SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. 11. Peserta Lelang. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. 6.1. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. 13. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 2. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. teknis. 5. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 10. Surat Jaminan. Pelelangan Umum. 4. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. 12. 14. 7. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. 8. Sistem Gugur. Bukti Otentik. Metoda Satu Sampul. 9. Pascakualifikasi. 3. Sistem Nilai (Scoring System). Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa. Panitia / Panitia Pengadaan. penawaran dinyatakan gugur. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1.

adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. 16. Ciptanusa Buana Sentosa . 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. korupsi.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. 2. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya.1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Fakta Integritas.

3 1. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran.1.2 1.9 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. dalam menyiapkan penawaran mereka. 3. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. UMUM 1.1 Nama Paket 1. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.6 1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.5 1. 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . : 2.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. 3.4 1. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.

dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian.Jakarta Pusat Catatan : .6 2.2 2. 1-4 PT. 3.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. 3. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.5 2. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. s/d . s/d …. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.1 Pendaftaran Pelelangan. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Hari : Hari kerja Tanggal : . Terbuka dan Bersaing. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. Merdeka Selatan .SIUJK Asli. Merdeka Selatan . tidak akan dilayani. 2010 Jam : …. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi...3 2..4 2. wib. kecuali hari Jum’at hingga jam …. .. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Sertifikat ISO 9001:2000.s/d….. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. dengan rincian sebagai berikut: 3..Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.. Efektif.000. 6... Ciptanusa Buana Sentosa . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. tidak akan dilayani. kecuali hari Jum’at hingga jam ….-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.s/d … 2010 Jam : …. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.membawa SBU Asli. Akte Pendirian Perusahaan.

.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : .. 2010 Jam : . 2010 Jam : . 2010 Jam : .5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : ..Jakarta Pusat Catatan : ....5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : ... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3... 4. Merdeka Selatan ...... RAPAT PENJELASAN UMUM 4.diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini.Jakarta Pusat Catatan : ... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 2010 Jam : . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. 4.. Merdeka Selatan ...1.. Merdeka Selatan .. 2010 Jam : . 1-5 PT.. s/d .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.. Ciptanusa Buana Sentosa .... s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3....Jakarta Pusat 4...2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4.. 3.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .. s/d .

peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 10. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Pengalaman. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. 3.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. 8.1. 13. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . Memiliki sumber daya manusia. 5. 12. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). 6. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. tidak pailit. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. Tidak dalam pengawasan pengadilan. 11. 9. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). modal. Tidak masuk dalam daftar hitam. dan laporan bulanan PPN. Memiliki keahlian. 7. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. 4. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 2. sewaktu-waktu dibutuhkan.

Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 4.1. 3. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 1-7 PT. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.1 Surat Penawaran.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. 2. 3. 2.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.2 Jaminan Penawaran Asli 2.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bea-bea. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. Ciptanusa Buana Sentosa . HARGA PENAWARAN 3. 2. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. 2.4 4. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. 3.3 3.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan.1 3. 2.

7 6. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.5 6. 7. 7. 6.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.4 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 7.000.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. 7.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.2 6.1. 1-9 PT. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. harus distempel dengan Materai Rp. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. maka asli yang berlaku. 6.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan. BENTUK PENAWARAN 6. 7. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.3 6. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa .dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5.

8 Tidak bertanggal.3. baik dengan angka maupun dengan huruf. tahun. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. hari.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul.2. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. dan cap perusahaan. b).10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.10 PT.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. 7. 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.-). Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. 8.11 Terdapat coretan. bulan. 6. 8. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa . 7.000. 7.1. tahun dan jam pemasukan). bulan. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 7. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. tanggal. berukuran F4 (folio). c). yaitu: a).

Gambar 1. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. 9.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan...Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan..... 9. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9..4.. 1 ..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos... Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia... (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.1. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)...11 PT.... sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ..1 Setelah butir 8. Ciptanusa Buana Sentosa . disesuaikan kode kotak penawaran. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. 3. serta dinyatakan gugur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3. 2. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. 4. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Pasal 13 1. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara.15 PT. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. 2. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Pasal 11 1. dengan membuat berita acara. 2. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat.1. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan.

1 . 12. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.16 PT. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. 8. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 4. Sebelum penawaran dibuka. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 5. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. 11. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). 3. 7. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. 14. 10. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 13.1. 6. 9. Ciptanusa Buana Sentosa . hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 2. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang.

Ciptanusa Buana Sentosa . 1. Pasal 21 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. sampai keputusan pemenang diumumkan. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. 2. 3. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. 3.17 PT. sesuai ketentuan yang berlaku. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 2 1 . 2.1.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. Pasal 20 1. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. 2. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1.

2. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. dan Teknis memakai sistem nilai. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. 2. Pasal 23 1.1. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1.18 PT. 3. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. sampai keputusan pemenang diumumkan. kemampuan keuangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Ciptanusa Buana Sentosa .

Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.1.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. Bila DB < 0.5 X diberikan nilai 0 2.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.2.1. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.19 PT. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. a. Penilaian .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.2 N 2. Ciptanusa Buana Sentosa . PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.3. Bila DB ≥ 0. 2. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1 X b.5. 1 .

20 PT.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan.1. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri.3. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. Pengaalaman Pekerjaan (0. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0.5 X mendapat nilai 0) 3. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. dan alamat Gudang peralatan. c. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. c. 3. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum.1. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. b. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. Sebagai kontraktor utama. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. 0. minimal 1 buah Fibrator pengecoran.2.2 m3. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera.2. minimal 2 buah Stamper. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 buah Pompa Air. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. b. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation.

Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 orang b. 2. minimal 1 orang f. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 orang c. minimal 1 orang d. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun .3. 4. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian.21 PT. Memiliki tenaga S-1 Teknik. hanya disertai bukti otentik ijazah. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun .1. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. 1 . dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. minimal 6 orang e. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Personil yang harus dimiliki adalah : a. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

kualifikasi. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 5. ayat 2. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini .1. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran.22 PT. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. evaluasi. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. 4. Untuk menunjang pemeriksaan. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. 8. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . 3. ayat 3. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 2. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. dan kepada perusahaan tersebut. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik.

Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. 2. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. 3. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Ciptanusa Buana Sentosa .23 PT. Pasal 31 1.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. 2. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau 1 . Klarifikasi/verikasi.1 Menyetujui usulan panitia 2. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 2. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan.1. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Berdasarkan hasil Evaluasi.

5. 1 .4.3. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. 2. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. 2. 6. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. 3.1. 3.24 PT. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 4. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Dalam hal usulan panitia disetujui. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima.

2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. atau 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa.25 PT. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. 3. 4. 3. Pasal 36 1. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. atau 1. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau 1. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa.

5. 2. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).3 dan atau 1.5.4.4. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. teknis.2 dan/atau 1.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. 2. maka : 2.3.3. 1 .1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). atau 1. 2.7 pada pasal ini. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. 2. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.3.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.dan 3 terbukti benar. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.2. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.4. teknis dan harga).1 dan/atau 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.4 dan atau 1.26 PT. atau 1.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.6 dan 1.1. atau 1.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. dan biaya). 2. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. atau 1. 2. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). 2. Ciptanusa Buana Sentosa . maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).2.1.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.

Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. 2. ... …………. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa... akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan... maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.. PT.. Jakarta.5. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini..1. Pasal 38 1.. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. 2. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa.... maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.27 ...........

yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman... Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. 1.3 16..... Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Ciptanusa Buana Sentosa .... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2. wib s/d selesai Tempat : . PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No..Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja........ Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.. 6.28 PT...1..... 2. …. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5....5...1 Bab I Pasal 4 4. Pasal 25 Ayat 4....... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah.. hari kalender..1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . Pasal 4 ayat 1 3.Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.2 1 .1 6.. 2010 Tanggal : .

Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal ….1. 21.tanggal ……. 9..29 PT. Jam . 2010 Jam : …. . pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. wib.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...2 31. 2010.1 10... Pasal 29 ayat 1. cukup jelas. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. .. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .... wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. 2010..1 Pembukaan Penawaran.

. 3... Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ... 5... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. 8... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. bersama ini kami lampirkan : 1... 1 . (diisi sesuai nama paket pekerjaan). asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. …... Analisa Harga Satuan. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan ... Surat jaminan penawaran. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan.. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.30 PT... Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.... (diisi dengan huruf terbilang yang jelas). 4. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. 2...(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). Jadwal Waktu Pelaksanaan.. 6. Penawaran ini berlaku selama …..1. sebesar Rp.. Daftar Kuantitas dan Harga.. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. 7. kapasitas....… (…………………) hari kalender.. Sesuai dengan persyaratan yang diminta.... …………………. Ciptanusa Buana Sentosa ..... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.. komposisi dan jumlah peralatan 9....... tenaga kerja. dengan jangka waktu pelaksanaan . Jenis. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman...……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. peralatan.

Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . cap. materai Rp. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. Tanda tangan. Ciptanusa Buana Sentosa .1.31 PT.

: (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). : Direktur Utama CV/PT ………….. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. cap.1.) 1 . BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. ………………….32 PT.. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan)..(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. Ciptanusa Buana Sentosa . Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. ………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI B..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nama Jabatan : …………………. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( ………………………….

d. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . KETENTUAN UMUM 1. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. a.1. b. f. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. e. 8) Gambar-gambar. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 7) Spesifikasi Teknis. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 3) Surat Penawaran. Nama. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 1 . DEFINISI 1.1. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. bulan adalah bulan kalender. g. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini.33 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. c. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. Hari adalah hari kalender. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.

dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Spesifikasi Teknis. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada).1. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Surat Penawaran. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Syarat-Syarat Umum Kontrak.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Daftar Kuantitas dan Harga. l. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. i. m. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).1. PENERAPAN 2. j. n. f. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. d. Surat Perjanjian. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. 3. i. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 1 . Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.1. j. h. Gambar-gambar. 2. k. g. 2. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa.34 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . b. ASAL JASA 3. e. c. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua.

1. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan.1. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 5.35 PT. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7.2. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7. 1 . Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. HAK PATEN. 4.1. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.1.1. JAMINAN 6. 6. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. hak cipta dan merek. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. HAK CIPTA DAN MEREK 5. 6.

setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. 9. 3). Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. 8.1. Ciptanusa Buana Sentosa . setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Pembayaran Termijn ke-1.1. 1 . Pembayaran Termijn ke-3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak.36 PT. Pembayaran Termijn ke-4. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. sebesar 65% dari nilai kontrak. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 4). Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). dengan Berita Acara Pemeriksaan. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 7). Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. 8. b. HARGA DAN SUMBER DANA 9. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 5). PEMBAYARAN 8. 9. Ganti rugi 1). Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 6).2. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.2. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. sebesar 95% dari nilai kontrak. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. pembayaran retensi sebesar 5%. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 3). dengan Berita Acara Pemeriksaan.1.2. 2). 2). Pembayaran Termijn ke-2. Cara Pembayaran a. sebesar 25% dari nilai kontrak. dan pajak.3. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

2. 11. 14. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.37 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .1.2. 14. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.1. b. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . ditindaklanjuti 1 . 11.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.1.1. DELEGASI 12. c. 13.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. 12. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. 14. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.3.2.

Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar.3.3. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. 15. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. 16. 15.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. 1 .1. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.1.38 PT.2. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.5.1. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. 15.4. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.2. 15. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. 14. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. 15. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. 16. 16. 15. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.7. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan.6. jika dinilai wajar. 15. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.

2.1.1. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. d. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. tuntutan lainnya. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. 1 . Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Ciptanusa Buana Sentosa . b. c. f. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. c.39 PT. 18. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. b. Mengenakan denda keterlambatan. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). h. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. b. 17. e. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.2. g. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. c. b. c. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Melakukan perubahan kontrak. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. i. 18. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak.1. Membayar ganti rugi. Menangguhkan pembayaran. d. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. AMANDEMEN KONTRAK 17.

Ciptanusa Buana Sentosa . atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. sebagai akibat polusi. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 19. instalasi. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. 19. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. g. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa.2.1. Resiko kecelakaan. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. atau Keteledoran. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. b. 2). instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1).3. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. 19. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan. c. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. e.40 PT. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. 2). gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. f. kecuali apabila : 1). kematian. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 .1.

d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Untuk kelengkapan laporan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak.41 PT. Catatan lain yang dianggap perlu. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.1.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. 21. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. 20. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan.2. f. instalasi. Tugas. 21. c. 21. Jenis. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.2. berisi : a. 20. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. 20. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. peralatan. Laporan harian. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. 20.4.5.1. e. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan.3. b.6. CACAT MUTU 21. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . dan disetujui oleh direksi pekerjaan. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20. 20.4. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.3. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 21. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20.1. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 .

Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1.5. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. tentang kontrak kritis. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. PENGAWASAN 23.1. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. KONTRAK KRITIS 1 . dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 23.1 tidak diberlakukan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. 22. 22.2. maka Pasal 24. 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. 21. 24. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 25. 22. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. 22. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.2. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.42 PT. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.1.4. 24. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.3.5.

25. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. 1 . 2). Ciptanusa Buana Sentosa . Pada setiap uji coba yang gagal. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Kontrak dinyatakan kritis. apabila : a. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua.1. b. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. 4). Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Penanganan kontrak kritis a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. 6). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.43 PT. Dalam SCM direksi pekerjaan. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. 5). 2). 3). 4). 3). maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. b. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. Kesepakatan tiga pihak 1).

Ciptanusa Buana Sentosa .1.4. 27. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. 26. Perubahan desain. badai. Yang digolongkan keadaan kahar. Pemogokan. yaitu untuk : a. b. gunung meletus. f.44 PT. c. 26. 26. KEADAAN KAHAR 27. e. c. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. dan angin topan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.3. e.1.2. 27. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Kerusuhan. 27. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. 1 . d. Pekerjaan tambah. tanah longsor. Peperangan. wabah penyakit. Bencana alam : banjir. adalah : a. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 27. Kebakaran. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. b. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Gangguan industri lainnya. gempa bumi. Keadaan kahar. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. g. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut.1. 26. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). Revolusi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. d.3.

Bila keadaan sudah pulih normal.2.1. 28.7. Ciptanusa Buana Sentosa . Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Apabila harus diperpanjang. 29. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.45 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. b.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.6. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. dengan ketentuan : a. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. 28. 27.5. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. c. 27. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. 28.1. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.3. PERINGATAN DINI 28. RAPAT PELAKSANAAN 1 . Bila terjadi keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.

31.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi.2. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Dalam hal kontrak dihentikan. Ciptanusa Buana Sentosa . Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. 2). 31. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. b. 30. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31.2. Direksi pekerjaan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. 31. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.4.46 PT.1. 30. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. 31. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.5.5. dalam hal ini : a. ITIKAD BAIK 30. 1 . maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. yaitu : 1).1. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak.3. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29.1. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. 31.1.2. 29. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1. 3).

7. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa harus : a. c. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak.6. sampai g. f. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. c.6).a. 31. sampai h. di atas. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. 1 .2. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. e. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. kewajiban. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.47 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.7.c. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 31. Ciptanusa Buana Sentosa . atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.7. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Kejadian dimaksud adalah : a. Kejadian dimaksud adalah: a. Sebagai akibat keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. h. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. g. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. b. b. b. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.2. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut..1. d.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 35. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. 34.. atau melalui pos. Ciptanusa Buana Sentosa . telex. yaitu dengan cara musyawarah.9.1. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. Korespondensi dapat dikirim langsung. instalasi. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. 33. pekerjaan sementara. 35.5. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.6. b. Semua bahan.. BAHASA DAN HUKUM 34.1. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. selain pembayaran tersebut di atas. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. mediasi.8. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.2. KORESPONDENSI 36. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. 33. 33.2. kawat. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pengadilan. peralatan. Di luar pengadilan.1.1. konsiliasi atau abritase di Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak.48 PT. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. PERPAJAKAN 35. 1 . Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 32. 31. 36.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.2. 36.1.1.

SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 37. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. 37. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.4. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 38. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. 37. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.3. 38.49 PT. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.4.1. 38. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.5. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia.2.1. 36. 38. 37.6. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa.4. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 38.3.3. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 38. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. DENDA DAN GANTI RUGI 37. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.

KETENTUAN KHUSUS 40. 38. Ciptanusa Buana Sentosa .1.2. 41. B. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.1. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 40. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan.50 PT.7. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. PERHITUNGAN AKHIR 39. PENILAIAN PEKERJAAN 41. kemampuan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 39. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. PERSONIL 40.8. 41. 42.2.1. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.

43. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.1. 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. 44. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1.1. 42. Ciptanusa Buana Sentosa . INSTRUKSI 44. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.51 PT. 44. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak.2.

...................................... Nomor Fax : ..... ( ... .......... ) PEMBAYARAN 8...... Nomor Telepon : ............................ Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : .... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : .......................... Ciptanusa Buana Sentosa ....... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ..... Alamat : ......................... ................ JAMINAN 6.............. DEFINISI 1.............. Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................................................... .................... ( ...) hari kalender : .................. Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak................... a. KETENTUAN UMUM 1........ ............. ..........1..1). c.............. atau sebesar Rp............... ................................................................................. ....... 1 ................................. ...........................................52 PT.............................. Jabatan : ....... ..........................................................1..................................................................1........................... d....................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : .... : ......................... ...................... 3......................................................... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak............. Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak............1................. atau sebesar Rp.............. : ... Jabatan : .......................a.....(.................................. b.................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .. ( ) : ................... Nomor Fax : .................... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A...................................... ............... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2...........................2.. ) 6....................

. pembayaran retensi sebesar 5%.b. 37. s/d . dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak.. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.. Pembayaran terakhir adalah. 2).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4..1. a. denda (bila ada). berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. dipotong uang muka secara proporsional........2. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.1). Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. 6... 1 . s) hari kalender.1.53 PT. mulai tanggal 5.. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini... ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati...4...1.. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama..3.. JADWAL PELAKSANAAN 22..

1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .54 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.55 PT.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . …………. 6. tahun Anggaran 2010.1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.

............ : ........................................................................................ Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.. : ............. ………………...………………………….................................. Materai Rp.............. : ............................................................. Ciptanusa Buana Sentosa .............................................. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab........................... Direktur/Direktris 1 ..... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan................................... ……………… PT/CV............ Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.............................................................................................................................................. : ........…... 2...................... ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1............. Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.... 6000......................................................................56 PT.................. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ....... ...... : ......................................................................

57 PT.000.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. dengan alamat ……………………. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. Ciptanusa Buana Sentosa .………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. Dalam perusahaan …………………….1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.. 6.

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.1. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp..58 PT.. Hari……………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . 6.……………………………….. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….000.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

59 PT. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .000. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 6. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.1. dengan alamat …………………………………….……………………………………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun.. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . dalam perusahaan …………………………………………. Hari …………… tanggal ………….

... Kami setuju bahwa : a..………….. b..60 PT.......*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. rapat penjelasan.. s/d ...... Lampiran : …………………….... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.... …......) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor . Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………..... tanggal…………............ dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1....... Ciptanusa Buana Sentosa .......... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.. Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………..... peninjauan lapangan... Prihal …………………………..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Kepada Yth.... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………..... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.. kami tidak akan meminta penggantian lapangan. Kami menjamin : a. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.1.. 1 ..200…. klarifikasi dan negoisasi. 3..…*) di ……………………….....*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………....*) b...…………. klarifikasi dan negoisasi... Pejabat Pembuat Komitmen.... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.... c.. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen..

.. 6000.... tanda tangan... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .. materai Rp.......61 PT.......... Nama Perusahaan (...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4......) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.. Ciptanusa Buana Sentosa ........... Penawaran ini berlaku selama .........)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB......Bertanggal.(..1..................

PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ... Ciptanusa Buana Sentosa ...... No...................................1..........62 PT................. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.........

9. 7. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Uraian Tugas : …………………………………… f. 3. a. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1.63 . 6. 5. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . Lokasi Proyek c. Nama Perusahaan : …………………………………… e.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. 2. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. Lokasi Proyek : …………………………………… c. dsbnya) PT. Posisi Penugasan : …………………………………… h. dsbnya) : …………………………………… d. Nama Proyek b.. Nama Proyek : …………………………………… b. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan.1. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 8. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. 10. 4.

. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek...…………(Tetap/Tidak Tetap) i.…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab... Nama Perusahaan : …………………………………… e...... 11........... …………………………200….1.... PERSYARATAN ADMINISTRASI d... Posisi Penugasan : …………………………………… h..... 1 ... (cap perusahaan dan tanda tangan) (....... Ciptanusa Buana Sentosa .......... ) Nama jelas (... Status kepegawain pada perusahan ini : …..... Status Kepegawaian pada Perusahaan : …... Uraian Tugas : …………………………………… f... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan. dsbnya ) dst.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g..........................64 PT..... ………... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi......

..............................sampai dengan bulan....... …………………………200…...... Telp / Hp Email : : : : ..............................................................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ............................ ) Nama jelas (........... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ............ Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab................................................................................................... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp............... Untuk perusahaan ....... 6...................... ( nama tenaga ahli ) ..........................tahun .sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan................................................................................1.................... ............................. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan...................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. ..................................................... ) Nama jelas 1 ...................... Ciptanusa Buana Sentosa .....................000 (.................................. tahun .......... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No........... ………............................................65 PT...........................................

Nama Perusahaan (............................................. Pejabat Pembuat Komitmen ...............………............. dengan rincian terlampir............Bertanggal..............(..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...............................Perihal diatas.. Kepada Yth.................................................. Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab...................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN .......... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .............. bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp...tanggal.... tanda tangan....................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :..........1. Ciptanusa Buana Sentosa ...... ………200…..................... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan .. materai Rp..............................*) di .................. : ....66 PT..............) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.... 6000.......) sudah termasuk PPN 10%... Nomor Lampiran : .................

2. disebutkan secara jelas no.1. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. 3. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . tidak pailit. 4.67 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan.

SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. bulanan. Umum 1. Tanggal : 4. Nomor Akta : b. Nomor : b. Tanggal. Status Perusahaan 3. tahun : 6. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Nomor : b. Tanggal : 3. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Fax. Akte Perubahan Terakhir a. bulanan.68 PT. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Tanggal. Nomor Akta : b. Perusahaan PMA/PMDN a. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Ciptanusa Buana Sentosa . tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Nama Perusahaan 2. Nomor Akta : b. Tanggal. Alamat No. tahun : 5. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. bulanan. Tanggal : c. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Akte Pendirian Perusahaan a. Telepon No. Nama Notaris : 2.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nomor Surat Ijin : b. DATA ADMINISTRASI 1.

Pajak-pajak 1. Susunan Kepemilikan Saham No. PENGURUS PERUSAHAAN 1. DATA KEUANGAN 1. KTP * Alamat Prosentase 2. Ciptanusa Buana Sentosa .69 PT. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. ** ** Nama No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. 2. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Komisaris (untuk PT) No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. Nama No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. 3.

Jumlah (a) II. Rp.Piutang *) . Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) …………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp. Rp. Utang Jangka Pendek .( d+e ) Rp.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Rp. VI. Rp. Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Rp.Peralatan dan Mesin : .Utang Dagang : .Kas .Persedian Barang . Rp.Inventaris : .1. Aktiva Tetap .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Rp. IV. III. Rp.Bank . Ciptanusa Buana Sentosa . 6.70 PT. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. PASIVA I.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Utang Pajak : . AKTIVA NO. Rp. Rp. Aktiva Lancar .

6.1. …………. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Apabila di kemudian hari. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI E. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.71 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

72 PT. Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. DATA PERSONALIA 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

PERSYARATAN ADMINISTRASI G. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.73 PT.

1. PERSYARATAN ADMINISTRASI I./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .74 PT. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1.75 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….

wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. 6.76 PT. Menandatangani Kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.. OIeh karena……. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”)..(Uraian singkat Pekerjaan). Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran.. 2. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata..1... cap dan materai (Penjamin) 1 ..... 7. kami peminjam. 5.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. BANK Tandatangan.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. atau 4. atau b. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. 3..

PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih.1. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. PT/CV.. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. *) ………………….. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. ……………. ……………….77 PT. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth.. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .

5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 4.1.78 PT. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 3. 2.

2-1 PT. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2.1.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. mingguan.3. serta berpengalaman.I. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. 2. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.1.1. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.1. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. SYARAT-SYARAT UMUM 2. Kontraktor. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. 2. 2. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. BARANG CONTOH (SAMPLE) .

Pengujian kebocoran . misalnya : . 2.Pengujian mutu beton . . PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.5. 2-2 PT. 2. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.1.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) .Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.4.1. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.

material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.6. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2. 2-3 PT.1.

Tile Adhesive yang digunakan ex. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. 2. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya.2. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. Roman atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini.10. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. Warna. Lemkra atau setara 3.45 PT.1. Ceramic tile yang digunakan ex. 4.10. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). AM.Summit atau setara. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.10.Gelaisi . Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. 2 .

● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai.46 PT. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. 2. residu. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. ● Bidang ubin harus rata. 5. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. ● Kelebihan air semen. Ciptanusa Buana Sentosa . miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi.3. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.10. 2 . ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak.

Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.3 Portland Cement .47 PT. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Lionmesh atau setara. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . . Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.2. Ciptanusa Buana Sentosa .

● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. 2 . Lingkup Pekerjaan . Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. .000 impuls/menit. 2.48 PT. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran.10.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. tenaga.4. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.2. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.

. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. 2 . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. SI-81 dan ASTM . ● Screed harus dibasahi selama 7 hari.49 PT.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Bahan-bahan . ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. NI-8 dan PUBI 1982 3. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. ● Sebelum lantai screed dilakukan. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. SII-0013-81.

membersihkan lantai batu granite. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Perekat yang digunakan ex. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Import. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki.10.50 PT. 4.5. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. perletakan dan penampilan. atas persetujuan perancang. 2 . Tebal. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Lemkra atau setara 2. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 1. AM. ukuran dan pola sesuai gambar. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Ciptanusa Buana Sentosa . dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing.11. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana.3. 2 . ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. 2.11. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. yang dibentuk sesuai gambar rencana. PEKERJAAN RAILING 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.51 PT. ● Finishing melamin ex. kayu). ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.11.1. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. 2.2. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. impra atau setara. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana.11.

ASTME. mencakup seluruh bagian pelat atap. 2 .12. 2. BAHAN 1. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.52 PT. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. 2.1. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.3.12. c.2. Ground Reservoir. Sika atau setara. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan.12. dan Liquid Waterproofing ex. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. TAPP I 803 dan 407. 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. dak teras. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. ASTM 828. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. digunakan Liquid Waterproofing ex. Ciptanusa Buana Sentosa . b. seperti pada toilet. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. menggunakan ex. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex.Sika atau setara. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent.12. baik mengenai komposisi. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. Bahan a.

2. Ciptanusa Buana Sentosa .4. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung.12. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. pecah dan cacat lainnya. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. 2. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Tempat penyimpanan harus cukup. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. baik sebelum atau selama pelaksanaan. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kering dan bersih. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan.12. ● Peil dan ukuran harus sesuai. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.5. 2 . kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tertutup tidak lembab. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan.53 PT.

2 . tebal 1. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. 2. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.50 mm lengkap dengan primer. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.50 mm lengkap dengan primer. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Waterproofing untuk atap. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. spesifikasi dan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan.54 PT. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. tebal 1. 3.

Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. pecah dan cacat lainnya. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. ● Keputusan bahan jenis. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. 6. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. Pemborong dan Tanggung jawabnya. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. 7. warna. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. terhadap kemungkinan pergeseran. 2 . Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. baik teknis maupun administratif. kecuali bahan disediakan oleh proyek. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.55 PT. lecet permukaan atau kerusakan lainnya.

2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.56 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .

13. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN KHUSUS 2.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.13. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.57 PT.

26. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana.13. Ciptanusa Buana Sentosa . dapur.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 30.13 untuk tanaman : Ex. Janitor. M/E Room T.2.13N untuk Tempat Wudhu.58 PT.BQ. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. 2. 23. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. Lingkup Pekerjaan . MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. M/E Room.13V7N untuk Dapur/Pantry T.AR. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . tempat wudhu.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. . Tempat Sampah. seluruh toilet. 1BN : Setiap WC.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. 3. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. • • • 2 .62 PT. halus. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Finishing Al. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana.

Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Ciptanusa Buana Sentosa . Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. dipadatkan dengan stamper sampai rata.1. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2.65 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm.14. maka Pemborong harus segera 2 . Kemudian baru disusun paving block. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. ditaburi pasir halus dan diratakan. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Setelah permukaan tanah cukup rata. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. ● ● ● ● 4. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan.14. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan.

Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. 2 .

66 PT. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic.15. pipa bulat. tidak bergas. anti susut. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. brachets.15. PEKERJAAN LOGAM 2. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Bahan-bahan Pelat. sesuai standar SII.Black Steel (Interior) – cat duco 4. 2. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. pipa kotak. anti korosi. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1.1. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .

Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. 2 . Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan.67 PT. harus rata dan rapat 5. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. dibatasi seminimal mungkin.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Tebal d. Ciptanusa Buana Sentosa . sirtu. 2. split.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PROSEDUR UMUM 2. Kunci e. BAHAN -BAHAN 3. Profil dan ukuran c. Produksi setara dgn 4. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. PELAKSANAAN PEKERJAAN a.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.16. serta pemadatan tanah urug. b. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. Cisangkan 2 . pasir. 2. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. PERKERASAN JALAN.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.1 Contoh bahan dan Data Teknis.3. 3.2. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan.1. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.3.68 PT. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. Material b.

b. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. c.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang.5 ton b. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. yaitu : a. Bingkai (Kansteen).4 Contoh bahan a. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. 2 . b. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.1 .1.3 . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.69 PT.2 . Lapisan Dasar Jalan a. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.1. d.1. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. d. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. Ciptanusa Buana Sentosa . tanggul a. c. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.1. Sebelum mulai pekerjaan . 4. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. 4.

PEMASANGAN 4. 5. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. b. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk.2. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. Pasir a.70 PT. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. Cara Pemasangan a. bentuk pola. c.2 . Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm.2.6 – 2 ton) g. Sambil disapu. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. SYARAT PEMELIHARAAN a. e. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. start pemasangan. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . f. 2 . Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. Ciptanusa Buana Sentosa .1.3 – 0. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. 4. 4. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. d.2.5 m2 dengan sentrifugal 1.

17. Uraian macam pekerjaan: 1. arsitek M&E dan lainnya. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. 2 . Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. 2. Kemudian tanah digemburkan b. harus bersih dari kotoran. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. PEKERJAAN LANSEKAP 1. pekerjaan penanaman 4. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. puing bangunan. sisa akar tanaman dan tanaman liar.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.3 Semua bahan sebelum dipasang. PROSEDUR UMUM 2. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2 Sebelum memulai pekerjaan.71 PT. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). bahan bahan. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.

Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. c.1. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. tanaman harus bebas dari penyakit. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. 3. 3. melihat bentuk / form dari tanaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. Ciptanusa Buana Sentosa . dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. d.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . PEKERJAAN PENANAMAN POHON a.3. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Pembentukan tanah. Pekerjaan Persiapan . kerikil. 3.72 PT.2 PEKERJAAN TANAH a. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. leveling tanah mengikuti gambar rencana. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak.

Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya. PH yang baik adalah sekitar 4.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .5 – 8. .Setelah pekerjaan penanaman selesai. 2 . Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. 3. ember. Pekerjaan Persiapan . Periksa PH tanah. . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Steger tanaman .5. . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.3. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. Ciptanusa Buana Sentosa . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Penyediaan bibit b.Penyediaan pupuk .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.2.73 PT. alat penggembur tanah .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .

Pelaksanaan Penanaman .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . 2 . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Secara umum. Cara Penanaman Rumput .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.3.Untuk meratakan permukaan. Ciptanusa Buana Sentosa . .lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. 3. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.3. . .Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . . Petunjuk Penanaman .74 PT.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Areal bebas dari sampah.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Jarak tanaman sesuai gambar . Kedua bahan dicampur merata. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . puing dan rumput liar .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.Dalam proses pertumbuhan rumput.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. b. Pengolahan Tanah .Setelah selesai penanaman.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . c. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.

Meliputi penyediaan tenaga.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. PENYIRAMAN . 4. . PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .2.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . . Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.3. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.1 LINGKUP PEKERJAAN .Penyiraman dilakukan dengan air bersih.75 PT.4. BAHAN DAN MATERIAL .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. PEMELIHARAAN 4. .

Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. kemudian disiram dengan air secukupnya.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. Ciptanusa Buana Sentosa .Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .6. .Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . dengan cara ditabur sesuai dosis .Digunakan pada rumput. 4. .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. b.5. Pupuk yang mengandung unsur N.76 PT. kambing. misal Urea . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.7. .14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.Terdiri dari kotoran ayam.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0..Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .Untuk rumput.K.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. c.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. PEMANGKASAN .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . menyuburkan daun . Pupuk Kandang . Pupuk yang mengandung unsur P.Pemangkasan dilakukan setiap bulan . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. PEMUPUKAN .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. 4. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. PENYIANGAN . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. hindari jangan sampai merusak akar .

sesuai dengan PP No.. 3. 2 . Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). 7 Th. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. Ciptanusa Buana Sentosa . antara lain adalah : Primise 200 SL. Basileum dll. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. 3. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida.18.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. 3.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. 1973. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. 3. Hand Sprayer. Drilling Master. 2. Sarung tangan. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. 6. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Safety shoes.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 4. Power injector.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. 3.77 PT.000. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek.

Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. B. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. 3 -78 PT. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. bahan-bahan. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. sistem pemasangan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. type-type assesoris. ● Cara. ● Jarak rangka. sistem pemasangan.2 mm. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. • 2.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. 2.

Ciptanusa Buana Sentosa . 3 -79 PT. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan.

antara lain dan tidak terbatas pada : a. NI. pasir. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. bahan-bahan. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. 2. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. Contoh batu kali.I 1971 c. Ciptanusa Buana Sentosa . rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. PEKERJAAN PASANGAN 2. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f.3. 2-8 2-8 PT. ASTM 3. Penyediaan cerucuk (sparing). Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.3.2/3/8/10 b. P. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). STANDAR/RUJUKAN a.B. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. lubang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

c. tidak pecah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. b. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. membongkar. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Tempat Penyimpanan d. Ciptanusa Buana Sentosa . • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. 2-9 2-9 - PT. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.

Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j.10 2 . Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. 2 . i. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. k. g. h. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. f. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. l. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja.10 PT. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm.

PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Bila terjadi kerusakan. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. • • c. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. a. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. Pasir alam. Portland Cement. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas.11 PT. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. Produk semen Gresik atau setaraf. 2 . paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .11 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 4. Pasir paduan. Merk yang dipilih harus dari satu produk. b. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971.

Pasir yang digunakan harus halus. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. bersih dari timbunan tanah liat. d. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Pekerjaan timbunan. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO.12 PT. 16 adalah 20% atau kurang. Apabila dipandang perlu. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. 2 . Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. e. asam. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan.12 2 . • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. 8 dapat naik sampai 20%.

PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2.4. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. 2.3. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4.1.2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. bersih. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. Ciptanusa Buana Sentosa . hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.4.1. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.4.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. dalam 2. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sesuai dengan PBI 1971. diatas permukaan yang keras.1.4. bebas dari bahan lain. PEKERJAAN DINDING 2.1.

dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). dsb. − Permukaan rata. Janitor. 2 . ● Untuk dinding tembok toilet. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. dsb. − Pembakaran matang − Warna merah merata.Sesuai dengan pasal 81 dari A. jika tidak ada ketentuan lain. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. Wudhu. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.V. R. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. toilet. 2. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm.80 m diatas permukaan lantai finish. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. WC.14 PT. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. 3. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. 1984.

• Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 9. 4. 7. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. karat dan debu bangunan.15 PT. selama waktu-waktu hujan lebat. 5. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm.5 cm dan dalam 0. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. Ciptanusa Buana Sentosa . harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 8. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.5 cm. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. 6. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 2 .

2.2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Cat tembok yang digunakan ex. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.16 PT. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . dan ex.2.1. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. 2. Jenis P.1.1. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2. ● • ● ● ● 2 . dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. Ciptanusa Buana Sentosa .4. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. bidang-bidang pasangan bata.4. Bahan ● ● Portland semen.2 (plesteran trasraam). ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. kolom. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. kecuali disebut lain dalam gambar. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Jenis P.

Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. tidak boleh ada retak. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. hingga merupakan permukaan yang rata. lainnya.harus dibersihkan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering.17 PT. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. Ciptanusa Buana Sentosa . yang menjadi kotor dalam 2 . ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Untuk 4. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan.

Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. PENYELESAIAN KERAMIK a. 2. b. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. 2 . ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. lalu dikeringkan. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Roman atau setara.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya.2. ● Khusus untuk pemakaian / setara.2. Ceramic tile yang digunakan ex. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir.Gelaisi Summit.4. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). Ciptanusa Buana Sentosa .18 PT. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex.

● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. AM. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Lemkra atau setara. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. c. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. Ciptanusa Buana Sentosa . permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata.19 PT. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Kelebihan air semen. d. 2 . ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Bidang ubin harus rata. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. residu.

hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong.3.2. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir.4. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jenis batu. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. • D.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. B. Ciptanusa Buana Sentosa . Lemkra atau setara. diprofil atau disesuaikan dengan desain. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . Coating anti lumut ex. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. gloss. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. lokal dengan kualitas baik. Setelah dinding rata. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. AM. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap.20 ● ● PT. C. Ukuran. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. bening.

Lemkra atau setara. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite.21 PT. 1. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka.warna. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. AM.4. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. 2 . 4. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. jenis batu.4. perletakan dan penampilan. atas persetujuan perancang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran.2. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.

5. material.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan.Pasal Pekerjaan Keramik . pemasangan) untuk pekerja. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.Pasal Pekerjaan Plesteran .2. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. material cat dan melamic dan sebagainya.5. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan peralatan.22 PT.5. • Bagian yang terkait : . PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. pengiriman. Ciptanusa Buana Sentosa . kape.3. penyimpanan.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .

Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. material. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . pintu. plat beton lantai. ceiling.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.23 PT. hubungan dengan dinding. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. - 2. 2.5. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. Ciptanusa Buana Sentosa . • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. penguat-penguat yang dipakai. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.4. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela.

4.5. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja.5. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. BAHAN PARTISI a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.sehingga tidak merusak daun pintu. kusen maupun alat-alat 2 . terlindung. harus terpasang dengan baik. c.5. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .1. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. Setelah terpasang.6. BAHAN 2. Penggunaan rangka. PEMASANGAN 1. 3. tepat dan teliti.5. 2. 5. kekokohan. tebal = 16 mm 2. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. b.7.7. dan ventilasi secukupnya.7. d. kebenaran sistem. lurus dan waterpass. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. rapih. e. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. f. termasuk pada bagian atasnya (frame head).24 PT.2.8. 2.5. Ciptanusa Buana Sentosa . bidang permukaan rangka partisi harus rata.

9. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. 8. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Ciptanusa Buana Sentosa . 6.25 PT. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 2 . 7. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Stop kontak. saklar. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi.

LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). PEKERJAAN KAYU 2. 2 . Kualitas . alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht.6. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. mata kayu yang lepas atau mati. Ciptanusa Buana Sentosa . − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.26 PT. celah. .6.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud.6. Jenis Kayu . . BAHAN A. .Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. B.2.1.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. C. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kelembaban (Moisture Contents) .Tidak ada getah. susut pinggir-pinggirnya. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.

Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). dibor.6. . Kayu kasar diketam. Ukuran dan Toleransi . juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. Permukaan Luar .Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. . C. .27 PT. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Susut (Mengkerut) Persiapan. Ciptanusa Buana Sentosa .3. . Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. 2. .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . maka kayu ini dapat diterima. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. atau jika tidak. B. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. mulus dan keras yang dapat diterima. PEKERJAAN KAYU A.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .

. menyetel (memasang). 2 . skrup-skrup. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. E. lubang pasak. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. membuat lidah-lidah. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. Pembuatan . lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.28 PT. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. memahat. .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka.

● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. lisplank dan talang.1. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.7. ex lokal kelas AW atau setara.4 mm. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor.7.29 PT.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . - - 2.2. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.7. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. 2 . Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. Ciptanusa Buana Sentosa . Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. 2.yang ditentukan. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.3. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. d.30 PT. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. 2 . maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Grace (type 3000) atau setara. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. 2. b.

PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. c. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. 2 . d.31 PT. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. Bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. 2. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.7.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis).4.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. DAUN PINTU. untuk mendapatkan kepastian. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. pengangkuran. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan.8. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan.32 PT. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. pemasangan sampai diserahkan. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . KACA. UMUM 1. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. 2 .permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. JENDELA. ● ● ● ● ● ● 3.1. PEKERJAAN KUSEN.8.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. atau menggunakan sikat saja. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Pengecatan Besi ● Kusen.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. sehingga kilapnya akan lebih baik. minyak. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. 2. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. 3. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. karat dan cat lama yang terkelupas. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. pintu dan teralis besi dicat duco. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat.

kunci.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . 3.4. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Kaca ex. ● Perlengkapan seperti engsel. 2. Pengerjaan ● Pintu-pintu. Bahan ● Kusen.37 PT. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. . dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. jendela dan daun pintu dari alumunium. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. 2 . 2. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela .Kunci. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. atau yang setara. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating.8. Asahimas. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. handle.

Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. 5. dinding dan langit-langit telah selesai. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. - 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Ciptanusa Buana Sentosa . atau kelihatan ada cacat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. tidak boleh kering atau sudah mengeras. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima.38 PT. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. dikaleng. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. kalau belum selesai sama sekali. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . 2 . tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. - 6. . tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.8. dengan kelonggaran sedikit. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. - 2. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.39 PT.5. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. 2. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. noda atau percikan las. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . Sebelum pemasangan kaca. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. plesteran. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan.

dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.Plat Baja 3. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Flashing dari plat baja 0. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.00 mm sebagai frame . Lion Metal. atau yang setara.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Plat Baja 1. ● ● ● ● 2 . Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.3 mm .6 mm .40 PT. flush bolt.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. 3.2.0 mm sebagai frame .9 mm .Angker Baja 1. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

44 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. 2 . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. diampelas sehingga rata dan halus. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.

2.1. menebang. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. dalamnya. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. 2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. atau seperti yang tertera dalam gambar. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa - .2. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. Sebelum memulai penggalian.2. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. 2-4 PT. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. - - - 2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah.2. diikat sekeliling batangnya. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK.

tapi harus segera setelah galian disetujui. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. menimba. 2. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. 6. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. banjir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. dengan jalan memompa. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. 5. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. dari parit. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. memulai tahap pembangunan berikutnya. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. mata air atau lain-lain sebab. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. 3. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. 2-5 PT. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak.

Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . - 3. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kayu-kayu. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. - - 2-6 PT. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan.2. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.3. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Dalam hal pengurugan. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Daerah tapak bangunan. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap.

Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. septic-tank. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . - 2-7 PT. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful