P. 1
reformasi-administrasi-negara

reformasi-administrasi-negara

|Views: 135|Likes:
Published by Even Sayuti

More info:

Published by: Even Sayuti on Nov 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

REFORMASI ADMINISTRASI NEGARA

Holilah Program Studi Filsafat Politik Islam, Fakultas Ushuludin IAIN Sunan Ampel Surabaya

Abstrak: Administrasi negara yang juga disebut dengan administrasi publik saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini terlihat dengan mulai diimplementasikannya konsep-konsep manajemen modern dalam administrasi publik yang tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas kinerja pelayanan publik pada birokrasi modern. Meski demikian, administrasi negara yang salah satu tugas utamanya memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, dalam dalam tataran realitasnya masih jauh dari harapan. Masih sering kita mendengar keluhan masyarakat terkait dengan penyelenggaraan administrasi negara ditambah lagi dengan perilaku para birokrat yang tidak mencerminkan sebagai “abdi dari masyarakat” seperti lambat, berbelit-belit, tidak adil (pilih kasih) dan lain sebagainya. Oleh karena itu, harus segera dilakukan reformasi administrasi negara /reformasi birokrasi agar penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance) segera terwujud di bumi Nusantara tercinta ini. Reformasi tersebut dapat dilakukan melalui Penataan kelembagaan, Penataan ketatalaksanaan/manajemen, Penataan sumber daya manusia/aparatur, Akuntabilitas dan memperbaiki penyelenggaraan Pelayanan umum dengan memberikan pelayanan prima dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

Kata Kunci: Reformasi dan administrasi negara

Abstract: Administration of the country which is also referred to the public administration is currently experiencing rapid growth. This looks to begin implementation of modern management concepts in public administration which the aim is to improve the efficiency, effectiveness of public service performance on a modern bureaucracy. Nevertheless, one of the state administration that its main task to give a quality service to the community, the level of reality is still far from expectations. Is still often heard complaints relating to public administration plus countries with the behavior of bureaucrats who do not reflect as a "servant of society" as slow, cumbersome, unfair (favoritism), and others. Therefore, it must be done immediately reform the state administrative / bureaucratic reforms for good governance (good governance), soon realized on earth this beloved archipelago. These reforms can be done through institutional arrangement, arrangement management / management, arrangement of human resources / personnel, accountability and improve management of public services by providing excellent service and quality service to the community. Keywords: reform and public administration

yang dewasa ini mulai lazim disebut Administrasi Publik. Reformasi Administrasi (konsep. berbelit-belit dan lainnya. 44 Ibid. sudah demikian pesatnya. yang semula berhasil diterapkan dalam dunia swasta/bisnis. dan menyelaraskan system Administrasi Negara tidak dapat dilepaskan dari nilai budaya suatu negara atau wilayah dimana berlakunya reformasi tersebut. Pendahuluan Perkembangan Ilmu Administrasi Negara. 1996). Disebutkan makin implementatif karena mulai dimanfaatkannya secara sungguh-sungguh berbagai konsep manajemen modern. jelaslah bahwa reformasi admnistrasi Negara merupakan gerakan untuk menjadikan Administrasi Negara sebagai 1 2 Susilo Zauhar. menyesuaikan system kerja antara system Administrasi Negara dan politik (misalnya dalam kerangka otonomi daerah). Di samping konsep-konsepnya yang makin implementatif dan tidak lagi dikaburkan dengan konsep manajemen. justru yang menonjol dewasa ini adalah tuntutan reformasi administrasi public sehingga diharapkan tercipta pelayanan publik yang sesuai dengan harapan masyarakat (pelayanan prima). Reformasi Administrasi Negara menurut Lee 1971 dalam Zauhar 1 meliputi reformasi prosedur yang bertujuan menyempurnakan system atau tatanan. Adapun tujuan reformasi Administrasi Negara secara internal adalah efisiensi Administrasi Negara itu sendiri. meminimalisasi kelemahan atau penyakit administrasi seperti korupsi. (Jakarta: Bumi Aksara. Dimensi.A. 4-12 . kemudian dimodifikasi untuk kepentingan administrasi public. nepotisme/pilih kasih. Strategi. lamban. Dalam pelaksanaannya menurut Caiden dalam Zauhar 2 harus melibatkan peran stake holders sejak awal hingga akhirnya. reformasi teknik untuk menyempurnakan metode dan reformasi program untuk menyempurnakan kinerja Administrasi Negara. Tujuan eksternalnya adalah demokratisasi. kolusi. Dengan demikian.

(Jakarta: Kencana. 44 . meningkatkan efektivitas organisasi (aspek program). abueva 1970. telah banyak didefinisikan oleh para ahli. 1971 dalam Zauhar. Reformasi Administrasi ….4 Soempono Djojowadono dalam Miftah Thoha 5 mendefinisikan Administrasi Negara adalah bagian dari keseluruhan lembaga-lembaga dan badan-badan dalam pemerintahan negara sebagai bagian dari pemerintah eksekutif baik di pusat maupun di 3 4 Mosher 1976. Administrasi Perkantoran Modern. Peran administrasi public harus sesuai dengan tuntunan zaman. 1983). tuntutan masyarakat. sikap dan perilaku birokrat/aspek prilaku atau kinerja). Definisi Administrasi Negara Konsep Administrasi Negara yang dalam perkembangannya juga disebut administrasi publik. (Yogyakarta: Nur Cahaya. 15 The Liang Gie. P.3 Reformasi Administrasi Negara terjadi karena perubahan dan modernisasi Administrasi Negara (administrative change) tidak berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan tuntutan keadaan. B. tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi apabila organisasai ingin terus eksis dan survive. 127 5 Miftah Thoha.instrument yang lebih baik dari waktu ke waktu dalam rangka mencapai tujuan pembangunan pada umumnya. sehingga dapat diciptakan Administrasi Negara yang sehat dan terciptanya tujuan pembangunan nasional. diantaranya sebagai berikut: S. 2008). Ilmu Administrasi Publik Kontemporer. Siagian mendefinisikan Administrasi Negara sebagai keseluruhan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh aparatur pemerintah dalam suatu Negara dalam usaha mencapai tujuan Negara. Dror. khususnya tuntutan realisasi aspirasi masyarakat. Perkembangan Administrasi Negara merupakan hal mendasar. termasuk dalam tata kelola kepemerintahan.. karena harus sesuai dengan arah perkembangan lingkungan global yang semakin kompetitif dalam seluruh aspek. karenanya diperlukan usaha yang sadar dan terencana untuk mengubah struktur dan prosedur birokrasi (aspek reorganisasi kelembagaan.

Peran Administrasi Negara Frederik A. Cleveland dalam Keban menjelaskan bahwa peran administrasi publik sangat vital dalam membantu memberdayakan masyarakat dan menciptakan demokrasi. Dari beberapa definisi Administrasi Negara diatas dapat dipahami bahwa Administrasi Negara adalah kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang atau lembaga dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan publik secara efisien dan efektif. (Bandung: Alfabeta. 6 C. administrasi keuangan negara. administrasi perbekalan.daerah yang yang tugas kegiatannya terutama melaksanakan kebijaksanaan pemerintah (public policy) untuk kepentingan masyarakat. 139 . administrasi publik diadakan untuk memberikan pelayanan publik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setelah pemerintah meningkatkan profesionalismenya. Hal ini selaras dengan hakekat dibentuknya pemerintahan dalam suatu negara. tetapi untuk melayani masyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan kreatifitasnya demi mencapai tujuan bersama. Desentralisasi dalam menunjang pembangunan daerah dalam pembangunan administrasi di Indonesia. 2008). 7 6 7 Harbani Pasolong. menerapkan teknik efisiensi dan efektivitas. (Jakarta: PT. Administrasi Negara modern meliputi banyak kegiatan-kegiatan pemerintah atau negara. 8 Rasyid Ryaas. misalnya: administrasi kepegawaian negara. Pustaka LP3ES. Dari uraian diatas dapat digarisbawahi bahwa peran administrasi negara adalah memberikan pelayanan pada masyarakat. 1998). administrasi perpajakan dan lain-lain. administrasi perkantoran pemerintah. Teori Administrasi Publik. Ia tidaklah diadakan untuk melayani dirinya sendiri. Pemerintahan pada hakekatnya adalah pelayanan kepada masyarakat. Menurut beliau.

tokohnya Rinsis Likert. Luther Gullick. Perkembangan Administrasi Negara H. Woodrow Wilson. ekonomis. perubahan menuju desentralisasi dan adanya partisipasi masyarakat. dan gordon Tullock. 2. G. Model kelembagaan. 7-20 . Model ke-5 (model pilihan publik) adalah ciri berkembangnya administrasi negara baru (New Public Management/NPM dan New Public Service/NPS) yang esensinya adalah: 1. Cyert. Richard M. 9 E. 4. 28-30 Ibid. (Jakarta: LP3ES.A. frederick C. dan James G. tokohnya vincent Ostrom. 2003). dan amitai Etzioni. Model pilihan publik. Administrasi Negara Baru. G. Peranannya harus mampu dan cermat serta proaktif mengakomodasi segala bentuk perubahan. tokohnya Charles E. Kondisi tersebut sangat memungkinkan 8 9 H. James Thomson. 2. Manajemennya efisien. dan Llyndall Urwick.D. 5. tokohnya Herbert Simon. Model hubungan kemanusiaan. Daniel Katz. Problematika Administrasi Negara Pemerintahan dengan segala perangkatnya sebagai pilar utama penyelenggara negara semakin dihadapkan kepada kompleksitas global. 3. Lindblom. Frederickson8 membagi perkembangan administrasi negara hingga berkembangnya administrasi negara baru (sejak tahun 1980-an) dalam beberapa model sebagai berikut: 1. mosher. dan Robert kahn. Sasaran utamanya adalah keadilan sosial (social equity) yang berusaha mengatasi ketimpangan. tokohnya: Max weber. dan terkoordinasi dalam bentuk instansi-instansi pelayanan publik. Model birokrasi klasik. Frederick Taylor. March. Jame bahanan. Frederickson. Model birokrasi neo-klasik.

11 Hal lain yang semakin memperburuk penyelenggaraan administrasi negara adalah prilaku beberapa birokrat yang menjadi patologis (penyakit) dalam pemerintahan. Administrasi Negara Baru. serta sebagai pelaksana dari segala peraturan. 39. Frederickson. Sementara itu. . tetapi pada kenyataannya teori tersebut tidak dapat memberikan jawaban secara faktual sesuai dengan banyak temuan penelitian di berbagai tempat. Siagian. d) Belum berorientasi pada prestasi. c) Alasan kesibukan melaksanakan tugas lain. (iv) dikotomi kebijakan administrasi pemerintah. 2003). Weber. Diantara penyelenggaraan administrasi negara yang sering menjadi keluhan publik di antaranya: a) Memperlambat proses penyelesaian pemberian izin. c) Loyalitas kepada individu bukan kepada tugas organisasi. f) Keinginan untuk melayani masih rendah. dan (v) sentralisasi. melalui hierarki yang lebih tinggi sampai kepada hierarki yang terendah. b) Mencari berbagai dalih. Gullick. P. 10 Meskipun model tersebut memaksimumkan nilai efisiensi dan efektifitas ekonomi. kondisi objektif dari iklim kerja aparatur selama ini masih dipengaruhi oleh teori atau model birokrasi klasik yang diperkenalkan oleh Taylor. (Jakarta: LP3ES. oleh sebab banyak pelayanan birokrasi yang diterima oleh publik kurang atau tidak sesuai dengan kebijakan yang sah.karena aparatur berada pada posisi sebagai perumus dan penentu daya kebijakan. 48 S. seperti kekuranglengkapan dokumen pendukung. (ii) hierarki. d) Sulit dihubungi. (Jakarta: Bumi Aksara. dan e) Senantiasa memperlambat dengan menggunakan kata-kata “sedang diproses”. b) Kebiasaan menunggu petunjuk pengarahan. g) Belum ditopang 10 11 H. Wilson. 1996). G. keterlambatan pengajuan permohonan. Patologi Birokrasi. (iii) otoritas. yaitu (i) struktur. dan dalih lain yang sejenis. diantaranya sebagai berikut: a) Budaya feodalistik masih terasa. dan Urwick. Dalam kenyataannya pendapat ini mendapat dukungan dari banyak pihak.

F. 39 14 Susilo Zauhar. dan i) Jumlah pegawai negeri relatif banyak tetapi kurang bermutu dan asal jadi. 12 Identifikasi ini adalah sedikit dari banyak masalah dalam penyelenggaraan administrasi negara (birokrasi pemerintahan) dewasa ini. pembenahan sistem pelayanan aparatur sekarang ini harus menjadi prioritas. karena mereka harus melalui perizinan dan peraturan-peraturan pemerintahan.13 Pembenahan sistem yang dimaksud disini adalah adanya reformasi administrasi negara (reformasi Birokrasi). 12 Inu Kencana Syafiie.teknologi secara menyeluruh. Pembangunan Administrasi di Indonesia. 4-12 16 Ahmad Sjihabudin dan Arselan Harahap. 116. dan ph. (Jakrta: Gramedia. reformasi teknik untuk menyempurnakan metode dan reformasi program untuk menyempurnakan kinerja Administrasi Negara. (Jakarta: Bumi Aksara. Dalam pelaksanaannya menurut Caiden dalam Zauhar 15 harus melibatkan peran stake holders sejak awal hingga akhirnya. 111-112 13 Arif Budiman. Quarks Van ufford. kelembagaan dan reformasi administrasi public itu sendiri. Sistem Administrasi Negraa Republik Indonesia (SANRI). Krisis Tersembunyi Dalam Pembagunan Birokrasi Di Negara Berkembang. bagaimanapun pelayanan aparatur akan menentukan mati-hidupnya aktivitas publik. Reformasi dapat ditempuh melalui rekruitmen yang demokratis. penyesuaian lembaga. 44 15 Ibid. (Jakarta: Bumi Aksara. (Jakarta: LP3ES-Persadi. Strategi. 1998). Dimensi. . 1998). 2006). Reformasi Administrasi Negara Reformasi Administrasi Negara menurut Lee 1971 dalam Zauhar 14 meliputi reformasi prosedur yang bertujuan menyempurnakan system atau tatanan. penyesuaian system prosedur sesuai tuntunan pelayan public (yang makin demokratis dan meningkat). Menurut Miftah Thoha dalam Sjihabudin16 reformasi Administrasi Negara meliputi reformasi kepemimpinan. h) Budaya ekonomi biaya tinggi. 1996). Oleh karena itu. Reformasi Administrasi (konsep.

2008). Perubahan cara berpikir (pola pikir. struktur organisasi ramping dan flat (tidak banyak jenjang hierarkis dan struktur organisasi lebih dominan pemegang jabatan profesional/fungsional dan pada jabatan stnuktural). karena birokrasi itu sendiri adalah lembaga pemerintah yang menjalankan tugas pelayanan pemerintahan. Dengan demikian jika ingin melakukan reformasi administrasi negara yang tugas utamanya adalah memberikan pelayanan yang berkulaitas kepada masyarakat maka terlebih dahulu harus melakukan reformasi birokrasi. pola sikap dan pola tindak). Reformasi birokrasi berarti: 1. kolusi dan nepotisme (KKN) rnelalui: a. 6. bersih. 2009). 5. Penataan kelembagaan. 71 . Pandji Santosa17 mendefinisikan reformasi sebagai perubahan radikal untuk perbaikan di berbagai bidang dalam suatu masyarakat atau negara. 122 18 Sedarmyanti. Tidak berpikir hasil produksi tetapi hasil akhir.Melakukan Reformasi administrasi negara berarti melakukan reformasi birokrasi. Reformasi Birokrasi Dan Kepemimpinan Masa Depan: Mewujudkan Pelayann Prima Dan Keperintahan Yang Baik. Dengan kata lain reformasi administrasi disebut juga reformasi birokrasi. (Bandung: Refika Aditama. transparan dan profesional. 3. bebas korupsi. 4. 17 Pandji Santosa. Perubahan manajemen kinerja. ((Bandung: Refika Aditama. Mendahulukan peranan dan wewenang. Perubahan penguasa menjadi pelayan. Administrasi Publik: Teori Dan Aplikasi Good governance. Reformsi Administrasi Publik. 2. efisien dan akuntabilitas. Dengan demikian reformasi birokrasi adalah perubahan radikal dalam bidang sistem pemerintahan. Sedarmayanti18 mendefiniskan reformasi birokrasi sebagai upaya pemerintah meningkatkan kinerja melalui berbagai cara dengan tujuan efektivitas. mewujudkan pemerintahan yang baik. Pantau percontohan reformasi birokrasi.

memuaskan pelanggan dan mewujudkan Good governance (kepemerintahan yang baik). dan vi) Perbaikan sistem pengawasan dan akuntabilitas aparatur. kompeten. kinerja berkualitas. c. adil. berkinerja tinggi. dan kondusif. sistem. e. dan lain-lain). serta memiliki kantor. sistem prosedur dan mekanisme pelayanan publik. Penataan ketatalaksanaan. mekanisme. transparan. iv) Perbaikan sistem pengelolaan aset/barang milik negara. ii) Perubahan dan manajemen ketatausahaan ke manajemen sumber daya manusia aparatur. v) Pembaharuan sistem manajemen keuangan unit pelayanan publik. pelayanan prima (cepat. iii) Simplikasi dan otomalisasi tatalaksana. mudah dan akurat melalui optimalisasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. efektif. dan prosedur sederhana/ ringkas. sarana dan prasarana kerja memadai. dan sejahtera). d.b. konsisten. agar bersih sesuai kebutuhan organisasi dari segi kuantitas dan kualitas (profesional. Strategi Reformasi birokrasi dapat dilakukan melalui antara lain: a) Pembaharuan mind-set (pola pikir) dan culture-set (budaya kerja): i) Peningkatan penghasilan dengan prinsip pekerjaan seimbang dengan imbalan. Penataan sumber daya manusia aparatur. Akuntabilitas. dan iii) Internalisasi dan konkretisasi prinsip tata kepemerintahan yang baik. b) Sistem manajemen pemerintahan: i) Penciptaan pola dasar organisasi pemerintah (unit pelaksana pelayanan publik). tepat. beretika. Pelayanan dan kualitas pelayanan. Reformasi perlu menghasilkan/menunjukkan cepatnya keberhasilan: yang dalam wujud konkritnya berupa perbaikan sistem kerja yang berdampak pada efektifitas dan efisiensi penggunaan sumber daya dan sistem kerja yang baku untuk mempermudah dan . simpel. ii) Pengembangan budaya kerja (penerapan nilai budaya pada tiap unit pelaksana pelayanan publik). efisien.

d) pola karier jelas dan terencana. Pelayanan umum meliputi: a) pelayanan prima. g) tugas. dan d) mengatur jabatan struktural dan fungsional 2. pemantauan. i) penempatan pegawai sesuai keahlian.memperlancar pelayanan kepada masyarakat. dan c) kepuasan pelanggan. c) hubungan kerja eksternal. dan d) pelaporan kinerja. h) rekrutmen sesuai prosedur. 4. Penataan kelembagaan: a) visi. rasional. efisien. Penataan sumber daya manusia/aparatur melalui: a) penerapan sistem merit dalam manajemen kepegawaian. meliputi: a) mekanisme/sistem kerja internal. Dengan demikian reformasi birokrasi dapat dilakukan dengan : 1. b) prosedur kerja. fungsi dan beban tugas proporsional. b) perencanaan kinerja. c) pengukuran dan evaluasi kinerja. j) remunerasi memadai. 5. misi. proporsional. evaluasi dan pengendalian. c) pembagian tugas proporsional. Akuntabilitas (petanggungjawaban) meliputi: a) perencanaan stratejik. f) klasifikasi jabatan. Dengan melakukan beberapa langkah diatas birokrasi diharapkan dapat melakukan perannya dengan optimal di masyarakat yaitu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat sehingga stigma birokrasi yang kurang baik yang selama ini diidentikkan dengan birokrasi dapat dihapus atau setidaknya dapat diminimalisir. dan k) perbaikan sistem informasi manajemen kepegawaian. pelaksanaan. f) otomatisasi administrasi perkantoran. . dan h) pengelolaan kearsipan yang handal 3. strategi organisasi. b) sistem diklat yang efektif. b) struktur organisasi efektif. c) standar dan peningkatan kerja. d) perencanaan. b) kulaitas pelayanan. g) pemantauan teknologi informasi (E-gov). Penataan ketatalaksanaan/manajemen. e) standar kompetensi jabatan. e) pengelolaan sarana dan prasarana kerja.

Pemimpin sebagai pelaksana dan penyelenggara roda pemerintahan disebut pejabat. Ia mewajibkan dirinya untuk berperilaku lurus dan sesuai dengan prosedur yang ada.. 306-307 21 Abu Sinin. yang dalam istilah Islam disebut ”wali” atau ”amir” atau ”ulu al-amr”. Oleh karena untuk menentukan/memilih seorang pemimpin tidaklah mudah. . Kepemimpinan dalam Islam Faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam penyelenggaraan reformasi administasi negara Menurut Miftah Thoha dalam Sjihabudin19 adalah pemimpin. Semua tindakan yang dilakukan harus sesuai dengan ketentuan yang telah diturunkan Allah.20 Dalam Islam. Beliau telah memberikan lima 19 20 Op.G. Fiqih Siyasah.. amanah dan pengorbanan... Hal ini tidak lain disebabkan karena pemimpin merupakan penentu dari jalannya pemerintahan. Manajemen Syariah..Cit. sebagaimana dijelaskan Ahmad Ibrahim Abu Sinin 21 tugas utama yang harus dijalankan seorang pemimpin adalah memberikan contoh dan suri teladan yang baik untuk para bawahannya dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.. Sejak awal Islam telah memperkenalkan sifat kepemimpinan Rasulullah Saw yang seharusnya menjadi panutan bagi pemimpin sesudahnya. berpegang teguh terhadap firman Allah: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu sunri tauladan baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (Al-Ahzab [33]: 21).. 134-135.. serta teguh dalam menjalankan tanggung jawab dengan penuh kesabaran.. Salim. Allah juga berfirman: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung” (Al-Qalam [68]: 4).

baik kecerdasan rasio. Fathanah menekankan pada kecerdasan emosional dan spiritual. Tabligh mencakup semua aspek komunikasi dan interaksi sesama manusia. Dalam shiddiq yang paling diutamakan adalah yang tak tampak. maupun kecerdasan ilahiyah.prinsip utama seorang pemimpin: yang pada dasarnya bisa dieja dengan S-I-F-A-T [Shiddiq. yang selalu yakin bahwa ada yang selalu mengawasi pelaksanaan tugasnya. Terakhir adalah “T” [Tabligh]. dan hati nurani yang paling dalam. yakni soal dakwah dan penyampaian pesan-pesan keilahian. Kedua adalah “I” [Istiqamah] yang bermakna teguh dalam pendirian. Amanah. pemalsuan. sebab shiddiq mencakup wilayah qalbiyah. Dalam konteks inilah amanah berkiprah. Oleh karena itu istiqamah tidak bisa dimodifikasi. bujukan. Lalu bagaimana dengan “A” [Amanah]? amanah jauh menjamah rona psikologi yang paling dalam. Fathanah. dan paksaan. Artinya. rekayasa. karena melibatkan sikap mental. penambahan. yang immateri. Pertama adalah “S” [Shiddiq] yang berarti jujur. Istiqamah. karena berkaitan dengan sikap mental dan kejiwaan dan hati yang paling dalam. rasa. Dalam Islam diyakini bahwa setiap tindak-tanduk kita selalu dalam pengawasan malaikat yang senantiasa mencatat kebaikan dan keburukan manusia. Tabligh selalu mengharapkan agar orang yang . Sebab amanah itu mementingkan tanggungjawab yang sangat hakiki dalam hubungannya dengan umat manusia. dan Tabligh]. Shiddiq ini maknanya sangat mendalam. Tabligh ini berkaitan erat dengan risalah keislaman. Nabi Saw seperti tersebut di atas sangat mengutamakan kejujuran dalam hal pemerintahan. Demikian pula pada sifat ketiga yaitu “F” [Fathanah] yang berkaitan dengan kecerdasan. Sifat kepemimpinan Nabi Muhammad Saw ini bertumpu pada ketegaran dalam jiwa. agar tidak akan bergeser walaupun penuh dengan rayuan. tidak akan terjadi.

dan menyelaraskan system Administrasi Negara tidak dapat dilepaskan dari nilai budaya sustu negara atau wilayan dimana berlakunya reformasi tersebut. Peran administrasi public harus sesuai dengan tuntunan zaman. lamban. 22 H. Tujuan eksternalnya adalah demokratisasi. jelaslah bahwa reformasi admnistrasi Negara 22 Ibid. karena harus sesuai dengan arah perkembangan lingkungan global yang semakin kompetitif dalam seluruh aspek. Perkembangan Administrasi Negara merupakan hal mendasar.diajak berbicara bisa mengubah sikap dan tingkah lakunya agar sesuai dengan ayat-ayat kebesaran Allah swt. Tujuan reformasi Administrasi Negara secara internal adalah efisiensi Administrasi Negara itu sendiri. tidak terkecuali dalam penyelenggaraan administrasi negara. meminimalisasi kelemahan atau penyakit administrasi seperti korupsi. Kesimpulan Pemerintah dari waktu-kewaktu selalu dituntut untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dalam semua lini. seorang pioneer (figuritas). Salah satunya dapat dilakukan melalui reformasi administrasi negara. diantaranya memiliki kemampuan intelektual yang tinggi. tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi apabila pemerintahan yang ada ingin terus eksis dan survive. termasuk dalam tata kelola kepemerintahan. Disamping itu. menyesuaikan system kerja antara system Administrasi Negara dan politik (misalnya dalam kerangka otonomi daerah). tuntutan masyarakat. memiliki obsesi yang kuat terhadap tujuan. Oleh sebab itu administrasi negara selalu berkembang. berjiwa besar. kolusi. innovator. 160-161 . visioner. Dengan demikian. analisa yang tajam. percaya diri. terutama jabatan yang tinggi. tentunya atas izin Allah swt jua. kuat untuk memahami orang lain. para ulama telah berijtihad untuk menetapkan syarat-syarat bagi pengangkatan seseorang untuk menjabat sesuatu jabatan (pemimpin). nepotisme/pilih kasih. berbelit-belit dan lainnya.

merupakan gerakan untuk menjadikan Administrasi Negara sebagai instrument yang lebih baik dari waktu ke waktu dalam rangka mencapai tujuan pembangunan. karenanya diperlukan usaha yang sadar dan terencana untuk mengubah struktur dan prosedur birokrasi (aspek reorganisasi kelembagaan. . sikap dan perilaku birokrat/aspek prilaku atau kinerja). sehingga dapat diciptakan Administrasi Negara yang sehat dan terciptanya tujuan pembangunan nasional. Reformasi Administrasi Negara terjadi karena perubahan dan modernisasi Administrasi Negara (administrative change) tidak berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan tuntutan keadaan. meningkatkan efektivitas organisasi (aspek program).

Sedarmyanti. Siagian. Teori Administrasi Publik. Ilmu Administrasi Publik Kontemporer. H. Administrasi Negara Baru. dan ph. P. Reformasi Birokrasi Dan Kepemimpinan Masa Depan: Mewujudkan Pelayann Prima Dan Keperintahan Yang Baik. 2008). 1998). G. Strategi. Ahmad Ibrahim Abu Sinn. Dimensi. Reformasi Administrasi: Konsep. Ahmad Sjihabudin dan Arselan Harahap. 2006). Raja Grafindo Persada. Rasyid Ryaas. 1998. S. 2008). 2006). Fiqih Siyasah. . Pandji Santosa. Inu Kencana Syafiie. (Yogyakarta: Nur Cahaya. (Jakrta: Gramedia. Desentralisasi dalam menunjang pembangunan daerah dalam pembangunan administrasi di Indonesia. Sistem Administrasi Negraa Republik Indonesia (SANRI). (Jakarta: PT. Administrasi Publik: Teori Dan Aplikasi Good governance. Krisis Tersembunyi Dalam Pembagunan Birokrasi Di Negara Berkembang. Reformasi Administrasi Publik. Miftah Thoha. Raja Grafindo Persada:1994). Manajemen Syariah Sebuah Kajian Historis Dan Kontemporer. (Bandung: Refika Aditama. (Jakarta: LP3ES. (Jakarta: LP3ES-Persadi. Arif Budiman. The Liang Gie. (Jakarta: Kencana. (Jakarta: Bumi Aksara.DAFTAR PUSTAKA Susilo Zauhar. 1998). (Bandung: Alfabeta. 1996). Frederickson. 1983). Pustaka LP3ES. ((Bandung: Refika Aditama. 2009). 1996). 2003). Administrasi Perkantoran Modern. Patologi Birokrasi.. Quarks Van ufford. Abdul Muin Salim. 2008). (Jakarta: Bumi Aksara. (Jakarta: Bumi Aksara. Konsepsi Kekuasaan Politik Dalam Al-Qur’an (Jakarta. (Jakarta: PT. Pembangunan Administrasi di Indonesi. Harbani Pasolong.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->