P. 1
Mo. (Perencanaan Dan Pengembangan Produk)

Mo. (Perencanaan Dan Pengembangan Produk)

|Views: 152|Likes:
Published by Rifika Sahyda

More info:

Published by: Rifika Sahyda on Nov 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

Tugas 1

MANAJEMEN OPERASIONAL

Oleh :

(0910532077) (0910532059) (0910531012) (0910531003) (0910533154)

Rifika Sahyda Zoranisa Diyana Gusti Nursyamsi Putri Lestari Rahmi Savitri

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS ANDALAS 2011

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK Out put dari proses transformasi/operasi (produksi) ada dua, yaitu barang dan jasa atau kombinasi dari keduanya. Dalam aktivitas manajemen opersional pengetahuan tentang produk yang akan diproduksi adalah hal utama yang wajib diketahui. Sumber Ide / Gagasan Pengembangan Produk a. Sumber Internal  Bagian penelitian dan pengembangan, >> tugasnya mengembangan produk dan melakukan inovasi untuk menghasilkan ide-ide produk (barang dan atau jasa) baru  Konsultan pemasaran yang bekerja untuk perusahaan. >> Perusahaan dapat menyewa konsultan untuk mendapatkan masukan mengenai ideide baru berkaitan dengan produk yang akan diproduksi  Tenaga penjual. >> tenaga penjual sebagai sumber informasi bagi perusahaan tentang produk dan keinginan konsumen. Informasi itu dijadikan dasar bagi pengembangan produk baru perusahaan.  Peran aktif dari seluruh pihak yang ada dalam perusahaan.

b. Sumber ekstern  Kecenderungan pasar. >> perusahaan harus bisa melihat peluang dari kecendrungan pasar dalam hal pengembangan produk.  Produk yang dikeluarkan oleh pesaing. >> Mencontoh produk pesaing adalah aktivitas pengembangan produk yang paling mudah dilakukan, perusahaan tidak perlu bekerja keras mengumpulkan dan memilih ide, perusahaan tinggal mencontoh produk pesaing yang ada. Meskipun tindakan ini paling mudah dilakukan, namun perlu diwaspadai akan dampak negatif dari tindakan ini, yakni vonis pembajakan atau turunnya nilai perusahaan.  Masukan / komplain dari pelanggan.

>> Seringkali dalam kemasan produk, perusahaan mencantumkan nomor pengaduan konsumen (Customer service center). Hal ini dimaksudkan agar perusahaan dapat mendengar langsung bagaimana respon konsumen terhadap produk yang dihasilkan dan dikonsumsi konsumen, serta apa masukan konsumen akan hal tersebut.  Hasil Peramalan. >> melakukan peramalan untuk produk masa yang akan datang berdasarkan pengalaman masa lalu.

Beberapa alternatif pengembangan produk baru adalah : 1. Mengembangkan produk yang benar-benar baru (Paling sulit) >> Mengembangkan produk yang benar-benar baru memang merupakan alternatif yang paling sulit dilakukan, karena hampir semua kebutuhan manusia telah tersedia produknya di pasar. 2. Penambahan produk yang telah ada ( Diversifikasi Produk ) >> Diversifikasi produk dapat dilakukan dengan beberapa alternatif berikut ini :  Diversifikasi konsentrik, masih ada hubungan teknologi dan kegunaan. Sebagai contoh, Perusahaan mobil (Suzuki, Honda, dll) yang juga memproduksi sepeda motor. Mobil dan motor secara umum memiliki teknologi yang relatif sama (otomotif), namun keduanya masih memiliki kegunaan yang sama, yakni sebagai alat transportasi.  Diversivikasi horizontal, masih ada hub. Teknologi meskipun kegunaan berbeda. Sebagai contoh Mitsubishi yang menghasilkan produk mobil, tapi juga memproduksi pendingin udara (AC), dimana keduanya memilki kegunaan yang berbeda.  Diversifikasi konglomerat, tidak ada hubungan apapun dengan produk lama, artinya antara produk yang satu dan produk baru berikutnya tidak memiliki keterkaitan baik secara teknologi maupun secara kegunaan. Perhatikan kelompok usaha “INDO”. Indocement, bergerak di bidang produksi semen. Indomobil, bergerak di bidang industri otomotif. Indomart, dibidang ritel, dan “indo’-‘Indo’ yang lain. Intinya, antara satu ‘Indo’ dengan ‘Indo’ yang lain, produknya memiliki karakteristik yang sangat jauh berbeda.

3. Modifikasi produk yang sudah ada

Perbaikan produk lama. Perbaikan ini dilakukan untuk menyempurnakan fungsi produk yang telah ada. Sebagai contoh, perusahaan memperbaiki kemampuan menangkap sinyal dari sebuah handphone yang sebelumnya sinyalnya kurang kuat.

Efisiensi produk lama. Efisiensi dilakukan disamping untuk mengefisienkan biaya produksi, sehingga harganya menjadi lebih murah, namun jug agar konsumen tetap mampu membeli meski kondisi ekonomi mungkin sedang kurang baik. Sebagai contoh perusahaan mengeluarkan produk dengan kemasan yang lebih kecil

Penambahan manfaat produk lama. Penambahan manfaat untuk lebih bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen yang semakin bertambah. Sebagai contoh, perusahaan melengkapi produk handphone-nya dengan berbagai fitur tambahan, seperti fasilitas kamera, pemutar musik, dll.

Pelengkap produk lama. Mencipakan produk baru untuk melengkapi produk yang telah ada juga dilakukan untuk lebih bisa memuaskan konsumen, seperti penciptaan asesoris tambahan produk otomotif maupun handphone, misalnya.

4. Mengembangkan produk lokal yang belum ada >> Pengembangan produk lokal yang belum ada juga dapat menjadi sebuah alternatif, khususnya bagi produk-produk (seperti obat-obatan, onderdil mobil, dsb) yang selama ini hanya didatangkan dari luar negeri. 5. Meniru produk yang sudah ada di pasar >> contohnya saja pada waktu kasus Hp blackberry muncul dipasaran. Permintaan pasar sangat tinggi akan produk tersebut, sehingga beberapa Negara ex: china, melakukan peniruan atas produk yang telah ada. Sehingga kini tidak jarang ditemukan BB china. Tahap-tahap pengembangan produk baru 1. Identifikasi produk yang telah ada ( produk lama ) 2. Mencari dan menggali ide-ide tentang produk baru 3. Menyaring ide-ide yang ada 4. Menganalisis masing-masing ide yang telah tersaring 5. Menentukan ide yang paling mungkin dikembangkan 6. Melaksanakan pengembangan ide produk baru tersebut

7. Membuat sampel dan menguji produk baru 8. Menguji produk baru di pasar ( Tes pemasaran ) 9. Memproduksi dan memasarkan produk baru tersebut dalam arti yang sesungguhnya 10. Melakukan pelayanan purna jual

II. Perencanaan produk baru. Setiap produk mempunyai daur hidup. Daur hidup produk ada empat : volume penjualan pertumbuhan dewasa penurunan

perkenalan

waktu a. Periode peluncuran produk untuk diperkenalkan, dipromosikan, dan di kedepankan secara perlahan b. Periode pertumbuhan. Produk mulai laku, dan nilai penjualannya meningkat dengan cepat c. Periode dewasa. Produk telah kehilangan tenaga lajunya yang semula dan penjualannya lambat d. Periode penurunan. Terjadi penurunan permintaan pada produk. Tahap pengembangan produk bisa dilakukan pada tahap manapun, namun lazimnya dilakukan pada tahap produk tersebut menginjak tahap dewasa ketika mulai muncul kejenuhan sehingga sebelum produk kita benar-benar dilupakan kita sudah melakukan pengembangan produk kita.

Daur hidup produk Harga produk akan berfluktuasi selama hidupnya. Selama masa promosi harganyanya mungkin tinggi sekali, tetapi dengan persaingan yang tumbuh terus selama bagian ketiga dari daur hidupnya, mungkin harus turun cukup banyak agar perusahaan dapat tetap mempertahankan kedudukan di pasar. Juga

harus di ingat bahwa selama daur tadi, produk mungkin mengalami sejumlah perubahan dalam spesifikasinya dengan modifikasi yang harus berupa perbaikan produk tanpa menaikan harganya. Riset Murni. Biasanya riset di kategorikan sebagai kategori riset murni, riset terapan, lalu di desain dan pengembangan. Riset murni adalah riset untuk dapat pengetahuan dasar demi mencari pengetahuan itu sendiri. Riset Terapan. Ini adalah penelitian ilmiah dengan tujuan membuat desain suatu produk sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan terlebih dahulu. Dalam prakteknya sering kali hal ini berarti mencari cara untuk mengatasi hambatan terhadap proses dan masalah bahan dalam desain produk. Pengembangan. Jika sesuatu gagasan terbukti dapat di laksanakan, ia di kembangkan melalui proses sederhana mulai dengan membuat suatu desain, mengujinya, memperbaikinya atau menolaknya lalu di desain kembali. Ada banyak cara yang di lakukan untuk melaksanakan ini. Pengembangan adalah bidang para teknolog dan bukan bidang ilmuwan. Inti pengembangan adalah mewujudkan suatu gagasan atau penemuan atau pendapat sesuai dengan jadwal waktu dan biaya yang tersedia. Desain. Dalam industri kontraktor, industri pengepakan dan banyak lainnya lagi, pekerjaan membuat desain besar sekali volumenya dan banyak di antaranya sama sekali tanpa dasar riset khusus. Desain mungkin sekali adalah titik tolak yang di gunakan pelanggan. Desain adalah gagasan baru yang harus di kembangkan dan diterapkan ke dalam produk yang sedang di garap. Ramalan teknologi. Perencanaan jangka panjang oleh manajemen didasarkan atas ramalan ekonomi. Ramalan teknologi perlu di ramalkan, khususnya : a. Kemajuan sistem kontrol untuk produksi b. Penemuan bahan yang sama sekali baru untuk di proses, peralatan dan produk c. Pengembangan bahan bakar baru untuk tenaga pendorong dan pembangkit tenaga d. Penerapan lebih lanjut dari komputer, khususnya pada situasi yang kreatif e. Penemuan media baru dan pengembangan alat baru untuk komunikasi Metode meramalkan teknologi a. Penelitian yang sudah ada

b. Simulasi dan mempergunakan model yang sudah di siapkan c. Ramalan mengenai kejadian yang akan timbul sebagai akibat dari kegiatan pokok yang sedang di laksanakan sekarang d. Penelitian mengenai proses biologis dan pembandingannya dengan teknologi Ciri-ciri kecenderungan. Selama jangka waktu tertentu yang panjang ,dunia memperkirakan terjadinya perkembangan yang stabil dalam kesangugupan dasar seperti kecepatan di darat, kecepatan lalu lintas

Kemudian setelah dilakukan perncanaan dan pengembangan manejer produksi harus menentukan seberapa banyak produk akan diproduksi, Berikut ini beberapa pendekatan yang dapat dilakukan: 1. Pendekatan mikroekonomi 2. Pendekatan BEP 3. Pendekatan linier programming 4. Pendekatan teknik-teknik peramalan

MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN 1. Jenis organisasinya. Ini tergantung seberapa banyak riset yang sedang di lakukan atau apakah mayoritas pekerjaan merupakan pekerjaan pengembangan. 2. Pengangkatan staf riset 3. Pengeluaran keuangan. Pembiayaan rencana pekerjaan duluan ditentukan untuk jangka satu tahun sekali, kemudian di bandingkan dengan alokasi dana. 4. Menghentikan proyek. Jika suatu proyek berjalan sangat lambat maka : a. Pertimbangan untuk menghentikannya b. Selidiki hambatan yang mengakibatkankan kegagalan. c. Tentukan arti proyek bagi strategi perusahaan dan rencana pemasarn jangka panjang 5. Ilmu dan riset. Ada beberapa jenis laboratorium riset dengan metode operasi dan sarana pendukung yang berbeda-beda : a. Laboratorium universitas dan akademi b. Organisasi konsultan riset c. Badan riset pemerintah d. Laboratorium lembaga riset

e. Laboratorium perindustrian f. Yayasan pengajaran

g. Lembaga-lembaga profesional

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->