SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7. Pelelangan Umum. Sistem Nilai (Scoring System). Pascakualifikasi. Peserta Lelang. 13. Sistem Gugur. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. 5. 14. 9. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. 11. Penyedia Barang/Jasa. Panitia / Panitia Pengadaan. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa.1. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. penawaran dinyatakan gugur. 12. Metoda Satu Sampul. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Bukti Otentik. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. 10. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. 4. 6. 3. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Surat Jaminan. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. 8. 2. teknis. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa.

korupsi. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. Fakta Integritas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Kuasa Direktur/Direksi. 16.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. 2. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1.4 1.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.9 2.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.1 Nama Paket 1.1. 3. dalam menyiapkan penawaran mereka. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.5 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.6 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.2 1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.3 1. 3.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . UMUM 1. : 2. 3.

4 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tidak akan dilayani.1 Pendaftaran Pelelangan. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.s/d … 2010 Jam : …. 3. kecuali hari Jum’at hingga jam ….Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.000.Jakarta Pusat Catatan : .3 2. . 3. Terbuka dan Bersaing. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan..7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Hari : Hari Kerja Tanggal : ….. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak akan dilayani. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan... dengan rincian sebagai berikut: 3. 2010 Jam : …. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Merdeka Selatan . Merdeka Selatan .5 2. s/d . Efektif..SIUJK Asli..6 2. Hari : Hari kerja Tanggal : . 6. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Diluar hari dan jam yang ditetapkan.s/d….1. wib. s/d ….. 1-4 PT.2 2. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Akte Pendirian Perusahaan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai..membawa SBU Asli. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. kecuali hari Jum’at hingga jam ….. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Sertifikat ISO 9001:2000. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum.

..... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini... 2010 Jam : .... 2010 Jam : .... Merdeka Selatan . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 1-5 PT.1. 3.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3..Jakarta Pusat 4..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.. 2010 Jam : .4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : ... 2010 Jam : .5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .. 2010 Jam : . 4.4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat Catatan : . RAPAT PENJELASAN UMUM 4. Ciptanusa Buana Sentosa .. WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. s/d ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Merdeka Selatan ..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : ..Jakarta Pusat Catatan : .. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... Merdeka Selatan .. 4.... PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.. s/d ....diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat..

kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. sewaktu-waktu dibutuhkan. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.1.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 6. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Tidak dalam pengawasan pengadilan. 9. 10. modal. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Tidak masuk dalam daftar hitam. tidak pailit. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. dan laporan bulanan PPN. 11. 2. Pengalaman. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. 7. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. 4. 5. 12. 8. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Memiliki keahlian. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 3. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. 4. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Memiliki sumber daya manusia. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . 13.

Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran.1. 2. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 1-7 PT. 4. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.

MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.1. 3. 2.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. 2. 2. 2. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. Bea-bea.2 Jaminan Penawaran Asli 2. 2.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. 2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. Ciptanusa Buana Sentosa . HARGA PENAWARAN 3.1 3. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. 2. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.1 Surat Penawaran. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.3 3.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.4 4. 3.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).

maka asli yang berlaku. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.3 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. 1-9 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.2 6. 7. 7. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. 7. Ciptanusa Buana Sentosa . 7.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. 6.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran.4 6.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan. 7. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.7 6.1.000.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”.5 6.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. BENTUK PENAWARAN 6. harus distempel dengan Materai Rp. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.

hari.1. 7.8 Tidak bertanggal.-). penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. 8. 7. baik dengan angka maupun dengan huruf.000. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . 7.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf.11 Terdapat coretan. bulan. 7.10 PT. dan cap perusahaan. yaitu: a). Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.2. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. tahun dan jam pemasukan). 6.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tahun. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. bulan. berukuran F4 (folio). 8. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. 7. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. c). b).10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. Ciptanusa Buana Sentosa .6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. tanggal. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.

..... SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9...11 PT. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).4.. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ... disesuaikan kode kotak penawaran..2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. 9.1.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. 1 .... dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran..1 Setelah butir 8.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan... Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. Ciptanusa Buana Sentosa . Gambar 1.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth... 9.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pasal 13 1. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB).15 PT. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. 2. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 11 1. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. 3.1. 2. dengan membuat berita acara. 4. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. 2. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. serta dinyatakan gugur. 3. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 .

ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 3. 4. 12. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 13. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. 9. 11. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 1 . 5. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. 10.16 PT. 2. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. 14. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. 7. 6.1. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Sebelum penawaran dibuka. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia.

Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 3. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Pasal 21 1.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.17 PT. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 3. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. 2 1 . 2. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. Pasal 20 1. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. 2. sampai keputusan pemenang diumumkan. sesuai ketentuan yang berlaku. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. 1.

4. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. 3. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan.1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5.18 PT. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. kemampuan keuangan. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. 2. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. sampai keputusan pemenang diumumkan. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Pasal 23 1. dan Teknis memakai sistem nilai. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan.

Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. 2. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Bila DB ≥ 0. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2 N 2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.1. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.1. 1 . PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7.2.5 X diberikan nilai 0 2.19 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa . KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. Bila DB < 0. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. a.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3.5. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0.3. Penilaian . PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1.1 X b.

minimal 2 buah Stamper. minimal 1 buah Pompa Air.2 m3. b. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. Sebagai kontraktor utama. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. 4. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. 0.1. Pengalaman Pekerjaan ≥ X.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah Fibrator pengecoran.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Pengaalaman Pekerjaan (0. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. b.5 X mendapat nilai 0) 3. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4.1. c.3.20 PT. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a.2. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. c. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . dan alamat Gudang peralatan. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva.2.

1 . Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. 4. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.21 PT. minimal 1 orang d. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . minimal 6 orang e. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3.1. Memiliki tenaga S-1 Teknik. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. 2. hanya disertai bukti otentik ijazah. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. Personil yang harus dimiliki adalah : a. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. minimal 1 orang b. minimal 1 orang c. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. minimal 1 orang f.

Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya.1. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. 3. ayat 2. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua.22 PT. 2. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. 7. ayat 3. evaluasi. Untuk menunjang pemeriksaan. kualifikasi. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. 5. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). 8. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . 6. dan kepada perusahaan tersebut. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi.

2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Pasal 31 1. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. Ciptanusa Buana Sentosa .1.23 PT. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Berdasarkan hasil Evaluasi. 2.2. Klarifikasi/verikasi. atau 1 . Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. 2.1 Menyetujui usulan panitia 2. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. 3.

3.4. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 3. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 4. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Dalam hal usulan panitia disetujui. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. 1 . Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang.1. 2. 2. 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 6. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima.24 PT. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding.

Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat).1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. 3. atau 1. Pasal 36 1.25 PT. atau 1. Ciptanusa Buana Sentosa .1. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. 3. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. atau 1. 4. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. 2. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. atau 1 .

2.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. 2. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.5.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).dan 3 terbukti benar. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. atau 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. teknis.3. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. 2.4.26 PT.5.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. teknis dan harga).1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. maka : 2.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.2.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2.3 dan atau 1. atau 1. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. Ciptanusa Buana Sentosa .3.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.3. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4.6 dan 1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. 2.1. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). 1 . maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. atau 1. 2.1 dan/atau 1.2. 2.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.4.4 dan atau 1.2 dan/atau 1.7 pada pasal ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. atau 1. dan biaya).8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.

. . Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Pasal 38 1. 2. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini......... Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu....5. …………. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.. 2.. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan. PT.1. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa.27 ... Jakarta.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu)... maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara....

Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.. wib s/d selesai Tempat : .....1.. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.. 2. ….. Pasal 25 Ayat 4.....1 Bab I Pasal 4 4.3 16..2 1 .... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...1 6....Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.. 2010 Tanggal : ... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah. hari kalender........ pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.28 PT..Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : .5. Pasal 4 ayat 1 3.. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No...... 6.. 1.. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 29 ayat 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Ciptanusa Buana Sentosa .. 9.1 10. 21. 2010 Jam : ….. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. .. cukup jelas...tanggal ……. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3.2 31.. 2010. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. wib.. . Jam . Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .1 Pembukaan Penawaran.1... 2010..Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.29 PT.

Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. Surat jaminan penawaran. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan.. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. 8...... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman...……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth.. 4..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.. kapasitas.… (…………………) hari kalender.... 2. 1 . bersama ini kami lampirkan : 1.. dengan jangka waktu pelaksanaan .... Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 3..... Penawaran ini berlaku selama …. Jenis. tenaga kerja.. Sesuai dengan persyaratan yang diminta. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... Ciptanusa Buana Sentosa ... terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. 5..... …. peralatan. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. …………………. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman........(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara)... dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .. 6..30 PT.. 7. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).1. Analisa Harga Satuan.. sebesar Rp. Daftar Kuantitas dan Harga.. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.. Jadwal Waktu Pelaksanaan. komposisi dan jumlah peralatan 9.. (diisi sesuai nama paket pekerjaan).

materai Rp.31 PT. Tanda tangan. Ciptanusa Buana Sentosa . cap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .1. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.

materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. Nama Jabatan : …………………..) 1 . Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Ciptanusa Buana Sentosa . : Direktur Utama CV/PT …………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….32 PT. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). ………………. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini.. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. cap. ………………….. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal ………….1.(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya.. PERSYARATAN ADMINISTRASI B.

a. Ciptanusa Buana Sentosa . Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. 7) Spesifikasi Teknis. f. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Hari adalah hari kalender. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian.33 PT. KETENTUAN UMUM 1. e. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. bulan adalah bulan kalender. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 1 .1. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. d. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 8) Gambar-gambar. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. DEFINISI 1. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. g. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3) Surat Penawaran. Nama. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada).1. c.

b. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. Surat Perjanjian.1.1. Daftar Kuantitas dan Harga. 1 . d. n. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. ASAL JASA 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. j. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. m. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. i. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 2. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. e. k. h. f. Syarat-Syarat Umum Kontrak.2. Spesifikasi Teknis. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Surat Penawaran.34 PT. Gambar-gambar. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PENERAPAN 2. i. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa.1. j. g. 2. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. c. l. PERSYARATAN ADMINISTRASI h.

Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. JAMINAN 6. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan.1. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. 5. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 7. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. 1 .3. hak cipta dan merek. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 6. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. 6.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 4. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6.1. HAK PATEN. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.2. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.35 PT. HAK CIPTA DAN MEREK 5.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten.1.

1. Ganti rugi 1). dengan Berita Acara Pemeriksaan. 7). 6). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. 9.2. sebesar 25% dari nilai kontrak. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.3. 1 . Pembayaran Termijn ke-4. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.1. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 65% dari nilai kontrak. 3). apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Pembayaran Termijn ke-3. PEMBAYARAN 8. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. 9. 5).1. HARGA DAN SUMBER DANA 9. 4). PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). Pembayaran Termijn ke-1. dengan Berita Acara Pemeriksaan.36 PT. Cara Pembayaran a. 3). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%.2. pembayaran retensi sebesar 5%. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. dan pajak. sebesar 95% dari nilai kontrak. 2). b. 8. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. 2).2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 8. Pembayaran Termijn ke-2. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Ciptanusa Buana Sentosa .

1. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. 13. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. ditindaklanjuti 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.2. 14. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .1. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.1. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. c.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. 13. b. 11. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.1.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 14.3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.2. DELEGASI 12.1.2. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. 12. 11. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 14.1. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10.

15. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 15.38 PT. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4.2. 16. 1 . 16.2. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.2. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 15. jika dinilai wajar.3. 16. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. 15.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan.4. 14. 15.6. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.1.5.7. 15. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 15. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga.3.

17.1. d.2. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. c. 18. AMANDEMEN KONTRAK 17. f. 18.39 PT. Melakukan perubahan kontrak. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. e. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. b. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. Mengenakan denda keterlambatan. Ciptanusa Buana Sentosa . Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. c. c. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. b. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18.2. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. 1 . d. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. b. tuntutan lainnya. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. h. c. Menangguhkan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak.1. Membayar ganti rugi. i.1. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. g. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. b.

kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. peralatan. atau Keteledoran. peralatan. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. b.40 PT. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. f. c. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 2). maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. sebagai akibat polusi. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali apabila : 1). instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). 19. g. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Resiko kecelakaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 19.2.1. instalasi. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. 2). dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. e.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. peralatan. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya.1. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. kematian. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan.3. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. Ciptanusa Buana Sentosa . dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. 19.

3. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. e. 21.6. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. 21. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan.41 PT. Jenis. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Catatan lain yang dianggap perlu. Untuk kelengkapan laporan.2.1. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. d. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. berisi : a. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 20. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . peralatan. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. 20. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. c.4.3.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. dan disetujui oleh direksi pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 21. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Tugas. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.2. f. CACAT MUTU 21. Ciptanusa Buana Sentosa . Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. 20. Laporan harian. 21. 20.4. b.1. 20. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. instalasi. 20.5. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .

2. 22.42 PT.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1.4. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 23.1 tidak diberlakukan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak.5. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 24. PENGAWASAN 23. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 21. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 22. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. maka Pasal 24.1. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. 22. 25. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.3.5.1. tentang kontrak kritis. KONTRAK KRITIS 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. 22.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. 24.

3). Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. 6). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. 25. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. Penanganan kontrak kritis a. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. 4). Pada setiap uji coba yang gagal.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 5). Ciptanusa Buana Sentosa . Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Kontrak dinyatakan kritis. 2). Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. 2). apabila : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Dalam SCM direksi pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 3). 4). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. b. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak).2. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. 1 . Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. b. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Kesepakatan tiga pihak 1).43 PT.

d. 1 . Yang digolongkan keadaan kahar. e. b.2. Pekerjaan tambah. b. Peperangan. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. Pemogokan. c. yaitu untuk : a. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. 27. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.1. Gangguan industri lainnya.44 PT.1. adalah : a. 26. 27. dan angin topan. 26. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. d. KEADAAN KAHAR 27. Perubahan desain. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. c. e. Kerusuhan. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. badai.4. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa.1. f. wabah penyakit. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. g. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak.3.3. Revolusi. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. gempa bumi. Ciptanusa Buana Sentosa . 27.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. 26. Bencana alam : banjir. tanah longsor. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 26. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. gunung meletus. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). Keadaan kahar.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. 27.4. Kebakaran.

RAPAT PELAKSANAAN 1 .2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 29. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. c. 27.2. dengan ketentuan : a.7. 28. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Apabila harus diperpanjang. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. PERINGATAN DINI 28. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. 27. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31.3. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.5. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. Bila terjadi keadaan kahar. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.45 PT. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Ciptanusa Buana Sentosa .1. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. 28.6. 28.1. Bila keadaan sudah pulih normal. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27.

Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5. 31. Ciptanusa Buana Sentosa . PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. yaitu : 1). maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.1. Direksi pekerjaan. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.1. 29. 30. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.46 PT.2.2. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 31.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan.1. 31. 31. 2). Dalam hal kontrak dihentikan. ITIKAD BAIK 30. 30.1.5. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. dalam hal ini : a. 1 . Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.4. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1.3. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. 3).2. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 31. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.

Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Kejadian dimaksud adalah : a. e.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 31. b.c.7. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. c.7.6). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Ciptanusa Buana Sentosa .a. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. di atas. Penyedia Barang/Jasa harus : a.. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. h.1. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Kejadian dimaksud adalah: a. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.6. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Sebagai akibat keadaan kahar. c. f. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. kewajiban. sampai g. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. b. d. sampai h.47 PT. g. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2. 31.7. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan.2. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. 1 . b.

Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. b. Di luar pengadilan..2. 36. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak.9. 31. Pengadilan. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. peralatan. kawat. 36. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. konsiliasi atau abritase di Indonesia.2. atau melalui pos. Semua bahan.6. pekerjaan sementara. 33.1.1.3. Korespondensi dapat dikirim langsung. selain pembayaran tersebut di atas. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. 35.48 PT. instalasi. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. 33. 35.5.2. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. telex. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 34.1. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. 32.. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. BAHASA DAN HUKUM 34. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. yaitu dengan cara musyawarah. Ciptanusa Buana Sentosa . Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. KORESPONDENSI 36. 33.8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. 1 . PERPAJAKAN 35. mediasi.1.1.1. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.

36. 38.2.3. 38. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. DENDA DAN GANTI RUGI 37.4.2. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.1. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan.3. 38. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.3. 37. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan.1.1. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).4. 38. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 37. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 37. 38.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 38. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 37.6. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.49 PT.

KETENTUAN KHUSUS 40.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. B. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut.2.1. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.8. kemampuan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.1. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 41. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. PENILAIAN PEKERJAAN 41. PERHITUNGAN AKHIR 39.50 PT. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.1. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.7. PERSONIL 40. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. 38. 40.1. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 41. 39. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. 42.2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. 42. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 1 .51 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. INSTRUKSI 44.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.1. 44. 43.1. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.1.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 44.2.

....... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ...... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ..................................................................... d. Nomor Fax : .. Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak......... ......... ) PEMBAYARAN 8.................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........................................... ( ) : .................................................... ...... ) 6........................... atau sebesar Rp........................ .. Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak....................... c.............................1.....1................ Ciptanusa Buana Sentosa .............1)...... : ...... .... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : .. DEFINISI 1.......(................................................. Nomor Telepon : ......................................1.................................................. KETENTUAN UMUM 1.............................................2........................ ........ ............................ : ....... 3.... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL.......... .. ( ................................................................... .................. Jabatan : ............................... JAMINAN 6..................... .... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A................ a........................) hari kalender : ......... 1 ............................................................ ( ......... Alamat : ......................... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak .52 PT.......... Nomor Fax : .................a...... ....... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2.... ....................... b........................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak........................... atau sebesar Rp.....1... Jabatan : .............................................................. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ..........................

PERSYARATAN ADMINISTRASI 8.. Ciptanusa Buana Sentosa .. 2).. 1 . dipotong uang muka secara proporsional. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .2.b..1.4. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini...1).. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi .. 4... 37...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. mulai tanggal 5... Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. b... a.53 PT. JADWAL PELAKSANAAN 22. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Pembayaran terakhir adalah. denda (bila ada). Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. s/d .1. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.3. pembayaran retensi sebesar 5%. 6. s) hari kalender. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa...1... PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.

Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .54 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.

maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.1. tahun Anggaran 2010. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .55 PT. …………. 6.

............................. ……………….. 6000........ : .......... Direktur/Direktris 1 .. ……………… PT/CV...........................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan.......................................................... Materai Rp...........56 PT.....................…..... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ....................................... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar................…………………………...........................................1................................................ : ...................................................................... : ............................................. : ........................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab................... 2............................................... : .... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar................................. ..................... Ciptanusa Buana Sentosa ........... . Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1...............................................................................

6. Tidak dalam pengawasan pengadilan b.. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c.000. dengan alamat ……………………. Dalam perusahaan ……………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.57 PT. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….1. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Ciptanusa Buana Sentosa .………………………………..(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Ciptanusa Buana Sentosa .58 PT.. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000.1..(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 ..………………………………. Hari……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .59 PT.……………………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. dalam perusahaan ………………………………………….000. dengan alamat …………………………………….. 6. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Hari …………… tanggal …………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

.... ….*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor………….. Prihal …………………………...………….. Pejabat Pembuat Komitmen ……………………………….. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1.…*) di ………………………......... Kami menjamin : a.............. Pejabat Pembuat Komitmen. peninjauan lapangan.. kami tidak akan meminta penggantian lapangan. s/d . klarifikasi dan negoisasi... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .......1.... Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………........... c....... rapat penjelasan.. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.60 PT. Ciptanusa Buana Sentosa ....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran... klarifikasi dan negoisasi........... 1 ...200….) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.. 3.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………..*) b...... tanggal………….. Kami setuju bahwa : a.... Kepada Yth.…………. b... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi. Lampiran : ……………………... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran....

.. materai Rp.(. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4...)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran...1........ cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .......) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.......61 PT. tanda tangan....... 6000.............. Nama Perusahaan (.. Ciptanusa Buana Sentosa .......Bertanggal................. Penawaran ini berlaku selama ..........

.............62 PT.................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : .. No........1..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........................... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ... Ciptanusa Buana Sentosa ...........

9. 10. 8. Nama Proyek : …………………………………… b. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. 3. Nama Proyek b. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . dsbnya) PT. Lokasi Proyek c. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 5. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. 4. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Posisi Penugasan : …………………………………… h. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Uraian Tugas : …………………………………… f.63 . Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan..…………(Tetap/Tidak Tetap) i. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Nama Perusahaan : …………………………………… e. 2. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek.1. a. dsbnya) : …………………………………… d.

..…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g... …………………………200….. (cap perusahaan dan tanda tangan) (..1.. ) Nama jelas (.. ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi.. 1 ...........…………(Tetap/Tidak Tetap) i..... Uraian Tugas : …………………………………… f....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. dsbnya ) dst. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….. Status kepegawain pada perusahan ini : …. Posisi Penugasan : …………………………………… h........ ………................ Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.........64 PT........ PERSYARATAN ADMINISTRASI d.......... Nama Perusahaan : …………………………………… e.. 11......... Ciptanusa Buana Sentosa .............

............................................65 PT................................ tahun ... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ...................................................... Ciptanusa Buana Sentosa .......... ......................... Telp / Hp Email : : : : ................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..............................................................tahun .............................................................. ................................................................................. 6..................... ) Nama jelas (...................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No................................................................ Untuk perusahaan .... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab................dengan posisi sebagai tenaga ahli ......................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.................................... …………………………200…....sampai dengan bulan................. ……….....................................................................000 (.......1..................... ) Nama jelas 1 . ( nama tenaga ahli ) ..................... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp......................... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.......

.....Bertanggal.............................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............ 6000............ ………200…...............1................................. materai Rp... Pejabat Pembuat Komitmen ............………...............*) di ...... Ciptanusa Buana Sentosa .............................Perihal diatas............... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp................ : .... dengan rincian terlampir.............. Nama Perusahaan (.......... Kepada Yth...................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN .. cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ......................66 PT........) sudah termasuk PPN 10%................... tanda tangan..............(...*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :.... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.. Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan .........) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa..... Nomor Lampiran : ..tanggal....................................

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . tidak pailit. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa.67 PT. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. 2. 4. disebutkan secara jelas no. 3. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).1. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1.

Tanggal. Tanggal : 3. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Nomor Akta : b. tahun : 6. Telepon No. Perusahaan PMA/PMDN a. Ciptanusa Buana Sentosa . Ijin Usaha dan Sertifikasi No.68 PT. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Nama Perusahaan 2. Nomor Surat Ijin : b. Nomor Akta : b. DATA ADMINISTRASI 1. Nomor : b. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Fax.1. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Tanggal. bulanan. Alamat No. Tanggal : 4. Akte Pendirian Perusahaan a. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Tanggal. Nomor : b. Akte Perubahan Terakhir a. bulanan. tahun : 5. Tanggal : c. Umum 1. Nama Notaris : 2. Nomor Akta : b. Status Perusahaan 3. bulanan.

Komisaris (untuk PT) No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D.69 PT. DATA KEUANGAN 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. 3. 2. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Susunan Kepemilikan Saham No. Ciptanusa Buana Sentosa . Pajak-pajak 1. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ** ** Nama No. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. Nama No. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. KTP * Alamat Prosentase 2.1. PENGURUS PERUSAHAAN 1.

Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Rp.Piutang *) . Aktiva Tetap . Aktiva Lancar . Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Rp.Utang Dagang : . Rp.Peralatan dan Mesin : . Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . VI.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PASIVA I. Rp. IV.1. Rp. Rp. Rp.Utang Pajak : . 6.Bank . Utang Jangka Pendek .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.Inventaris : .70 PT.( d+e ) Rp. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. III. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Rp. AKTIVA NO.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.Persedian Barang . Jumlah (a) II.Kas . Rp. Rp. Rp.

…………. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. 6.71 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Apabila di kemudian hari.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PERSONALIA 1.1.72 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI F.

DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.1. Ciptanusa Buana Sentosa .73 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.

PERSYARATAN ADMINISTRASI I.74 PT./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .1. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.75 PT.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.. atau 4.. 3. 7.. Menandatangani Kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Sebagai itikad baik Jaminan ini.76 PT..(Uraian singkat Pekerjaan).(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. 6.. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas.. cap dan materai (Penjamin) 1 . wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. atau b.. 5. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran... Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4. BANK Tandatangan. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. kami peminjam. OIeh karena…….. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.1. 2. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

……………….. *) …………………. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….1. ……………. PT/CV. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan …………………………….77 PT. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth.. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Ciptanusa Buana Sentosa . kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .

3.1. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. 2.78 PT. 4.

SYARAT-SYARAT UMUM 2.1. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. mingguan.1. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.1. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. 2-1 PT. 2.I. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. serta berpengalaman. 2.1. BARANG CONTOH (SAMPLE) . sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.1. Kontraktor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2.3. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.

ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. 2.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .4. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian mutu beton .Pengujian kebocoran . 2. .5.1.1. 2-2 PT. misalnya : .Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 2-3 PT.6. 2.7. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .1.

maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. AM.10. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. Roman atau setara. Lemkra atau setara 3. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. 2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1.Gelaisi . polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.10. Ciptanusa Buana Sentosa . Ceramic tile yang digunakan ex.45 PT. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.1. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. Warna.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. 4. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan.10. 2 . harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. 2. Tile Adhesive yang digunakan ex.Summit atau setara.

● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.46 PT. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. ● Kelebihan air semen. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. 5. 2. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata.10. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. Ciptanusa Buana Sentosa . bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. residu. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Bidang ubin harus rata. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat.3. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. 2 . ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.

. Lionmesh atau setara.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.2. Ciptanusa Buana Sentosa .Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete.47 PT.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . 4. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. . Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.3 Portland Cement .

Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. Ciptanusa Buana Sentosa . permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont.48 PT. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.10. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton.4. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. Lingkup Pekerjaan . 2.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. tenaga. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. 2 . PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.000 impuls/menit.2. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran.

2 . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. NI-8 dan PUBI 1982 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Screed harus dibasahi selama 7 hari.49 PT. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. SI-81 dan ASTM . Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. Bahan-bahan .Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. . SII-0013-81. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Sebelum lantai screed dilakukan. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

10. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. membersihkan lantai batu granite. perletakan dan penampilan. 4.5. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 1. AM. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Perekat yang digunakan ex. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . atas persetujuan perancang. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.50 PT. Lemkra atau setara 2. Tebal. ukuran dan pola sesuai gambar. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Import.

2 . Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.11. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.11. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.3. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. 2.11. 2. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.11. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. PEKERJAAN RAILING 2. kayu). impra atau setara.51 PT. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. yang dibentuk sesuai gambar rencana. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing.2. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. ● Finishing melamin ex.

daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. menggunakan ex. dak teras. 2 . LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. ASTME. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. BAHAN 1. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. dan Liquid Waterproofing ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. mencakup seluruh bagian pelat atap. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. 2. digunakan Liquid Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. b.Sika atau setara. c. 2. Sika atau setara. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar.3. Ground Reservoir. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.12. seperti pada toilet. Bahan a.12. ASTM 828. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan.2. 2. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam.1. baik mengenai komposisi.12. TAPP I 803 dan 407. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. PEKERJAAN WATERPROOFING 2.12.52 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa . kering dan bersih. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor.12.5.12. ● Peil dan ukuran harus sesuai. 2 . Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tertutup tidak lembab. baik sebelum atau selama pelaksanaan. pecah dan cacat lainnya.53 PT. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. 2. 2. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.4. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material.

kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu.50 mm lengkap dengan primer. 3. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. spesifikasi dan lainnya. 2. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar.54 PT. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. ● Waterproofing untuk atap. tebal 1. 2 . screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .50 mm lengkap dengan primer. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Keputusan bahan jenis. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. kecuali bahan disediakan oleh proyek. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. baik teknis maupun administratif. 6. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. pecah dan cacat lainnya. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. 2 . ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor.55 PT. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. 5. Pemborong dan Tanggung jawabnya. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. terhadap kemungkinan pergeseran. 7. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. warna. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan.

2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.56 PT.

KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . 2.13. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN KHUSUS 2. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.13.1.57 PT. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.

26. 2. seluruh toilet. M/E Room. Janitor. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.2. 30. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .AR.13 untuk tanaman : Ex. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. tempat wudhu. Tempat Sampah.BQ.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.58 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. .Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.13N untuk Tempat Wudhu. dapur.13V7N untuk Dapur/Pantry T.13. M/E Room T. 1BN : Setiap WC. 23. Lingkup Pekerjaan .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Finishing Al. halus. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. 3.62 PT. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. • • • 2 . Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Ciptanusa Buana Sentosa . Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana.

maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Setelah permukaan tanah cukup rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.65 PT. Kemudian baru disusun paving block. maka Pemborong harus segera 2 . Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata.14. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.14. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. ditaburi pasir halus dan diratakan. ● ● ● ● 4.

Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. PEKERJAAN LOGAM 2. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . anti korosi. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. sesuai standar SII. pipa bulat.1. brachets.66 PT. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. anti susut.15. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .15. pipa kotak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. tidak bergas. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan-bahan Pelat.Black Steel (Interior) – cat duco 4. 2. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.

dibatasi seminimal mungkin.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . harus rata dan rapat 5. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan.67 PT. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

1 Contoh bahan dan Data Teknis. Cisangkan 2 . PROSEDUR UMUM 2.3. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli.3. Kunci e. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d.68 PT. 3.16. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. pasir. 2. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Material b. 2. split. Produksi setara dgn 4. Tebal d. b. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. serta pemadatan tanah urug. sirtu.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. Profil dan ukuran c. PERKERASAN JALAN.1. 2. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. BAHAN -BAHAN 3. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.2. Ciptanusa Buana Sentosa .3 Pengiriman dan Penyimpanan. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.

b.3 . yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.2 . yaitu : a. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. d. Lapisan Dasar Jalan a. Sebelum mulai pekerjaan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. tanggul a. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.1 . Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.1. d. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.1.1. 2 . Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. b.69 PT.1.5 ton b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. c. 4. 4.4 Contoh bahan a.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. c. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. Bingkai (Kansteen). Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.

6 – 2 ton) g. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain.2 . Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. 4. 5. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh.1.2. b.PEMASANGAN 4. bentuk pola. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. SYARAT PEMELIHARAAN a. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. d. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.2. c. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus.70 PT. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus.2. e.3 – 0. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Sambil disapu. Pasir a. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator.5 m2 dengan sentrifugal 1. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Cara Pemasangan a. 2 . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. start pemasangan. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. f.

1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). Kemudian tanah digemburkan b. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. Ciptanusa Buana Sentosa . pekerjaan penanaman 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger.2 Sebelum memulai pekerjaan. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. 2 . Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2.3 Semua bahan sebelum dipasang. PEKERJAAN LANSEKAP 1. bahan bahan. puing bangunan. harus bersih dari kotoran. sisa akar tanaman dan tanaman liar. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3.17.71 PT. PROSEDUR UMUM 2. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. 2. Uraian macam pekerjaan: 1. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. arsitek M&E dan lainnya.

Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman.3. kerikil. d. 3. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. 3. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari.2 PEKERJAAN TANAH a. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. c. Ciptanusa Buana Sentosa . Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. Pekerjaan Persiapan . 3. Pembentukan tanah. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. melihat bentuk / form dari tanaman. tanaman harus bebas dari penyakit.72 PT. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. leveling tanah mengikuti gambar rencana. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 .

PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. alat penggembur tanah . Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.5.Penyediaan pupuk . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Pekerjaan Persiapan . ember.5 – 8. PH yang baik adalah sekitar 4. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.2. 3.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.Setelah pekerjaan penanaman selesai. Periksa PH tanah. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. 2 .3. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. .73 PT. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . . Ciptanusa Buana Sentosa . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Penyediaan bibit b.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Steger tanaman .Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.

2 .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. Kedua bahan dicampur merata.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Untuk meratakan permukaan.Seluruh areal yang akan ditanami rumput. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . puing dan rumput liar .3. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.3.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.74 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Jarak tanaman sesuai gambar . Petunjuk Penanaman . Pengolahan Tanah .Areal bebas dari sampah.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Dalam proses pertumbuhan rumput. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Setelah selesai penanaman.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . . Cara Penanaman Rumput . b. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon. . c. Pelaksanaan Penanaman .Secara umum.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . . . 3. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .

Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .75 PT.Penyiraman dilakukan dengan air bersih. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.1 LINGKUP PEKERJAAN . 4. .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . . PENYIRAMAN . . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.3. .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Meliputi penyediaan tenaga.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. BAHAN DAN MATERIAL .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . PEMELIHARAAN 4. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .2.4.

