BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Air merupakan sumber bagi kehidupan.

Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubah/menjernihkan air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai. Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air. B. Rumusan Masalah 1. Apa yang disebut dengan air? 2. Ada berapa macam air itu? 3. Bagaimana karaktristik air? 4. Bagaimana cara membedakan air bersih dan air kotor? 5. Bagaimana cara mengolah air? C. Tujuan Penulisan Melalui makalah ini diharapkan pembaca mengetahui tentang: 1. Pengertian air, macam-macam air dan karakteristik air. 2. Membedakan antara air bersih dan air kotor. 3. Cara mengolah air kotor menjadi air bersih. 4. Cara mengolah air bersih menjadi air minum. D. Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan dengan telaah pada buku-buku atau sumber. Hal ini dapat dijadikan sumber atau referensi serta memiliki ketersambungan atau keterkaitan materi dengan kajian atau pokok bahasan dalam makalah ini. BAB II

Manusia. B. Terdapat 1. yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air. Selain di bumi. seperti garam-garam. Air bersifat tidak berwarna. uap air. Kekeruhan . cairan (air) dan gas (uap air). Karakteristik Air Karakteristik fisik Air : 1. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. tetapi tidak di planet lain. yaitu: melalui penguapan. Pengaturan air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air. sejumlah besar air juga diperkirakan terdapat pada kutub utara dan selatan planet Mars. sungai. Tenaga air mempunyai arti ekonomi yang besar. muara) menuju laut.15 K (0 °C). tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar. Air dapat berwujud padatan (es). sungai. akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan. tapi air sendiri sering menjadi produk atau reaktan yang penting dari reaksi-reaksi itu. meliputi mata air. hujan. beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik. hujan. Dalam bentuk ion. muka air tawar. Air bersih penting bagi kehidupan manusia. dan lautan es. Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. Pengertian Air Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi. asam. Air tidak hanya menyediakan media yang menjadi tempat dimungkinkannya reaksi yang menyokong kehidupan. Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia.4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. danau. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung). gula. Zat kimia ini merupakan suatu pelarut yang penting.PEMBAHASAN PENGOLAHAN AIR KOTOR MENJADI AIR BERSIH A. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff. yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya. air dapat dideskripsikan sebagai sebuah ion hidrogen (H+) yang berasosiasi (berikatan) dengan sebuah ion hidroksida (OH-). binatang. dan tumbuh-tumbuhan memerlukan air untuk hidup.

Zat padat dapat menghalangi penetrasi sinar matahari kedalam air. pH Pembatasan pH dilakukan karena akan mempengaruhi rasa. Temperatur Kenaikan temperatur air menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut. dimana disosiasi senyawa-senyawa tersebut dipengaruhi oleh pH. 3. Solid (Zat padat) Kandungan zat padat menimbulkan bau busuk. Bau dan rasa Bau dan rasa dapat dihasilkan oleh adanya organisme dalam air seperti alga serta oleh adanya gas seperti H2S yang terbentuk dalam kondisi anaerobik. 5. Semakin banyak jumlah DO maka kualitas air semakin baik. . korosifitas air dan efisiensi klorinasi. 2. DO (dissolved oxygent) DO adalah jumlah oksigen terlarut dalam air yang berasal dari fotosintesa dan absorbsi atmosfer/udara. 2. juga dapat meyebabkan turunnya kadar oksigen terlarut. Warna Warna air dapat ditimbulkan oleh kehadiran organisme. BOD (biological oxygent demand) BOD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorgasnisme untuk menguraikan bahan-bahan organik (zat pencerna) yang terdapat di dalam air buangan secara biologi.Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan-bahan anorganik dan organik yang terkandung dalam air seperti lumpur dan bahan yang dihasilkan oleh buangan industri. dan oleh adanya senyawa-senyawa organik tertentu. BOD dan COD digunakan untuk memonitoring kapasitas self purification badan air penerima. bahan-bahan tersuspensi yang berwarna dan oleh ekstrak senyawa-senyawa organik serta tumbuh-tumbuhan. 4. 3. Beberapa senyawa asam dan basa lebih toksid dalam bentuk molekuler. Karakteristik kimia air : 1. 4. Satuan DO biasanya dinyatakan dalam persentase saturasi. Kadar oksigen terlarut yang terlalu rendah akan menimbulkan bau yang tidak sedap akibat degradasi anaerobic ynag mungkin saja terjadi. COD (chemical oxygent demand) COD adalah banyaknya oksigen yang di butuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan organik secara kimia.

