FR-FH-03.Rev.

0

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS TARUMANAGARA SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BOBOT SEMESTER : Hukum Pembuktian : 33100 : 2 sks : Genap

KOMPETENSI MATA KULIAH : Memahami tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum pembuktian dan perkembangannya dalam praktek sebagaimana yang diatur menurut UU, doktrin hukum dan yurisprudensi.

PERTEMUAN POKOK KE BAHASAN 1 2 1 Gambaran umum mengenai pembuktian dalam perkara pidana (umum dan khusus) dan perdata. Sifat dan tujuan pembuktian.WB dan NOTEBOOK C. 2.F dan K . 4. 3. Beberapa pengaturan (umum dan khusus) tentang pembuktian dalam perkara pidana. SUB POKOK BAHASAN 3 1.Hal-hal yang harus dibuktikan. Beban pembuktian (burden of proof) dan Cr dan Dis LCD.F dan G 9 2 Pembuktian dalam perkara pidana umum 1.WB dan NOTEBOOK TUGAS 7 PUSTAKA EVALUASI 8 B. 2. Beberapa pengaturan (umum dan khusus) tentang pembuktian dalam perkara perdata KOMPETENSI 4 Diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman awal mengenai hal-hal yang terkait dengan pembuktian dan pengaturannya baik dalam perkara pidana (umum dan khusus) dan perkara perdata (umum dan khusus) Dapat memahami tentang ketentuan yang menjadi dasar pengaturan tentang pembuktian dalam perkara pidana termasuk halnya memahami mengenai halhal lainnya yang berkaitan dengan pembuktian perkara pidana seperti sifat dan METODE PENGAJARAN 5 CCr MEDIA 6 LCD.C. Pengaturan tentang pembuktian dalam perkara pidana umum.

Ali Budiarto Kompilasi Kaidah Hukum Putusan mahkamah Agung Hukum Acara perdata Masa Setengan Abad. Banding. Hukum Acara perdata Tentang Gugatan. Undang-Undang Bomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara pidana. J. Mahkamah Agung RI. Hari Sasangka. Nomor 120. Undang-Undang tentang Kepailitan. Mandar Maju. Het Herziene Indonesisch Reglement. K. Hari Sasangka dan Lily Rosita. Hukum Pembuktian. Swara Justitia. Pradnya Paramita. Kasasi Dan Peninjauan Kembali. I.2003. Jakarta. Jakarta 2005. Nopember 1990. Yahya Harahap. Varia Peradilan. Agustus 1995. M.Bandung. Varia Peradilan. Varia Peradilan. M. Buku Pedoman Teknis Administrasi Dan Teknis Peradilan Pidana Umum-Buku II. Undang-undang Peradilan Agama O. Mahkamah Agung RI. Q. 2007. Jakarta. Balitbang DIklat Kumdil Mahkamah Agung RI. Dan Putusan Pengadilan. Persidangan. M. H. 2003. Buku Pedoman Teknis Administrasi Dan Teknis Peradilan Perdata Umum-Buku II. Sinar Grafi Jakarta. P. D. Bandung. Hukum Pembuktian Dalam Perkara Pidana Untuk Mahasiswa dan Praktisi. Mandar Maju. Hukum Pembuktian Dalam Perkara Perdata Untuk Mahasiswa Dan Praktisi. 2007. B. 2003. G. Penyitaan. Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI. 2007. KETERANGAN : . N. F. Sinar Grafika.2003. L. Pembuktian.DAFTAR PUSTAKA A. Nomor 62. Yahya Harahap Pembahasan Permasalahan Dan Penerapan KUHAP : Pemeriksaan Sidang Pengadilan. C. Nomor 119. Soebekti. September 1995.

1. PUSTAKA : A. Sin. D. Dosen ___________________ . 2. CS. 3. B. MEDIA : LCD. E. Dis. dsb. WHITE BOARD (WB).dsb. PBL. Komputer. Lat. METODE PENGAJARAN : Cr. Sem. C. OHP. F. Internet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful