P. 1
VI- Kegiatan Dasar Wirausaha

VI- Kegiatan Dasar Wirausaha

|Views: 621|Likes:
Published by Abrianto Nugraha

More info:

Published by: Abrianto Nugraha on Nov 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

Kegiatan dasar wirausaha

Profesi & seni penjual

Seorang penjual profesional harus memiliki dedikasi tinggi untuk melayani kebutuhan dan mengatasi masalah yang dihadapi oleh pembeli Keberhasilan seseorang tsb tidak ditentukan oleh bakat saja, tetapi juga oleh segala daya upaya pikiran yang mendorong ke arah keberhasilan.

Penjual sebagai artis & scientist

Seorang penjual harus berlaku sebagai “artist” dalam melakukan transaksi penjualan, dan bersikap “scientist” dalam memecahkan persoalan-persoalan menjual melalui analisa secara ilmu pengetahuan agar diperoleh cara-cara menjual yang obyektif, rasional dan menguntungkan.

Objek ilmu menjual
Obyek penjualan:  Diri penjual
 Seorang penjual sebelum melakukan penjualan hrs mengetahui keadaan dirinya

Barang yang akan dijual
 Penjual perlu mengetahui keadaan, sifat dan guna dari barang yang akan dijual

Keadaan pembeli atau langganan

Politik & Hukum penjual

Politik Penjualan
Dalam menjalankan politik penjualan harus berdasarkan ilmu dan seni

Hukum Penjualan
Tiap orang mau menukarkan barangnya dengan uang, karena ia menganggap bahwa uang itu sangat diharapkannya dan akan menguntungkan serta memuaskan hatinya.

Cara-cara menemui & mempengaruhi calon pembeli

   

Datang sendiri dengan memperkenalkan diri Dengan perantaraan orang lain Dengan perantaraan surat Dengan perantaraan telepon Melalui organisasi/perkumpulan

Cara menghadapi pembeli

Menciptakan suasan yang menyenangkan Mengadakan pendekatan terhadap pembeli

Cara untuk memperoleh perhatian pembeli

“Kesan pertama” sebagai pembuka jalan transaksi Mengusahakan supaya perhatian pembeli tidak bersifat sementara
Penjual harus dapat membangkitkan rasa melihat dan mendengarkan. Lebih efektif apabila mendemonstrasikan barang yang akan dijual.

Mendorong keinginan membeli

Memberikan motivasi dengan memberikan keterangan atau penjelasan yang bersifat sugesti tentang: - Manfaat atau daya guna yang ada pada barang tersebut. - Meyakinkan bahwa kualitas barang baik dan harga bersaing

Prinsip the customer is King
1. 2. 3. 4.

5. 6. 7. 8.

9. 10. 11.

Pembeli adalah orang penting dalam dunia usaha Pembeli tidak tergantung pada kita, justru kita tergantung padanya Pembeli bukan pengganggu terhadap pekerjaan kita Pembeli berbuat kepada kita sebagai suatu hal yang menyenangkan, janganlah kita berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan Pembeli adalah sebagian dari usaha dan kegiatan kita Pembeli bukanlah sebuah benda beku Pembeli bukanlah lawan berdebat, tetapi kawankawan yang bersahabat Pembeli seorang yang membawa kebutuhan kepada kita dan merupakan pekerjaan kita untuk memenuhinya Pembeli adalah orang yang harus dilayani dan dimengerti dengan penuh perhatian Pembeli adalah orang yang memungkinkan membuat keuntungan bagi pendapatan kita Pembeli adalah jiwa penghidupan bagi dunia usaha.

Sifat-sifat penjual yang disenangi pembeli

Jujur dalam informasi Pengetahuan yang baik tentang barang Tahu kebutuhan konsumen Pribadi yang menarik.

Beberapa tipe pembeli
1.

2.
3. 4.

5.
6. 7. 8.

The decided customer The know it all customers The deliberate customers The undecided customers The talkative customers The silent timid customers The decided but mistaken customers The I get discount customers

Mengatasi keberatan pembeli

Penjual harus mengetahui lebih dulu, berupa apa saja keberatan yang diajukan Dengarkan baik-baik segala keberatan yang diajukan dan jangan memotong pembicaraan calon pembeli Ulangi kebaratan yang dikemukakan calon pembeli scr pelan-2 tetapi yakin bahwa segala keberatan itu dapat diatasi.

Sifat-sifat yang perlu dimiliki penjual
 


     

Selalu gembira Lurus hati dan disiplin Bijaksana Sopan santun Periang Mudah bergaul Penuh inisiatif Tidak putus asa Katajaman daya ingatan Penuh perhatian.

Syarat fisik penjual


     

Kesehatan Bada tegap Mudah tersenyum Lancar berbicara Mudah ruang dan peramah Mata jernih Nafas bersih Pakaian rapi, bersih dan pantas

Syarat mental & karakter penjual
Syarat mental:  Seksama  Waspada  Simpati  Berinisiatif  Berkeahlian  Oprtimis  Percaya diri  Jujur  Berani  Mempunyai daya imajinasi  Tanggung jawab  Kontrol

Syarat-syarat karakter:  Kesetiaan  Rajin  Teliti  Tulus hati  Hati-hati  Sungguh-sungguh  Tepat waktu  Patuh

Syarat sosial penjual
Sifat yang perlu dimiliki:  Pandai bergaul  Lancar berbicara  Sopan santun  Bijaksana  Halus budi pekerti  Toleran  Simpati  Sikap mau bekerja  Tenang dan tabah.

Mengapa ada penjual yang gagal
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

9.
10. 11. 12. 13. 14. 15.

Kurang inisiatif Tidak membuat rencana dan organisasi yang kurang baik Tidak memiliki pengetahuan tentang barang produksi Kurang sungguh-sungguh Penjual tidak berorientasi pada langganan Kurangnya latihan yang memadai Kurang luwes dalam mengikuti keinginan pembeli Tidak mempunyai pengetahuan pasar Kurang memiliki pengetahuan perusahaan Karir penjual kurang menguntungkan Tidak memiliki pengalaman penjual Kurang disiplin Kurang menaruh perhatian pada perkembangan/masa depan dengan pribadinya Bekerja tidak dengan penuh perhatian Kegagalan dalam mengikuti instruksi

Mengapa ada penjual yang gagal
16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28.

Kurang percaya pada diri sendiri Tak cakap dalam mengarahkan dan membimbing pembeli ke arah pembelian Tak pandai berbicara Kurang daya imajinasi Banyak terpengaruh tentang persoalan pribadi Kesukaran dalam mengadakan komunikasi Kurang bijaksana Sikap tidak menyakinkan Kegagalan mengatasi keberatan yang diajukan pembeli Kurang sopan dan kurang ramah Suka berjudi dan minuman keras Banyak melamun Sering terganggu kesehatan dan selalu mengeluh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->