dan air yang keluar dari mata air. air pendingin. Berubah karena lama tersimpan. Allah berfirma Al-Anfal :11: “Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu. namun sebaliknya dapat memberikan rasa yang segar. menimbulkan warna koloid merah (karat) akibat oksidasi oleh oksigen terlarut yang dapat menjadi racun bagi manusia. seperti air kolam. Air yang suci dan mensucikan. seperti air yang tergenang atau mengalir di batu belerang. air sumur.05 mg/l). Yang termasuk dalam kategori ini ada tiga macam air : . 6. Berubah karena tempatnya. air hujan air laut. begitu juga berubah yang sukar memeliharanya misalnya berubah karena daun-daunan yang jatuh dari poho-pohon yang berdekatan dengan sumur atau tempat-tempat air yang lainnya.Reaksi: + 95%terurai Zat Organik + O2 → CO2 + H2O 5. Air ini ialah air yang boleh diminum dan digunakan untuk menyucikan (membersihkan) benda yang lain. Kesadahan yang tinggi bisa disebabkan oleh adanya kadar residu terlarut yang tinggi dalam air. Senyawa-senyawa kimia yang beracun Kehadiran unsur arsen (As) pada dosis yang rendah sudah merupakan racun terhadap manusia sehingga perlu pembatasan yang agak ketat (± 0.rasa dan baunya) adalah sebagai berikut: a. d. C. Di dalam pemakaian untuk industri (air ketel. atau pemanas) adanya kesadahan dalam air tidaklah dikehendaki. Berubah karena tanah yang suci. Berubah karena sesuatu yang terjadi padanya. Yaitu air yang yang masih murni yang jatuh dari langit atau terbit dari bumi dan masih tetap belum berubah keadaannya. Kehadiran besi (Fe) dalam air bersih akan menyebabkan timbulnya rasa dan bau ligam. Air suci tetapi tidak menyucikan Zatnya suci tetapi tidak sah dipakai untuk menyucikan sesuatu. Perubahan air yang tidak menghilangkan keadaan atau sifatnya‟suci menyucikan‟. b. Kesadahan Kesadahan air yang tinggi akan mempengaruhi efektifitas pemakaian sabun. air embun. air es yang sudah hancur kembali. c. seperti. Walaupun perubahan itu terjadi salah satu dari semua sifatnya yang tiga(warna. 2. Macam-macam Air Macam-macam air dan Pembagiannya : 1. seperti berubah karena ikan atau kiambang.

Kalau air itu banyak berarti dua kulah atau lebih. tidak berasa &tidak berwarna. Sesungguhnya air yang dijemur itu akan menimbulkan sopak. Air yang bernajis Air yang termasuk bagian ini ada dua macam : a. Maka Rasulullah Saw. Air sedikit kurang dari dua kulah (tempatnya persegi panjang yang mana panjangnya. 4. dan keliling 3 1/7hasta. „Jangan engkau berbuat demikian. Air ini tidak boleh dipakai lagi. air kopi.kalau tempatnya bundar maka garis tengahnya 1 hasta. selain dari perubahan yang tersebut di atas seperti air teh. Air bernajis tetapi tidak berubah salah satu sifatnya. raksa (Hg) dan mangan (Mn). seperti air yang keluar dari tekukan pohon kayu(air nira). Ciri-ciri Air Bersih  Jernih. Dalam hadist lain Rasul Saw: „Apabila air cukup dua kulah. Dari Aisyah . dalam 2 ¼ hasta.a.”(Riwayat Baihaqi). tidak berbau. air kelapa dan sebagainya. Rasulullah bersabda Saw : Air itu tidak dinajisi sesuatu.berarti urang dari dua kulah –tidak boleh dipakai lagi.Sesungguhnya ia telah memanaskan air pada cahaya matahari. lebarnya. air yang telah berubah salah satu sifatnya karena bercampur dengan sesuatu benda yang suci. Air pohon-pohonan atau air buah-buahan. D. 3. dan sebagainya. Sabda Rasulullah Saw.  Bebas unsur-unsurkimia yang berbahaya seperti besi (Fe). Air ini makruh dipakai untuk badan. sebab hukumnya seperti najis. kecuali air yang terjemur di tanah. bahkan hukumnya sama dengan najis. b.  Suhunya sebaiknya sejuk dan tidak panas. seng (Zn).”(Riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi). Karakteristik Air Bersih dan Air Kotor 1. dan tempattempat yang bukan bejana yang mungkin berkarat. air kolam. Air yang makruh Yaitu air yang terjemur oleh matahari dalam bejana selain bejana emas atau perak.dalamnya 1 1/4 hasta. tidaklah dinajisi oleh sesuatu apapun. hukumnya tetap suci dan menyucikan. c. Air ini kalau sedikit.. b.(Riwayat oleh lima ahli hadist). Sedangkan air itu tidak berubah sifatnya dan tidak pula bertambah timbangannya. ya Aisyah. Sudah berubah salah satu sifatnya oleh najis. baik airnya sedikit atau banyak . Tetapi tidak makruh untuk pakaian. Berkata kepadanya . wana atau baunya. seperi air sawah.) sudah terpakai untuk menghilangkan hadas atau menghilangkan hukum najis. kecuali apbila berubah rasa. .

Sebagai sumber kehidupan di muka bumi. Fungsi lainnya bagi kesehatan adalah kulit menjadi lebih sehat. kapur tohor. Membawa oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh sehingga semua sel dan organ tubuh termasuk otak. yakni:   gabungan yang mengandung nitrogen.  Substansi organik dalam air buangan terdiri dari 2 gabungan. limpa. Zn. protein. ginjal. Karakteristik Air Kotor  Berwarna kotor. pasir. membantu sendi dan otot menjadi rileks. Mengontrol suhu tubuh 2. Tidak mengandung unsur mikrobiologi yang membahayakan seperti coli tinja dan total coliforms. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengolahan air adalah tawas (alumunium sulfat). sabun dan karbohidrat. membawa sisa-sisa pembakaran tubuh termasuk racun-racun ke alat sekresi sehingga metabolisme tubuh berjalan baik. gabungan yang tak mengandung nitrogen. 3. Ini berarti semua zat yang ada di dalam air minum ikut ke dalam tubuh dan peredaran darah kita.  Suhunya panas. dan karbon aktif.  Biasanya air ini mengandung campuran zat-zat kimia anorganik yang berasal dari air bersih serta bermacam-macam zat organik berasal dari penguraian tinja. Tawas juga membentuk koloidal AL(OH)3 yang dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau zat-zat pencemar seperti detergen dan pestisida. Fungsi Air Dalam Kehidupan 1. 5. Air sungai atau air sumur yang keruh mengandung lumpur koloidal dan barangkali juga zatzat warna. jantung.  Mengandung unsur-unsur Fe. Tawas berguna untuk menggumpalkan lumpur koloidal sehingga mudah disaring. termasuk selulosa. zat pencemar seperti limbah detergen dan pestisida. Detoksifikasi. klorin atau kaporit. melancarkan proses buang air besar dan menambah energi serta kesegaran tubuh. Apabila tingkat kekeruhan air yang . yaitu koagulasi dan adsorpsi. membantu penurunan berat badan. paru-paru dapat tetap hidup dan berfungsi dengan baik. Hg dan Mn. misalnya urea. menurunkan resiko serangan jantung. misalnya lemak. 4. E. urine dan sampah-sampah lainnya. Faktor penting untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh. F. 2. amine dan asam amino. Pengolahan Air Kotor Menjadi Air Bersih Pengolahan air bersih didasarkan pada sifat-sifat koloid.

. kemudian ke konsumen. sisa-sisa flok akan tertahan. Mula-mula air sungai dipompakan ke dalam bak prasedimentasi. Klorin atau kaporit berfungsi sebagai pembasmi hama (desinfektan). dan bak filtrasi. Destabilisasi partikel koloid ini bisa dengan penambahan bahan kimia berupa tawas. maupun secara mekanis (menggunakan batang pengaduk). hidrolis (terjunan atau hydrolic jump). Dari bak ventury. bak flokulasi. dan zat organik yang terkandung dalam air baku. Selanjutnya. Industri Pengolahan Air Bersih (Perusahaan Air Minum) Pengolahan air bersih di kota-kota besar pada prinsipnya sama dengan pengolahan air sederhana. Dari bak pasir diperoleh air yang sudah hampir bersih. Lumpur dibuang dengan pompa.diolah terlalu tinggi maka digunakan karbon aktif di samping tawas. Pasir berfungsi sebagai penyaring. karena pada dasarnya air sungai atau air-air kotor biasanya berbentuk koloid dengan berbagai partikel koloid yang terkandung di dalamnya. dimana ditambahkan kapur untuk menaikkan pH dan gas klorin (post klorinasi) untuk mematikan hama. yaitu : bak koagulasi. yaitu untuk menetralkan keasaman ynang terjadi karena penggunaan tawas. Pada tahap ini dicampurkan tawas dan gas klorin (preklorinasi). lumpur dan kotoran lain menggumpal membentuk flok-flok yang akan mengalami sedimentasi secara gravitasi. air akan dipompa ke bak koagulasi ini. bak sedimentasi. sedangkan air selanjutnya dialirkan ke dalam bak ventury. Biasanya bagunan ini terdiri dari 4 bagian. air yang sudah memenuhi standar air bersih selanjutnya dialirkan ke dalam reservoar. Biasanya pada WTP dilakukan dengan cara hidrolis berupa hydrolic jump. Lamanya proses adalah 30 – 90 detik. Pada saringan ini. a. 2. air sudah setengah bersih dialirkan ke dalam bak saringan pasir. rasa. ataupun dilakukan secara fisik dengan rapid mixing (pengadukan cepat). 1. Di dalam bak accelator ini terjadi proses koagulasi. air baku yang telah dicampur dengan bahan-bahan kimia dialirkan ke dalam accelator. Koagulasi Dari bangunan intake. Pengolahan Air Bersih Water Treatment Plant atau lebih populer dengan akronim WTP adalah bangunan utama pengolahan air bersih. Poada air baku yang kekeruhan dan pencemarannya tinggi. perlu dibubuhkan karbon aktif yang berguna untuk menghilangkan bau. pada proses koagulasi ini dilakukan proses destabilisasi partikel koloid. Air yang sudah cukup bersih ini ditampung dalam bak lain yang disebut siphon. warna. sedangkan kapur tohor berguna untuk menaikkan pH. Dari bak siphon. Di sini lumpur dibiarkan mengendap karena pengaruh gravitasi.

ozonisasi. Dilakukan secara grafitasi. UV. maka reservoir ini biasanya diletakkan di tempat dengan eleveasi lebih tinggi daripada tempat-tempat yang menjadi sasaran distribusi. sesuai dengan namanya. sehingga tidak diperlukan pumping station dengan kapasitas pompa dorong yang besar untuk menyalurkan air dari WTP . selanjutnya air akan masuk ke dalam unit flokulasi. proses selanjutnya adalah filtrasi. d. sebelum didistribusikan. atau gunung. Media berbutir ini biasanya terdiri dari antrasit. air masuk ke dalam reservoir. dan sedimentasi disebut unit aselator c. Unit ini ditujukan untuk membentuk dan memperbesar flok. Filtrasi Setelah proses sedimentasi. pasir silica. Karena kebanyakan distribusi di kita menggunakan grafitasi. Untuk menghemat biaya pembangunan. adalah untuk menyaring dengan media berbutir. dan Reservoir dibangun dalam satu kawasan dengan ketinggian yang cukup tinggi. Flokulasi Setelah dari unit koagulasi. Teknisnya adalah dengan dilakukan pengadukan lambat (slow mixin) Proses Sedimentasi Gabungan unit koagulasi. yaitu reservoir. flokulasi. biasanya Intake. Biasanya terletak diatas bukit. pemabasan. Gabungan dari unit-unit pengolahan air ini disebut IPA – Instalasi Pengolahan Air. Reservoir ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara air bersih sebelum didistribusikan melalui pipa-pipa secara grafitasi. Reservoir Setelah dari WTP dan berupa clear water. dan lain-lain sebelum masuk ke bangunan selanjutnya. Selesailah sudah proses pengolahan air bersih. Unit filtrasi ini. WTP. dilakukan disinfeksi berupa penambahan chlor. dan kerikil silica denga ketebalan berbeda. Biasanya untuk proses tambahan.Proses Koagulasi Secara Mekanis dengan mesin pemutar b.

Pengenceran (Dilution) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah kemudian baru dibuang ke badan-badan air. Karena itu. Secara ilmiah sebenarnya lingkungan mempunyai daya dukung yang cukup besar terhadap gangguan yang timbul karena pencemaran air limbah tersebut. Krom hampir selalu trivalent karena tidak perlu dilakukan reduksi bentuk heksavalennya. Cara pengolahan air limbah secara sederhana: Pengolahan air limbah untuk melindungi lingkungan hidup dari pencemaran. Proses pengolahan primer lain mliputi penyaringan. setelah dari reservoir. Keragaman laju alir dan kadar limbah mungkin besar. Krom mungkin dapat diperoleh kembali dengan menyaring endapan. 3. Dalam operasi baru telah digunakan adsorbsi (penyerapan) karbon dan pengayakan mikro untuk mengurangi zat pencemar sampai tingkat rendah. Danau (anaerob dan aerob) meruopakan sistem yang murah dan efektif. tetapi akan mengeluarkan bau tajam dang mengganggu daerah pemukiman. Pengolahan Air Kotor (Limbah Industri) Kadang-kadang aliran limbah perlu diolah sendiri-sendiri untuk mengurangi konsentrasi beberapa zat pencemar dalam limbah cair.ke reservoir. Aliran yang mengandung sulfida dapat dioksidasi untuk mengurangi kadar sulfida. kapur tohor. Sistem pengolahan secara biologi bekerja efektif. ekualisi dan pengendapan untuk mengurangi BOD dan memperoreh padatan kembali. apabila dirancang dan dioperasikan secara baik dan apabila tanah tersedia. Barulah. melarutkannya kembali dalam asam dan menggunakannya untuk penyamakan. Tetapi dengan makin bertambahnya penduduk. yang berarti makin meningkatnya kegiatan manusia. dapat digunakan suatu sistem untuk menghilangkan tingkat nitrogen yang tinggi. ferochlorida atu polielektrolit lebih lanjut dapat mengurangi PTT dan BOD. Beberapa cara sederhana pengolahan air buangan antara lain: a. air bersih siap untuk didistribusikan melalui pipa-pipa dengan berbagai ukuran ke tiap daerah distribusi. kolam aerob. garam besi atau polimer pada pH tinggi. harus digunakan sistem penyamakan atau sistem laju alir tinggi. Aliran mengandung krom dapat diendapkan dengan menggunakan tawas. Sistem anaerob efektif. Namun demikian. alam tersebut mempunyai kemampuan yang terbatas dalam daya dukungnya sehingga air limbah perlu diolah sebelum dibuang. Sistem-sistem parit oksidasi. Pengolahan secara kimia dengan menggunakan tawas. Apabila diperlukan. maka jumlah air limbah yang harus dibuang terlalu . sringan tetes dan Lumpur teraktifkan sudah banyak digunakan.

Hal ini terutama dapat dilakukan untuk air limbah dari rumah tangga. danau. dan lain-lainnya di mana kandungan zat-zat organik dan protein cukup tinggi yang diperlukan oleh tanam-tanaman. Disamping itu terjadi pengendapan. bakteri dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah. danau. sungai. pada proses sintesis untuk pembentukan karbohidrat dari H2O dan CO2 oleh chlorophyl dibawah pengaruh sinar matahari terbentuk O2 (oksigen). Irigasi Air limbah dialirkan ke dalam parit-parit terbuka yang digali dan air akan merembes masuk ke dalam tanah melalui dasar dan dinding parit-parit tersebut. 4. diantaranya bahaya kontaminasi terhadap badan-badan air masih tetap ada. ganggang (algae). Kemudian oksigen ini digunakan oleh bakteri aerobik untuk melakukan dekomposisi zat-zat organik yang terdapat dalam air buangan. a. Dinding dan dasar kolam tidak perlu diberi lapisan apapun. Disamping itu. dan sebagainya). Ganggang dengan butir khlorophylnya dalam air limbah melakukan proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari sehingga tumbuh dengan subur. bakteri. Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana / mudah. Sebagai hasilnya nilai BOD dari air limbah tersebut akan berkurang sehingga relatif aman bila akan dibuang ke dalam badan-badan air (kali. dan oksigen. perusahaan susu sapi. c. rumah potong hewan. Air keruh disaring dengan menggunakan kain . dan sebagainya. Dalam keadaan tertentu air buangan dapat digunakan untuk pengairan ladang pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan. Cara kerjanya antara lain sebagai berikut: Empat unsur yang berperan dalam proses pembersihan alamiah ini adalah sinar matahari. b. Penyaringan Air Saringan Kain Katun. ganggang. Kolam Oksidasi (Oxidation Ponds) Pada prinsipnya cara pengolahan ini adalah pemanfaatan sinar matahari. Selanjutnya dapat menimbulkan banjir.banyak dan diperlukan air pengenceran terlalu banyak pula maka cara ini tidak dapat dipertahankan lagi. cara ini menimbulkan kerugian lain. Air limbah dialirkan ke dalam kolam besar berbentuk segi empat dengan kedalaman antara 1-2 meter. pengendapan yang akhirnya menimbulkan pendangkalan terhadap badan-badan air. seperti selokan. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman dan di daerah yang terbuka sehingga memungkinkan sirkulasi angin dengan baik.

Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). d. f. yakni dari bawah ke atas (up flow). b. e. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat. Saringan Kapas Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Saringan Pasir Cepat (SPC) Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir. Saringan Pasir Lambat (SPL) Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. c. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil. Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Gravity-Fed Filtering System Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Aerasi Aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan. penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh.katun yang bersih. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat-zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. .

Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah. Bali.Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat. Ketika proses penyaringan. kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat. . kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC. kerikil. h. Untuk perawatan saringn keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Saringan air sederhana / tradisional Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. g. batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelap i. k. Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya. j. Saringan Tanah Liat. Saringan Arang Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Saringan Keramik Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Seperti halnya saringan keramik. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir.

Penyaringan Air diantaranya : 1. 4. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu. Saringan air sederhana / tradisional. 11. Saringan Kain Katun. Saringan Kapas. . 8. 5. Saringan Tanah Liat.BAB III PENUTUP A. 2. 10. Gravity-Fed Filtering System. Pengolahan air bersih melalui beberapa proses diantaranya : 1. Pengenceran (Dilution). Koagulasi Flokulasi Filtrasi Reservoir Cara pengolahan air limbah secara sederhana: 1. Saringan Arang. Terjadinya berbagai penyakit yang diakibatkan oleh pencemaran air menyebabkan dicarinya solusi untuk mendaur ulang air yang sudah kotor menjadi air yang layak pakai lg dengan tradisional ataupun dengan alat yang canggih. Akan tetapi air sebagai sumber kehidupan di bumi ini sudah banyak tercemar karena ulah manusia. Saringan Pasir Lambat (SPL). 2. Aerasi. 2. salah satu faktor kesehatan adalah air sebagai salah satu sumber kehidupan di muka bumi ini. 6. 3. 4. 3. Irigasi. 9. Saringan Keramik. 3. Saringan Pasir Cepat (SPC). Kolam Oksidasi (Oxidation Ponds). 7. Simpulan Begitu pentingnya kesehatan.

DAFTAR PUSTAKA Anonimous. Cet.com/exact-sciences/biology/2096385-pengertian-air/#ixzz1nmKAnB4D http://aryansah. Chafid. Yogyakarta : Gajah Mada University Press. ke-2. 1998. Prof. http://id.shvoong. Yogyakarta : Liberty. Mei. Soekidjo Notoatmodjo. 1992. 2003. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. 1995. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gunawan F. Fandeli. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar dan Pemapanannya dalam Pembangunan. Suratmo. Dr. Kantor Menteri Biro Bina Kependudukan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Wilayah Daerah Tingkat I Propinsi Jawa Tengah.wordpress.com/2010/12/03/instalasi-pengolahan-air-bersih/ . Jakarta : Rineka Cipta. Semarang : Erlangga. Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan.