SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . 11. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. Bukti Otentik. 4. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. 9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. Penyedia Barang/Jasa. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. Pelelangan Umum. teknis. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Metoda Satu Sampul. 13. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Sistem Nilai (Scoring System). 2. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 6. penawaran dinyatakan gugur. Peserta Lelang. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. Sistem Gugur. 3. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. 12. 7. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Pejabat Pembuat Komitmen. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Surat Jaminan. 5. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 10. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. Pascakualifikasi. 8. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. 14. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Panitia / Panitia Pengadaan. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran.

adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. korupsi. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . Surat Kuasa Direktur/Direksi.1. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. 2. 1. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. Fakta Integritas. 16. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.

Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.3 1. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. 3.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : 2.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.1.4 1.9 2. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. UMUM 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .1 Nama Paket 1.2 1.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. 3. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran.5 1. Ciptanusa Buana Sentosa . PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.6 1. dalam menyiapkan penawaran mereka. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. 3. 1.

. 6.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.3 2. 3.SIUJK Asli.5 2.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan.. s/d …. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. tidak akan dilayani.4 2. Merdeka Selatan . Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.. Sertifikat ISO 9001:2000..6 2. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. 2010 Jam : …. kecuali hari Jum’at hingga jam ….s/d…. kecuali hari Jum’at hingga jam …. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. Merdeka Selatan ..membawa SBU Asli. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi.s/d … 2010 Jam : …. Ciptanusa Buana Sentosa .Diluar hari dan jam yang ditetapkan.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).. Akte Pendirian Perusahaan.1. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien.000. 3.Jakarta Pusat Catatan : . Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. tidak akan dilayani. s/d .1 Pendaftaran Pelelangan.7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Hari : Hari kerja Tanggal : .2 2. Terbuka dan Bersaing. dengan rincian sebagai berikut: 3... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. wib. . Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. Efektif. 1-4 PT.

3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : ....1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini... Merdeka Selatan ... 4..4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : .1.3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan..5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas.. Merdeka Selatan ..5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.. 2010 Jam : .diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat. RAPAT PENJELASAN UMUM 4.. 2010 Jam : . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.... 1-5 PT. WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3.. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.Jakarta Pusat Catatan : . WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. s/d ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 2010 Jam : ...diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : . 3.Jakarta Pusat Catatan : ... 4....Jakarta Pusat 4.... s/d .2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4.. Ciptanusa Buana Sentosa ...... Merdeka Selatan .

1. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. 5. 4. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 11.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. tidak pailit. 4. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. Tidak masuk dalam daftar hitam. Tidak dalam pengawasan pengadilan. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. dan laporan bulanan PPN. 6. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Memiliki sumber daya manusia. sewaktu-waktu dibutuhkan. 12. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 8. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 7. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. modal. 3. 2. Memiliki keahlian. 13. Ciptanusa Buana Sentosa . 10. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. 9. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Pengalaman.

2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. 4. 3. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. 1-7 PT.1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2.1 Surat Penawaran. 3.3 3. 2. 3. 2. 2. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak. Bea-bea.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. 2. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. 2. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. Ciptanusa Buana Sentosa . MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas. HARGA PENAWARAN 3.1 3.1.4 4. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan. 7.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. 7. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 6.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.000. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. 6. BENTUK PENAWARAN 6. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.1.2 6. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Ciptanusa Buana Sentosa .7 6. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. 7. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. 1-9 PT. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.4 6. 7. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. 7. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. harus distempel dengan Materai Rp.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris.5 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.3 6.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. maka asli yang berlaku.

Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.2.000.8 Tidak bertanggal. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. tahun dan jam pemasukan). Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. bulan. 7. 7.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. tahun. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.10 PT. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . baik dengan angka maupun dengan huruf. yaitu: a).-). 7. Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. 8. dan cap perusahaan. 7.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. PENYAMPULAN PENAWARAN 8.3. berukuran F4 (folio). b). tanggal. bulan.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp.11 Terdapat coretan. 6. 7.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. c). 8. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. 8. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. hari. Ciptanusa Buana Sentosa .

2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos...2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.1. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar). dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran.. 1 . 9...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... Gambar 1.. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.11 PT. disesuaikan kode kotak penawaran..1 Setelah butir 8......3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan. Ciptanusa Buana Sentosa .4. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ... Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth... SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8. 9...

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

1. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. 2. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. 2. serta dinyatakan gugur. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. 3. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Pasal 13 1. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Pasal 11 1. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 3. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. 2. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. 4. dengan membuat berita acara. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB).15 PT.

yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi.16 PT. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. 5. 12. 7. 11. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 14. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. 9. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 6. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 8. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. Ciptanusa Buana Sentosa . 13. Sebelum penawaran dibuka. 10. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 2. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia.1. 3. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. 4. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1 .

maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. Pasal 20 1.17 PT. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. 2. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 21 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. 2 1 . Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. sesuai ketentuan yang berlaku. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. 3.1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. 2.

2. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan Teknis memakai sistem nilai. kemampuan keuangan. Pasal 23 1. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. 2. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini.1. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. sampai keputusan pemenang diumumkan. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. 4. 3. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. 3. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut.18 PT.

19 PT. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penilaian .5. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Bila DB ≥ 0. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1.1.2. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa.2 N 2. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket.1 X b. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7. 1 .1.5 X diberikan nilai 0 2. a. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Bila DB < 0.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0.3. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0.

Sebagai kontraktor utama.1. b. b. 0. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. Pengaalaman Pekerjaan (0. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah Pompa Air. minimal 1 buah Fibrator pengecoran.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. minimal 2 buah Stamper. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan.2.2. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. c.5 X mendapat nilai 0) 3. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum.2 m3.20 PT. dan alamat Gudang peralatan. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1. c. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.3. 4. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. 3. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva.

Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas .1. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. minimal 1 orang c. hanya disertai bukti otentik ijazah. 1 .3. minimal 1 orang d. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. Ciptanusa Buana Sentosa . Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. 2. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah.21 PT. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. minimal 1 orang f. Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. minimal 1 orang b. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . Personil yang harus dimiliki adalah : a. minimal 6 orang e. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 .1. 7. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. dan kepada perusahaan tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . ayat 3. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. 8. Untuk menunjang pemeriksaan. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. 4. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. 6. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya.22 PT. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. evaluasi. 3. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 5. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. 2. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. kualifikasi. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. ayat 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

1 Menyetujui usulan panitia 2. Pasal 31 1.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Klarifikasi/verikasi. Ciptanusa Buana Sentosa . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). 2. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. atau 1 . panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. 2. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. 2. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS.23 PT. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan.2. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Berdasarkan hasil Evaluasi. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. 6.4. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1.1. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 1 . 4. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang.3. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. Ciptanusa Buana Sentosa . disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. 3. 2. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Dalam hal usulan panitia disetujui. 5.24 PT. 3. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2.

atau 1. pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. atau 1. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga). Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 4.25 PT. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 36 1. 3. 3. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. 2. atau 1 .

9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.6 dan 1.5. 2. dan biaya). teknis dan harga).1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.4. 2.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. atau 1. 1 . maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.3 dan atau 1.2.1. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. atau 1. atau 1.4.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.3.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.3. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1. teknis. 2. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.2.3. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal.26 PT.1 dan/atau 1.4. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).1.dan 3 terbukti benar.7 pada pasal ini.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. maka : 2. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. 2. atau 1.2 dan/atau 1. 2. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua).5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.4 dan atau 1.5.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .... Jakarta. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1... Pasal 38 1. Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua.. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1.... 2. …………. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini... maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara. ..... 2. PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2..5.. Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan..27 ..

..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 6. Pasal 25 Ayat 4.28 PT.. hari kalender......Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing......... Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.........1 Bab I Pasal 4 4..2 1 .. Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5... Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.1. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja.. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah....5.... wib s/d selesai Tempat : .. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman. 2010 Tanggal : .1 6.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ... 2.3 16.. …. Ciptanusa Buana Sentosa . Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan. Pasal 4 ayat 1 3. 1. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.....1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. cukup jelas. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7...4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal ….1 Pembukaan Penawaran.1.29 PT....tanggal …….2 31. 2010. . 9. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . 2010. Jam .. . Pasal 29 ayat 1. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja .. wib. 21. 2010 Jam : …....Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. Ciptanusa Buana Sentosa . wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar.1 10.

7.. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : ...… (…………………) hari kalender... tenaga kerja. BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. bersama ini kami lampirkan : 1.. Penawaran ini berlaku selama ….. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman....... 8. Sesuai dengan persyaratan yang diminta. sebesar Rp.. Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. 2... (diisi sesuai nama paket pekerjaan).. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. …………………... dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima. peralatan. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10... Ciptanusa Buana Sentosa . ….. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. kapasitas... Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 6...(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). Daftar Kuantitas dan Harga. Jenis. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan........ 5.. komposisi dan jumlah peralatan 9. Jadwal Waktu Pelaksanaan... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. dengan jangka waktu pelaksanaan . Surat jaminan penawaran. 3. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan . Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.. 1 ..1.. 4. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.30 PT.... Analisa Harga Satuan.

materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Tanda tangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .31 PT. cap. 6. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12.

Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. Nama Jabatan : …………………. Ciptanusa Buana Sentosa .. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan).(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. …………………. ………………. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI B..) 1 .32 PT. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : ………………….. cap.. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). : Direktur Utama CV/PT ………….1. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….

DEFINISI 1. f. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. bulan adalah bulan kalender. KETENTUAN UMUM 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu.1. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 8) Gambar-gambar.33 PT. d. Nama. a.1. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 7) Spesifikasi Teknis. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. e. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Hari adalah hari kalender. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3) Surat Penawaran. g. b. c. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. 1 . 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.

Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. h. n. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. d. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Gambar-gambar. j. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Daftar Kuantitas dan Harga. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Surat Penawaran. Spesifikasi Teknis. m. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. c. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. Surat Perjanjian. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa .34 PT. ASAL JASA 3. Syarat-Syarat Umum Kontrak. b. l. 1 .2.1. PENERAPAN 2. i. i. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.1. 2. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).1. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. j. e. k. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. 3. f. g. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri.

3. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. 1 . 5. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.35 PT.1. 4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.1. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. HAK CIPTA DAN MEREK 5. HAK PATEN.1. 7.2. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 6. JAMINAN 6. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. 6. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1.2. hak cipta dan merek. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1.

pembayaran retensi sebesar 5%. sebesar 95% dari nilai kontrak. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. dan pajak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 5).2. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.1. 9. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. 3). 2). Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). Pembayaran Termijn ke-1. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Cara Pembayaran a. 2). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. Pembayaran Termijn ke-4. 8. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak.3. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.36 PT.2. 3). PEMBAYARAN 8.2. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. b. Ganti rugi 1). dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran Termijn ke-2. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. 9.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. HARGA DAN SUMBER DANA 9. 7). 6). 8. 1 . sebesar 25% dari nilai kontrak. Pembayaran Termijn ke-3. dengan Berita Acara Pemeriksaan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. dengan Berita Acara Pemeriksaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan.1. 4). Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. sebesar 65% dari nilai kontrak. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Ciptanusa Buana Sentosa .

13. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10.1. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. 11. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. 14. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. 14. 12. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .1. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. 11. 13.2. c.3.2. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. b.2. ditindaklanjuti 1 .dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. DELEGASI 12. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.37 PT. 14. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a.

3.1.1. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1.2. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. 15. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. 15. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.7. Ciptanusa Buana Sentosa . 15. 16. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .3. 15. 14.4. 15. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. 16.2.4.5. 15. 1 .2. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.38 PT. 15. jika dinilai wajar. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. 16.

Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Menangguhkan pembayaran. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Melakukan perubahan kontrak. g. Mengenakan denda keterlambatan. tuntutan lainnya. 17. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak.1. Membayar ganti rugi. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. b. b.1.2. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. AMANDEMEN KONTRAK 17. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 1 . melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). c. i.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. h. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. e. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. f. 18. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17.1. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. d. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. 18. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. b. c. c. b. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. c.39 PT. d.

Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. kecuali apabila : 1). peralatan. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. 19. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kematian. b. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. Resiko kecelakaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. peralatan. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. e. c. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. 19. 2). Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau Keteledoran.40 PT.2. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. 19. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. peralatan. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.1. instalasi. sebagai akibat polusi. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. g.1. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. f. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 2). maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 .3.

b. 21. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 21. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . c. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Untuk kelengkapan laporan. Laporan harian.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Catatan lain yang dianggap perlu. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu.4. peralatan.2. Jenis. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan.2. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.6. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan.1.1. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. 20.4. Ciptanusa Buana Sentosa . CACAT MUTU 21. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. 21. instalasi. 20. 21. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. 20.1. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. berisi : a.3. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.3. 20. 20.5. Tugas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.41 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan. e. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. 20. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . d. f.

3. PENGAWASAN 23. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. maka Pasal 24. tentang kontrak kritis.1. 22.42 PT.1 tidak diberlakukan. 23. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. 21.4. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. 25.1. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. 22. KONTRAK KRITIS 1 .5. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. 22.5. 24. 22. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 22. 24.1.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki.2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.2.

2). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Kesepakatan tiga pihak 1). 3).2. Dalam SCM direksi pekerjaan. 3). Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. Penanganan kontrak kritis a. 2).1.43 PT. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM.1. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. 6). 4). 1 . Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. b. apabila : a. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. 4). realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). b. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. 5). 25. Ciptanusa Buana Sentosa . maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Kontrak dinyatakan kritis. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pada setiap uji coba yang gagal. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Revolusi. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. d. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. yaitu untuk : a. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. b. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. b. gunung meletus. KEADAAN KAHAR 27. wabah penyakit. Pemogokan. 26. tanah longsor.3. Yang digolongkan keadaan kahar.2.2. adalah : a. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Kebakaran. Bencana alam : banjir.3. Perubahan desain.1.1. d. e. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). 27. dan angin topan. 27. Keadaan kahar. g. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. 27. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Peperangan. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. badai. 27. c. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. Kerusuhan. 1 .1. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak.44 PT. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. e.4. gempa bumi. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. Gangguan industri lainnya. 26.4. 26. Pekerjaan tambah. c. 26. f. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa . RAPAT PELAKSANAAN 1 . Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan.2.2. 29. Apabila harus diperpanjang. 28. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.1. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 27.7. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.45 PT.5. 27. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. 28.6. 28. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. b. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. dengan ketentuan : a.3. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. c. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27.1. Bila terjadi keadaan kahar. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Bila keadaan sudah pulih normal.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERINGATAN DINI 28.

Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. 30. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. dalam hal ini : a. 29. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak.1.1.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 31.1. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. 31. Dalam hal kontrak dihentikan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.46 PT. b. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi.2. 31.2.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. ITIKAD BAIK 30. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.5. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Direksi pekerjaan. 31. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.5. 31.1. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 3). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara.2. 30. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa.4. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. yaitu : 1).3. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. 1 . Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Ciptanusa Buana Sentosa . 2). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Kejadian dimaksud adalah: a. g. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.7. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. b.1. e. Ciptanusa Buana Sentosa . d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. b. Penyedia Barang/Jasa harus : a. sampai g. kewajiban.47 PT. 1 . Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Kejadian dimaksud adalah : a. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.6). Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. c.a. di atas.7. h. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. 31. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. 31. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Sebagai akibat keadaan kahar. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. c.2. b.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. sampai h.7. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. f. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan.c. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.6. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.

36.. kawat.8. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Pengadilan. PERPAJAKAN 35. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian.1. selain pembayaran tersebut di atas. peralatan. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 36. 31. 1 . Di luar pengadilan. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. 35. mediasi.1. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.. KORESPONDENSI 36. yaitu dengan cara musyawarah. instalasi. 35. Korespondensi dapat dikirim langsung. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. telex.1. Semua bahan.2. 33. Ciptanusa Buana Sentosa .48 PT.6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. konsiliasi atau abritase di Indonesia. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 34.1. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. 32. BAHASA DAN HUKUM 34. 33. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa.2.5. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31.2.3.9.1. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. 33. atau melalui pos. pekerjaan sementara.

Ciptanusa Buana Sentosa .4.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.3. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 38.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. 37. 38. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung.49 PT. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 37. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).1.2. 36. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.1.5. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 38.1. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 38. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.4.3. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. 37. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 1 . sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.6.4. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. DENDA DAN GANTI RUGI 37. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 37.

KETENTUAN KHUSUS 40.2. 38.1. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. B.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 39. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.1. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 40. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. PERHITUNGAN AKHIR 39. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. PERSONIL 40. 42.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.8.50 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. 41. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. 41. PENILAIAN PEKERJAAN 41.7. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. kemampuan.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara.2.

43. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. INSTRUKSI 44. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak.1. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 44. 1 . Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.51 PT.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. 42.1. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42.1. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. 44.

........ : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : ......................................................................... Nomor Telepon : ........... Nomor Fax : .......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............................................................... ................... 3....52 PT............... .................. .............................. JAMINAN 6........ Jabatan : ............................................ b.................... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak..... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A.............................................. .................... ) 6............... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ..............................2....... ................................................... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ......... .a...................................... ........... 1 ................................. Alamat : . ( ...... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak........1............... Ciptanusa Buana Sentosa .... ( ) : ........(..... ................................... ................................................................ a... atau sebesar Rp......... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL................. Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ...... .................... DEFINISI 1..... Jabatan : ................... ........ KETENTUAN UMUM 1.......... ( ........... atau sebesar Rp.............. Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.....1)......................................... : ................ Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2................... ) PEMBAYARAN 8................................ c............ : ............................1.. d..... Nomor Fax : ...................................................................................1............................. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ..............1.....) hari kalender : .......

dipotong uang muka secara proporsional. 1 ... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak..4.. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak.. JADWAL PELAKSANAAN 22.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.b. pembayaran retensi sebesar 5%. mulai tanggal 5.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. 2). ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.... Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. a.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia....53 PT. b. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. Ciptanusa Buana Sentosa . 6... 4... Pembayaran terakhir adalah...1.1)... Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. s) hari kalender... Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .1. denda (bila ada).2.... pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.1. 37. s/d .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.54 PT.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .

…………. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . tahun Anggaran 2010.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .55 PT.1.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. 6.

... Segala dokumen yang kami berikan adalah benar............................................................ Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar...................... Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab............................................................ ……………… PT/CV............................................. Materai Rp.............................................…......... : ..... 6000....... Direktur/Direktris 1 ......................56 PT.........................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan...... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1........................... ………………................................ .................................................................................................................. : ......... : ........................................ : ............................... ....…………………………..................................... : ......................... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ...................1.............................. Ciptanusa Buana Sentosa ...... 2.......

Dan apabila pernyataan ini tidak benar. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c.57 PT.. Tidak sedang menjalani sanksi pidana. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak dalam pengawasan pengadilan b.1. 6.000. dengan alamat …………………….. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dalam perusahaan ……………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .……………………………….

6.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun..000. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Hari……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….1. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .. Ciptanusa Buana Sentosa .58 PT. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.………………………………..

1.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .59 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. Hari …………… tanggal ………….……………………………………………. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.. dalam perusahaan …………………………………………. dengan alamat ……………………………………. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.000. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Kami menjamin : a.....*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami......…………........ Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.... tanggal…………..... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………. Prihal ………………………….. c. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .. kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran.. Kami setuju bahwa : a... 1 . ….60 PT......... peninjauan lapangan...... rapat penjelasan.. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1...... Kepada Yth..... Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.200…..1............. kami tidak akan meminta penggantian lapangan. s/d ..... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………. Pejabat Pembuat Komitmen.) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2.…*) di ………………………. Lampiran : …………………….........*) b. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan………………………... Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa ..…………. b........... klarifikasi dan negoisasi...*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………..... klarifikasi dan negoisasi. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran.

......)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.. cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 ............) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa... Penawaran ini berlaku selama . Nama Perusahaan (.. materai Rp.....61 PT.........(.......Bertanggal............. Ciptanusa Buana Sentosa ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............. 6000...... tanda tangan.....1...... PERSYARATAN ADMINISTRASI 4..

....... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ........ No.....1..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ................62 PT........ Ciptanusa Buana Sentosa .............................

Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. a. 5. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. 8. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. Nama Proyek : …………………………………… b. 7. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. 10.1. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Posisi Penugasan : …………………………………… h. 4. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. Lokasi Proyek c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nama Proyek b..…………(Tetap/Tidak Tetap) i. 6. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. dsbnya) PT. dsbnya) : …………………………………… d. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g.63 . Uraian Tugas : …………………………………… f. 2. 9.

.... 1 .... Posisi Penugasan : …………………………………… h... PERSYARATAN ADMINISTRASI d...1.. ) Nama jelas (. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g......... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi.64 PT..... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan... ……….. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …..........…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab........ 11.... Ciptanusa Buana Sentosa ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...…………(Tetap/Tidak Tetap) i.............. (cap perusahaan dan tanda tangan) (.. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. dsbnya ) dst........ …………………………200…... Nama Perusahaan : …………………………………… e.. Status kepegawain pada perusahan ini : …........... Uraian Tugas : …………………………………… f.............

.................. …………………………200….............................................................................. .......................................................................................... Untuk perusahaan .......... .............................................................. Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp..................... ) Nama jelas (.... Ciptanusa Buana Sentosa ............................................... 6............. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ............................... tahun ..................... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab............1.............. ( nama tenaga ahli ) ............................. Telp / Hp Email : : : : ...................................................................tahun .................................................65 PT....... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No................................................................................ ………......................sampai dengan bulan.........................dengan posisi sebagai tenaga ahli ................. ) Nama jelas 1 ........sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan........Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...000 (................... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.......

. Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ............... ………200….............. Ciptanusa Buana Sentosa .....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..................1..................... tanda tangan.........*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :.... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .............………............. Nama Perusahaan (............................................................Perihal diatas...66 PT...... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp...................(.......) sudah termasuk PPN 10%.) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa......tanggal............. Kepada Yth.......... Pejabat Pembuat Komitmen .............. materai Rp............ 6000..... Nomor Lampiran : ...................... : ........................ dengan rincian terlampir...............Bertanggal................... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ......*) di ... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab....................................

3. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. disebutkan secara jelas no. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 .67 PT. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 4. Ciptanusa Buana Sentosa .1. tidak pailit. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). 2. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan.

tahun : 6. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Nomor : b. PERSYARATAN ADMINISTRASI A.1. Nomor Akta : b. Tanggal : 4. Telepon No. Ijin Usaha dan Sertifikasi No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perusahaan PMA/PMDN a. Nomor Surat Ijin : b. Status Perusahaan 3. Akte Pendirian Perusahaan a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Tanggal : c. Alamat No. Umum 1. bulanan. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nama Perusahaan 2. Nomor : b. Nomor Akta : b. Tanggal.68 PT. bulanan. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Nama Notaris : 2. Tanggal : 3. Nomor Akta : b. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Tanggal. Fax. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. tahun : 5. Ciptanusa Buana Sentosa . bulanan. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Tanggal. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. DATA ADMINISTRASI 1. Akte Perubahan Terakhir a.

Nama No. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. 2. PENGURUS PERUSAHAAN 1.69 PT. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Komisaris (untuk PT) No. ** ** Nama No.1. 3. Susunan Kepemilikan Saham No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. DATA KEUANGAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . KTP * Alamat Prosentase 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pajak-pajak 1. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 .

Rp. Aktiva Lancar .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Rp.1. AKTIVA NO. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) …………….Bank . Utang Jangka Pendek .Utang Dagang : .Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Rp. VI. Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp.Kas .Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. PASIVA I.Piutang *) . Jumlah (a) II.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.( d+e ) Rp. Ciptanusa Buana Sentosa . Rp.70 PT.Persedian Barang . PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. 6. Rp. Rp. Rp. III. Rp. Rp. Rp. IV. Rp.Inventaris : . Rp. Aktiva Tetap .Peralatan dan Mesin : . Kekayaan Bersih ( a+b+c ) . JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO. Rp.Utang Pajak : . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp.

000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan.71 PT. …………. Apabila di kemudian hari.1. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI E.

Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.72 PT. DATA PERSONALIA 1. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .73 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No. PERSYARATAN ADMINISTRASI G. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.

PERSYARATAN ADMINISTRASI I.1. DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.74 PT. Ciptanusa Buana Sentosa ./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….75 PT.

.. OIeh karena……. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. Ciptanusa Buana Sentosa .. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….. 3.. Sebagai itikad baik Jaminan ini. 7...(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. atau 4. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. 5.. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. atau b.76 PT. 2.. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. cap dan materai (Penjamin) 1 .(Uraian singkat Pekerjaan). BANK Tandatangan. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.. kami peminjam..2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya.. 6.1. Menandatangani Kontrak.

. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. ……………. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ……………….1. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal ……………………. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . PT/CV. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. *) …………………. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih.77 PT.. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar ….

5. 4. 3.78 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 2.

I. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan.1. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan.1. 2-1 PT.1. BARANG CONTOH (SAMPLE) . harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.1. SYARAT-SYARAT UMUM 2. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang.1. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya.2. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. 2. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R.3. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. mingguan. 2. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kontraktor. serta berpengalaman.

Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya. .4.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .5. 2.1. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing.Pengujian kebocoran . 2-2 PT. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur.1. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran).Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian mutu beton . misalnya : .

gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .7. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.1.6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 2-3 PT.1. 2.

2 . Warna.1. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan.10.2. AM. 4. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring.Gelaisi . Tile Adhesive yang digunakan ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2.10. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. 2. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. Roman atau setara. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.Summit atau setara. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. Lemkra atau setara 3. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.10. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya.45 PT. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya.

Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai.10. ● Bidang ubin harus rata. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat.3. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. 2. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. residu.46 PT. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Kelebihan air semen. 2 . membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. 5. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata.

3 Portland Cement . Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.47 PT. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Lionmesh atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. . . 4.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. Ciptanusa Buana Sentosa . Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.2.

5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.48 PT. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. 2. .10. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. 2 . tenaga. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. Lingkup Pekerjaan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. Ciptanusa Buana Sentosa .000 impuls/menit. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.2.4.

● Sebelum lantai screed dilakukan. setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. SI-81 dan ASTM . ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. Bahan-bahan . ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. 2 . alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2.49 PT. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. SII-0013-81.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. NI-8 dan PUBI 1982 3. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Tebal. membersihkan lantai batu granite. Lemkra atau setara 2. 1.50 PT.10. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. Perekat yang digunakan ex. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. ukuran dan pola sesuai gambar. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. perletakan dan penampilan. atas persetujuan perancang. 2 . Pembersihan Setelah pekerjaan selesai.5. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Import. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. AM.

11.11. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.51 PT. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana.1. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana.11. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.2. 2 . impra atau setara.11. yang dibentuk sesuai gambar rencana. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2.3. 2. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. ● Finishing melamin ex. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. kayu). BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. PEKERJAAN RAILING 2.

Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. 2.12.12. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya.1. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. BAHAN 1. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. 2. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. baik mengenai komposisi. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. 2 . digunakan Liquid Waterproofing ex. 2.52 PT.12. Bahan a. PENGUJIAN ● Bila diperlukan. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. b. ASTME. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.3. dak teras. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. seperti pada toilet. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. ASTM 828. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah.12. TAPP I 803 dan 407. mencakup seluruh bagian pelat atap. dan Liquid Waterproofing ex.Sika atau setara.2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Sika atau setara. Ground Reservoir. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. menggunakan ex. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.

Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. 2 . ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. baik sebelum atau selama pelaksanaan. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan.4. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. ● Peil dan ukuran harus sesuai. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan.12. kering dan bersih.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan.5. 2. tertutup tidak lembab.53 PT. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.12. 2. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. pecah dan cacat lainnya.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan.50 mm lengkap dengan primer. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. 2. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sebelum kelainan tersebut diselesaikan. tebal 1. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . spesifikasi dan lainnya. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan.50 mm lengkap dengan primer. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. tebal 1. 2 .54 PT. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Waterproofing untuk atap. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. 3.

brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. pecah dan cacat lainnya. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. warna. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. Pemborong dan Tanggung jawabnya. 2 . baik teknis maupun administratif. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. kecuali bahan disediakan oleh proyek. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 5. terhadap kemungkinan pergeseran. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. 7. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan.55 PT. 6. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. ● Keputusan bahan jenis. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan.

56 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.

1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.57 PT. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN KHUSUS 2. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .13.13.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.

13 untuk tanaman : Ex.13N untuk Tempat Wudhu. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. . M/E Room T.13V7N untuk Dapur/Pantry T.BQ. PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.13. M/E Room. Janitor. seluruh toilet.58 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 30. tempat wudhu. dapur. Tempat Sampah. Lingkup Pekerjaan .26. 23. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. 2. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.2.AR.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. 1BN : Setiap WC. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana.62 PT. • • • 2 . Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. 3. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Finishing Al. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa .

PEKERJAAN PAVING BLOCK 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.65 PT. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. ditaburi pasir halus dan diratakan. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah permukaan tanah cukup rata. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. maka Pemborong harus segera 2 . Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. ● ● ● ● 4. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm.14. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2.14. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). Kemudian baru disusun paving block. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata.

66 PT. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.

bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.Black Steel (Interior) – cat duco 4. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . 2. anti korosi.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . sesuai standar SII. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tidak bergas. pipa bulat. Bahan-bahan Pelat. PEKERJAAN LOGAM 2. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. anti susut.15.66 PT. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . pipa kotak. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3.15. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.1. brachets. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: .

Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. 2 . Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .67 PT. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dibatasi seminimal mungkin. harus rata dan rapat 5.

sirtu. Tebal d.2. Profil dan ukuran c. Ciptanusa Buana Sentosa . tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. 2. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. split. serta pemadatan tanah urug. pasir.68 PT. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. 3. Cisangkan 2 .1 Contoh bahan dan Data Teknis. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.1. Produksi setara dgn 4.3 Pengiriman dan Penyimpanan.3. b. BAHAN -BAHAN 3. Material b. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1.3. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. 2. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. PERKERASAN JALAN.16. Kunci e. PROSEDUR UMUM 2. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2.

2 .3 . Lapisan Dasar Jalan a. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. c.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. Ciptanusa Buana Sentosa . d. c. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya. Bingkai (Kansteen). tanggul a. d. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b.1. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4.1. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.1. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. 4. Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu.4 Contoh bahan a.69 PT.1.5 ton b. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. yaitu : a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.1 . Sebelum mulai pekerjaan . Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. 4. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. 2 . b. b.

tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. d. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat .5 m2 dengan sentrifugal 1.3 – 0. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.70 PT. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. dikenal dengan nama pasir extra beton b. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase. SYARAT PEMELIHARAAN a. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Pasir a. bentuk pola.2.2.2 .1. 4. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. Sambil disapu. Ciptanusa Buana Sentosa .6 – 2 ton) g. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. 5. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. 4.PEMASANGAN 4. e. start pemasangan. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. b.2. 2 . Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. Cara Pemasangan a. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. f.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit.3 Semua bahan sebelum dipasang.17. Kemudian tanah digemburkan b.2 Sebelum memulai pekerjaan. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. Ciptanusa Buana Sentosa . pekerjaan penanaman 4. harus bersih dari kotoran. PEKERJAAN LANSEKAP 1. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. Uraian macam pekerjaan: 1. arsitek M&E dan lainnya. PROSEDUR UMUM 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. sisa akar tanaman dan tanaman liar. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap.71 PT. puing bangunan. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. bahan bahan. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). 2. 2 . Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2.

Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Pembentukan tanah.1. d. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. leveling tanah mengikuti gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh.2 PEKERJAAN TANAH a. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. kerikil. 3. Pekerjaan Persiapan .72 PT. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . 3. melihat bentuk / form dari tanaman. tanaman harus bebas dari penyakit. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa . dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. c.3. 3.

Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . Pelaksanaan Penanaman Pohon .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. alat penggembur tanah .5 – 8. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman. . 2 . minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.2. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan Persiapan .Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. PH yang baik adalah sekitar 4.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.3. 3.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Penyediaan pupuk . .Steger tanaman .73 PT.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah. .5.Setelah pekerjaan penanaman selesai. . Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. Periksa PH tanah. ember.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon.Penyediaan bibit b.Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah .

Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi.3.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. Pengolahan Tanah . . .Secara umum. .Untuk meratakan permukaan. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon. b.Dalam proses pertumbuhan rumput. Kedua bahan dicampur merata. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Setelah selesai penanaman. 3. Cara Penanaman Rumput .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar.3.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini .Jarak tanaman sesuai gambar .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. Ciptanusa Buana Sentosa . . puing dan rumput liar . kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Petunjuk Penanaman .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . 2 . c. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.74 PT.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan .Areal bebas dari sampah. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali. Pelaksanaan Penanaman .

dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.3. .1 LINGKUP PEKERJAAN . . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN . PEMELIHARAAN 4. BAHAN DAN MATERIAL . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Meliputi penyediaan tenaga.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .2. 4.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. Ciptanusa Buana Sentosa .Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .75 PT.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .Penyiraman dilakukan dengan air bersih.4. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman. PENYIRAMAN . .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.

Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. . c. Pupuk yang mengandung unsur P.7. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4. 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. Ciptanusa Buana Sentosa . b.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah . menyuburkan daun .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.K.Terdiri dari kotoran ayam. misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0. PEMANGKASAN . kambing.5..76 PT. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. Pupuk Kandang .Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. kemudian disiram dengan air secukupnya.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. misal Urea .Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . . 4. hindari jangan sampai merusak akar .Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.Untuk rumput. PENYIANGAN . Pupuk yang mengandung unsur N. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).Pemangkasan dilakukan setiap bulan . . dengan cara ditabur sesuai dosis .6.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur.Digunakan pada rumput. PEMUPUKAN .

7 Th. 1973. 2.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. Drilling Master. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. 6.77 PT.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. antara lain adalah : Primise 200 SL. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3.(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. Basileum dll. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Safety shoes.000.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali. 4. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). 3.. sesuai dengan PP No. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. 3. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer.18. Power injector.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. 2 . Hand Sprayer.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Sarung tangan. 3. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya. 3. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi.

3 -78 PT. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. 2. type-type assesoris.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. B. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. bahan-bahan. 3. sistem pemasangan. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana.2 mm. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. ● Cara. sistem pemasangan. ● Jarak rangka. • 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Ciptanusa Buana Sentosa . • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT.

lubang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. P. ASTM 3. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.I 1971 c. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a.B. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). 2-8 2-8 PT. PEKERJAAN PASANGAN 2. 2. Contoh batu kali. Penyediaan cerucuk (sparing).3. Ciptanusa Buana Sentosa .1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f.2/3/8/10 b. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. NI. pasir. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. STANDAR/RUJUKAN a. bahan-bahan.3. sebelum dikirimkan kelokasi proyek.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. membongkar. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Ciptanusa Buana Sentosa . 2-9 2-9 - PT. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. c. tidak pecah. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. b. Tempat Penyimpanan d. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya.

Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. h.10 PT. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. l. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. k. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. 2 . i.10 2 . g. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. f. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja.

PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Pasir alam. b. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. Produk semen Gresik atau setaraf. • • c. Merk yang dipilih harus dari satu produk.11 PT. Bila terjadi kerusakan. 4. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Pasir paduan. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. a. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . Portland Cement.11 2 . 2 . • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia.

Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Ciptanusa Buana Sentosa . maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. e. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. 2 .12 PT. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. 16 adalah 20% atau kurang. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. bersih dari timbunan tanah liat. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. asam. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. 8 dapat naik sampai 20%. Apabila dipandang perlu. Pasir yang digunakan harus halus. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. Pekerjaan timbunan. d. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini.12 2 . Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO.

sesuai dengan PBI 1971. diatas permukaan yang keras.4. bersih. 2. dalam 2. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT.4. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2.1. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.1. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . PEKERJAAN DINDING 2. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.3.4. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. Ciptanusa Buana Sentosa . • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.1.1. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.4. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. bebas dari bahan lain. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi.

Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. R.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm).Sesuai dengan pasal 81 dari A. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. 1984. Janitor. Wudhu. dsb. tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. WC. toilet.V.80 m diatas permukaan lantai finish. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. dsb. 2 . − Pembakaran matang − Warna merah merata. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.14 PT. 3. − Permukaan rata. ● Untuk dinding tembok toilet. jika tidak ada ketentuan lain. 2. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas.

plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 9. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. 6. 7. 5. karat dan debu bangunan.15 PT.5 cm. 2 . selama waktu-waktu hujan lebat. 8. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 4.5 cm dan dalam 0. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Ciptanusa Buana Sentosa .5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0.

1. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.1. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. Bahan ● ● Portland semen. Jenis P. bidang-bidang pasangan bata. Ciptanusa Buana Sentosa . diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.2. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui.2. kolom. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.2 (plesteran trasraam). 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Jenis P. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Cat tembok yang digunakan ex. kecuali disebut lain dalam gambar. ● • ● ● ● 2 .4. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian.16 PT.1. dan ex.2.4. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.

dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.harus dibersihkan. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. Ciptanusa Buana Sentosa . yang menjadi kotor dalam 2 . ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. tidak boleh ada retak. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. untuk membersihkan dari bintik-bintik. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. lainnya. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Untuk 4. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu.17 PT. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering.

● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan.4.2. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Roman atau setara.2. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Ceramic tile yang digunakan ex. 2. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. PENYELESAIAN KERAMIK a. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. lalu dikeringkan. ● Khusus untuk pemakaian / setara. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. Ciptanusa Buana Sentosa .Gelaisi Summit. 2 . b.18 PT.

● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. c. ● Bidang ubin harus rata. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. Ciptanusa Buana Sentosa . Lemkra atau setara.19 PT. 2 . d. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). residu. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● Kelebihan air semen. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. AM. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik.

Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan coating anti lumut: Polyurethane.20 ● ● PT. AM. Ciptanusa Buana Sentosa . Ukuran. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. C. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. gloss. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. • D. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.3. Lemkra atau setara. diprofil atau disesuaikan dengan desain. bening. 2 . Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. jenis batu. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. B. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong.4. lokal dengan kualitas baik. Coating anti lumut ex. Setelah dinding rata.

Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.4. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. atas persetujuan perancang. perletakan dan penampilan. dan pola sesuai dengan gambar rencana.4. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Lemkra atau setara.warna.2. 4. jenis batu. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. 1. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu.21 PT. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. 2 . 2. 2. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. AM. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex.

● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.5. pemasangan) untuk pekerja.1. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.2. material cat dan melamic dan sebagainya. penyimpanan. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Bagian yang terkait : . PEKERJAAN DINDING PARTISI 2.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. Ciptanusa Buana Sentosa . KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.3.Pasal Pekerjaan Plesteran . pengiriman. material. dan peralatan. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 .5.5. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. kape. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .22 PT.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.Pasal Pekerjaan Keramik .

2.23 PT. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. hubungan dengan dinding.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. - 2. material. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.5. plat beton lantai. ceiling. penguat-penguat yang dipakai.5. Ciptanusa Buana Sentosa . • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan.5. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. pintu.4.

termasuk pada bagian atasnya (frame head). BAHAN 2. 4. lurus dan waterpass. kekokohan. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.5. 3.7. kusen maupun alat-alat 2 . harus terpasang dengan baik. d. tebal = 16 mm 2. rapih.1.5. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.6.5. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. tepat dan teliti. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja.2. Setelah terpasang. BAHAN PARTISI a. 5. 2. terlindung. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . kebenaran sistem. 2.24 PT. PEMASANGAN 1. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. c. Penggunaan rangka. 2.sehingga tidak merusak daun pintu.5. e. dan ventilasi secukupnya.7.5. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .7. bidang permukaan rangka partisi harus rata.8. f. b. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik.

saklar. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 9. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri.25 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. 7. Stop kontak. 8. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. 6. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada.

Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. BAHAN A.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai.1. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga.6. celah. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus.6.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).Tidak ada getah. C. mata kayu yang lepas atau mati.2.26 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. . ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen. B. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. Jenis Kayu . Kelembaban (Moisture Contents) .6. PEKERJAAN KAYU 2. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). 2 . . Kualitas .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. susut pinggir-pinggirnya. .

27 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . PEKERJAAN KAYU A. .Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). Kayu kasar diketam. . harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar.6. 2 . penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. C. .Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). B. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut. Susut (Mengkerut) Persiapan. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. atau jika tidak. maka kayu ini dapat diterima. .Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. mulus dan keras yang dapat diterima. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. dibor.3.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm). Permukaan Luar . 2. .Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. Ukuran dan Toleransi . juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain.Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus.

memahat. skrup-skrup. membuat lidah-lidah. menyetel (memasang). Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. Pembuatan . bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan.28 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. E.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. . lubang pasak. 2 .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. . Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni.

1. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. 2 . Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .2. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0. lisplank dan talang. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat.7. ex lokal kelas AW atau setara.7. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.7. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.29 PT. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. 2.7.4 mm.3. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa.yang ditentukan. - - 2.

2. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap.30 PT. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. c. 2 . mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. Ciptanusa Buana Sentosa . dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. meliputi pula penyediaan tenaga kerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. Grace (type 3000) atau setara. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. d. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. b. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC.

dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain.4. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring.31 PT. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. d. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek.7.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Bahan. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. 2 . dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. c. Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2.

2. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. JENDELA. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan.32 PT. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.1. ● ● ● ● ● ● 3. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. pemasangan sampai diserahkan.8. untuk mendapatkan kepastian.8. KACA. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. pengangkuran. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. UMUM 1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. PEKERJAAN KUSEN. DAUN PINTU.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. 2 . Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. pintu dan teralis besi dicat duco. 2 . ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. minyak. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. 2. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. atau menggunakan sikat saja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. sehingga kilapnya akan lebih baik. Pengecatan Besi ● Kusen. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. ● Pengelasan besi oleh ahlinya.

8. 2. Pengerjaan ● Pintu-pintu. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. .37 PT. kunci.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . ● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. ● Kaca ex. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. 2 . handle. ● Perlengkapan seperti engsel. Bahan ● Kusen. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. Asahimas. Ciptanusa Buana Sentosa . atau yang setara. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. jendela dan daun pintu dari alumunium. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.Kunci. 3. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.

Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. . tidak boleh kering atau sudah mengeras. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. 2 . Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. - 7. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. atau kelihatan ada cacat. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. kalau belum selesai sama sekali. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. - 6. Ciptanusa Buana Sentosa .38 PT. 5. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. dinding dan langit-langit telah selesai. dikaleng. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui.

0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 .39 PT.8. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. Ciptanusa Buana Sentosa . Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. dengan kelonggaran sedikit. noda atau percikan las. 2. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. Sebelum pemasangan kaca. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. plesteran.5. - 2. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan.

2.3 mm .9 mm .00 mm sebagai frame . Lion Metal.0 mm sebagai frame . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. atau yang setara. 3.Angker Baja 1. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.6 mm .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Plat Baja 1. ● ● ● ● 2 . Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .40 PT. flush bolt.Plat Baja 3. ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.Flashing dari plat baja 0. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. 2 . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering.44 PT. diampelas sehingga rata dan halus. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. - - - 2. Sebelum memulai penggalian.2. 2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan.2. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.2. 2-4 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. menebang. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. Ciptanusa Buana Sentosa - . ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar.2. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. atau seperti yang tertera dalam gambar. dalamnya. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting).1. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. diikat sekeliling batangnya. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2.

5. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. dengan jalan memompa. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. 6. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. banjir. menimba. 2-5 PT. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. 4. dari parit.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. 2. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. 3. Ciptanusa Buana Sentosa . memulai tahap pembangunan berikutnya. mata air atau lain-lain sebab. tapi harus segera setelah galian disetujui.

- 3. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Dalam hal pengurugan.3. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Daerah tapak bangunan. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. - - 2-6 PT. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan.2. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Kayu-kayu. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % . Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2.

kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. septic-tank. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. 5. - 2-7 PT. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok.