SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 9. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. Peserta Lelang. Surat Jaminan. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. Sistem Gugur. 10. 3. 13. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Pelelangan Umum. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 5. 12. 7. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Bukti Otentik. 14. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Panitia / Panitia Pengadaan. teknis. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 11. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . Ciptanusa Buana Sentosa . Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa.1. 4. penawaran dinyatakan gugur. Metoda Satu Sampul. Penyedia Barang/Jasa. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. 2. 8. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sistem Nilai (Scoring System). 6. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Pascakualifikasi. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa.

serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. 2. 1. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. korupsi. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Fakta Integritas. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. 16.1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.

panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.1.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. dalam menyiapkan penawaran mereka. : 2. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. UMUM 1.2 1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Nama Paket 1. 3. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4 1. 3. 3.9 2.3 1.6 1.5 1.

Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. tidak akan dilayani. Efektif. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl...5 2. tidak akan dilayani.. Merdeka Selatan .4 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2..Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.s/d … 2010 Jam : ….Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. 3.. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.2 2. wib. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.000. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur....1.6 2.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). s/d .Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. 6.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Hari : Hari kerja Tanggal : .s/d…. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan.3 2. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Merdeka Selatan . . s/d ….Jakarta Pusat Catatan : . Ciptanusa Buana Sentosa . Hari : Hari Kerja Tanggal : …. Akte Pendirian Perusahaan. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.membawa SBU Asli.SIUJK Asli. kecuali hari Jum’at hingga jam …. dengan rincian sebagai berikut: 3. Sertifikat ISO 9001:2000. 2010 Jam : ….. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat.1 Pendaftaran Pelelangan. Terbuka dan Bersaing.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. 1-4 PT.

...... Merdeka Selatan . 2010 Jam : .... 2010 Jam : . Ciptanusa Buana Sentosa . WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. 1-5 PT........ s/d .diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . 3.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : ...1. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. Merdeka Selatan . 2010 Jam : .Jakarta Pusat Catatan : .. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3..... PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.Jakarta Pusat Catatan : ... 4... 4..5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat 4. 2010 Jam : . Merdeka Selatan .... s/d .. 2010 Jam : .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .. RAPAT PENJELASAN UMUM 4..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Pengalaman. 11. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 12. Tidak masuk dalam daftar hitam. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. 10. sewaktu-waktu dibutuhkan. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. modal. 6. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. dan laporan bulanan PPN. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. tidak pailit. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 8.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Memiliki sumber daya manusia. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. 4. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 3. 9. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. Tidak dalam pengawasan pengadilan. 7. 4. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Memiliki keahlian. 13.1. 5.

Ciptanusa Buana Sentosa . dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 4. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 1-7 PT. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. 2. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan.1 3. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. 2. 2.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. 3.1.1 Surat Penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. 2. 2. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. HARGA PENAWARAN 3. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bea-bea.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). 2. 3. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.3 3. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.4 4.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.

harus distempel dengan Materai Rp. 1-9 PT. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif.2 6.5 6. 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan.000. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.1.3 6. BENTUK PENAWARAN 6. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. 7. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.7 6. 7. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka asli yang berlaku. 6. 7. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. 7.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. 7.4 6.

10 PT. bulan. 7. dan cap perusahaan.000. Ciptanusa Buana Sentosa .10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.1. tahun.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp.8 Tidak bertanggal. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. bulan.2. 7. tahun dan jam pemasukan). PENYAMPULAN PENAWARAN 8.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. yaitu: a). Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. b). 8. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. tanggal. berukuran F4 (folio).3. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. hari. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 .1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. 6. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 8.11 Terdapat coretan. 7. c).-). 8. baik dengan angka maupun dengan huruf. 7. 7. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.

Ciptanusa Buana Sentosa ..1..... Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9.. disesuaikan kode kotak penawaran.. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Setelah butir 8.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8.. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9..2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia..3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .4..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)... 9..... PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.. 9.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . 1 .. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.11 PT. Gambar 1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. 2.15 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. 3. Pasal 11 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. serta dinyatakan gugur. Pasal 13 1. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. 3. 2. 4. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. dengan membuat berita acara.

selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 10. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri.1. 11. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. 5. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. 2. 6. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Sebelum penawaran dibuka. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar.16 PT. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 14. 7. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 9. 12. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 3. 13. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 8. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. 2. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Pasal 20 1. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. 3.17 PT. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan.1. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 3. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Pasal 21 1.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. 1. 2. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. 2 1 . maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. sampai keputusan pemenang diumumkan. sesuai ketentuan yang berlaku. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 2. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2. kemampuan keuangan. 3. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. dan Teknis memakai sistem nilai. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. 4. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. sampai keputusan pemenang diumumkan. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Pasal 23 1. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.1. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.18 PT. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan.

5. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. Bila DB ≥ 0. Ciptanusa Buana Sentosa .2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. 1 .5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. 2. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2.2.2 N 2.5 X diberikan nilai 0 2. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.1.3. Penilaian . Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.19 PT. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1 X b. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.1. Bila DB < 0.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.

Ciptanusa Buana Sentosa .5 X mendapat nilai 0) 3. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. Pengaalaman Pekerjaan (0. minimal 1 buah Fibrator pengecoran.3. 4. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. b. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. PERSYARATAN ADMINISTRASI b.2 m3. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. Sebagai kontraktor utama. minimal 1 buah Pompa Air.2. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva.1. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. 3. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.20 PT. c. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. 0.1. b.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. minimal 2 buah Stamper. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. c.2. dan alamat Gudang peralatan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. 2. minimal 1 orang c.3. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 1 orang f. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah.1. Memiliki tenaga S-1 Teknik. minimal 6 orang e.21 PT. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 1 orang b. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. Personil yang harus dimiliki adalah : a. minimal 1 orang d. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . hanya disertai bukti otentik ijazah. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . Ciptanusa Buana Sentosa . akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. 1 .

Untuk menunjang pemeriksaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang.22 PT. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. kualifikasi. 3. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. ayat 3. dan kepada perusahaan tersebut. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. 4. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. evaluasi. 8. ayat 2. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. 2. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. 5. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 .

Klarifikasi/verikasi.1 Menyetujui usulan panitia 2. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. 2. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Pasal 31 1. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 3. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan.2. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. 2.23 PT. 4. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Berdasarkan hasil Evaluasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. 2. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. atau 1 . Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan.

3. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya.4.1. 1 . Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. 2. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. 2. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang.24 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. 4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. 5. Dalam hal usulan panitia disetujui.

Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. atau 1.1.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. 2. atau 1. 4. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. atau 1 . Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. 3. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). kecuali nilai penawaran yang tidak wajar.25 PT. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. atau 1. Pasal 36 1.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 2. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. atau 1.5.1.2. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.6 dan 1. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.2 dan/atau 1. dan biaya). atau 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.1 dan/atau 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). 1 .8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Ciptanusa Buana Sentosa .5. atau 1. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.3. 2. 2. teknis.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.3 dan atau 1.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).4. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.4 dan atau 1. maka : 2.dan 3 terbukti benar. 2.4. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.7 pada pasal ini. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. 2. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. atau 1. 2.3.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.2.3.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN.26 PT. 2.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. teknis dan harga). Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. 2.1. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.4.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara. 2.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu..27 . 2.1. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . Jakarta. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.. ... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa.. …………..... Pasal 38 1. PT... 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.......5. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa...

......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : ..... …..1....28 PT... 1..... hari kalender.3 16. 2010 Tanggal : ..5... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.... 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.... Ciptanusa Buana Sentosa .Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah... 2..... Pasal 4 ayat 1 3.1 Bab I Pasal 4 4. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.1 6. wib s/d selesai Tempat : .... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . Pasal 25 Ayat 4.2 1 .

2010 Jam : …. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .. 9. cukup jelas. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. 21...29 PT.1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.1 10... Pasal 29 ayat 1.tanggal …….1 Pembukaan Penawaran.. wib. .. . 2010.2 31. Jam .4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. 2010...

dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan . (diisi sesuai nama paket pekerjaan). BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 3.… (…………………) hari kalender..... ….. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. Analisa Harga Satuan. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. 5.. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. Penawaran ini berlaku selama …... Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ..1.……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth.. Jenis. Ciptanusa Buana Sentosa ... sebesar Rp..... tenaga kerja.. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. Jadwal Waktu Pelaksanaan. 8.. 1 . (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.... Sesuai dengan persyaratan yang diminta.. 2.. Surat jaminan penawaran...... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir... bersama ini kami lampirkan : 1. 7....... Daftar Kuantitas dan Harga. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. komposisi dan jumlah peralatan 9. ………………….(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara).... kapasitas..... Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 4. 6.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. peralatan.. dengan jangka waktu pelaksanaan ..30 PT. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan.

1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. Ciptanusa Buana Sentosa . Tanda tangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. materai Rp. cap. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. 6.31 PT.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .

) 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ……………….32 PT. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. Ciptanusa Buana Sentosa . Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….. : Direktur Utama CV/PT …………. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….1.. cap.. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. Nama Jabatan : ………………….. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan).(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. …………………. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan).. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI B.

c. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 9) Daftar Kuantitas dan Harga.33 PT. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Nama. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. b. Ciptanusa Buana Sentosa . a. bulan adalah bulan kalender. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. 3) Surat Penawaran. DEFINISI 1. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 1 . 7) Spesifikasi Teknis. d.1. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 8) Gambar-gambar. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Hari adalah hari kalender. f. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. KETENTUAN UMUM 1. e. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. g. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.

1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Syarat-Syarat Umum Kontrak. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. f. j. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). i. 2. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PENERAPAN 2.1. Surat Perjanjian. i. n. Daftar Kuantitas dan Harga. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 3. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan.2. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. Spesifikasi Teknis. g.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. d. c. ASAL JASA 3.34 PT. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. h. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.1. e. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1. Gambar-gambar. 2. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. k. m. b. l. Surat Penawaran. j. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase.

Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1. 7. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.3.1. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. hak cipta dan merek.1. 6. HAK PATEN. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.35 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. 1 . Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. JAMINAN 6.1. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1.2. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4. 6. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. HAK CIPTA DAN MEREK 5. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. 5. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten.

setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 95% dari nilai kontrak. Ganti rugi 1). 9. pembayaran retensi sebesar 5%. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. dan pajak. b. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.36 PT. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 5).1. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. Cara Pembayaran a. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 9. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. 6). Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Pembayaran Termijn ke-2.2. 3).1. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.1. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Pembayaran Termijn ke-1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 4). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 1 . 8. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. 2). 3). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. HARGA DAN SUMBER DANA 9. Pembayaran Termijn ke-4. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 25% dari nilai kontrak. Pembayaran Termijn ke-3.2. 2). sebesar 65% dari nilai kontrak. PEMBAYARAN 8. 7).

ditindaklanjuti 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. 12. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 11. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.37 PT.1.1.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 14. 11. b.1. 14. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. c. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. 13. DELEGASI 12. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .2. 13.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa.2. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.1. 14.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan.3. Ciptanusa Buana Sentosa . 1 . 15. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran.1. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.2. 15.4. 15. 15. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.3. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. jika dinilai wajar. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.4. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 14. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.5. 15.6. 16. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 16. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. 16.1. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2.2. 15. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.38 PT.7.

Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18.1. g. i. Mengenakan denda keterlambatan. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. d. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. Melakukan perubahan kontrak.1.2. c. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. f. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. c. tuntutan lainnya. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. c. c. AMANDEMEN KONTRAK 17.39 PT. b. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 1 . Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. d.2. b. Menangguhkan pembayaran. 18. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Membayar ganti rugi. e. b. 18.1. Ciptanusa Buana Sentosa . h. 17. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan.

1. instalasi. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Ciptanusa Buana Sentosa . Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. peralatan.40 PT. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. 2). g.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. peralatan. 2). instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan.2. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa.3. Resiko kecelakaan. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. peralatan. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. kecuali apabila : 1). dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. 19. 19. e. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. atau Keteledoran. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. sebagai akibat polusi. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. 19. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. b. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . kematian. f. c.

20. CACAT MUTU 21. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. 20.2.6. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. peralatan. 20. c.1. 21. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Untuk kelengkapan laporan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. 21. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. f. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 21. Tugas.4. Jenis. b. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 20. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . 20. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. Laporan harian. Ciptanusa Buana Sentosa . dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan.3. 21. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .5.1. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Catatan lain yang dianggap perlu. e.2. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.41 PT.4. 20.3. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . berisi : a. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. d. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. instalasi.

PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.2.2.5.4. 24.42 PT. 22. KONTRAK KRITIS 1 . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. 22. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.1. Ciptanusa Buana Sentosa .5.3. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.1. 24.1. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 25. maka Pasal 24. 22. 21.1. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24.1 tidak diberlakukan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. tentang kontrak kritis. PENGAWASAN 23. 23.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Dalam SCM direksi pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. b. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 4).1. Kesepakatan tiga pihak 1). b. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). 25. Penanganan kontrak kritis a. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Ciptanusa Buana Sentosa . Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. 2). 4). Kontrak dinyatakan kritis. 1 . apabila : a. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Pada setiap uji coba yang gagal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6).2.43 PT. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 5). 3).1. 3). maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2).

maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.44 PT. Yang digolongkan keadaan kahar. 26. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. badai. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi.1.2.1. b. 27. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. 27. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Peperangan. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. b. 26. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. Kerusuhan. d. yaitu untuk : a.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pekerjaan tambah. Gangguan industri lainnya. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. wabah penyakit. e. tanah longsor. 27. dan angin topan. 26. Kebakaran. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Revolusi. KEADAAN KAHAR 27. Ciptanusa Buana Sentosa .3. 27. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. adalah : a. c. Keadaan kahar. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5).2.1. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. 26. c. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Pemogokan. Perubahan desain. f.4. 1 . PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. d. e. Bencana alam : banjir. gempa bumi. gunung meletus.4. g.

PERINGATAN DINI 28. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.1.3.1. 28. c. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan ketentuan : a. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. 28. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan.2.45 PT. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Apabila harus diperpanjang. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.7.6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. RAPAT PELAKSANAAN 1 . 27. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. 27. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.5. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Bila keadaan sudah pulih normal. 28. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. Bila terjadi keadaan kahar. 29. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. b. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.2. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.5. dalam hal ini : a.2. 3). Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 1 . 31. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.46 PT.2. 31. 30. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. yaitu : 1).1. ITIKAD BAIK 30. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. Dalam hal kontrak dihentikan. 29.1. Direksi pekerjaan.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. 30. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.5. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 31.1. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. b. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . 2). Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan.1.2. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. 31.3. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.1.4. 31.

6). c. b.1. 1 . h. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. di atas. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Kejadian dimaksud adalah: a. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. sampai g. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan.7. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. 31. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Penyedia Barang/Jasa harus : a.a.7.2. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. b. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Ciptanusa Buana Sentosa . f. kewajiban.2.c.6. sampai h. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. e. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Sebagai akibat keadaan kahar. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 31. g. c. Kejadian dimaksud adalah : a.7. d.47 PT. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Pengadilan.1.. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. 36. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui.2. pekerjaan sementara. selain pembayaran tersebut di atas. 31. BAHASA DAN HUKUM 34. 1 . atau melalui pos.1. 32. konsiliasi atau abritase di Indonesia.9. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. mediasi. Korespondensi dapat dikirim langsung.1. 33.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.6. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. 35. Semua bahan. yaitu dengan cara musyawarah.8. 35. 33. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak.1. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.1.3. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian.5. 34. kawat. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. 33. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. instalasi. 36.. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. KORESPONDENSI 36. PERPAJAKAN 35. telex.1. peralatan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.2. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. Di luar pengadilan. b. Ciptanusa Buana Sentosa . Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis.48 PT.

Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.4. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.4. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 38. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38.6.1. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 37.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan.49 PT. 38. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.4. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 1 . Setelah masa pemeliharaan berakhir. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan.1. Ciptanusa Buana Sentosa .1.5. 38. 37. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).3. 37. 36. 38.2. 37. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.3.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. DENDA DAN GANTI RUGI 37. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa.

1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 42. PERSONIL 40.2. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. kemampuan. 39. PENILAIAN PEKERJAAN 41.1. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.50 PT. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 38. B. 41.2. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39.8.1. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 .7. 41. 40. KETENTUAN KHUSUS 40. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara.1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 42. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. 44. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.1. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. INSTRUKSI 44. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.51 PT.1.1.2. Ciptanusa Buana Sentosa .2. 44. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. 43.1.

........... ) PEMBAYARAN 8....... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ...........) hari kalender : .. DEFINISI 1.. .... .............................................. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2.......... ........ c........... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak................. atau sebesar Rp... : ............................a................................................................ ( ......... Nomor Telepon : ................... Ciptanusa Buana Sentosa ...................1............. ...........................................................................................................................1.........1)...... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ................. Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.. ) 6...... ............. ................................................................. atau sebesar Rp....... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak. Nomor Fax : ..... ............. Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL.......52 PT. ( ) : ................................. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .................................... JAMINAN 6....................... Alamat : .............................................. .............. ( ................... Jabatan : .......................... b........... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A..................................... 3....................................................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ................. ... 1 ..... : ...................................................... ..1...... d.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........................................................................ a.................. KETENTUAN UMUM 1..........................(...................... Nomor Fax : .......2.......... ............ Jabatan : ...........1........ Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : .............

dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33..3... dipotong uang muka secara proporsional.b..1.. 2)... Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . a.. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. s/d ..1)... denda (bila ada). mulai tanggal 5. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 37. 1 . Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak... pembayaran retensi sebesar 5%.. Pembayaran terakhir adalah.1. JADWAL PELAKSANAAN 22. s) hari kalender.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...1. Ciptanusa Buana Sentosa .. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . 4...4. 6... selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. b. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan..2... PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.53 PT..

1.54 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .

000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .55 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . tahun Anggaran 2010.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . 6. ………….

................................................ Segala dokumen yang kami berikan adalah benar........................ ..... ……………… PT/CV................................................ : . maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan........................................ : .................................. Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.......................................................................... 6000...................................................................... Materai Rp... : ................................ Ciptanusa Buana Sentosa ............................ .................................................... Direktur/Direktris 1 ..............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..............1......................... ………………......... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1................................... : ... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : .........................56 PT............................ 2........…………………………................ : ................................................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab...........................….....

1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Ciptanusa Buana Sentosa . …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….………………………………. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. dengan alamat ……………………. 6. Tidak sedang menjalani sanksi pidana.57 PT..(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Dalam perusahaan …………………….

.000.58 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .……………………………….1. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . Dan apabila pernyataan ini tidak benar... 6.. Hari……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….

……………………………………………..000. Hari …………… tanggal …………. dengan alamat ……………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa . saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.59 PT.1. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. dalam perusahaan ………………………………………….

.………….... Kepada Yth.. 1 .. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen..... tanggal………….... Pejabat Pembuat Komitmen... kami tidak akan meminta penggantian lapangan. klarifikasi dan negoisasi....) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2. c... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.. 3... klarifikasi dan negoisasi....*) b..... dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1...... peninjauan lapangan.....200…..... Kami setuju bahwa : a.*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. Prihal ………………………….. b. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran...………….. Lampiran : ……………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. s/d ........ Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………....…*) di ………………………. Kami menjamin : a....*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.....1..... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... …. Ciptanusa Buana Sentosa ......... rapat penjelasan......60 PT. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir...

..... Penawaran ini berlaku selama .) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa...... 6000.... materai Rp......... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nama Perusahaan (.. cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .................61 PT.....(.. tanda tangan...........Bertanggal....)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.............1..........

. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ..............62 PT......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Ciptanusa Buana Sentosa .................. No.................. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ........................1...

1. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Nama Proyek b. Posisi Penugasan : …………………………………… h. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.. 5. 3. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . Lokasi Proyek : …………………………………… c. 10. Nama Proyek : …………………………………… b. dsbnya) PT. 6. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Lokasi Proyek c.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. 4. dsbnya) : …………………………………… d. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Uraian Tugas : …………………………………… f. 9. 7. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 2.63 . Nama Perusahaan : …………………………………… e. a.

.1.... 1 ..... Posisi Penugasan : …………………………………… h......... ………....... Nama Perusahaan : …………………………………… e....…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab..... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. …………………………200…...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Uraian Tugas : …………………………………… f... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi..... 11......... Status Kepegawaian pada Perusahaan : …........ Status kepegawain pada perusahan ini : …............ Ciptanusa Buana Sentosa .................... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek..... ) Nama jelas (..... PERSYARATAN ADMINISTRASI d.. (cap perusahaan dan tanda tangan) (...…………(Tetap/Tidak Tetap) i.. dsbnya ) dst..64 PT..

............. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ............................................................................................... Untuk perusahaan ..............................................................................1............................ Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab...........................................65 PT........................................................ Ciptanusa Buana Sentosa ...............sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.................... ) Nama jelas 1 ........................sampai dengan bulan......................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ....................................... ( nama tenaga ahli ) .. . 6..tahun .................... ..................... …………………………200….. ………........................................... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp..............................000 (........................... Telp / Hp Email : : : : ............................................... tahun ..... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan..................................................................... ) Nama jelas (.......................................

Bertanggal...... 6000..... Pejabat Pembuat Komitmen ... : ....... Nama Perusahaan (................ Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa......... Nomor Lampiran : ................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ..... dengan rincian terlampir..... ………200…..1............... tanda tangan.. bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp.............................. Ciptanusa Buana Sentosa ................………...... Kepada Yth.....................) sudah termasuk PPN 10%......Perihal diatas...tanggal.... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .............*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :........................... materai Rp.................(................................................................ Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ........................................66 PT.....................*) di ...............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4.67 PT. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak pailit. 2. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . disebutkan secara jelas no. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). 3.1.

bulanan. Telepon No. Nama Notaris : 2.1. Nomor : b. Tanggal : 4. Tanggal. Tanggal : 3. Nomor Surat Ijin : b. Tanggal. Fax. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Tanggal. Umum 1. Ijin Usaha dan Sertifikasi No.68 PT. Tanggal : c. Nomor : b. Akte Perubahan Terakhir a. Alamat No. Nomor Akta : b. Status Perusahaan 3. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI A. tahun : 5. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nama Perusahaan 2. tahun : 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. bulanan. DATA ADMINISTRASI 1. Perusahaan PMA/PMDN a. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Nomor Akta : b. bulanan. Nomor Akta : b. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Akte Pendirian Perusahaan a.

DATA KEUANGAN 1.69 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D.1. Ciptanusa Buana Sentosa . KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. 3. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. KTP * Alamat Prosentase 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. Nama No. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. Pajak-pajak 1. Susunan Kepemilikan Saham No. 2. ** ** Nama No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Komisaris (untuk PT) No. PENGURUS PERUSAHAAN 1.

Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Rp.Inventaris : . Ciptanusa Buana Sentosa .1.( d+e ) Rp.Piutang *) . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Rp.70 PT. Jumlah (a) II.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.Utang Pajak : . Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . AKTIVA NO.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp. Aktiva Tetap .Utang Dagang : . Rp. Rp. Rp. Rp. VI. Rp. Rp.Persedian Barang . PASIVA I. IV.Kas . Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. III.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Rp. Aktiva Lancar . Utang Jangka Pendek .Peralatan dan Mesin : . Rp.Bank . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp.

PERSYARATAN ADMINISTRASI E. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.71 PT. Apabila di kemudian hari.1. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ………….

1. PERSYARATAN ADMINISTRASI F.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 ………….72 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PERSONALIA 1.

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .1. PERSYARATAN ADMINISTRASI G. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.73 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .

74 PT.1. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI I.

Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .75 PT.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. kami peminjam. 5. BANK Tandatangan.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang……………….1. 2.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya... Sebagai itikad baik Jaminan ini. 3. cap dan materai (Penjamin) 1 ... Menandatangani Kontrak.76 PT..2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. atau b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 6. OIeh karena……. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata..(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. atau 4. Ciptanusa Buana Sentosa .. 7. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).(Uraian singkat Pekerjaan). Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas... dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4.

dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. ……………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ……………. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. PT/CV. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Sebagaimana ketentuan yang berlaku.. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….77 PT. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. *) …………………. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 ... % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 2. 4. 3. 5.1. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .78 PT.

1. serta berpengalaman.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. 2. SYARAT-SYARAT UMUM 2. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. BARANG CONTOH (SAMPLE) .1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R.3. mingguan. 2. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.2. Kontraktor. 2.1.1. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.I. 2-1 PT.

Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. 2. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pengujian mutu beton . Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian kebocoran . 2-2 PT.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .4. misalnya : .Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. 2. .5.1. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.

material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. 2-3 PT.7. Ciptanusa Buana Sentosa . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. 2.1. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .1.

10. Lemkra atau setara 3. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. 2. 2 .10. Ciptanusa Buana Sentosa . sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. Tile Adhesive yang digunakan ex. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex.45 PT. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. Roman atau setara. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap.10.Gelaisi . maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).Summit atau setara.1. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya.2. Warna. AM. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. 4. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2.

bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. Ciptanusa Buana Sentosa .46 PT. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.3.10. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Bidang ubin harus rata. ● Kelebihan air semen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. 2. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. 5. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. residu. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. 2 . sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.

Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3. Lionmesh atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 4. .2. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.3 Portland Cement .47 PT.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.

perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. 2. 2 . ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete).Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.2.000 impuls/menit. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. . dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.48 PT. Lingkup Pekerjaan . PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. tenaga. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.10.4. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.

Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. Bahan-bahan . ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. SI-81 dan ASTM .Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2 . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran.49 PT. NI-8 dan PUBI 1982 3. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. ● Sebelum lantai screed dilakukan. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. SII-0013-81.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8.

Ciptanusa Buana Sentosa . Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 2 . sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan.10. Lemkra atau setara 2.50 PT. perletakan dan penampilan. Import. AM. ukuran dan pola sesuai gambar.5. Perekat yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. atas persetujuan perancang. membersihkan lantai batu granite. 1. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. 4. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Tebal. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.

1. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. impra atau setara. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. kayu). 2.11. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. 2 .3.11. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.2. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. PEKERJAAN RAILING 2.51 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. yang dibentuk sesuai gambar rencana.11. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.11.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Finishing melamin ex.

LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. Bahan a. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Ground Reservoir.2. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. c. TAPP I 803 dan 407. Ciptanusa Buana Sentosa . ASTME. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. dak teras. 2. baik mengenai komposisi. b. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.12. 2.3. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Sika atau setara.12. seperti pada toilet. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam.1.12. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. digunakan Liquid Waterproofing ex. dan Liquid Waterproofing ex. 2 . menggunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. BAHAN 1. ASTM 828. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane.12. mencakup seluruh bagian pelat atap. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.52 PT. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya.Sika atau setara. 2.

53 PT. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. Ciptanusa Buana Sentosa . maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. 2. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. pecah dan cacat lainnya. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor.12. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.5. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan.12. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.4. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. tertutup tidak lembab. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. ● Peil dan ukuran harus sesuai. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kering dan bersih. 2. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. 2 . ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. baik sebelum atau selama pelaksanaan.

Ciptanusa Buana Sentosa . cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. 2 . spesifikasi dan lainnya. tebal 1. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2.50 mm lengkap dengan primer. 2. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. 3. tebal 1.50 mm lengkap dengan primer. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. ● Waterproofing untuk atap. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing.54 PT. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. 7. 5. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Pemborong dan Tanggung jawabnya. warna. Ciptanusa Buana Sentosa . pecah dan cacat lainnya. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. kecuali bahan disediakan oleh proyek. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. 6. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. baik teknis maupun administratif. ● Keputusan bahan jenis. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. terhadap kemungkinan pergeseran. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut.55 PT. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri.

56 PT. 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .

13. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.1. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . SANITER & PERLENGKAPANNYA 1.57 PT. PEKERJAAN KHUSUS 2.13. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .

M/E Room T. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. 1BN : Setiap WC.58 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. Ciptanusa Buana Sentosa . Tempat Sampah. dapur. 23.13V7N untuk Dapur/Pantry T. tempat wudhu. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. . seluruh toilet.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.13N untuk Tempat Wudhu.13 untuk tanaman : Ex.2.26. Lingkup Pekerjaan .AR.13.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. 2. M/E Room.BQ. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . 30. Janitor. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. • • • 2 . Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Finishing Al. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. halus. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Ciptanusa Buana Sentosa . Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara.62 PT. 3.

Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. ● ● ● ● 4. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan.14. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. Kemudian baru disusun paving block. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. maka Pemborong harus segera 2 . Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. Setelah permukaan tanah cukup rata. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. ditaburi pasir halus dan diratakan. Ciptanusa Buana Sentosa .14. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu).1.65 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Bahan-bahan Pelat. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. pipa kotak.1. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . brachets. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.15. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .Black Steel (Interior) – cat duco 4. sesuai standar SII. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. anti korosi.15.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco .66 PT. anti susut. pipa bulat. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . tidak bergas. PEKERJAAN LOGAM 2. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.

2 .67 PT. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. harus rata dan rapat 5. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. dibatasi seminimal mungkin.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

1 Contoh bahan dan Data Teknis. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. PERKERASAN JALAN.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. sirtu. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. serta pemadatan tanah urug.16.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Ciptanusa Buana Sentosa . Tebal d. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.68 PT. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. Profil dan ukuran c.3. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. BAHAN -BAHAN 3. 3.1. b. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2.3. pasir. 2. split. 2.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. PROSEDUR UMUM 2. Cisangkan 2 . PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.2. 2. Material b. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. Produksi setara dgn 4. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Kunci e. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.

4. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. b.1. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. c.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. 4.4 Contoh bahan a. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.1. Sebelum mulai pekerjaan .2 . yaitu : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.1 . Bingkai (Kansteen). b. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.69 PT.3 .1. d. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.5 ton b. d. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block.1. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. Lapisan Dasar Jalan a. 2 . tanggul a. c. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.

2. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan.1. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik.PEMASANGAN 4. 4. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Ciptanusa Buana Sentosa .3 – 0. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. 4.2 . Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm.2.5 m2 dengan sentrifugal 1. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Sambil disapu. SYARAT PEMELIHARAAN a. start pemasangan. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. f. Pasir a. e. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. d. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk.2. c. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. bentuk pola. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. b. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Cara Pemasangan a.6 – 2 ton) g. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . 2 . Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. 5.70 PT.

17. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). harus bersih dari kotoran. Uraian macam pekerjaan: 1. arsitek M&E dan lainnya. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bahan bahan. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami.2 Sebelum memulai pekerjaan. puing bangunan. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. sisa akar tanaman dan tanaman liar. PEKERJAAN LANSEKAP 1. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. pekerjaan penanaman 4. Ciptanusa Buana Sentosa . peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini.71 PT.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. 2 .1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.3 Semua bahan sebelum dipasang. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Kemudian tanah digemburkan b. 2. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. PROSEDUR UMUM 2. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman.

3.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. leveling tanah mengikuti gambar rencana. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat.3. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. melihat bentuk / form dari tanaman. kerikil. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. c. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b.1.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. d. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. tanaman harus bebas dari penyakit. Pembentukan tanah. Pekerjaan Persiapan .2 PEKERJAAN TANAH a. 3.72 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari.

PH yang baik adalah sekitar 4. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a.Steger tanaman . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana. . 3. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Penyediaan bibit b. ember.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Penyediaan pupuk . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.73 PT.5. Pekerjaan Persiapan . Pelaksanaan Penanaman Pohon . dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.3. . 2 .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. Periksa PH tanah. Ciptanusa Buana Sentosa . Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. . alat penggembur tanah . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.2.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .5 – 8.Setelah pekerjaan penanaman selesai.

Untuk meratakan permukaan.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. b. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. Pelaksanaan Penanaman . . .3. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . . puing dan rumput liar .Secara umum. Kedua bahan dicampur merata.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Setelah selesai penanaman. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. 2 .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. Ciptanusa Buana Sentosa . Petunjuk Penanaman . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . 3. Pengolahan Tanah .Jarak tanaman sesuai gambar . kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .3.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. c. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.Dalam proses pertumbuhan rumput.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. Cara Penanaman Rumput . .Areal bebas dari sampah.74 PT.

bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. 4.4.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Meliputi penyediaan tenaga.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4. .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. . .Penyiraman dilakukan dengan air bersih. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . BAHAN DAN MATERIAL . sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.2. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.75 PT.1 LINGKUP PEKERJAAN . PENYIRAMAN . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Ciptanusa Buana Sentosa . PEMELIHARAAN 4. .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .3.

Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .K.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. PEMUPUKAN .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.7. b.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. hindari jangan sampai merusak akar . PEMANGKASAN .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. kemudian disiram dengan air secukupnya.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pemangkasan dilakukan setiap bulan . 4.5. Pupuk Kandang . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. .Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .Terdiri dari kotoran ayam.. PENYIANGAN . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.6. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . Ciptanusa Buana Sentosa . dengan cara ditabur sesuai dosis .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. kambing. . misal Urea .Digunakan pada rumput. menyuburkan daun . .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Untuk rumput.76 PT. 4. c. Pupuk yang mengandung unsur N. Pupuk yang mengandung unsur P.

Safety shoes. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. Hand Sprayer. Drilling Master. 2 . Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. antara lain adalah : Primise 200 SL. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. sesuai dengan PP No. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.77 PT. Sarung tangan. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. 3. Basileum dll. 3. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. 3.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 4. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. 7 Th.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.000. Power injector. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun.. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. 2. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. 6.18. 1973. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). 3.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan.

Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi.2 mm. ● Cara. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis).19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. type-type assesoris. ● Jarak rangka. 3. B. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. bahan-bahan. • 2. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. 2. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. sistem pemasangan. sistem pemasangan. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. 3 -78 PT. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana.

Ciptanusa Buana Sentosa . • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. 3 -79 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.

pasir. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. lubang. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja.2/3/8/10 b. PEKERJAAN PASANGAN 2. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f.I 1971 c. 2-8 2-8 PT. Pekerjaan dewatering (pengeringan air).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. STANDAR/RUJUKAN a. Penyediaan cerucuk (sparing). bahan-bahan. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g.3.B. P. ASTM 3.3. NI. 2. Contoh batu kali.

Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. c. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Tempat Penyimpanan d. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. b. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. membongkar. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. tidak pecah. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. 2-9 2-9 - PT. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan.

2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. i. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. k. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani.10 PT. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. l. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. g. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm.10 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. f. h. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan.

11 2 . a. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Bila terjadi kerusakan. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pasir alam. 2 . b. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Merk yang dipilih harus dari satu produk. 4. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Produk semen Gresik atau setaraf. Portland Cement. Pasir paduan. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971.11 PT. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. • • c. Ciptanusa Buana Sentosa . • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan.

4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. e. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. 2 . maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. Pasir yang digunakan harus halus. Apabila dipandang perlu. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. asam. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. bersih dari timbunan tanah liat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Pekerjaan timbunan. d. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. 16 adalah 20% atau kurang.12 PT. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini.12 2 . 8 dapat naik sampai 20%. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan.

Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat. sesuai dengan PBI 1971.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus.1. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT.4. diatas permukaan yang keras. Ciptanusa Buana Sentosa . bersih.4. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.4. tanpa cacat atau mengandung kotoran. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. 2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. dalam 2. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum.1.4. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1.3.1. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.4.1. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. bebas dari bahan lain. PEKERJAAN DINDING 2.

● Untuk dinding tembok toilet. Ciptanusa Buana Sentosa . − Permukaan rata. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. R. 2.Sesuai dengan pasal 81 dari A. 2 . − Pembakaran matang − Warna merah merata. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). dsb.14 PT. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. 1984. Wudhu. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. jika tidak ada ketentuan lain. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. dsb. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing.V. 3. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir.80 m diatas permukaan lantai finish. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. toilet. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. WC. Janitor. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut.

Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 8. Ciptanusa Buana Sentosa .5 cm. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. karat dan debu bangunan. 4. selama waktu-waktu hujan lebat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari.5 cm dan dalam 0. 2 .5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.15 PT. 7. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 5. 9. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. 6.

2 (plesteran trasraam).2. ● • ● ● ● 2 . diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.4. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. 2. 2. dan ex. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.2. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya.1. Cat tembok yang digunakan ex.16 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .4. Jenis P. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bidang-bidang pasangan bata. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.1. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis .1. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. kolom. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. Jenis P. Bahan ● ● Portland semen. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. kecuali disebut lain dalam gambar.

● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. hingga merupakan permukaan yang rata. yang menjadi kotor dalam 2 . ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. tidak boleh ada retak. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. lainnya. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. untuk membersihkan dari bintik-bintik. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1.17 PT. ● Untuk 4. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .harus dibersihkan. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu.

tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras.2. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini.4. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. ● Setelah pekerjaan praktis selesai.2. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. Roman atau setara. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. atau setara. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). lalu dikeringkan. ● Khusus untuk pemakaian / setara.Gelaisi Summit. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. 2 . b. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali.18 PT. 2.

Lemkra atau setara. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. c. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. 2 . d. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. residu. ● Kelebihan air semen. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. Ciptanusa Buana Sentosa . AM.19 PT. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. ● Bidang ubin harus rata. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai.

bening. Ciptanusa Buana Sentosa . B. Ukuran. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir.2. lokal dengan kualitas baik. • D. Lemkra atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. diprofil atau disesuaikan dengan desain. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. jenis batu. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. C. 2 . PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A.4. dan pola sesuai dengan gambar rencana. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. Coating anti lumut ex. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Setelah dinding rata. gloss. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong.20 ● ● PT. AM. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. Bahan coating anti lumut: Polyurethane.3.

PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3.2. Lemkra atau setara. jenis batu.4. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. perletakan dan penampilan. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite.4. atas persetujuan perancang. 1. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. AM. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . dan pola sesuai dengan gambar rencana. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex.warna.21 PT. 4. 2.

bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.5.Pasal Pekerjaan Keramik .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. material. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.3.2. kape. penyimpanan. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. pemasangan) untuk pekerja.Pasal Pekerjaan Plesteran .Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .22 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan.5. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. • Bagian yang terkait : . pengiriman. dan peralatan.1. material cat dan melamic dan sebagainya.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.5. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet.

material. ceiling.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. - 2. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. penguat-penguat yang dipakai. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela.4. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Ciptanusa Buana Sentosa . serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. 2.5. hubungan dengan dinding. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.23 PT. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . pintu.5. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit.5. plat beton lantai.

ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. 5. 2. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. tebal = 16 mm 2. tepat dan teliti. 4.7.6.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. 2. PEMASANGAN 1. 2. c. lurus dan waterpass.5. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. e.7.24 PT. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. bidang permukaan rangka partisi harus rata.5.sehingga tidak merusak daun pintu. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. rapih. dan ventilasi secukupnya.7.2. d. Penggunaan rangka.5. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . kebenaran sistem.8. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. termasuk pada bagian atasnya (frame head). terlindung. b. BAHAN PARTISI a.5. kusen maupun alat-alat 2 . GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. Setelah terpasang. f. BAHAN 2. kekokohan. harus terpasang dengan baik.

Stop kontak. 6. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. 7. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. 2 . Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. saklar. Ciptanusa Buana Sentosa . volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. 9. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri.25 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 8. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi.

Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.6. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi.1. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). 2 .6. Ciptanusa Buana Sentosa . B. . . C. mata kayu yang lepas atau mati.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. BAHAN A.26 PT. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). susut pinggir-pinggirnya.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. . serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. Jenis Kayu . Kualitas . − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. PEKERJAAN KAYU 2. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. celah.Tidak ada getah. Kelembaban (Moisture Contents) .6.

2 . Permukaan Luar . dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. B.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. Ukuran dan Toleransi . atau jika tidak.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dibor. Kayu kasar diketam. mulus dan keras yang dapat diterima. PEKERJAAN KAYU A. maka kayu ini dapat diterima. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. .Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). C. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. Susut (Mengkerut) Persiapan. Ciptanusa Buana Sentosa .6.3. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. 2. . . .Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.27 PT. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.

Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. Ciptanusa Buana Sentosa . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. . skrup-skrup.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. memahat.28 PT. E. menyetel (memasang). Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. lubang pasak. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. Pembuatan . Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. 2 . membuat lidah-lidah.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .1. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.3.2. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. lisplank dan talang. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. 2 . ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1.4 mm.7. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.7. ex lokal kelas AW atau setara.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.yang ditentukan. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. - - 2.29 PT. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. Ciptanusa Buana Sentosa . Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.7. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam.

● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. b. Grace (type 3000) atau setara. 2. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. c. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. d. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. 2 . bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap.30 PT. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir.

Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). d. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a.4. 2. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. Bahan. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.31 PT. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. bahan-bahan. c. Ciptanusa Buana Sentosa .7. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. 2 .

Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Ciptanusa Buana Sentosa . KACA. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. 2 . UMUM 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . PEKERJAAN KUSEN.1. pemasangan sampai diserahkan.8. 2. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. pengangkuran. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. untuk mendapatkan kepastian. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. DAUN PINTU. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana.32 PT. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.8. JENDELA. ● ● ● ● ● ● 3.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. pintu dan teralis besi dicat duco. atau menggunakan sikat saja. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. 2. 2 . ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. minyak. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. karat dan cat lama yang terkelupas. Pengecatan Besi ● Kusen.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. 3. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. sehingga kilapnya akan lebih baik.

jendela dan daun pintu dari alumunium. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. atau yang setara. kunci.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. ● Perlengkapan seperti engsel.8.37 PT.Kunci. 2. handle. Ciptanusa Buana Sentosa . dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. Pengerjaan ● Pintu-pintu. ● Kaca ex. 2 . 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Bahan ● Kusen. . ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Asahimas.4. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. 2.

dinding dan langit-langit telah selesai. tidak boleh kering atau sudah mengeras. kalau belum selesai sama sekali. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. atau kelihatan ada cacat. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. 5. dikaleng. - 6.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. Ciptanusa Buana Sentosa .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 2 .38 PT. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. . - 7.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. dengan kelonggaran sedikit. noda atau percikan las. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang.39 PT.5. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . 2.8. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. - 2. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. plesteran. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Sebelum pemasangan kaca. Ciptanusa Buana Sentosa .

Flashing dari plat baja 0. 3. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Lion Metal.Plat Baja 3. flush bolt.3 mm . atau yang setara. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.6 mm . Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Plat Baja 1. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.00 mm sebagai frame .Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Angker Baja 1.40 PT.9 mm .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.2.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● ● ● ● 2 .0 mm sebagai frame . Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . diampelas sehingga rata dan halus. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.44 PT.

dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan.2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. diikat sekeliling batangnya. 2-4 PT. menebang.2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).2. Sebelum memulai penggalian. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. - - - 2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dalamnya. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. Ciptanusa Buana Sentosa - . Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi.1. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. atau seperti yang tertera dalam gambar. 2. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat.

dengan jalan memompa. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. 6. 5. tapi harus segera setelah galian disetujui. banjir. Ciptanusa Buana Sentosa . sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. 4. menimba. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. 2. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. dari parit. 3. memulai tahap pembangunan berikutnya. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. 2-5 PT. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. mata air atau lain-lain sebab.

Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai.2. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. Kayu-kayu. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. 2. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 3. - - 2-6 PT. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Daerah tapak bangunan. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Dalam hal pengurugan.3.

5. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. septic-tank. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. - 2-7 PT. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful