MAKALAH BAHASA INDONESIA ALINEA ATAU PARAGRAF Dosen : Wuri Febriani

OLEH: KELOMPOK 8       INTAN WAHYUNI SINTHA QURNIATY BENY SAGITA RIYO NIARDO ODHI FADLI ARI AGUSETIAWAN KELAS 1 A

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK 2011/2012

Pontianak. Makalah ini kami buat bertujuan untuk memjelaskan materi tentang Alenia atau Paragraf. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada dosen pengampu kami Ibu Wuri Febriani yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada kelompok kami untuk menyampaikan materi ini. walaupun masih bnyak sekali kekurangan-kekurangan yang harus kami perbaiki. Makalah in kami buat dengan semaksimal mungkin. November 2011 Penulis .KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya lah kami dapat menyelasaikan makalah ini. Oleh karena itu untuk memperbaiki makalah ini kami mengharapkan saran dari teman-teman semua.

..................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........ 6 Tujuan Pembuatan Alinea .................... 8 3. 2 TUJUAN ............................. 2 Fungsi Alinea ... 3 2....... 4 2....................................... 2 2........................................ 2 2................................................................. 1 1............................................................................................................................................... 4 Macam-macam Alinea ....... I DAFTAR ISI ............................................... 1 1............................................ 7 BAB 3 : PENUTUP ............................................................................. 9 . 1 LATAR BELAKANG.......................... 1 BAB 2 : PEMBAHASAN ........................................... 1 Pengertian Alinea . 8 DAFTAR REFERENSI .......................................................... II BAB 1 : PENDAHULUAN ............................................... 3 Unsur-unsur Alinea atau Paragraf ..................................... 7 2................. 1 KESIMPULAN ......................................................................................................................................... 5 Syarat-syarat Pembentukan Alinea ........................ 2 2..................................................

3.diskusi.dan konklusi.Istilah tersebut sering digunakan. Alinea yang baik selalu berisi ide pokok. Untuk mengetahui pengertian dari alinea Untuk mengetahui fungsi alinea Untuk mengetahui unsur-unsur alinea Untuk mengetahui macam-macam alinea Untuk mengetahui syarat-syarat membentuk alinea .Apabila ditanyakan definisi dari alinea maka akan bervariasi jawabannya.Mereka yang sering menulis.tetapi juga memiliki relevansidan menunjang ide pokok tersebut.atau seminar.BAB 1 PENDAHULUAN 1.alinea berfungsi sebagai pengantar.Ide pokok alinea tidaak hanya merupakan bagian dari ide pokok keseluruhan.Ide pokok itu merupakan bagian yang integral dari ide pokok yang terkandung dalam keselurihan karangan.pelaporan. 1 LATAR BELAKANG Kita sering mendengar istilah paragraf atau alinea. Alinea atau paragraf adalah Bagian dari wacana yang berisi satu gagasan pokok dan dapat diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas.baik surat. 2. 5.atau skripsi pasti menggunakan alinea dalam tulisannya.baik dalam percakapan maupun dalam kegiatan-kegiatan pertemuan dalam rapat. 1. 4. 2 TUJUAN 1.kertas kerja.tarnsisi. tidak jarang alinea digunakan sebagai penutup. Dalam rangka keseluruha karangan.transisi atu peralihan dari satu bab ke bab lainnya.Di sini. alinea sering juga digunakan sebagai pengantar. Bahkan.

secara teknis paragraf merupakan satuan terkecil dari sebuah karangan.Edisi ke-3. Isi kalimat-kalimat pembangun paragraf itu membentuk satuan pikiran sebagaibagian dari pesan yang disampaikan penulis dalam karangannya.dari terbitan Departemn Pendidikan Nasional tertera penjelasan bahwa alinea adalah bagian wacana yang mengungkapkan suatu pikiran yang lengkap atau satu tema yang dalam ragam tulis ditandai oleh baris pertama yang menjorok kedalam atau jarak spasi yang lebih. dengan kata lain bahwa paragraf adalah satuan terkecil dari karangan yang biasanya terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan dan merupakan uraian tentang sebuah ide pokok. . 1 PENGERTIAN ALINEA / PARAGRAF Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Paragraf adalah seperangkat kalimat yang tersusun secara logis dan sistematis yang mengandung satu kesatuan ide pokok. Disamping itu.BAB 2 PEMBAHASAN 2.Dalam kamus tersebut alinea diartikan pula sebagai paragraf. Jadi.Biasanya paragraf itu terdiri atas beberapa kalimat yangberkaitan baik isi maupun bentuknya.

3 UNSUR-UNSUR ALINEA ATAU PARAGRAF o Ide pokok yaitu ide pembicaraan atau masalah yang bersifat abstrak. dan penutup (konklusi).  Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran secara sistematis.  Alat untuk penyampai fragmen pikiran atau ide pokok pengarang kepada para pembaca. frase. atau klausa. o Kalimat penegas yaitu kalimat yang berfungsi menegaskan dengan cara mengulang bentuk kalimat topik pada bagian akhir paragraf. o Ide pengembang yaitu rincian atau penjelasan ide pokok dalam bentuk yang kongkret. antar paragraf dalam suatu karangan. Ide pengembang berupa kata.2. o Kalimat topik yaitu perwujudan pernyataan ide pokok dalam bentuk yang masih abstrak.  Sebagai penanda bahwa pikiran baru dimulai  Dalam rangka keseluruhan karangan paragraf dapat berfungsi sebagai pengantar. . o Transisi yaitu mata rantai penghubung paragraf. frase atau klausa. 2.  Pedoman bagi pembaca mengikuti dan memahami alur pikiran pengarang. Transisi berfungsi sebagai penunjang koherensi atau kepaduan antar kalimat.Ide pokok bisaanya berupa kata. transisi. o Kalimat pengembang yaitu perwujudan pernyataan ide pengembang dalam bentuk kongkret. 2 FUNGSI ALINEA / PARAGRAF  Penampung fragmen pikiran atau ide pokok  Alat untuk memudahkan pembaca memahami jalan pikiran pengarang.

hal yang perlu diperhatikan adalah 1. meringkas alinea sebelumnya 5. alinea ini tidak boleh terlalu panjang. Isi alinea berisi simpulan sebagai cerminan inti seluruh uraian 3. 4 MACAM-MACAM ALINEA 1. Merupakan pernyataan kembali maksud penulis. Menurut fungsinya: a. suatu tantangan atas pendapat atau pernyataan seseorang 4. Alinea Penutup Alinea ini berisikan simpulan bagian karangan. peribahasa. . Alinea Pembuka Berfungsi sebagai 1. Sebagai penutup. menghantar pokok pembicaraan 2. Bentuk-bentuk yang dapat dipakai sebagai bahan menulis alinea pembuka. Alinea ini hendaknya memberikan kesan yang mendalam bagi pembaca. menjelaskan hal yang diuraikan pada alinea berikutnya 4. kutipan. uraian mengenai maksud dan tujuan penulisan 6. sebuah pernyataan b. memberi ilustrasi atau contoh 3.2. Alinea Pengembang / Isi Berfungsi sebagai 1. Hal. uraian bagaimana pentingnya pokok pembicaraan 3. mempersiapkan dasar atau landasan untuk simpulan c. menyiapkan pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan. yaitu 1. mengemukakan inti persoalan 2. uraian tentang pengalaman pribadi 5. menarik minat dan perhatian pembaca 3. anekdot 2. 2.

Agaknya bahan perlit yang diperoleh dari batu-batuan gunung berapi sangat menarik perhatian para ahli. Sinar matahari pagi menghangatkan badan. Minyak goreng. sehat. bahan perlit dapat dicetak menurut keinginan seseorang. diikuti oleh kalimat penjelas. d. Alinea Penuh Alinea yang kalimat utamanya terletak disemua kalimat. susu bubuk. Alinea Deduktif-Induktif (Gabungan) Alinea yang kalimat utamanya terletak diawal paragraf dan ditampilkan kembali diakhir paragraf untuk penegasan. sehat dan kuat. c. Kelihatannya harga sebagian barang pokok terus bergerak naik. Ciptaan Tuhan yang paling berkuasa di dunia ini ialah manusia. . Usaha ini menunjukan bahwa pemerintah berusaha membangun rumah murah. mengabaikan. Contoh: Pemerintah menyadari bahwa rakyat Indoneia memerlukan rumah murah. dan menyia-nyiakannya. Matahari belum tinggi benar. baru sepenggalah. Bahan ini tahan api dan tahan air. Lagi pula. Contoh: Semua isi alam ciptaan Tuhan.250. Contoh: Harga beras minggu yang lalu Rp 1. dan tepung terigu juga mengalami kenaikan meskipun tidak terlalu besar. tidak diizinkan menyiksa.2. Alinea Deduktif Alinea yang kalimat utamanya terletak diawal kalimat. Menurut posisi kalimat topik : a. Depertemen PU sudah lama menyelidiki bahan rumah yang murah . Alinea Induktif Alinea yang kalimat utamanya terletak diakhir. Kuhirup hawa pagi yang segar sepuas-puasnya.00/kg telah berubah menjadi Rp1. Manusia diizinkan oleh Tuhan memanfaatkan isi alam ini sebaik-baiknya. Akan tetapi. Didepanku bermekaran bunga beraneka warna. b. kini sudah menjadi Rp1. Contoh: Pagi hari aku duduk di bangku panjang dalam taman di belakang rumah. Gula pasir biasanya Rp1.300.00.000.00/kg. dan kuat untuk memenuhi keperluan rakyat. Alinea ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama. tetapi kuat. Alinea ini biasanya berupa uraian yang berupa deskripsi atau karangan yang bersifat narasi.100.00/kg.

Bali. Selain itu. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat padi yang ditanam mengalamai kekeringan. deterjen baru ini dapat juga dipakai untuk mencuci perabot dapur. Berdasarkan sifat isinya : a. tetapi cocok juga untuk mencuci bahan yang halus seperti sutra. Deskriptif/Deskripsi Alinea yang berisikan tentang gambaran objek atau lukisan objek secara rinci Contoh: Tempat pensil kesukaan adikku. Argumentatif/Argumentasi Alinea yang berisikan pembahasan tentang sesuatu yang berisikan bukti-bukti dan alasan-alasan yang mendukung. Terkadang kepingan uang receh pun juga diletakkannya di tempat pensil hadiah ulang tahunnya itu. d. c. Contoh: Deterjen ini tidak hanya cocok dipakai untuk mencuci bahan yang kasar. Setiap hari tak pernah lupa dibawanya. Eksposisitoris/Eksposisi Alinea yang memaparkan suatu bentuk kejadian atau peristiwa yang berupa fakta-fakta. hujan tidak pernah turun mengakibatkan debit air di beberapa irigasi dibawah batas ambang normal. . Madura dan Lombok kelebihan. Ditambah lagi hama tikus juga menambah kendala terancamnya gagal panen ini. Oleh sebab itu.3. Segala macam perelengkapan tulis-menulis disimpan rapi di sana. mempengaruhi pembaca. sedangkan di pulau-pulau lain kekurangan. b. atau lukisan peristiwa. Contoh: Tenaga kerja di Pulau Jawa. bahkan ada yang benar-benar kering. Lucunya tempat perlengkapan alat tulis ini ada kaca kecilnya. Persuasif/Persuasi Alinea yang berisi ajakan. Warnanya biru dihiasi motif bulan sabit yang tersenyum berwarna kuning. Contoh: Panen padi di beberapa desa di Jawa Tengah terancam gagal. Dengan demikian. perabotan yang dicuci dengan bubuk deterjen ini warnanya tidak akan pudar. sebagian tenaga kerja dari keempat pulau tersebut dipindahkan ke pulau-pulau lain yang kekurangan tenaga kerja. Kekeringan ini mulai terasa semenjak usai tanam. akan terjadi pemerataan tenaga kerja di Indonesia. Lagi pula.

Naratif/Narasi Alinea yang beisikan penceritaan atau berbentuk cerita. Kesatuan (Unity) Jadi kesatuan atau unity bukanlah berarti satu atau singkat kalimatnya. Para mahasiswa itu pun mencari pekerjaan. Mereka kebanyakan sulit untuk sepenuhnya memusatkan perhatian pada studi mereka. Contoh paragraf yang memenuhi persyaratan kesatuan. 5 SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN ALINEA 1. Kebanyakan dari mereka adalah pemuda-pemuda dari keluarga biasa yang kurang mampu. Senangnya dapat menikmati liburan di Pulau Seribu Pura tersebut. Tidak disangka-sangka aku bertemu dengan teman SMA yang berlibur bersama keluarganya. 2. akan kita temukan. Oleh karena itu selama belajar mereka kadang-kadang terganggu oleh keadaan ekonomi. terganggu oleh ekonomi Unsur-unsur penunjang pada paragraf di atas benar-benar mendukung gagasan utama.e. melainkan berarti kalimat-kalimat yang ada dalam paragraf tersebut menyatu untuk mendukung pikiran utama sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh. Contoh: Libur semester kemarin aku ke Bali. Pikiran utama : masalah umum dalam dunia mahasiswa Pikiran penjelas : sulit memusatkan perhatian. berasal dari keluarga biasa. Masalah mahasiswa di Indonesia umum sekali. . Jadi tiap alinea / paragraf hanya boleh mengandung satu pikiran/tema. Semakin asyik saja suasana liburanku. unsur-unsur penunjang paragraf tersebut membentuk eksatuan ide (unity). Apabila paragraf di atas kita analisis. Dengan perkataan lain.

tanpa merasa bahwa ada sesuatu yang menghambat atau semacam jurang yang memisahkan sebuah kalimat dari kalimat lainnya. yaitu pada unsur-unsur paragraf. Tanpa menggunakan frase transisi ini tulisan di atas akan terpotong-potong dan hubungan antar kalimat tidak jelas. atau merupakan masalah yang tidak diperlukan mahasiswa. Hal ini disebabkan bahwa kuliah yang disajikan dosen sebenarnya merupakan masalah yang sudah diketahui mahasiswa. Kalimat-kalimat penjelas penunjang utama atau penunjang kedua harus benar-benar menjelaskan pikiran utama. Kepaduan (Koherensi) Kepaduan akan terjadi apabila hubungan timbal balik antara kalimat kalimat yang membina paragraf tersebut. Di samping itu mahasiswa yang sudah mempelajari bahasa Indonesia sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar atau sekurangkurangnya sudah mempelajari bahasa Indonesia selama dua belas tahun. merasa sudah mampu menggunakan bahasa Indonesia.2. . 3. Pembaca dengan mudah mengikuti jalan pikiran penulis. dan mudah dipahami tanpa kesulitan. Akibatnya memilih atau menentukan bahan kuliah yang akan diberikan kepada mahasiswa merupakan kesulitan tersendiri bagi para pengajar. baik. tidak terasa loncatan-loncatan pikiran yang membingungkan.. Tentang kalimat-kalimat penjelas ini sudah dibicarakan di bagian awal tulisan ini. Contoh paragraf menggunakan transisi yang benar: Perkuliahan bahasa Indonesia sering dapat membosankan. apabila kalimat topik ditunjang oleh sejumlah kalimat penjelas. agar paragraf tersebut memiliki kejelasan sehingga mudah dipahami. wajar. sehingga tidak dapat perhatian sama sekali dari mahasiswa. Kejelasan Suatu paragraf dikatakan lengkap. Perhatikan kata atau frase transisi yang digunakan (digarisbawahi) menatakan hubungan kalimat.

maka dipecahkan menjadi dua alinea. . bila terdapat dua tema. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema. untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. 2. Dengan perhentian yang lebih lama ini. 6 TUJUAN PEMBUATAN ALINEA 1.2. Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah. Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal.

Alinea terbagi menjadi 3 yaitu menurut fungsi. ide pengembangan. transisi. Dalam rangka keseluruhan karangan paragraf dapat berfungsi sebagai pengantar. . koherensi dan kohesi dan pengembangan alinea. Alinea mempunyai unsur-unsur yaitu ide pokok. dan penutup (konklusi).BAB 3 PENUTUP 3. Salah satu tujuan pembuatan alinea yaitu untuk memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. posisi kalimat topik dan menurut sifat isinya. 1 KESIMPULAN Paragraf adalah seperangkat kalimat yang tersusun secara logis dan sistematis yang mengandung satu kesatuan ide pokok. kalimat penegas dan trasisi. Syarat –syarat pengembangan alinea yaitu kesatuan atau paduan. kalimat topik. kalimat pengembangan.

id/Downloads/files/14474/slide+Paragraf.ac.gunadarma.com/doc/70181577/2-Paragraf http://ibuku.staff.zxq.net/Bab%205%20Paragraf.p pt .scribd.DAFTAR REFERENSI    http://www.pdf http://sepitri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful