SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Peserta Lelang. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. Sistem Nilai (Scoring System). Bukti Otentik. 4. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 7. 11. teknis. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. 9. Pejabat Pembuat Komitmen. 13. 5. 14. Pascakualifikasi.1. 12. 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 10. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi. 2. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. Metoda Satu Sampul. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. 3. Panitia / Panitia Pengadaan. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. 6. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. Sistem Gugur. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. Pelelangan Umum. Surat Jaminan. Penyedia Barang/Jasa. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. penawaran dinyatakan gugur. Ciptanusa Buana Sentosa .

ISI DOKUMEN PENGADAAN 1.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. Surat Kuasa Direktur/Direksi. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. 16. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. 2. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini. 1.1. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. Fakta Integritas. Ciptanusa Buana Sentosa . serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. korupsi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

: 2.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007. 1. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2.2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. 3.4 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT.2 1.1 Nama Paket 1. dalam menyiapkan penawaran mereka. 3. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa. Ciptanusa Buana Sentosa .6 1. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.5 1.3 1. UMUM 1.9 2.1.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

3. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian.SIUJK Asli.membawa SBU Asli. Ciptanusa Buana Sentosa .. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat. dengan rincian sebagai berikut: 3. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tidak akan dilayani. 2010 Jam : ….7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan..6 2.3 2.. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan).5 2..Jakarta Pusat Catatan : ..4 2. 6. s/d . 3. s/d …. tidak akan dilayani. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum. Hari : Hari kerja Tanggal : . Sertifikat ISO 9001:2000. wib. kecuali hari Jum’at hingga jam ….1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. 1-4 PT.s/d … 2010 Jam : …. kecuali hari Jum’at hingga jam ….1 Pendaftaran Pelelangan. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan.2 2. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. Efektif.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp.. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.000.s/d…. Hari : Hari Kerja Tanggal : …. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Merdeka Selatan . Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. Terbuka dan Bersaing.. Akte Pendirian Perusahaan.. Merdeka Selatan . .. JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan.

.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini. 1-5 PT..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.. WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3..diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ... peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas......... 4.. WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3...4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.. s/d ..3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .Jakarta Pusat Catatan : .. 2010 Jam : ....1.2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4.. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. Merdeka Selatan . s/d .. RAPAT PENJELASAN UMUM 4... 2010 Jam : ...Jakarta Pusat 4.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Ciptanusa Buana Sentosa ..diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.. 2010 Jam : . 2010 Jam : .. Merdeka Selatan ..5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.. 3. 4...Jakarta Pusat Catatan : .5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : . Merdeka Selatan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. 2010 Jam : ..4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : .

PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Ciptanusa Buana Sentosa . Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. 9. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. Pengalaman. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. modal. dan laporan bulanan PPN. 2. Tidak dalam pengawasan pengadilan.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 6. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 4. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak.1. 12. sewaktu-waktu dibutuhkan. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. 8. Memiliki sumber daya manusia. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. Memiliki keahlian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. 13. Tidak masuk dalam daftar hitam. 7. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 10. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. 4. 5. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). tidak pailit. 11. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 3.

3.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1-7 PT. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 2. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri.

1.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. HARGA PENAWARAN 3. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak. 2. 2. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan.3 3. 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. 2. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. Ciptanusa Buana Sentosa . MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. Bea-bea. 3. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. 2. 3. 2.2 Jaminan Penawaran Asli 2.4 4. 2.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan.1 3. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.1 Surat Penawaran. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas.6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan.

3 6.000. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4.6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl. maka asli yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa . 7. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. 7. Penawaran yang dimaksud pada butir 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan.1. BENTUK PENAWARAN 6. 6.5 6.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI. 7.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.4 6.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.7 6.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar. 1-9 PT. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. 6. 7. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. harus distempel dengan Materai Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4.2 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. 7.

tahun dan jam pemasukan). penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. hari.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul. baik dengan angka maupun dengan huruf. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket. 8.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas. yaitu: a).3. PENYAMPULAN PENAWARAN 8. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.2. berukuran F4 (folio). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. bulan. dan cap perusahaan. b). tanggal.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf.10 PT. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman.6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. 7.000. 7.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan. tahun.11 Terdapat coretan. 7. c). PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.1. 7. Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. 6. 7. bulan.-). 8. Ciptanusa Buana Sentosa . 8.8 Tidak bertanggal.

. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8.Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : .2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia. 9.1 Setelah butir 8..4.... PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos.. 1 .........1.3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan... 9. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI .. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.. disesuaikan kode kotak penawaran... Gambar 1.11 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. tanpa toleransi dari batas waktu akhir. Pasal 13 1. dengan membuat berita acara. Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka.15 PT. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. 2. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. 3. 3. 2. Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. serta dinyatakan gugur. Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. Pasal 11 1. 2. 4. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut.

ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 5. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. 3. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 11. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi. 8. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. 14. 13. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. 4. 7. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri. 2. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir.1. 10. 12. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Ciptanusa Buana Sentosa . yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. 9.16 PT. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Sebelum penawaran dibuka. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). 1 . tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 6.

3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar.17 PT. 2. Pasal 20 1. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. 1. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi. 3. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. 3. 2. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2 1 . 2. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Pasal 21 1.1. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi. sesuai ketentuan yang berlaku.

18 PT. Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Pasal 23 1. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. 3. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . dan Teknis memakai sistem nilai. 3. 4. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. 2. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. sampai keputusan pemenang diumumkan. 2. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak.1. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. kemampuan keuangan. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. Ciptanusa Buana Sentosa . Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi.

Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3.2. Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. a.1 X b. Penilaian . Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1.19 PT. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila DB < 0.5 X diberikan nilai 0 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X. 1 .3. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. Bila DB ≥ 0.5.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7.2 N 2.1. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25. Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.

dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri. Ciptanusa Buana Sentosa .2 m3. 3. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. 4. Sebagai kontraktor utama.20 PT. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. b. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 .5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X.2.3. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti.5 X mendapat nilai 0) 3.1. minimal 1 buah Fibrator pengecoran. c. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4. 0. c. b. minimal 2 buah Stamper. Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.1. minimal 1 buah Pompa Air. Pengaalaman Pekerjaan (0.2. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. minimal 1 buah Winget kapasitas 1. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a. dan alamat Gudang peralatan. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up.

Memiliki tenaga S-1 Teknik. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki.3. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. 1 . disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . minimal 1 orang f. 2. minimal 6 orang e. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.21 PT. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. minimal 1 orang b. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 1 orang c. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . 4. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. minimal 1 orang d. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. hanya disertai bukti otentik ijazah. Personil yang harus dimiliki adalah : a.

8. 7. 6. 4. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. dan kepada perusahaan tersebut. kualifikasi. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. 5. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 . ayat 2. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. 2. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. evaluasi. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. ayat 3.22 PT. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini.1. maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi. Untuk menunjang pemeriksaan.

Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. Ciptanusa Buana Sentosa . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini. Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini. Berdasarkan hasil Evaluasi. 2. Pasal 31 1. Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. 2.23 PT. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. atau 1 . Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. 3.1. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan.1 Menyetujui usulan panitia 2. Klarifikasi/verikasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). 4. 2.2. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun.

24 PT. 2. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. 3. 4. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. 3. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan. Ciptanusa Buana Sentosa . Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. 6.3. Dalam hal usulan panitia disetujui. 2.1. 5. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.4. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 1 . Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah.

3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. Pasal 36 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa.1. atau 1. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga).4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.25 PT. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. atau 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. 4. Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. 3. 3. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.

2 dan/atau 1.1 dan/atau 1.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. teknis dan harga). 2.1.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. 2.3.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.3 dan atau 1. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.3.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku.1. atau 1. 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. maka : 2.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2. atau 1.2. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang.4. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2. 2. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. atau 1. Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN.4.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.dan 3 terbukti benar. 2. 2.5.6 dan 1. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.4.26 PT. dan biaya). PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. teknis.4 dan atau 1. 2.2. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang. atau 1.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.3.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. 2. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung.7 pada pasal ini.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.5. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.

2....27 ..... 2.. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan... Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu). maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung. Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu. Jakarta... Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 .... maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara.5... Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini.... apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.... PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. PT... Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. Pasal 38 1.. …………. .

2... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah. 6..1........ hari kalender..... Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2.1 Bab I Pasal 4 4.. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja. Ciptanusa Buana Sentosa .Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : . ….2 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5.. Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.. 2010 Tanggal : . 1.1 6..Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing....28 PT.5...... wib s/d selesai Tempat : ..1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : .. Pasal 25 Ayat 4..... Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1.. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman.. Pasal 4 ayat 1 3.....3 16. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.

2010. . wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl.. Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7... 2010...1 Pembukaan Penawaran. 21.. pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . Jam .1 10. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari …………. wib.2 31.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. 9.29 PT. 2010 Jam : ….Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.tanggal …….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Pasal 29 ayat 1. . Ciptanusa Buana Sentosa . Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. cukup jelas.1.

kapasitas....(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan.. sebesar Rp. ….. 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.. 2...... Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan... 7. 4..… (…………………) hari kalender. Jadwal Waktu Pelaksanaan.. dengan jangka waktu pelaksanaan ... 1 .. peralatan. bersama ini kami lampirkan : 1... Penawaran ini berlaku selama ….……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth.. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10.... 6.. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.1. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima.. Ciptanusa Buana Sentosa .. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas).. Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.. (diisi sesuai nama paket pekerjaan). Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . Sesuai dengan persyaratan yang diminta.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..... Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan . Analisa Harga Satuan. Jenis.30 PT. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29. 8. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. tenaga kerja... komposisi dan jumlah peralatan 9. …………………..... (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut. 3. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman..... Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.... Daftar Kuantitas dan Harga. Surat jaminan penawaran. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman......

6. Ciptanusa Buana Sentosa .000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 .1. Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. materai Rp. Tanda tangan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.31 PT. cap.

Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. ………………...(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI B. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain...) 1 . …………………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Nama Jabatan : …………………. cap.32 PT. : Direktur Utama CV/PT …………. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan). materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. Ciptanusa Buana Sentosa . dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….1.

c. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 1 . e. KETENTUAN UMUM 1. d. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. 3) Surat Penawaran. f. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . bulan adalah bulan kalender. 7) Spesifikasi Teknis. a. DEFINISI 1. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa.33 PT. Nama. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. g. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.1. b. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.1. 8) Gambar-gambar. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Hari adalah hari kalender.

Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Gambar-gambar. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). e. m. yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. d.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. l. 2. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. n.1. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. i. Surat Penawaran. g. Ciptanusa Buana Sentosa . f. Surat Perjanjian. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. k. Spesifikasi Teknis.1. PENERAPAN 2.2. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Daftar Kuantitas dan Harga. Syarat-Syarat Umum Kontrak. b. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. j. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. i. h. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.1. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 1 . j. ASAL JASA 3. Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan. c.34 PT.

1. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. JAMINAN 6. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. hak cipta dan merek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. 7. 5.1. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7.3.35 PT. 1 . HAK PATEN. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. HAK CIPTA DAN MEREK 5. 6. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.1. 6.1. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 4. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.

5). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada). 8. Pembayaran Termijn ke-4. 4). 3). 9. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. HARGA DAN SUMBER DANA 9.36 PT. 2). Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 8. PEMBAYARAN 8. pembayaran retensi sebesar 5%. 3). Ciptanusa Buana Sentosa . dengan Berita Acara Pemeriksaan. Pembayaran Termijn ke-1. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Cara Pembayaran a. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. dengan Berita Acara Pemeriksaan. 6). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7.3. sebesar 95% dari nilai kontrak.2. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 7).1. 9. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. dan pajak. 1 . Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. sebesar 65% dari nilai kontrak. b. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 2). Pembayaran Termijn ke-2. dengan Berita Acara Pemeriksaan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.2.1.2. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). Pembayaran Termijn ke-3. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. sebesar 25% dari nilai kontrak. Ganti rugi 1).

Ciptanusa Buana Sentosa . b. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan. c. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 12.37 PT.1. DELEGASI 12. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. 13.2.dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa.1. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. 14. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.3.1. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan. ditindaklanjuti 1 . 14.2.1. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13.1. 11. 11. 13. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.2.untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan. 14.

2. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak. 15. 16.1. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga.4. 15.38 PT. jika dinilai wajar. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 1 .6. 14. 15. 15. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.5.2. Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. 15.2.3. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan.3. 16. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila diperlukan mata pembayaran baru. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.1.1. 15. 16.7. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar.4. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. 15. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.

Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak. b. g. f. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. tuntutan lainnya. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. b. Membayar ganti rugi. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Mengenakan denda keterlambatan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. d.2. c. e. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. Melakukan perubahan kontrak. c. i. c. b. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. c. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a.1.1. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. 18. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. 17. b. h. 18. Ciptanusa Buana Sentosa . Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. AMANDEMEN KONTRAK 17. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan.39 PT. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.2. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. d. 1 . Menangguhkan pembayaran. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. Memberikan instruksi sesuai Jadwal.

1. peralatan. 19. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Resiko kecelakaan. 2). Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. sebagai akibat polusi. kematian.40 PT. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.2. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. 19. kecuali apabila : 1). instalasi. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. atau Keteledoran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. peralatan.3. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. c. RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. e. f. 2). gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 .1. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a. peralatan. b. 19. g. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa.

20.1.1. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Tugas. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan.4. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. 21.1.2. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Laporan harian. 21. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .41 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20. Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. Untuk kelengkapan laporan. peralatan. 21.2.5. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 20. c. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. d. e. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. 21. b. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu.4. Catatan lain yang dianggap perlu. f. 20. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi. Apabila tidak ditemukan cacat mutu. berisi : a. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.6.3. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . 20.3. 20. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. CACAT MUTU 21. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. Jenis. dan disetujui oleh direksi pekerjaan.

maka Pasal 24. 22. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.5. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. 22. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.1.4.2. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa.3. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan. 22.1. 21.5.1. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. 22. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. 22.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2.1. 23. 25. KONTRAK KRITIS 1 . maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 24.1 tidak diberlakukan. PENGAWASAN 23. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal.42 PT. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. tentang kontrak kritis. 24. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22.

Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Kesepakatan tiga pihak 1). Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Dalam SCM direksi pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. 1 . Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 2). 4). 25. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak).43 PT. Pada setiap uji coba yang gagal. maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa.2. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama.1. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). 5). b. Ciptanusa Buana Sentosa . apabila : a. 4). Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. 2). Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Penanganan kontrak kritis a. 3). Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 3). PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Kontrak dinyatakan kritis.1. 6). b.

Kerusuhan. 26. gempa bumi.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. gunung meletus. 27.1. d. adalah : a. 26. Ciptanusa Buana Sentosa . KEADAAN KAHAR 27. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. c. Pemogokan. 1 . e. 27. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. g. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. Perubahan desain. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. b.4. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. d. e. b. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5).1. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Kebakaran. 27. badai.2. Bencana alam : banjir. Pekerjaan tambah. Revolusi. 26. 26.44 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. Yang digolongkan keadaan kahar.3. c. f. dan angin topan. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26.3. tanah longsor.1. Keadaan kahar. Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Peperangan. wabah penyakit. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. Gangguan industri lainnya. yaitu untuk : a. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. 27.

3. Apabila harus diperpanjang.5. c.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. 27. PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. RAPAT PELAKSANAAN 1 .6. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan.1. 28. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin.7. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 29.2. Bila keadaan sudah pulih normal. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. 28.1. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. 27. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati. PERINGATAN DINI 28. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. 28.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. Bila terjadi keadaan kahar. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak. Ciptanusa Buana Sentosa . b. dengan ketentuan : a.45 PT. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.

Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak.46 PT. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29. b. 31. 29.4. yaitu : 1). ITIKAD BAIK 30.5. 1 . 31. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.2. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. 2).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.5.1. 31. dalam hal ini : a. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 31. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis.2. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Dalam hal kontrak dihentikan. 30. Direksi pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31. Ciptanusa Buana Sentosa .1. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan.2.1. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. 30. 3).1. 31.3.

Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. h. sampai g. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak.2. b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kewajiban. e. di atas. Ciptanusa Buana Sentosa . Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan.2. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Sebagai akibat keadaan kahar. 1 .7. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.7. Penyedia Barang/Jasa harus : a. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. g.47 PT. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. d. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.c.6.6). b. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12.. c. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. b. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. Kejadian dimaksud adalah: a.1.7. c. 31.a. sampai h. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Kejadian dimaksud adalah : a. f. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. 31. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25.

36. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran. b. 33. BAHASA DAN HUKUM 34.8.3. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1.1. mediasi. Semua bahan.6.5. atau melalui pos.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengadilan. Di luar pengadilan. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa.1..1.1. 35. 33. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. peralatan. Korespondensi dapat dikirim langsung. PERPAJAKAN 35. 1 . pekerjaan sementara. KORESPONDENSI 36. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. 36.2. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak. 34. selain pembayaran tersebut di atas.2. 35. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak.48 PT.2. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. 32. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. 31.9. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak. 33. yaitu dengan cara musyawarah. kawat. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. konsiliasi atau abritase di Indonesia. Ciptanusa Buana Sentosa . dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. telex. instalasi.

37. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa.3.49 PT.6. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.4. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.1. 38. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. 38. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.2. 37. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa.2.1. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen).4. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 1 . Setelah masa pemeliharaan berakhir. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. 37. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak.5. 38. Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. 36. 38. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan.4. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan. 37.1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 38. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak.3. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. 38. DENDA DAN GANTI RUGI 37.

PERSONIL 40. 41.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. PERHITUNGAN AKHIR 39. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. 41.1.8.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 38. KETENTUAN KHUSUS 40. PENILAIAN PEKERJAAN 41.2. kemampuan. 39.7. 42. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 . B. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 40. Ciptanusa Buana Sentosa . PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak.50 PT. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.1.1. Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38.2.

Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak.1.51 PT. 1 . 43.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. 44. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.1. 42. 44. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. INSTRUKSI 44. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.

.................... DEFINISI 1...... ) PEMBAYARAN 8.. 3................................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : ...................................... ) 6... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL..................................................... b................1.............. : ...................... ( .......... Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak . .......................1.... ( .......... ......... Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ........................2..................... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : . 1 ... Nomor Fax : .............. a................................................................................ Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak....... ...................................a.. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2....... KETENTUAN UMUM 1...................1...................................... atau sebesar Rp................. Alamat : ................... ( ) : .......52 PT.................... ........ Jabatan : ..................... Nomor Fax : ....1.... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak.............................................. atau sebesar Rp................. Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak......(......... ......... ............... ................ Jabatan : ...................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB............ Ciptanusa Buana Sentosa ...................................................... d................... Nomor Telepon : .......................... JAMINAN 6..................... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ...... .................... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A............................ c............ ............. ................................................................... .........................) hari kalender : ..................................... : ....................1)......

1.. mulai tanggal 5. pembayaran retensi sebesar 5%..2.. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. s) hari kalender.. b.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.b.53 PT.4.. ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak... s/d . 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama. 4..... Pembayaran terakhir adalah.3. a. 1 . 37.. Ciptanusa Buana Sentosa . 2)..1). denda (bila ada). Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati. dipotong uang muka secara proporsional. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan... Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini... maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37.1.. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.. pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi . Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak. JADWAL PELAKSANAAN 22..1.

54 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . …………. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI . Ciptanusa Buana Sentosa . ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. tahun Anggaran 2010.1.55 PT. maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.

............ 6000.............................................................. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab......................................................................................................... Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.................................................... Materai Rp...................................... Ciptanusa Buana Sentosa ...................... Direktur/Direktris 1 ...... : .................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................... : ............................................... maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan......................................... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar............... : ........................…. .......................................... .................................................... : .................... : .. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : ...1.. 2.............................. ……………… PT/CV.......... ……………….............................. Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.................56 PT.................………………………….................................

Dalam perusahaan …………………….(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .……………………………….000. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………………………….57 PT.. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 6.. dengan alamat ……………………. Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak dalam pengawasan pengadilan b. Tidak sedang menjalani sanksi pidana.

Dan apabila pernyataan ini tidak benar.58 PT. Ciptanusa Buana Sentosa .1..………………………………..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku..menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun. Hari……………. 6.000. tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….

2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dengan alamat …………………………………….59 PT.000. dalam perusahaan …………………………………………. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Dan apabila pernyataan ini tidak benar. 6.menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku …………….. Hari …………… tanggal ………….1.……………………………………………. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

60 PT. peninjauan lapangan.*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………........ Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.............. tanggal…………. rapat penjelasan... Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.…………..…………............*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor . kami tidak akan meminta penggantian lapangan... Lampiran : ……………………......200….. klarifikasi dan negoisasi.......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.. dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1.. 1 .. 3.... b. Ciptanusa Buana Sentosa .. Kami setuju bahwa : a. Prihal …………………………...... klarifikasi dan negoisasi. s/d . PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : ……………………....…*) di ………………………....... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran. c. Kami menjamin : a..........) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2... Pejabat Pembuat Komitmen ……………………………….. …. dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran....... Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran....... Kepada Yth. Pejabat Pembuat Komitmen... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.*) b...

... Nama Perusahaan (.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... materai Rp........ cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.. Ciptanusa Buana Sentosa ... 6000..................61 PT.. Penawaran ini berlaku selama ...1..Bertanggal....) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa....... tanda tangan...................................(.

..... No......................62 PT....1.... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 .... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ..........................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Ciptanusa Buana Sentosa .................

Uraian Tugas : …………………………………… f. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Nama Proyek : …………………………………… b. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . 5. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Nama Perusahaan : …………………………………… e. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a.…………(Tetap/Tidak Tetap) i.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.63 . 7.1. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Posisi Penugasan : …………………………………… h. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. 4. 8. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. : …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. dsbnya) : …………………………………… d. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. 3. 6. Nama Proyek b. 10. 2. dsbnya) PT. Lokasi Proyek : …………………………………… c.. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No. 9. a. Lokasi Proyek c. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan.

... …………………………200…...... Ciptanusa Buana Sentosa ..................... ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi............ (cap perusahaan dan tanda tangan) (.1....…………(Tetap/Tidak Tetap) i.........…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab.64 PT........ Nama Perusahaan : …………………………………… e....... dsbnya ) dst. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….. Uraian Tugas : …………………………………… f... 1 ..... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan... Status kepegawain pada perusahan ini : ….. 11......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB... ) Nama jelas (........ PERSYARATAN ADMINISTRASI d.... Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek. ………...... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. Posisi Penugasan : …………………………………… h..

...... ( nama tenaga ahli ) ....................... Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp................................................................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ......................... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No............................................................................................................... tahun ..........................................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ..... ...................................sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan.. ………..........................................tahun .................................................. Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan... Ciptanusa Buana Sentosa ......... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab.. Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ..sampai dengan bulan............1...........................000 (....................................................65 PT.......... ) Nama jelas 1 ........................................ Untuk perusahaan ................................... Telp / Hp Email : : : : .................................................................................. ) Nama jelas (.............. 6..................... …………………………200…...............

..............................................) sudah termasuk PPN 10%.....Bertanggal....... 6000..... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ............................................tanggal.. PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN ..................... dengan rincian terlampir....*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.... ………200….........66 PT......... cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 .................... Nomor Lampiran : ............... Ciptanusa Buana Sentosa ...................... materai Rp..................) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa......... Kepada Yth........………...... tanda tangan............*) di . bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp................................ Pejabat Pembuat Komitmen ........ Nama Perusahaan (............................Perihal diatas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB....................... : ............(..................1..

Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 3. 2. tidak pailit. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .67 PT. Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. 4. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. disebutkan secara jelas no. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya).1.

Nama Notaris : 2. Ciptanusa Buana Sentosa .68 PT. Tanggal : 4. Akte Pendirian Perusahaan a. Fax. Nomor : b. bulanan. tahun : 5. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B.1. Tanggal : c. DATA ADMINISTRASI 1. bulanan. Tanggal. Nomor Akta : b. Nomor Akta : b. Umum 1. Status Perusahaan 3. Perusahaan PMA/PMDN a. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Nomor Akta : b. Nama Perusahaan 2. Nomor : b. bulanan. Alamat No. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Tanggal. Akte Perubahan Terakhir a. Nomor Surat Ijin : b. Telepon No. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. tahun : 6. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. Tanggal : 3. Tanggal.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Pajak-pajak 1. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. Susunan Kepemilikan Saham No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. Komisaris (untuk PT) No. DATA KEUANGAN 1. KTP * Alamat Prosentase 2.1. 2. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. ** ** Nama No. PENGURUS PERUSAHAAN 1.69 PT. Nama No. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 . 3.

Piutang *) .Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp.Inventaris : .Utang Dagang : . JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp. 6. Rp.70 PT. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. Rp. Rp. Rp.Bank .000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa . IV. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. Aktiva Tetap . AKTIVA NO.Utang Pajak : . PASIVA I.( d+e ) Rp. VI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Jumlah (a) II. III. Rp.Peralatan dan Mesin : . Rp. Rp.Kas . Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .Persedian Barang . Aktiva Lancar . *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) ……………. Utang Jangka Pendek .1. Rp.

1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI E. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp. …………. Apabila di kemudian hari.71 PT. maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 …………. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI F. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .72 PT.1. DATA PERSONALIA 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

73 PT. Ciptanusa Buana Sentosa ./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI G.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.1.

1. Ciptanusa Buana Sentosa .74 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI I./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No.

1. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN ………….75 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

2. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. Sebagai itikad baik Jaminan ini.. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. OIeh karena……. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. Ciptanusa Buana Sentosa . wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal……. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. BANK Tandatangan.. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan.. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5..2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.. Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4. 3. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan.....1.. 7. atau 4. cap dan materai (Penjamin) 1 . Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”). 6.76 PT. Menandatangani Kontrak.(Uraian singkat Pekerjaan). kami peminjam..1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya..(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan………. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. atau b. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang………………. dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4. 5.

% (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp.. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar …. PT/CV. perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku... dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. *) ………………….77 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. ………………. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 . Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. ……………. Ciptanusa Buana Sentosa .

PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 4. Ciptanusa Buana Sentosa .78 PT. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6. 5.1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 3.

1. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. SYARAT-SYARAT UMUM 2.1. Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian.1.1. 2.1. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. 2-1 PT.3. 2.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. mingguan. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. serta berpengalaman. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. 2. Kontraktor. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1.2. BARANG CONTOH (SAMPLE) . harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.I.

4. 2-2 PT.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian mutu beton .1.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. 2. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . misalnya : .5. GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.1. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.Pengujian kebocoran . 2. Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. Ciptanusa Buana Sentosa .Pengujian kabel-kabel listrik (merger) .

7. MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi .1.1. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa .6. 2-3 PT.

10.45 PT. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex.Gelaisi . Warna. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. AM. Lemkra atau setara 3. 4. Roman atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.10. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). 2. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring.Summit atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. 2. Tile Adhesive yang digunakan ex.10.1. Ceramic tile yang digunakan ex. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus.2. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 . PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.

● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. 2 . membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai.3. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Bidang ubin harus rata.10. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak. 5. ● Kelebihan air semen. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.46 PT. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. residu. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. Ciptanusa Buana Sentosa .

Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 . .3 Portland Cement .2. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. . 4. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. Lionmesh atau setara.47 PT.Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP.

2.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.2. . ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont.4. ● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. tenaga. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. Lingkup Pekerjaan .Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .000 impuls/menit.10.48 PT.

setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit. Bahan-bahan . Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. ● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. . SI-81 dan ASTM .Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat. SII-0013-81.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain.49 PT.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. ● Screed harus dibasahi selama 7 hari.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih. 2 . NI-8 dan PUBI 1982 3. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran. ● Sebelum lantai screed dilakukan. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ukuran dan pola sesuai gambar. membersihkan lantai batu granite. Lemkra atau setara 2. AM. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Import. Perekat yang digunakan ex. perletakan dan penampilan. atas persetujuan perancang. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.50 PT. 4.5.10. Ciptanusa Buana Sentosa . 1. Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. 2 . cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. Tebal.

● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. 2 .1.11.11. kayu). ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. impra atau setara. peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. ● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur. ● Finishing melamin ex. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus.11.2.51 PT. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.3.11. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. PEKERJAAN RAILING 2. yang dibentuk sesuai gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior.

Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini. c. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. digunakan Liquid Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Sika atau setara.12. dak teras.12. Ground Reservoir. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. Bahan a.52 PT. mencakup seluruh bagian pelat atap. TAPP I 803 dan 407. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. 2. PEKERJAAN WATERPROOFING 2. Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Ciptanusa Buana Sentosa .2. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. b. 2 . BAHAN 1. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. baik mengenai komposisi.12. ASTM 828. seperti pada toilet. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. 2. ASTME. menggunakan ex. dan Liquid Waterproofing ex. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Sika atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar. 2.3.12. PENGUJIAN ● Bila diperlukan.1.

2. ● Peil dan ukuran harus sesuai. 2. pecah dan cacat lainnya. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.12. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. kering dan bersih. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Ciptanusa Buana Sentosa . SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai.53 PT.4. 2 . ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor.12. baik sebelum atau selama pelaksanaan. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor. Tempat penyimpanan harus cukup. tertutup tidak lembab. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat.

sebelum kelainan tersebut diselesaikan. 3.54 PT. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. ● Waterproofing untuk atap. 2.50 mm lengkap dengan primer. tebal 1. tebal 1. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.50 mm lengkap dengan primer. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. spesifikasi dan lainnya. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan. Pemborong dan Tanggung jawabnya. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. 6. baik teknis maupun administratif. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. 7. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . 5. warna. ● Keputusan bahan jenis. kecuali bahan disediakan oleh proyek.55 PT. pecah dan cacat lainnya. lecet permukaan atau kerusakan lainnya. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. terhadap kemungkinan pergeseran. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.

2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.56 PT. ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong. Ciptanusa Buana Sentosa .

13. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.13. 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 . PEKERJAAN KHUSUS 2.1. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1.475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.57 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. 2. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto.

M/E Room T.BQ.58 PT. 23. . dapur. Ciptanusa Buana Sentosa . Janitor.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar. 30. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. seluruh toilet.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. M/E Room. 2.13 untuk tanaman : Ex. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 . PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1. 1BN : Setiap WC. bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. Tempat Sampah.13N untuk Tempat Wudhu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T.13.AR.26.13V7N untuk Dapur/Pantry T. Lingkup Pekerjaan .2. tempat wudhu.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. Finishing Al. halus.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara. Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara.62 PT. • • • 2 .

Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm. Kemudian baru disusun paving block. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. ditaburi pasir halus dan diratakan.14. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. maka Pemborong harus segera 2 . kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas. ● ● ● ● 4. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu).14. Ciptanusa Buana Sentosa .65 PT.1. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Setelah permukaan tanah cukup rata. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. dipadatkan dengan stamper sampai rata. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan.66 PT.

1. anti susut. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. PEKERJAAN LOGAM 2. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. Bahan-bahan Pelat. pipa bulat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . pipa kotak. anti korosi. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar. sesuai standar SII. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.Black Steel (Interior) – cat duco 4.15.15.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . 2. tidak bergas.66 PT. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic. brachets.

Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan.67 PT. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. harus rata dan rapat 5. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. dibatasi seminimal mungkin. dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

1 Contoh bahan dan Data Teknis.68 PT.3 Pengiriman dan Penyimpanan. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. 2. BAHAN -BAHAN 3. b.1. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block.3. Material b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa .3. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan. Produksi setara dgn 4. Tebal d.1 Bahan untuk jalan dan parkir a.16. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. Profil dan ukuran c. serta pemadatan tanah urug. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli.2. pasir. PELAKSANAAN PEKERJAAN a. Kunci e. 3. Cisangkan 2 . Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. sirtu. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. split. PERKERASAN JALAN. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. 2. PROSEDUR UMUM 2.

3 . Bingkai (Kansteen).1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.1. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi. 4.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4.4 Contoh bahan a. Ciptanusa Buana Sentosa . Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1.1. c.2 . b. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block.1. Sebelum mulai pekerjaan . Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. 4. Lapisan Dasar Jalan a. d. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu.69 PT. tanggul a. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. b. yaitu : a. Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan.5 ton b. 2 . d. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang. c.1. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0. c.1. dikenal dengan nama pasir extra beton b. bentuk pola. Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus.5 m2 dengan sentrifugal 1. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik. start pemasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . f. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b.6 – 2 ton) g. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk. 4.2 . SYARAT PEMELIHARAAN a. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Sambil disapu. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . e. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh.3 – 0.2. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. Pasir a. d. 5. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h.2.2. 2 . Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan. 4. b. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase.PEMASANGAN 4. Cara Pemasangan a.70 PT.

17.71 PT. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. harus bersih dari kotoran.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. arsitek M&E dan lainnya. PEKERJAAN LANSEKAP 1. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit.2 Sebelum memulai pekerjaan. PROSEDUR UMUM 2. 2 . puing bangunan. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. peraturan pemakaian bahan yang berlaku. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal). supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. pekerjaan penanaman 4. persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. bahan bahan. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. sisa akar tanaman dan tanaman liar. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.3 Semua bahan sebelum dipasang. 2. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Uraian macam pekerjaan: 1. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. Kemudian tanah digemburkan b.

melihat bentuk / form dari tanaman. 3. kerikil.1. tanaman harus bebas dari penyakit. leveling tanah mengikuti gambar rencana.2 PEKERJAAN TANAH a. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman. Pekerjaan Persiapan . PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut.3. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat.Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. c. 3. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing. Ciptanusa Buana Sentosa . d. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak.72 PT.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. 3. Pembentukan tanah.

Periksa PH tanah. ember.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon. Pekerjaan Persiapan .5 – 8. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Pelaksanaan Penanaman Pohon .Steger tanaman .Penyediaan bibit b.Setelah pekerjaan penanaman selesai.Penyediaan pupuk . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . PH yang baik adalah sekitar 4. alat penggembur tanah .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .2.5. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana. . . .73 PT. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu).Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi. . Kemudian baru diadakan pengolahan tanah. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.3.Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk. Ciptanusa Buana Sentosa .Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami . . 2 . 3.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.

Pengolahan Tanah . puing dan rumput liar .Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b. Cara Penanaman Rumput . . Pelaksanaan Penanaman .Seluruh areal yang akan ditanami rumput.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir.Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah . b.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Untuk meratakan permukaan.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari . Ciptanusa Buana Sentosa . . Petunjuk Penanaman .Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . 3. setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .3.74 PT. 2 .3. .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon .Areal bebas dari sampah. Kedua bahan dicampur merata. .Jarak tanaman sesuai gambar .Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Dalam proses pertumbuhan rumput. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a.Setelah selesai penanaman. Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Secara umum. c.

3.2.Penyiraman dilakukan dengan air bersih.4. bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik.Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4. Ciptanusa Buana Sentosa .Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati.Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan. BAHAN DAN MATERIAL . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai. .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4. Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai .Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.1 LINGKUP PEKERJAAN . PENYIRAMAN . Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . 4.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman .75 PT. PEMELIHARAAN 4.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman .Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.Meliputi penyediaan tenaga. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku . . .Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja . .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .

Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman .Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik .6.Terdiri dari kotoran ayam.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. Ciptanusa Buana Sentosa . PEMUPUKAN . PEMANGKASAN . . kemudian disiram dengan air secukupnya. 4.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 . PENYIANGAN . Pupuk yang mengandung unsur N.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah.Pemangkasan dilakukan setiap bulan .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. kambing.5. misal Urea . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru. Pupuk yang mengandung unsur P.7.Untuk rumput..Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. dengan cara ditabur sesuai dosis .Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. c.1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. b. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang).14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah . hindari jangan sampai merusak akar .kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan. menyuburkan daun . 4.76 PT.K.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Pupuk Kandang . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman . air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman.3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0.Digunakan pada rumput. . pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4.

000. 3. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1. Sarung tangan.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. 1973.18. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). Hand Sprayer. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. sesuai dengan PP No. Power injector. Ciptanusa Buana Sentosa . 4.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.77 PT. Drilling Master. 7 Th. Safety shoes. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. 2. 6. 3. antara lain adalah : Primise 200 SL..(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi. 3. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. 3.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. 3. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. Basileum dll. 2 . BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali.

type-type assesoris. sistem pemasangan. 3. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap.2 mm. B. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. ● Cara. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. 3 -78 PT. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. sistem pemasangan. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. • 2. bahan-bahan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1. ● Jarak rangka.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. • Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain. 3 -79 PT.

NI. 2. P.I 1971 c. 2-8 2-8 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ASTM 3. Contoh batu kali. sebelum dikirimkan kelokasi proyek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja.2/3/8/10 b. lubang. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. PEKERJAAN PASANGAN 2. pasir. Penyediaan cerucuk (sparing).3. STANDAR/RUJUKAN a.3.B. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. antara lain dan tidak terbatas pada : a. Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. bahan-bahan.

Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. membongkar. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. b. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. tidak pecah. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. c. Ciptanusa Buana Sentosa . disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat Penyimpanan d. • Pasir Kontraktor harus mengangkut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. 2-9 2-9 - PT.

k. h. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat.10 2 . Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. 2 . Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah.10 PT. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. l. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. i. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja. f. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. g. Ciptanusa Buana Sentosa . harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Bila terjadi kerusakan. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Pasir paduan. Portland Cement. • • c. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. b. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. 4. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. 2 . Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas.11 PT. Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan.11 2 . Pasir alam. Merk yang dipilih harus dari satu produk. a. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. Produk semen Gresik atau setaraf. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971.

8 dapat naik sampai 20%. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . asam. 16 adalah 20% atau kurang.12 PT. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Pasir yang digunakan harus halus. Apabila dipandang perlu. Pekerjaan timbunan. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. e. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO. bersih dari timbunan tanah liat. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. • Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak.12 2 . maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor. d. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%.

Ciptanusa Buana Sentosa . Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 . tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. bersih. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. sesuai dengan PBI 1971.1.2.1. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. dalam 2.4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik.1. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton.3. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton. 2. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. diatas permukaan yang keras.1.4. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. PEKERJAAN DINDING 2.1. bebas dari bahan lain.4.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan. tanpa cacat atau mengandung kotoran.4. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.

Janitor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi.Sesuai dengan pasal 81 dari A. jika tidak ada ketentuan lain.80 m diatas permukaan lantai finish. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. dsb. R. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.14 PT. dsb. toilet. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. Wudhu. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. − Permukaan rata. 2. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. ● Untuk dinding tembok toilet. 1984. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar. 2 . WC.V. − Pembakaran matang − Warna merah merata. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm).

8.5 cm dan dalam 0. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan.5 cm.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. 2 . selama waktu-waktu hujan lebat. 6. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu. 7. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0.15 PT.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. karat dan debu bangunan. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi. 9. 4. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). 5. • Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat. Ciptanusa Buana Sentosa .

= 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. kolom.2 (plesteran trasraam). kecuali disebut lain dalam gambar. Bahan ● ● Portland semen. bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton.1. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan ex. bidang-bidang pasangan bata. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1. Ciptanusa Buana Sentosa .4. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material. ● • ● ● ● 2 . Jenis P. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P. 2.4. Cat tembok yang digunakan ex.2. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior.2. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.1. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. Jenis P. 2. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.16 PT.1. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.2.

tidak boleh ada retak.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. untuk membersihkan dari bintik-bintik. lainnya. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai.harus dibersihkan. Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu.17 PT. sebelum diberi lapisan plesteran pertama. ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. ● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1. Ciptanusa Buana Sentosa . yang menjadi kotor dalam 2 . selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. ● Untuk 4.

Gelaisi Summit. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. Proses Pengecatan Pada Plesteran a.4. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish).18 PT. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih.pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya.2. 2. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini.2. ● Khusus untuk pemakaian / setara. Roman atau setara. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Ceramic tile yang digunakan ex. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. lalu dikeringkan. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras. b. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. PENYELESAIAN KERAMIK a. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. atau setara.

c. Lemkra atau setara. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. ● Kelebihan air semen. AM. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. d. ● Bidang ubin harus rata. adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. 2 . Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. residu. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding.19 PT. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras.

4. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. AM. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. lokal dengan kualitas baik. Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. • D. jenis batu. Lemkra atau setara. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. Ciptanusa Buana Sentosa . Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong. Ukuran. gloss. C. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Coating anti lumut ex.20 ● ● PT. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. B. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar. 2 .3. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. bening.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli. diprofil atau disesuaikan dengan desain.2. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. dan pola sesuai dengan gambar rencana. Setelah dinding rata. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong.

Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex.4. perletakan dan penampilan. jenis batu. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. 1. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu.warna. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. AM. Lemkra atau setara. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. atas persetujuan perancang. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. 4.4.21 PT. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. 2 . Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3.2. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. dan pola sesuai dengan gambar rencana. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex.

material.5. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board. kape. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. Ciptanusa Buana Sentosa . dan peralatan. penyimpanan.3.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit .2.1.5. material cat dan melamic dan sebagainya. serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium .Pasal Pekerjaan Keramik .5. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2. • Bagian yang terkait : .22 PT. REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.Pasal Pekerjaan Plesteran . • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet. pemasangan) untuk pekerja. pengiriman.

A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja. penguat-penguat yang dipakai.5. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. pintu. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan. Ciptanusa Buana Sentosa .4. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . material.5. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. hubungan dengan dinding. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat. plat beton lantai. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela.23 PT. ceiling.5. - 2. Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya.

3. lurus dan waterpass. kekokohan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 . terlindung. kusen maupun alat-alat 2 . d.5. Penggunaan rangka. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. f.6. 5. dan ventilasi secukupnya. tepat dan teliti. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. bidang permukaan rangka partisi harus rata.1.5.5. BAHAN 2. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. BAHAN PARTISI a.7.5. Setelah terpasang. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup. e. PEMASANGAN 1.24 PT. 4.sehingga tidak merusak daun pintu. b. termasuk pada bagian atasnya (frame head). Ciptanusa Buana Sentosa .8. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja.2.5. tebal = 16 mm 2. 2. kebenaran sistem. 2. 2. rapih. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. harus terpasang dengan baik.7.7. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. c. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.

Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. 2 . 9. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung. 6. Stop kontak. Ciptanusa Buana Sentosa . terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. 7.25 PT. saklar. 8. volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi.

Tidak ada getah.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus. B. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81.1. mata kayu yang lepas atau mati. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ).2. . ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.26 PT. susut pinggir-pinggirnya.6.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. .6. Kualitas . PEKERJAAN KAYU 2. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya. Jenis Kayu .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . . C. Kelembaban (Moisture Contents) . 2 .6. celah. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. BAHAN A. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).

harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. . . PEKERJAAN KAYU A. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Permukaan Luar .Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut.Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . .6. . Kayu kasar diketam.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. dibor.Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. maka kayu ini dapat diterima.3. Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi. Ciptanusa Buana Sentosa . B. mulus dan keras yang dapat diterima. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. C. atau jika tidak.Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. 2. Ukuran dan Toleransi . yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish).27 PT. . Susut (Mengkerut) Persiapan. 2 .

Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi.Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D. . Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. skrup-skrup. lubang pasak. menyetel (memasang). skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan.Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka.28 PT. membuat lidah-lidah. Pembuatan . lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. E. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung. Ciptanusa Buana Sentosa . . memahat. 2 .

7. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi .7. lisplank dan talang. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi.4 mm. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap.29 PT. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0.7. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan.2.7.3. ex lokal kelas AW atau setara. 2. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik.1. 2 . tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.yang ditentukan. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. Ciptanusa Buana Sentosa . - - 2.

Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. c. meliputi pula penyediaan tenaga kerja.30 PT. 2. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. d. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. b. 2 . Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya. Grace (type 3000) atau setara. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. Ciptanusa Buana Sentosa . rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik.

Bahan. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a.31 PT.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring. bahan-bahan. 2 .4. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. d. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. Ciptanusa Buana Sentosa . atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b.7. 2. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. c.

harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. untuk mendapatkan kepastian. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. 2. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings.8.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. DAUN PINTU. UMUM 1. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. pengangkuran.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. ● ● ● ● ● ● 3. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia.32 PT. pemasangan sampai diserahkan. Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. KACA.8. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . PEKERJAAN KUSEN. JENDELA. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan.1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

pintu dan teralis besi dicat duco. 2. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. 2 . Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. minyak. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. Pengecatan Besi ● Kusen. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. 3. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. sehingga kilapnya akan lebih baik. atau menggunakan sikat saja. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Setelah bagian-bagian besi dilas. sebelum pengecoran dinding beton bertulang.

● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. Pengerjaan ● Pintu-pintu. handle. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela .37 PT. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya.4. . 2 . ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan. 3. Bahan ● Kusen. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. Asahimas. jendela dan daun pintu dari alumunium. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating.8. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . kunci. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya.Kunci. atau yang setara. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Kaca ex. ● Perlengkapan seperti engsel.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. 2.

- 7.Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. tidak boleh kering atau sudah mengeras. dikaleng. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. kalau belum selesai sama sekali. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium . juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. dinding dan langit-langit telah selesai. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. atau kelihatan ada cacat.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. 2 .cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. - 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. 5. . dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Ciptanusa Buana Sentosa .38 PT.

8. Ciptanusa Buana Sentosa .0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . Sebelum pemasangan kaca. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang. - 2. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen.5. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. plesteran. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. noda atau percikan las. dengan kelonggaran sedikit. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan.39 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. 2. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant.

Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Plat Baja 1.Angker Baja 1.Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Ciptanusa Buana Sentosa .2.40 PT.0 mm sebagai frame .00 mm sebagai frame .Flashing dari plat baja 0. flush bolt. ● ● ● ● 2 .Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.9 mm . atau yang setara.Plat Baja 3. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .3 mm . 3. Lion Metal.6 mm .

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. diampelas sehingga rata dan halus. 2 .44 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

2. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan.2. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. - - - 2. menebang.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. atau seperti yang tertera dalam gambar. dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN 1.1. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat. Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah. dalamnya. 2-4 PT. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. diikat sekeliling batangnya. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. 2. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. Sebelum memulai penggalian. Ciptanusa Buana Sentosa - .2.2.

Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. tapi harus segera setelah galian disetujui. dari parit. dengan jalan memompa. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. memulai tahap pembangunan berikutnya. Ciptanusa Buana Sentosa . banjir. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. 6. 2-5 PT. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. 4. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. 5. mata air atau lain-lain sebab. 3. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. menimba. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. 2.

jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum.2. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2. Kayu-kayu. Daerah tapak bangunan. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % .3. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Dalam hal pengurugan. - - 2-6 PT. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan.

Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. - 2-7 PT. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. 5. Ciptanusa Buana Sentosa . harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. septic-tank. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful