P. 1
Observasi His Ppt

Observasi His Ppt

|Views: 128|Likes:

More info:

Published by: Hendro Purnomo Amd Kep on Nov 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

OLEH : EVY KORNIATI LUTFIANA DEWI

PENGERTIAN
 His ialah kontraksi otot-otot rahim pada

persalinan. Pada bulan terakhir dari kehamilan sebelum persalinan dimulai, sudah ada kontraksi rahim yang disebut : His pendahuluan atau his palsu,

 His pendahuluan ini tidak teratur dan

menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan lipat paha tidak menyebabkan nyeri yang memancar dari pinggang ke perut bagian bawah seperti his persalinan

Kontraksi rahim bersifat berkala dan yang harus diperhatikan ialah : ( dari buku obstetric fisiologi )
 Lamanya kontaksi : kontraksi berlangsung 45 detik sampai 75 detik  Kekuatan kontraksi : menimbulkan naiknya tekanan intrauterine sampai 35 mmHg. Kekuatan kontraksi secara klinis ditentukan dengan mencoba apakah jari kita dapat menekan dinding

rahim kedalam.  Interval antara 2 kontraksi : pada permulaan persalinan his timbul sekali dalam 10 menit, pada kala pengeluaran sekali dalam 2 menit.

 His menyebabkan pembukaan dan

penipisan di samping tekanan air ketuban pada permulaan kala 1 dan selanjutnya oleh kepala janin yang makin masuk ke rongga panggul dan sebagai benda keras yang mengadakan tekanan pada serviks hingga pembukaan menjadi lengkap. ( Saifudin, 2009 ).

Menurut faalnya his persalinan dapat di bagi dalam :
 His pembukaan ialah : his yang

menimbulkan pembukaan dari cervix  His pengeluaran ialah : his yang mendorong anak keluar  His pengeluaran biasanya disertai dengan keinginan mengejan.  His pelepasan uri yang melepaskan uri.

 Frekuensi his adalah jumlah his dalam waktu tertentu. Amplitudo dikalikan dengan frekuensi his dalam 10 menit menggambarkan keaktifan uterus dan ini di ukur dengan unit Montevideo. Umpama amplitude 50 mmHg, frekuensi his 3x

dalam 10 menit, maka aktifitas uterus adalah 50 x 3 = 150 unit Montevideo. Nilai yang adekuat untuk terjadinya persalinan ialah 150 – 250 unit Montevideo. ( prof. sulaiman, 2000 ).

Macam-macam his :
 His sesungguhnya

 Rasa sakit  Teratur  Interval makin pendek

 Semakin lama semakin kuat
 Dirasakan paling sakit di saerah punggung  Intensitas makin kuat kalau penderita berjalan

 Keluar show
 Servik membuka dan menipis

 His palsu

 Rasa sakir
 Tidak teratur  Interval panjang

 Kekuatan tetap
 Dirasakan terutama di daerah perut  Tak ada perubahan walaupun penderita berjalan

 Tidak keluar show
 Serviks tertutup dan tak ada pembukaan

SIFAT HIS PADA BERBAGAI FASE PERSALINAN

      

Kala I awal (fase laten) Timbul tiap 10 menit dengan amplitudo 40 mmHg, lama 20-30 detik. Serviks terbuka sampai 3 cm. Frekuensi dan amplitudo terus meningkat. - Kala I lanjut (fase aktif) Terjadi peningkatan rasa nyeri, amplitudo makin kuat sampai 60 mmHg, frekuensi 2-4 kali / 10 menit, lama 60-90 detik. Serviks terbuka sampai lengkap. - Kala II Amplitudo 60 mmHg, frekuensi 3-4 kali / 10 menit. Refleks mengejan terjadi juga akibat stimulasi dari tekanan bagian terbawah janin (pada persalinan normal yaitu kepala) yang menekan anus dan rektum. - Kala III Amplitudo 60-80 mmHg, frekuensi kontraksi berkurang, aktifitas uterus menurun. Plasenta dapat lepas spontan dari aktifitas uterus ini, namun dapat juga tetap menempel (retensio) dan memerlukan tindakan aktif (manual aid).
-

D.J.J. (DENYUT JANTUNG JANIN)
 Pengawasan Denyut Jantung Janin :

Frekwensi denyut jantung janin. Antara 120150/menit dengan rata-rata 140/menit. Pada waktu his denyut jantung turun menjadi 90 atau 100/menit tetapi akan kembali normal dalam waktu 15-20 detik. Bila frekwensi kurang dari 80/menit apalagi disertai keluarnya mekonium pada presentase kepala menandakan bahwa janin dalam keadaan distress ( gawat ).

Teratur tidaknya. Untuk mengetahui teratur tidaknya denyut jantung janin didengarkan denyut 5 detik pertama, kemudian 5 detik ke 3 dan 5 detik ke 5. Dalam keadaan normal akan terdengar 12 ; 12 ; 12. Bila beda pengamatan tersebut lebih dari 2, menandakan denyut jantung tidak teratur.

OBSERVASI HIS Nama : Ny. W Tanggal MRS : 15 Oktober 2012 H.P.H.T : 15 Januari 2012 Umur Kehamilan Saat Ini : 39+1 Minggu Ketuban : Utuh
Tanggal 15-10-2012
HIS

G:1 Pukul : 09.00 WIB HPL : 22 Oktober Tanggal : 15 Oktober 2012
DJJ Keterangan Hasil VT : Penurunan Kepala 4/5, Pembukaan 4 cm, Ketuban Utuh, TD : 120/80 mmHg, Nadi : 88 x/menit, Suhu : 37,4 0C, Respirasi : 20 x/menit Pembukaan 8 cm Penurunan kepala 2/5

P:0

Jam Timbul 15.00 WIB
15.15 WIB 15.30 WIB 15.45 WIB 16.00 WIB 16.15 WIB 16.30 WIB 16.45 WIB 17.00 WIB 17.15 WIB 17.30 WIB 17.45 WIB 18.00 WIB 18.15 WIB

Lama 3x.10’.40’’
3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 3x.10’.40’’ 4x.10’.40’’

Sifat Kuat
Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat

12.12.11 12.12.11 12.11.12 12.12.11 11.12.12

Ketuban Pecah 12.12.11 TD : 120/80 mmHg 12.12.11 Nadi : 88 x/menit,Suhu : 37,4 0C 12.11.12 12.11.11 12.12.11 12.12.12 11.12.12 12.12.11 12.12.11 Pembukaan lengkap 10 cm, ketuban pecah, Vulva membuka, Perineum menonjol, Penurunan kepala 0/5, TD : 120/80 mmHg, Nadi : 88 x/menit, Suhu : 37,4 0C, Respirasi : 24 x/menit

18.30 WIB
18.45 WIB 19.00 WIB

4x.10’.40’’
4x.10’.40’’ 4x.10’.40’’

Kuat
Kuat

12.12.11
12.11.12 12.12.11

TERIMA KASIH

^_*

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->