.Digunakan pada rumput. Ciptanusa Buana Sentosa .Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . menyuburkan daun .6.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah . 4. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). hindari jangan sampai merusak akar . kambing.7.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Pemangkasan dilakukan setiap bulan . dengan cara ditabur sesuai dosis .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . b. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. 4.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. kemudian disiram dengan air secukupnya.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . Pupuk Kandang . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. Pupuk yang mengandung unsur P. c.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . PEMUPUKAN .Terdiri dari kotoran ayam. PEMANGKASAN .5.Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. .K. PENYIANGAN . misal Urea . Pupuk yang mengandung unsur N.Untuk rumput. .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.76 PT.

3. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . Sarung tangan.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. antara lain adalah : Primise 200 SL.18. 2. sesuai dengan PP No. Drilling Master. 3. 2 . 3. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. 3. 6.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.77 PT. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). Safety shoes.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali. 3. 4. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. Power injector. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1.000. 7 Th. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. 1973.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2..1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. Basileum dll.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. Hand Sprayer. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun.

2.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. • 2. sistem pemasangan. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. ● Jarak rangka. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. sistem pemasangan. B. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. bahan-bahan. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. type-type assesoris. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). 3 -78 PT. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Cara.2 mm. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT.

3. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. lubang. 2. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. STANDAR/RUJUKAN a. Penyediaan cerucuk (sparing). PEKERJAAN PASANGAN 2. pasir. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. Contoh batu kali.2/3/8/10 b.B. 2-8 2-8 PT. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d.I 1971 c. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). sebelum dikirimkan kelokasi proyek. bahan-bahan. NI. ASTM 3. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. P. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.3.

kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. membongkar. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. 2-9 2-9 - PT. tidak pecah. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. c. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. b. Tempat Penyimpanan d.

kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. 2 . Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.10 2 . Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm.10 PT. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. l. g. h. i. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Ciptanusa Buana Sentosa . k. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. f. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan.

Ciptanusa Buana Sentosa . Pasir alam. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. b. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. Produk semen Gresik atau setaraf.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Portland Cement. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. • • c. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Merk yang dipilih harus dari satu produk. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. a. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Bila terjadi kerusakan. Pasir paduan.11 2 . 4. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. 2 .11 PT. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan.

2 . Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. d. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Pekerjaan timbunan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. Apabila dipandang perlu. 16 adalah 20% atau kurang. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. e. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. asam. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. 8 dapat naik sampai 20%. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak.12 2 . maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. Ciptanusa Buana Sentosa . Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Pasir yang digunakan harus halus.12 PT. bersih dari timbunan tanah liat.

diatas permukaan yang keras. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.4. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1.4.4.1. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. bersih.1.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. sesuai dengan PBI 1971. Ciptanusa Buana Sentosa .2. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.1. 2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. dalam 2. bebas dari bahan lain. PEKERJAAN DINDING 2. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4.1.4.

jika tidak ada ketentuan lain. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. 2. Janitor. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. toilet. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar.80 m diatas permukaan lantai finish. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. Wudhu. − Pembakaran matang − Warna merah merata. dsb. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. − Permukaan rata. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). WC. ● Untuk dinding tembok toilet. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik.Sesuai dengan pasal 81 dari A. 2 . 3. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. dsb. R. 1984. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. Ciptanusa Buana Sentosa . − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm.14 PT.V.

Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 5. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. selama waktu-waktu hujan lebat. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 7. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.5 cm. 4. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. Ciptanusa Buana Sentosa . 8.15 PT. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat.5 cm dan dalam 0. karat dan debu bangunan. 6. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 9. 2 . plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari.

PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Cat tembok yang digunakan ex.4. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian.1. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. bidang-bidang pasangan bata.1. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.2. 2. Bahan ● ● Portland semen. kecuali disebut lain dalam gambar.1. Jenis P.4. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. kolom. Jenis P. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .16 PT. dan ex. ● • ● ● ● 2 . pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.2.2.2 (plesteran trasraam).

dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.harus dibersihkan. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. hingga merupakan permukaan yang rata. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. tidak boleh ada retak. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. yang menjadi kotor dalam 2 .17 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. lainnya. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. ● Untuk 4. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus.

Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali.4. atau setara. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. 2 . Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). ● Setelah pekerjaan praktis selesai. 2.18 PT. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Proses Pengecatan Pada Plesteran a.Gelaisi Summit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. b. lalu dikeringkan. PENYELESAIAN KERAMIK a. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2.2. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. ● Khusus untuk pemakaian / setara. Ciptanusa Buana Sentosa . Roman atau setara. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi.

● Kelebihan air semen. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. c. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. Lemkra atau setara. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai.19 PT. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. AM. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. d. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Bidang ubin harus rata. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. 2 . aduk terisi padat serta siku dan waterpass. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. Ciptanusa Buana Sentosa . residu. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata.

• D. C. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. Setelah dinding rata. Coating anti lumut ex. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. bening. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. diprofil atau disesuaikan dengan desain.20 ● ● PT. Ukuran. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. Lemkra atau setara. jenis batu. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. lokal dengan kualitas baik.3. B. sehigga menghasilkan permukaan yang rata.4. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. gloss. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. dan pola sesuai dengan gambar rencana. 2 . Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. AM.

4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu.4. 2. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. 4. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. AM. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. jenis batu. perletakan dan penampilan. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Lemkra atau setara. atas persetujuan perancang.warna. 1. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .21 PT. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite.2. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. 2 . 2. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.

● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan.1. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. material. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan.Pasal Pekerjaan Plesteran . pengiriman. Ciptanusa Buana Sentosa . material cat dan melamic dan sebagainya. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. pemasangan) untuk pekerja. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.3. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. penyimpanan. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.22 PT. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.5.Pasal Pekerjaan Keramik . penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.2.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan peralatan.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . kape.5.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. • Bagian yang terkait : .

serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.5. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan.4.5.23 PT. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. hubungan dengan dinding. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. plat beton lantai. - 2. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. ceiling. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. penguat-penguat yang dipakai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. material. pintu. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. 2.

5.5. 2. rapih. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. PEMASANGAN 1. harus terpasang dengan baik. kekokohan. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya.5. tebal = 16 mm 2. termasuk pada bagian atasnya (frame head).5. Ciptanusa Buana Sentosa .5. 2. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . dan ventilasi secukupnya.7.sehingga tidak merusak daun pintu.24 PT. terlindung.2. d. Setelah terpasang.7. e. BAHAN PARTISI a. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. kebenaran sistem. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. 3. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.6.7. BAHAN 2. 5. Penggunaan rangka. f. 2. b. lurus dan waterpass. tepat dan teliti.8. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. 4. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. bidang permukaan rangka partisi harus rata. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. kusen maupun alat-alat 2 .

8. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Stop kontak. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. 7. 2 . terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang.25 PT. saklar. Ciptanusa Buana Sentosa . 9. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung.

6. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). BAHAN A. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. Kelembaban (Moisture Contents) . Ciptanusa Buana Sentosa .Tidak ada getah. susut pinggir-pinggirnya. PEKERJAAN KAYU 2. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). B. mata kayu yang lepas atau mati.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. C.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kualitas . .Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.6. celah. 2 .6. .Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.2.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht.1. Jenis Kayu .26 PT.

Ukuran dan Toleransi . dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. dibor. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. 2. maka kayu ini dapat diterima.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. .Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. C. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. Susut (Mengkerut) Persiapan.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). B.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. atau jika tidak. mulus dan keras yang dapat diterima. Ciptanusa Buana Sentosa .3. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Permukaan Luar . Kayu kasar diketam. .6. PEKERJAAN KAYU A.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). . penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. . harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. 2 .27 PT. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat.

lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembuatan . bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. membuat lidah-lidah.28 PT. 2 . untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. lubang pasak. memahat. E. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. . menyetel (memasang).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. skrup-skrup. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot.

PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. ex lokal kelas AW atau setara. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. - - 2.4 mm.29 PT.7. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus.7. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. Ciptanusa Buana Sentosa .7. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.1. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. 2 . Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. lisplank dan talang.2. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa.yang ditentukan. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam.

Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. c. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. d. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik.30 PT. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. 2. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. Grace (type 3000) atau setara. b. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor.

c. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 2. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring.4. bahan-bahan. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. Bahan. d.31 PT. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.7. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana.

Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. 2 . UMUM 1.8. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. JENDELA. pengangkuran. pemasangan sampai diserahkan. KACA. Ciptanusa Buana Sentosa . Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana.32 PT. ● ● ● ● ● ● 3. 2.1. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. PEKERJAAN KUSEN.8. untuk mendapatkan kepastian. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. DAUN PINTU. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. 3. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pengelasan besi oleh ahlinya. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. karat dan cat lama yang terkelupas.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. 2. sehingga kilapnya akan lebih baik. 2 . Pengecatan Besi ● Kusen. pintu dan teralis besi dicat duco. atau menggunakan sikat saja. minyak. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan.

engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. jendela dan daun pintu dari alumunium. atau yang setara. 2. 2 . . PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . ● Perlengkapan seperti engsel. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Kaca ex. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. kunci. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. Asahimas.8. 2.37 PT. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.Kunci. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. 3. Pengerjaan ● Pintu-pintu. Bahan ● Kusen. handle. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.4. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela .

tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. - 7. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. 5.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. - 6. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan.38 PT. dikaleng.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. . kalau belum selesai sama sekali. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. atau kelihatan ada cacat. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. tidak boleh kering atau sudah mengeras. 2 . Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. Ciptanusa Buana Sentosa . dinding dan langit-langit telah selesai.

Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. noda atau percikan las. plesteran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan.8. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Sebelum pemasangan kaca.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . dengan kelonggaran sedikit.5. 2.39 PT. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. - 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .0 mm sebagai frame .9 mm . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● ● ● ● 2 . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. flush bolt.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .Flashing dari plat baja 0. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Lion Metal. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.40 PT.Plat Baja 3.Angker Baja 1.2.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Plat Baja 1.00 mm sebagai frame .3 mm .6 mm . ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. atau yang setara. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa .44 PT. 2 . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. diampelas sehingga rata dan halus. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

2.2. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. - - - 2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi.2. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.2. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. atau seperti yang tertera dalam gambar. Ciptanusa Buana Sentosa - . dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan.1. dalamnya. 2-4 PT. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. menebang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. diikat sekeliling batangnya. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. Sebelum memulai penggalian.

Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. 5. 6. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. 2. mata air atau lain-lain sebab. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. dari parit. dengan jalan memompa. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. 3. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. banjir. 2-5 PT. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. tapi harus segera setelah galian disetujui. menimba. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. Ciptanusa Buana Sentosa . memulai tahap pembangunan berikutnya. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. 4. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan.

Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Daerah tapak bangunan. Dalam hal pengurugan. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. - - 2-6 PT. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kayu-kayu. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. 2. - 3. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu.2. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

5. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Ciptanusa Buana Sentosa . kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. septic-tank.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. - 2-7 PT. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful