KONSEP DASAR NKRI Keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Proklamasi

Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena melalui peristiwa proklamasi tersebut bangsa Indonesia berhasil mendirikan negara sekaligus menyatakan kepada dunia luar (bangsa lain) bahwa sejak saat itu telah ada negara baru yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apabila ditnjau dari sudut hukum tata negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945 belum sempurna sebagai negara, mengingat saat itu Negara Kesatuan Republik Indonesia baru sebagian memiliki unsur konstitutif berdirinya negara. Untuk itu PPKI dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah melengkapi persyaratan berdirinya negara yaitu berupa pemerintah yang berdaulat dengan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden, sehingga PPKI disebut sebagai pembentuk negara. Disamping itu PPKI juga telah menetapkan UUD 1945, dasar negara dan tujuan negara. Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karena bentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitu negara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dibentuk berdasarkan semangat kebangsaan (nasionlisme) oleh bangsa Indonesia yang bertujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tampah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosil. Pengertian Tujuan dan Fungsi Negara Secara Universal Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Namun demikian keduanya memiliki arti yang berbeda yaitu : No. Tujuan Fungsi 1. Berisi sasaran–sasaran yang hendak Mencerminkan suasana gerak, aktivitas dicapai yang telah ditetapkan. nyata dalam mencapai sasaran. 2. Menunjukkan dunia cita yakni suasana Merupakan pelaksanaan/penafsiran dari ideal yang harus dijelmakan/diwujud tujuan yang hendak dicapai. kan. Bersifat riil dan konkrit. Besifat abstrak – ideal. 3. Apabila kita hubungkan dengan negara, maka :
 

Tujuan menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara, sedangkan Fungsi adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan.

Roger H Soltau : tujuan negara adalah mengusahakan agar rakyat berkembang serta mengembangkan daya cipta sebebas mungkin. keamanan. Tugas internal negara yaitu memelihara ketertiban. maka negara harus melaksanakan penertiban. 4. kondisi geografis. Menyelenggarakan ketertiban umum 3. ketentraman. Fungsi negara dapat juga diartikan sebagai tugas organisasi negara. Mencapai kesejahteraan umum Fungsi Negara Secara umum terlepas dari ideologi yang dianutnya. Pengarah segala aktivitas–aktivitas negara. Menegakkan keadilan : fungsi ini dilaksanakan melalui lembaga peradilan. Untuk itu negara dilengkapi dengan alat pertahanan. setiap negara menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak harus ada.    Melaksanakan penertiban (Law and order) : untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan–bentrokan dalam masyarakat. Tugas Fakultatif adalah menyelenggarakan dan memperbesar kesejahteraan umum. Dalam fungsi ini negara dapat dikatakan sebagai stabilisator. dan (b). Keseluruhan fungsi negara tersebut di atas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. 2. Pengatur kehidupan rakyatnya.Tujuan Negara Rumusan tujuan sangat penting bagi suatu negara yaitu sebagai pedoman : Penyusunan negara dan pengendalian alat perlengkapan negara. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. meliputi : (a). Tujuan masing–masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial. Secara umum tugas negara meliputi : 1. perdamaian dalam negara serta melindungi hak setiap orang. Beberapa pendapat para ahli tentang tujuan negara : 1. 1. . Tugas eksternal yaitu mempertahankan kemerdekaan/kedaulatan negara. 3. Pertahanan : fungsi ini sangat diperlukan untuk menjamin tegaknya kedaulatan negara dan mengantisipasi kemungkinan adanya serangan yang dapat mengancam kelangsungan hidup bangsa (negara). Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan Undang– Undang Dasarnya. Secara umum negara mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut : Memperluas kekuasaan semata 2. 2. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Plato : tujuan negara adalah memajukan kesusilaan manusia. sejarah pembentukannya serta pengaruh politik dari penguasa negara. Tugas Essensial adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. 2.

ganas. Niccolo Machiavelli. Tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan belaka dan kekuasaan itu hanyalah alat belaka untuk mencapai kebesaran dan kehormatan bangsa yang merupakan tujuan negara yang sebenarnya. Teori – teori tentang tujuan negara : Teori Kekuasaan Negara. Kebaikan.besar kekuasaan dan kehormatan bangsa. Dalam bukunya yang berjudul “Il Princepe”. Sofisme. Untuk mewujudkan tujuan yang mulia itu. Musik. Montesquieu : tujuan negara adalah melindungi diri manusia sehingga dapat tercipta kehidupan yang aman. 1. 2. Negara akan mengalami keruntuhan dan raja tidak dapat menggerakkan rakyat untuk berjuang apabila di dalam negara terdapat sepuluh hal yang jahat (ten evils) seperti : Adat. Perbedaannya : No Machiavelli Shang Yang 1. Shang Yang. berdisiplin dan siap sedia menghadapi segala kemungkinan. Apabila kita bandingkan tujuan negara menurut pendapat Machiavelli dengan Shang Yang terdapat persamaan dan perbedaannnya. Menurt Shang Yang ( Lord Shang ) dalam bukunya “ A classic of the Chinnese of Law”. 3. tentram dan bahagia. Kekuasaan itu sebagai alat Hanya menghimpun dan untuk mencapai kebesaran memper. oleh sebab itu Pemerintah harus berusaha lebih kuat dari rakyat. Kesusilaan. semata. Dan sebaiknya Pemrintahlah yang lebih kuat dari rakyat agar tidak terjadi kekacauan dan anarkhis. Riwayat. Kejujuran. berani seperti singa dan tidak perlu mengindahkan etika. Aristoteles : tujuan negara adalah menjamin kebaikan hidup warga negaranya. 3. apabila yang satu kuat yang lainnya lemah.John Locke : tujuan negara adalah menjamin suasana hukum individu secara alamiah atau menjamin hak–hak dasar setiap individu. 4. keras. 2. Hormat pada orang tua. moral. yang menjadi tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan yang sebesar–besarnya bagi negara dan tujuan itu dapat dicapai dengan cara menyiapkan militer yang kuat. Persamaannya : Dilatarbelakangi keadaan yang sama yaitu negara dilanda kekacauan. . Tujuan negara adalah untuk menghimpun kekuasaan. Machiavelli menyatakan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan saja dan pemerintah sebagai teknik memupuk dan menggunakan kekuasaan. Nyanyian. kesusilaan maupun agama dan bila perlu bersikap licik. Harold J Laski : tujuan negara adalah menciptakan keadaan agar rakyat dapat memenuhi keinginannya secara maximal. Di dalam negara terdapat dua subjek yang selalu berhadapan dan bertentangan yaitu Pemerintah dan Rakyat. Pemerintah (raja) dalam berindak harus tampil cerdik seperti kancil. dan Kewajiban persaudaraan. Berorientasi untuk kepentingan negara. Agar negara menjadi kuat maka rakyat harus dilemahkan dengan cara diperbodoh dan dimiskinkan. 6. Oleh sebab itu kebudayaan rakyat harus dikorbankan demi kepentingan negara. 1. 5.

Imperium dunia (semua negara harus melebur menjadi satu negara) di bawah kekuasaan seorang Raja (Monarch). Dengan demikian kesejahteraan /kebahagiaan akan terwujud dengan kemerdekaan dan kebebasan individu. Kant menyatakn bahwa tujuan negara menjamin dan melindungi hak dan kebebasan warga negaranya dengan jalan memelihara ketertiban hukum dan diadakan pemisahan kekuasaan yang meliputi kekuasaan pembuat. Kebahagian akan terwujud jika setiap manusia mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang layak untuk kehidupannya dan dijaminnya hak–hak mereka yang semuanya harus diatur dalam undang–undang. etika. Penganut teori ini adalah  . negara menurut paham sosialis Memberikan kebahagiaan yang sebesar–besarnya dan merata bagi setiap orang. Teori ini dikemukakan oleh Kranenburg dan Utrecht. Louis Blanc Tujuan negara menurut paham Kapitalis Tujuan negara adalah mewujudkan kesejahteraan/kebahagiaan semua orang dengan cara setiap orang diberi kebebasan berkompetisi dalam usaha mencapai kesejahteraan dan kebahagiaannya secara perseorangan. berdisiplin dan siap setiap saat menghadapi berbagai ancaman.2. kesusilaan dan agama. Immanuel Kant : Dalam teori negara hukum yang diajarkan. Untuk mencapai tujuan dengan cara membentuk tentara yang kuat. Tujuan. pelaksana dan pengawas hukum (potestas legislatora. bila perlu bersikap licik. Keadilan sosial dapat tercapai dengan jalan mengembangkan perekonomian kekeluargaan dibawah pimpinan negara. 2. Teori Welfare State (Negara kesejahteraan) Tujuan negara adalah bukan sekedar memelihara ketertiban hukum saja tetapi juga secara aktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya. Tokoh penganjurnya adalah Karl Marx. Teori Perdamaian dunia Menurut Dante Alleghiere dalam bukunya “Die Monarchia” menyatakan bahwa tujuan negara adalah menciptakan perdamaian dunia dengan jalan menciptakan : Undang–Undang yang seragam bagi seluruh manusia. rectoria et judicaria).  Hugo Krabbe : Tujuan negara adalah menyelenggarakan ketertiban hukum berdasar dan berpedoman pada hukum agar hak rakyat dapat dijamin sepenuhnya. Untuk mecapai tujuan raja dalam bertindak tidak perlu mengindahkan moral. sebab selama di dunia masih ada berbagai negara merdeka maka perdamaian dan ketentraman tidak akan terwujud. Teori Jaminan ata hak dan kebebasan 1.

rechtspraak (mengadili). 5. perdamaian abadi dan keadilan sosial . Kusnardi. dan (d). 6. Goodnow : (a). Stellinga : ada 5 fungsi yaitu : legeslatif. Teori Facisme Tujuan negara adalah imperium dunia yaitu mempersatukan semua bangsa di dunia menjadi satu tenaga atau kekuatan bersama. 10. politie (ketertiban dan keamanan. yudikatif. policy executing yaitu melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan. fungsi eksekuitf (melaksanakan undang-undang). Komunisme : mebagai alat penindas/pemaksa dari kelas ekonomi yang kuat terhadap kelas lainnya yang lebih lemah. 3. Individualisme/ Liberalisme : menjaga keamanan dan ketertiban agar hak dan kebebasan individu terjamin. dan (b). (b). Kaum anarkhis tidak memerlukan negara dan pemerintah. fungsi federatif (melaksanakan hubungan luar negeri Montesquieu : fungsi legeslatif. melaksanakan ketertiban (law and order). John Locke : (a). 4. dan (b). 3. keadilan. 2. polisi dan kejaksaan (penuntut umum terhadap pelanggar hukum) Moh. dan (c). Jeremy Bentham dan Herbert Spencer. Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang meluputi : 1. polisi. mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 11. Welfare state : tidak hanya menciptakan ketertiban saja tetapi secara aktif mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. 9. bestuur (menjalankan pemerintahan). Beberapa teori dan pendapat tentang fungsi negara : 1. 7.Adam Smith. Anarkhisme : mewujudkan masyarakat yang bebas tanpa organisasi paksaan. Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia dirumuskan dalam sidang periode II BPUPKI (10 – 16 Juli 1945) dan tujuan tersebut disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Dr. eksekutif dan yudikatif (mengawasi pelaksanaan undang-undang atau mengadili). 12. kesejahteraan umum dan kebebasan. 8. 2. ketertiban intern. Van Vollenhoven : (a) regeling (membuat peraturan). eksekutif. Negara hukum murni : menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban. (c). hukum serta pengadilan. fungsi legeslatif (membuat undang-undang). SH : (a). policy making yaitu membuat kebijakan negara. (b). sehingga fungsi negara dan pemerintah dilaksanakan oleh kelompok yang dibentuk secara sukarela tanpa alat paksaan. Charles E Merriam : ada 5 yaitu : keaman ekstern. 4.

Presiden tidak bertanggung jawab kepada dewan. Presiden bukan lagi sebagai mandataris MPR. Ini . Hal ini mengandung arti negara yang di dalamnya termasuk pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tugas dan tindakan apapun harus berdasarkan dan dilandasi oleh peraturan hukum serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum pula. 2. KEKUASAAN NEGARA TERTINGGI ADA DI TANGAN RAKYAT Sebelum dilakukan amandemen terhadap UUD 1945 pada tahun 2002. Dengan demikian Presiden bertanggung jawab langsung terhadap rakyat. Presiden merupakan penyelenggara pemerintahan tertinggi di samping MPR dan DPR. Namun. Sehingga Presiden harus mendapatkan persetujuan DPR untuk membentuk Undang-Undang dan menetapkan APBN. PRESIDEN IALAH PENYELENGGARA NEGARA YANG TERTINGGI di SAMPING MPR dan DPR Berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen. dan sebagainya. tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka. Sistem konvensional ini memberikan penegasan bahwa cara pengendalian pemerintahan dibatasi oleh ketentuan-ketentuan konstitusi dan oleh ketentuanketentuan hukum lain yang merupakan produk konstitusional. 5. 3. maka ketujuh kunci pokok sistem pemerintahan itu juga mengalami perubahan. Sistem pemerintahan negara Indonesia dibagi menjadi 7 point yang merupakan perwujudan kedaulatan rakyat. Sehingga sistem konstitusional ini merupakan penegasan dari sistem hukum yang telah dijelaskan pada poin 1 diatas. Oleh karena itu sistem pemerintahan di Indonesia dikenal dengan TUJUH KUNCI POKOK SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA. UndangUndang. kekuasaan negara tertinggi ada di tangan MPR. Namun setelah dilakukan amandemen. karena Presiden dipilih langsung oleh rakyat.Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia tersebut di atas sekaligus merupakan fungsi negara Indonesia. INDONESIA ADALAH NEGARA YANG BERDASAR ATAS HUKUM Negara Indonesia berdasar atas hukum. 4. kekuasaan negara tertinggi beralih ke tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 sesuai dengan pasal 1 ayat 2. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara menurut UUD 1945 hasil dari amandemen : 1. tidak bersifat absolute (mempunyai kekuasaan yang tidak terbatas). Dimana MPR yang merupakan penjelmaan dari seluruh rakyat Indonesia juga memegang kedaulatan rakyat. seperti Ketetapan MPR. SISTEM KONVENSIONAL Pemerintahan Indonesia berdasarkan atas sistem konstitusi. PRESIDEN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DPR DPR mempunyai kedudukan yang sejajar dengan Presiden. Oleh karena itu Presiden harus bekerjasama dengan dewan. Jadi menurut UUD 1945. Seiring dengan adanya amandemen UUD 1945.

Menyoal. PPRI. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) adalah salah satu alternatif yang populer hingga kini. ingin agar NKRI tetap ujud dan tidak terpecah atau tergerogoti oleh alasan apapun. dan keindahan alam dunia dijabat oleh NKRI. maka MPR dapat melakukan IMPEACHMANT (pemberhentian). Apa kurang enak didengar. entahlah. Sehingga Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara sesuai dengan pasal 17 ayat 1 UUD 1945. meskipun telah berganti nama menjadi Negara Islam Indonesia (NII). yang jelas muncul nama-nama alternatif pada awal-awal lahirnya NKRI. Setiap orang Indonesia yang mempunyai rasa cinta tanah air atau patriotisme. NKRI adalah harga mati bahwa sejak nama itu diikrarkan ternyata masih banyak yang tidak cocok dengan empat huruf ini. Kedudukan Menteri Negara juga tidak tergantung kepada DPR 7. Tujuan Makalah . Sehingga dalam sistem kekuasaan kelembagaan negara. NKRI adalah kesatuan wilayah dari Sabang di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sampai Merauke di Irian Jaya (Papua). MENTERI NEGARA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DPR Dalam menjalankan tugas pemerintahannya. B. 6. namun apabila Presiden terbukti melanggar Undang-Undang maupun UUD 1945. BAB I PENDAHULUAN A. OPM. Surga dunia.berarti bahwa kedudukan Presiden tidak tergantung pada dewan. Menandakan bahwa mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. MENTERI NEGARA ADALAH PEMBANTU PRESIDEN. Ketidakcocokan dengan NKRI yang akhirnya banyak diantaranya ingin keluar darinya membuat NKRI harga mati ditulis huruf capital dengan tanda seru : NKRI HARGA MATI!. Ada juga RMS. Presiden tidak lagi merupakan Mandataris MPR bahkan sejajar dengan MPR dan DPR. GAM. Letak nan strategis antara dua benua dan dua samudera serta dua lempeng patahan bumi menjadikan NKRI adalah sebuah negara kaya raya dan gemah ripah loh jinawi. Latar Belakang NKRI adalah kependekan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan negara merdeka dengan aneka corak keragaman. dan lainnya yang merupakan alternatif-alternatif nama dari NKRI. Menteri negara diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. apa kurang keren. paru-paru dunia. dengan aneka rupa-rupa polemic dan dengan warna-warni kebudayaan. KEKUASAAN KEPALA NEGARA TIDAK TAK TERBATAS Hasil Amandemen UUD 1945 menyebutkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Masyarakat yang ramah dan memiliki adat istiadat yang beragam semakin menjadikan NKRI sebuah negara yang disebut-sebut “benua yang hilang” itu.

Bentuk pemerintahan Indonesia Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik. berarti keberagaman yang membentuk negara. Contoh Negara: AS. Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006 dan Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkatkeanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Negara tetangga lainnya adalah Singapura. Indonesia terdiri dari berbagai suku. Ibukota negara ialah Jakarta. dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India. Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Menteri bertanggung jawab kepada presiden karena presiden berkedudukan sebagai kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan. system pemerintahan Presidensial merupakan system pemerintahan di mana kepala pemerintahan dipegang oleh presiden dan pemerintah tidak bertanggung jawab kepada parlemen (legislative). Argentina. Semboyan nasional Indonesia. B. "Bhinneka tunggal ika.Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang sistem pemerintahan dan bentuk NKRI dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Pakistan.487 pulau. BAB II PEMBAHASAN A. Dari Sabang sampai Merauke. Sistem Pemerintahan Indonesia 1. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13. bahasa dan agama yang berbeda. Filiphina. Ciri-ciri system pemerintahan Presidensial: 1. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan. Indonesia. Filipina. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas. dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Bentuk Republik Indonesia Republik Indonesia adalah negara di Asia Tenggara. C. oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara. yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asiadan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Australia. Pemerintahan Presidensial didasarkan pada prinsip pemisahan kekuasaan. .

Ciri-ciri dan syarat system pemerintahan Parlementer: 1. Eksekutif tidak mempunyai kekuasaan untuk menyatu dengan Legislatif. di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. 3. 4. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa. Australia. Malaysia. dan antara presiden dan kabinet. Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat selama tujuh bulan (27 Desember 1949 . Kabinet bertanggung jawab kepada presiden. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan negara Indonesia. Belanda. Dalam system pemerintahan ini. system pemerintahan Parlementer merupakan suatu system pemerintahan di mana pemerintah (eksekutif) bertanggung jawab kepada parlemen. di mana kedaulatan berada di tangan rakyat dan dijalankan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). system pemerintahan Campuran dalam system pemerintahan ini diambil hal-hal yang terbaik dari system pemerintahan Presidensial dan system pemerintahan Parlemen. Contoh Negara: Kerajaan Inggris.17 Agustus 1950). di bawah payung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan. India. 3. Selain memiliki presiden sebagai kepala Negara.1997). Sistem Politik Indonesia Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik. 2. Menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada parlemen. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 . pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahan yang bersifat sangat sentralistis. setelah tercapainya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Contoh Negara: Perancis. parlemen mempunyai kekuasaan yang besar dan mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap eksekutif. juga memiliki perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Eksekutif dipilih oleh kepala pemerintahan dengan persetujuan legislatif.2. D. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil. 3. Pemerintahan Parlementer didasarkan pada prinsip pembagian kekuasaan. dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil. 2. Adanya tanggung jawab yang saling menguntungkan antara legislatif dengan eksekutif. . agama. eksekutif dipilih melalui pemilu.

pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur. tugas. Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat selama tujuh bulan (27 Desember 1949 .dan hubungan antara lembaga-lembaga negara (legislatif. eksekutif. di bawah payung NKRI. . Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umumtermasuk proses penentuan tujuan. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil. yang dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan Negara Indonesia. setelah tercapainyakemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. agama. dengan memakaisystem demokrasi. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 -1997). Kesimpulan Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik. Di tingkat regional. namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara. dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil.17 Agustus 1950). pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahanyang bersifat sangat sentralistis. upayaupaya mewujudkan tujuan. sedangkan di pemerintahan kabupaten/kotamadyadipimpin oleh seorang bupati/walikota.BAB III PENUTUP A. dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan. Lembaga Yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan-badan kehakiman lain yang berada di bawahnya. dan yudikatif). di mana Presiden berkedu dukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Lembaga Eksekutif terdiri atas Presiden. Konstitusi Negara Indonesia adalah UUD 1945. pengambilankeput usan. Mereka sepakat menyatukan rakyatyang berasal dari beragam suku bangsa. kewenangan. di mana kedaulatan berada di tangan rakyat oleh rakyat untuk rakyat. UUD 1945 juga mengatur hak dan kewajiban warga negara. Lembaga legislatif terdiriatas Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat.

memberinasehat. Gramedia. 2003 Sukarna. “Dasar – dasar ilmu Politik” . pengaturan. oleh karena itu saya sangat mengharap kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. yayasan ilmu – ilmu sosial & FIS – UI. Ama ndemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan hubungan lembaga-lembaga negara. “Jurnal Ilmu Politik” . agar saya dapat memperbaiki pembuatan makalah saya di waktu yang akan datang. Dkk. 1980 Assosiasi Ilmu Politik Indonesia. energie. Mandar maju. “Kamus Politik Nasional” . 1993 .Fungsi MA adalah melakukan pengadilan. yang telah memasuki tahap amandemen keempat. B. 1953 Arbi Sanit. “Sistem Politik Indonesia : Penghampiran dan Lingkungan” . pengawasan. Gramedia. “Sistem Politik Indonesia. dan fungsi adminsitrasi. Saran Saya sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Saat ini UUD 1945 telah mengalamibeberapa kaliamandemen. Jilid 4” . 1986 Mariam Budiarjo. DAFTAR PUSTAKA Amir Taat Nasution.