P. 1
rks_ars

rks_ars

|Views: 33|Likes:
Published by fatkhur rosyidi

More info:

Published by: fatkhur rosyidi on Nov 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2013

pdf

text

original

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Surat Jaminan. 14. Bukti Otentik. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. 8. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Pascakualifikasi. 9. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. teknis. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. 11. 12. 6. 4. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. 3. Panitia / Panitia Pengadaan. 10.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Peserta Lelang. Metoda Satu Sampul. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.1. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. Sistem Gugur. Pelelangan Umum. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Sistem Nilai (Scoring System). 2. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. 13. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. Pejabat Pembuat Komitmen. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. 5. penawaran dinyatakan gugur. 7. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini.

adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. 16. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. korupsi.1. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. 2. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Fakta Integritas.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan.

1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. 3. dalam menyiapkan penawaran mereka. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. 1.1. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.6 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.4 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan . UMUM 1.5 1.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran.3 1.2 1. : 2.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.1 Nama Paket 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa .9 2. 3.

2010 Jam : ….Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.000..s/d … 2010 Jam : …. Merdeka Selatan . tidak akan dilayani. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien.3 2. . Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran... tidak akan dilayani. 6.Jakarta Pusat Catatan : . Terbuka dan Bersaing. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. 1-4 PT. s/d ….s/d…. Akte Pendirian Perusahaan. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian..membawa SBU Asli.. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. 3. kecuali hari Jum’at hingga jam ….2 2. Hari : Hari kerja Tanggal : .5 2.4 2.Diluar hari dan jam yang ditetapkan.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).. 3. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. Efektif. Ciptanusa Buana Sentosa . JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan.6 2.. s/d . Sertifikat ISO 9001:2000. dengan rincian sebagai berikut: 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1..SIUJK Asli. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Merdeka Selatan . wib.1 Pendaftaran Pelelangan. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat..

.... PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.. 2010 Jam : .... WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3..4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.. s/d ... 3.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... Merdeka Selatan ..5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : . s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.... s/d .2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4. RAPAT PENJELASAN UMUM 4... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini..Jakarta Pusat 4...... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl..Jakarta Pusat Catatan : . 2010 Jam : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... 1-5 PT.diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.1. 2010 Jam : .. Merdeka Selatan ... Ciptanusa Buana Sentosa ... 2010 Jam : ..Jakarta Pusat Catatan : .3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : . Merdeka Selatan . 4...5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : .3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan. 2010 Jam : ...4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . 4.diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : .

1. Tidak masuk dalam daftar hitam. 5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. dan laporan bulanan PPN. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. 3. 9. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 7. 2. Pengalaman. 12. 4. Memiliki sumber daya manusia. 8. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Tidak dalam pengawasan pengadilan. tidak pailit. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. 13. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). sewaktu-waktu dibutuhkan. 4. 10. 11. Memiliki keahlian. modal. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. Ciptanusa Buana Sentosa .6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.

1-7 PT. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 3.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 4. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. 2. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran.

Bea-bea.4 4.3 3. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. HARGA PENAWARAN 3.2 Jaminan Penawaran Asli 2. 2.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid).1 Surat Penawaran. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. 2. 3. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.1. 2. 2.1 3. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.

2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. 7. 6. 7. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7. Ciptanusa Buana Sentosa .3 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4 6. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. maka asli yang berlaku.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. 1-9 PT. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.2 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.5 6. 6.7 6. BENTUK PENAWARAN 6. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. 7.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. 7.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. harus distempel dengan Materai Rp. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. 7. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.000. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran.1.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. 8.3.-). Ciptanusa Buana Sentosa . Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. tahun.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. 7. 6.11 Terdapat coretan. 7. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 7. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . tanggal.1. 8. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. c). hari.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. 7. bulan. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. 7. b).000.10 PT.8 Tidak bertanggal. 8. dan cap perusahaan. tahun dan jam pemasukan). PENYAMPULAN PENAWARAN 8. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. berukuran F4 (folio).2.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. baik dengan angka maupun dengan huruf.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. yaitu: a). Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. bulan.

. 9.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan..11 PT. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.1 Setelah butir 8... 1 .. Gambar 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl...Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.. disesuaikan kode kotak penawaran... Ciptanusa Buana Sentosa ..... Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8..2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar)..4.1.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI . Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9..... 9..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. 3. 4. serta dinyatakan gugur. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Pasal 13 1. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . 2. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. 2. 2. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia.1. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3.15 PT. Pasal 11 1. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. dengan membuat berita acara.

4. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. 9. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 8. 3. 14. 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. 11. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 10. 6. 2. 7. 5. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. 13.1. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. Sebelum penawaran dibuka. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi.16 PT. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). Ciptanusa Buana Sentosa . Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 12.

17 PT. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. 2.1.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. 2 1 .2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. sampai keputusan pemenang diumumkan. Pasal 21 1. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. 3. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. 1. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. sesuai ketentuan yang berlaku. 3. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. Pasal 20 1. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1.

18 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. 3. 4. 2. 3. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. sampai keputusan pemenang diumumkan. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Ciptanusa Buana Sentosa . Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. dan Teknis memakai sistem nilai. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Pasal 23 1.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. kemampuan keuangan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . 2.

PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3. a. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.2. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.19 PT. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.1. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. Ciptanusa Buana Sentosa . Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1.5 X diberikan nilai 0 2. Bila DB ≥ 0.1.2 N 2.1 X b. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. 2. 1 .2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0.5. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Penilaian . Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Bila DB < 0. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.1.3.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.

c. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. 0. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. c. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. dan alamat Gudang peralatan. b. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. b. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. 4. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. minimal 2 buah Stamper. Pengaalaman Pekerjaan (0. 3. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva.5 X mendapat nilai 0) 3. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2 m3.2.2. minimal 1 buah Fibrator pengecoran.1. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. Ciptanusa Buana Sentosa . minimal 1 buah Pompa Air.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . Sebagai kontraktor utama. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti.1. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti.3. minimal 1 buah Winget kapasitas 1.20 PT. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a.

Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Memiliki tenaga S-1 Teknik. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun.21 PT. minimal 1 orang b. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. 4. Personil yang harus dimiliki adalah : a. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. minimal 6 orang e. minimal 1 orang f. hanya disertai bukti otentik ijazah. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. 2. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. minimal 1 orang d.1. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 1 orang c. 1 .

Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 4. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . 7. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. 2. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. evaluasi. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. dan kepada perusahaan tersebut. 8. ayat 3. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1.22 PT. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. kualifikasi. Untuk menunjang pemeriksaan. ayat 2. 3. 5. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik.1. 6. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran.

Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil Evaluasi. 2.1. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan.1 Menyetujui usulan panitia 2. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. 2.23 PT. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Pasal 31 1. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. 2. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Klarifikasi/verikasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. 4. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Ciptanusa Buana Sentosa . atau 1 .2. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun.

Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. 4. 6. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan.3. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Ciptanusa Buana Sentosa . Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. 2. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 5.1. 1 . disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan.4. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 3. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima.24 PT. Dalam hal usulan panitia disetujui. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 3. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah.

pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. atau 1 . 3.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. atau 1. atau 1. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). 4. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar.25 PT. 3.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga).1. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak. 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. Pasal 36 1. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1.

4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. teknis dan harga).5. 2.26 PT. atau 1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. atau 1.4.3.3. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.3 dan atau 1. 2. atau 1.3. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. Ciptanusa Buana Sentosa .8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.2. 2.5.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.1 dan/atau 1. 2.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. maka : 2. 2. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.1.7 pada pasal ini. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. teknis. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN.dan 3 terbukti benar.2 dan/atau 1. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.4 dan atau 1. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.1.6 dan 1.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga). 1 . Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.4. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). dan biaya).9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. atau 1. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. 2.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.2.

. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN... …………. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara... Pasal 38 1... PT.... Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1... akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan.... Jakarta. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua...27 .5. 2.1....2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). .. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung... Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.. 2. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu.

. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.1. 6..3 16.. 2010 Tanggal : .1 6..... yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman...28 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl..Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : .1 Bab I Pasal 4 4... 1....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB......Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.. Pasal 4 ayat 1 3. Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.2 1 .. 2...1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : .5.. wib s/d selesai Tempat : . hari kalender. Pasal 25 Ayat 4............ Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah... …. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No......

pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….. wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. .tanggal …….4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal ….29 PT.. Ciptanusa Buana Sentosa . 2010. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3..Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.1. 2010.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 10... cukup jelas. wib. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .. 21.. Pasal 29 ayat 1. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. 2010 Jam : …. . Jam .1 Pembukaan Penawaran.2 31.. 9..

. 8. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan... Jadwal Waktu Pelaksanaan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 3.. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).. 1 . Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.... Ciptanusa Buana Sentosa .... tenaga kerja.. dengan jangka waktu pelaksanaan . …. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara).. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan.. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan . sebesar Rp... Penawaran ini berlaku selama …...... 7. 4.. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir... Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. 5. 2. …………………. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ……………….. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10..1.... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.… (…………………) hari kalender.... keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas... Daftar Kuantitas dan Harga. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan. (diisi sesuai nama paket pekerjaan). komposisi dan jumlah peralatan 9. Analisa Harga Satuan. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ... bersama ini kami lampirkan : 1. Jenis.... Sesuai dengan persyaratan yang diminta...30 PT. kapasitas... peralatan. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. Surat jaminan penawaran. 6.....

cap.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .31 PT. materai Rp. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. Ciptanusa Buana Sentosa . Tanda tangan. 6.

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya... beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini..1. …………………. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.32 PT. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( ………………………….. : Direktur Utama CV/PT …………. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI B.) 1 . Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. Nama Jabatan : …………………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). cap. ………………..

f. b. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 7) Spesifikasi Teknis. Hari adalah hari kalender. 8) Gambar-gambar. g. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. 1 . e. a. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. DEFINISI 1. bulan adalah bulan kalender.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. c. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. KETENTUAN UMUM 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 3) Surat Penawaran. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. Nama.1. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. d.33 PT. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.

Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. h. e.1. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). 3. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. g. PENERAPAN 2. d. i. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. Syarat-Syarat Umum Kontrak.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Spesifikasi Teknis. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.34 PT. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. j. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Surat Penawaran. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ASAL JASA 3. j.1. b. f. k. c. 1 . Surat Perjanjian. i. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. n. Daftar Kuantitas dan Harga. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. 2. m. l. 2. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan.1. Gambar-gambar. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa.

Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.1. HAK CIPTA DAN MEREK 5. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. 7. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. JAMINAN 6. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.35 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1.3. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1. 6. 4.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.1. hak cipta dan merek. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. 5.1. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. 1 . HAK PATEN. 6.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. 2). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.36 PT. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 3). dengan Berita Acara Pemeriksaan. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 9. sebesar 65% dari nilai kontrak. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. PEMBAYARAN 8. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. sebesar 95% dari nilai kontrak. Pembayaran Termijn ke-2. Ganti rugi 1). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. pembayaran retensi sebesar 5%.2. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Ciptanusa Buana Sentosa . dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. sebesar 25% dari nilai kontrak.3. 6).2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 9. b. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran.1. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. 7). 2). HARGA DAN SUMBER DANA 9. Pembayaran Termijn ke-1. Pembayaran Termijn ke-4. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran Termijn ke-3. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. 8. 4). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada).1. dan pajak. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI.1. Cara Pembayaran a. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. 1 . 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. 3). 5).

untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.3. 13. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa.37 PT.1. c.1. 11. 14. 12. DELEGASI 12. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .2.2. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI .1.1. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.1. 11. 14. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. 14. 13. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1.2. ditindaklanjuti 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. Ciptanusa Buana Sentosa . TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.

15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.6. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. 15. 15.4. 14.2. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. 1 . PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. 15.1. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.7. jika dinilai wajar. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.2.1. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. 16. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . 15.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.38 PT. 16. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. 15.4. 16. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.3.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.5. 15. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal.

AMANDEMEN KONTRAK 17. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. d. 1 .1. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. h. Mengenakan denda keterlambatan. c. b. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. 17. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. e. d. tuntutan lainnya. c. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. g. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.39 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Menangguhkan pembayaran. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. c. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. 18.1. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Membayar ganti rugi. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 18. i. f.2.1. Melakukan perubahan kontrak. c. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. b. b. b. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a.

Ciptanusa Buana Sentosa . maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. 19. e.40 PT. g. instalasi. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. f. 19. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1).3. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. peralatan. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kecuali apabila : 1).2. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. c. sebagai akibat polusi. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. peralatan. 19. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. 2). atau Keteledoran. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. kematian. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. 2). atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. peralatan. Resiko kecelakaan. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan.

peralatan.1. 21. Jenis.4. 20.2. e. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. c. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 21. b. d. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.1. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu.3. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20. Untuk kelengkapan laporan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. f.5. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20.6. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . CACAT MUTU 21. 20. berisi : a.2. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. 21. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20.3. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .41 PT. 21. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . Tugas.4. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.1. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Laporan harian. Catatan lain yang dianggap perlu. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . 20. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. 20. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .

maka Pasal 24. 22.1.1. Ciptanusa Buana Sentosa .5. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. 23.4.42 PT. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.3. 22.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. 25. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 24. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 22. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. 24. 22.2.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.5. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. tentang kontrak kritis. KONTRAK KRITIS 1 . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.2. 21. 22.1 tidak diberlakukan. PENGAWASAN 23.

1. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). 2). b.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 1 . Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. 5). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. b. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Dalam SCM direksi pekerjaan. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak.43 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Kontrak dinyatakan kritis. Pada setiap uji coba yang gagal. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. 4). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 25. 2). maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. 3). Penanganan kontrak kritis a. 3). maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4). apabila : a. 6). Kesepakatan tiga pihak 1).

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. 26. f. d. tanah longsor. Revolusi. 26. Perubahan desain. 27. 27.1. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. b. e.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. gunung meletus. Keadaan kahar. 1 . 27. Pekerjaan tambah. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Kebakaran. wabah penyakit. Bencana alam : banjir. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. g. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Gangguan industri lainnya. c.1. 26. adalah : a. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. c.4. dan angin topan. d. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.2. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui.44 PT. Kerusuhan.3.1. b. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. KEADAAN KAHAR 27. Peperangan.3. 27. badai. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). Ciptanusa Buana Sentosa . 26.2. Pemogokan. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. Yang digolongkan keadaan kahar. yaitu untuk : a.4. e. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. gempa bumi.

Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.7.45 PT.1. c.2. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan.3.1. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. RAPAT PELAKSANAAN 1 . ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. PERINGATAN DINI 28. b. Bila terjadi keadaan kahar.6. 27. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.5. 28. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Bila keadaan sudah pulih normal.2. 28. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. 28. 29. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. Apabila harus diperpanjang. 27. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. dengan ketentuan : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi.3.1.2. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 30.46 PT.5. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.1. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. 31. 31. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31.1.1. Dalam hal kontrak dihentikan. Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak.1.1. b. Direksi pekerjaan. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.4. ITIKAD BAIK 30. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. yaitu : 1). Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. 3). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. 31. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.2. 31. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. dalam hal ini : a. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. 29. 1 . Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. 30.2. 31. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.5. 2).

sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Kejadian dimaksud adalah: a. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut.. 31. f.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.7. b. 1 . Penyedia Barang/Jasa harus : a.a. g. d.7.6. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. sampai h. sampai g. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12.47 PT. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan.1. b.2. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.7. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a.c. Ciptanusa Buana Sentosa . Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. c. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 31. c. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. h.2. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. e. b. Sebagai akibat keadaan kahar. Kejadian dimaksud adalah : a. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. kewajiban. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. di atas. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.6). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.

KORESPONDENSI 36. pekerjaan sementara. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak.1. 35. atau melalui pos. 35. peralatan. 33. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. 1 . yaitu dengan cara musyawarah. Korespondensi dapat dikirim langsung. Ciptanusa Buana Sentosa . PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32.1.2.1.6. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. Pengadilan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak.48 PT. 33. PERPAJAKAN 35.5. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. konsiliasi atau abritase di Indonesia. 36. mediasi.8.1. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 31. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan.2. kawat.1. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. BAHASA DAN HUKUM 34..9. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. Semua bahan.. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. instalasi. b. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. telex. selain pembayaran tersebut di atas.2. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. 36. 32. 33.1. 34.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Di luar pengadilan.

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa.4. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.1. 38. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.49 PT. 38.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .3. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.3. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 38.2. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.3. 38.1. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. 36. 1 . setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.5. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.2.4. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 37. 37. 37. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.4. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 38. DENDA DAN GANTI RUGI 37. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.6. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 37. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).

B. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.7. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.1. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. kemampuan. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. 41. PERSONIL 40.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. KETENTUAN KHUSUS 40.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.1. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PENILAIAN PEKERJAAN 41. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.1.50 PT. PERHITUNGAN AKHIR 39. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . 38. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 40. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. 42. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . 39. 41.8.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.1. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. 43.2.1.2. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 42.51 PT. INSTRUKSI 44.1. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 1 . 44.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. 44.

.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A.a........1............. ................... 1 ....................1............................................................ .............................................. . .................... Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.......... Jabatan : .................................1)............................. ( .................... ..... Nomor Telepon : ............... ( . b...................................................................... .......... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak...... a............................... atau sebesar Rp... .... : .......................... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak .. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ..........1................ ) 6........ KETENTUAN UMUM 1.......... ..... Alamat : ...............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... ( ) : ...... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ...... ) PEMBAYARAN 8................................................ : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ..................................................) hari kalender : ... DEFINISI 1.............. Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL........................ d................... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.. : .................................................... ........................................................ 3................................. Nomor Fax : .........................1..................................................................... atau sebesar Rp.... ....................52 PT........................(......................................................... Jabatan : . JAMINAN 6.............. Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ........... Nomor Fax : ............... Ciptanusa Buana Sentosa .................... ...................... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2............................ c.....2.

2.. s/d ... s) hari kalender... JADWAL PELAKSANAAN 22. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.... 2).3.. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini. denda (bila ada). dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak...b. b.. dipotong uang muka secara proporsional. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. a..4.53 PT... Pembayaran terakhir adalah.. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. 4.1). Ciptanusa Buana Sentosa . Waktu pelaksanaan kontrak selama (l . Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. pembayaran retensi sebesar 5%. 37. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 6.. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37...1. 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi .1. mulai tanggal 5.1.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia..

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .1.54 PT.

…………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.1.55 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . 6. tahun Anggaran 2010.

........................................... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.................................................................................................................................................................... : .............................. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : . : ....................... : ....................................... ………………...... 6000........ Direktur/Direktris 1 ...…............56 PT.......…………………………...................................... : ......... Ciptanusa Buana Sentosa ................................................................... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan. Materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................... 2....................1..................................................................... .......... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar...... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab..................................... ......... : ....................... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1............ ……………… PT/CV............................................................

Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Dalam perusahaan …………………….000.1. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a.. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. dengan alamat ……………………..57 PT.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. Ciptanusa Buana Sentosa . Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 6.……………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

6.1. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.000. Hari……………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar...………………………………. Ciptanusa Buana Sentosa .menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.58 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ………………………..

59 PT..menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. 6. dengan alamat ……………………………………. dalam perusahaan ………………………………………….1. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.000. Ciptanusa Buana Sentosa . Hari …………… tanggal ………….……………………………………………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………..*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir............... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.1... 1 . Pejabat Pembuat Komitmen..... Kami menjamin : a... s/d . dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1. Prihal ………………………….. b.*) b..... klarifikasi dan negoisasi........... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen... klarifikasi dan negoisasi. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor ... Kepada Yth..... Kami setuju bahwa : a... 3... kami tidak akan meminta penggantian lapangan.....200…. rapat penjelasan......…*) di ……………………….. Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi...............…………. Lampiran : ……………………. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.....) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.....*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………. Ciptanusa Buana Sentosa ..…………......60 PT. Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. tanggal…………. ….... c.. peninjauan lapangan. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran..

. cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ............................. Nama Perusahaan (........61 PT....Bertanggal..) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4... 6000.. Penawaran ini berlaku selama .)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.... tanda tangan............. materai Rp... Ciptanusa Buana Sentosa ......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..(.......1...

..62 PT. POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ... Ciptanusa Buana Sentosa .........1................................. No....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...............................

1. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 2. Lokasi Proyek c. dsbnya) PT. 8. Nama Proyek b. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. Posisi Penugasan : …………………………………… h.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. dsbnya) : …………………………………… d. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 9. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. Nama Perusahaan : …………………………………… e. 10. Lokasi Proyek : …………………………………… c.. 7. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. a. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a.63 . 3. Uraian Tugas : …………………………………… f. Nama Proyek : …………………………………… b. 4. 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….

.... …………………………200….....…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab.64 PT... dsbnya ) dst..1..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... ………................. PERSYARATAN ADMINISTRASI d..... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek......................... (cap perusahaan dan tanda tangan) (........... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan....... Posisi Penugasan : …………………………………… h... Uraian Tugas : …………………………………… f. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Ciptanusa Buana Sentosa .... ) Nama jelas (. 11....…………(Tetap/Tidak Tetap) i... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.. 1 .. ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi. Status kepegawain pada perusahan ini : ….. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …........

....... Telp / Hp Email : : : : ................. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan............................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan..................................................................................................................... …………………………200…............ ) Nama jelas 1 ............................................... Untuk perusahaan ........... ……….................000 (............................................................................................................. Ciptanusa Buana Sentosa ...................................... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan .... 6.......... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab......... .........1... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp...............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................... tahun ......................tahun .......................65 PT..... ) Nama jelas (...................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No...................dengan posisi sebagai tenaga ahli .............................................................................................................................................................. .............sampai dengan bulan....... ( nama tenaga ahli ) .....................

. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ...1................................... Nama Perusahaan (... Nomor Lampiran : .....................……….66 PT....................Perihal diatas............(.................Bertanggal.. : ........................... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ............ materai Rp.......................... dengan rincian terlampir........... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp........... Kepada Yth.....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ...... ………200…................. Pejabat Pembuat Komitmen ...........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.) sudah termasuk PPN 10%...................... Ciptanusa Buana Sentosa ............................*) di ................. Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab........................... 6000.... tanda tangan..........tanggal........................................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :.

Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2.1. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . disebutkan secara jelas no.67 PT. tidak pailit. 3. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. Ciptanusa Buana Sentosa . Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). 4. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan.

Akte Perubahan Terakhir a. tahun : 5. DATA ADMINISTRASI 1.1. Tanggal.68 PT. bulanan. Tanggal : c. Nomor Akta : b. Ciptanusa Buana Sentosa . Nama Perusahaan 2. Fax. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. bulanan. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. bulanan. Nomor : b. Akte Pendirian Perusahaan a. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nomor Akta : b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Alamat No. Tanggal : 3. Umum 1. Nomor : b. Perusahaan PMA/PMDN a. Tanggal : 4. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Nomor Surat Ijin : b. Telepon No. Nomor Akta : b. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Tanggal. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Tanggal. tahun : 6. Nama Notaris : 2. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Status Perusahaan 3.

KTP * Alamat Prosentase 2. PENGURUS PERUSAHAAN 1. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. ** ** Nama No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. DATA KEUANGAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. Komisaris (untuk PT) No.69 PT. 3. Nama No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . Susunan Kepemilikan Saham No.1. Pajak-pajak 1.

AKTIVA NO.Utang Pajak : .Utang Dagang : . Aktiva Tetap . JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . Rp.1. Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Rp. Rp.70 PT.Inventaris : . VI.( d+e ) Rp.Peralatan dan Mesin : .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp. Utang Jangka Pendek .Bank . Rp. III. IV. Ciptanusa Buana Sentosa .Kas . Rp. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Rp. Rp.Piutang *) . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Aktiva Lancar . Rp. Jumlah (a) II. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp. Rp. 6. PASIVA I.Persedian Barang . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp.

………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. 6. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. Apabila di kemudian hari.71 PT.1. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ………….

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PERSONALIA 1.1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 ………….72 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI F.

DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.73 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI G./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .1. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.

74 PT. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI I.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa .75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. BANK Tandatangan. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). atau b.76 PT.. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Menandatangani Kontrak.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….... Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Ciptanusa Buana Sentosa . Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4... atau 4. 2. 7. OIeh karena…….. 3. 6. cap dan materai (Penjamin) 1 . kami peminjam. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas..(Uraian singkat Pekerjaan). dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.1. 5.. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya..

……………. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 .1. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. PT/CV.. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku.. ………………. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….77 PT. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. Ciptanusa Buana Sentosa . selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. *) …………………. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih..

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4.78 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 5. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . 3. 2.1.

mingguan. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.1. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. Kontraktor. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. serta berpengalaman. BARANG CONTOH (SAMPLE) . sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang.2.1.I. 2-1 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. SYARAT-SYARAT UMUM 2.1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.1.1. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. 2. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian.

yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.5. 2. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut. 2-2 PT. .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Pengujian kebocoran .Pengujian mutu beton . Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.1.4. 2. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. misalnya : . maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) . GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) .

2-3 PT. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.6.7. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . Ciptanusa Buana Sentosa . 2.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

2.Gelaisi . Warna. 2 . ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya.10. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan. AM.45 PT.10.1. Lemkra atau setara 3. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). 2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Tile Adhesive yang digunakan ex. 4.Summit atau setara. Ceramic tile yang digunakan ex. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. Roman atau setara.10. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya.

● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda.3. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai.10. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 5. ● Bidang ubin harus rata. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Kelebihan air semen. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. aduk terisi padat serta siku dan waterpass.46 PT. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. residu. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. 2 . Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.3 Portland Cement .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.2.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. Lionmesh atau setara. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 4. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. .47 PT. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.

● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. .Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.10. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont.4. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete).2.48 PT. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. tenaga. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7.000 impuls/menit. Lingkup Pekerjaan . 2.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan.

● Sebelum lantai screed dilakukan. SI-81 dan ASTM .Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. Bahan-bahan .Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. 2 . ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. SII-0013-81. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2.49 PT. NI-8 dan PUBI 1982 3. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. . Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari.

Import. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. perletakan dan penampilan. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. 1. atas persetujuan perancang. Ciptanusa Buana Sentosa .50 PT. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Tebal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lemkra atau setara 2.5. Perekat yang digunakan ex. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. AM. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 2 . ukuran dan pola sesuai gambar. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. 4. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. membersihkan lantai batu granite. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite.10.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. yang dibentuk sesuai gambar rencana. PEKERJAAN RAILING 2. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai.11. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan. 2 . ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus.51 PT. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. 2. kayu).11.1. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.11.3.11. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. impra atau setara. ● Finishing melamin ex. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. Ciptanusa Buana Sentosa .

3. TAPP I 803 dan 407. seperti pada toilet. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. Ground Reservoir. dak teras.1. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. dan Liquid Waterproofing ex. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam.12. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. Ciptanusa Buana Sentosa .52 PT.12. ASTME. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini.2. 2. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah.12. 2. Sika atau setara. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. b. BAHAN 1. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. c. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. ASTM 828. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane.12. mencakup seluruh bagian pelat atap. 2 . baik mengenai komposisi. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. menggunakan ex.Sika atau setara. digunakan Liquid Waterproofing ex. 2. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan a. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.

tertutup tidak lembab. kering dan bersih. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik.12. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. baik sebelum atau selama pelaksanaan. pecah dan cacat lainnya. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. 2. ● Peil dan ukuran harus sesuai. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan.53 PT. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. Tempat penyimpanan harus cukup. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. Ciptanusa Buana Sentosa . Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan.12.5. 2 . Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.4. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. 2. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. 2 . maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. 3.50 mm lengkap dengan primer. tebal 1. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. ● Waterproofing untuk atap. Ciptanusa Buana Sentosa .50 mm lengkap dengan primer. spesifikasi dan lainnya. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. 2. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.54 PT. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. tebal 1. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.

tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. 2 . 6. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. ● Keputusan bahan jenis. Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. baik teknis maupun administratif. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. terhadap kemungkinan pergeseran. 7. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Pemborong dan Tanggung jawabnya. 5. kecuali bahan disediakan oleh proyek. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. pecah dan cacat lainnya. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.55 PT. warna. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.56 PT.

1.57 PT.13.13. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN KHUSUS 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX.

13 untuk tanaman : Ex.58 PT. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. Tempat Sampah. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. seluruh toilet. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . 30. . bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana.13V7N untuk Dapur/Pantry T. dapur. tempat wudhu. 2. M/E Room T.26. Janitor. Lingkup Pekerjaan . tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 23. Ciptanusa Buana Sentosa .2.13.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. M/E Room.13N untuk Tempat Wudhu.BQ. 1BN : Setiap WC.AR.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

3. • • • 2 . Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Finishing Al. halus. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana.62 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara.

65 PT. Kemudian baru disusun paving block. Setelah permukaan tanah cukup rata. dipadatkan dengan stamper sampai rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. maka Pemborong harus segera 2 . Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2.14. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Ciptanusa Buana Sentosa . maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm.14. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. ● ● ● ● 4. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. ditaburi pasir halus dan diratakan.1.

Ciptanusa Buana Sentosa .66 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. 2 .

pipa bulat. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.66 PT. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. sesuai standar SII. brachets. tidak bergas. pipa kotak. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco .1. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN LOGAM 2. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.15. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . anti korosi. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Bahan-bahan Pelat. anti susut.15.Black Steel (Interior) – cat duco 4. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. harus rata dan rapat 5. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada.67 PT. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. dibatasi seminimal mungkin.

Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.68 PT. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. b.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Kunci e. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. PROSEDUR UMUM 2. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. serta pemadatan tanah urug. Material b. Produksi setara dgn 4. 2.2.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. PELAKSANAAN PEKERJAAN a.1. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. BAHAN -BAHAN 3.16. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. PERKERASAN JALAN. sirtu. Tebal d. 3.3. split. 2. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. pasir. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. 2.1 Contoh bahan dan Data Teknis.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Cisangkan 2 . Profil dan ukuran c.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. d.1 . b. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. tanggul a.2 . b.1. 4. Lapisan Dasar Jalan a. d.5 ton b. Bingkai (Kansteen). 2 .1.69 PT. yaitu : a. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan.1.3 . Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. Ciptanusa Buana Sentosa . sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu.4 Contoh bahan a. Sebelum mulai pekerjaan .1.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. c. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. 4. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. c.

6 – 2 ton) g.2. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat .3 – 0. Pasir a. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. Ciptanusa Buana Sentosa .2 . b. 4. c.70 PT. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. d. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Cara Pemasangan a. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan.2. start pemasangan. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator.2. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. 2 . 4.5 m2 dengan sentrifugal 1. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. f.PEMASANGAN 4. e. bentuk pola. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Sambil disapu. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. SYARAT PEMELIHARAAN a. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata.1. 5. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.

PEKERJAAN LANSEKAP 1.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. Uraian macam pekerjaan: 1. sisa akar tanaman dan tanaman liar. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. puing bangunan. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang.3 Semua bahan sebelum dipasang.71 PT.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2 Sebelum memulai pekerjaan.17. pekerjaan penanaman 4. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. bahan bahan. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. arsitek M&E dan lainnya. PROSEDUR UMUM 2. 2 . Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. Ciptanusa Buana Sentosa . harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Kemudian tanah digemburkan b. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. 2. harus bersih dari kotoran.

3. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman.2 PEKERJAAN TANAH a. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . kerikil. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. leveling tanah mengikuti gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. Pembentukan tanah. 3. 3. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. 3. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. d. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan.72 PT. tanaman harus bebas dari penyakit. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut.1. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. Pekerjaan Persiapan . melihat bentuk / form dari tanaman. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. c.

Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. Periksa PH tanah. .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Penyediaan pupuk . .73 PT. Pekerjaan Persiapan . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). 3. .3. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a.2. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.5 – 8. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. alat penggembur tanah . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.Penyediaan bibit b. 2 . dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. ember.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.5. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. .Setelah pekerjaan penanaman selesai.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. Ciptanusa Buana Sentosa . PH yang baik adalah sekitar 4.Steger tanaman .Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .

b.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . c.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.3.Secara umum.Setelah selesai penanaman. puing dan rumput liar .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm . Petunjuk Penanaman . kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . 2 . Cara Penanaman Rumput . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer. . Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Dalam proses pertumbuhan rumput. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Jarak tanaman sesuai gambar .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . Pengolahan Tanah .Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik.Untuk meratakan permukaan. .Areal bebas dari sampah. 3. Pelaksanaan Penanaman .74 PT. Kedua bahan dicampur merata.3. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm . . .

Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. Ciptanusa Buana Sentosa .Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.2. PEMELIHARAAN 4.Penyiraman dilakukan dengan air bersih.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. BAHAN DAN MATERIAL .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman. .Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . PENYIRAMAN .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. 4.1 LINGKUP PEKERJAAN .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Meliputi penyediaan tenaga. . . .75 PT.3. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.

pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.. .Terdiri dari kotoran ayam. 4. kemudian disiram dengan air secukupnya.76 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . kambing.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .Untuk rumput. . Ciptanusa Buana Sentosa . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Digunakan pada rumput. Pupuk yang mengandung unsur N. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. . misal Urea .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. PENYIANGAN .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. 4. Pupuk yang mengandung unsur P. c.7.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .Pemangkasan dilakukan setiap bulan .6. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali.Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.5. menyuburkan daun . PEMANGKASAN .Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. b. hindari jangan sampai merusak akar . sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. dengan cara ditabur sesuai dosis . Pupuk Kandang . PEMUPUKAN .K.

6. 2.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. 3. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. 3. sesuai dengan PP No. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek.77 PT. 1973. 3. 7 Th.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.000. Safety shoes.. 4. 3. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali. Sarung tangan. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Hand Sprayer. 2 . Power injector. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Ciptanusa Buana Sentosa . antara lain adalah : Primise 200 SL. Drilling Master.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan.18. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. 3. Basileum dll. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu.

bahan-bahan. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. ● Jarak rangka. sistem pemasangan.2 mm. sistem pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . • 2. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. ● Cara. B.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. 3. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. 2. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. 3 -78 PT. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). type-type assesoris. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system.

• Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 3 -79 PT. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.

Pekerjaan dewatering (pengeringan air). P. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. lubang. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis.I 1971 c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. STANDAR/RUJUKAN a. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. 2-8 2-8 PT. Contoh batu kali. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e.2/3/8/10 b. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.3. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. Penyediaan cerucuk (sparing). PEKERJAAN PASANGAN 2. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. NI. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. pasir. ASTM 3. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g.B. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. 2.3.

• Pasir Kontraktor harus mengangkut. Tempat Penyimpanan d. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. b. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. c. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. membongkar. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. tidak pecah. 2-9 2-9 - PT. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. l. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. h. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. g. i. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. f.10 PT. 2 . Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani.10 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. k.

• Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan.11 2 . Bila terjadi kerusakan. 4.11 PT. Portland Cement. 2 . paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Ciptanusa Buana Sentosa . Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. Produk semen Gresik atau setaraf.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pasir alam. b. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. • • c. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. a. Pasir paduan. Merk yang dipilih harus dari satu produk.

mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Apabila dipandang perlu. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. d.12 PT. asam. 8 dapat naik sampai 20%. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. bersih dari timbunan tanah liat. 2 . Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. Pasir yang digunakan harus halus. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan.12 2 . Pekerjaan timbunan. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. 16 adalah 20% atau kurang. e. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan.

Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2.4.3. tanpa cacat atau mengandung kotoran. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 .1.4. diatas permukaan yang keras.4. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. bebas dari bahan lain. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.4.1.2. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. dalam 2.4.1. bersih.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. sesuai dengan PBI 1971.1. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.1. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. PEKERJAAN DINDING 2. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.

● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. − Pembakaran matang − Warna merah merata. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. 2. − Permukaan rata. toilet. Wudhu. 3. 2 . Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). WC.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. jika tidak ada ketentuan lain. R. dsb. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. 1984.Sesuai dengan pasal 81 dari A. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar.80 m diatas permukaan lantai finish. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. ● Untuk dinding tembok toilet. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). Janitor. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah.14 PT. dsb.V.

selama waktu-waktu hujan lebat. 7. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 4. 2 . sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 9. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom.5 cm dan dalam 0. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. karat dan debu bangunan. Ciptanusa Buana Sentosa .5 cm. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 5. 6. 8. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik.15 PT.

Jenis P. Jenis P.2 (plesteran trasraam). Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.4. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok. ● • ● ● ● 2 . dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.1. kecuali disebut lain dalam gambar.1. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. 2. 2. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material.16 PT. Cat tembok yang digunakan ex. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. kolom. dan ex. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.4.1. bidang-bidang pasangan bata.2. Bahan ● ● Portland semen. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. untuk membersihkan dari bintik-bintik. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. lainnya. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. hingga merupakan permukaan yang rata.17 PT. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. tidak boleh ada retak.harus dibersihkan. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. yang menjadi kotor dalam 2 . selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Untuk 4. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton.

● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. atau setara.2. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish).4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Roman atau setara. lalu dikeringkan.18 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. 2. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. b. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. PENYELESAIAN KERAMIK a. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. ● Khusus untuk pemakaian / setara. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. Ceramic tile yang digunakan ex. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.2.Gelaisi Summit. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras.

● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. d.19 PT. Lemkra atau setara. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Kelebihan air semen. ● Bidang ubin harus rata. AM. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. 2 . maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. residu. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai).

B. diprofil atau disesuaikan dengan desain. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Setelah dinding rata. Ciptanusa Buana Sentosa . • D. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bening. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A.20 ● ● PT. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. Ukuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. AM. 2 . lokal dengan kualitas baik. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap.3. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Lemkra atau setara. C.2. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong.4. Coating anti lumut ex. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. gloss. jenis batu. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex.

sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. Lemkra atau setara.4. 4. perletakan dan penampilan. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. jenis batu. 2 . import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. 1.warna. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. 2. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. Ciptanusa Buana Sentosa . Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan.4. AM. atas persetujuan perancang.2.21 PT. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. dan pola sesuai dengan gambar rencana. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan.

Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet.5.5.3. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . pengiriman. material cat dan melamic dan sebagainya. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . material.5.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . pemasangan) untuk pekerja.Pasal Pekerjaan Plesteran .5.2. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. Ciptanusa Buana Sentosa . • Bagian yang terkait : .Pasal Pekerjaan Keramik . • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. penyimpanan. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. dan peralatan. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.22 PT. kape.

• Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan.5. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .5. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. plat beton lantai. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 .4. - 2. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. material. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. hubungan dengan dinding.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ceiling. 2.5. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. penguat-penguat yang dipakai. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.23 PT. pintu.

kebenaran sistem.5.7. lurus dan waterpass. terlindung. tepat dan teliti.1. d.7. c. BAHAN PARTISI a. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.7. f. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2.5. termasuk pada bagian atasnya (frame head). Ciptanusa Buana Sentosa . Penggunaan rangka.5. 2. 4. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . dan ventilasi secukupnya. b. bidang permukaan rangka partisi harus rata. 5.6. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. e. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. 2. Setelah terpasang. 2. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. 3. harus terpasang dengan baik. PEMASANGAN 1.24 PT.2.5. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.8. kekokohan. kusen maupun alat-alat 2 . BAHAN 2. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. rapih. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. tebal = 16 mm 2.5.sehingga tidak merusak daun pintu.

Ciptanusa Buana Sentosa . 7. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan.25 PT. Stop kontak. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. saklar. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 8. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 9. 6. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri.

bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya.2.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. susut pinggir-pinggirnya.Tidak ada getah. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.6.26 PT. celah. B. Kualitas . harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester). BAHAN A. 2 . juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht.1. Jenis Kayu . . mata kayu yang lepas atau mati.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. PEKERJAAN KAYU 2. .6. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.6. Kelembaban (Moisture Contents) . C.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.

2. dibor.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. Kayu kasar diketam.3. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). C.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish).6. . harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding.27 PT.Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. 2 . . dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. . Ukuran dan Toleransi . mulus dan keras yang dapat diterima. Ciptanusa Buana Sentosa . Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. Susut (Mengkerut) Persiapan. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. . . atau jika tidak. Permukaan Luar . PEKERJAAN KAYU A. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. B. maka kayu ini dapat diterima.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan.

menyetel (memasang). skrup-skrup. . Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. Pembuatan . skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan.28 PT. E. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. lubang pasak. Ciptanusa Buana Sentosa .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. . membuat lidah-lidah. 2 . memahat. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni.

meliputi pula penyediaan tenaga kerja. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.7. ex lokal kelas AW atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor.1. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.3.4 mm. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.7. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.2. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .29 PT.7. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.yang ditentukan. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. 2 . lisplank dan talang.7. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. 2. - - 2.

● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. 2 . Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. Ciptanusa Buana Sentosa . dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. c. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. b. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan.30 PT. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. Grace (type 3000) atau setara. d. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. 2. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing.

4. bahan-bahan. 2.7.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. 2 .31 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. Bahan. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. c.

untuk mendapatkan kepastian. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.8. UMUM 1. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. pemasangan sampai diserahkan. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. 2. JENDELA. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus.8. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. ● ● ● ● ● ● 3. DAUN PINTU. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.32 PT. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. 2 . KACA. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. PEKERJAAN KUSEN. pengangkuran. Ciptanusa Buana Sentosa .permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan .1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. 2. karat dan cat lama yang terkelupas. atau menggunakan sikat saja. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. Ciptanusa Buana Sentosa .36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. minyak. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. Pengecatan Besi ● Kusen. pintu dan teralis besi dicat duco. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. 3. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. sehingga kilapnya akan lebih baik. 2 . ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat.

tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. Asahimas.Kunci.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. atau yang setara. 2 . jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . handle. 2. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . kunci. Ciptanusa Buana Sentosa .37 PT.8. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. ● Perlengkapan seperti engsel. Pengerjaan ● Pintu-pintu. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. ● Kaca ex. jendela dan daun pintu dari alumunium. 2. Bahan ● Kusen. 3. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. . ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.

2 . kalau belum selesai sama sekali. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. 5. - 7. .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.38 PT. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. dinding dan langit-langit telah selesai. Ciptanusa Buana Sentosa . juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. - 6.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. tidak boleh kering atau sudah mengeras. atau kelihatan ada cacat. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. dikaleng. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan.

Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. plesteran. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Ciptanusa Buana Sentosa . Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. dengan kelonggaran sedikit. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan.5. - 2.8. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. 2. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan.39 PT. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. noda atau percikan las. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Sebelum pemasangan kaca.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar.

Lion Metal.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: .Flashing dari plat baja 0. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.Plat Baja 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.6 mm .9 mm .Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) . atau yang setara. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.3 mm . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.00 mm sebagai frame . Ciptanusa Buana Sentosa .0 mm sebagai frame . ● ● ● ● 2 .Angker Baja 1. 3. flush bolt. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Plat Baja 1.2.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.40 PT.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .44 PT. diampelas sehingga rata dan halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.

menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah.2.2. menebang. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.2. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. diikat sekeliling batangnya. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.1. atau seperti yang tertera dalam gambar. Sebelum memulai penggalian. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. - - - 2. 2. dalamnya. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa - .2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. 2-4 PT. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.

Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. 5. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. dari parit. 3. dengan jalan memompa. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. tapi harus segera setelah galian disetujui. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. memulai tahap pembangunan berikutnya. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. mata air atau lain-lain sebab. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. 2-5 PT. banjir. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. menimba. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. 6. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini.

yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya.2. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. Dalam hal pengurugan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. - - 2-6 PT. - 3.3. Kayu-kayu. 2. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Daerah tapak bangunan.

Ciptanusa Buana Sentosa . - 2-7 PT. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. septic-tank. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 5. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->