25 MACAM METODE MENGAJAR (PEMBELAJARAN

)

Metode Pembelajaran merupakan cara melakukan atau menyajikan, menguraikan, memberi contoh, dan memberi latihan isi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu. Dapat dikatakan metode pembelajaran merupakan bagian dari strategi instruksional. Tetapi tidak semua metode pembelajaran sesuai digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Penulisan mengenai metode di bawah ini tidak mengikuti suatu urutan tertentu, tetapi dilakukan secara acak. Diungkapkan pula kapan baiknya metode tersebut dilaksanakan serta keunggulan dan kekurangan metode tersebut. Sebelum memutuskan metode mana yang akan dipakai dalam proses belajar mengajar, maka seorang pengajar perlu memperhatikan beberapa pertimbangan berikut : a. Tujuan pembelajaran. Pertimbangan ini merupakan syarat mutlak dalam pemilihan metode yang akan digunakan. Sebagai contoh, seorang guru kesenian menetapkan cara memainkan alat musik dengan benar. Dalam hal ini metode yang dapat membantu adalah metode ceramah, dimana diterangkan bagian-bagian dari masing-masing alat musik dan cara penggunaannya. Kemudian metode demonstrasi, siswa dapat mendemonstrasikan cara memainkan suatu alat musik dengan benar, selanjutnya metode pembagian tugas, siswa kita tugasi, bagaimana memegang gitar, bass, drum, dan apa tugas mereka, dan bagaimana mereka dapat bekerjasama dan memainkan suatu lagu dengan baik dan benar. b. Pengetahuan awal siswa Metode yang akan kita gunakan tergantung pada pengetahuan awal yang dimiliki para siswa. Jika siswa tidak memiliki prinsip, konsep, dan fakta atau memiliki pengalaman, maka kemungkinan besar mereka belum dapat dipergunakan metode yang bersifat belajar mandiri. Metode yang dapat digunakan hanyalah ceramah, demonstrasi, penampilan, latihan dengan teman, sumbang saran, praktikum, bermain peran, dan lain-lain. c. Bidang studi/pokok bahasan/aspek Pada SLTP dan Sekolah Menengah, program studi diatur dalam tiga kelompok. (1) program pendidikan umum (kognitif), (2) program pendidikan akademik, dan (3) pendidikan keterampilan (psikomotorik). Maka metode yang akan kita gunakan lebih berorientasi pada masing-masang ranah diatas yang terdapat dalam pokok bahasan/aspek. d. Alokasi waktu dan sarana penunjang Dalam satu jam pelajaran, kita perlu membagi waktu yang akan dipergunakan oleh masing-masing metode. Misalnya, pelajaran Kimia, metode yang akan dipakai adalah praktikum, bukan berarti metode lain tidak kita gunakan. Metode ceramah sangat perlu untuk memberi petunjuk, aba-aba, dan arahan, dengan alokasi waktu sekian menit. Kemudian memungkinkan metode diskusi, karena dari hasil praktikum, siswa memerlukan diskusi kelompok untuk memecahkan problem yang dihadapi. e. Jumlah siswa Idealnya metode yang diterapkan melalui pertimbangan rasio guru dan siswa agar proses belajar mengajar efektif. Dalam kelas yang besar dan siswa yang banyak, metode ceramah yang lebih efektif, akan tetapi yang perlu diingat bahwa metode ceramah memiliki banyak kelemahan. f. Pengalaman dan kewibawaan pengajar. Pengalaman akan membuat seorang pengajar dapat menentukan dengan tepat metode mana yang akan dipergunakan. Kewibawaan merupakan kelengkapan mutlak yang bersifat abstrak karena guru akan berhadapan dan mengelola siswa dengan latar belakang yang berbeda beda.

METODE-METODE PEMBELAJARAN 1. Metode Ceramah. Metode ceramah adalah suatu cara mengajar yang paling tradisional dan telah lama dilaksanakan oleh para guru. Dengan penyajian materi melalui penuturan dan penerangan lisan guru kepada siswa. Metode ini digunakan bila pelajaran tersebut banyak mengandung hal-hal yang memerlukan penjelasan dari guru. Metode ini hendaknya digunakan bersama-sama metode lain, seperti metode tanya-jawab. Pada metode ceramah ini, siswa dilatih untuk

Manakala guru. percobaan itu mengandung hal-hal yang berbahaya. e. Keterbatasan metode ceramah adalah sebagai berikut : a. sedangkan jumlah siswa banyak. instruktur bermaksud menyederhanakan penyelesaian kegiatan yang panjang. Siswa hendaknya diminta mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan terhadap informasi-informasi tertentu. Pengajar bermaksud menunjukkan suatu standar penampilan. g. Benda itu dapat berupa benda sebenarnya atau suatu model. Metode Demonstrasi Metode demontrasi adalah suatu cara mengajar dengan mempertunjukkan cara kerja suatu benda. atau latihan kerja. c. Lembaga pendidikan memiliki sedikit staf pengajar. Yang terakhir ini dilakukan bila alat-alat yang digunakan itu jumlahnya tidak memadai. b. Perhatian dan motivasi siswa sulit diukur. c. Untuk memberikan pengarahan. Bila siswa turut aktif bereksperimen. maka siswa perlu dilatih mengembangkan kemampuan untuk mendengarkan. menerapkan konsep. pelatih. d. atau ada alat-alat yang mudah pecah. maka ia akan memperoleh pengalaman praktik untuk mengembangkan kecakapan dan memperoleh pengakuan dan pengharapan dari lingkungan sosial Batasan Metode Demonstrasi a. petunjuk sederhana untuk melakukan keterampilan dengan menggunakan bahasa asing. f. Bila beberapa masalah yang menimbulkan pertannyaan pada siswa dapat dijawab lebih teliti waktu proses demonstrasi atau eksperimen. Tidak semua hal dapat didemonstrasikan di dalam kelompok. petunjuk di awal pembelajaran. e. Untuk menumbuhkan motivasi siswa tentang latihan/praktik yang kita laksanakan. Bila materi pelajaran berbentuk keterampilan gerak. menggolongkan. Pembicaraan sering melantur. karena siswa memperoleh gambaran yang jelas dari hasil pengamatannya. menarik kesimpulan. antara lain dapat dikembangkan kemampuan siswa untuk mengamati.menjadi pendengar yang baik. 2. b. terjadi proses yang berlainan dengan proses di dalam situasi nyata. Dalam metode ini. Terkadang saat suatu alat dibawa ke kelas untuk didemonstrasikan. h. Pelaksanaan : a. serta memperhatikan batas-batas penggunaanya. sedangkan materi / informasi banyak yang akan disampaikan. dan membosankan bagi peserta yang lain. . Demonstrasi dapat dilakukan oleh guru atau siswa yang sudah dilatih sebelumnya. Keberhasilan siswa tidak terukur. Hal-hal lain yang dapat dipertunjukkan adalah cara menggunakan alat atau serangkaian percobaan. b. Agar siswa tetap berperan secara aktif dalam proses belajar-mengajar yang menggunakan metode ceramah ini. Akan menjadi tidak wajar bila alat yang didemonstrasikan tidak dapat diamati dengan seksama oleh siswa. d. memahami suatu informasi. baik yang menyangkut pelaksanaan suatu prosedur maupun dasar teorinya. prinsip atau prosedur dan mengkomunikasikannya kepada siswa-siswa lain. d. e. dan mencatatnya dengan baik. b. Kurang efektif bila tidak diikuti dengan metode eksperimen c. Materi kurang terfokus. dan prosedur melaksanakan suatu kegiatan. Metode ini biasanya disatukan dengan metode eksperimen. Bila setiap orang diminta mendemonstrasikan dapat menyita waktu yang banyak. c. didukung dengan alat dan media. magang. Metode ceramah dapat dilakukan oleh guru : a. Peran serta siswa dalam pembelajaran rendah. Metode ini tidak senantiasa jelek bila penggunaannya betul-betul disiapkan dengan baik. Manakala kegiatan pembelajaran bersifat formal. Untuk dapat mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan dengan kegiatan hanya mendengar ceramah atau membaca di dalam buku. Waktu terbatas.

5. c. karena setiap pengajar hanya dapat membantu sejumlah kecil siswa. Metode Eksperimen ialah suatu cara memberikan kesempatan kepada siswa secara perseorangan atau kelompok untuk berlatih melakukan suatu proses percobaan secara mandiri. sikap-sikap kritis. Menugaskan siswa untuk menjelasakan. Membutuhkan fasilitas dan alat khusus yang mungkin mahal. membaca. maka pada metode ini siswa akan lebih banyak aktif. Membutuhkan waktu panjang. Keterbatasan : a. atau memberikan studi khusus kepada siswa sebelum mengadakan diskusi. Melakukan tindakan pengamanan sebelum kegiatan dimulai untuk siswa yang digunakan. merumuskan konsep. meneliti. latihan kerja. atau magang. skeptis. b. menemukan fakta. Kegiatan pembelajaran bersifat formal. Untuk dapat melaksanakan metode ini. Dapat disediakan bimbingan kepada siswa secara dekat selama praktik f. Menyebutkan pokok-pokok masalah yang akan dibahas. Siswa mendapat kemungkinan untuk menerapkan apa yang dipelajarinya ke dalam situasi sesungguhnya. karena siswa harus mendapatkan kesempatan berpraktik sampai baik.3. maka pengajar harus : a. atau masalah yang akan didiskusikan b. topik. toleran. dan dipelihara secara terus menerus. . c. tidak memberi ceramah. dan sebagainya dapat dibina melalui penggunaan metode ini. f. Sabar terhadap kelompok yang lamban dalam berdiskusi. memahami dan berupaya memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. berkomunikasi. dan meringkas. sulit diperoleh. keselamatan Metode ini tepat digunakan bila : a. prinsip. menganalisis. menarik kesimpulan. dan menyimpulkan dapat dikembangkan. e. d. Kondisi praktek sama dengan kondisi kerja e. antara lain dalam merencanakan eksperimen. Melalui metode ini diharapkan siswa dapat dilatih baik secara individual maupun kelompok untuk menelaah suatu materi pelajaran dengan wawasan yang lebih luas memantapkan pengetahuan yang telah diperoleh. meningkatkan penghargaan terhadap lingkungan. d. Memberikan penjelasan yang cukup kepada siswa selama siswa berpraktik. Metode proyek membahas suatu tema atau unit pelajaran. mengumpulkan data. memperjelas sesuatu bahan serta pelajaran dan mencapai kesepakatan. Membimbing diskusi. Metode ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan sikap ilmiah pada diri siswa. Menyediakan bahan. Kegiatan ini menjadi remedial bagi siswa. Metode Diskusi Metode diskusi ialah suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui wahana tukar pendapat dan informasi berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh guna memecahkan suatu masalah. kemampuan mengendalikan emosi. Kemudian siswa diminta untuk membuat lapran dari tugas yang diberikan kepadanya dalam bentuk makalah. serta menyalurkan minat yang memungkinkan baik dilihat dari segi waktu atau bahan pelajaran dari berbagai mata pelajaran. 4. Membutuhkan pengajar yang lebih banyak. siswa pun dapat melakukan pengujian kesimpulan atau pembuktian/penelitian kembali terhadap konsep atau prinsip yang telah ditemukannya itu melalui eksperimen verikatif. Metode ini dilaksanakan oleh pengajar bila : a. Melalui metode ini siswa sepenuhnya terlibat. Waspada terhadap kelompok yang tampak kebingungan atau berjalan dengan tidak menentu. b. Pelajaran telah mencapai tingkat lanjutan b. atau hukum. yang terlibat lebih banyak adalah guru. menafsirkan. Demikian pula keberanian mengemukakan pendapat. menghubungkan dan mengembangkan sebanyak mungkin pengetahuan yang telah diperoleh dari berbagai mata pelajaran. Melalui metode ini berbagai keterampilan seperti beratnya. Metode Eksperimen (Praktikum) Bila pada metode Demonstrasi. Selanjutnya. Metode Proyek Metode proyek merupakan suatu cara memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati. c.

c. Agar widyawisata ini dapat mencapai hasil yang optimal. . Metode Tanya Jawab Merupakan suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. c. 8. Menyita waktu lama dan jumlah siswa harus sedikit. dan sebagainya. d. Metode widyawisata berfungsi pula memberikan variasi belajar kepada siswa. Keterbatasan : a. pengalaman langsung dapat membuat siswa lebih tertarik kepada pelajaran yang disajikan sehinggga lebih ingin mendalami hal yang diminatinya dengan mencari informasi dari buku-buku sumber lainnya serla menumbuhkan rasa cinta kepada lingkungan alam dan lingkungan budaya. atau pada akhir kegiatan belajar mengajar. Belajar mengidentifikasi dan memecahkan masalah serta mengambil keputusan. Siswa berada di tahap menengah atau tahap akhir proses belajar. Menilai kemajuan peserta didik. Apatis bagi siswa yang tidak terbiasa berbicara dalam forum. daya ekspresi. Dari hasil tanya-jawab. guru dapat memperjelas atau meluruskan pemahaman siswa mengenai suatu bahan pelajaran tertentu. Metode Widyawisata Metode Widyawisata ialah suatu cara penguasaan bahan pelajran dengan membawa siswa langsung kepada objek yang akan dipelajari yang terdapat di luar kelas atau di lingkungan kehidupan nyata. b. Metode Bermain peran Metode bermain peran ialah suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinatif. Metode ini sangat tepat bila pelaksanaannya bertujuan untuk : a. Menghadapi masalah secara berkelompok g. atau peran lainnya dari dunia hewan dan tumbuhan. dunia pengetahuan. Metode ini sering digunakan dalam proses belajar mengajar bersama-sama dengan metode lain. Memberi giliran pada siswa tertentu. diskusi. Menyelingi pembicaraan agar tetap mendapatkan perhatian siswa. b. deklamasi. Melatih siswa dalam menghargai pendapat orang lain. Mencari jawaban dari siswa. f. 6. pelaporan. Metode ini tepat digunakan bila : a. atau dengan perkataan lain untuk mengikut sertakan mereka. pameran sederhana. Kegiatan memerankan seseorang atau sesuatu akan membuat siswa mudah memahami dan seringkali menghayati hal-hal yang dipelajarinya. agar siswa memusatkan lagi perhatian pada jenis dan jumlah kemajuan yang telah dicapai sehingga mereka dapat melanjutkan pelajarannya. dan penghayatan ini dilakukan dengan memerankan seseorang dari sejarah. serta adanya kegiatan tindak lanjut seperti evaluasi. Selain itu. b. Tanya jawab ini dapat dilakukan pada awal. di tengah-tengah. dan lain-lain. Mengarahkan pengamatan dan pemikiran mereka. Membiasakan siswa berhadapan dengan berbagai pendekatan. majalah dinding atau media lainnya. dan kepribadian. Pelajaran formal atau magang Perluasan pengetahuan yang telah dikuasai siswa. Metode widyawisata antara lain diterpakan karena obyek yang akan dipelajari hanya terdapat di tempat tertentu. Tanya jawab ini sering dilakukan pada untuk mengetahui sejauh mana bahan pelajaran yang sedang atau telah dibahas itu dipahami siswa. Tidak tepat bila digunakan pada tahap awal proses belajar bila siswa baru diperkenalkan kepada bahan pelajaran baru. dapat dikembangkan kemampuan seperti mengajukan dan merumuskan pertanyaan serta mengkomunikasikan. d. pemuatan karangan siswa pada koran sekolah. Mempersyaratkan siswa memiliki latar belakang yang cukup tentang topik atau masalah yang didiskusikan. 7. maka diperlukan adanya perencanaan yang matang. interpretasi. Metode ini tidak wajar digunakan untuk : a. c. Dalam metode ini.g. pelaksanaan yang efektif dan efisien. Meninjau ulang pelajaran atau ceramah yang lalu. Membiasakan siswa untuk beragumentasi dan berfikir rasional. b. c. tetapi membatasi jawaban yang dapat diterima. e.

yang dapat dibawa ke arah suatu diskusi.Kebaikan metode tanya jawab adalah : a. Metode Latihan Metode latihan merupakan suatu metode yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih melakukan suatu keterampilan tertentu berdasarkan penjelasan atau petunjuk guru. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. 13. kejadian atau benda yang sebenarnya. PPKN. dan sebagainya. Pameran dapat digunakan sebagai sarana penilaian keberhasilan suatu kegiatan belajar. Pada tahap pertengahan. Metode ini dapat digunakan untuk membantu penghayatan nilai dan moral serta pembentukan sikap. Tanya jawab dapat memperolah sambutan yang lebih aktif bila dibandingkan dengan metode ceramah yang bersifat menolong. menguatkan konsep yang telah dipahami. 10. c. papan bergambar (sejenis ular tangga). Pameran yang dimaksud dapat berupa pameran kelas atau pameran sekolah dengan memamerkan grafik. Mengetahui perbedaan-perbedaan pendapat yang ada. Kelemahannya adlah bahwa tanya jawab bis menimbulkan penyimpangan dari pokok persoalan. dan hasil karya lainnya yang dibuat oleh siswanya. Pada tahap akhir. sifat-sifat benda. memberikan kesempatan untuk berlatih mengambil keputusan. Melalui metode ini dapat dikembangkan keterampilan melalui pembiasaan. diperlukan tingkat realitas yang lebih tinggi. 12. legenda. atau memecahkan masalah. Metode Cerita Metode cerita adalah suatu cara penanaman nilai-nilai kepada siswa dengan mengungkapkan kepribadian tokoh-tokoh melalui penuturan hikayat. 9. Metode Pameran (penampilan) Metode pameran digunakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyajikan dan menjelaskan apa yang dipelajarinya. gambar ukiran. Metode ini bermanfaat karena dapat mengembangkan motivasi instrinsik. Metode ini sering digunakan dalam mata pelajaran Matematika. b. . tindakan yang sesuai dengan kondisi tertentu. Pada tahap permulaan. Siswa diharapkan mengidentifikasi lokasi tujuan. alat. b. Metode ini dapat mengembangkan pemahaman pengetahuan dan penghayatan siswa terhadap sikap dan nilai yang berlaku di masyarakat. diperlukan tingkat di bawah realitas. IPA. tujuan pembelajaran akan tercapai secara tidak Iangsung. dongeng. Metode pameran dapat merupaan kegiatan puncak dari serangkaian kegiatan lain yang menggunakan widyawisata atau metode proyek. dan sejarah lokal. Hal ini terjadi karena metode ini lebih mudah untuk membawa emosi siswa ke suasana cerita sehingga siswa menjadi tertarik dan mungkin terharu sehingga akan mempermudah pembentukan sikap. atau peralatan yang menggantikan suatu proses. tanaman. Metode ini menampilkan simbol-simbol. Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pendapat sehingga nampak mana yang belum jelas atau belum dimengerti. Permainan dimaksud dapat berupa teka-teki. Yang perlu diperhatikan : a. penerapan pengetahuan dan keterampilan yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. dan mengembang pengendalian emosi bila menang atau kalah. c. 11. Metode ini dapat digunakan untuk memberikan pengalaman menarik bagi siswa dalam memahami suatu konsep. Siswa diharapkan dapat mempelajari sesuatu dalam kaitan dengan pengetahuan yang lebih luas dan memulai mengkoordinasikan keterampilan-keterampilan. model. Dengan demikian. diperlukan tingkat realitas yang memadai. kotak rahasia. atau kartu gambar yang dibuat oleh siswa atau oleh guru. dan lain sebagainya. Metode permainan Metode permainan adalah suatu permainan adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk permainan. patung. serta lebih menarik dan menyenangkan sehingga memudahkan siswa untuk memahami bahan pelajaran yang disajikan. Lebih-lebih jika kelompok siswa yang memberi jawaban atau mengajukan pertannyaan yang dapat menimbulkan masalah baru dan menyimpang dari pokok persoalan. Metode Simulasi Metode simulasi adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui kegiatan praktik langsung tentang pelaksanaan nilai-nilai. protipe.

Mempermudah siswa belajar dalam waktu yang diinginkan Kelemahan : a. Respon yang dibuat siswa selama proses belajar dimaksudkan untuk membantu belajar. e. Pada semua tahap belajar. Yang perlu diperhatikan saat menggunakan metode ini : a. belajar jarak jauh. Saat siswa kurang mendapatkan interaksi sosial. Menunjang metode pembelajaran yang lain d. bukan untuk dijadikan dasar penilaian. Biaya pengembangan tinggi dan perlu waktu lama b. Fasilitas dan alat yang dibutuhkan mungkin sulit diperoleh dan harga yang mahal dan pemeliharaan yang sulit. 15. dari permulaan sampai dengan proses akhir belajar. Diprogramkan sebagai alat pelajaran mandiri Kelemahan : a. Pada tahap akhir proses belajar b. Mempersiapkan siswa untuk kenaikan tingkat atau jabatan f. diarahkan untuk mengurangi kesalahan. b. Memberi kesempatan kepada siswa untuk memperdalam minatnya tanpa dicampuri siswa lain Metode ini hanya dapat digunakan saat siswa mampu menentukan sendiri tujuannya dan dapat memperoleh sumber-sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Memberikan kegiatan-kegiatan yang analogis d. dan diikuti dengan umpan balik segera. Metode Studi Mandiri Metode ini berbentuk pelaksanaan tugas membaca atau penelitian oleh siswa tanpa bimbingan atau pengajaran khusus. Secara berkala. b. Pendidikan formal atau magang c.d. diurup secara ceramat. Metode ini dilakukan dengan cara : a. Siswa harus benar-benar memiliki seluruh bahan. Mempersiapkan tes untuk menilai keberhasilan siswa. Mengatasi kesulitan perbedaan individual e. Menjelaskan hasil yang diharapkan dicapai oleh siswa pada akhir kegiatan studi mandiri. c. siswa harus dicek kemampuannya untuk membuatnya benar-benar belajar. Memberikan daftar bacaan kepada siswa sesuai dengan kebutuhannya. dan magang. b. dapat melakukan pekerjaan seperti seharusnya dalam kondisi Metode ini dapat dilakukan pada situasi : a. d. Kurang fleksibel karena bahan pelajaran yang telah dikumpulkan membuat setiap siswa melalui urutan kegiatan belajar yang sama. Siswa harus benar-benar tahu bahwa bahan itu bukan tes. Resiko sangat tinggi bagi siswa maupun pengajar 14. Metode ini sangat tepat dilakukan bila : a. c. Siswa mendapat kebebasan untuk belajar menurut kecepatan masing masing. Semua tahap belajar b. Dapat digunakan pada semua mata pelajaran c. Biaya pengembangan yang tinggi c. c. Siswa kurang mendapatkan interaksi sosial. c. Siswa diharapkan nyata. Tersedia sumber yang dapat membantu siswa bila ia mengalami kesulitan d. Memungkinkan praktik dan umpan balik dengan resiko kecil. Merupakan pelajaran formal. alat-alat dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pelajaran. b. lsi pengajaran di dalamnya harus dipecah menjadi langkah-langkah kecil. Metode Pembelajaran Terprogram Metode ini menggunakan bahan pengajaran yang disiapkan secara khusus. Meningkatkan kemampuan kerja siswa e. Kapan menggunakan metode ini ? a. dengan baik .

Metode Latihan bersama Teman Metode ini memanfaatkan siswa yang telah lulus atau telah berhasil untuk melatih temannya dan ia bertindak sebagai pelatih dan pembimbing (asisten guru). mengembangkan pola fikir kritis dan menemukan solusi baru dari suatu tugas yang harus dipecahkan. Metode Pemecahan Masalah (Brainstorming) Metode ini merupakan metode yang merangsan berfikir dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat yang disampaikan oleh siswa. siswa belajar memahami suatu permasalahan. Guru hanya melihat jalan pikiran siswa. kejadian. Mereka harus mencari data tambahan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka tentang kejadian dan peristiwa tersebut. tetapi metode ini perlu diwaspadai karena akan menimbulkan rasa frustasi di kalangan siswa karena tidak menemukan solusi dari proses yang kita lakukan. Melalui metode ini siswa dapat mengembangkan berbagai keterampilan dan pembiasaan untuk mandiri. b. pendapat. maka ia menjadi pembimbing bagi siswa yang lain. kemudian berusaha memecahkannya. Metode Studi Kasus / Penugasan Merupakan suatu cara pemberian kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan tugas berdasarkan petunjuk langsung. Dalam melaksanakan tugas ini siswa dapat memperoleh pengalaman secara langsung dan nyata. atau situasi tertentu yang telah dipersiapkan guru. c. maka ia mulai dilatih keterampilan dalam pelaksanaan tugasnya. 18. Metode yang dipakai terserah kepada siswa pembimbing tersebut. Yang perlu diperhatikan : a. Kemudian siswa ditugasi untuk mencari alternatif pemecahanan. Data ini sudah tersedia di sekolah dan ada pada guru. 20. b. Semua tahap yang membutuhkan latihan satu persatu. Metode Seminar Metod ini merupakan kegiatan belajar sekelompok siswa untuk membahas topik atau masalah tertentu. siswa berfikir kritis dan kreatif. Dalam hal ini akan menumbuh kembangkan cara berfikir siswa sebagaimana yang dikehendaki dalam studi mandiri. 19. Metode Insiden Metode ini hampir sama dengan metode studi kasus. Tugas dapat diberikan secara berkelompok atau perorangan. Metode ini memiliki keunggulan dibanding studi metode kasis. Setiap anggota kelompok seminar dituntut agar berperan aktif. Terbatasnya siswa yang dapat dilatih sebagai pembimbing dalam satu periode tertentu. Kegiatan latihan harus senantiasa dikontrol secara langsung untuk memelihara kualitas. akan tetapi siswa dibekali denagn data dasar yang tidak lengkap tentang suatu kejadian atau peristiwa. Jangan sekali-kali tidak menghargai pendapat siswa sekalipun pendapat tersebut salah menurut guru.16. Setelah siswa yang dibimbingnya berhasil/lulus. Latihan kerja. b. 17. Akan tetapi guru dapat menggambarkan bahwa yang diminta adalah buah pikiran dengan alasan-alasan rasional. maka guru mempersiapkan data itu untuk diberikan kepada siswa yang membutuhkannya. Metode ini dapat diterapkan bila siswa telah memiliki pengetahuan awal tentang masalah yang disampaikan. bukan hanya sekedar solusi. dan kepada mereka . maka guru harus mengawasi dan mengarahkan siswa pembimbing terlebih dahulu. latihan formal dan magang Kelemahan : a. serta motivasi mengeluarkan pendapat siswa. bila hal ini merupakan pengalaman yang pertama bagi siswa pembimbing. Setelah siswa pembimbing mengenal tugas tersebut. jujur. Metode ini dapat dilaksanakan dalam situasi : a. Metode ini dapat dilaksanakan bila siswa telah mencapai tingkat yang lebih tinggi dengan prestasi yang tinggi pula. masalah.

21. dan sabar. Malahan tidak jaran. Materi-materi tersebut disampaikan oleh ahli dalam bidangnya. tidak perlu dari berbagai sudut pandangan. teknis dan bidang yang kurang membutuhkan proses berfikir kritis. atau sebab yang mencerminkan suatu konsep atau prinsip. Sebuah seminar adalah sebuah kegiatan pembahasan yang mencari pedoman-pedoman atau pemecahan-pemecahan masalah tertentu. terampil mengulang pertannyaan. setelah itu peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan sebagainaya kepada pembicara. Metode ini menjelaskan teoritis ke bentuk realitas atau menjelaskan hal-hal yang bersifat umum ke yang bersifat khusus.dibebankan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi dari topik atau masalah yang diberikan. Metode induktif Metode ini dimulai dengan pemberian berbagai kasus . b. Metode Simposium Metode ini adalah metode yang memaparkan suatu seri pembicara dalam berbagai kelompok topik dalam bidang materi tertentu. Manusia. c. terampil mengajukan pertannyaan. kemudian menjabarkan kenyataan yang terjadi atau mengambil contoh-contoh. Bagian prasana menyiapkan tulisan yang dibagi-bagikan kepada peserta dan diadakan sanggahan dari ahli tertentu yang disebut penyanggah utama. C. Itulah sebabnya maka seminar selalu diakhiri dengan kesimpulan dan kesepakatan semua peserta. 23. 24. kemudian dijelaskan dalam bentuk penerapannya atau contoh-contohnya dalam situasi tertentu. dan belajar jarak jauh dengan tatap muka yang terjadwal. Metode ini tepat dipergunakan bila : a. sikap. dan setiap aspek disoroti tersendiri dan khusus. sedikitnya dua orang. Pengajaran mengenai pelajaran tersebut mempunyai persiapan yang baik dan pembicaraan yang baik. Metode Computer Assisted Learning (CAL) Metode ini digunakan untuk kegiatan belajar yang berstruktur. binatang. Siswa dapat mengkonsultasikan tentang msalah-masalah dan kemajuan yang ditemuinya secara periodik. c. 22. Seorang anggota simposium terlebih dahulu menyiapkan pembicaraannya menurut satu titik pandangan tertentu. dan pengambilan keputusan. contoh. Metode ini tepat dipergunakan manakala : a. pemecahan. Waktu yang tersedia sedikit. Siswa diminta untuk memecahkan masalah tersebut atau mencari jawaban dengan mempergunakan komputer dan seketika itu juga jawaban . d. karena simposium harus pula terdiri dari beberapa pembicara. 25. maka ia akan mati. Siswa telah mengenal atau mempunyai pengalaman yang berhubungan dengan mata pelajaran tersebut. Metode deduktif Metode ini merupakan penjelasan tentang prinsip-prinsip isi pelajaran. Metode tutorial Metode ini merupakan cara penyampaian bahan pelajaran yang telah dikembangkan dalam bentuk modul untuk dipelajari siswa secara mandiri. dimana komputer diprogramkan untuk permasalahan-permasalahan (sistem Pakar). seminar melahirkan rekomendasi dan resolusi. Sifatnya lebih formal. Isi pelajaran meliputi terminologi. b. Pendengar dapat memberi pandangan umum dan pertanyaan sesudah penyanggah utama. fakta . Seminar merupakan pembahasan yang bersifat ilmiah. Metode ini biasanya dilakukan pada SLTP terbuka. Seperti makhluk yang bernyawa akan mati. Guru menjelasakan teori-teori yang telah ditemui para ahli. topik pembicaraan adalah hal-hal yang bertalian dengan masalah kehidupan sehari hari. Pengajar mempunyai keterampilan fleksibel. dan tumbuhan adalah makhluk bernyawa.Sebuah simposium hampir menyerupai panel.Bentuk pola lain metode simposium dapat dikelompokkan pada sejumlah aspek. Guru bertindak sebagai narasumber. Kemudian siswa dibimbing untuk berusaha keras menemukan atau menyimpulkan prinsip dasar dari pelajaran tersebut. Metode ini disebut metode discovery atau socratic. paket B. Siswa belum mengenal pengetahuan yang sedang dipelajari. Yang diajarkan berupa keterampilan komunikasi antara pribadi. Tetapi simposium berbeda dengan panel di dalam cara pembahasan persoalan.Terhadap sebuah persoalan yang sama diadakan pembahasan dari berbagai sudut pandangan dan disoroti dari titik tolak yang berbeda-beda.

CAL memberikan siswa untuk maju sesuai dengan kecepatan masing-masing mereka. .siswa diproses secara elektronik. Dalam beberapa detik siswa sudah mendapat jawaban atau umpan balik jawaban tersebut.

Kelemahan : a. Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran. b. Jakarta. 1996 Zainal Aqib. Pengadaan dan pemeliharaan alat mahal. Penerbit Insan Cendikia. Surabaya. Perencanaan Pengajaran. 2002 Sumber sumber lainnya. . Ibrahim & Nana Syaodih S. Pengembangan program membutuhkan biaya tinggi dan waktu yang lama. Sumber Bacaan : R. Penerbit Rineka Cipta.Metode ini dapat dipergunakan pada setiap tingkat pengetahuan dari yang sederhana sampai pada yang paling kompleks.