termijn ke-1. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 95% dari nilai kontrak. sebesar 65% dari nilai kontrak. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. 9. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Pembayaran Termijn ke-3. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . 5). PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Pembayaran Termijn ke-4. Pembayaran Termijn ke-2. 1 .1. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. pembayaran retensi sebesar 5%. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 2).2. dan pajak. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 25% dari nilai kontrak. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. 3).3. 7).1.2. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. c.3.1. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. 14. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. 14.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. DELEGASI 12. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.2.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. 11. 13. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan.2. 11. 12. 14. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .1. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. ditindaklanjuti 1 . WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.

3. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15.4. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.4. 16.2.38 PT.7. 1 . maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga.1. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran.2. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. 15. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.1. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.5. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 16. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. 15.6. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan.2. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.1. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. 15. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . jika dinilai wajar.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. 15. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. 16. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. 15. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. 15. 15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. 14. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 17.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. f. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. 17. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. 18. Membayar ganti rugi. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan.2. h. tuntutan lainnya. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. 1 . Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. AMANDEMEN KONTRAK 17. g. c. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . 18. c. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. b. Mengenakan denda keterlambatan. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. Menangguhkan pembayaran. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. d. b. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.1. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). e.1. Melakukan perubahan kontrak. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. i.2.39 PT.1. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. c. c. d.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.1. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. atau Keteledoran. peralatan.40 PT. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . f. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). 19. kematian. g. instalasi.2. 2). kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. c. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. Resiko kecelakaan. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. 19.1. peralatan. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. sebagai akibat polusi. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. e. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. b. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya.3. kecuali apabila : 1). 2). 19. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . peralatan.

5.41 PT. 20. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. Tugas. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .2.1. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Catatan lain yang dianggap perlu.6. 20. b. CACAT MUTU 21.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. 20. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.2. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. d. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. f. Ciptanusa Buana Sentosa .4. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. 21. 21.3. c. 20.3. Untuk kelengkapan laporan. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . peralatan. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. 20. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Jenis. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. e.1. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. berisi : a. 21. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . instalasi.4. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 21. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . 20. Laporan harian.

Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka Pasal 24.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. tentang kontrak kritis. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.3. KONTRAK KRITIS 1 . 25. 22.4.1.2.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 22. PENGAWASAN 23. 23.42 PT.5. 22. 22.1 tidak diberlakukan. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 22. 24.5.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 24. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 21.

Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. 3). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. apabila : a. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama.1. 1 . 2).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. 4). Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua.1. 25. 3). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Kesepakatan tiga pihak 1). Dalam SCM direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 4). Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). PERSYARATAN ADMINISTRASI 25.2. 5). Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Kontrak dinyatakan kritis. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM.43 PT. 2). Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Pada setiap uji coba yang gagal. 6). b. b. Penanganan kontrak kritis a. Ciptanusa Buana Sentosa .

4. Gangguan industri lainnya. yaitu untuk : a.1. g. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 26. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. 27. Perubahan desain. Kerusuhan. Kebakaran. Revolusi.1. wabah penyakit. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Pemogokan. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Peperangan. c. d. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui.4.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 26. 1 . b. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. b. c. 26. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi.3. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. adalah : a. gunung meletus. dan angin topan.1. Yang digolongkan keadaan kahar. 26.2. tanah longsor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. gempa bumi. badai. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. e. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Keadaan kahar. f. 27. d. 27.3. Bencana alam : banjir. Pekerjaan tambah. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. e. 27. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). KEADAAN KAHAR 27.44 PT.

c. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. dengan ketentuan : a. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. 28.45 PT. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.1. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.2. Apabila harus diperpanjang.7. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. 29. Bila keadaan sudah pulih normal. 27.5.6. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Ciptanusa Buana Sentosa . RAPAT PELAKSANAAN 1 . 28. PERINGATAN DINI 28. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Bila terjadi keadaan kahar.3.2. 28. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. b.1. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. 27. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.

yaitu : 1). Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 30.5. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam hal kontrak dihentikan.5.1. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. 31.1. b. 2). ITIKAD BAIK 30. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 3). Ciptanusa Buana Sentosa .2. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.1. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. 31.1. 30. 31. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. 1 . 29.2.2. Direksi pekerjaan. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. 31. dalam hal ini : a.4. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.46 PT.3. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. 31.1.

a. g. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Kejadian dimaksud adalah : a. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.2.c. di atas. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. b. Sebagai akibat keadaan kahar. sampai h. f.7.6). Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut.7. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Kejadian dimaksud adalah: a. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.1.7. b. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan.47 PT. kewajiban.. 31. h. 1 . Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. b. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. c. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. 31. sampai g.6. e. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. c. d. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.

1. atau melalui pos. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. KORESPONDENSI 36. Semua bahan. 34. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian.3. 35.1. 33.1. selain pembayaran tersebut di atas. 35. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. Pengadilan. 36. pekerjaan sementara. kawat. 36.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.5. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 33. PERPAJAKAN 35. BAHASA DAN HUKUM 34. Korespondensi dapat dikirim langsung. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. instalasi. yaitu dengan cara musyawarah. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui.8. peralatan.1. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. b. Di luar pengadilan. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. 1 .. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir.48 PT. mediasi.2.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.6.9. 33. telex. konsiliasi atau abritase di Indonesia. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.2.. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.1. 32. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 31. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.1.

Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.2. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.3. 38.4.3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung.1. 38. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.1.49 PT.6. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 38. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). 38. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 36. Ciptanusa Buana Sentosa . karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak.4. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. 38.4. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. 38. 37. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. DENDA DAN GANTI RUGI 37.3. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.5. 37. 37. 1 . atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. Setelah masa pemeliharaan berakhir. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 37. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

7. 41.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.50 PT. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 41.1. 40. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. KETENTUAN KHUSUS 40. 42.2. 38. kemampuan. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. B. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . PENILAIAN PEKERJAAN 41.1. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PERSONIL 40. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.2.8. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 39.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.51 PT.2.1. 44. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1.1. INSTRUKSI 44. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.2. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. 43. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 1 . 42. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 44.

................. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .................... ....................................1.................. atau sebesar Rp..................................................... 3......... ..... ) 6.............................. ................... ) PEMBAYARAN 8... KETENTUAN UMUM 1................... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ........................ d.............................1)........ Jabatan : ......................2.(...1........................... ....................................................... a.................52 PT....... ..........1........ c... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak........... b..........) hari kalender : ......... .....................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............ atau sebesar Rp...........................................................1.............. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A........ ........ ... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ......................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak............ ................... ............................................. : ............ Jabatan : ................................. JAMINAN 6............. Nomor Fax : .. DEFINISI 1. ( ................... Nomor Telepon : ..................................... .................a.... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2............ Nomor Fax : .... Alamat : .. Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL..................................... ( ) : .. Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ................... : .......................... 1 .......................................................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak........ Ciptanusa Buana Sentosa .............................................. ( ................................................................. : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ....

... a. s) hari kalender. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. mulai tanggal 5. 37.b. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. Ciptanusa Buana Sentosa . s/d .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. 6......1. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. dipotong uang muka secara proporsional.. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.. denda (bila ada). Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.1. 2).. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.1. b..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4. 1 .3. 4..53 PT.... setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan... pembayaran retensi sebesar 5%.... pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. Pembayaran terakhir adalah. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak... JADWAL PELAKSANAAN 22.2.1).

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.54 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .1. Ciptanusa Buana Sentosa .

maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa . 6.1. tahun Anggaran 2010.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. ………….55 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

............................ Materai Rp........ PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ...................................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab.................................................... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar..... . ……………… PT/CV........................................................................1.....................................................…………………………....... : ...... : ..... Direktur/Direktris 1 ................................................... Ciptanusa Buana Sentosa .............................. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1. 2....................................….................... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar. : ......... ......... 6000............................................. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan.......................................................................56 PT.... : ...................... : .................... ………………............................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.................................................................................

000..……………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.57 PT. 6. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam perusahaan ……………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. Tidak dalam pengawasan pengadilan b.. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. dengan alamat …………………….1. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .

(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….. Ciptanusa Buana Sentosa . tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000. Hari…………….1...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.58 PT.……………………………….. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

1.…………………………………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Hari …………… tanggal …………. dalam perusahaan …………………………………………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.000.59 PT. dengan alamat …………………………………….. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. 6.

........ Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.*) b.... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. Kami menjamin : a... rapat penjelasan....60 PT...) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.... dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : …………………….. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran........ Lampiran : ……………………. ….…………. kami tidak akan meminta penggantian lapangan.*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami..1.200…....... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran......... s/d .. Pejabat Pembuat Komitmen. c. b.. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran... Kami setuju bahwa : a............. 3.. tanggal…………...... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen. 1 .......*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor………….…*) di ………………………..... klarifikasi dan negoisasi..... Prihal ………………………….. Ciptanusa Buana Sentosa .………….... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………. peninjauan lapangan....... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor . klarifikasi dan negoisasi...... Kepada Yth...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...

...... Nama Perusahaan (....... tanda tangan........ 6000..) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa..61 PT........... Ciptanusa Buana Sentosa ............1........Bertanggal... materai Rp...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4......)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ........ Penawaran ini berlaku selama ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.......(..

.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............ No......... Ciptanusa Buana Sentosa ...........62 PT. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ....... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ....................................1.....

63 . Lokasi Proyek : …………………………………… c. 4.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Uraian Tugas : …………………………………… f. 8. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Nama Proyek : …………………………………… b. dsbnya) : …………………………………… d. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. 2. 7. Lokasi Proyek c. dsbnya) PT. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Nama Proyek b. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.. 3. a. 10. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Posisi Penugasan : …………………………………… h. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 5. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. 9.1.

........ …………………………200…... ……….... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek............... dsbnya ) dst........ Nama Perusahaan : …………………………………… e.. (cap perusahaan dan tanda tangan) (...... Uraian Tugas : …………………………………… f. 11.. Posisi Penugasan : …………………………………… h. Ciptanusa Buana Sentosa .....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Status kepegawain pada perusahan ini : …............ Status Kepegawaian pada Perusahaan : …... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. 1 . Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g............. ) Nama jelas (......... PERSYARATAN ADMINISTRASI d.…………(Tetap/Tidak Tetap) i.....1......64 PT..........…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab.

..................................................... ………..................... tahun ........................................ ( nama tenaga ahli ) ...................................................................... 6..................1......................................... ...............tahun ............sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan...............................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.......... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan........................................ Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab.......... ) Nama jelas (...........................................................sampai dengan bulan..............................dengan posisi sebagai tenaga ahli .. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No...............................................65 PT............... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ........................................................................................................ .........................................000 (.... Ciptanusa Buana Sentosa .... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp.............. ) Nama jelas 1 ...... Telp / Hp Email : : : : ..................................... …………………………200….......................... Untuk perusahaan ............

........Perihal diatas....... Ciptanusa Buana Sentosa ..........(..... Pejabat Pembuat Komitmen ..................... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ......... materai Rp.......66 PT....................1....................) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa. tanda tangan........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..........*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :. dengan rincian terlampir.. Kepada Yth.......... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ........ Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.......................... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp................ ………200…......................………..........................tanggal. cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ................Bertanggal............................. : .......................................... Nomor Lampiran : .........................................*) di ........) sudah termasuk PPN 10%...... Nama Perusahaan (............ 6000..

Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana.1.67 PT. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). disebutkan secara jelas no. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. 4. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tidak pailit.

Ijin Usaha dan Sertifikasi No. tahun : 6. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Nomor : b. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. tahun : 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Status Perusahaan 3. Alamat No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nama Perusahaan 2. Nomor : b. Nomor Akta : b. Nomor Akta : b. Perusahaan PMA/PMDN a. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Fax.68 PT. Akte Perubahan Terakhir a. Nama Notaris : 2. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. bulanan.1. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Tanggal : 4. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Telepon No. Umum 1. Nomor Surat Ijin : b. Tanggal. Tanggal. Ciptanusa Buana Sentosa . Tanggal : c. bulanan. Tanggal. bulanan. Nomor Akta : b. Tanggal : 3. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. DATA ADMINISTRASI 1. Akte Pendirian Perusahaan a.

3. Susunan Kepemilikan Saham No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . KTP * Alamat Prosentase 2.1.69 PT. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. PENGURUS PERUSAHAAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. Nama No. Pajak-pajak 1. Komisaris (untuk PT) No. DATA KEUANGAN 1. ** ** Nama No. 2.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Utang Jangka Pendek . III.Persedian Barang . Aktiva Lancar . Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Rp. Rp. Rp.1. IV. Rp.Inventaris : . Ciptanusa Buana Sentosa .Peralatan dan Mesin : . Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Rp.70 PT. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp. Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .Bank . 6.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Jumlah (a) II. Aktiva Tetap . Rp. Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. VI.Utang Dagang : .Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Kas .Utang Pajak : . Rp. AKTIVA NO. Rp. Rp.Piutang *) . PASIVA I.( d+e ) Rp.

maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI E. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. ………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . 6.1.71 PT. Apabila di kemudian hari. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.

DATA PERSONALIA 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .72 PT. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI F.1.

PERSYARATAN ADMINISTRASI G. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.73 PT.1./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .

PERSYARATAN ADMINISTRASI I.1. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .74 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….1. Ciptanusa Buana Sentosa .75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

atau b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….76 PT.. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang……………….(Uraian singkat Pekerjaan). Menandatangani Kontrak. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. 2. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5... Ciptanusa Buana Sentosa . OIeh karena……. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. kami peminjam. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.... cap dan materai (Penjamin) 1 .. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. 3. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya...1. BANK Tandatangan.. 6. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. 7.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. atau 4. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.. 5. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata..

Ciptanusa Buana Sentosa . kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI.. ……………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth.. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. PT/CV. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. ……………….77 PT. *) ………………….1. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .

Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.1. 4. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 2. 5.78 PT.

I. BARANG CONTOH (SAMPLE) .2. 2. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. serta berpengalaman.1.1. Ciptanusa Buana Sentosa .1. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.1. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. Kontraktor.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. 2. 2-1 PT. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.3. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. SYARAT-SYARAT UMUM 2. mingguan.

4. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.1. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.5.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. 2-2 PT. misalnya : .Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) .1. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. . PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian mutu beton . maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.Pengujian kebocoran . 2. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). 2.

MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .7. 2-3 PT. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.6.1. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.

Gelaisi .10.10. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Ceramic tile yang digunakan ex. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. 2. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. Lemkra atau setara 3. Tile Adhesive yang digunakan ex. Roman atau setara. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini.Summit atau setara. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. 4. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. AM. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).1.10. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. 2 .45 PT. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. 2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Warna.

sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.10. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Kelebihan air semen. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.46 PT. 5. ● Bidang ubin harus rata.3. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. residu. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. 2 . ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.

. 4.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. Ciptanusa Buana Sentosa .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.3 Portland Cement .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lionmesh atau setara. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete.47 PT.2. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. . Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.

2 . 2.2.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont.10. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.000 impuls/menit. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. Lingkup Pekerjaan .4. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. tenaga.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. .48 PT. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton.

alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. Bahan-bahan . SI-81 dan ASTM . selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. SII-0013-81.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. Ciptanusa Buana Sentosa .Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4.49 PT. . NI-8 dan PUBI 1982 3.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. ● Sebelum lantai screed dilakukan. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. 2 . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat.

perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. perletakan dan penampilan.10. membersihkan lantai batu granite. Tebal. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Lemkra atau setara 2. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Perekat yang digunakan ex. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3.50 PT. 4. Import. AM. atas persetujuan perancang. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. ukuran dan pola sesuai gambar.5. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 1. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.

yang dibentuk sesuai gambar rencana. 2 . 2. PEKERJAAN RAILING 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing.11.11. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.11.3. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur.11. impra atau setara. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. 2. ● Finishing melamin ex. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan.1. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kayu). ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. Ciptanusa Buana Sentosa .51 PT. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi.

Ground Reservoir. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.2. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini.52 PT. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. mencakup seluruh bagian pelat atap. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane.12. c. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. b. dak teras.12. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. menggunakan ex. 2. TAPP I 803 dan 407. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3.1. digunakan Liquid Waterproofing ex. dan Liquid Waterproofing ex. ASTM 828. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. Sika atau setara.3. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Bahan a. Ciptanusa Buana Sentosa . seperti pada toilet.12. BAHAN 1. ASTME.12. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. PENGUJIAN ● Bila diperlukan.Sika atau setara. 2. baik mengenai komposisi. 2 .

2. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Peil dan ukuran harus sesuai. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.4. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. 2. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. baik sebelum atau selama pelaksanaan. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik.12. tertutup tidak lembab. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. pecah dan cacat lainnya. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. kering dan bersih. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung.12.53 PT. 2 . Tempat penyimpanan harus cukup. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.

50 mm lengkap dengan primer. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. spesifikasi dan lainnya.54 PT. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. tebal 1. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. ● Waterproofing untuk atap. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. 2 .50 mm lengkap dengan primer. tebal 1. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. 3. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar.

● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. 7. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. Pemborong dan Tanggung jawabnya. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. warna. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. 6. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. baik teknis maupun administratif. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. terhadap kemungkinan pergeseran. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. 2 . seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air.55 PT. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. pecah dan cacat lainnya. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. kecuali bahan disediakan oleh proyek. ● Keputusan bahan jenis. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .56 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.

bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .13. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.57 PT. 2. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U.13. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. PEKERJAAN KHUSUS 2. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.1.

2.13. Lingkup Pekerjaan .Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.58 PT. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. . bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . tempat wudhu.13V7N untuk Dapur/Pantry T. Janitor.13 untuk tanaman : Ex. 23. 30. dapur. seluruh toilet.AR.13N untuk Tempat Wudhu. M/E Room T. 2. 1BN : Setiap WC. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.26. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. M/E Room.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Tempat Sampah.BQ.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Finishing Al. halus. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. 3.62 PT. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. • • • 2 .

Kemudian baru disusun paving block. maka Pemborong harus segera 2 .14. Ciptanusa Buana Sentosa . kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan.65 PT. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.14. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. ditaburi pasir halus dan diratakan. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. ● ● ● ● 4. Setelah permukaan tanah cukup rata.1. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%.

66 PT. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . sesuai standar SII. Bahan-bahan Pelat.15. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.1. anti korosi. pipa kotak. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. anti susut. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .66 PT. 2.15. PEKERJAAN LOGAM 2. pipa bulat. brachets.Black Steel (Interior) – cat duco 4. tidak bergas. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

2 . Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dibatasi seminimal mungkin. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .67 PT. harus rata dan rapat 5. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

3. Profil dan ukuran c. split. b.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan.1. 2.1 Contoh bahan dan Data Teknis. 2. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli.3. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Kunci e.2. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. PERKERASAN JALAN. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. Produksi setara dgn 4. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Material b. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. pasir. serta pemadatan tanah urug.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.68 PT. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.16. sirtu. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c.3. BAHAN -BAHAN 3. Cisangkan 2 . PROSEDUR UMUM 2. Tebal d.

4 Contoh bahan a. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.2 .1. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. yaitu : a. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.1. c.5 ton b. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Ciptanusa Buana Sentosa . c. 4. b. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. b. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Sebelum mulai pekerjaan .1. 4. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a.1.69 PT. 2 . Bingkai (Kansteen).3 . Lapisan Dasar Jalan a. tanggul a.1 . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. d.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. d.

bentuk pola. 4. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain.3 – 0. SYARAT PEMELIHARAAN a. 5. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. dikenal dengan nama pasir extra beton b. start pemasangan. Cara Pemasangan a.5 m2 dengan sentrifugal 1. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm.PEMASANGAN 4. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. b.2.1. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. Pasir a. e. d.2 . f. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata.70 PT. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. c.2. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Sambil disapu.6 – 2 ton) g. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0.2.

1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. pekerjaan penanaman 4. harus bersih dari kotoran. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. 2. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal).1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. PROSEDUR UMUM 2. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.71 PT. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. bahan bahan. puing bangunan. Uraian macam pekerjaan: 1. Kemudian tanah digemburkan b. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja.17. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur.2 Sebelum memulai pekerjaan. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. sisa akar tanaman dan tanaman liar. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. PEKERJAAN LANSEKAP 1. 2 . supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang.3 Semua bahan sebelum dipasang. arsitek M&E dan lainnya. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Ciptanusa Buana Sentosa .

3. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. leveling tanah mengikuti gambar rencana. melihat bentuk / form dari tanaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. 3. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Pembentukan tanah. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. kerikil. Pekerjaan Persiapan . d. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Ciptanusa Buana Sentosa . Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a.1.2 PEKERJAAN TANAH a. c. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut.72 PT. tanaman harus bebas dari penyakit. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 .3. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. 3.

Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.2.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c.Penyediaan pupuk . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. alat penggembur tanah . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. . Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. .Penyediaan bibit b.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.3.5 – 8. . .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. 2 . Periksa PH tanah. 3.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . Pelaksanaan Penanaman Pohon . ember.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Setelah pekerjaan penanaman selesai. PH yang baik adalah sekitar 4.73 PT. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Steger tanaman . Ciptanusa Buana Sentosa .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.5. Pekerjaan Persiapan . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.

Pelaksanaan Penanaman .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Setelah selesai penanaman. .Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Jarak tanaman sesuai gambar .74 PT. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. Kedua bahan dicampur merata.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. Petunjuk Penanaman .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .3. Ciptanusa Buana Sentosa . Cara Penanaman Rumput . dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Secara umum.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.3.Untuk meratakan permukaan. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. 3. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. puing dan rumput liar . . 2 . . . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Areal bebas dari sampah. Pengolahan Tanah . c.Dalam proses pertumbuhan rumput.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. b. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.

1 LINGKUP PEKERJAAN .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.75 PT.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. PENYIRAMAN . . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. .Meliputi penyediaan tenaga.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .3.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. 4. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. .4. .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.2.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . BAHAN DAN MATERIAL .Penyiraman dilakukan dengan air bersih.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . PEMELIHARAAN 4.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .

pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.6. PEMANGKASAN . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. menyuburkan daun .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Pemangkasan dilakukan setiap bulan .Untuk rumput. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.5. . Ciptanusa Buana Sentosa .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. hindari jangan sampai merusak akar . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. Pupuk yang mengandung unsur N.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. 4. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. misal Urea .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Pupuk yang mengandung unsur P.Terdiri dari kotoran ayam. PEMUPUKAN . b.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . kemudian disiram dengan air secukupnya.76 PT. . c. 4.Digunakan pada rumput.7. PENYIANGAN .14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah ..Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. dengan cara ditabur sesuai dosis .K. kambing. . Pupuk Kandang .

Ciptanusa Buana Sentosa . 6. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 3.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 3.. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. Drilling Master. 3. Sarung tangan. 1973. 2 . Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang).1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.18. 3. Basileum dll. Safety shoes. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp.77 PT. 7 Th.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. sesuai dengan PP No. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.000. 3. antara lain adalah : Primise 200 SL. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. Hand Sprayer. Power injector.

2 mm. 3 -78 PT. sistem pemasangan. • 2. bahan-bahan. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. B. sistem pemasangan. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. type-type assesoris. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. ● Jarak rangka. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). 2. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Cara. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. lubang. bahan-bahan. NI. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. 2. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis.3.B.I 1971 c.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. ASTM 3. Penyediaan cerucuk (sparing). LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. STANDAR/RUJUKAN a.3. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. sebelum dikirimkan kelokasi proyek.2/3/8/10 b. Contoh batu kali. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. 2-8 2-8 PT. PEKERJAAN PASANGAN 2. pasir. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. Ciptanusa Buana Sentosa . antara lain dan tidak terbatas pada : a. P. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d.

Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. c. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. tidak pecah. membongkar. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. b. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2-9 2-9 - PT. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Tempat Penyimpanan d.

2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. g. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. i. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Ciptanusa Buana Sentosa . h. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. k. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm.10 PT. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah.10 2 . maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. f. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. l. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR.

2 . adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Produk semen Gresik atau setaraf. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. Bila terjadi kerusakan. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pasir paduan. b. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. a. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. 4. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas.11 2 . Pasir alam. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. • • c.11 PT. Portland Cement. Ciptanusa Buana Sentosa . Merk yang dipilih harus dari satu produk. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan.

4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. Pekerjaan timbunan.12 2 . Apabila dipandang perlu. 2 . lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. e. d. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. asam. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir yang digunakan harus halus. bersih dari timbunan tanah liat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. 8 dapat naik sampai 20%. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. 16 adalah 20% atau kurang. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya.12 PT.

4.1.3. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.1.4.4.4. PEKERJAAN DINDING 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.1. bersih.1. 2. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bebas dari bahan lain. diatas permukaan yang keras. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . tanpa cacat atau mengandung kotoran.2.1.4. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. dalam 2. sesuai dengan PBI 1971. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. Ciptanusa Buana Sentosa . Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

2. dsb. − Permukaan rata. dsb. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. R. WC. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.80 m diatas permukaan lantai finish.Sesuai dengan pasal 81 dari A. − Pembakaran matang − Warna merah merata. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir.V.14 PT. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. Janitor. toilet. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. Wudhu. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. jika tidak ada ketentuan lain. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. 2 . 1984. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). ● Untuk dinding tembok toilet. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut.

Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. 7. 2 . karat dan debu bangunan. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. 9. selama waktu-waktu hujan lebat.5 cm dan dalam 0. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 8. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 6.5 cm. 4.15 PT. 5. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior).

2. Cat tembok yang digunakan ex.2. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis .2. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.1. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. bidang-bidang pasangan bata. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.1.1. Jenis P. Jenis P. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. Ciptanusa Buana Sentosa . ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. kecuali disebut lain dalam gambar. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. dan ex.2 (plesteran trasraam). PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. ● • ● ● ● 2 .16 PT.2.4. Bahan ● ● Portland semen.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. kolom.

5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. lainnya.17 PT. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku.harus dibersihkan. yang menjadi kotor dalam 2 . untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Untuk 4. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. tidak boleh ada retak. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. hingga merupakan permukaan yang rata. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu.

2.2. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Roman atau setara. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. lalu dikeringkan. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. b. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. ● Khusus untuk pemakaian / setara. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. 2.18 PT. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). Ciptanusa Buana Sentosa . atau setara. Proses Pengecatan Pada Plesteran a.4. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. 2 .Gelaisi Summit.

adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. Ciptanusa Buana Sentosa . permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. AM. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. residu. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● Kelebihan air semen. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lemkra atau setara. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. c. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. d. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. 2 . membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. ● Bidang ubin harus rata. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak.19 PT. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat.

lokal dengan kualitas baik. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. 2 . dan pola sesuai dengan gambar rencana. Setelah dinding rata. AM. Ukuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. • D.20 ● ● PT.3. diprofil atau disesuaikan dengan desain. bening. C.4. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Ciptanusa Buana Sentosa . jenis batu. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. Coating anti lumut ex. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. gloss. B. Lemkra atau setara.2. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan.

atas persetujuan perancang.4.2. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. 4. Lemkra atau setara. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. AM. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. dan pola sesuai dengan gambar rencana. 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. jenis batu. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu.4. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex.warna.21 PT. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. perletakan dan penampilan. 2. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.

serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.5.1. Ciptanusa Buana Sentosa . • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. material. material cat dan melamic dan sebagainya. dan peralatan.2. penyimpanan. • Bagian yang terkait : . PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.3.5. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. pengiriman. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. kape.22 PT. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.Pasal Pekerjaan Keramik . penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. pemasangan) untuk pekerja.5. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.Pasal Pekerjaan Plesteran . REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .5.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .

PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. penguat-penguat yang dipakai. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.5.4.5. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.5. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. material. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.23 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 2. 2. hubungan dengan dinding. pintu. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. plat beton lantai. ceiling.

Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan ventilasi secukupnya. BAHAN 2.7. c. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. BAHAN PARTISI a. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya.5. Penggunaan rangka. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. tepat dan teliti.sehingga tidak merusak daun pintu. 4. d. 3. PEMASANGAN 1.7. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. lurus dan waterpass. 2. termasuk pada bagian atasnya (frame head). rapih.5. 5.5.7. 2. tebal = 16 mm 2.1. f. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. bidang permukaan rangka partisi harus rata. b. 2. Setelah terpasang. kekokohan.2. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. terlindung. kusen maupun alat-alat 2 .5. e. harus terpasang dengan baik.6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .24 PT.8. kebenaran sistem. Ciptanusa Buana Sentosa .5.

7. Stop kontak. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. saklar. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 2 . 6. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung.25 PT. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . 9. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada.

Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi.6.6. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. Jenis Kayu .26 PT.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. B. Kelembaban (Moisture Contents) .2. C. Kualitas . juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. PEKERJAAN KAYU 2. BAHAN A.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud.Tidak ada getah. susut pinggir-pinggirnya.6. . LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. . . celah. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. mata kayu yang lepas atau mati. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. 2 . − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.

C. maka kayu ini dapat diterima. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. B.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.3.27 PT. dibor.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. Susut (Mengkerut) Persiapan. PEKERJAAN KAYU A.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. . Kayu kasar diketam. Ukuran dan Toleransi . . . hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. 2.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). Ciptanusa Buana Sentosa . atau jika tidak.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. mulus dan keras yang dapat diterima. Permukaan Luar . dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. .Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. .6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . 2 .Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan.

paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. membuat lidah-lidah. menyetel (memasang). memahat.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. Pembuatan . 2 . lubang pasak.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. skrup-skrup.28 PT.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. . E. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. . skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. Ciptanusa Buana Sentosa .

● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. 2.3.29 PT. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .7. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1.1.4 mm.yang ditentukan.7. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. lisplank dan talang. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.2. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. - - 2. ex lokal kelas AW atau setara.7. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.7.

maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. d. c. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. b. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation.30 PT. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. Grace (type 3000) atau setara. 2 . 2.

c. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring.4. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. bahan-bahan.7. d.31 PT. Bahan. 2 . 2. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.

Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. 2. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. PEKERJAAN KUSEN. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk mendapatkan kepastian. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. KACA. DAUN PINTU. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. 2 . dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. ● ● ● ● ● ● 3. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. UMUM 1. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok.8. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus.8. pemasangan sampai diserahkan.1.32 PT. JENDELA. pengangkuran.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

minyak. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. 2 . ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. 3. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. atau menggunakan sikat saja. karat dan cat lama yang terkelupas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. sehingga kilapnya akan lebih baik. Ciptanusa Buana Sentosa . sebelum pengecoran dinding beton bertulang. 2. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. pintu dan teralis besi dicat duco. Pengecatan Besi ● Kusen. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.

3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.4. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. Pengerjaan ● Pintu-pintu.37 PT. atau yang setara. 2 . kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. jendela dan daun pintu dari alumunium. 2. handle. .8. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Ciptanusa Buana Sentosa .Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . ● Perlengkapan seperti engsel. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. ● Kaca ex. 2. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. kunci. Bahan ● Kusen. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.Kunci. Asahimas.

cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. dikaleng.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. . Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.38 PT. 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak boleh kering atau sudah mengeras. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. - 7. - 6. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. atau kelihatan ada cacat. kalau belum selesai sama sekali. dinding dan langit-langit telah selesai.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. 2 .

8. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. 2. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. plesteran. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . dengan kelonggaran sedikit. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. noda atau percikan las. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. - 2. Sebelum pemasangan kaca.39 PT.

Flashing dari plat baja 0. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.6 mm .Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . flush bolt. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .9 mm . ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.3 mm . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.0 mm sebagai frame . Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.2.Plat Baja 3. ● ● ● ● 2 .Angker Baja 1. atau yang setara. 3. Lion Metal.40 PT.Plat Baja 1.00 mm sebagai frame .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.44 PT. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . diampelas sehingga rata dan halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering.

2. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. Sebelum memulai penggalian. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. dalamnya. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. menebang. 2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. atau seperti yang tertera dalam gambar.2. 2-4 PT. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.1. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. - - - 2. Ciptanusa Buana Sentosa - . diikat sekeliling batangnya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).

Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. tapi harus segera setelah galian disetujui. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. 6. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. memulai tahap pembangunan berikutnya. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. 3. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. menimba. dari parit. 2-5 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 5. banjir. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. dengan jalan memompa. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. 4. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. mata air atau lain-lain sebab.

yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. - - 2-6 PT. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. - 3. Daerah tapak bangunan. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Kayu-kayu. Dalam hal pengurugan. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap.2. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. 2. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % .3.

5. - 2-7 PT. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Ciptanusa Buana Sentosa . harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. septic-tank.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful