SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Penyedia Barang/Jasa. Bukti Otentik.1. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Peserta Lelang. 7. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Pejabat Pembuat Komitmen. Metoda Satu Sampul. Pascakualifikasi. 9. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Surat Jaminan. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. Sistem Nilai (Scoring System). 8. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . 11. penawaran dinyatakan gugur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. 6. Pelelangan Umum. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. 14. 3. 10. 12. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. Panitia / Panitia Pengadaan. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . teknis. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 4. 13. 2. Sistem Gugur. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. 5.

Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. Surat Kuasa Direktur/Direksi.1. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. 1. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. Fakta Integritas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 16.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. korupsi. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. 2. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan.

6 1. 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. UMUM 1. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.2 1. : 2.9 2.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.1 Nama Paket 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. 3. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.3 1.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. 3. 3.4 1.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. dalam menyiapkan penawaran mereka. Ciptanusa Buana Sentosa .5 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.

Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. kecuali hari Jum’at hingga jam …. s/d …. Ciptanusa Buana Sentosa . .-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).1 Pendaftaran Pelelangan.6 2. Merdeka Selatan . Sertifikat ISO 9001:2000. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Hari : Hari kerja Tanggal : . Akte Pendirian Perusahaan.000... dengan rincian sebagai berikut: 3. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. kecuali hari Jum’at hingga jam ….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Efektif. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. tidak akan dilayani.s/d…. Merdeka Selatan . Hari : Hari Kerja Tanggal : ….Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.. wib.Jakarta Pusat Catatan : . 3. 2010 Jam : …. s/d . Terbuka dan Bersaing.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran.. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. tidak akan dilayani. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi.5 2.. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.1.s/d … 2010 Jam : …. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL...2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. 3. 6.3 2. 1-4 PT.SIUJK Asli. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.2 2. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum..membawa SBU Asli.4 2.

Merdeka Selatan .4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : .... 2010 Jam : . WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : ...3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.......diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .Jakarta Pusat Catatan : .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum...... 2010 Jam : . s/d .. 2010 Jam : ...5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat 4.diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. 4..2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4..1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini....1. s/d .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : . Merdeka Selatan ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. RAPAT PENJELASAN UMUM 4. 3. 2010 Jam : .Jakarta Pusat Catatan : . Merdeka Selatan .. 4. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas... Ciptanusa Buana Sentosa . 1-5 PT.. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 2010 Jam : .

5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. 4. tidak pailit. 11. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 5. 9.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 7. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengalaman. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Memiliki sumber daya manusia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. 10. 8. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Tidak masuk dalam daftar hitam.1. 12. Tidak dalam pengawasan pengadilan. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. sewaktu-waktu dibutuhkan. 4. 6. dan laporan bulanan PPN. modal. 3. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Memiliki keahlian. 13.

4. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan.1. 1-7 PT. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.

HARGA PENAWARAN 3. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. Ciptanusa Buana Sentosa . sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini.1. 3. 2.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.2 Jaminan Penawaran Asli 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. 2. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. 2. 2. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.1 3. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.3 3. 2. 2. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.4 4. Bea-bea.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. 3.1 Surat Penawaran.

kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. harus distempel dengan Materai Rp. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.5 6. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. 1-9 PT.7 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan.3 6. 7. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. 7. maka asli yang berlaku.1. BENTUK PENAWARAN 6. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.2 6.000.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 7.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. 7. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. 6. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.4 6. 7.

hari.11 Terdapat coretan. 7. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. berukuran F4 (folio). Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. bulan. 7. 7. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. c).10 PT.000.1. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 .3. tahun dan jam pemasukan). 7. tanggal. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. bulan. tahun. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. yaitu: a). baik dengan angka maupun dengan huruf.2. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. 6. Ciptanusa Buana Sentosa .8 Tidak bertanggal. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. 7. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. b). 8.-). dan cap perusahaan.

. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... 9..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan..3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.11 PT...4.. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).. 1 .Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9..1 Setelah butir 8. 9. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.1. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.. Gambar 1...... Ciptanusa Buana Sentosa .. disesuaikan kode kotak penawaran..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. serta dinyatakan gugur. Ciptanusa Buana Sentosa .1. 3. dengan membuat berita acara. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. 3. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Pasal 11 1. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka.15 PT. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Pasal 13 1. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. 2. 2. 4. 2.

Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebelum penawaran dibuka. 7. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. 12. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. 4. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 2.1. 3. 14. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 1 . Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. 10. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. 8. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 5. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. 6. 9. 11. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. 13. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan.16 PT.

maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. 2. Pasal 21 1. sampai keputusan pemenang diumumkan. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. 2 1 . Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. 2.17 PT. 3. 2.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. 3.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Pasal 20 1. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. sesuai ketentuan yang berlaku.

Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. 3. 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Pasal 23 1.18 PT. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. kemampuan keuangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. 2. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1.1. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . sampai keputusan pemenang diumumkan. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. dan Teknis memakai sistem nilai. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi.

Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 X b.19 PT. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. Bila DB < 0.2 N 2. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.2. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1. 1 . Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1.3. Ciptanusa Buana Sentosa . Penilaian .1.5. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.5 X diberikan nilai 0 2. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. Bila DB ≥ 0. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. 2. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1.

minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. PERSYARATAN ADMINISTRASI b.20 PT. b. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri.2 m3. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2. minimal 1 buah Fibrator pengecoran. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum.1. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. c. 4. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 2 buah Stamper. Pengaalaman Pekerjaan (0.1. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. 0. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . b. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti.3. minimal 1 buah Pompa Air. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebagai kontraktor utama.2. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. dan alamat Gudang peralatan. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. c.5 X mendapat nilai 0) 3.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum.

3. minimal 1 orang f. hanya disertai bukti otentik ijazah. minimal 1 orang c. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. minimal 6 orang e. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. 2. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. minimal 1 orang d. Memiliki tenaga S-1 Teknik. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. 4. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. minimal 1 orang b. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum.1. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Personil yang harus dimiliki adalah : a. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. 1 . dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum.21 PT. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan.

Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 5. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. 8. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini.22 PT. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Untuk menunjang pemeriksaan. 2. 6. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. dan kepada perusahaan tersebut. evaluasi. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). 7. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 .1. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . ayat 2. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. kualifikasi. ayat 3.

Klarifikasi/verikasi. 3. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. 2.2.1 Menyetujui usulan panitia 2. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. 4. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pasal 31 1.1. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini.23 PT. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. atau 1 . panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Ciptanusa Buana Sentosa . Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Berdasarkan hasil Evaluasi.

selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. 3. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam hal usulan panitia disetujui. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. 4. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5.3. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 1 . Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. 2. 2. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. 3.24 PT. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1.4.1.

atau 1 . Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. atau 1.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. Pasal 36 1. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. atau 1. 3. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.25 PT.1.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. 3. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). atau 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. 2.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. 4. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat).

Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. 1 .9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar.3.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN.3.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. 2. 2.6 dan 1. maka : 2. 2.3 dan atau 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN.3. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. atau 1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).4.2 dan/atau 1. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. Ciptanusa Buana Sentosa .7 Semua calon pemenang lelang urutan 1. teknis.4. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.26 PT. atau 1. 2. 2. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). atau 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).5.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.2. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.4. teknis dan harga). maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.5.7 pada pasal ini. 2.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). 2. atau 1. dan biaya).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. 2.2.dan 3 terbukti benar.4 dan atau 1.1 dan/atau 1.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.

. 2... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan..5... apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1.. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN...1.. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara.. . 2... Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu.. …………. Jakarta... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa..27 .. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.... 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. Pasal 38 1.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu)... PT.

. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5...... 2010 Tanggal : ..3 16.. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.. wib s/d selesai Tempat : ....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : . Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah.. 1. hari kalender..1. …..Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ..... Pasal 4 ayat 1 3..2 1 .. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.1 Bab I Pasal 4 4.. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa .... Pasal 25 Ayat 4. Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan...... pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing...... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.....5..28 PT..1 6..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 6..

. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . 9..Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.1 10..4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. Jam . 21..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3..1.1 Pembukaan Penawaran. 2010 Jam : …. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar.tanggal ……. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . wib.2 31.. Pasal 29 ayat 1.. 2010.. .. . Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….. Ciptanusa Buana Sentosa . cukup jelas. 2010. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.29 PT.

.... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29... bersama ini kami lampirkan : 1.. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan.... sebesar Rp... …………………... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut... …. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. kapasitas. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. peralatan. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. 5... Daftar Kuantitas dan Harga.....1....... Sesuai dengan persyaratan yang diminta. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. Surat jaminan penawaran. tenaga kerja. 4. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : .. Penawaran ini berlaku selama ….. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .. 8.. 7. Jenis. komposisi dan jumlah peralatan 9... dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan..... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 1 . Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 2. Analisa Harga Satuan.. 6. Ciptanusa Buana Sentosa . (diisi sesuai nama paket pekerjaan)......30 PT..... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………... 3. dengan jangka waktu pelaksanaan . asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.… (…………………) hari kalender. Jadwal Waktu Pelaksanaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.

cap. materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. Tanda tangan. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .31 PT.

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal …………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI B.. ……………….. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….) 1 . Nama Jabatan : ………………….32 PT.. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. …………………. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini.(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. cap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. : Direktur Utama CV/PT ………….. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………..

namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. e. Nama. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). DEFINISI 1. 1 . 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. KETENTUAN UMUM 1. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. d. 8) Gambar-gambar. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. bulan adalah bulan kalender. b.1. Hari adalah hari kalender.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3) Surat Penawaran. g. f. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.1.33 PT. 7) Spesifikasi Teknis. a. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. c. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.

Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. f.1. Syarat-Syarat Umum Kontrak. c. Surat Perjanjian. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). n.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.2. Ciptanusa Buana Sentosa . ASAL JASA 3. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Daftar Kuantitas dan Harga. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri.1. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. b. h. k. Gambar-gambar. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Surat Penawaran. l. i.1. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. 1 . d. i. m. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PENERAPAN 2. Spesifikasi Teknis. j. j. 2. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. g. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. e. 2.34 PT.

1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.1. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. JAMINAN 6.35 PT. 6. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 6. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. Ciptanusa Buana Sentosa . sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.2. 7. 5. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. 4. HAK CIPTA DAN MEREK 5.1. 6. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.3. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. HAK PATEN.1.1. hak cipta dan merek. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). 3). Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). dengan Berita Acara Pemeriksaan. dan pajak. HARGA DAN SUMBER DANA 9. pembayaran retensi sebesar 5%. PEMBAYARAN 8.2. 8. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 2). 8. Ganti rugi 1). Cara Pembayaran a.1. Pembayaran Termijn ke-3. 6). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. 9. 2). 1 . setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%.3. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. dengan Berita Acara Pemeriksaan. sebesar 65% dari nilai kontrak. 9.1. 7). Pembayaran Termijn ke-1. b. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. sebesar 95% dari nilai kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. Pembayaran Termijn ke-2. sebesar 25% dari nilai kontrak. 5). 3).1. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 4).36 PT. Pembayaran Termijn ke-4. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.2. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.

2. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. 14. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. 14. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. 14.37 PT. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.2.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . DELEGASI 12. c.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa .3. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10.1. 11.1.1.2. ditindaklanjuti 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. 11. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. 12. b. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. 13. 13.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14.4. 1 .2.4.5.1. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan.3.1.38 PT. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. 15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.1. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. 14. Ciptanusa Buana Sentosa . 15. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. 15. jika dinilai wajar.6. 16.7. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.3. 15. 16. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. 15.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. 15. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.2.2. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 16. 15. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan.

Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. i. Melakukan perubahan kontrak. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Mengenakan denda keterlambatan.1. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. 18. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . c. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. d. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. c.2. g. b. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. AMANDEMEN KONTRAK 17. c. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Memberikan instruksi sesuai Jadwal.1. Membayar ganti rugi. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. b. d. h. Menangguhkan pembayaran. b.39 PT. e. b. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. tuntutan lainnya. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a.1. 1 . f. 17. c. 18. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.

atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 19. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. peralatan. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2).40 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. atau Keteledoran.3. peralatan. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. c. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). instalasi. b. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kematian. peralatan. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. Resiko kecelakaan. g. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. e. f.2. 19. 19. Ciptanusa Buana Sentosa . keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19.1. kecuali apabila : 1). sebagai akibat polusi. 2).

Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20.4. CACAT MUTU 21. b.6. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. 20. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. f. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 21. e. 20. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. c. Tugas.2.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Jenis. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 21. 21.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. 20.1.3. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 21.2. Untuk kelengkapan laporan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. 20. Laporan harian. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 20. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . 20. instalasi. Catatan lain yang dianggap perlu. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .1. Ciptanusa Buana Sentosa .4. peralatan. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan.41 PT.5. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. d. berisi : a.

24.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa.5. 24. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 22. 22. 22. 21. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.1. tentang kontrak kritis. 25.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.1 tidak diberlakukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. KONTRAK KRITIS 1 . PENGAWASAN 23. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.42 PT. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22.3. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.1. maka Pasal 24.5. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24.1. 22. 22. 23. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa .4.

3).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan.43 PT. 1 . 5). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. 4). Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. 4). Ciptanusa Buana Sentosa . 3). apabila : a. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 2). Pada setiap uji coba yang gagal.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Kontrak dinyatakan kritis. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. b. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). 6). Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. b. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. 2). Penanganan kontrak kritis a. 25. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.2. Kesepakatan tiga pihak 1). Dalam SCM direksi pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa.1.

2. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. 27.4. c. Pekerjaan tambah. d. 26.4. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui.2. 27. Ciptanusa Buana Sentosa . Keadaan kahar. 26. Bencana alam : banjir. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. 27. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Revolusi. Gangguan industri lainnya. e. tanah longsor. 26. e. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. d. b. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 27. g. f. c. Kerusuhan. adalah : a. wabah penyakit. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. b. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. Peperangan. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. yaitu untuk : a.1. gempa bumi.3. Kebakaran.3. Yang digolongkan keadaan kahar.1. 26. Pemogokan. KEADAAN KAHAR 27. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. badai.44 PT. Perubahan desain.1. gunung meletus. dan angin topan. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). 1 .

Apabila harus diperpanjang. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.1. 28. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan.45 PT.6. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. 27. 28. c. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat.3. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.7. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.5.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27.2. 28. RAPAT PELAKSANAAN 1 . PERINGATAN DINI 28. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. 27. 29. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. b. dengan ketentuan : a. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Bila terjadi keadaan kahar. Bila keadaan sudah pulih normal. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.1. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.

Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. 30. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 29.46 PT. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.1. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi.1.3. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. 2). Ciptanusa Buana Sentosa .5. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan.2. Direksi pekerjaan. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. yaitu : 1). Dalam hal kontrak dihentikan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. 31. 3). ITIKAD BAIK 30. dalam hal ini : a.5. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. 31. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. 1 . Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 30.2. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. 31. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. b. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. 31. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.2. 31.1.1.4.

Sebagai akibat keadaan kahar. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. c. 31. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a.47 PT.7. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. sampai h. b. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.a. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. 1 .6).c. di atas. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.2. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. b. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.7.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. sampai g. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Kejadian dimaksud adalah : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa harus : a. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak.7. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. kewajiban. Kejadian dimaksud adalah: a. b. h. g. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12.1. d. e. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.6. f. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. c. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 31.

dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa.1. pekerjaan sementara. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. Di luar pengadilan. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. 34.9. 33. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. 33. yaitu dengan cara musyawarah. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. 36. peralatan.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.5. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. Pengadilan. KORESPONDENSI 36.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.3. Semua bahan. b.6. BAHASA DAN HUKUM 34. selain pembayaran tersebut di atas. 33.1.2. mediasi.2. konsiliasi atau abritase di Indonesia. 35. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Ciptanusa Buana Sentosa . 32. telex.. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. instalasi.8. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau melalui pos. 35.1. kawat. Korespondensi dapat dikirim langsung. PERPAJAKAN 35.1. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. 36..1.48 PT. 31. 1 .1. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran.

SERAH TERIMA PEKERJAAN 38.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.1. DENDA DAN GANTI RUGI 37.2.2. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 37. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 38. 37.4.6. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung.5. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.3. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan.1. 37. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).3. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 37. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan.49 PT. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.3. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38. 38. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 36.4. 38.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 1 . sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4.

39.1.2. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 42. Ciptanusa Buana Sentosa . 41. kemampuan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.8. PERSONIL 40. 38. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 .7. PENILAIAN PEKERJAAN 41. KETENTUAN KHUSUS 40.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. PERHITUNGAN AKHIR 39. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan.1.50 PT. 41. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. 40.1. B. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.2.

43. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.2.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.1. INSTRUKSI 44.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.2. 1 . Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. 44. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.51 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 42. 44. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.

.......................... d......... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A................ 3..... Nomor Telepon : .......................... ....................................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak...............1............................... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : .... atau sebesar Rp................ a.......... .................. .............................................................(.. : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ........................... Nomor Fax : .......................... ........ Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : . c........ ) PEMBAYARAN 8................................................................................................... Nomor Fax : ............................. ... KETENTUAN UMUM 1.................1)..... Jabatan : . Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.............. ( ) : ..... : .......... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak.......................................52 PT.............. Alamat : ..) hari kalender : ..............................................1............. Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL............................................... ..... DEFINISI 1.. ........................................................... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ............. ....... ( ............... atau sebesar Rp................................ Ciptanusa Buana Sentosa ........ b..1............................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................... JAMINAN 6....................2........................................ ... ) 6................................................. 1 ............................... ...................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .... ........1.................................. Jabatan : ....a.............. : ....... ( ................ Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................

pembayaran retensi sebesar 5%. 1 .. denda (bila ada). 37. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. s) hari kalender. Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.. 6. 4.. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.53 PT..1. a. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.1).. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.1.... s/d ..4. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. JADWAL PELAKSANAAN 22. 2).. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. Ciptanusa Buana Sentosa .1... pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak..b...3.. Pembayaran terakhir adalah.2...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. dipotong uang muka secara proporsional. mulai tanggal 5. b..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia..

1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.54 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .

tahun Anggaran 2010.1.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .55 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. …………. Ciptanusa Buana Sentosa .

...................................... : ........ : ...... ……………… PT/CV...….................................................................................56 PT................................1..................................................... : ........... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ........... Ciptanusa Buana Sentosa ......................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : ................................................................................................ Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar......................... Materai Rp.................. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab................ 6000................. Segala dokumen yang kami berikan adalah benar................... ……………….................................. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan...…………………………................. 2............................................ Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1....................................................... : ................ .................................................... Direktur/Direktris 1 ............... ..........

saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. 6.………………………………..1. dengan alamat ……………………. Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Tidak sedang menjalani sanksi pidana.000. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Dalam perusahaan ……………………. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….57 PT..

58 PT. 6.………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa .1.. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ………………………..000.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 ..menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Hari……………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

59 PT.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. dalam perusahaan …………………………………………. dengan alamat ……………………………………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. 6.…………………………………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.000. Hari …………… tanggal ………….

…*) di ………………………........ dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Lampiran : ……………………. rapat penjelasan. Pejabat Pembuat Komitmen...200….... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi. c. peninjauan lapangan... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………......1.... Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor . b..... …. Prihal …………………………..…………...........…………....... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.. Ciptanusa Buana Sentosa ..*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor………….... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.............. Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran....... Kami menjamin : a.....*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. 3. 1 . s/d .......*) b... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.. Kami setuju bahwa : a......) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.... Kepada Yth......60 PT.. klarifikasi dan negoisasi.. kami tidak akan meminta penggantian lapangan.. klarifikasi dan negoisasi.. tanggal………….

....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............ cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .....1..)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . Penawaran ini berlaku selama ... materai Rp... Nama Perusahaan (........ tanda tangan.... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4...............61 PT............Bertanggal..........) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa..........(. 6000...

......... No.. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 .......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................1......................62 PT..... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ..... Ciptanusa Buana Sentosa ..................

Lokasi Proyek c. a. 8. 4. dsbnya) PT. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 2. 10. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 7.. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . Nama Perusahaan : …………………………………… e. Posisi Penugasan : …………………………………… h. 9. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Uraian Tugas : …………………………………… f.1. Nama Proyek b. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. 3. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. 6. Nama Proyek : …………………………………… b.…………(Tetap/Tidak Tetap) i.63 . dsbnya) : …………………………………… d. 5. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.

.. Uraian Tugas : …………………………………… f..... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….... ………......…………(Tetap/Tidak Tetap) i.64 PT. ) Nama jelas (... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g........... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan............1.... dsbnya ) dst......... Nama Perusahaan : …………………………………… e....... (cap perusahaan dan tanda tangan) (.... Posisi Penugasan : …………………………………… h.... 1 ... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi...........…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa ... PERSYARATAN ADMINISTRASI d..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... 11........ …………………………200…..... Status kepegawain pada perusahan ini : …........

................... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.................................................................. .................................................................................. 6................ Ciptanusa Buana Sentosa ............... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp................... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab............................ Telp / Hp Email : : : : .................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No.........................................................dengan posisi sebagai tenaga ahli .. ………....................... tahun .............................................. ) Nama jelas 1 ...1...000 (.......................................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.............................tahun ...sampai dengan bulan................................. .................... ) Nama jelas (.. …………………………200…....................................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............................ Untuk perusahaan ....................................................... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ..................65 PT................................................. ( nama tenaga ahli ) ...................

.............*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :... Kepada Yth...............................66 PT........................................(................ bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp...... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .......................Perihal diatas....... ………200….... : ....... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.............................. dengan rincian terlampir.tanggal.....................*) di ....... tanda tangan..... Nama Perusahaan (........................Bertanggal...................... materai Rp.....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............... Pejabat Pembuat Komitmen ......... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa.. 6000.......) sudah termasuk PPN 10%.............................. Nomor Lampiran : .....................………........ Ciptanusa Buana Sentosa ..... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan .........................1...

dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan.67 PT. disebutkan secara jelas no. 2. tidak pailit. Ciptanusa Buana Sentosa . Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan.1. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).

Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Telepon No. Tanggal : c. Nomor : b. Ciptanusa Buana Sentosa . Nomor Akta : b. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Nama Notaris : 2. Umum 1. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. bulanan. Nomor Akta : b. Fax. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. tahun : 6. Akte Perubahan Terakhir a. Tanggal. Nomor Akta : b. bulanan. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. tahun : 5. Perusahaan PMA/PMDN a. Nama Perusahaan 2. DATA ADMINISTRASI 1. Tanggal. Akte Pendirian Perusahaan a. Status Perusahaan 3. Tanggal : 4.68 PT. Tanggal : 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. bulanan. Nomor : b. Alamat No. Tanggal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Ijin Usaha dan Sertifikasi No.1. Nomor Surat Ijin : b.

PENGURUS PERUSAHAAN 1. DATA KEUANGAN 1. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. ** ** Nama No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Susunan Kepemilikan Saham No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. 3. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Nama No. 2. Pajak-pajak 1. KTP * Alamat Prosentase 2. Komisaris (untuk PT) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No.69 PT.1.

Aktiva Lancar . Rp.( d+e ) Rp. Rp. VI.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V.Piutang *) .Bank . JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Utang Pajak : .Inventaris : . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. AKTIVA NO. Rp. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp. Rp. Rp. 6. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) …………….1. Rp. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp.70 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah (a) II.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Utang Jangka Pendek . Rp. PASIVA I. Aktiva Tetap .Kas .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp. Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp. Rp.Persedian Barang . Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Peralatan dan Mesin : . Rp.Utang Dagang : . Rp. IV. III.

………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. ………….000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .71 PT. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.1. Apabila di kemudian hari. Ciptanusa Buana Sentosa . maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. 6.

DATA PERSONALIA 1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.72 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI F.1. Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 ………….

DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.73 PT./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .1. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI G.

Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI I./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .74 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.

………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.75 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….

7. 2. 6.. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. Menandatangani Kontrak. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. atau b. kami peminjam.. BANK Tandatangan.(Uraian singkat Pekerjaan).. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 5. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank... Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….76 PT.. 3.. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4... wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….. cap dan materai (Penjamin) 1 . Sebagai itikad baik Jaminan ini. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya. atau 4. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). OIeh karena……. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1. Ciptanusa Buana Sentosa .1..

………………. PT/CV. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….1. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. ……………. Ciptanusa Buana Sentosa . *) …………………. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .77 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Ciptanusa Buana Sentosa . Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. 5. 3. Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.1. 4.78 PT.

∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. serta berpengalaman.1. BARANG CONTOH (SAMPLE) .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.I. 2.2.1.3.1. SYARAT-SYARAT UMUM 2. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kontraktor. mingguan. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.1. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.1. 2-1 PT.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. 2. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. 2.

Pengujian mutu beton . GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. 2-2 PT.1.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. 2. . Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. misalnya : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pengujian kebocoran .4.1. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.5.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. 2.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).

6. Ciptanusa Buana Sentosa . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.7. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2-3 PT. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2.

LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik.45 PT. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. Roman atau setara.Gelaisi . Tile Adhesive yang digunakan ex.10. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. Ciptanusa Buana Sentosa . maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. Ceramic tile yang digunakan ex. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2 . motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. Warna.Summit atau setara. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton.10. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. 4. Lemkra atau setara 3. AM. 2. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1.10.

Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. ● Kelebihan air semen. 5. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. residu. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi.46 PT. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. 2. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. 2 . aduk terisi padat serta siku dan waterpass. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. ● Bidang ubin harus rata. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.3. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. Ciptanusa Buana Sentosa .10.

Lionmesh atau setara. .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. 4. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.47 PT.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. .3 Portland Cement .2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.

lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. 2 . ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.4.48 PT. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. tenaga. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.2. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.10. Lingkup Pekerjaan . dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. .000 impuls/menit.

alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. 2 . selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. SII-0013-81. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. NI-8 dan PUBI 1982 3.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. SI-81 dan ASTM .49 PT. Bahan-bahan . . debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. ● Sebelum lantai screed dilakukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. Ciptanusa Buana Sentosa . atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11.

atas persetujuan perancang.10. membersihkan lantai batu granite. Tebal. ukuran dan pola sesuai gambar. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 4. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Perekat yang digunakan ex. 1. 2 . Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. AM. Ciptanusa Buana Sentosa . perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah.5. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. perletakan dan penampilan. Lemkra atau setara 2. Import.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.50 PT.

3. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. kayu). LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.11. 2. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. ● Finishing melamin ex. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. Ciptanusa Buana Sentosa . PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. impra atau setara. PEKERJAAN RAILING 2.11. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. 2.11.1.11. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. yang dibentuk sesuai gambar rencana.51 PT. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.

Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. dan Liquid Waterproofing ex. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. ASTME. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. 2. menggunakan ex. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. PEKERJAAN WATERPROOFING 2.12. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mencakup seluruh bagian pelat atap. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. PENGUJIAN ● Bila diperlukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.52 PT. BAHAN 1. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. 2. b. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.Sika atau setara. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya.12. Ciptanusa Buana Sentosa . ASTM 828. TAPP I 803 dan 407.1. digunakan Liquid Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. Ground Reservoir. Sika atau setara. Bahan a. dak teras. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3.3. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. 2 . 2.2. baik mengenai komposisi.12. seperti pada toilet. c.12.

bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.12.53 PT. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. baik sebelum atau selama pelaksanaan. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kering dan bersih. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. 2. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. pecah dan cacat lainnya. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1.4. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Peil dan ukuran harus sesuai.12. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . Tempat penyimpanan harus cukup. tertutup tidak lembab.

3. 2. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu.50 mm lengkap dengan primer. 2 . sebelum kelainan tersebut diselesaikan. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. ● Waterproofing untuk atap. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Ciptanusa Buana Sentosa .50 mm lengkap dengan primer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. spesifikasi dan lainnya. tebal 1.54 PT. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.

lecet permukaan atau kerusakan lainnya. ● Keputusan bahan jenis. 5. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. terhadap kemungkinan pergeseran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 2 . warna. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. 6. kecuali bahan disediakan oleh proyek. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. Pemborong dan Tanggung jawabnya. baik teknis maupun administratif. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. 7. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. pecah dan cacat lainnya. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor.55 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. Ciptanusa Buana Sentosa .56 PT.

SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . 2. Ciptanusa Buana Sentosa . memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U.13.1. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.57 PT. PEKERJAAN KHUSUS 2.13. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.

M/E Room. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .13 untuk tanaman : Ex. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Tempat Sampah. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.58 PT. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2.AR.13N untuk Tempat Wudhu. 30. 1BN : Setiap WC. M/E Room T.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Janitor.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 23. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.2.BQ. Lingkup Pekerjaan . .13.26. seluruh toilet. dapur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.13V7N untuk Dapur/Pantry T. tempat wudhu.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Finishing Al. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Ciptanusa Buana Sentosa . • • • 2 . 3.62 PT. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah.

sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%.14.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Setelah permukaan tanah cukup rata. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan.65 PT. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Kemudian baru disusun paving block. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. ● ● ● ● 4. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. maka Pemborong harus segera 2 . Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. dipadatkan dengan stamper sampai rata.14. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. ditaburi pasir halus dan diratakan. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas.

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. 2 .66 PT.

pipa bulat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. anti korosi.Black Steel (Interior) – cat duco 4.15. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . tidak bergas. brachets. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan-bahan Pelat. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. PEKERJAAN LOGAM 2.1. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. anti susut.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . pipa kotak.66 PT.15. 2. sesuai standar SII.

untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . harus rata dan rapat 5. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.67 PT. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dibatasi seminimal mungkin.

PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. Material b. Profil dan ukuran c. PELAKSANAAN PEKERJAAN a.3. 2.1. 3. PROSEDUR UMUM 2. Kunci e. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. PERKERASAN JALAN.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik.3. split. b. BAHAN -BAHAN 3.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Produksi setara dgn 4. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. sirtu. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2.1 Contoh bahan dan Data Teknis. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. serta pemadatan tanah urug.68 PT. Cisangkan 2 .16. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. pasir. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. 2. Tebal d. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. 2.

Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu. 2 . 4. yaitu : a.69 PT. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Sebelum mulai pekerjaan .4 Contoh bahan a.1. Ciptanusa Buana Sentosa . pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.1. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. c. d.3 . harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. tanggul a. 4.1 . Bingkai (Kansteen). Lapisan Dasar Jalan a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. d. b. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a.2 . c.5 ton b. b.1.1.

Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. b. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. start pemasangan. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. bentuk pola. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. SYARAT PEMELIHARAAN a. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan.2.6 – 2 ton) g. Ciptanusa Buana Sentosa .3 – 0. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. 2 . 4. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Pasir a.5 m2 dengan sentrifugal 1.2. dikenal dengan nama pasir extra beton b. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.PEMASANGAN 4. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b.2.2 . Cara Pemasangan a. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus.1.70 PT. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. c. d. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. e. 5. 4. f. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Sambil disapu.

harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3.2 Sebelum memulai pekerjaan. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. Kemudian tanah digemburkan b. puing bangunan. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. pekerjaan penanaman 4.3 Semua bahan sebelum dipasang. 2 . PROSEDUR UMUM 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Uraian macam pekerjaan: 1. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. arsitek M&E dan lainnya.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. Ciptanusa Buana Sentosa .71 PT.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). bahan bahan. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2.17. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. 2. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. sisa akar tanaman dan tanaman liar. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. PEKERJAAN LANSEKAP 1. harus bersih dari kotoran. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang.

3. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. tanaman harus bebas dari penyakit. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. kerikil. d. leveling tanah mengikuti gambar rencana. 3. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak.1. c. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.72 PT. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. Pembentukan tanah. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. 3. melihat bentuk / form dari tanaman. Pekerjaan Persiapan . maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Ciptanusa Buana Sentosa .3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. 3.2 PEKERJAAN TANAH a.

PH yang baik adalah sekitar 4. .Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. Periksa PH tanah.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. alat penggembur tanah . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .73 PT.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.3.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. 2 . Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Pelaksanaan Penanaman Pohon .5.Steger tanaman . Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.2. .Setelah pekerjaan penanaman selesai.5 – 8. 3. . ember. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Pekerjaan Persiapan .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . . Ciptanusa Buana Sentosa . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Penyediaan bibit b.Penyediaan pupuk .

Kedua bahan dicampur merata. Petunjuk Penanaman . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .74 PT. c. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Pelaksanaan Penanaman . PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini .Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Seluruh areal yang akan ditanami rumput. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. . . tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. Cara Penanaman Rumput .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. . dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Secara umum.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. 2 . . 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.3. b.Setelah selesai penanaman.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.3. Pengolahan Tanah .Jarak tanaman sesuai gambar .lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Areal bebas dari sampah.Untuk meratakan permukaan. puing dan rumput liar .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Dalam proses pertumbuhan rumput.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .

Ciptanusa Buana Sentosa .Penyiraman dilakukan dengan air bersih.1 LINGKUP PEKERJAAN .75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .2. .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . PEMELIHARAAN 4. . .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.4. BAHAN DAN MATERIAL .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. 4.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.3. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . .Meliputi penyediaan tenaga.Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . PENYIRAMAN . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.

kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. kemudian disiram dengan air secukupnya. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. PEMUPUKAN . PEMANGKASAN . kambing. hindari jangan sampai merusak akar .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .5. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Terdiri dari kotoran ayam. Ciptanusa Buana Sentosa .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. Pupuk yang mengandung unsur N.1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. Pupuk yang mengandung unsur P. dengan cara ditabur sesuai dosis . Pupuk Kandang . menyuburkan daun . misal Urea . b.6.Untuk rumput. 4.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . PENYIANGAN . c.7.76 PT. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Digunakan pada rumput.Pemangkasan dilakukan setiap bulan . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. .K..Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. .Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. 4.

7 Th. 3. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. 3. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi.18. 1973. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. sesuai dengan PP No. 2.. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. Ciptanusa Buana Sentosa . PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. Sarung tangan. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. 3. 4. antara lain adalah : Primise 200 SL. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.000. Safety shoes. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. Hand Sprayer. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. 6. 2 . Drilling Master.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Power injector. 3.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu.77 PT.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. 3. Basileum dll.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali.

B. • 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. 3.2 mm. Ciptanusa Buana Sentosa . dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. sistem pemasangan. ● Jarak rangka. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 2. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. bahan-bahan.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. type-type assesoris. 3 -78 PT. sistem pemasangan. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. ● Cara.

Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan.

3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. NI. PEKERJAAN PASANGAN 2. STANDAR/RUJUKAN a. P.2/3/8/10 b. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. pasir. lubang. Penyediaan cerucuk (sparing). antara lain dan tidak terbatas pada : a. 2-8 2-8 PT.I 1971 c. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. bahan-bahan. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. Ciptanusa Buana Sentosa .3.B. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. 2. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. Contoh batu kali. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. ASTM 3.

membongkar. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. c. b. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat Penyimpanan d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. tidak pecah. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 2-9 2-9 - PT. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan.

g. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. 2 . f. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. l. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani.10 2 . Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah.10 PT. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. h. i. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. Ciptanusa Buana Sentosa . k. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan.

Portland Cement. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. • • c. Pasir paduan. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. 2 . adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Pasir alam. b. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia.11 PT. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. a. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. 4. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Bila terjadi kerusakan.11 2 . Merk yang dipilih harus dari satu produk. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. Produk semen Gresik atau setaraf. Ciptanusa Buana Sentosa . adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. Apabila dipandang perlu.12 PT. e. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. 8 dapat naik sampai 20%. Pasir yang digunakan harus halus. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. 16 adalah 20% atau kurang. 2 . maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Ciptanusa Buana Sentosa . bersih dari timbunan tanah liat. Pekerjaan timbunan. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. d. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. asam. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak.12 2 . maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO.

1. dalam 2. bebas dari bahan lain.4. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT.4. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. sesuai dengan PBI 1971. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. diatas permukaan yang keras.4.1. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. tanpa cacat atau mengandung kotoran.1.4.4. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum.1.1. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. PEKERJAAN DINDING 2.3.2. bersih.

dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). Janitor. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. WC. dsb. Ciptanusa Buana Sentosa . Wudhu. dsb. 3. − Pembakaran matang − Warna merah merata. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. toilet. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. 1984. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.14 PT.Sesuai dengan pasal 81 dari A.V. ● Untuk dinding tembok toilet. jika tidak ada ketentuan lain. 2 . − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). 2. − Permukaan rata. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. R. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas.80 m diatas permukaan lantai finish. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam).

Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. 4. selama waktu-waktu hujan lebat. 2 .5 cm dan dalam 0. 8.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. 9. 6. karat dan debu bangunan. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.15 PT. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat.5 cm. 7. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok.

2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Cat tembok yang digunakan ex. kolom.1.1. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Bahan ● ● Portland semen.2 (plesteran trasraam). Ciptanusa Buana Sentosa .4. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Jenis P. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . 2. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.16 PT. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain.2. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. ● • ● ● ● 2 . dan ex. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.4. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. 2. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. kecuali disebut lain dalam gambar. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.1. bidang-bidang pasangan bata. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jenis P.

● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. untuk membersihkan dari bintik-bintik. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. ● Untuk 4. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. tidak boleh ada retak. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan.17 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.harus dibersihkan. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. hingga merupakan permukaan yang rata. Ciptanusa Buana Sentosa . sebelum diberi lapisan plesteran pertama. lainnya. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. yang menjadi kotor dalam 2 .

● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5.18 PT. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Roman atau setara. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). atau setara. lalu dikeringkan. ● Setelah pekerjaan praktis selesai.2.4. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. b.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. 2. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. 2 .Gelaisi Summit. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. ● Khusus untuk pemakaian / setara. PENYELESAIAN KERAMIK a. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.

permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. d. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. c. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. Lemkra atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya.19 PT. AM. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bidang ubin harus rata. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. ● Kelebihan air semen. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. residu.

hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. lokal dengan kualitas baik. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . Setelah dinding rata. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. diprofil atau disesuaikan dengan desain. C. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.20 ● ● PT. bening.4. B. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. sehigga menghasilkan permukaan yang rata.3. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. • D. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. Coating anti lumut ex. Ukuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. jenis batu.2. gloss. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Lemkra atau setara. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. AM. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A.

2. 2 . Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. dan pola sesuai dengan gambar rencana.warna.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. 1. Lemkra atau setara. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.21 PT. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. 2. AM. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. 2. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. jenis batu. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. atas persetujuan perancang. perletakan dan penampilan. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.4. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. 4. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.5.5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. material cat dan melamic dan sebagainya.2. • Bagian yang terkait : . dan peralatan.22 PT.Pasal Pekerjaan Keramik . serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. material.5.3.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.Pasal Pekerjaan Plesteran . KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. penyimpanan. pengiriman. pemasangan) untuk pekerja. Ciptanusa Buana Sentosa . kape. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.5.1.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.

5. 2. hubungan dengan dinding. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat.5. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.4. - 2. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.23 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123.5. Ciptanusa Buana Sentosa . • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. ceiling. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. penguat-penguat yang dipakai. pintu. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. material. plat beton lantai.

Ciptanusa Buana Sentosa . f. c.7. terlindung.5. kebenaran sistem. bidang permukaan rangka partisi harus rata. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . 3.5.7. d. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. PEMASANGAN 1. harus terpasang dengan baik.sehingga tidak merusak daun pintu. dan ventilasi secukupnya. 4. termasuk pada bagian atasnya (frame head). 2. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. rapih. BAHAN PARTISI a. 5. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. lurus dan waterpass. kusen maupun alat-alat 2 .5. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.2.5. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. BAHAN 2. Setelah terpasang. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering.1. tebal = 16 mm 2.5.24 PT. 2. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. tepat dan teliti.6. kekokohan. e.7. 2. b. Penggunaan rangka.8.

Ciptanusa Buana Sentosa . volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 9. 7. Stop kontak. 8.25 PT. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. 2 . 6. saklar. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan.

Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. B.26 PT.6. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. 2 . Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. susut pinggir-pinggirnya. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. . LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.Tidak ada getah. PEKERJAAN KAYU 2.6. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. Jenis Kayu . Kualitas .1. Ciptanusa Buana Sentosa . C.2. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).6. mata kayu yang lepas atau mati. BAHAN A.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. celah. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. . . Kelembaban (Moisture Contents) .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. 2. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding.6. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. Permukaan Luar . atau jika tidak.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. B.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. . C. mulus dan keras yang dapat diterima. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Ukuran dan Toleransi . Susut (Mengkerut) Persiapan.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat.27 PT. maka kayu ini dapat diterima.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). Ciptanusa Buana Sentosa . .3. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. PEKERJAAN KAYU A. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). . dibor. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. Kayu kasar diketam. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish).Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . 2 . .

membuat lidah-lidah. skrup-skrup. Pembuatan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. memahat. 2 . . .28 PT.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. Ciptanusa Buana Sentosa . skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. menyetel (memasang). lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. E. lubang pasak. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot.

7. - - 2. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.7.7. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. lisplank dan talang. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam.7. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. meliputi pula penyediaan tenaga kerja.29 PT. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.4 mm.3.2. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ex lokal kelas AW atau setara. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. 2 .yang ditentukan. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. 2. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.

setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. Grace (type 3000) atau setara. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. d. 2 . ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. 2. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. c. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap.30 PT. b. Ciptanusa Buana Sentosa .

dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. 2 . PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). bahan-bahan.4.31 PT. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . d. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. c. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. Bahan.7. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2.

KACA. 2 . Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. untuk mendapatkan kepastian. PEKERJAAN KUSEN.1. Ciptanusa Buana Sentosa . dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.32 PT. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. JENDELA.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus.8. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. UMUM 1. pemasangan sampai diserahkan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. pengangkuran. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.8. ● ● ● ● ● ● 3. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. DAUN PINTU. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. 2. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. pintu dan teralis besi dicat duco. atau menggunakan sikat saja. Pengecatan Besi ● Kusen. minyak. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. karat dan cat lama yang terkelupas. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. sehingga kilapnya akan lebih baik. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. 3. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Setelah bagian-bagian besi dilas.

3. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. Ciptanusa Buana Sentosa . kunci.4.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . handle. jendela dan daun pintu dari alumunium. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. atau yang setara. Asahimas. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Pengerjaan ● Pintu-pintu. 2. Bahan ● Kusen.37 PT. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . 2.Kunci. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Perlengkapan seperti engsel. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus.8. . kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. ● Kaca ex. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2 .

5.38 PT. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. dinding dan langit-langit telah selesai. - 6. dikaleng. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. . Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. - 7. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. atau kelihatan ada cacat.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. kalau belum selesai sama sekali. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. tidak boleh kering atau sudah mengeras. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai.

39 PT.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. 2. Sebelum pemasangan kaca. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Ciptanusa Buana Sentosa . peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.8. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar.5. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. noda atau percikan las. - 2. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. plesteran. dengan kelonggaran sedikit. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat.

Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.2. Lion Metal. flush bolt. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Angker Baja 1.3 mm .6 mm . dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● ● ● ● 2 . Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .00 mm sebagai frame . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.40 PT. atau yang setara.9 mm .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .0 mm sebagai frame .Flashing dari plat baja 0. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Plat Baja 1.Plat Baja 3.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. 2 . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. diampelas sehingga rata dan halus.44 PT. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. Ciptanusa Buana Sentosa .

Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya.2. Ciptanusa Buana Sentosa - . atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar.2. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. menebang. dalamnya.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Sebelum memulai penggalian. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. diikat sekeliling batangnya. 2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. atau seperti yang tertera dalam gambar. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. - - - 2.2. 2-4 PT.2.

Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. tapi harus segera setelah galian disetujui. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. memulai tahap pembangunan berikutnya. menimba. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. 5. 3. 2-5 PT. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. 4. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. mata air atau lain-lain sebab. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. 6. dengan jalan memompa. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. Ciptanusa Buana Sentosa . menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. dari parit. banjir. 2.

sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kayu-kayu. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. 2. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor.3. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. - 3. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. - - 2-6 PT. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1.2. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Daerah tapak bangunan. Dalam hal pengurugan.

Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Ciptanusa Buana Sentosa . 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. - 2-7 PT. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. septic-tank. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi.